Thursday, December 29, 2011

[sehat] Digest Number 16809

Messages In This Digest (25 Messages)

1.
sakit kepala... From: ryesya rasady
2.1.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: niea_152@yahoo.com
2.2.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: Inta
2.3.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: -imelda
2.4.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: Bong Mi Yun
2.5.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: vanessa sutopo
2.6.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: Bong Mi Yun
2.7.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: vanessa sutopo
2.8.
Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: Bong Mi Yun
3.1.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: niken qinen
3.2.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: vanessa sutopo
3.3.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: Tatum Liatha
3.4.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: vanessa sutopo
3.5.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: niken qinen
3.6.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: vanessa sutopo
3.7.
Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk From: niken qinen
4.
Hasil baric meal dan USG : Hypertrophic Pyloric Stenosis (HPS) From: marcella.kasih@indosat.blackberry.com
5.1.
Re: [seat] Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM From: m_maulina@yahoo.com
6a.
Sewindu Milis SEHAT -- No Puyer Campaign From: Merchandise YOP
7a.
pasca 3 hari demam tinggi,hidung berdarah,cek darah? From: fatimah Syam
7b.
Re: pasca 3 hari demam tinggi,hidung berdarah,cek darah? From: niken qinen
8a.
Tanya urgent tentang tifus From: thesa rachmawati
8b.
Re: Tanya urgent tentang tifus From: umialiyah_dzatil@yahoo.co.id
9a.
Re: mimisan From: umialiyah_dzatil@yahoo.co.id
10.1.
Re: Apakah anakku diare lagi? From: Tatum Liatha

Messages

1.

sakit kepala...

Posted by: "ryesya rasady" ryesya.rasady@gmail.com

Wed Dec 28, 2011 8:37 pm (PST)



selamat pagi,

sudah hampir 2 minggu ini kepala ku sakit disebelah kanan bagian atas,
kadang kalau menunduk sedikit saja, jadi lebih sakit.. ( tapi tidak
selalu begitu )
sebelum nya aku juga merasa kalau bangun tidur, baru membuka mata sebentar
pasti langsung sakit kepalanya ( posisi msh tiduran belum bangun ), dan ini
sudah terjadi sebelum sakit kepala yang terus-menerus seperti sekarang
( hampir 2 bulan )

sakit yang di rasa, terkadang tiba2 sakit sekali, trus hilang..sakit
lagi..hilang lagi...
sudah coba di tensi hasilnya normal 100/80 , karena aku biasa memang
segitu tensinya..

kira2 perlu gak ya,aku ke DR, atau ada cara alternatif lain kah untuk
sakit kepala ?

o iya, aku bekerja dan punya baby 1tahun... ( untuk mengurus baby
selama kerja, di bantu ibu ku yang mengawasi dan ada asisten juga )

mohon informasinya, aku baiknya harus bagaimana ?

salam,
risa

2.1.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "niea_152@yahoo.com" niea_152@yahoo.com   niea_152

Wed Dec 28, 2011 8:41 pm (PST)



Mb mi yun,

*150 gram daging sapi has dalam blender dgn 300 ml air. (berkali2 blender dan saring/peras sampai ampas dagingnya putihhh sekali tapi total airnya 300 ml)

*Masak semua bahan dgn perasaan daging sapi, jangan terlalu lama ya.
Setelah matang haluskan dgn blender.

~▸ Mau tanya, daging sapi diblender bolak balik gini apa gizinya ga banyak yg ilang ya?


-nia-ibunya Razan Ragha®
@nieafardina
2.2.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Wed Dec 28, 2011 8:44 pm (PST)



Dagingnya diparut aja, cukup halus kok ketimbang bolak balik blender. Eh itu klo saya.

Cheers, Inta-sol
@Intamardwityo
terkirim dari henponkuh

2.3.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "-imelda" imelda.santos@gmail.com   imeldamarliana

Wed Dec 28, 2011 8:44 pm (PST)



~▸ Mau tanya, daging sapi diblender bolak balik gini apa gizinya ga banyak yg ilang ya?

Kalau ga, diperas seperti buat santan aja. Ga usah pake blender... Yg dicari memang air kaldunya kan?


-imelda
Sent from my smartphone supported by my lovely hubby
2.4.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "Bong Mi Yun" bongmiyun@gmail.com   bongmiyun

Wed Dec 28, 2011 8:52 pm (PST)



Dear mbak Nia,

Yg diambil perasannya, ampasnya (bikin abon sapi dicampur dgn sapi yg
masih utuh buat makan emak dan bapaknya scr sayang klo dibuang). Kayak
meras santan mbak, sehari kepake daging 150 gram jadi seminggu total
habis 1 kg daging sapi.
Blender pertama terus saring dan peras, blender ke-2 saring peras..
biasanya sdh langsung putih kok tuh daging.. ini sikasih tau tante saya
yg duluuuu anaknya juga ADB, beliau dulu belum mengenal suplemen besi,
jadi inilah resep andalannya (krn klo makan sapi begitu saja selain
bosan jg ngga kemakan banyak).

Regards,
Mi Yun

2.5.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "vanessa sutopo" psycho_laziale@yahoo.com   psycho_laziale

Wed Dec 28, 2011 8:54 pm (PST)





mba ming yun maap
kenapa gk pk daging giling g dah jd kaya di supermarket?apa beda rasanya/
vanessa

[Non-text portions of this message have been removed]

2.6.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "Bong Mi Yun" bongmiyun@gmail.com   bongmiyun

Wed Dec 28, 2011 8:54 pm (PST)



Dear all,

Diparut juga boleh, tapi bener2 lama ngerjainnya... jadi saya blender
dalam keadaan setengah beku. Harusnya ngga hilang gizinya, habis blender
juga masih dingin kok.

Regards,
Mi Yun

2.7.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "vanessa sutopo" psycho_laziale@yahoo.com   psycho_laziale

Wed Dec 28, 2011 8:58 pm (PST)



mba melda mmg air kaldunya masih ada zat besinya ya?
dulu sekali saya pernah posting gmn cara agr abi suka makan daging soalnya maunya kaldunya aja..p kt bunda wati harusnya makan dagingnya jgn kaldunya..

cmiiw
vanessa

[Non-text portions of this message have been removed]

2.8.

Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "Bong Mi Yun" bongmiyun@gmail.com   bongmiyun

Wed Dec 28, 2011 9:05 pm (PST)



Dear all,

Buat yg mau nanya resep Japri saja ya..

Niat saya baik, mau berbagi resep daging sapi, krn saya tau memang
bener2 pusing 7 keliling krn diminta harus ada menu daging disetiap meal
anakku yg hb nya 7.2.

Malah jadinya ngga enak gini... sorry klo salah dan ada yg ngga berkenan.

Regards,
Mi Yun

NB:
Anakku belum pernah mengalami periode GTM, dan skrg BB nya 12.5 (18
bulan). Belum pernah sakit kecuali sekali diare dan sekali batpil ringan.

3.1.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "niken qinen" nikenqinen@gmail.com   qinen_q9

Wed Dec 28, 2011 8:51 pm (PST)



Habis baca bolak-balik emailnya dr.Apin
Plus baca2 ttg diare di webnya WHO.

Setuju dengan dr.Apin...
Latarbelakang riset ini dilakukan di negara dengan :
1. kasus diare mjd penyebab utama kematian anak-anak.
2. anak-anak dengan kondisi malnutrisi
3. dan pada kondisi diare akut

Secara spesifik mmg tidak disebutkan bahwa zink diberikan hanya pada anak
malnutrisi. Tetapi, dituliskan zink dapat diberikan pada kasus diare akut.

In developing countries, diarrhoea causes around two million child deaths
annually. Zinc supplementation could help reduce the duration and severity
of diarrhoea, and is recommended by the World Health Organization and
UNICEF.

Apakah Indonesia termasuk negara berkembang dengan kasus diare yg dapat
menyebabkan kematian 2 juta anak setiap thnnya?

To evaluate oral zinc supplementation for treating children with acute or
persistent diarrhoea.

Zink diberikan pada diare akut.

Selengkapnya dapat dibaca pada link berikut:

http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/14651858.CD005436.pub2/abstract;jsessionid=7DBEF42A44601324C435BC46EF30A28E.d02t02

Copas dari pernyataan dr.Apin:
Apabila kita mendatangi dokter di Indonesia, kemudian ia memberikan zinc
selain oralit pada diare akut, maka ia tidak salah, karena WHO menyatakan
demikian dalam panduannya. Tetapi apakah kita akan memberikannya pada anak
kita, nah... kita tahu alasannya.

Nah, sebagai smart parents tentunya kita harus tahu alasan pemberian dan
kapan harus diberikan suplemen zink tersebut.

Salam,
-Niken-
*mulaibisamikir

On Thu, Dec 29, 2011 at 11:00 AM, vanessa sutopo
<psycho_laziale@yahoo.com>wrote:

[Non-text portions of this message have been removed]

3.2.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "vanessa sutopo" psycho_laziale@yahoo.com   psycho_laziale

Wed Dec 28, 2011 9:05 pm (PST)



terima kasih mba niken

jd kesimpulannya TIDAK SALAH jika seorang dr meresepkan zinc pd kasus diare akut begitu ya
(soalnya kadang ada yg ngejudge lgs gak bener n dr ngasi obt yg engga-engga klo gak ada dasarnya toh)
berpulang pd orang tua mau diminumin atau engga..

berarti gak ada link untuk statement prof noel itu ya? kn kadang klo asumsi kita anaknya mpasi homemade + asi (sepantauan saya ngikuti thread2 disni) gak perlu zink 
(wkt itu ada sps yg nganjurin zinc ga ush diminum aja, mpasi nya homemade kan)

cmiiw
vanessa

[Non-text portions of this message have been removed]

3.3.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "Tatum Liatha" tatumliatha@gmail.com   aliatha

Wed Dec 28, 2011 9:11 pm (PST)



Maaf nih nimbrung lagi...karena anak saya lagi diare dan sudah sudah diare
untuk yg ke-3 kalinya dalam 3 bulan ini jadi pengen kejelasan..

DIARE AKUT itu apa ya? Apa beda dengan diare biasa?

Anak dengan kondisi gizi buruk bagaimana ciri2nya? Apakah dengan berat
badannya di bawah standar?

Sebagai catatan: Anak saya 2x diare sebelum ini selalu dikasih Zinc....tapi
tetep saja diare lagi untuk yg ke-3 kalinya. Anak saya juga ASI ekslusif
dan MPASI homemade...

[Non-text portions of this message have been removed]

3.4.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "vanessa sutopo" psycho_laziale@yahoo.com   psycho_laziale

Wed Dec 28, 2011 9:18 pm (PST)



mba tatum
bs browsing diare kronik sama diare persisten
itu refrat saya tp sy lg di rumah ortu..
nnt deh pulang kucari di rumah

vanessa

[Non-text portions of this message have been removed]

3.5.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "niken qinen" nikenqinen@gmail.com   qinen_q9

Wed Dec 28, 2011 9:23 pm (PST)



Mba vanes....
Pernyataan Prof. Noel itu didasarkan pada artikel yg ada di WHO.
Beliau menyimpulkan, bahwa zink hanya diberikan pada anak malnutrisi.
Pernyataan ini tersirat, tidak tertulis di dalam artikel.
Pernyataan ini didasarkan pada kondisi tempat riset dilakukan.
Ada baiknya membaca jurnal dan artikel yg terkait dengan diare dan zink,
setelah itu baru mba vanes membuat kesimpulan berdasarkan hasil bacaan tsb.

Salam,
-Nien-

2011/12/29 vanessa sutopo <psycho_laziale@yahoo.com>

>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

3.6.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "vanessa sutopo" psycho_laziale@yahoo.com   psycho_laziale

Wed Dec 28, 2011 9:35 pm (PST)



oo jd menyimpulkan sendiri alias tersirat begitu yaaa i see-isee.. saya sdh baca jurnal-jurnal dan artikel tp sepertinya menyimpulkan nya beda ya..maklum klo basicnya "kesimpulan" org suka beda2 ya...
yg saya simpulkan itu

yup diare terapi utamanya cairan (ors)
yup diet braty bagus buat diare
yup zinc ternyata bermanfaat bagi penderita diare
 jd saya wondering apa salah ya ko diresepi zinc? apakah tidak cost effective? atau patokannya statement td?
krn tempat risetnya juga ya...klo risetnya diindonesia mungkin asumsinya akan sm juga kah..
ijin kopas ya nnt saya sampaikan ketemen sy klo saya salah, TIDAK ADA statement tertulis dr who ttg statement prof noel

vanessa
*mau searching efek buruk makein zinc deh..soalnya klo liat dr thread2 sebelumnya kayany gak ush diberikan

________________________________
From: niken qinen <nikenqinen@gmail.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, December 29, 2011 12:23 PM
Subject: Re: [sehat] Link zink untuk diare dg gizi buruk


 
Mba vanes....
Pernyataan Prof. Noel itu didasarkan pada artikel yg ada di WHO.
Beliau menyimpulkan, bahwa zink hanya diberikan pada anak malnutrisi.
Pernyataan ini tersirat, tidak tertulis di dalam artikel.
Pernyataan ini didasarkan pada kondisi tempat riset dilakukan.
Ada baiknya membaca jurnal dan artikel yg terkait dengan diare dan zink,
setelah itu baru mba vanes membuat kesimpulan berdasarkan hasil bacaan tsb.

Salam,
-Nien-

2011/12/29 vanessa sutopo <psycho_laziale@yahoo.com>

>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

3.7.

Re: Link zink untuk diare dg gizi buruk

Posted by: "niken qinen" nikenqinen@gmail.com   qinen_q9

Wed Dec 28, 2011 9:40 pm (PST)



Mba Tatum, bisa baca di link ini yaaa

http://emedicine.medscape.com/article/928598-overview

Salam,
-Niken-

2011/12/29 Tatum Liatha <tatumliatha@gmail.com>

> **
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

4.

Hasil baric meal dan USG : Hypertrophic Pyloric Stenosis (HPS)

Posted by: "marcella.kasih@indosat.blackberry.com" marcella.kasih@indosat.blackberry.com

Wed Dec 28, 2011 9:01 pm (PST)



Dibawah ya emailnya, panjang, maaf, jadi pakai pc ngetiknya
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "KASIH Marcella" <Marcella.KASIH@MANE.com>
Date: Thu, 29 Dec 2011 11:36:39
To: <marcella.kasih@indosat.blackberry.com>; <bocahparahyangan@yahoo.com>
Cc: KASIH Marcella<Marcella.KASIH@MANE.com>; irwan handoyo<irwan@dnet.net.id>
Subject: Hasil baric meal dan USG : Hypertrophic Pyloric Stenosis (HPS)

Dear dokters dan sps,
Akhirnya, berhasil juga menemui teman saya, bayi dan teman saya dari
Tangerang ke Sunter pakai ambulans buat di USG lagi. Ternyata yang
tanggal 27-12-2011 USG nya cuma bonus dari Barium Mealnya alias cuma
lihat aja tapi gak ada interpretasi. Lalu saya foto hasil analisa
keduanya (barium meal dan usg nya), dan saya ketik ulang sbb :

27-12-2011
Barium Feed
O.M.D Foto :

Pada Foto Polos :
tampak dilatasi gaster
masih tampak udara di usus

Pada MD Foto :
Kontras iodium cair dimasukkan transkateter.
Oesophagus distal normal, aliran kontras masuk dengan lancar ke dalam
lambung
Cairan kontas tertahan di dalam lambung, ditunggu sampai mengalir ke
distal mengisi regio pylorus
yang terbentyk "double track sign"
Cairan kontras tetap tertahan di dalam lambung

Kesan :
Sesuai dengan tanda - tanda hypertropic pyloric stenosis

28-12-2011
USG Abdomen

Hati tidak membesar, parenkrim homogen, tepi rata, echogenisitas tidak
meningkat, sistem vaskuler dan bilier tidak melebar, kandung empedu
berisi cairan, tidak tampak lesi fokal.
Limpa dan pankreas tidak tampak kelainan
Kedua ginjal tampak jelas, besar dan bentuk normal, sistem pelviokalises
tidak melebar, diferensiasikorteks medulla baik
Buli - buli berisi urin, tidak tampak lesi fokal
Tidak tampak masa atau cairan intra abdomen
Tebal otot pilorus sekitar 0.3 - 0.35 cm

Kesan :
Belum memenuhi kriteria HPS
USG abdomen lain dalam batas normal

Jadi, kalau menurut barium meal nya sudah suspect HPS, dari ketebalan
otot pirolus, karena kurang dari 0.4 cm, masih belum memenuhi kriteria
HPS

Dokter USG nya bergelar SpA(K), ini artinya dokter anak bukan ya ?
Menurut beliau, sampai saat ini memang belum HPS, tapi mesti melihat
klinis anaknya. Bila muntah dan berat badan turun, satu - satunya jalan
mesti operasi.

Oh ya, buat yang belum tahu, otot pirolus ini, kalau yang saya tangkap
pengertiannya, otot yang ada di saluran antara lambung dan usus halus.
Jadi kalau otot ini tebalnya lebuh dari 0.4 cm, maka akan menghambat
jalannya makanan dari lambung ke usus. Sehingga anak terlihat selalu
lapar. Tapi kalau makan lalu muntah. Klinis lainnya berat badan turun
dan setelah muntah, kalau menurut literatur yang saya baca, yang
membedakan dari GERD, di mayo ditulis sbb
Physical exam : Your baby's doctor may feel an olive-shaped lump - the
enlarged pyloric muscle - when examining your baby's abdomen.
Ini yang mesti saya kejar dari dokter anaknya teman saya, kemarin gak
ketemu soalnya.

Balik ke diskusi dengan dokter USG yang bergelar SpA(K), biasanya kalau
belum sempai ketebalan 0.4 cm, observasi ketat sambil small frequent
feeding (teman anak saya minum asi 15 ml tiap 2 jam), dan dilihat
perkembangan berat badan dan frekuensi muntahnya. Tapi keputusan akhir
bagaimana, tetap harus dibicarakan dengan dsa dan dr bedah anaknya (yang
baru akan datang 1 Januari 2012 nanti). Sebenarnya sejalan dengan umur
bayi, otot pilorus ini kata beliau akan menipis, tapi balapan dengan
penurunan berat badan anak, mana yang lebih cepat.

Ehm...susah juga nih ya
Tapi kondisi bayi sih, sejak 27-12-2011 sampai 28-12-2011 malam, baru
muntah 1 kali, dan berat badannya juga menaik
26-12-2011 = 3.790 kg (muntah)
27-12-2011 = 3.750 kg (tidak muntah)
28-12-2011 = 3.805 kg (muntah 1 kali pagi)
Gak tau hari ini (29-12-2011) gimana, nanti saya tanya.
Jadi dengan kondisi seperti ini dokter yang USG jadi minta konsul ke dsa
dan dr bedah anak, karena teman saya ingin sedapat mungkin menghindari
operasi pelebaran daerah piloric ini.

Mohon advice dokters dan sps yang pernah mengalamai kasus yang sama, apa
mungkin ya kasus anak teman saya ini bisa terhindar dari operasi ?
Soalnya statusnya border line gini.
Bingung juga ya, takut salah.

Lesson to learn :
teman2 sps, kalau punya teman yang kasus bedah kayak gini, pas temannya
panik, coba ditenangkan. Lalu cari kertas, catat semua keluhan dan
history perjalanan penyakit. Karena kalau pas kena kasus bedah gini,
teman saya sudah panik duluan (anak sulungnya soalnya), sehingga kalau
dengar cerita teman saya saja, dokternya jadinya mikir, udah urgensi
banget, fokus ke muntah dan berat badan turun.
Padahal setelah small frequent feeding, kondisi anak membaik, gak muntah
dan berat badan naik, ini yang lupa di mention teman saya ke dokter USG
nya, sehingga pas saya cerita komplit ke beliau, baru deh status anak
teman saya gak lagi urgently mesti di operasi, ke tahap observasi dulu.
Lumayan kan buat cari 2nd opinion. Buat saya, ini kado untuktambah ilmu
di akhir tahun ini, membantu teman yang kasusnya bedah, makanya rada
gamang.

Tks buat yang bersedia baca (*panjang banget ya), apalagi kasih advice
habis ini, he2...ditunggu masukannya dari dokters dan sps.

Rgds,
Marcella
*a shoulder to cry is needed by everyone...be prepared.


-----Original Message-----
From: KASIH Marcella
Sent: Wednesday, December 28, 2011 4:09 PM
To: 'marcella.kasih@indosat.blackberry.com'
Subject: [sehat] Re: Ragu istilah : hypertropic pyrolic sinosis



Dokter Andi,
Tks untuk artikel emedicine nya, atas bantuan teman yang dapat fasilitas
connect ke internet, diterjemahkan pakai google translate, gak akurat
terjemahannya, tapi lumayan membantu sederhana.
Buat Sps, nanti saya coba bereskan terjemahannya, saya share di milis
ya.

Riwayat sejak kelahiran, awalnya tidak tampak masalah menyusui. Minggu
ke-4 berat badan sudah balik ke berat badan lahir. Dan terus bertambah
sampai usia 6 minggu. Berat badan normal, tidak dibawah garis rata2.

Bayi masih full asi sampai sekarang usia 8 minggu.

Mulai muntah pada usia 6 minggu. Awalnya muntahnya jarang. Memasuki
akhir usia 7 minggu muntah makin sering. Sampai akhirnya setiap habis
menyusui, bayi muntah (bukan gumoh). Dan berlanjut sampai usia 8 minggu
ini.

Kamis 22/12/2011
Pukul 01.00 rawat inap karena bayi dahidrasi
Bayi di infus
Masih muntah setiap habis menyusui
Bayi puasa untuk persiapan USG

Jumat 23/12/2011
USG hasilnya tidak tampak kelainan
tapi bayi masih terus muntah tiap selesai menyusui

Sabtu 24/12/2011
minum asi mulai diatur
dicoba bertahap 10, 15, 20 dan 25 ml, tiap 2 jam
berat anak naik 30g

Minggu 25/12/2011
minum asi 50 ml, tidak muntah sampai pukul 11.00, dicoba menyusu
langsung dari ibunya, dan muntah
jeda 30 menit, menyusu langsung lagi sampai lepas dari puting sendiri,
sampai pukul 12.00 tidak muntah.
18.30 pulang ke rumah
menyusu langsung tiap 1 jam (19.00, 20.00 dan 21.00)
21.30 suhu bayi 37.8 C, kompres air hangat, menyusu langsung, suhu lalu
turun 36C
23.30 menyusu langsung dan mnutah

Senin 26/12/2011
02.30 muntah, menyusu, dan muntah lagi
05.30 muntah menyemprot 2 x
06.00 dan 09.00 minum asi 20 ml, tidak muntah
09.30 suhu bayi 37.6C, menyusu, muntah
11.00 suhu tetap 37.6C, ke RS langsung disuruh ke IGD, diinfus karena
dehidrasi.
Bayi tidak BAK sejak 02.30, BAB hujau coklat, baru pukul 15.00 BAK lagi
Bayi puasa untuk USG dan barium meal

Selasa 27/12/2011
14.00-15.00 Bayi dibawa ke RS rujukan (karena RS tempat rawat inap
alatnya kurang memadai) untuk USG dan barium meal oleh dokter radiologi
yang biasa untuk bayi
Kalau menurut dokter radiologi, ada kemungkinan lambung bayi bisa
berkembang membaik setelah usia 3 bulan

Setelah kembali ke RS tempat rawat inap, minum asi 15 ml tiap 2 jam

Rabu 28/12/2011
kondisi bayi sampai saat ini baru muntah 1 kali
suhu normal, tidak demam
test darah tidak menunjukkan adanya infeksi apapun

Hasil USG dan barium meal tidak diberikan ke orang tua, cuma dibacakan
DSA mengatakan mesti operasi

Baru saja bertemu dokter bedah umum, juga mengatakan mesti operasi
Dokter bedah anak baru pulang tanggal 1 Januari 2012, jadi keputusan
bedah ditunda sampai saat itu

Baru saja, orang tua diminta untuk USG bayinya lagi, di RS lain yang
masih satu grup dengan RS tempat bayi di rawat.
USG yang kemarin mau diulang untuk melihat ketebalannya (?)
Karena dari hasil kemarin ada yang disebut : double strech size (?)
Dibagian tengah ada otot (?)
Harusnya yang ditengah tidak ada (?)
Maaf ya dok, saya tulis berdasarkan yang saya dengar, maaf kalau bikin
bingung.

Kebetulan tempat USG sekarang ini dekat rumah saya, saya akan kesana,
sudah pesan minta dibawa hasil radiologi yang pertama sekalian

Begitu ceritanya dok.

Rgds,
Marcella







[Non-text portions of this message have been removed]

5.1.

Re: [seat] Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Posted by: "m_maulina@yahoo.com" m_maulina@yahoo.com   m_maulina

Wed Dec 28, 2011 9:06 pm (PST)




Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Bong Mi Yun <bongmiyun@gmail.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Thu, 29 Dec 2011 11:34:15
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Re: Tanya hasil Screening ADB - anak GTM

Dear Mb Amanda,

Anaknya doyan kentang? Bikin perkedel kentang aja dikasih daging sapi
nya yg banyak.. gampang banget kok bikinnya, bisa dimasukin sayuran
misalnya labu siem, wortel, kacang polong, bayam juga ngga apa2 . Terus
dicetak dgn cetakan yg lucu2..taroh deket dia, itu sdh lengkap lho carbo
dari kentang, protein dari daging sapi, dan sayuran. Bisa makan 3 biji
juga sdh lumayan banget.

Nih aku share resep dasarnya ya..

1 kg kentang (boleh dikukus atau dikupas, potong dan goreng) haluskan.
500 gram daging sapi giling (biasanya aku beli daging terus giling
sendiri, bisa juga minta abang daging yg giling)
2 butir telur untuk mengoreng
Garam dan gula secukupnya (kalo anaknya sdh makan gulgar)
Sayuran apa saja (cincang)
Daun bawang

Bumbu yg dihaluskan:
5 siung bawang putih
7 siung bawang merah
5 butir kemiri
merica secukupnya

Cara membuat:
Tumis bumbu halus dgn sedikit minyak sampai harum, setelah harum,
masukan daging giling masak sampai mateng dan harum, masukin sayuran
cincang, kasih sedikit air kalo terlalu kering, masak hingga sayuran
mateng. Campur kentang halus dgn tumisan daging dan sayuran cincang
tadi, tambah dgn daun bawang. Bentuk sesuai selera. Kocok telor lepas,
celupkan perkedel yg sdh di bentuk dan goreng sampai warnanya kuning
kecoklatan.

Tips:
Gorengnya pake api kecil saja, kalo terlalu gede takut perkedelnya pecah.

Selaen bikin perkedel diatas, kalo anaknya doyan telor, daging
cincangnya dibikin omelet telor, telor + daging + sayuran diorak-arik jg
bisa.

Anakku anemianya krn sdh berat banget, setiap makan WAJIB ada daging
merah... bener pusing muter otaknya hehehe.
Tapi andalanku bikin soup creamy pake perasan daging sapi... sekalian
deh aku share ya.. mudah2an ada yg anaknya doyan (anakku doyan bgt).

Resep soup creamy sapi:
150 gram daging sapi has dalam blender dgn 300 ml air. (berkali2 blender
dan saring/peras sampai ampas dagingnya putihhh sekali tapi total airnya
300 ml)
1 buah kentang besar/5 sdm nasi merah/3 bonggol jagung dipipil dan
blender/200 gram labu parang/1buah ubi manis sedang (boleh apa aja ya
asal sumber karbohidrat).
75 gram daging kakap/gurame/gabus/udang/cumi (apa saja ya sumber
protein, tahu/tempe/telor jg boleh).
Sayuran (zukini/labu siam/brokoli/bayam merah/bayam hijau/sayuran apa saja)
1 sdm EVOO/minyak wijen.

Cara buat:
Masak semua bahan dgn perasaan daging sapi, jangan terlalu lama ya.
Setelah matang haluskan dgn blender. Tuang/percikin dgn minyak wijen/evoo.
Kalo mau lebih harum, bisa juga ditumis duo bawang dgn eloo/canola oil,
baru tuang di soupnya. Makan selagi hangat. Resep diatas untuk 2x makan.

Tips:
Bahan selain perasan daging sapi, digonta-ganti ya. Bisa ditambahkan
sedikit garam, tp krn anakku belum mengenai gulgar aku ngga kasih.
Jangan dikasih susu/keju/yg lainnya yg berbahan dasar susu ya.. takut
menghambat penyerapan besinya.
Bisa juga pada saat penyajian dikasih perasan jeruk nipis sedikit buat
membantu penyerapan besinya.

Setiap hari anakku wajib makan soup ini (sdh 6 bulan aku lakonin, syukur
anakku belum bosan).

Nanti klo kepikiran resep yg lain aku share, setiap hari diotakku mikir
mau diolah apa lagi nih daging2 sapi hehehe... smangat ya mba Amanda...

Regards,
Mi Yun







[Non-text portions of this message have been removed]

6a.

Sewindu Milis SEHAT -- No Puyer Campaign

Posted by: "Merchandise YOP" merchandiseyop@gmail.com

Wed Dec 28, 2011 9:08 pm (PST)



Dear Smart Parents,
Dalam rangka memperingati ulang tahun milis SEHAT, juga atas permintaan
anda semua, Merchandise YOP kembali memproduksi pernak-pernik dengan tema '*No
Puyer*' campaign. Ada gantungan kunci, magnet kulkas, pin, dan juga
sticker. Mari berkampanye dengan cantik, kita kenalkan bahaya puyer ke
semua orang. Kita promosikan bahwa untuk sehat itu tidak perlu ribet pake
campur-campur obat yang digerus dalam satu wadah, tidak perlu polifarmasi.
Tak perlu heran dapat kernyitan dahi ketika memakai pernak pernik ini,
siap-siap dapat pertanyaan 'Why?' kesempatan buat menggulirkan bola salju
kan?

Semoga gerakan 'No Puyer' ini mendapatkan kembali gaungnya, sehingga suatu
saat nanti mengubah pola peresepan obat di Indonesia. Demi anak-anak kita
tercinta.

Untuk mendapatkannya, silahkan mampir ke http://merchandise-yop.web.id

Note: Semua keuntungan yang didapat oleh merchandise-yop digunakan untuk
kegiatan non profit YOP untuk mengedukasi masyarakat Indonesia dalam bidang
kesehatan.

Hormat kami,
--
Merchandise Team of YOP

--
Merchandise Team of YOP

[Non-text portions of this message have been removed]

7a.

pasca 3 hari demam tinggi,hidung berdarah,cek darah?

Posted by: "fatimah Syam" ifat_syamtr@yahoo.com   ifat_syamtr

Wed Dec 28, 2011 9:14 pm (PST)




Dear Docs & Sps

Mohon masukannya segera
Kemaren Hafizh demam tinggi 39-40 C,setelah 4 hari demam reda,sempat lempar thread ke milis,hari ini adalah hari ke 3 pasca demam,berarti hari ke 7 sejak demam pertama,baru saja hidungnya berdarah tapi tidak begitu banyak,suhu tubuh 35,3 C,saya takut DBD,mengingat siklus pelana kuda,apakah saya harus gegas ke RS sekarang dan cek darah yah..

Salam
-ifat- panik....

7b.

Re: pasca 3 hari demam tinggi,hidung berdarah,cek darah?

Posted by: "niken qinen" nikenqinen@gmail.com   qinen_q9

Wed Dec 28, 2011 9:44 pm (PST)



Mba Ifat, klinisnya Hafizh gimana?lemas atw tidak?mau makan dan minum?
hidung berdarah?maxudnya mimisan?

Salam,
-Niken-

2011/12/29 fatimah Syam <ifat_syamtr@yahoo.com>

> **
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

8a.

Tanya urgent tentang tifus

Posted by: "thesa rachmawati" esa_sara@yahoo.com   esa_sara

Wed Dec 28, 2011 9:18 pm (PST)



Dear SPs and Docs

Mengenai tifus sudah banyak dibahas, tp saya sedang bingung dan blom terjawab setelah menulusuri thread sebelumnya.

Suami saya demam slma 4 hari dari hari Senin sampai kamis ini, ga enak badannya mulai hr minggu. Demam tinggi muncul menjelang malam hari dan pusing hebat, mual2. diputuskan pada hari ke-3 (rabu) utk ke dokter dan dirujuk tes lab (widal dan cek darah utk victim DB. Trombosit masih normal (175.000) normal 150rb

Resep yg diberikan Ab cefadroxil, renaditin (utk mual).

Doktr memberikan ab krna dicurigai gejala
Tifus. Ab blom diberikan krna utk tifus sya belum yakin.

1. Apakah dihari kelima perlu tes kembali utk memastikan tifusnya?
2. Atau adakah saran lainnya?


Terimakasih atas reponnya.


Powered by Telkomsel BlackBerry�
8b.

Re: Tanya urgent tentang tifus

Posted by: "umialiyah_dzatil@yahoo.co.id" umialiyah_dzatil@yahoo.co.id   umialiyah_dzatil

Wed Dec 28, 2011 9:26 pm (PST)



Mba, kalo mang klinisnya sesuai dengan ciri2 penyakit tipes & mao tau positif tipes ato engga bisa minta darahnya dikultur. Dan untuk sementara bisa mengkonsumsi AB pencegahan *lupa istilahny* dan setelah keluar hasil kulturnya bisa minum AB yang sesuai. - cmiiw

aku bantu copas ya....
mba saya bantu dengan link ini yach

http://www.sehatgroup.web.id/?p=144
silahkan dibaca mba, atau minta tolong keluarga buat membaca artikel dan observasi demamnya
mohon maaf jika tak membantu
Lia`bundanya Kei`
Lengkapnya silakan baca disini ya ....
Typhoid fever is caused by Salmonella typhi bacteria. Typhoid fever is rare in industrialized countries. However, it remains a serious health
threat in the developing world. Typhoid fever spreads through contaminated food and water or through close contact with someone who's
Infected. Signs and symptoms usually include high fever, headache, abdominal pain, and either constipation or diarrhea.
When treated with antibiotics, most people with typhoid fever feel better within a few days, although a small percentage may die of
complications.
http://www.mayoclinic.com/health/typhoid-fever/DS00538
First week of illness
Once signs and symptoms do appear, you're likely to experience:
Fever, often as high as 103 or 104 F (39.4 or 40 C) Headache, Weakness and fatigue, Sore throat,Abdominal pain, Diarrhea or constipation Rash. Children are more likely to have diarrhea, whereas adults may become severely constipated. During the second week, you may develop a rash of small, flat, rose-colored spots on your lower chest or upper abdomen.
The rash is temporary, usually disappearing in two to five days.

Second week of illness
If you don't receive treatment for typhoid fever, you may enter a second stage during which you become very ill and experience:
Continuing high feverEither diarrhea that has the color and consistency of pea soup, or severe constipationConsiderable weight lossExtremely distended abdomen

Third week of illness
By the third week, you may:
Become deliriousLie motionless and exhausted with your eyes half-closed in what's known as the typhoid state Life-threatening complications often develop at this time.

Fourth week of illness
Improvement may come slowly during the fourth week. Your fever is likely to decrease gradually until your temperature returns to normal in another week to 10 days. But signs and symptoms can return up to two weeks after your fever has subsided.

http://www.mayoclinic.com/health/typhoid-fever/DS00538/DSECTION=symptoms
Medical and travel history
Your doctor is likely to suspect typhoid fever based on your symptoms and your medical and travel history. But the diagnosis is usually confirmed by identifying S. typhi in a culture of your blood or other body fluid or tissue.

Body fluid or tissue culture
For the culture, a small sample of your blood, stool, urine or bone marrow is placed on a special medium that encourages the growth of bacteria. In 48 to 72 hours, the culture is checked under a microscope for the presence of typhoid bacteria. A bone marrow culture often is the most sensitive test for S. typhi.

Although performing a culture test is the mainstay for diagnosis, in some instances other testing may be used to confirm a suspected typhoid infection, such as a test to detect antibodies to typhoid bacteria in your blood or a test that checks for typhoid DNA in a blood sample.

http://www.mayoclinic.com/health/typhoid-fever/DS00538/DSECTION
=tests-and-diagnosis

ya, tifus disebabkan oleh bakteri, jadi diobati oleh AB. Tapi pastikan dulu cermati pola demam 3x24 jam. Bila terus berlangsung hubungi dokter.
PUTRI

Hth

Atun
no puyer please

Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
9a.

Re: mimisan

Posted by: "umialiyah_dzatil@yahoo.co.id" umialiyah_dzatil@yahoo.co.id   umialiyah_dzatil

Wed Dec 28, 2011 9:21 pm (PST)



Bisa buka link ini mba:

http://www.mayoclinic.com/health/first-aid-nosebleeds/HQ00105


Atun
no puyer please

Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
10.1.

Re: Apakah anakku diare lagi?

Posted by: "Tatum Liatha" tatumliatha@gmail.com   aliatha

Wed Dec 28, 2011 9:37 pm (PST)



Mau cerita sedikit...kepanjangan juga boleh lah kali ya...

Akhirnya kemaren sore pergi ke dokter juga...demi menyenangkan hati
neneknya yg terus-terusan maksa pergi ke dokter (dan barangkali juga demi
menenangkan hati bunda nya yg terus2an khawatir)... Dokter ini adalah
dokter yg sudah berumur dan sudah PROFESOR..dulu langganan nenek si Ali
kalo kami anak2nya sakit...dari jaman adikku yg bungsu masih kecil sudah
langganan ke dokter tersebut...

Di sana pasiennya banyak..sekali masuk 2 orang pasien.. Begitu si Ali masuk
langsung kujelaskan secara singkat kondisi Ali. Bahwa Ali sudah 6 hari
terakhir ini pup sampe 6x sehari, bahwa sebelum ini juga diare sampe 2x.
Terus dokter juga nanya anaknya minum susu apa, adakah darah dan lendir?
Dengan pemeriksaan sebentar saja, dokter langsung menulis resep. Pas kuliat
resepnya, tulisannya gak jelas...khas tulisan seorang dokter jaman dulu..

Aku langsung bertanya, ini percakapanku dengan dokter tersebut:

Aku (A) : Ini ada antibiotiknya gak dokter?
Dokter (D) : Ada...
A : Ini anakku kenapa dokter, apakah ini diare? Apakah lanjutan dari diare
yg lama?
D : iya ini diare.. Iya ini diare yg lama belum sembuh bener..
A : kenapa diare nya bisa lama sekali dokter? Dalam 3 bulan ini sudah 3x
diare, bahkan diare sebelum ini sampe 2 minggu lebih.
D : Ini ibarat eksim...bisa tumbuh lagi dan tumbuh lagi...
A : Penyebabnya apa dokter....virus atau bakteri?
D : ........(terdiam...pas aku tanya virus atau bakteri)... Coba aja dulu
obat yg saya berikan ini.. Obat ini untuk perlindungan anaknya...

Akhirnya...karena dokternya begitu singkat2 menjawab dan keliatan nampak
malas menjawab.. Aku lupa bertanya, apakah ada kemungkinan diare ini
disebabkan hal lain? Seperti makanannya atau mungkin di perutnya ada apa?
Akhirnya aku pergi berlalu begitu saja...dengan pemikiran..."Ya bener
sekali, dokternya seperti yang kubayangkan* Kalo cuma begini kan cuma
buang-buang duit aja...Selain kasih antibiotik itu juga dikasih Renalyte
dan Vitamin. Kalo cuma kasih Renalyte dan vitamin mah daku juga bisa.. Ya
sudahlah..nanti kalo ditanya neneknya sudah ke dokter dan sudah dikasih
obat... Sampe di rumah neneknya curiga... Obatnya cuma ini aja? Iya cuma
ini aja...kujawab..

Aku ke apotik cuma nebus Renalyte dan Vitaminnya saja.. Antibiotik gak
kutebus. Kutanya dengan pegawai di apotik, ternyata antibiotik itu racikan
juga (puyer barangkali maksudnya karena ada campuran lain). Aku minta
copy-an resep, ini isi antibiotik tersebut : Sanprime dan Sanmol.

[Non-text portions of this message have been removed]

Recent Activity
Visit Your Group
Sell Online

Start selling with

our award-winning

e-commerce tools.

Yahoo! Health

Early Detection

Know the symptoms

of breast cancer.

Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: