Monday, December 19, 2011

[sehat] Digest Number 16735

Milis SEHAT Group

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Bahaya vaksin From: iin_riandi@yahoo.com
1b.
Re: Bahaya vaksin From: niken qinen
1c.
Re: Bahaya vaksin From: rika.corner@gmail.com
1d.
Re: Bahaya vaksin From: siti amatullah mutmainah
1e.
Re: Bahaya vaksin From: Sativa Huang
1f.
Re: Bahaya vaksin From: Sativa Huang
1g.
Re: Bahaya vaksin From: Ida Rifai
1h.
Re: Bahaya vaksin From: purnamawati.spak@cbn.net.id
2a.
Re: [ask] anak demam >72 jam From: Hilda
2b.
Re: [ask] anak demam >72 jam From: 'Ita' Elisabeth Dianita
3.1.
Re: Sharing expektasi thd obat batuk From: Pamelia Yulianto
3.2.
Re: Sharing expektasi thd obat batuk From: Mutiara Santoso
4.
Bayi 4 bulaN & batita 28 bulaN belekaÑ From: ndank.ui@gmail.com
5a.
Hoax kah? From: dewijagoan@yahoo.co.id
5b.
Re: Hoax kah? From: Inta
6.
Re: Hoax kah? HOAX, closed From: alifah.davida@gmail.com
7a.
Mohon penjelasan istilah mailis From: andriyani_hrd@yahoo.com
7b.
Re: Mohon penjelasan istilah mailis From: piep71@ymail.com
7c.
Re: Mohon penjelasan istilah mailis From: piep71@ymail.com
7d.
Re: Mohon penjelasan istilah mailis From: piep71@ymail.com
7e.
Re: Mohon penjelasan istilah mailis From: andriyani_hrd@yahoo.com
7f.
Re: Mohon penjelasan istilah mailis From: Siska
8.
Re: [sehat] Bayi 4 bulaN & batita 28 bulaN belekaÑ From: yosephine@suryamandiricomputer.co.id
9a.
Re: Sharing GE-nya Baim (16mo) From: Khonic
10.
urgent, need help BB bayi turun terus tdk tau apa penyebabnya From: veronica

Messages

1a.

Bahaya vaksin

Posted by: "iin_riandi@yahoo.com" iin_riandi@yahoo.com   iin_riandi

Mon Dec 19, 2011 4:26 am (PST)



Dear milis sehat,,,
Sy sdh membaca link diatas ttg bhya vaksin. Konspirasinya..
Lalu bgmn shrsnya sikap kita sbg muslim,
Apakah tetap imunisasi anak2 kita or bgmn? Mengingat pro dan kontra tetap ada..
Mohon pnjlesannya milis sehat..
Trmksh sblm dan ssdhny..
Salam sehat
Powered by Telkomsel BlackBerry®
1b.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "niken qinen" nikenqinen@gmail.com   qinen_q9

Mon Dec 19, 2011 4:34 am (PST)



Mba iin...
Sok atuh baca link yg ada di arsip milis yaaaa
Diubek2 arsip yg ada dimilis, key wordnya "imunisasi"

Salam,
-Niken-
*smg tread ini gaa panjangxlebar

On 12/19/11, iin_riandi@yahoo.com <iin_riandi@yahoo.com> wrote:
> Dear milis sehat,,,
> Sy sdh membaca link diatas ttg bhya vaksin. Konspirasinya..
> Lalu bgmn shrsnya sikap kita sbg muslim,
> Apakah tetap imunisasi anak2 kita or bgmn? Mengingat pro dan kontra tetap
> ada..
> Mohon pnjlesannya milis sehat..
> Trmksh sblm dan ssdhny..
> Salam sehat
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> ------------------------------------
>
> Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
> - Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
> - PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal
> FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
>
> Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland,
> dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami,
> PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
>
> "Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
> =================================================================
> Milis Sehat thanks to:
> - AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
> - PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS
> SEHAT 2011.
>
> Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk.
> who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi
> Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
> "SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
>
> Kunjungi kami di (Visit us at):
> Official Web : http://milissehat.web.id/
> FB : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
> Twitter : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
> ==================================================================
> Donasi (donation):
> Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
> Bank Mandiri
> Cabang Kemang Raya Jakarta
> Account Number: 126.000.4634514
> ==================================================================Yahoo!
> Groups Links
>
>
>
>

1c.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "rika.corner@gmail.com" rika.corner@gmail.com   rika_elfira

Mon Dec 19, 2011 4:35 am (PST)



Thread nya kmrn rame mba...coba cek lg
Dibaca2, diresepinn sampe ngeresep ttg keunggulan vaksin

Kalo saya siy insyaAllah yakin utk mengimunisasi anak saya

Immunization is an act of love "immunize them, love them, protect them"

Thx&regards,
@rikaelfira
(bunda of talitha alifya "alya"-23m)
for more info regarding PESAT 2 Bekasi:
Twitter: @PESAT2bks
Facebook: pesat dua bekasi
Web: http://milissehat.web.id/?p=1841
Media partner: www.mommiesdaily.com
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
1d.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "siti amatullah mutmainah" amianakbinus@yahoo.com   amianakbinus

Mon Dec 19, 2011 4:37 am (PST)



Dear mba Iin
Ubek arsip milis, ada thread dari mba nurul klo tdk slh judulnya "hukum imunisasi pro dan kontra bag.I dan II" emailnya terbagi dua.. (Sy sdh posting di fb sy)
Disana lgkp sekali baik dari sisi agama dan kesehatannya ..
Dan mnrt sy tdk ada yg selgkp artikel ini (bukan lebay, tp emang jelas bgt sejelas2nya) ..

Sy prihatin sekali kmrn jg ada teman yg turut menjadi ragu soal vaksin ini ..
Semoga dibukakan hati dan pikirannya dalam mencari ilmu dan informasi yg lurus ..

Maaf jika krg berkenan

Salaam sehat,
Ami



Sent from AmiBerry® via Smart 1x / EVDO Network.
1e.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "Sativa Huang" sativahuang@gmail.com   sativahuang

Mon Dec 19, 2011 4:47 am (PST)



Saya bantu linknya:
Pro Kontra Hukum Imunisasi dan Vaksinasi
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/pro-kontra-hukum-imunisasi-dan-vaksinasi.html

Salam,

1f.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "Sativa Huang" sativahuang@gmail.com   sativahuang

Mon Dec 19, 2011 4:54 am (PST)



Pro Kontra Hukum Imunisasi dan Vaksinasi
Kategori: Fiqh dan Muamalah
60 Komentar // 22 October 2011
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/pro-kontra-hukum-imunisasi-dan-vaksinasi.html

Tuntas bagi kami pribadi, saat ini dan “mungkin” sementara karena bisa
jadi suatu saat kami mendapat tambahan informasi baru. Kami hanya
ingin membagi kelegaan ini setalah berlama-lama berada dalam
kebingungan pro-kontra imunisasi. Pro-kontra yang membawa-bawa nama
syari’at. Apalagi kami sering mendapat pertanyaan karena kami pribadi
berlatar belakang pendidikan kedokteran. Pro-kontra yang membawa-bawa
nama syari’at inilah yang mengetuk hati kami untuk menelitinya lebih
dalam. Karena prinsip seorang muslim adalah apa yang agama syari’atkan
mengenai hal ini dan hal itu.

Sebagai seorang muslim, semua jalan keluar telah diberikan oleh agama
islam. Oleh karena itu kami berupaya kembali kepada Allah dan
rasul-Nya.

فَإِن تَنَازَعÙ'تُمÙ' فِي Ø´ÙŽÙŠÙ'ءٍ فَرُدُÙ'وهُ إِلَى اللÙ'هِ وَالرَÙ'سُولِ

“Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka
kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya),”
[An-Nisa-59]

Sebelumnya kami ingin menyampaikan bahwa imunisasi dan vaksinasi
adalah suatu hal yang berbeda dimana sering terjadi kerancuan.

-Imunisasi: pemindahan atau transfer antibodi [bahasa awam: daya tahan
tubuh] secara pasif. Antibodi diperoleh dari komponen plasma donor
yang sudah sembuh dari penyakit tertentu.

-Vaksinasi: pemberian vaksin [antigen dari virus/bakteri] yang dapat
merangsang imunitas [antibodi] dari sistem imun di dalam tubuh.
Semacam memberi “infeksi ringan”.

[Pedoman Imunisasi di Indonesia hal. 7, cetakan ketiga, 2008, penerbit Depkes]

Pro-kontra imunisasi dan vaksin

Jika membaca yang pro, kita ada kecendrungan hati mendukung. Kemudian
jika membaca yang kontra, bisa berubah lagi. Berikut kami sajikan
pendapat dari masing-masing pihak dari informasi yang kami kumpulkan.

Pendapat yang kontra:

Vaksin haram karena menggunakan media ginjal kera, babi, aborsi
bayi, darah orang yang tertular penyakit infeksi yang notabene
pengguna alkohol, obat bius, dan lain-lain. Ini semua haram dipakai
secara syari’at.
Efek samping yang membahayakan karena mengandung mercuri,
thimerosal, aluminium, benzetonium klorida, dan zat-zat berbahaya
lainnya yg akan memicu autisme, cacat otak, dan lain-lain.
Lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya, banyak efek sampingnya.
Kekebalan tubuh sebenarnya sudah ada pada setiap orang. Sekarang
tinggal bagaimana menjaganya dan bergaya hidup sehat.
Konspirasi dan akal-akalan negara barat untuk memperbodoh dan
meracuni negara berkembang dan negara muslim dengan menghancurkan
generasi muda mereka.
Bisnis besar di balik program imunisasi bagi mereka yang
berkepentingan. Mengambil uang orang-orang muslim.
Menyingkirkan metode pengobatan dan pencegahan dari negara-negara
berkembang dan negara muslim seperti minum madu, minyak zaitun, kurma,
dan habbatussauda.
Adanya ilmuwan yang menentang teori imunisasi dan vaksinasi.
Adanya beberapa laporan bahwa anak mereka yang tidak di-imunisasi
masih tetap sehat, dan justru lebih sehat dari anak yang di-imunisasi.

Pendapat yang pro:

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena telah banyak kasus
ibu hamil membawa virus Toksoplasma, Rubella, Hepatitis B yang
membahayakan ibu dan janin. Bahkan bisa menyebabkan bayi baru lahir
langsung meninggal. Dan bisa dicegah dengan vaksin.
Vaksinasi penting dilakukan untuk mencegah penyakit infeksi
berkembang menjadi wabah seperti kolera, difteri, dan polio. Apalagi
saat ini berkembang virus flu burung yg telah mewabah. Hal ini
menimbulkam keresahan bagi petugas kesahatan yang menangani. Jika
tidak ada, mereka tidak akan mau dekat-dekat. Juga meresahkan
masyarakat sekitar.
Walaupun kekebalan tubuh sudah ada, akan tetapi kita hidup di
negara berkembang yang notabene standar kesehatan lingkungan masih
rendah. Apalagi pola hidup di zaman modern. Belum lagi kita tidak bisa
menjaga gaya hidup sehat. Maka untuk antisipasi terpapar penyakit
infeksi, perlu dilakukan vaksinasi.
Efek samping yang membahayakan bisa kita minimalisasi dengan
tanggap terhadap kondisi ketika hendak imunisasi dan lebih banyak cari
tahu jenis-jenis merk vaksin serta jadwal yang benar sesuai kondisi
setiap orang.
Jangan hanya percaya isu-isu tidak jelas dan tidak ilmiah.
Contohnya vaksinasi MMR menyebabkan autis. Padahal hasil penelitian
lain yang lebih tersistem dan dengan metodologi yang benar, kasus
autis itu ternyata banyak penyebabnya. Penyebab autis itu multifaktor
(banyak faktor yang berpengaruh) dan penyebab utamanya masih harus
diteliti.
Jika ini memang konspirasi atau akal-akalan negara barat, mereka
pun terjadi pro-kontra juga. Terutama vaksin MMR. Disana juga sempat
ribut dan akhirnya diberi kebebasan memilih. Sampai sekarang negara
barat juga tetap memberlakukan vaksin sesuai dengan kondisi lingkungan
dan masyarakatnya.
Mengapa beberapa negara barat ada yang tidak lagi menggunakan
vaksinasi tertentu atau tidak sama sekali? Karena standar kesehatan
mereka sudah lebih tinggi, lingkungan bersih, epidemik (wabah)
penyakit infeksi sudah diberantas, kesadaran dan pendidikan hidup
sehatnya tinggi. Mereka sudah mengkonsumsi sayuran organik. Bandingkan
dengan negara berkembang. Sayuran dan buah penuh dengan pestisida jika
tidak bersih dicuci. Makanan dengan zat pengawet, pewarna, pemanis
buatan, mie instant, dan lain-lain. Dan perlu diketahui jika kita mau
masuk ke beberapa negara maju, kita wajib divaksin dengan vaksin jenis
tertentu. Karena mereka juga tidak ingin mendapatkan kiriman penyakit
dari negara kita.
Ada beberapa fatwa halal dan bolehnya imunisasi. Ada juga
sanggahan bahwa vaksin halal karena hanya sekedar katalisator dan
tidak menjadi bagian vaksinContohnya Fatwa MUI yang menyatakan halal.
Dan jika memang benar haram, maka tetap diperbolehkan karena mengingat
keadaan darurat, daripada penyakit infeksi mewabah di negara kita.
Harus segera dicegah karena sudah banyak yang terjangkit polio,
Hepatitis B, dan TBC.

Terlepas dari itu semua, kami tidak bisa memastikan dan mengklaim 100%
pihak mana yang benar dan pihak mana yang salah. Kami hanya ingin
membagi kelegaan hati kami berkaitan dengan syari’at. Berikut kami
sajikan bagaimana proses dari kebingungan kami menuju sebuah kelegaan
karena kami hanya ingin sekedar berbagi.

Kewajiban taat terhadap pemerintah/waliyul ‘amr

Hal ini berkaitan dengan program “wajib” pemerintah berkaitan dengan
imunisasi -yang kita kenal dengan PPI [Program Pengembangan
Imunisasi]- di mana ada lima vaksin yang menjadi imunisasi “wajib”.

Sudah menjadi aqidah ahlus sunnah wal jamaah bahwa kita wajib mentaati
pemerintah. Berikut kami sampaikan dalil-dalil yang ringkas saja.

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُÙ'هَا الَÙ'ذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَÙ'Ù‡ÙŽ وَأَطِيعُوا
الرَÙ'سُولَ وَأُولِي الÙ'Ø£ÙŽÙ…Ù'رِ مِنÙ'كُمÙ'

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul
(Nya), dan ulil amri di antara kamu.” [An Nisa’: 59]

Kita wajib taat kepada pemerintah baik dalam hal yang sesuai dengan
syari’at maupun yang mubah, misalnya taat terhadap lampu lalu lintas
dan aturan di jalan raya. Jika tidak, maka kita berdosa. Bahkan jika
pemerintah melakukan sesuatu yang mendzalimi kita, kita harus
bersabar. Kita tidak boleh melawan pemerintah dengan melakukan
demonstrasi apalagi melakukan kudeta dan pemberontakan karena lebih
besar bahayanya dan juga akan menumpahkan darah sesama kaum muslimin.

Dari Hudzaifah bin Al-Yaman radhiallahu ‘anhu Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,

كُونُ بَعÙ'دِى أَئِمَÙ'Ø©ÙŒ لاَ ÙŠÙŽÙ‡Ù'تَدُونَ بِهُدَاىَ وَلاَ يَسÙ'تَنُÙ'ونَ
بِسُنَÙ'تِى وَسَيَقُومُ فِيهِمÙ' رِجَالٌ قُلُوبُهُمÙ' قُلُوبُ
الشَÙ'يَاطِينِ فِى جُثÙ'مَانِ إِنÙ'سٍ ». قَالَ قُلÙ'تُ ÙƒÙŽÙŠÙ'فَ أَصÙ'نَعُ يَا
رَسُولَ اللَÙ'هِ إِنÙ' أَدÙ'رَكÙ'تُ ذَلِكَ قَالَ « تَسÙ'مَعُ وَتُطِيعُ
لِلأَمِيرِ وَإِنÙ' ضُرِبَ ظَهÙ'رُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ فَاسÙ'مَعÙ' وَأَطِعÙ'

“Nanti setelah aku akan ada seorang pemimpin yang tidak mendapat
petunjukku (dalam ilmu) dan tidak pula melaksanakan sunnahku (dalam
amal). Nanti akan ada di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya
adalah hati setan, namun jasadnya adalah jasad manusia.“
Aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku
menemui zaman seperti itu?”
Beliau bersabda, ”Dengarlah dan taat kepada pemimpinmu, walaupun
mereka memukul punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar
dan ta’at kepada mereka.” [HR. Muslim no. 1847]

Kita baru diperbolehkan untuk tidak taat jika melihat pemerintah
berada pada kekufuran yang nyata, jelas, dan bukan kekufuran yang
dicari-cari dan dibuat-buat.

سمعوا وأطيعوا، إلا أن تروا كفراً بواحاً عندكم عليه من الله برهان

“Mendengar dan taatlah kalian (kepada pemerintah kalian), kecuali bila
kalian melihat kekafiran yang nyata dan kalian memiliki buktinya di
hadapan Allah.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Jika ada yang mengatakan bahwa pemerintah sekarang kafir atau bukan
negara Islam sehingga tidak perlu taat, maka kami sarankan untuk
banyak menelaah kitab-kitab aqidah para ulama. Karena bisa jadi
tuduhan itu kembali kepada yang menuduh. Kemudian perlu kita bedakan
antara pemerintah yang tidak bisa menjalankan hukum syariat dan masih
menganggap baik hukum Islam. Dan di antara bukti negeri tersebut
masih muslim adalah masih membebaskan dijalankan syari’at-syari’at
yang bersifat jama’i seperti adzan, shalat berjama’ah dan shalat ‘ied.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ†Ù' دَعَا رَجُلًا بِالÙ'كُفÙ'رِ Ø£ÙŽÙˆÙ' قَالَ عَدُوَÙ' اللَÙ'هِ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ'سَ
كَذَلِكَ إِلَÙ'ا حَارَ عَلَيÙ'هِ

“Dan barangsiapa yang memanggil seseorang dengan panggilan “kafir”
atau “musuh Allah” padahal dia tidak kafir, maka tuduhan itu akan
kembali kepada penuduh.” [HR. Bukhari no. 3317, 5698, dan Muslim no.
214.]

Inilah yang agak mengusik hati kami, yaitu jika kita tidak mengikuti
program imunisasi maka akan menyebabkan berdosa, karena pemerintah
mengatakan “wajib”.

Walaupun hal ini bisa dibantah bagi mereka yang kontra, karena
bahannya yang haram dan bisa merusak tubuh. Sehingga dalam hal ini
pemerintah tidak perlu ditaati. Karena kita dilarang merusak tubuh
kita sendiri.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلاَ تُلÙ'قُواÙ' بِأَيÙ'دِيكُمÙ' إِلَى التَÙ'Ù‡Ù'لُكَةِ

“dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan”
[Al-Baqarah: 195]

Sesuai dengan kaidah dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لاَ طَاعَةَ فِى مَعÙ'صِيَةٍ ØŒ إِنَÙ'مَا الطَÙ'اعَةُ فِى الÙ'مَعÙ'رُوفِ

“Tidak ada kewajiban ta’at dalam rangka bermaksiat (kepada Allah).
Ketaatan hanyalah dalam perkara yang ma’ruf (bukan maksiat).” [HR.
Bukhari no. 7257]

Namun, kami berusaha mencari-cari lagi apa yang dimaksud dengan
“wajib” oleh pemerintah agar lebih menentramkan dan keluar dari
perbedaan pendapat.

Wajib imunisasi bukan wajib secara mutlak

Secara ringkas, wallahu a’lam, yang kami dapatkan bahwa pernyataan
“wajib” pemerintah di sini bukanlah wajib secara mutlak dalam
pelaksanaannya. Sebagaimana wajib, ada yang wajib ‘ain dan wajib
kifayah. wajib Karena ada beberapa alasan.

1. Memang ada UU no. 4 tahun 1894 tentang wabah penyakit menular dan
secara tidak langsung imunisasi masuk di sini karena salah satu peran
imunisasi adalah memberantas wabah. Bisa dilihat di: :
http://medbook.or.id/news/other/170-uu-no-4-tahun-1984 Ancaman bagi
yang tidak mendukungnya, bisa dihukum penjara dan denda.

Akan tetapi, pemerintah juga masih kurang konsisten dalam menerapkan
hukuman ini. Bisa dilihat pernyataan salah satu pemimpin kita.

”Kita tidak bisa memberikan sanksi hukuman, tetapi kita hanya bisa
menghimbau kepada aparat, ibu-ibu, LSM, majelis taklim, ketua RT, dan
lurah, agar menggerakkan warganya ke pos-pos imunisasi. Mudah-mudahan
Jakarta bebas polio,,”

[sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/05/tgl/31/time/115902/idnews/371768/idkanal/10]

Walaupun sumber tersebut tahun 2005, tetapi ini menunjukkan setidaknya
pemerintah pernah tidak konsisten.

2. Belum ada peraturan pemerintah atau undang-undang khusus yang
mengatur secara jelas, tegas, dan shorih tentang kewajiban imunisasi,
hukuman, serta kejelasan penerapan hukuman.

3. Kalaupun mewajibkan lima imunisasi termasuk polio, maka bagaimana
dengan daerah yang terpencil, daerah yang tidak mendapatkan pasokan
imunisasi seperti beberapa daerah di Papua? Apakah mereka dipenjara
semua? Atau didenda semua? Haruskah mereka mencari-cari ke daerah yang
ada imunisasi dan vaksin?

Bagimana dengan yang tidak mampu membayar imunisasi? Karena pemerintah
belum menggratiskan secara menyeluruh imunisasi. Walaupun ada yang
murah, tetapi tetap saja ada penduduk yang untuk makan sesuap nasi
saja sulit. Apakah orang miskin-papa seperti mereka harus dipenjara
atau didenda karena tidak imunisasi?

4. Sampai sekarang, wallahu a’lam, kami belum pernah mendengar ada
kasus orang yang dihukum penjara atau denda hanya karena anaknya belum
atau tidak diimunisasi.

5. Cukup banyak mereka yang kontra imunisasi dan vaksin baik individu,
LSM, atau organisai tertentu mengeluarkan pendapat menolak imunisasi
padahal ini sangat bertentangan dengan pemerintah. Bahkan mereka
menghimbau bahkan memprovokasi agar tidak melakukan imunisasi. Tetapi,
wallahu a’lam, kami tidak melihat tindak tegas pemerintah terhadap
mereka.

Atau kita bisa menganalogikan dengan program “WAJIB belajar sembilan
tahun”. Maka semua orang tahu bahwa “wajib “ di sini tidak bermakna
wajib secara mutlak.

Maka kesimpulan yang kami ambil:

Imunisasi dan vaksin mubah, silahkan jika ingin melakukan imunisasi
jika sesuai dengan keyakinan. Silahkan juga jika menolak imunisasi
sesuai dengan keyakinan dan hal ini tidak berdosa secara syari’at.
Silahkan sesuai keyakinan masing-masing. Yang terpenting kita jangan
berpecah-belah hanya karena permasalahan ini dan saling menyalahkan.

Berikut kami sajikan fatwa tentang bolehnya imunisasi dan vaksin serta
menunjukkan bahwa semacam imunisasi sudah ada dalam syari’at. Atau
yang dikenal sekarang dengan imunisasi syari’at.

Ketika Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ditanya tentang hal ini,

ما هو الحكم في التداوي قبل وقوع الداء كالتطعيم؟

“Apakah hukum berobat dengan imunisasi sebelum tertimpa penyakit
seperti imunisasi?”

Beliau menjawab,

لا بأس بالتداوي إذا خشي وقوع الداء لوجود وباء أو أسباب أخرى يخشى من
وقوع الداء بسببها فلا بأس بتعاطي الدواء لدفع البلاء الذي يخشى منه لقول
النبي صلى الله عليه وسلم في الحديث الصحيح: «من تصبح بسبع تمرات من تمر
المدينة لم يضره سحر ولا سم (1) » وهذا من باب دفع البلاء قبل وقوعه
فهكذا إذا خشي من مرض وطعم ضد الوباء الواقع في البلد أو في أي مكان لا
بأس بذلك من باب الدفاع، كما يعالج المرض النازل، يعالج بالدواء المرض
الذي يخشى منه.

“La ba’sa (tidak masalah) berobat dengan cara seperti itu jika
dikhawatirkan tertimpa penyakit karena adanya wabah atau sebab-sebab
lainnya. Dan tidak masalah menggunakan obat untuk menolak atau
menghindari wabah yang dikhawatirkan. Hal ini berdasarkan sabda Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits shahih (yang
artinya),“Barangsiapa makan tujuh butir kurma Madinah pada pagi hari,
ia tidak akan terkena pengaruh buruk sihir atau racun”

Ini termasuk tindakan menghindari penyakit sebelum terjadi. Demikian
juga jika dikhawatirkan timbulnya suatu penyakit dan dilakukan
immunisasi untuk melawan penyakit yang muncul di suatu tempat atau di
mana saja, maka hal itu tidak masalah, karena hal itu termasuk
tindakan pencegahan. Sebagaimana penyakit yang datang diobati,
demikian juga penyakit yang dikhawatirkan kemunculannya.

[sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/238]

Majelis Ulama Eropa untuk Fatwa dan Penelitian telah memberikan
jawaban untuk masalah vaksin yang digunakan dalam vaksinasi anak
terhadap polio. Dalam masalah tersebut, Majelis Ulama Eropa memutuskan
dua hal:

Pertama:

Penggunaan obat semacam itu ada manfaatnya dari segi medis. Obat
semacam itu dapat melindungi anak dan mencegah mereka dari kelumpuhan
dengan izin Allah. Dan obat semacam ini (dari enzim babi) belum ada
gantinya hingga saat ini. Dengan menimbang hal ini, maka penggunaan
obat semacam itu dalam rangka berobat dan pencegahan dibolehkan. Hal
ini dengan alasan karena mencegah bahaya (penyakit) yang lebih parah
jika tidak mengkonsumsinya. Dalam bab fikih, masalah ini ada sisi
kelonggaran yaitu tidak mengapa menggunakan yang najis (jika memang
cairan tersebut dinilai najis). Namun sebenarnya cairan najis tersebut
telah mengalami istihlak (melebur) karena bercampur dengan zat suci
yang berjumlah banyak. Begitu pula masalah ini masuk dalam hal darurat
dan begitu primer yang dibutuhkan untuk menghilangkan bahaya. Dan di
antara tujuan syari’at adalah menggapai maslahat dan manfaat serta
menghilangkan mafsadat dan bahaya.

Kedua:

Majelis merekomendasikan pada para imam dan pejabat yang berwenang
hendaklah posisi mereka tidak bersikap keras dalam perkara ijtihadiyah
ini yang nampak ada maslahat bagi anak-anak kaum muslimin selama tidak
bertentangan dengan dalil yang definitif (qoth’i). [Disarikan dari
http://www.islamfeqh.com/Forums.aspx?g=posts&t=203]

Perlu diketahui juga bahwa di Saudi Arabia sendiri untuk pendaftaran
haji melalui hamlah (travel) diwajibkan bagi setiap penduduk asli
maupun pendatang untuk memenuhi syarat tath’im (vaksinasi) karena
banyaknya wabah yang tersebar saat haji nantinya. Syarat inilah yang
harus dipenuhi sebelum calon haji dari Saudi mendapatkan tashrih atau
izin berhaji yang keluar lima tahun sekali.

Jangan meyebarluaskan penolakan imunisasi

Merupakan tindakan yang kurang bijak bagi mereka yang menolak
imunisasi, menyebarkan keyakinan mereka secara luas di media-media,
memprovokasi agar menolak keras imunisasi dan vaksin, bahkan
menjelek-jelekkan pemerintah. Sehingga membuat keresahan dimasyarakat.
Karena bertentangan dengan pemerintah yang membuat dan mendukung
program imunisasi.

Hendaknya ia menerapkan penolakan secara sembunyi-sembunyi.
Sebagaimana kasus jika seseorang melihat hilal Ramadhan dengan jelas
dan sangat yakin, kemudian persaksiannya ditolak oleh pemerintah.
Pemerintah belum mengumumkan besok puasa, maka hendaknya ia puasa
sembunyi-sembunyi besok harinya dan jangan membuat keresahan di
masyarakat dengan mengumumkan dan menyebarluaskan persaksiannya akan
hilal, padahal sudah ditolak oleh pemerintah. Karena hal ini akan
membuat perpecahan dan keresahan di masyarakat.

Islam mengajarkan kita agar tidak langsung menyebarluaskan setiap
berita atau isu ke masyarakat secara umum. Hendaklah kita jangan mudah
termakan berita yang kurang jelas atau isu murahan kemudian ikut-kutan
menyebarkannya padahal ilmu kita terbatas mengenai hal tersebut.
Hendaklah kita menyerahkan kepada kepada ahli dan tokoh yang berwenang
untuk menindak lanjuti, meneliti, mengkaji, dan menelaah berita atau
isu tersebut. Kemudian merekalah yang lebih mengetahui dan
mempertimbangkan apakah berita ini perlu diekspos atau disembunyikan.

Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala,

وَإِذَا جَاءهُمÙ' Ø£ÙŽÙ…Ù'رٌ مِÙ'Ù†ÙŽ الأَمÙ'نِ أَوِ الÙ'خَوÙ'فِ أَذَاعُواÙ' بِهِ
ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙˆÙ' رَدُÙ'وهُ إِلَى الرَÙ'سُولِ وَإِلَى أُوÙ'لِي الأَمÙ'رِ مِنÙ'هُمÙ'
لَعَلِمَهُ الَÙ'ذِينَ يَسÙ'تَنبِطُونَهُ مِنÙ'هُمÙ' ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙˆÙ'لاَ فَضÙ'لُ اللÙ'هِ
عَلَيÙ'كُمÙ' وَرَحÙ'مَتُهُ لاَتَÙ'بَعÙ'تُمُ الشَÙ'ÙŠÙ'طَانَ إِلاَÙ' قَلِيلاً

“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan
ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka
menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah
orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat)
mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena
karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikuti setan,
kecuali sebagian kecil saja (di antaramu).” [An-Nisa: 83]

Syaikh Abdurrahman bin Nasir As-Sa’diy rahimahullah menafsirkan ayat ini,

هذا تأديب من الله لعباده عن فعلهم هذا غير اللائق. وأنه ينبغي لهم إذا
جاءهم أمر من الأمور المهمة والمصالح العامة ما يتعلق بالأمن وسرور
المؤمنين، أو بالخوف الذي فيه مصيبة عليهم أن يتثبتوا ولا يستعجلوا
بإشاعة ذلك الخبر، بل يردونه إلى الرسول وإلى أولي الأمر منهم، أهلِ
الرأي والعلم والنصح والعقل والرزانة، الذين يعرفون الأمور ويعرفون
المصالح وضدها. فإن رأوا في إذاعته مصلحة ونشاطا للمؤمنين وسرورا لهم
وتحرزا من أعدائهم فعلوا ذلك. وإن رأوا أنه ليس فيه مصلحة أو فيه مصلحة
ولكن مضرته تزيد على مصلحته، لم يذيعوه

“Ini adalah pengajaran dari Allah kepada Hamba-Nya bahwa perbuatan
mereka [menyebarkan berita tidak jelas] tidak selayaknya dilakukan.
Selayaknya jika datang kepada mereka suatu perkara yang penting,
perkara kemaslahatan umum yang berkaitan dengan keamanan dan
ketenangan kaum mukminin, atau berkaitan dengan ketakutan akan musibah
pada mereka, agar mencari kepastian dan tidak terburu-buru menyebarkan
berita tersebut. Bahkan mengembalikan perkara tersebut kepada
Rasulullah dan [pemerintah] yang berwenang mengurusi perkara tersebut
yaitu cendikiawan, ilmuwan, peneliti, penasehat, dan pembuat
kebijaksanan. Merekalah yang mengetahui berbagai perkara dan
mengetahui kemaslahatan dan kebalikannya. Jika mereka melihat bahwa
dengan menyebarkannya ada kemaslahatan, kegembiraan, dan kebahagiaan
bagi kaum mukminin serta menjaga dari musuh, maka mereka akan
menyebarkannya Dan jika mereka melihat tidak ada kemaslahatan
[menyebarkannya] atau ada kemaslahatan tetapi madharatnya lebih besar,
maka mereka tidak menyebarkannya. [Taisir Karimir Rahman hal. 170,
Daru Ibnu Hazm, Beirut, cetakan pertama, 1424 H]

Sebaiknya kita menyaring dulu berita yang sampai kepada kita dan tidak
semua berita yang kita dapat kemudian kita sampaikan semuanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَفَى بِالÙ'مَرÙ'ءِ كَذِبًا Ø£ÙŽÙ†Ù' يُحَدِÙ'Ø«ÙŽ بِكُلِÙ' مَا سَمِعَ

“Cukuplah sebagai bukti kedustaan seseorang bila ia menceritakan
segala hal yang ia dengar.” [HR. Muslim]

Demikianlah semoga kelegaan ini bisa juga membuat kaum muslimin yang
juga sebelumnya berada di dalam kebingungan juga bisa menjadi lega.

Kami sangat berharap adanya masukan, kritik dan saran kepada kami
mengenai hal ini. Jika ada informasi yang tegas dari pemerintah
tentang wajibnya imunisasi secara mutlak, kami mohon diberitahukan.

Pendapat kami pribadi mengenai imunisasi dan vaksin

Hati kami merasa lebih tentram dengan condong ke arah pihak yang pro.
Wallahu ‘alam. Kami memang memiliki latar belakang pendidikan
kedokteran, sehingga mungkin ada yang mengira kami terpengaruh oleh
ilmu kami sehingga mendukung imunisasi dan vaksinasi. Akan tetapi,
justru karena kami memiliki latar belakang tersebut, kami bisa
menelaah lebih dalam lagi dan mencari fakta-fakta yang kami rasa lebih
menentramkan hati kami. Berikut kami berusaha menjabarkannya dan
menjawab apa yang menjadi alasan mereka menolak imunisasi.

Vaksin haram?

Ini yang cukup meresahkan karena sebagian besar masyarakat Indonesia
adalah muslim. Namun mari kita kaji, kita ambil contoh vaksin polio
atau vaksin meningitis yang produksinya menggunakan enzim tripsin dari
serum babi. Belakangan ini menjadi buah bibir karena cukup meresahkan
jama’ah haji yang diwajibkan pemerintah Arab Saudi vaksin, karena
mereka tidak ingin terkena atau ada yang membawa penyakit tersebut ke
jama’ah haji di Mekkah.

Banyak penjelasan dari berbagai pihak, salah satunya dari Drs.
Iskandar, Apt., MM, -Direktur Perencanaan dan pengembangan PT. Bio
Farma (salah satu perusahaan pembuat vaksin di Indonesia)- yang
mengatakan bahwa enzim tripsin babi masih digunakan dalam pembuatan
vaksin, khususnya vaksin polio (IPV). Beliau mengatakan,

“Air PAM dibuat dari air sungai yang mengandung berbagai macam kotoran
dan najis, namun menjadi bersih dan halal stetalh diproses”. Beliau
juga mengatakan, “Dalam proses pembuatan vaksin, enzim tripsin babi
hanya dipakai sebagai enzim proteolitik [enzim yang digunakan sebagai
katalisator pemisah sel/protein]. Pada hasil akhirnya [vaksin], enzim
tripsin yang merupakan unsur turunan dari pankreas babi ini tidak
terdeteksi lagi. Enzim ini akan mengalami proses pencucian, pemurnian
dan penyaringan.” [sumber:
http://www.scribd.com/doc/62963410/WHO-Batasi-Penggunaan-Babi-Untuk-Pembuatan-Vaksin]

Jika ini benar, maka tidak bisa kita katakan bahwa vaksin ini haram,
karena minimal bisa kita kiaskan dengan binatang jallalah, yaitu
binatang yang biasa memakan barang-barang najis. Binatang ini
bercampur dengan najis yang haram dimakan, sehingga perlu dikarantina
kemudian diberi makanan yang suci dalam beberapa hari agar halal
dikonsumsi. Sebagian ulama berpendapat minimal tiga hari dan ada juga
yang berpendapat sampai aroma, rasa dan warna najisnya hilang.

Imam Abdurrazaq As-Shan’ani rahimahullah meriwayatkan,

عَنِ ابÙ'نِ عُمَرَ Ø£ÙŽÙ†ÙŽÙ'هُ كَانَ ÙŠÙŽØ­Ù'بِسُ الدَÙ'جَاجَةَ ثَلَاثَةً إِذَا
أَرَادَ Ø£ÙŽÙ†Ù' ÙŠÙŽØ£Ù'كُلَ بَيÙ'ضَهَا

”Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya beliau mengurung
[mengkarantina] ayam yang biasa makan barang najis selama tiga hari
jika beliau ingin memakan telurnya.” [Mushannaf Abdurrazaq no. 8717]

Kalau saja binatang yang jelas-jelas bersatu langsung dengan najis
-karena makanannya kelak akan menjadi darah dan daging- saja bisa
dimakan, maka jika hanya sebagai katalisator sebagaimana penjelasan di
atas serta tidak dimakan, lebih layak lagi untuk dipergunakan atau
minimal sama.

Perubahan benda najis atau haram menjadi suci

Kemudian ada istilah [استحالة] “istihalah” yaitu perubahan benda najis
atau haram menjadi benda yang suci yang telah berubah sifat dan
namanya. Contohnya adalah jika kulit bangkai yang najis dan haram
disamak, maka bisa menjadi suci atau jika khamr menjadi cuka
-misalnya dengan penyulingan- maka menjadi suci. Pada enzim babi
vaksin tersebut telah berubah nama dan sifatnya atau bahkan hanya
sebagai katalisator pemisah, maka yang menjadi patokan adalah sifat
benda tersebut sekarang.

Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah rahimahullah menjelaskan masalah istihalah,

وَاَللَÙ'هُ â€" تَعَالَى â€" يُخÙ'رِجُ الطَÙ'يِÙ'بَ مِنÙ' الÙ'خَبِيثِ
وَالÙ'خَبِيثَ مِنÙ' الطَÙ'يِÙ'بِ، وَلَا عِبÙ'رَةَ بِالÙ'أَصÙ'لِ، بَلÙ'
بِوَصÙ'فِ الشَÙ'ÙŠÙ'ءِ فِي نَفÙ'سِهِ، وَمِنÙ' الÙ'مُمÙ'تَنِعِ بَقَاءُ حُكÙ'مِ
الÙ'خُبÙ'ثِ وَقَدÙ' زَالَ اسÙ'مُهُ وَوَصÙ'فُهُ،

“Dan Allah Ta’ala mengeluarkan benda yang suci dari benda yang najis
dan mengeluarkan benda yang najis dari benda yang suci. Patokan bukan
pada benda asalnya, tetapi pada sifatnya yang terkandung pada benda
tersebut [saat itu]. Dan tidak boleh menetapkan hukum najis jika telah
hilang sifat dan berganti namanya.” [I’lamul muwaqqin ‘an rabbil
‘alamin 1/298, Darul Kutub Al-‘Ilmiyah, Beirut, Cetakan pertama, 1411
H, Asy-Syamilah]

Percampuran benda najis atau haram dengan benda suci

Kemudian juga ada istilah [استحلاك] “istihlak” yaitu bercampurnya
benda najis atau haram pada benda yang suci sehingga mengalahkan sifat
najisnya , baik rasa, warna, dan baunya. Misalnya hanya beberapa tetes
khamr pada air yang sangat banyak. Maka tidak membuat haram air
tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَÙ' اَلÙ'مَاءَ طَهُورٌ لَا يُنَجِÙ'سُهُ Ø´ÙŽÙŠÙ'Ø¡ÙŒ

“Air itu suci, tidak ada yang menajiskannya sesuatu pun.” [Bulughul
Maram, Bab miyah no.2, dari Abu Sa’id Al-Khudriy]

كَانَ اَلÙ'مَاءَ قُلَÙ'تَيÙ'نِ Ù„ÙŽÙ…Ù' ÙŠÙŽØ­Ù'مِلÙ' اَلÙ'خَبَثَ â€" وَفِي لَفÙ'ظٍ: â€"
Ù„ÙŽÙ…Ù' ÙŠÙŽÙ†Ù'جُسÙ'

“Jika air mencapai dua qullah tidak mengandung najis”, di riwayat
lain, “tidak najis” [Bulughul Maram, Bab miyah no.5, dari Abdullah bin
Umar]

Maka enzim babi vaksin yang hanya sekedar katalisator yang sudah
hilang melalui proses pencucian, pemurnian, dan penyulingan sudah
minimal terkalahkan sifatnya.

Jika kita memilih vaksin adalah haram

Berdasarkan fatwa MUI bahwa vaksin haram tetapi boleh digunakan jika
darurat. Bisa dilihat di berbagai sumber salah satunya cuplikan
wawancara antara Hidayatullah dan KH. Ma’ruf Amin selaku Ketua Komisi
Fatwa MUI [halaman 23], sumber:

http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/wawancara-dengan-mui-vaksin-haram-tapi-boleh-karena-darurat/

Berobat dengan yang haram

Jika kita masih berkeyakinan bahwa vaksin haram, mari kita kaji lebih
lanjut. Bahwa ada kaidah fiqhiyah,

الضرورة تبيح المحظورات

“Darurat itu membolehkan suatu yang dilarang”

Kaidah ini dengan syarat:

1. Tidak ada pengganti lainnya yang mubah.

2. Digunakan sekadar mencukupi saja untuk memenuhi kebutuhan.

Inilah landasan yang digunakan MUI, jika kita kaji sesuai dengan syarat:

1. Saat itu belum ada pengganti vaksin lainnya

Adapun yang berdalil bahwa bisa diganti dengan jamu, habbatussauda,
atau madu [bukan berarti kami merendahkan pengobatan nabi dan
tradisional], maka kita jawab bahwa itu adalah pengobatan yang
bersifat umum dan tidak spesifik. Sebagaimana jika kita mengobati
virus tertentu, maka secara teori bisa sembuh dengan meningkatkan daya
tahan tubuh, akan tetapi bisa sangat lama dan banyak faktor, bisa saja
dia mati sebelum daya tahan tubuh meningkat. Apalagi untuk jamaah
haji, syarat satu-satunya adalah vaksin.

2. Enzim babi pada vaksin hanya sebagai katalisator, sekedar penggunaannya saja.

Jika ada yang berdalil dengan,

إن الله خلق الداء والدواء، فتداووا، ولا تتداووا بحرام

”Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan obatnya. Maka
berobatlah, dan jangan berobat dengan sesuatu yang haram.” [HR.
Thabrani. Dinilai hasan oleh Syaikh Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah
no. 1633]

Maka, pendapat terkuat bahwa pada pada asalnya tidak boleh berobat
dengan benda-benda haram kecuali dalam kondisi darurat, dengan syarat:

Penyakit tersebut adalah penyakit yang harus diobati.
Benar-benar yakin bahwa obat ini sangat bermanfaat pada penyakit tersebut.
Tidak ada pengganti lainnya yang mubah.

Berlandaskan pada kaidah fiqhiyah,

إذا تعارض ضرران دفع أخفهما.

”Jika ada dua mudharat (bahaya) saling berhadapan maka diambil yang
paling ringan.“

Dan Maha Benar Allah yang memang menciptakan penyakit namun pasti ada
obatnya. Kalau tidak ada obatnya sekarang, maka hanya karena manusia
belum menemukannya. Terbukti baru-baru ini telah ditemukan vaksin
meningitis yang halal, dan MUI mengakuinya.

Bisa dilihat pernyataan berikut,

“Majelis Ulama Indonesia menerbitkan sertifikat halal untuk vaksin
meningitis produksi Novartis Vaccines and Diagnostics Srl dari Italia
dan Zhejiang Tianyuan Bio-Pharmaceutical asal China. Dengan terbitnya
sertifikat halal, fatwa yang membolehkan penggunaan vaksin meningitis
terpapar zat mengandung unsur babi karena belum ada vaksin yang halal
menjadi tak berlaku lagi.”

”Titik kritis keharaman vaksin ini terletak pada media pertumbuhannya
yang kemungkinan bersentuhan dengan bahan yang berasal dari babi atau
yang terkontaminasi dengan produk yang tercemar dengan najis babi,”
kata Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di Jakarta, Selasa (20/7).

Sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/21/03395385/Tersedia.Vaksin.Meningitis.Halal

Semoga kelak akan ditemukan vaksin lain yang halal misalnya vaksin
polio, sebagaimana usaha WHO juga mengupayakan hal tersebut. WHO yang
dituduh sebagai antek-antek negara barat dan Yahudi, padahal tuduhan
ini tanpa bukti dan hanya berdasar paranoid terhadap dunia barat.
Berikut penyataannya,

“Menurut Neni [peneliti senior PT. Bio Farma], risiko penggunaan unsur
binatang dalam pembuatan vaksin sebenarnya tidak hanya menyangut halal
atau haram. Bagi negara non-muslim sekalipun, penggunaan unsur
binatang mulai dibatasi karena berisiko memicu transmisi penyakit dari
binatang ke manusia”.

“WHO mulai membatasi, karena ada risiko transmisi dan itu sangat
berbahaya. Misalnya penggunaan serum sapi bisa menularkan madcow (sapi
gila),” ungkap Neni dalam jumpa pers Forum Riset Vaksin Nasional 2011
di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2011)

[sumber: http://www.scribd.com/doc/62963410/WHO-Batasi-Penggunaan-Babi-Untuk-Pembuatan-Vaksin]

Fatwa MUI pun tidak selamat, tetap saja dituduh ada konspirasi di
balik itu. Maka kami tanyakan kepada mereka,

“Apakah mereka bisa memberikan solusi, bagaimana supaya jama’ah haji
Indonesia bisa naik haji, karena pemerintah Saudi mempersyaratkan
harus vaksin meningitis jika ingin berhaji. Hendaklah kita berjiwa
besar, jangan hanya bisa mengomentari dan mengkritik tetapi tidak bisa
memberikan jalan keluar.”

Agama Islam adalah agama yang mudah dan tidak kaku, Allah tidak
menghendaki kesulitan kepada hambanya. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا جَعَلَ عَلَيÙ'كُمÙ' فِي الدِÙ'ينِ مِنÙ' حَرَجٍ

“Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu
kesempitan.” [Al-Hajj: 78]

Jika masih saja tidak boleh dan haram bagaimanapun juga kondisinya

Jika masih berkeyakinan bahwa vaksin itu omong kosong, haram dan tidak
berguna, maka ketahuilah, vaksin inilah yang memberikan kekuatan
psikologis kepada kami para tenaga kesehatan untuk bisa menolong dan
mengobati masyarakat umum. Jika kami -tenaga kesehatan- tidak
melakukan vaksinasi hepatitis B, seandainya mereka yang kontra
vaksinasi terkena hepatitis B dan perlu disuntik atau dioperasi, maka
saya atau pun tenaga medis lainnya akan berpikir dua kali untuk
melakukan operasi jika mereka belum divaksin hepatitis B. Maka hati
kami akan gusar dalam menjalankan tugas kami, kita tidak tahu jika ada
pasien yang luka, berdarah, lalu kita bersihkan lukanya, kemudian
ternyata diketahui bahwa dia berpenyakis hepatitis B. Karena keyakinan
sudah divaksinasi hepatitis B, maka hal itu membuat kami bisa
menjalaninya.

Begitu juga jika istri mereka hendak melahirkan dan terkena hepatitis
B, bidan yang membantu mereka akan berpikir dua kali untuk membantu
persalinan jika dia belum vaksin hepatitis B. Karena hepatitis B
termasuk penyakit kronis dengan prognosis buruk, belum ditemukan
dengan pasti obatnya.

Benarkah konspirasi dan akal-akalan Barat dan Yahudi?

Untuk memastikan hal ini perlu penelitian dan fakta yang jelas, dan
sampai sekarang belum ada bukti yang kuat mengenai hal ini. Walapun
mereka kafir tetapi Islam mengajarkan tidak boleh dzalim tehadap
mereka, dengan menuduh tanpa bukti dan berdasar paranoid selama ini.
Begitu juga WHO sebagai antek-anteknya.

Malah yang ada adalah bukti-bukti bahwa tidak ada konspirasi dalam hal
ini, berikut kami bawakan beberapa di antaranya:

1. Pro-kontra imunisasi dan vaksin tidak hanya berada di Negara Islam
dan Negara berkembang saja, tetapi dinegara-negara barat dan Negara
non-Islam lainnya seperti di Filipina dan Australia

Sumber: http://www.metrotvnews.com/ekonomi/news/2011/07/28/59298/Kelompok-Antivaksin-tak-Hanya-Ada-di-Indonesia

Pro-kontra imunisasi sudah ada sejak Pasteur mengenalkan imunisasi
rabies, sampai keputusan imunisasi demam tifoid semasa perang Boer.
Demikian juga penentang imunisasi cacar di Inggris sampai membawanya
di parlemen Inggris. Para Ibu di Jepang dan Inggris menolak imunisasi
DPT karena menyebabkan reaksi panas (demam). [Pedoman Imunisasi di
Indonesia hal. 361]

2. Amerika melakukan imunisasi bagi pasukan perang mereka. Ini
menjawab tuduhan bahwa imuniasi hanya untuk membodohi Negara muslim
dan sudah tidak populer di Negara barat, bahkan mereka mengeluarkan
jurnal penelitian resmi untuk meyakinkan dan menjawab pihak kontra
imunisasi. Salah satunya adalah jurnal berjudul, “Immunization to
Protect the US Armed Forces: Heritage, Current Practice, and
Prospects” Sangat lucu jika mereka mau bunuh diri dengan melemahkan
dan membodohi pasukan perang mereka dengan imunisasi.

Jurnal tersebut bisa di akses di:
http://epirev.oxfordjournals.org/content/28/1/3.full
3. WHO juga sedang meneliti pengembangan imunisasi tanpa menggunakan
unsur binatang sebagaimana kita jelaskan sebelumnya.

Uang dibalik imunisasi?

Jika memang ada bisnis uang orang-orang Yahudi di balik imunisasi,
maka ini perlu ditinjau lagi, karena Indonesia sudah memproduksinya
sendiri, misalnya PT. Bio Farma. Jika memang mereka ingin memeras
negara muslim, mengapa mereka tidak monopoli saja, tidak memberikan
teknologinya kepada siapa pun.

Imunisasi tidak menjamin 100%

Tidak ada yang obat yang bisa menjamin 100% kesembuhan dan menjamin
100% pencegahan. Semua tergantung banyak faktor, salah satunya adalah
daya tahan tubuh kita. Begitu juga dengan imunisasi, sehingga beberapa
orang mempertanyakan imunisasi hanya karena beberapa kasus penyakit
campak, padahal penderita sudah diimunisasi campak.

Semua obat pasti ada efek sampingnya

Bahkan madu, habbatussauda, dan bekam juga ada efek sampingnya, hanya
saja kita bisa menghilangkan atau meminimalkannya jika sesuai aturan.
Begitu juga dengan imunisasi yang dikenal dengan istilah KIPI
[Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi]. Misalnya, sedikit demam, dan ini
semua sudah dijelaskan dan ada penanganannya.

Anak yang tidak imunisasi lebih sehat?

Ada pengakuan bahwa anaknya yang tidak diimunisasi lebih sehat dan
pintar dari yang diimunisasi. Maka kita jawab, bisa jadi itu karena
faktor-faktor lain yang tidak terkait dengan imunisasi, dan perlu
dibuktikan. Banyak orang-orang miskin dan kumuh anaknya lebih sehat
dan lebih pintar dibandingkan mereka yang kaya dan pola hidupnya
sehat. Apakah kita akan mengatakan, jadi orang miskin saja supaya
lebih sehat? Kita tahu sebagian besar anak Indonesia diimunisasi dan
lihatlah mereka semuanya banyak yang pintar-pintar dan menjuarai
berbagai olimpiade tingkat internasional. Apakah kita kemudian akan
mengatakan, ikut imunisasi saja supaya bisa menjuarai olimpiade
tingkat internasional? Sehingga, jangan karena satu dua kasus,
kemudian kita menyamakannya pada semua kasus.

Penelitian tentang kegagalan imunisasi dan vaksin yang setengah-setengah

Umumnya penelitian-penelitian ini adalah penelitian tahun lama yang
kurang bisa dipercaya, mereka belum memahami benar teori imunologi
yang terus berkembang. Kemudian tahun 2000-an muncul kembali yaitu
peneliti Wakefield dan Montgomerry yang mengajukan laporan penelitian
adanya hubungan vaksin MMR dengan autism pada anak. Ternyata
penelitian ini tidak menggunakan paradigm epidemiologik, tetapi
paradigma imunologi atau biomolekuler yang belum memberikan bukti
shahih. Bukti juga masih sepotong-potong. Baik pengadilan London
maupun redaksi majalah yang memuat tulisan ini akhirnya menyesal dan
menyatakan bukti yang diajukan lemah dan kabur. [Pedoman Imunisasi di
Indonesia hal 366-367]

Keberhasilan vaksin memusnahkan cacar [smallpox] di bumi

Bukan cacar air [varicella] yang kami maksud, tetapi cacar smallpox.
Yang sebelumnya mewabah di berbagai negara dan sekarang hampir semua
negara menyatakan negaranya sudah tidak ada lagi penyakit ini.

“Following their jubilant announcement in 1980 that smallpox had
finally been eradicated from the world, the World Health Organization
lobbied for the numbers of laboratories holding samples of the virus
to be reduced. In 1984 it was agreed that smallpox be kept in only two
WHO approved laboratories, in Russia and America”

“Setelah pengumuman gembira mereka pada tahun 1980 bahwa cacar
akhirnya telah diberantas dari bumi, WHO melobi agar jumlah
laboratorium yang memegang sampel virus bisa dikurangi. Pada tahun
1984, disepakati bahwa (virus) cacar hanya disimpan di dua
laboratorium yang disetujui WHO, yaitu di Rusia dan Amerika.”

Sumber: http://www.bbc.co.uk/history/british/empire_seapower/smallpox_01.shtml

Lihat bagaimana dua negara adidaya saat itu yang saling berperang
berusaha mendapatkan ilmu ini dengan menyimpan bibit penyakit
tersebut. Jika ini hanya main-main dan bohong belaka, mengapa harus
diperebutkan oleh banyak negara dan akhirnya dibatasi dua Negara saja.
Lihat juga karena vaksinlah yang menyelamatkan dunia dari wabah saat
itu, dengan izin Allah Ta’ala.

Dukung Imunisasi Polio Pemerintah

Kita tidak boleh memaksa, kita hanya bisa mengarahkan. Sama dengan
wabah cacar, maka polio juga menjadi sasaran pemusnahan di muka bumi.
Oleh karena itu, semua orang harus ikut serta sehingga virus polio
bisa musnah di muka bumi ini. Jika ada beberapa orang saja yang masih
membawa virus ini kemudian menyebar, maka program ini akan gagal. Di
Indonesia pemerintah mencanangkannya dengan “Indonesia Bebas Polio”.
Mengingat penyakit in sangat berbahaya dengan kemunculan gejala yang
cepat.

Mungkin kita harus belajar dari kasus yang terjadi di Belanda. Di
sana, ada daerah-daerah yang karena faktor religius, mereka menolak
untuk divaksin, biasa disebut “Bible Belt”, mereka tersebar di
beberapa daerah di Belanda. Akibatnya, terjadi outbreak (wabah) virus
Measles antara tahun 1999-2000 dengan lebih dari 3000 kasus virus
Measles dan setelah diteliti ternyata terjadi di daerah-daerah yang
didominasi oleh orang-orang Bible Belt. Padahal kita tahu, sejak
vaksin Measles berhasil ditemukan tahun 1965-an [sekarang vaksin MMR
(Measles, Mumps, Rubella)], kasus Measles sudah hampir tidak ada lagi.

Maka ini menjadi pelajaran bagi kita, ketika daya tahan tubuh kita
tidak memiliki pertahanan tubuh spesifik untuk virus tertentu, bisa
jadi kita terjangkit virus tersebut dan menularkannya kepada orang
lain bahkan bisa jadi menjadi wabah. Karena bisa jadi, untuk
membangkitkan daya tahan spesifik terhadap serangan virus tertentu
yang berbahaya, sistem imunitas kita kalah cepat dengan serangan
virusnya, sehingga bisa barakibat fatal. Dan inilah yang sebenarnya
bisa dicegah dengan imunisasi. Itulah mengapa pemerintah sangat ingin
agar imunisasi bisa mencakup hampir 100% anak, agar setiap orang
mempunyai daya tahan tubuh spesifik terhadap virus tersebut. [dua
paragraf di atas adalah tambahan dari editor, Jazahumullahu khair atas
tambahan ilmunya]

Keberhasilan teori dimana teori tersebut menjadi dasar teori imunisasi

Imunisasi dibangun di atas teori sistem imunitas (sistem pertahanan
tubuh) dengan istilah-itilah yang mungkin pernah didengar seperti
antibodi, immunoglubulin, sel-B, sel-T, antigen, dan lain-lain. Teori
inilah yang melandasi ilmu kedokteran barat yang saat ini digunakan
oleh sebagian besar masyarakat dunia. Dan sudah terbukti.

Bagaimanakah sebuah obat penekan sistem imunitas bekerja seperti
kortikosteroid, bagaimana obat-obat yang mampu meningkatkan sistem
imun. Bahkan habbatussauda pun diteliti dan sudah ada jurnal kedoktean
resmi yang menyatakan bahwa habbatussauda dapat meningkatkan sistem
imun. Semua dibangun di atas teori ini. Dan masih banyak lagi,
misalnya vaksin bisa ular. Bagaimana seorang yang digigit ular
berbisa kemudian bisa selamat dengan perantaraan vaksin ini. Vaksin
tetanus, rabies, dan lain-lainnya

Demikian yang dapat kami jabarkan, kami tidak memaksa harus mendukung
imunisasi. Tetapi silahkan para pembaca yang menilai sendiri. Yang
terpenting adalah kami telah menyampaikan cara menyikapi pro dan
kontra imunisasi. Kami juga tetap berkeyakinan bahwa pengobatan nabawi
adalah yang terbaik, seperti madu, habbatussauda, dan lain-lain.
Sehingga jangan ditinggalkan hanya karena sudah diimunisasi.

Semoga bermanfaat bagi kaum muslimin. Kami terbuka untuk berdiskusi
karena belum tentu kami yang benar. Kebenaran hanya milik Allah Ta’ala
semata.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu
‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Disempurnakan di Lombok, pulau seribu masjid

22 Syawwal 1432 H, Bertepatan 21 September 2011

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Semoga Allah meluruskan niat kami dalam menulis.

Muraja’ah:

1. Ustadz Aris Munandar, SS. MA.

Guru agama kami, kami banyak mengambil ilmu agama dari beliau

2. Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, ST.

Senior dan guru bahasa Arab kami, sering membimbing dan menyemangati
kami dalam menuntut ilmu agama, beliau adalah mahasiswa Jami’ah Malik
Su’ud Riyadh KSA (Master of Chemical Engineering), rutin mengikuti
kajian harian Syaikh Sholeh Al Fauzan dan kajian pekanan Syaikh Sa’ad
Asy Syatsri.

Editor medis: dr. Muhammad Saifudin Hakim

seorang penulis buku, dosen di Fak. Kedokteran UGM, kakak tingkat kami
di Fakultas Kedokteran UGM

sedang menempuh S2 Research Master of Infection and Immunity

di Erasmus University Medical Centre Rotterdam, Netherlands

Semoga Allah menjaganya di sana dan pulang ke Indonesia dengan Ilmu yang dibawa.

Artikel www.muslim.or.id

1g.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "Ida Rifai" riffatriffan@gmail.com   farida_indriyani

Mon Dec 19, 2011 4:58 am (PST)



Pak'e Ghz sptnya udah merangkum disini mba.

http://iluvimunisasi.wordpress.com

Ida
Mama 2R

1h.

Re: Bahaya vaksin

Posted by: "purnamawati.spak@cbn.net.id" purnamawati.spak@cbn.net.id

Mon Dec 19, 2011 5:02 am (PST)



Dear Iin

Coba bikin agenda
Minggu ini belajar diphteria
Nah browsing CDC, baca deh
Jadi tahu difteri tuh apa
Gejalanya apa
Komplikasi nya apa
Angka kematiannya tinggi, kenapa

Nah setelah itu
Minggu depannya belajar tetanus

Minggu depannya (mg ke 3) baca pertusis

Minggu ke4, baca vaksinnya yaitu vaksin DPT

Kalau sudah baca bisa menimbang
Mana informasi yabg ilmiah dan obyektif

Jadi ilmunya kuat, gak sepotong sepotong
Kalau fondasinya kuat, insya Allah gak mudah goyah oleh angin

Selamat belajar ya

Wati
Semoga semua anak indonesia punya akses imunisasi sehingga terlindungi dari penyakit berat
Patient Safety, first

2a.

Re: [ask] anak demam >72 jam

Posted by: "Hilda" hilda.iriany@gmail.com   h_iriany

Mon Dec 19, 2011 4:28 am (PST)



Waktu aku tinggal kerja, mbaknya bilang anakku sempat kejang,lemes..Panik pasti..tapi aku langsung bangunin anakku..kuberi susu, kasi jus.

--- ini kejadiannya kapan ya? Ada kronologis waktunya?

-hilda-

2b.

Re: [ask] anak demam >72 jam

Posted by: "'Ita' Elisabeth Dianita" ita.sehat@gmail.com

Mon Dec 19, 2011 4:37 am (PST)



Mbak Putri:
menurut saya, Qanit terkena CC tapi mengingat panasnya yang sudah lebih dari 72 jam, apakah saya harus ke dokter (cek lab) ?

Saya:
Mbak Putri, ingin menguatkan yang lain, observasi demam 72 jam itu efektif jika tanpa gejala lain yg menyertai. Kalau kasusnya Qanit, berarti sudah ada gejala lain yg menyertai yaitu pilek. Berarti penyebab demamnya adalah virus. Berarti Mbak tinggal terusin aja HT nya. Sudah tahu kan mbak tata laksananya..?
Semoga Qanit segera membaik ya..


salam sehat,
Ita (Ibuke Saka & Ambar)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
3.1.

Re: Sharing expektasi thd obat batuk

Posted by: "Pamelia Yulianto" hidupsehat.pam@gmail.com   pamelia_yulianto

Mon Dec 19, 2011 4:36 am (PST)



Hahahahaha pd br tau ya fg troches tnyata AB.. Gile abis enak, berasa makan permen p*lo, tul ga.. Kl lemocyn, hiii itu kegemaranku wkt mungil *wedewww*

Bahaya bgt ya kl obat rasanya enak :( apalagi kl ga tau itu tuh obat.. Jd inget bbrp bln lalu wkt leon cacar n demam tinggi n gelisah, dikash t*mpra, eh besoknya mnta lg, nunjuk ke kotak obat, idihhh.. Ga bs blg "obat, pait!!" Lah dia tau itu rasa anggur n enak, ih...

@mb siska: hv a good evening too hehehe

- p a m e l i a -
"No Labelling, Stop Judging, Start Supporting"

Powered by my children's existance

3.2.

Re: Sharing expektasi thd obat batuk

Posted by: "Mutiara Santoso" mutiara.santoso@yahoo.co.id   mutiara.santoso

Mon Dec 19, 2011 6:58 am (PST)



Duh sama mbak Pam,
Ke-4 anak ku ‎​Ϟƍƍαќ ada yg susah minum obat (baca: puyer). Jd dulu sblm kenal milis ini anak ku langganan puyer *tutupmuka
Sampai2 anak ku yg no.2 kmrn kena hordeolum bilang "Bunda jahat ih, anak sakit kok ‎​Ϟƍƍαќ diobati"... Haduh aku ‎​Ϟƍƍαќ bisa marah krn dia obat minded. Lha wktu adiknya si Miracle anget karena BATPIL, sang nenek dah sibuk nyari komix kids dan Amoxicilin 500mg dipatahin jd 4 dan digerus buat Miracle. Untung aku buru2 angkat tu bocah aku rendem pdhl baru 37.1dercel *tepokjidat
PR ku sekarng bikin RUM dirisendiri dan keluarga.

Maaf OOT jgn disemprit Mod's

*ternyata banyak yg kita belum tahu

Belajar lagi yuuuukkkk

Salam
-Mutiara-Bundane Raf,Rif,Deo n Miracle@MiracleIvy
4.

Bayi 4 bulaN & batita 28 bulaN belekaÑ

Posted by: "ndank.ui@gmail.com" ndank.ui@gmail.com   ndank_ui

Mon Dec 19, 2011 5:17 am (PST)



Dear sp n dokter.

Mau taNya, anak pertama saya sakit mata belekan ijo baNyak baNget. Tiap saat harus di lap. Kalo ga, bakalaN Nutupin mata. Nah adeknya 4 bulaN ketularan juga. Udah semiNggu blm sembuh2 juga. Apa yg harus saya lakukaN yah? Sejauh ini blm saya kasi obat apapun. TamnbahaN info mataNya ga merah. Perlukah dinbawa ke dokter? Kira2 peNyebabNya apa yah? Kalo mau browsiNg pake key word apa?
Satu lagi kalo anak seriNg meNgeluh sakit nperut di siaNg hari, n lemes samnbil tiduran, lagi ga diare juga,,, kira2 kenapa yah? Perlukah diperiksakaN ke dokter? MuNgkiNkah cacingaN?

Thx atas jawabaNNya ya semua,,,,,


NdaNk
Maaf huruf N hp saya lg errorr....
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
5a.

Hoax kah?

Posted by: "dewijagoan@yahoo.co.id" dewijagoan@yahoo.co.id   dewijagoan

Mon Dec 19, 2011 5:29 am (PST)



‎​Sekedar Sharing Demi Kebaikan Kita Semua

Untuk menghindari Kista dirahim!!! Sharing untuk para wanita (Bila pria yg terima tolong di teruskan ke wanita? di sekitar anda):

"Jangan Minum air Es,air soda,dan kelapa Saat Haid".
"Jangan keramas karena pori" kepala sedang terbuka pd saat haid krn bz bs menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala) "sangat berbahaya" efek ni bs d rasakan saat muda n saat tua"
"Tubuh tdk boleh terbentur, terjatuh n terpukul oleh benda keras terutama bagian perut karena bz menyebabkan muntah darah, rahim bz terluka "
Riset membuktikan, minum es saat haid bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim, setelah 5-10 thn dapat menyebabkan "KISTA & KANKER RAHIM".

Tolong info ini disebarkan ke banyak wanita baik istri, anak putri kita, maupun teman wanita, ini menunjukkan bahwa kita peduli sama mereka.


Powered by Telkomsel BlackBerry®
5b.

Re: Hoax kah?

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Mon Dec 19, 2011 5:38 am (PST)



Hoax

Cheers, Inta-sol
@Intamardwityo
terkirim dari henponkuh

6.

Re: Hoax kah? HOAX, closed

Posted by: "alifah.davida@gmail.com" alifah.davida@gmail.com   alifah_davida

Mon Dec 19, 2011 5:48 am (PST)





Regards,
-Alifah-
Challenge yourself, being smart never hurts

7a.

Mohon penjelasan istilah mailis

Posted by: "andriyani_hrd@yahoo.com" andriyani_hrd@yahoo.com   andriyani_hrd

Mon Dec 19, 2011 6:38 am (PST)



Hi semua,
Saya anggota pasif di mailis ini. Biasa jadi pendengar yg baik aja. Sudah 1 bln ini sy ngikutin thread di sini. Banyak yg sy pelajari. Tp sy suka agak bingung dgn singkatan2 disini. Seperti RUM, AB, ISPA, EBM dll.

Sori kalo pertanyaannya sepele. Maklum sy jarang ikut mailis.

Trims yah
best regards, niken andriyani

7b.

Re: Mohon penjelasan istilah mailis

Posted by: "piep71@ymail.com" piep71@ymail.com

Mon Dec 19, 2011 6:41 am (PST)




Hai mba niken,
Soal singkatan pas awal kita joint dikasih kok coba dibuka2 lg n baca lengkap, tp ini ada kubantu ya:
Daftar Singkatan Yang Lazim digunakan di milis SEHAT :
SP = smart parents
RUD = rational use of drugs
AB = antibiotik
ASI = air susu ibu
MPASI = makanan pendamping ASI
PESAT = paket edukasi orang tua sehat
EBM = Evidence Based Medicine
OOT = Out Of Topic
SOL = Sorry Onliner
IRUD = Irrational Use of  Drugs
IRUM = Irrational Use of Medicine         
ISK = Infeksi Saluran Kemih         
KLASI = Kelas ASI
KOMBO = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa 1 suntikan Obat sdh menjadi satu dari pabriknya   
OAT = Obat Anti TBC         
OMA = Otis Media Akut         
OME = Otis Media Effisen         
RUD = Rational Use of  Drugs         
RUM = Rational Use of Medicine         
SIMULTAN = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa kali suntikan dalam 1 kunjungan          
YOP = Yayasan Orang Tua Peduli
Sayur = Say No To Puyer
Santos = Say No To Smoking
CMIIW = Correct Me If I知 Wrong
Daftar Singkatan & Istilah Komunikasi di Internet (Email,Chat):
AAMOF - As A Matter Of Fact
AFAIK - As Far As I Know
AFAIC - As Far As I'm Concerned
AFAICT - As Far As I Can Tell
AFK - Away From Keyboard
ASAP - As Soon As Possible
ASL - Age, Sex, LocationS
BAK - Back At Keyboard
BBL - Be Back Later
BITMT - But In The Meantime
BOT - Back On Topic
BRB - Be Right Back
BTW - By the way
C4N - Ciao For Now
CMIIW - Correct Me If I'm Wrong
CRS - Can't Remember "Stuff"
CU - See You
CUL(8R) - See You Later
CWOT - Complete Waste Of Time
CYA - See Ya
DIY - Do It Yourself
EOD - End Of Discussion
EZ - Easy
F2F - Face To Face
FAQ - Frequently Asked Questions
FBOW - For Better Or Worse
FOAF - Friend Of A Friend
FOCL - Falling Off Chair Laughing
FWIW - For What It's Worth
FYA - For Your Amusement
FYI - For Your Information
/ga - Go Ahead
GAL - Get A Life
GBTW - Get Back To Work
GFC - Going For Coffee
GFETE - Grinning From Ear To Ear
GMTA - Great minds think alike
GR&D - Grinning, Running & Ducking
GTG - Got To Go
GTGTTBR - Got To Go To The Bathroom
GTRM - Going To Read Mail
HAND - Have A Nice Day
HHOK - Ha Ha Only Kidding
HTH - Hope This Helps
IAC - In Any Case
IAE - In Any Event
IC - I See
IDGI - I Don't Get It
IMCO - In My Considered Opinion
IMHO - In my humble opinion
IMNSHO - in My Not So Humble Opinion
IMO - In My Opinion
IMPE - In My Personal Experience
IMVHO - In My Very Humble Opinion
IOW - In Other Words
IRL - In Real Life
ISP - Internet Service Provider
IYKWIM - If You Know What I Mean
JIC - Just In Case J/K - Just kidding
KISS - Keep It Simple Stupid
L8TR - Later
LD - Later dude
LOL - Laughing Out Loud
LTNS - Long Time No See
MorF - Male or Female, or person who asks that question
MTCW - My Two Cents Worth
NRN - No Reply Necessary
ONNA - Oh No, Not Again!
OTOH - On The Other Hand
OTTOMH - Off the top of my head
OIC - Oh I See
OTF - On The Floor
OLL - Online Love
PLS - Please
PU - That Stinks!
REHI - Hello Again (re-Hi!)
ROFL - Rolling On Floor Laughing
ROTF - Rolling On The Floor
ROTFL - Rolling On The Floor Laughing
RSN - Real Soon Now
RTDox - Read The Documentation/Directions
RTFM - Read The Frickin' Manual
RUOK - Are You OK?
SNAFU - Situation Normal; All Fouled Up
SO - Significant Other
SOL - Smiling Out Loud (or Sh*t Out of Luck)
TANSTAAFL - There Ain't No Such Thing As A Free Lunch
TAFN - That's All For Now
TEOTWAWKI - The End Of The World As We Know It
THX - Thanks
TIA - Thanks In Advance
TLK2UL8R - Talk to you later
TMK - To My Knowledge
TOS - Terms Of Service
TPTB - The Powers That Be
TSWC - Tell Someone Who Cares
TTBOMK - To The Best Of My Knowledge
TTFN - Ta-Ta For Now
TTYL(8R) - Talk To You Later
TWIMC - To Whom It May Concern
Txs - Thanks
URL - Web Page Address
w/b - Welcome Back
w/o - Without
WRT - With Regard To
WTG - Way To Go
WU? - What's Up?
WWW - World Wide Web
WYSIWYG - What You See Is What You Get
Y2K - Year 2000
YGIAGAM - Your Guess Is As Good As Mine
YGWYPF - You Get What You Pay For
YMMV - Your Mileage May Vary
ZZZ - Sleepin

Sarica


-----Original Message-----
From: andriyani_hrd@yahoo.com
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Mon, 19 Dec 2011 14:38:25
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: [sehat] Mohon penjelasan istilah mailis

Hi semua,
Saya anggota pasif di mailis ini. Biasa jadi pendengar yg baik aja. Sudah 1 bln ini sy ngikutin thread di sini. Banyak yg sy pelajari. Tp sy suka agak bingung dgn singkatan2 disini. Seperti RUM, AB, ISPA, EBM dll.

Sori kalo pertanyaannya sepele. Maklum sy jarang ikut mailis.

Trims yah
best regards, niken andriyani



[Non-text portions of this message have been removed]

7c.

Re: Mohon penjelasan istilah mailis

Posted by: "piep71@ymail.com" piep71@ymail.com

Mon Dec 19, 2011 6:43 am (PST)




Hai mba niken,
Soal singkatan pas awal kita joint dikasih kok coba dibuka2 lg n baca lengkap, tp ini ada kubantu ya:
Daftar Singkatan Yang Lazim digunakan di milis SEHAT :
SP = smart parents
RUD = rational use of drugs
AB = antibiotik
ASI = air susu ibu
MPASI = makanan pendamping ASI
PESAT = paket edukasi orang tua sehat
EBM = Evidence Based Medicine
OOT = Out Of Topic
SOL = Sorry Onliner
IRUD = Irrational Use of  Drugs
IRUM = Irrational Use of Medicine         
ISK = Infeksi Saluran Kemih         
KLASI = Kelas ASI
KOMBO = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa 1 suntikan Obat sdh menjadi satu dari pabriknya   
OAT = Obat Anti TBC         
OMA = Otis Media Akut         
OME = Otis Media Effisen         
RUD = Rational Use of  Drugs         
RUM = Rational Use of Medicine         
SIMULTAN = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa kali suntikan dalam 1 kunjungan          
YOP = Yayasan Orang Tua Peduli
Sayur = Say No To Puyer
Santos = Say No To Smoking
CMIIW = Correct Me If I知 Wrong
Daftar Singkatan & Istilah Komunikasi di Internet (Email,Chat):
AAMOF - As A Matter Of Fact
AFAIK - As Far As I Know
AFAIC - As Far As I'm Concerned
AFAICT - As Far As I Can Tell
AFK - Away From Keyboard
ASAP - As Soon As Possible
ASL - Age, Sex, LocationS
BAK - Back At Keyboard
BBL - Be Back Later
BITMT - But In The Meantime
BOT - Back On Topic
BRB - Be Right Back
BTW - By the way
C4N - Ciao For Now
CMIIW - Correct Me If I'm Wrong
CRS - Can't Remember "Stuff"
CU - See You
CUL(8R) - See You Later
CWOT - Complete Waste Of Time
CYA - See Ya
DIY - Do It Yourself
EOD - End Of Discussion
EZ - Easy
F2F - Face To Face
FAQ - Frequently Asked Questions
FBOW - For Better Or Worse
FOAF - Friend Of A Friend
FOCL - Falling Off Chair Laughing
FWIW - For What It's Worth
FYA - For Your Amusement
FYI - For Your Information
/ga - Go Ahead
GAL - Get A Life
GBTW - Get Back To Work
GFC - Going For Coffee
GFETE - Grinning From Ear To Ear
GMTA - Great minds think alike
GR&D - Grinning, Running & Ducking
GTG - Got To Go
GTGTTBR - Got To Go To The Bathroom
GTRM - Going To Read Mail
HAND - Have A Nice Day
HHOK - Ha Ha Only Kidding
HTH - Hope This Helps
IAC - In Any Case
IAE - In Any Event
IC - I See
IDGI - I Don't Get It
IMCO - In My Considered Opinion
IMHO - In my humble opinion
IMNSHO - in My Not So Humble Opinion
IMO - In My Opinion
IMPE - In My Personal Experience
IMVHO - In My Very Humble Opinion
IOW - In Other Words
IRL - In Real Life
ISP - Internet Service Provider
IYKWIM - If You Know What I Mean
JIC - Just In Case J/K - Just kidding
KISS - Keep It Simple Stupid
L8TR - Later
LD - Later dude
LOL - Laughing Out Loud
LTNS - Long Time No See
MorF - Male or Female, or person who asks that question
MTCW - My Two Cents Worth
NRN - No Reply Necessary
ONNA - Oh No, Not Again!
OTOH - On The Other Hand
OTTOMH - Off the top of my head
OIC - Oh I See
OTF - On The Floor
OLL - Online Love
PLS - Please
PU - That Stinks!
REHI - Hello Again (re-Hi!)
ROFL - Rolling On Floor Laughing
ROTF - Rolling On The Floor
ROTFL - Rolling On The Floor Laughing
RSN - Real Soon Now
RTDox - Read The Documentation/Directions
RTFM - Read The Frickin' Manual
RUOK - Are You OK?
SNAFU - Situation Normal; All Fouled Up
SO - Significant Other
SOL - Smiling Out Loud (or Sh*t Out of Luck)
TANSTAAFL - There Ain't No Such Thing As A Free Lunch
TAFN - That's All For Now
TEOTWAWKI - The End Of The World As We Know It
THX - Thanks
TIA - Thanks In Advance
TLK2UL8R - Talk to you later
TMK - To My Knowledge
TOS - Terms Of Service
TPTB - The Powers That Be
TSWC - Tell Someone Who Cares
TTBOMK - To The Best Of My Knowledge
TTFN - Ta-Ta For Now
TTYL(8R) - Talk To You Later
TWIMC - To Whom It May Concern
Txs - Thanks
URL - Web Page Address
w/b - Welcome Back
w/o - Without
WRT - With Regard To
WTG - Way To Go
WU? - What's Up?
WWW - World Wide Web
WYSIWYG - What You See Is What You Get
Y2K - Year 2000
YGIAGAM - Your Guess Is As Good As Mine
YGWYPF - You Get What You Pay For
YMMV - Your Mileage May Vary
ZZZ - Sleepin

Sarica


-----Original Message-----
From: andriyani_hrd@yahoo.com
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Mon, 19 Dec 2011 14:38:25
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: [sehat] Mohon penjelasan istilah mailis

Hi semua,
Saya anggota pasif di mailis ini. Biasa jadi pendengar yg baik aja. Sudah 1 bln ini sy ngikutin thread di sini. Banyak yg sy pelajari. Tp sy suka agak bingung dgn singkatan2 disini. Seperti RUM, AB, ISPA, EBM dll.

Sori kalo pertanyaannya sepele. Maklum sy jarang ikut mailis.

Trims yah
best regards, niken andriyani



[Non-text portions of this message have been removed]

7d.

Re: Mohon penjelasan istilah mailis

Posted by: "piep71@ymail.com" piep71@ymail.com

Mon Dec 19, 2011 6:46 am (PST)




Hai mba niken,
Soal singkatan pas awal kita joint dikasih kok coba dibuka2 lg n baca lengkap, tp ini ada kubantu ya:
Daftar Singkatan Yang Lazim digunakan di milis SEHAT :
SP = smart parents
RUD = rational use of drugs
AB = antibiotik
ASI = air susu ibu
MPASI = makanan pendamping ASI
PESAT = paket edukasi orang tua sehat
EBM = Evidence Based Medicine
OOT = Out Of Topic
SOL = Sorry Onliner
IRUD = Irrational Use of  Drugs
IRUM = Irrational Use of Medicine         
ISK = Infeksi Saluran Kemih         
KLASI = Kelas ASI
KOMBO = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa 1 suntikan Obat sdh menjadi satu dari pabriknya   
OAT = Obat Anti TBC         
OMA = Otis Media Akut         
OME = Otis Media Effisen         
RUD = Rational Use of  Drugs         
RUM = Rational Use of Medicine         
SIMULTAN = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa kali suntikan dalam 1 kunjungan          
YOP = Yayasan Orang Tua Peduli
Sayur = Say No To Puyer
Santos = Say No To Smoking
CMIIW = Correct Me If I知 Wrong
Daftar Singkatan & Istilah Komunikasi di Internet (Email,Chat):
AAMOF - As A Matter Of Fact
AFAIK - As Far As I Know
AFAIC - As Far As I'm Concerned
AFAICT - As Far As I Can Tell
AFK - Away From Keyboard
ASAP - As Soon As Possible
ASL - Age, Sex, LocationS
BAK - Back At Keyboard
BBL - Be Back Later
BITMT - But In The Meantime
BOT - Back On Topic
BRB - Be Right Back
BTW - By the way
C4N - Ciao For Now
CMIIW - Correct Me If I'm Wrong
CRS - Can't Remember "Stuff"
CU - See You
CUL(8R) - See You Later
CWOT - Complete Waste Of Time
CYA - See Ya
DIY - Do It Yourself
EOD - End Of Discussion
EZ - Easy
F2F - Face To Face
FAQ - Frequently Asked Questions
FBOW - For Better Or Worse
FOAF - Friend Of A Friend
FOCL - Falling Off Chair Laughing
FWIW - For What It's Worth
FYA - For Your Amusement
FYI - For Your Information
/ga - Go Ahead
GAL - Get A Life
GBTW - Get Back To Work
GFC - Going For Coffee
GFETE - Grinning From Ear To Ear
GMTA - Great minds think alike
GR&D - Grinning, Running & Ducking
GTG - Got To Go
GTGTTBR - Got To Go To The Bathroom
GTRM - Going To Read Mail
HAND - Have A Nice Day
HHOK - Ha Ha Only Kidding
HTH - Hope This Helps
IAC - In Any Case
IAE - In Any Event
IC - I See
IDGI - I Don't Get It
IMCO - In My Considered Opinion
IMHO - In my humble opinion
IMNSHO - in My Not So Humble Opinion
IMO - In My Opinion
IMPE - In My Personal Experience
IMVHO - In My Very Humble Opinion
IOW - In Other Words
IRL - In Real Life
ISP - Internet Service Provider
IYKWIM - If You Know What I Mean
JIC - Just In Case J/K - Just kidding
KISS - Keep It Simple Stupid
L8TR - Later
LD - Later dude
LOL - Laughing Out Loud
LTNS - Long Time No See
MorF - Male or Female, or person who asks that question
MTCW - My Two Cents Worth
NRN - No Reply Necessary
ONNA - Oh No, Not Again!
OTOH - On The Other Hand
OTTOMH - Off the top of my head
OIC - Oh I See
OTF - On The Floor
OLL - Online Love
PLS - Please
PU - That Stinks!
REHI - Hello Again (re-Hi!)
ROFL - Rolling On Floor Laughing
ROTF - Rolling On The Floor
ROTFL - Rolling On The Floor Laughing
RSN - Real Soon Now
RTDox - Read The Documentation/Directions
RTFM - Read The Frickin' Manual
RUOK - Are You OK?
SNAFU - Situation Normal; All Fouled Up
SO - Significant Other
SOL - Smiling Out Loud (or Sh*t Out of Luck)
TANSTAAFL - There Ain't No Such Thing As A Free Lunch
TAFN - That's All For Now
TEOTWAWKI - The End Of The World As We Know It
THX - Thanks
TIA - Thanks In Advance
TLK2UL8R - Talk to you later
TMK - To My Knowledge
TOS - Terms Of Service
TPTB - The Powers That Be
TSWC - Tell Someone Who Cares
TTBOMK - To The Best Of My Knowledge
TTFN - Ta-Ta For Now
TTYL(8R) - Talk To You Later
TWIMC - To Whom It May Concern
Txs - Thanks
URL - Web Page Address
w/b - Welcome Back
w/o - Without
WRT - With Regard To
WTG - Way To Go
WU? - What's Up?
WWW - World Wide Web
WYSIWYG - What You See Is What You Get
Y2K - Year 2000
YGIAGAM - Your Guess Is As Good As Mine
YGWYPF - You Get What You Pay For
YMMV - Your Mileage May Vary
ZZZ - Sleepin

Sarica
7e.

Re: Mohon penjelasan istilah mailis

Posted by: "andriyani_hrd@yahoo.com" andriyani_hrd@yahoo.com   andriyani_hrd

Mon Dec 19, 2011 6:48 am (PST)



Heeheheh thanks a lot yah mba sarica. very very helpful
best regards, niken andriyani

-----Original Message-----
From: piep71@ymail.com
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Mon, 19 Dec 2011 13:49:24
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Mohon penjelasan istilah mailis


Hai mba niken,
Soal singkatan pas awal kita joint dikasih kok coba dibuka2 lg n baca lengkap, tp ini ada kubantu ya:
Daftar Singkatan Yang Lazim digunakan di milis SEHAT :
SP = smart parents
RUD = rational use of drugs
AB = antibiotik
ASI = air susu ibu
MPASI = makanan pendamping ASI
PESAT = paket edukasi orang tua sehat
EBM = Evidence Based Medicine
OOT = Out Of Topic
SOL = Sorry Onliner
IRUD = Irrational Use of  Drugs
IRUM = Irrational Use of Medicine         
ISK = Infeksi Saluran Kemih         
KLASI = Kelas ASI
KOMBO = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa 1 suntikan Obat sdh menjadi satu dari pabriknya   
OAT = Obat Anti TBC         
OMA = Otis Media Akut         
OME = Otis Media Effisen         
RUD = Rational Use of  Drugs         
RUM = Rational Use of Medicine         
SIMULTAN = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa kali suntikan dalam 1 kunjungan          
YOP = Yayasan Orang Tua Peduli
Sayur = Say No To Puyer
Santos = Say No To Smoking
CMIIW = Correct Me If I知 Wrong
Daftar Singkatan & Istilah Komunikasi di Internet (Email,Chat):
AAMOF - As A Matter Of Fact
AFAIK - As Far As I Know
AFAIC - As Far As I'm Concerned
AFAICT - As Far As I Can Tell
AFK - Away From Keyboard
ASAP - As Soon As Possible
ASL - Age, Sex, LocationS
BAK - Back At Keyboard
BBL - Be Back Later
BITMT - But In The Meantime
BOT - Back On Topic
BRB - Be Right Back
BTW - By the way
C4N - Ciao For Now
CMIIW - Correct Me If I'm Wrong
CRS - Can't Remember "Stuff"
CU - See You
CUL(8R) - See You Later
CWOT - Complete Waste Of Time
CYA - See Ya
DIY - Do It Yourself
EOD - End Of Discussion
EZ - Easy
F2F - Face To Face
FAQ - Frequently Asked Questions
FBOW - For Better Or Worse
FOAF - Friend Of A Friend
FOCL - Falling Off Chair Laughing
FWIW - For What It's Worth
FYA - For Your Amusement
FYI - For Your Information
/ga - Go Ahead
GAL - Get A Life
GBTW - Get Back To Work
GFC - Going For Coffee
GFETE - Grinning From Ear To Ear
GMTA - Great minds think alike
GR&D - Grinning, Running & Ducking
GTG - Got To Go
GTGTTBR - Got To Go To The Bathroom
GTRM - Going To Read Mail
HAND - Have A Nice Day
HHOK - Ha Ha Only Kidding
HTH - Hope This Helps
IAC - In Any Case
IAE - In Any Event
IC - I See
IDGI - I Don't Get It
IMCO - In My Considered Opinion
IMHO - In my humble opinion
IMNSHO - in My Not So Humble Opinion
IMO - In My Opinion
IMPE - In My Personal Experience
IMVHO - In My Very Humble Opinion
IOW - In Other Words
IRL - In Real Life
ISP - Internet Service Provider
IYKWIM - If You Know What I Mean
JIC - Just In Case J/K - Just kidding
KISS - Keep It Simple Stupid
L8TR - Later
LD - Later dude
LOL - Laughing Out Loud
LTNS - Long Time No See
MorF - Male or Female, or person who asks that question
MTCW - My Two Cents Worth
NRN - No Reply Necessary
ONNA - Oh No, Not Again!
OTOH - On The Other Hand
OTTOMH - Off the top of my head
OIC - Oh I See
OTF - On The Floor
OLL - Online Love
PLS - Please
PU - That Stinks!
REHI - Hello Again (re-Hi!)
ROFL - Rolling On Floor Laughing
ROTF - Rolling On The Floor
ROTFL - Rolling On The Floor Laughing
RSN - Real Soon Now
RTDox - Read The Documentation/Directions
RTFM - Read The Frickin' Manual
RUOK - Are You OK?
SNAFU - Situation Normal; All Fouled Up
SO - Significant Other
SOL - Smiling Out Loud (or Sh*t Out of Luck)
TANSTAAFL - There Ain't No Such Thing As A Free Lunch
TAFN - That's All For Now
TEOTWAWKI - The End Of The World As We Know It
THX - Thanks
TIA - Thanks In Advance
TLK2UL8R - Talk to you later
TMK - To My Knowledge
TOS - Terms Of Service
TPTB - The Powers That Be
TSWC - Tell Someone Who Cares
TTBOMK - To The Best Of My Knowledge
TTFN - Ta-Ta For Now
TTYL(8R) - Talk To You Later
TWIMC - To Whom It May Concern
Txs - Thanks
URL - Web Page Address
w/b - Welcome Back
w/o - Without
WRT - With Regard To
WTG - Way To Go
WU? - What's Up?
WWW - World Wide Web
WYSIWYG - What You See Is What You Get
Y2K - Year 2000
YGIAGAM - Your Guess Is As Good As Mine
YGWYPF - You Get What You Pay For
YMMV - Your Mileage May Vary
ZZZ - Sleepin

Sarica


-----Original Message-----
From: andriyani_hrd@yahoo.com
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Mon, 19 Dec 2011 14:38:25
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: [sehat] Mohon penjelasan istilah mailis

Hi semua,
Saya anggota pasif di mailis ini. Biasa jadi pendengar yg baik aja. Sudah 1 bln ini sy ngikutin thread di sini. Banyak yg sy pelajari. Tp sy suka agak bingung dgn singkatan2 disini. Seperti RUM, AB, ISPA, EBM dll.

Sori kalo pertanyaannya sepele. Maklum sy jarang ikut mailis.

Trims yah
best regards, niken andriyani




[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

7f.

Re: Mohon penjelasan istilah mailis

Posted by: "Siska" blue_for_sure@yahoo.com   blue_for_sure

Mon Dec 19, 2011 7:10 am (PST)



Mba Sarica,

Thx juga saya kalo singkatan chat dll juga kurang ngeh *jarang chat soalnya*

Regards,
Siska ¤Mamae FayzaNamira¤
Powered by the Love of God®

-----Original Message-----
From: piep71@ymail.com
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Mon, 19 Dec 2011 13:52:17
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Mohon penjelasan istilah mailis


Hai mba niken,
Soal singkatan pas awal kita joint dikasih kok coba dibuka2 lg n baca lengkap, tp ini ada kubantu ya:
Daftar Singkatan Yang Lazim digunakan di milis SEHAT :
SP = smart parents
RUD = rational use of drugs
AB = antibiotik
ASI = air susu ibu
MPASI = makanan pendamping ASI
PESAT = paket edukasi orang tua sehat
EBM = Evidence Based Medicine
OOT = Out Of Topic
SOL = Sorry Onliner
IRUD = Irrational Use of  Drugs
IRUM = Irrational Use of Medicine         
ISK = Infeksi Saluran Kemih         
KLASI = Kelas ASI
KOMBO = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa 1 suntikan Obat sdh menjadi satu dari pabriknya   
OAT = Obat Anti TBC         
OMA = Otis Media Akut         
OME = Otis Media Effisen         
RUD = Rational Use of  Drugs         
RUM = Rational Use of Medicine         
SIMULTAN = Imunisasi beberapa macam dlm beberapa kali suntikan dalam 1 kunjungan          
YOP = Yayasan Orang Tua Peduli
Sayur = Say No To Puyer
Santos = Say No To Smoking
CMIIW = Correct Me If I知 Wrong
Daftar Singkatan & Istilah Komunikasi di Internet (Email,Chat):
AAMOF - As A Matter Of Fact
AFAIK - As Far As I Know
AFAIC - As Far As I'm Concerned
AFAICT - As Far As I Can Tell
AFK - Away From Keyboard
ASAP - As Soon As Possible
ASL - Age, Sex, LocationS
BAK - Back At Keyboard
BBL - Be Back Later
BITMT - But In The Meantime
BOT - Back On Topic
BRB - Be Right Back
BTW - By the way
C4N - Ciao For Now
CMIIW - Correct Me If I'm Wrong
CRS - Can't Remember "Stuff"
CU - See You
CUL(8R) - See You Later
CWOT - Complete Waste Of Time
CYA - See Ya
DIY - Do It Yourself
EOD - End Of Discussion
EZ - Easy
F2F - Face To Face
FAQ - Frequently Asked Questions
FBOW - For Better Or Worse
FOAF - Friend Of A Friend
FOCL - Falling Off Chair Laughing
FWIW - For What It's Worth
FYA - For Your Amusement
FYI - For Your Information
/ga - Go Ahead
GAL - Get A Life
GBTW - Get Back To Work
GFC - Going For Coffee
GFETE - Grinning From Ear To Ear
GMTA - Great minds think alike
GR&D - Grinning, Running & Ducking
GTG - Got To Go
GTGTTBR - Got To Go To The Bathroom
GTRM - Going To Read Mail
HAND - Have A Nice Day
HHOK - Ha Ha Only Kidding
HTH - Hope This Helps
IAC - In Any Case
IAE - In Any Event
IC - I See
IDGI - I Don't Get It
IMCO - In My Considered Opinion
IMHO - In my humble opinion
IMNSHO - in My Not So Humble Opinion
IMO - In My Opinion
IMPE - In My Personal Experience
IMVHO - In My Very Humble Opinion
IOW - In Other Words
IRL - In Real Life
ISP - Internet Service Provider
IYKWIM - If You Know What I Mean
JIC - Just In Case J/K - Just kidding
KISS - Keep It Simple Stupid
L8TR - Later
LD - Later dude
LOL - Laughing Out Loud
LTNS - Long Time No See
MorF - Male or Female, or person who asks that question
MTCW - My Two Cents Worth
NRN - No Reply Necessary
ONNA - Oh No, Not Again!
OTOH - On The Other Hand
OTTOMH - Off the top of my head
OIC - Oh I See
OTF - On The Floor
OLL - Online Love
PLS - Please
PU - That Stinks!
REHI - Hello Again (re-Hi!)
ROFL - Rolling On Floor Laughing
ROTF - Rolling On The Floor
ROTFL - Rolling On The Floor Laughing
RSN - Real Soon Now
RTDox - Read The Documentation/Directions
RTFM - Read The Frickin' Manual
RUOK - Are You OK?
SNAFU - Situation Normal; All Fouled Up
SO - Significant Other
SOL - Smiling Out Loud (or Sh*t Out of Luck)
TANSTAAFL - There Ain't No Such Thing As A Free Lunch
TAFN - That's All For Now
TEOTWAWKI - The End Of The World As We Know It
THX - Thanks
TIA - Thanks In Advance
TLK2UL8R - Talk to you later
TMK - To My Knowledge
TOS - Terms Of Service
TPTB - The Powers That Be
TSWC - Tell Someone Who Cares
TTBOMK - To The Best Of My Knowledge
TTFN - Ta-Ta For Now
TTYL(8R) - Talk To You Later
TWIMC - To Whom It May Concern
Txs - Thanks
URL - Web Page Address
w/b - Welcome Back
w/o - Without
WRT - With Regard To
WTG - Way To Go
WU? - What's Up?
WWW - World Wide Web
WYSIWYG - What You See Is What You Get
Y2K - Year 2000
YGIAGAM - Your Guess Is As Good As Mine
YGWYPF - You Get What You Pay For
YMMV - Your Mileage May Vary
ZZZ - Sleepin

Sarica

[Non-text portions of this message have been removed]

8.

Re: [sehat] Bayi 4 bulaN & batita 28 bulaN belekaÑ

Posted by: "yosephine@suryamandiricomputer.co.id" yosephine@suryamandiricomputer.co.id   yosephinecristanti

Mon Dec 19, 2011 6:45 am (PST)



Mbak, coba browsing dg keyword konjungtivity

Maaf kl krg membantu

Pi2n


Sent from BlackBerry® on 3
9a.

Re: Sharing GE-nya Baim (16mo)

Posted by: "Khonic" khonic@gmail.com   khonic_ds

Mon Dec 19, 2011 6:50 am (PST)



Mba Inta, mba wulan n mba Chitra,
Iya rasanya seneeeeeng banget bisa buktiin ke orang2 sekitar.. Ga muluk2 deh: kesuami, mama n kakak2 aku..
Karena aku anak paling kecil, paling belakang punya anak jd dibilang sok tau lah, sok keminter lah dll..
Tp at least dengan begini mereka bakal akhirnya mengakui klo ternyata GE ataupun virus lain2nya itu emang ga perlu obat..
Semoga perjuangan saya me-RUM-kan keluarga besar saya ga sia2 ya..
Thx to milis sehat who makes me being smart parent for Baim.. Dan makasih juga buat sharing2 penguatannya..

Khonic
-Baimudahsembuhgadiarelagi-

Sent from my Freegift-Berry® supported by my lovely hubby (^__^)
10.

urgent, need help BB bayi turun terus tdk tau apa penyebabnya

Posted by: "veronica" squais_veronica@yahoo.com   squais_veronica

Mon Dec 19, 2011 7:13 am (PST)



Dear dokter

Baby girl usia 7M ASI. MPASI rumahan, History BB:
- usia 5.5M BB 7582
- Usia 6.5M BB 7220
- Usia 7M4D BB 7065
- Usia 7M6D BB 7050
- Usia 7M8D BB 6960

Anak tdk deman,tdk diare, tdk muntah
Anak aktif seperti biasa

Hasil cek daraah lengkap:
Hemaglobin 13.3
Erythrocytes 5.5
MCV 72
Hematrocrit 40
ESR 10
CRP 0.2

Hasil cek urynalisis:
Leucocytes 12/field
Leucocytes esterase +3
Warna urine kuning agak keruh

Urine cultur in progress
Feritine in progress

Dok dari hasil lab tersebut apakah bisa disimpulkan ISK?
Apa penyebab bayi saya beratnya turun terus?
Bagaimana menstop supaya BB anak saya tdk turun terus dok?
Apakah mungkin asupan asi+mpasi kurang?
Apakah mungkin kekurangan zat besi?

Please help, saya kuatir sekali BB anak saya tmbh turun.

Thanks

Veronika

Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Yahoo! Health

Memory Loss

Are you at risk

for Alzheimers?

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: