Saturday, November 19, 2011

[sehat] Digest Number 16538

Milis SEHAT Group

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC From: Endah
1b.
Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC From: ucy1402
1c.
Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC From: nia2R
2a.
Re: (sharing)Setelah 3 kali mengalami, baru sadar Fin mengalami KD From: wening2007@yahoo.co.id
3.
(tanya): Hasil kultur urine positif E.coli From: bundae_arsya
4.1.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: Oke Mieske
4.2.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: pritameani syafa'at
4.3.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: Oke Mieske
4.4.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: Oke Mieske
4.5.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: muthia purnama
4.6.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: feby eboy
4.7.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: Oke Mieske
4.8.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: muthia purnama
4.9.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: pritameani syafa'at
4.10.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh From: Oke Mieske
5a.
Re: Bagaimana dg Inhalasi jika tdk dg obat? From: Ira Indrawati
6a.
Re: Tips Kasih Obat ke Baby From: marcella.kasih@indosat.blackberry.com
7a.
[Urgent] Pipis masuk ke telinga bayi, perlu ke dokter THT gak ya? From: Pono Ruci
7b.
Re: [Urgent] Pipis masuk ke telinga bayi, perlu ke dokter THT gak ya From: risma
8a.
KELAS PERSIAPAN KELAHIRAN & MENYUSUI BANDUNG 3-4 Desember 2011 From: klasibdg
9a.
Re: Belekan pada newborn From: pooh_minang@yahoo.com
10a.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh-> wordin From: Diana
10b.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh-> wordin From: ursula_maniez@yahoo.com
10c.
Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh-> wordin From: Pamelia Yulianto
11.
[news] Izin Praktek Dokter Boyke Dibekukan From: /ghz

Messages

1a.

Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC

Posted by: "Endah" endahgunawan@ymail.com

Fri Nov 18, 2011 8:53 am (PST)



Hib 1 besok, Hib 2 usia 5 bulan (4 minggu setelah Hib 1), Hib 3 usia 6 bulan (bareng DPT, polio 3 dan Hep B3).
Polio, krn yg kita pakai OPV. Polio 0 kan emang diberikan saat lahir (saat pulang dari RS). Polio 1 usia 2 bulan. Di US gak pake Polio 0.

Endah
-----Original Message-----
From: "ucy1402" <ucy1402@yahoo.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Fri, 18 Nov 2011 16:41:17
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: [sehat] Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC

Mbak,

Terimakasih.
Ini saya coba scheduler dr CDC, tpi kok jdi tambah blinger yak :)
Jdi klo nurut jadwal CDC, Hib 1 bsa besok, Hib2 di bulan Des, Hib3 di bln Jan (usia 6bln).
Nah, yg bkin keblinger kok malah vaksin Polio-nya dibilang salah y?
Berikut quotenya:

WARNING: Dose 1 of IPV administered before min age of 6 weeks.
WARNING: Dose 2 of IPV administered before min age of 10 weeks.
RECOMMENDATION: Either data entered incorrectly or one or more doses have been administered in error in the past.
Check data entry or remove doses administred in error and re-run scheduler to re-schedule these doses.

Jadi bingung saya..

Terimakasih.

Regards,
Ucy






[Non-text portions of this message have been removed]

1b.

Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC

Posted by: "ucy1402" ucy1402@yahoo.com   ucy1402

Fri Nov 18, 2011 9:04 am (PST)



Mbak Endah,

Terimakasih utk pecerahannya. Jdi seharusnya polio 0 itu gak ush masuk schedulernya y?
Ok paham mbak...Besok dede dsuntik lgi d.
Dari jadwalnya Hib simultan dgn PVC, gak masalah kan y? Sebenarnya msih ragu utk yg vaksin PVC ini perlu tdknya, ada rujukan/referensi mengenai hal ini?
Terimakasih y.

Regards,
Ucy

1c.

Re: (Tanya) Catch up utk Imunisasi Hib & PVC

Posted by: "nia2R" niea_152@yahoo.com   niea_152

Fri Nov 18, 2011 9:57 am (PST)



Dr.endah,

Tks koreksinya. Jd meski baru telat 2bln,jedanya tetap 4minggu ya?

Mb, utk pcv coba bukas arsip milis di yahoogroupS. Cukup bnyak dan sering dibahas. Kseputusan akhir di tangan ortu

-nia-ibunya Razan Ragha
@nieafardina

2a.

Re: (sharing)Setelah 3 kali mengalami, baru sadar Fin mengalami KD

Posted by: "wening2007@yahoo.co.id" wening2007@yahoo.co.id   wening2007

Fri Nov 18, 2011 11:14 am (PST)



Mba Naaaaa...
Mg2 bsk ayah ma eyangnya Fin bisa nerima n ndak panik ya setelah dapet penjelasan dr dr.Endah...
Fiiiiiin.....berbahagialah punya emak pinter n cerdas :)

Iin aka Wening
Mom's 2of A
*selamatkencandgndrendah

Sent from my BlackBerry® smartphone from my hunnybunny ^_¤
3.

(tanya): Hasil kultur urine positif E.coli

Posted by: "bundae_arsya" myunialutami@yahoo.co.id   bundae_arsya

Fri Nov 18, 2011 1:55 pm (PST)



Dear Doc n Sp's

Mohon bantuannya, melanjutkan pertanyaan saya kenapa ISK berulang?
setelah dilakukan kultur urine dengan hasil lab sbb:

Hasil biakan:
Hitung koloni : 60,000 cfu/ml
mikroorganisme : Escherechia coli

Sensitivitas antibiotika
1. Amikasin - sensitive
2. Amoxilin - Resisten
3. Ampisilin

mohon bantuannya, dg hasil ini bakteri E.coli yang ada di kandung kemih terinfeksi dari dubur kah atau karena bersenggama?
karena selama ini saya sudah berusaha cebok dengan arah dari atas kebawah,,,

Terimakasih

Regards,
Yunial

4.1.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "Oke Mieske" okemieske@gmail.com   yoenx

Fri Nov 18, 2011 3:42 pm (PST)



Muthia :
cm aku parno aja, punya dua temen cowok yg dr kecil cm hidup dengan ibu n kakak2 ceweknya, dewasanya "melambai" gitu deh, satunya malah odipus compleks, dr pacaran zaman abg sampe skg menikah pasti ma perempuan yg jauh lbh tua. Ga mikir segitunya sih (amit2)

Saya :
Mba feby, mba muthia...
imho ya, saya pikir yg namanya jadi lelaki ya ga jauh beda sama perempuan... Cuma Beda di kodrat dan bentuk fisik aja.
Lelaki ga punya rahim, jadi ga bisa hamil dan ga menstruasi.
Lelaki ga punya glandula mamae jadi ga bisa menyusui.
Lelaki punya testorone, perempuan punya ovum, yg kalo dipertemukan akan jadi bakal bayi.

Kalo soal jadi "melambai" atau jadi mengidap oedipus komplek.... Kayaknya sih ga se naif itu ya...
Anak2 pasti akan punya gambaran soal "lelaki"... Mereka bisa liat dari buku, lingkungan, dll...
Sebagai ortunya, ya tetap harus diajarkan... Misalnya pas diajak sholat, diberitahu, kalo lelaki itu pake sarung, perempuan pake mukena... Pas BAK, juga diajarkan.

Soal melambai : sepertinya ini lebih ke soal "pribadi yg mudah terpengaruh atau engga"...
Soal oedipus : sepertinya ini lebih ke soal, si anak gagal menjadi pribadi yg mandiri, sehingga dia cenderung harus punya "orang lain" yg bisa dia suruh utk memutuskan sesuatu (kalo dia harus memutuskan sesuatu).....
Nah kalo kayak gini kan tetep aja, isuenya adalah soal pola asuh....

Tapi saya akan tetep tanyakan ke temen saya ya... Nanti penjelasannya akan saya share disini... Ditunggu ya mba... (Saya kan cuma ibu RT, temen saya psikolog, lebih kompeten)

Salam,

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
4.2.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "pritameani syafa'at" yazieta@yahoo.co.uk   yazieta

Fri Nov 18, 2011 4:08 pm (PST)



(wah ternyata gak kekirim tadi malam .... )

nimbrung .....

Mbak Mutlia, MBak Feby

Adik saya ditinggal meninggal ayah saya ketika dia berusia 3,5 tahun, papa (alm.) 47 tahun. Di keluarga kami, adik bungsu saya adalah laki-laki satu-satunya dari 4 bersaudara. Sekarang dia baru kelas 2 SMP. Keluarga besar, jauh, beda kota dengan kami. Sejak ayah saya meninggal, otomatis saya sebagai anak tertua ikut mikir lebih jauh tentang adik-adik saya.

Saya sempat khawatir dengan kondisi ini. Sehari-hari dengan kakak-kakaknya yang cewek dan ibunya (tahulah maksud saya). Ketika ditanya masih ingat Papa gak, dia jawab gak. :( Sampai sekarang dia masih tidur bareng ibu saya (PR berat ini). Lalu, saya dapat masukan dari kakak ipar yang suaminya sudah ditinggal ayahnya sejak usia batita. Dia bilang, cari pengganti peran "ayah" atau sosok laki-laki terdekat. Dalam hal ini, suami kakak ipar saya mendapatkan panutan dari kakek dan pamannya. Dia tahu cara bersikap sebagai laki-laki, ya, dari mereka.

So far hingga sekarang, suami kakak ipar saya baik-baik saja, sukses, bisa berhubungan baik dengan perempuan (ya, akhirnya nikah dengan kakak ipar saya dan so far baik-baik aja).  

Dalam kasus adik saya, akhirnya "panutan" ada di suami saya (2 tahun setelah papa meninggal, kami menikah. saya nikah muda  ). Meskipun hanya beberapa bulan tinggal bersama dengan mama dan adik-adik, suami mengupayakan untuk cukup sering datang ke rumah bertemu adik saya. PAda saat yang bersamaan, mantan sopir papa alm) yang sudah seperti saudara, juga memainkan peran laki-laki dalam kehidupan adik saya.

Memang, saya pribadi masih punya kekhawatiran dengan adik saya (lha, masih tidur satu kamar sama mama, je). Tapi, dia tetep main futsal, main layangan, dan mulai naksir cewek (tapi dia gak mau ngaku, hahaha). 

Intinya, sih, ketika tidak ada figur laki-laki atau perempuan di dalam kehidupan anak karena satu hal dan lainnya, cari penggantinya. Bisa jadi orang terdekat kita dan tidak harus tinggal bareng asalkan cukup sering bertemu.

Semoga membantu.

MBak Oke, makasih masukannya ..... terutama tentang oedipus. tapi, pelan-pelan adik saya dah belajar untuk memutuskan sendiri. seperti sekarang dah jadi manajer tim futsal di sekolahnya (jadi agak tenang) dan tidak sedikit-sedikit minta izin sama mama.

*masih punya PR sama adik bungsu ini ..... masih punya PR sama anak mbarep yang masih gampang ngambek padahal tahun depan masuk SD

 
Salam
-Prita-

________________________________

[Non-text portions of this message have been removed]

4.3.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "Oke Mieske" okemieske@gmail.com   yoenx

Fri Nov 18, 2011 4:23 pm (PST)



Pritameani :
Sampai sekarang dia masih tidur bareng ibu saya (PR berat ini)

Saya :
Tidur sekamar dg orang tua, bukan indikasi si anak akan jadi pribadi yg kurang mandiri loh...
Menjadi pribadi yg mandiri ini urusannya sama pola asuh....
Bukan sekedar : makan sendiri, mandii sendiri, tidur di kamar sendiri, pergi/pulang sekolah sendiri, dll....

Kalo ingin anaknya jadi pribadi yg mandiri... Biasakan si anak memutuskan sesuatu nya sendiri....
Kalo pas masih kecil, ya paling si anak putuskan mau pake baju yg mana, dia memutuskan mau main kemana, dll....
Kalo terbiasa selalu diputuskan oleh ortu, ya akan terbawa terus sampai dewasa....
Contoh kecil :
- "pake baju yg ini saja, lebih bagus, warna nya cocok utk kamu"
- "kamu ga boleh mainan ini, ga bagus utk mu"
- "kamu harus ikut eskul ini aja, lebih pas utk kamu"

Jadi, ga usah kuatir si adik akan jadi "terlalu lekat" dg sosok ibu (krn masih tidur sekamar).... Kalo pola asuhnya bener, ya tetap aja si adik akan jd pribadi yg mandiri...

Pssst ga usah khawatir juga, bila nanti si adik menikah, siadik akan cenderung perhatikan ibunya drpd istrinya....
JIKAkalau pd saat menikah, siadik memang sudah "dewasa" dan dia yg memutuskan sendiri bahwa dia sungguh membutuhkan suatu pernikahan.... :)

Salam,

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
4.4.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "Oke Mieske" okemieske@gmail.com   yoenx

Fri Nov 18, 2011 4:46 pm (PST)



Mba feby, mba muthia :
Saya mau menunaikan janji saya...
Ini saya copas jawaban temen saya yg psikolog itu....
Quote :
justru, klo org2 sibuk bikin dia jd lelaki (contoh : ga bole nangis/cengeng, harus ambil eskul/hobi yg fisik banget), dia malah jd terbebani, bete n malah benci jd lelaki.
utk itu, bersikap natural aja. toh, sosok lelaki akan selalu dia temui di bnyk situasi idupnya sehari-hari kan?
End quote

Cuma segitu doang jawaban dia hehehe...
Ini berarti, temen saya setuju sama jawaban versi saya...
Jadi... Kesimpulannya... : Ga perlu kuatir, natural aja... Lebih penting utk fokus ke pembentukan pribadi yg mandiri, dll (spt yg sebelum2 nya ini disebutkan).

Salam,


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
4.5.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "muthia purnama" chimoeth@gmail.com

Fri Nov 18, 2011 4:55 pm (PST)



to mbak oke, sependapat sih mbak semua balik ke pola asuh, banyak juga
yg baik2 saja dlm kondisi spt itu. Tp kl berada dalam keadaan kayak
saya, kadang muncul aja kekhawatiran2 gitu, sept pas dia bak jongkok,
saya tuh parno banget, pdhal scr logika sy ngerti skg dia lg dlm fase
meniru n kebetulan aja dia niru kakaknya, pasti bs diarahkan, tapi yah
kalo liat sekitar org2 dekat yg agak berbeda krn faktor kurangnya
sentuhan kaki2, sy suka parno sdr, cth kasus yg odipus kompleks, temen
sy itu ngaku kl dia emang cari sosok perempuan spt ibunya, pointnya
bukan faktor umur sebenarnya, tp obsesi dia thd sosok spt ibunya. Nah
hal2 kayak gitu yg suka kepikiran. Trus
klo soal sosok pengganti, yah semaksimal mungkin pasti itu dilakukan,
cm sy bener2 tinggal bertiga aja ma anak2, sering sih ketemu keluarga
kl weekend ato libur, tp utk aktifitas sehari2 si adek mostly
menghabiskan waktu bareng sy n kakak perempuannya, scr dia skg lagi
hobi2nya meniru, makanya takut jadi kebiasaan ikut ampe besar. Yah
bisa aja sy kenalin lewat buku ato lingkungan sekitar, tp yg pengen
saya tanyakan gimana ya cara ngasih pengertian keanak 16 bln utk ga
meniru misalnya ikutan sholat pake mukena scr dia terus2an liat sy
sholat pake mukena n jarang liat cowok shalat, jadi yg ada
diingatannya ya sholat pake mukena. Anyway
thanks atas masukannya, muthia

4.6.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "feby eboy" fetriplef@gmail.com

Fri Nov 18, 2011 5:04 pm (PST)



Mbak Oke,
Thanks buangett buat jawabannya, justru cara asuh saya yg harus
diperhatikan utk anak2 lelaki kecil kami.

Feby

[Non-text portions of this message have been removed]

4.7.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "Oke Mieske" okemieske@gmail.com   yoenx

Fri Nov 18, 2011 5:10 pm (PST)



mba feby, mba muthia,
Ini ada tambahan dari temen saya....
Quote :
soal sianak lelaki jadi "kaya perempuan" ato engga, ibu/kita sama sekali engga bisa jamin. ada ato engga ada sosok ayah di kehidupan kesehariannya, engga bisa jamin bahwa anak lelaki akan jd spt perempuan ato ga. selain hal itu dipengaruhi oleh :
- kondisi sifat dasar (hormonal) si anak,
- dipengaruhi perlakuan kita terhadapnya,
- dipengaruhi pola pergaulannya dg org laen, dan
- tentu saja, idup kan rumusnya kun fayakuun
End quote

Muthia :
tp yg pengen saya tanyakan gimana ya cara ngasih pengertian keanak 16 bln utk ga meniru misalnya ikutan sholat pake mukena scr dia terus2an liat sy sholat pake mukena n jarang liat cowok shalat, jadi yg ada diingatannya ya sholat pake mukena.

Saya :
Ga usah dg verbal "gak bole tiru2 ya" (ini ilmu parenting yg bilang, lebih baik pake kata2 positif daripada kata2 negatif). Daripada capek nyerocos... Ya mending kasih liat liveshownya.
Selain dg cara dari buku, atau liat tivi, atau sholat jamaah di mesjid....
Mungkin mba muthia bisa ajak si anak utk sholat bareng.... Mba pake mukena, trus mba pakein sarung, baju, dan peci utk si anak... Sambil dijelasin dg bahasa sederhana.

Spt yg temen saya bilang... Berlakulah senatural mungkin... Ga perlu kekhawatiran yg berlebihan (hidup itu kun fayakun)....
Kalo kita lebih fokus pada kekhawatiran kita, hati2, ini justru bisa jadi bumerang.

Salam,


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
4.8.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "muthia purnama" chimoeth@gmail.com

Fri Nov 18, 2011 6:55 pm (PST)



iya mbak oke, thanks atas masukannya, sangat bermanfaat diskusinya.
Bener kata mbak, ini lebih krn kekhawatiran saya aja.
Muthia

4.9.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "pritameani syafa'at" yazieta@yahoo.co.uk   yazieta

Fri Nov 18, 2011 6:59 pm (PST)





Mbak Oke ....

Jadi, (insyaAllah) adik saya dah di jalur yang benar, ya ....
Saya cuma khawatir adik saya jadi bergantung sama Mama karena sampai SD masih dikeloni ibu saya. Hohoho ..... Nah, Mama, nih, yang masih sering "ikut campur" memilihkan pakaian (tapi, adik saya dah mulai protes), kadang masih manjain (nah, untung ada suami saya yang pelan2 "meng-cut).

Tengkyuuuuu ....

Salam
-Prita-

________________________________

[Non-text portions of this message have been removed]

4.10.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh

Posted by: "Oke Mieske" okemieske@gmail.com   yoenx

Fri Nov 18, 2011 7:16 pm (PST)



Prita :
Nah, Mama, nih, yang masih sering "ikut campur" memilihkan pakaian (tapi, adik saya dah mulai protes), kadang masih manjain (nah, untung ada suami saya yang pelan2 "meng-cut).

Saya :
Hehehehe....
Kadang ortu itu suka dualisme sih ya...
Pengen anak mandiri tapi yg dilakukan keanak justru bikin "dependable"....
Satu saat bilang : kamu kan udah besar....
Kali lain : ah anak kecil, tau apa....
Satu sisi seneng liat anak2 udah "mandiri" tapi satu sisi lagi sedih krn merasa udah ga dibutuhkan anak2 lagi....

Hehehe...
Kalu kayak gini, sapa hayo yg "salah" .....

Salam,

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
5a.

Re: Bagaimana dg Inhalasi jika tdk dg obat?

Posted by: "Ira Indrawati" ira.tgh.indrawati@gmail.com   ira_indrawati

Fri Nov 18, 2011 4:33 pm (PST)



Mbak Putri, mau urun rembug boleh ya..

Sebelumnya, yuk, kita kembalikan nebulisasi di posisi yang sebenarnya.
Yaitu sebagai cara penanganan serangan asma sedang-berat.

Yang paling penting dipahami dalam serangan asma adalah terjadinya 3
masalah khas di bronkhus, yaitu
1.otot polos bronkhus berkontraksi/menegang sehingga tidak elastis lagi
2.saluran pelapis bronkhus mengalami peradangan/inflamasi ('membengkak'),
3.jaringan mukosa/lendir di dinding bronkhus menghasilkan lendir yg
berlebihan.
Kombinasi ketiganya membuat saluran pernapasan semakin sempit dan kaku yg
membuat penderita kesulitan bernapas, bahkan sampai sesak napas. Inilah
bedanya gejala/serangan asma dgn batuk biasa.

Penanganan serangan asma perlu dengan cara inhalasi karena yang memerlukan
obat adalah saluran pernapasan di paru-paru, yaitu bronkus. (inhalasi =
penghirupan; obatnya dihirup melalui mulut, bukan ditelan). Obat hirupan
langsung mencapai paru-paru sehingga tepat sasaran. Karena tepat sasaran,
efek sampingnya lebih kecil daripada obat asma yang harus ditelan.

Obat yang ditelan (obat 'oral') akan ikut beredar melalui sistem peredaran
darah ke seluruh tubuh sebelum mencapai paru-paru. Ia tidak langsung ke
sasaran yang dituju. Karena sudah sempat 'jalan-jalan' dulu di dalam tubuh
melalui sistem peredaran darah, obat asma yang ditelan memberi efek samping
yg lebih besar ke tubuh kita.
Untuk mengembalikan kondisi bronkus dalam serangan asma menjadi normal
kembali, dibutuhkan obat yang disebut bronkodilator. Obat ini
'melonggarkan' kembali otot bronkus yang kaku. Salah satu jenis
bronkodilator adalah salbutamol; salah satu merk sabutamol adalah Ventolin,
yg tersedia dalam format MDI maupun cairan untuk nebulisasi (baca
penjelasan di bawah ini).

Serangan asma ringan umumnya cukup ditangani dengan inhalasi obat
bronkodilator menggunakan inhaler jenis MDI (gambarnya bisa dilihat di
sini:
http://www.aboutkidshealth.ca/En/ResourceCentres/Asthma/AsthmaMedicines/Pages/Using-a-Metered-Dose-Inhaler-MDI-with-a-Spacer.aspx).
MDI ini lebih 'pasif' sifatnya. Penderita perlu melakukan usaha
normal menarik-mengeluarkan napas untuk mendapatkan hirupan obat yang
cukup, dan penderita serangan asma ringan masih mampu melakukan usaha itu.

Dalam kasus serangan asma sedang-berat, penderita sudah sedemikian sesak
napas sehingga usahanya nggak cukup lagi untuk mendapatkan dosis yang
sesuai melalui MDI. Bayi dan anak kecil kadang-kadang juga belum dapat
menggunakan MDI dengan benar (walaupun sudah dibantu dengan spacer). Karena
itu digunakan cara nebulisasi (nebulisasi = inhalasi menggunakan
nebulizer). Mesin nebulizer lebih 'aktif', ia bisa menghantarkan uap obat
dalam dosis tetap ke saluran pernapasan tanpa penderita berusaha
menarik-mengeluarkan napas secara normal. Obatnya bronkodilator cair
khusus utk nebulizer.

Sekarang, apabila kita menghadapi kasus batuk biasa (yaitu batuk karena
infeksi virus ISPA/common cold dan terjadi pada anak non-asma),
pertanyaannya:
1. Apakah kita perlu melakukan nebulisasi dengan obat-obatan asma?
---Tentu tidak, karena jelas tidak RUM. Pada batuk biasa anak non-asma,
saluran pernapasannya tidak mengalami ketiga hal tersebut diatas. Jadi
tidak butuh bronkodilator, tidak butuh nebulisasi.

2. Apakah nebulisasi tanpa obat-obatan dapat menolong?
---Untuk serangan asma ringan saja tidak dibutuhkan nebulisasi. Jadi untuk
apa nebulisasi dalam kasus batuk biasa, walaupun tanpa obat-obatan?
Termasuk tidak RUM, karena kriteria RUM adalah juga cost effective.

Berkaitan dengan Bissolvon (obat golongan mukolitikum = 'pengencer dahak')
vs Ventolin (obat golongan bronkodilator), masalahnya bukan 'less side
effect' vs 'more side effect'. Masalahnya adalah: perlu atau tidak perlu?

Bronkodilator dalam kasus batuk biasa, tentu nggak perlu.
Mukolitikum dalam kasus batuk biasa tidak perlu, karena pada dasarnya
mukolitikum nggak terbukti efektifitasnya untuk mengencerkan dahak. Jadi,
buat apa juga nebulisasi dengan mukolitikum saja? Atau nebulisasi tanpa
obat-obatan? (memangnya pakai cairan apa ya, kalau bukan cairan obat?).

Maaf kalo saklek ya mbak... plis jangan ditimpuk, hehe..

Ira
maaf nggak potek.

2011/11/18 <uut_fight@yahoo.com>

> Dear doc's dan SP's,
> Salam-ku (2y10m) batuknya sdh 2.5bln datang dan kadang pergi sebentar.
> HTnya dg fluids dan buah2an,madu dan melembabkan ruangan.
> Flu berkepanjangan ini cukup menghambat mobilitasku ngajak2 si kecil ke
> rumah eyangnya di bogor(dr jkt),atau ngajak jln2 or main2 air.dianggap sbg
> penyebab,gitu...
> Skrg dengar suara batuk yg penuh dahak dan hidung yg tersumbat,saya jadi
> ingin mengajaknya inhalasi supaya terbantu mengeluarkan lendir. Kalau
> request ke terapist spy inhalasi tanpa obat,boleh ngga,ya?
> Kl dengan obat(spt bisolvon) pun,katanya less side effect dibanding obat
> minum kan yh?
> Kalau saya baca dr thread diskusi inhalasi, ventolin misalnya bikin dada
> berdebar kan...jd ngga baik.
> Please pencerahannya.
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

6a.

Re: Tips Kasih Obat ke Baby

Posted by: "marcella.kasih@indosat.blackberry.com" marcella.kasih@indosat.blackberry.com

Fri Nov 18, 2011 5:11 pm (PST)



Dok, gpp kok diencerin, tapi mesti habis semua aja.

Regards,
Marcella
*sol
Sent from my BlackBerry0…3
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
7a.

[Urgent] Pipis masuk ke telinga bayi, perlu ke dokter THT gak ya?

Posted by: "Pono Ruci" rucipono@yahoo.co.id   rucipono

Fri Nov 18, 2011 5:51 pm (PST)



Dear SPS',

Anak laki-laki saya, Roetji (11 m 20 d) telinganya baru aja kemasukan air kencingnya sendiri..bangun tidur, pipis, sedang saya ganti celananya, pipis lagi & eh mancur lgsg masuk kuping..langsung kami tidur miringkan dan air kencingnya kami hisap pakai kapas..anak saya sekarang tetap ceria..apakah perlu segera kami periksakan ke dokter THT?

Terima kasih

Salam,

Iin

7b.

Re: [Urgent] Pipis masuk ke telinga bayi, perlu ke dokter THT gak ya

Posted by: "risma" bunda_fazil@yahoo.com   bunda_fazil

Fri Nov 18, 2011 5:56 pm (PST)




Gak perlu mba...
Cairan yg masuk jg bakal keluar sendiri kok.
Yg perlu mba lakukan cuma observasi aja
Apa ada efek lanjutan setelahnya, misal sakit kuping.
Dr situ baru ditentukan langkah kemudian apa...
Don't worry too much ya

-risma-

8a.

KELAS PERSIAPAN KELAHIRAN & MENYUSUI BANDUNG 3-4 Desember 2011

Posted by: "klasibdg" klasibdg@yahoo.com   klasibdg

Fri Nov 18, 2011 6:09 pm (PST)




Dear Smart Parents,

Dengan ini kami dari Tim KLASI YOP Bandung memberitahukan bahwa Notification ini akan muncul beberapa kali sehari. Mohon maaf bila ada yg kurang berkenan.
Terimakasih

-Tim KLASI YOP Bandung

******

Dear Smart Parents,

Sadarkah kita bahwa ASI, TataLaksana Kehamilan & Kelahiran dan juga Penangananan Bayi Baru Lahir ternyata sangat berkaitan? Alangkah baiknya jika kesadaran itu kita munculkan sekarang, sebelum tugas sebagai orangtua kita jalani.

Yuk, maksimalkan setiap usaha dalam memberikan yang terbaik dan juga benar sesuai tata laksana kepada buah hati kita.

Klub Peduli ASI YOP hadir untuk memfasilitasi orangtua menjalani salah satu perannya dengan menyediakan informasi seputar persiapan kelahiran dan menyusui serta media support group orangtua peduli ASI.

KELAS PERSIAPAN KELAHIRAN & MENYUSUI BANDUNG

Pelaksanaan :Hari : Sabtu , 3 Des  dan Minggu, 4 Des 2011
Waktu : Pukul 09:00 â€" 13:30 WIB
Tempat : ‎​Restoran Bebek Garang.
Jl.Riau 114 Bandung.
Tel : (022) ‎​‎​4204336

Materi di dalam Kelas Persiapan Kelahiran & Menyusui ini adalah semua hal yang penting diketahui setiap orangtua/calon orangtua, atau siapapun yang berhubungan erat dengan pengasuhan anak. 

Kelas ini dibagi menjadi 2 Sesi.
Sesi I: ASI dan Seputar Kehamilan (3 Des 2011)
- Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
- Keuntungan ASI
- Posisi Menyusui (latch-on)
- Prinsip dasar
- Persiapan menjelang kelahiran
- Hamil ≠ sakit, suplemen, makanan, mitos-mitos
- Indikasi caesar
- Perawatanbayi baru lahir
- Kegawatdaruratan pada kehamilan 

Sesi II: Masalah-masalah Menyusui dan Pasca Kehamilan (4 Des 2011)
- Memerah ASI
- ASI Perah dan Penyimpanannya
- Mastitis, Inverted Nipple , Cracked Nipple
- Nursing Strike
- Self Weaning
- Hal-hal penting dalam check-up bayi sampai dengan 6 bulan.
- Kecukupan ASI dari segi nutrisi, terutama ASI perah
- Mengenali dan mencegah gagal tumbuh pada neonatus
- Jaundice
- Cara memantau pertumbuhan dengan kurva pertumbuhan
- Cara memantau perkembangan dan milestones
- Prinsip Rational Use of Medicines (RUM) 

Materi akan disampaikan oleh dokter dan TIM KLASI YOP disertai dengan praktek, pemutaran video dan diskusi grup.

Melalui kelas ASI ini diharapkan peserta akan memperoleh pengetahuan yang komprehensif mengenai persiapan kelahiran dan menyusui sekaligus mendapatkan kelompok support yang bisa saling mendukung dan berbagi.

Biaya Rp 130.000,- per orang, atau Rp. 230.000 untuk pasangan. Biaya ini sudah termasuk handout materi, CDmateri, snack dan makan siang. Bagi yang berminat menjadi peserta, silakan mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran di bawah ini kirim ke :
klasibdg (at) yahoo.com
dengan Subject: “Kelas Persiapan Kelahiran & Menyusui”.

Untuk informasi lebih lanjut dapat hubungi : Monika . Tlp : 081320678893

http://klasibandung.com/kelas-persiapan-kelahiran-menyusui-bandung-3-4-desember-2011

Tempat Terbatas!
Salam SEHAT, Tim KLASI YOP (Bandung) Proudly Supports Breastfeeding

FORMULIR PENDAFTARAN KELAS PERSIAPAN KELAHIRAN &MENYUSUI 3-4 Desember 2011

Nama Lengkap 1 :_____ (diisi oleh peserta perorangan)

Nama Lengkap 2 :_____ (diisi apabila mengajak pasangan)

Alamat :_____

Telepon/HP :_____

Email aktif :_____ (untuk mengingatkan peserta)

Jumlah anak:_____

Usia anak:_____ bulan/tahun

Due Date (tanggal perkiraan kelahiran): ____ (jika sedang hamil)

Ibu bekerja di luar rumah:_____ (ya/tidak)

Apakah sudah pernah mengetahui ilmu tentang laktasi / menyusui?_____ (ya/tidak)

Jika ya, dari mana sumbernya?_____ (buku/milis/tenaga kesehatan/lainnya …)

Apakah sudah pernah menyusui?_____ (ya/tidak)

Jika ya, apakah berhasil melakukan ASI eksklusif?_____

Permasalahan yang sedang atau pernah dihadapi dalam proses menyusui:_____

Apa yang diharapkan dari kelas Persiapan Kelahiran dan Menyusui yang akan

diikuti?_____

Salam SEHAT,

Tim KLASI YOP (Bandung) Proudly Supports Breastfeeding

klasibdg (at) yahoo.com

http://klasibandung.com/kelas-persiapan-kelahiran-menyusui-bandung-3-4-desember-2011

Powered by Telkomsel BlackBerry®
9a.

Re: Belekan pada newborn

Posted by: "pooh_minang@yahoo.com" pooh_minang@yahoo.com

Fri Nov 18, 2011 6:15 pm (PST)



Mba wkt babyku belekan dulu aq sekany pakai tisu p*seo aja,awalny pakai kapas basah tp dsa-ku wkt itu bilang klo pakai kapas takut malah ada bulu2 halusny yg mnusuk mata baby,tp skali pakai tisu abs itu dibuang ya mba,plus dipijat lembut ke arah hidung,alhamdulillah dlm 1mggu belekannya hilang
Sorry just sharing :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
10a.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh-> wordin

Posted by: "Diana" diana.bachtiar@gmail.com   diebachtiar

Fri Nov 18, 2011 6:26 pm (PST)



Hi smart and tough parents :) ,

Sy ikut menambahkan opini mengenai statement mom Alifah. Saya setuju dgn statement mom Alifah bhw statement : '"tidak apa2 kan? ayo bangun lagi, kan gak
sakit, gak perlu menangis, makanya hati-hati, kamu siy dibilangin, dan
lain2" bisa membuat anak tdk confident utk terbuka dimasa mendatang.

Saya sendiri lbh prefer brtanya ' are you okay?' Karena anak sy adrian (29months) suda terbiasa dgn prtanyaan sy saat dia jatuh atau tluka dia bs mnjawab dgn jujur (sesuai sikon). Saat dia memang kesakitan dia akan bilang 'hurt' dan nangis. Lalu saya bilang 'it's okay, let me put some ice on it'. Atau biasanya dia yg mnta es batu utk kompre :p. Jk tnyata jatuh kecil n tdk sakit dia akan jwb 'ok' dan dia akan main atau kmbali b'aktifitas.

Sy pun menerapkan ini pd anak2 didik saya. Dari anak kecil di usia 1.5 tahun, kita harus mbiasakan anak utk mngerti kondisi sekitar yg bs mbuatnya terluka and m'ekspresikan perasaannya yg sesungguhnya.

Hope it helps


Diana
*tdk delete original spy nyambung
Diana
@diebachtiar

Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
From: alifah davida <alifah.davida@gmail.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Fri, 18 Nov 2011 13:50:16
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh

Menarik sekali ya, rata-rata liat share yang kalau mendapati anaknya jatuh
banyak yg encourage dengan kata2, "tidak apa2 kan? ayo bangun lagi, kan gak
sakit, gak perlu menangis, makanya hati-hati, kamu siy dibilangin, dan
lain2"

Mungkin saya salah, tapi menurut ilmu parenting yang saya pelajari, adalah
pantang buat orang tua untuk 'undermine' atau menganggap remeh perasaan/apa
yang dialami anaknya. Gampangannya kita seolah-olah bilang ke dia, bahwa
'it's not OK to feel pain, it's not OK to cry, it's not OK to be wrong'.
Lha kalau anak kita saja kita larang untuk confide ke kita apa yang mereka
rasakan (terutama yang tidak nyaman), bagaimana mungkin kita expect dia
untuk terbuka ke kita, bagaimana mungkin kita sebagai orang tua
mengharapkan mereka kalau ada apa2 mengadunya ke kita, orang tuanya?

Gimana rasanya kalau kita terpeleset, trus ada orang lewat bilang 'makanya
hati-hati kalau jalan'. Tidakkah kita lebih respek ke orang yang berhenti,
mengulurkan tangan membantu kita berdiri, lalu bertanya 'are you alright?'

Maaf jika tidak berkenan.

regards,

--Alifah--


[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

10b.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh-> wordin

Posted by: "ursula_maniez@yahoo.com" ursula_maniez@yahoo.com   ursula_maniez

Fri Nov 18, 2011 6:46 pm (PST)



Saya stuju Mom Diana.
Kelak sy mau pake cara gitu jg ke anak2. Membebaskan mrk mengungkapkan rasa sakit tapi juga bijaksana menghadapix.
Pengalaman pribadi, ortu sy trutama bokap, kl soal jatuh2an ini tegas bget. "Tangguh" mgkin d artikan bliau sbagai "ga cengeng".
Sy kl jatuh sjak msih balita (semampu sy ingat itu usia 4 thun) ga prnh nangis d dpan dia. Sesakit apapun!
Eh kebawa ampe bsar jd susah ungkapin rasa sakit or ksedihan. Paling banter sy msuk kamar dan 'ngamuk' sndiri ampe puas.
Terbukti jg pas sy lahiran (induksi), mskipun sakit bget, ada sesuatu dlm diri sy yg mencegah utk menjerit ataupun mengaduh.
Entah positif atau negatif cm kadang sy pkir 'ketangguhan' macam itu membebani mental sy hingga saat ini. Tp d lain pihak dlm kondisi tertentu hal ini justru menguntungkan jg. Sy tumbuh jd prempuan muda yg ga prnh takut n jarang mengeluh (kta orang siiih)
Itu menguntungkan tp jg bkin sesak napas kl sadar betapa slama ini sy susah mengungkapkan yg ada d hati sy scara verbal.
Ini pengalaman pribadi,
Sy sndiri msih bingung apa mau d tiru ato nggak.
Tapi sharing dr mom Diana td terus terang membuka hati sy. Anak-anak sy kelak hrus bs mengungkapkan apapun yg mrk rasakan dengan lebih jujur.

Ursula-- kembali nyimak
Powered by Telkomsel BlackBerry®
10c.

Re: [OOT] Mendidik Anak Menjadi Tangguh --> Jika anak Jatuh-> wordin

Posted by: "Pamelia Yulianto" hidupsehat.pam@gmail.com   pamelia_yulianto

Fri Nov 18, 2011 7:02 pm (PST)



Setuju banget..
Kadang kl Leon (3y3m) jatuh n sakit n nangis, asisten bakal blg "kuat..kuat.." Kalau bapaknya "makanya blabla udah jgn nangis" sy ga setuju

Reaksi pertama sy a/ menghampiri dia, digendong, sakitnya diafirmasi n diempati "sakit ya? Kasian.. Jatoh dimana/ kenapa bs gitu" trs tawarin kompres, peluk2 sebentar, baru masukin pesan "laen kali ati2/liat2 ya"

Sayangnya br soal jatoh/nangis gini bs sabar, hal laen masih musti dilatih huahuaaaa ehh tp kl ditanya "mami galak ga Leon" selalu dia geleng2 wkwkwk ga dianggap galak, pantesan aja msh begono ^^

- p a m e l i a -
"Stop Judging, Start Supporting"

Powered by my children's existance

11.

[news] Izin Praktek Dokter Boyke Dibekukan

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Fri Nov 18, 2011 7:04 pm (PST)




Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI)
merekomendasikan kepada Konsil Kedokteran Indonesia agar membekukan
surat tanda registrasi dokter Boyke Dian Nugraha selama 6 bulan. Dokter
spesialis kandungan dan seksologi itu dinilai melanggar disiplin karena
merugikan pasien.

“Pelanggaran yang dilakukan Boyke adalah menjadi asisten tindakan
operasi terhadap pasien tanpa surat izin praktek (SIP),” ujar Profesor
Ali Baziad, SpOG(K), selaku Ketua MKDKI, melalui sambungan telepon kemarin.

Menurut Ali, SIP merupakan syarat utama dalam melayani pasien. Meski
Boyke cuma mendampingi dokter utama operasi, tetap diharuskan

memiliki SIP. “Kecuali, dia merujuk 100 persen pasiennya ke operator
operasi,” katanya.

Dengan pembekuan surat tanda registrasi itu, kata dia, Boyke tidak bisa
mengurus SIP selama enam bulan.

Menanggapi keputusan MKDKI, dokter Boyke menilai itu berlebihan.“Saya
masak tidak boleh praktek selama 6 bulan. Nasib pasien saya
bagaimana?”katanya. Dia mengakui tidak memiliki SIP karena pengurusannya
berbelit.

Dalam catatannya, sejak 2007 hingga sekarang, dia belum juga memperoleh
SIP yang dimaksud.

Selain itu, Boyke membantah telah melanggar disiplin kedokteran saat
menangani pasien berinisial S pada 2008.

“Saya cuma mendampingi. Tidak terlibat dalam tindakan operasi,” katanya
melalui telepon kemarin.

Sayang, Boyke melanjutkan, hasil operasi tidak memuaskan. Ia menduga
terjadi komplikasi kista, miom, dan perlengketan karena pasien sudah
melakukan dua kali operasi sebelumnya. Ketika ditanya soal kabar adanya
kasa yang tertinggal di dalam tubuh S saat operasi, Boyke membantahnya.
“Perlu ada pembuktian. Bisa jadi dari operasi sebelumnya,”ujarnya.

Boyke mengakui kondisi S pasca-operasi memburuk. S sempat beberapa kali
mengirim pesan pendek ke ponsel Boyke yang menggambarkan keadaannya.
“Tapi, karena sibuk, tidak semua SMS dibalas,”ujarnya. ● HERU TRIYONO

http://epaper.korantempo.com/PUBLICATIONS/KT/KT/2011/11/19/ArticleHtmls/Izin-Praktek-Dokter-Boyke-Dibekukan-19112011143014.shtml?Mode=1

Recent Activity
Visit Your Group
Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

Yahoo! Health

Achy Joint?

Common arthritis

myths debunked.

Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: