Tuesday, November 8, 2011

[sehat] Digest Number 16446

Messages In This Digest (25 Messages)

Messages

1a.

Re: [sehat] (Share) Hati-hati dengan Dokter Laris dan 'Ces Pleng

Posted by: "ursula_maniez@yahoo.com" ursula_maniez@yahoo.com   ursula_maniez

Mon Nov 7, 2011 9:34 pm (PST)



Nambahin OOT
Paling sebel kl ke dokter lgsg di tanya (sering nih kejadianx):
"Sakit apa mbak?"
Weleeeehhh pengen semprot tu dokter, kalo ak tau sakit apa ya ngapain ke dokter???

Pas cacar air dl jaman kuliah jg smpat merasakan kerasx AB n obat2an dr dokter d RS terkenal d jogja : ga tdur samsek 3 hari berturut2!! Mata tdak bs terpejam. Pikiran melayang n ksadaran jg menurun sperti d dlm kabut (mgkin krn kurang tdur).

Thanks for milis tercinta skrg jd melek soal kesehatan. Ke dokter utk penegakan diagnosa. Lebih cermat utk obat2an n HT.

Salam
Ursula
Powered by Telkomsel BlackBerry®
1b.

Re: [sehat] (Share) Hati-hati dengan Dokter Laris dan 'Ces Pleng

Posted by: "ursula_maniez@yahoo.com" ursula_maniez@yahoo.com   ursula_maniez

Mon Nov 7, 2011 9:57 pm (PST)



"RUM atau tidak bukan hanya dari pihak dokter. Mnrt sy kita sbg pasien juga terlibat"

Stujuuuuuu
Nambahin lg ttg dokter yg ada gelar 'prof'. Saat khamilan ank pertama ats saran tman2 kantor yg 'langganan' ke SPoG prof tsb akhr sy manut. Antrianx berjubel ampe kram nunggu.
Usia msuk 8bulan kandungan,
"Dok, sy bs lahiran normal kan?" (Cemas brhubg mitos bdan kcil--sblm hamil cm 41kg, pas hamil cm naik 12kg)
Si Prof, "aduuuuhhh ibu pikir lahiran normal itu gampang? Sakiiiittt buu. Uh mmgx ibu bs nahan sakit kyak gt?"
Sy: bengong. Lgsg angkat kaki n cari dokter lain.
Pertanyaan sama k SPog tanpa gelar prof:
"Kita cek dalam ya Bu, pada dsrx Tuhan sdah ksih kita jalan alami sbagai prempuan utk melahirkan. Spanjang tdak ada kendala ya tentu saja bisa lahiran normal. Lebih enak kok sakitx cm sesaat pas lahir babyx ilang deh rasa sakitx"
Saya? Bengong jg tp terharu n memutuskan dokter ini yg akn membantu sy lahiran nanti. Dan pilihan sy gak salah. Hehehehehe

Salam
Ursula
Powered by Telkomsel BlackBerry®
2a.

Re: Sudah minum obat cacing, sebulan kmd masih cacingan..bgm ya?

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Mon Nov 7, 2011 9:41 pm (PST)



mbak ira,

sependek yg saya tau, 6 bulan itu patokan buat skrening perlu gak-nya obat
cacing. kalo memang terbukti cacingan, ya treatment harus segera dilakukan
mbak, gak harus nunggu 6 bulan lagi

http://www.mayoclinic.com/health/ascariasis/DS00688/DSECTION=treatments-and-drugs

Mild cases of ascariasis may require no treatment. While symptomatic
infections usually warrant treatment, infections with no symptoms typically
don't need to be treated. In some cases, ascariasis will resolve on its
own. This occurs when there are no male worms to mate with females and the
females eventually die.

*Medications*
Anti-parasite medications are the first line of treatment against
ascariasis. The most common are:

- Albendazole (Albenza)
- Ivermectin (Stromectol)
- Mebendazole

These medications work by killing the adult worms. Each medication can be
taken as a single dose. Side effects include mild abdominal pain or
diarrhea.

*Surgery*
In cases of heavy infestation, surgery may be necessary to repair damage
the worms have caused and to remove worms. Intestinal obstruction or
perforation, bile duct obstruction, and appendicitis are complications that
may require surgery.

http://kidshealth.org/parent/infections/stomach/ascariasis.html#
Home Treatment

If your child has ascariasis, the medication prescribed should be
administered accordingly. To prevent reinfection:

- Make sure that your child washes his or her hands properly,
particularly after using the bathroom and before eating.
- Have your pets checked for worms regularly.
- Keep your child's fingernails short and clean.
- Sterilize any contaminated clothing, pajamas, and bedding.
- Evaluate the source of the infection. Additional sanitation measures
in or around your home may be necessary.

When to Call the Doctor

If your child has any of the symptoms of ascariasis, contact your doctor
right away. Stool<http://kidshealth.org/parent/system/medical/labtest8.html>samples
will be sent to a laboratory to check for eggs and worms and
confirm the diagnosis.

Call the doctor if symptoms do not improve with treatment or if new
symptoms occur.

-ria-

2011/11/8 Ira Wardhani <ira_azwar@yahoo.com>

> **
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

2b.

Re: Sudah minum obat cacing, sebulan kmd masih cacingan..bgm ya?

Posted by: "Ira Wardhani" ira_azwar@yahoo.com   ira_azwar

Mon Nov 7, 2011 9:54 pm (PST)



Mbak Ria, iya makasih ya infonya

soalnya tadinya saya pikir sekali diberi obat, lenyap tuh cacing (soalnya udah hampir sebulan gak ngeluh gatal atau keluar cacing kreminya)....oke dech kalo begitu saya berikan obat cacingnya sekali lagi
Makasih yaa

IraBunda Azwar

[Non-text portions of this message have been removed]

3a.

Re: Ask: Common Cold + Demam, AC harus dimatikan ato boleh dinyalaka

Posted by: "rulinovich94@yahoo.com" rulinovich94@yahoo.com   rulinovich94

Mon Nov 7, 2011 9:48 pm (PST)



Mba,biasanya kalo andra kena cc, ac ttp aku nyalain kalo malem, suhu sekitar 26-27 dercel,soalnya kalo gak pake ac,dia jd gerah,tidurnya pasti gelisah bgt,yg ada malah kurang tidur,dan bangun udh pasti rewel,pdhl kalo lg cc kan butuh istirahat cukup ya.
Tergantung anaknya aja sih mba,asal suhu ac gak dingin bgt dan nyala gak sampai pagi,aku pkir sih gpp yah,itu kalo aku lho...
Maaf yah kalo gak berkenan


Regards
-ibunya andra-
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
3b.

Re: Ask: Common Cold + Demam, AC harus dimatikan ato boleh dinyalaka

Posted by: "tika tk" tika_ktk@yahoo.com   tika_ktk

Mon Nov 7, 2011 9:56 pm (PST)



Dear Mba Lia,

AC yang dingin memang membuat udara di sekitar ruang jadi kering
Tapiii, kalau memang daerah rumah nya panas, yang justru membuat anak jadi tidak nyaman, IMHO ok AC dinyalakan tapi jangan terlalu dingin, 26-27 dercel masih ditolerir.
Kalau aku, biasanya aku tetes minyak kayu putih di kapas..ditaruh di sekeliling tempat si kecil tidur.

Semoga berkenan ya dan semoga si kecil cepat membaik.
Warm Regards,
Tika

[Non-text portions of this message have been removed]

3c.

Re: Ask: Common Cold + Demam, AC harus dimatikan ato boleh dinyalaka

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Mon Nov 7, 2011 10:02 pm (PST)



>>Sedangkan untuk anak demam, harus banyak intake cairan jg tp suhu ruangan
kt suster di sebuah RS swasta menyarankan AC dinyalakan dingin, agar panas
tubuh menguap<<

kalau yg saya baca di bbrp web, dan dengar di pesat, 'teori'nya gak begitu
mbak.
tuhan sudah menciptakan otak manusia dengan segala mekanisme-nya, termasuk
mekanisme saat demam. kalau udaha disekitar dingin, otak akan memberikan
perintah keseluruh tubuh supaya tubuh gak kedinginan, gimana caranya? dg
meningkatkan suhu tubuh, krn kalau suhu tubuh diturunkan, kita akan makin
kedinginan.

ini yg jadi alasan kenapa suhu tubuh manusia kalau malam relativ lebih
tinggi dr siang (kalau demam, biasanya akan meningkat di malan hari)
ini juga yg jd alasan kenapa kompres saat demam yg terbaik adalah dg air
hangat, bukan air dingin.

-ria-

2011/11/8 lea <leamiranti@yahoo.co.uk>

>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

3d.

Re: Ask: Common Cold + Demam, AC harus dimatikan ato boleh dinyalaka

Posted by: "F.B.Monika" f_monika_b@yahoo.com   f_monika_b

Mon Nov 7, 2011 11:01 pm (PST)



Menambahi Ria,

Baca2 kidshealth really fun..soal fever :

"It All Begins in Your Brain

To really understand what a fever is, you need to say hello to the hypothalamus (say: high-po-thal-uh-mus). The hypothalamus is in the center of your brain. Think of it as your body's thermostat — like that thing on the wall in your house that you use to set the heat or the air conditioning. Your hypothalamus knows what temperature your body should be and will send messages to your body to keep it that way.

Most human beings have a body temperature of around 98.6° F (37° C). Some people will have a normal temperature that's a little higher; others will have a normal temperature that's a little lower.

Most people's body temperatures even change a little bit during the course of the day: It is usually a little lower in the morning and a little higher in the evening. For most kids, their body temperature stays pretty much the same from day to day — until germs enter the picture"

http://kidshealth.org/kid/ill_injure/sick/fever.html


F.B.Monika
4a.

Re: kapan frek mpasi ditambah ?

Posted by: "hilda iriany" hilda.iriany@gmail.com   h_iriany

Mon Nov 7, 2011 10:10 pm (PST)



jeng nan,
kayaknya kalo frekwensi makan nambah, biasanya otomatis jumlah asip yg
diminum berkurang loh.
ini klo di anak2 saya ya.

udh 6m2w kan? udh bisa 2x.
pagi karbo, siang buah/sayur.

cmiiw.
-hilda-

[Non-text portions of this message have been removed]

4b.

Re: kapan frek mpasi ditambah ?

Posted by: "Monik Bunda Neisha" email.mymilis@gmail.com   charlottequaneishaandinisiswanto

Mon Nov 7, 2011 10:38 pm (PST)



Mba Nancy...aku nambahin bahan bacaan aja ya..selamat berkreasi dengan
MPASI nya Nara..ga terasa dah MPASI aja..perasaan waktu itu masih ikut
KLASI..

Halaman 12 dari link :
http://www.unicef.org/nutrition/images/Counselling_Cards.pdf

Halaman 14 dari link :
http://www.unicef.org/nutrition/files/Participant_Materials.pdf

salam,

-Monik-
@corneliamonita
KLASI YOP Jakarta

[Non-text portions of this message have been removed]

4c.

Re: kapan frek mpasi ditambah ?

Posted by: "cy" nankrist@yahoo.com   nankrist

Mon Nov 7, 2011 10:39 pm (PST)



Sip d.
Bsk dcoba 2x.
Thkss ya
Sent from my BlackBerry®
powered by sinyal cinta JordyNara


-----Original Message-----
From: hilda iriany <hilda.iriany@gmail.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Tue, 8 Nov 2011 13:09:57
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Re: kapan frek mpasi ditambah ?

jeng nan,
kayaknya kalo frekwensi makan nambah, biasanya otomatis jumlah asip yg
diminum berkurang loh.
ini klo di anak2 saya ya.

udh 6m2w kan? udh bisa 2x.
pagi karbo, siang buah/sayur.

cmiiw.
-hilda-


[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

5.

tanya: diskusi resep obat (was: nyeri perut)

Posted by: "Ariany" arianyhy@gmail.com   ariany_hy

Mon Nov 7, 2011 10:41 pm (PST)



Dear sps dan docs..

Mohon maaf kl diskusi resep di sini ya..
Tadi akhirnya saya ke dktr internis krn nyeri di perut + bagian belakang rasanya masih ada saja. Ditambah pusing + mual berkepanjangan, jadi was2 kl ada apa2.

Dokternya sih kooperatif. Wkt saya terangkan keluhan saya, pencet sana sini, akhirnya ketauan sakit di bagian dekat bekas luka operasi usus buntu (operasi thn 2001).
Saya tanyakan ada kemungkinan masalah di empedu, beliau bilang sptnya tidak ada. Krn tidak ada nyeri di bagian kanan atas. Oh iya saya bawa juga hasil cek darah sgot sgpt normal.
Akhirnya diberikan resep sbb:

Sanmag tab 12
Lansoprazol
Vometa (jika mual)
Kalticol (antibiotik)
Gabril 250 (antibiotik)

tadi tidak sempat diskusi sama dr-nya, krn diburu waktu. Akhirnya wkt ke apotek saya minta sedikit penjelasan. Terutama antibiotiknya. Ternyata ada 2 mcm antibiotik, dan apotekernya juga bilang kalau 2 antibiotik itu biasanya memang dicombine utk masalah perut.

Kondisi saya skrg ini:
Masih ada sedikit pusing
Nyeri di perut kanan bawah jika dipencet
Nyeri di pinggang kanan tembus ke punggung blkg.
Faeces masih lembek. Tp saya amati sptnya tdk ada darah
Punggung masih agak nyeri.

Dalam 2 hari jk tidak membaik, diberi rujukan utk usg lower abdomen.

Dan yg jd pertanyaan saya, kenapa ya tulang punggung jadi ikutan sakit ? :( kira2 perlu ke mana ya?

Oiya sy masih menyusui anak saya (15 bulan) dan pengennya sih tetep lanjut sampe sebosannya si anak..

Sekiranya sps dan docs ada yg berkenan utk memberikan advice utk resep tsb.

Terima kasih,

regards,
Ariany

Sent from my MarvelLiciaBerry® smartphone
6a.

Ada kuman di feces

Posted by: "Rose Diana Hernani" dianahernani@yahoo.com   dianahernani

Mon Nov 7, 2011 10:44 pm (PST)



Dear All,
Saya bingung, anak saya 13 bulan BB 7.8 kg BB lahir 4.17 kg, sulit sekali bertambah berat badannya. 
Makan baik, tidak suka susu formula (pdhl ASI sedikit), anaknya sangat aktif.

Oleh DSA diajurkan:

1. Cek kultur urine (ISK) ditemukan E. Coli 4000 / cc
2. Test mantoux : 7 mm (menurut dokter negatif)
3. Test/ analisa feces, dengan hasil:
    - Lemak : + / pos
    - Bakteri : + + / pos 2

    - Basil Gram negatif : ++ / Pos 2
    - Ragi : + / Pos
    - Serat tumbuhan : + / Pos
  Untuk nilai normal, seharusnya semuanya negatif.

Diagnosa dokter anak saya terinfeksi kuman dan jamur, kemudian diresepkan:
1. Candistin drop (obat jamur)

2. Cefspan (antibiotik)
3. Enzim (multivit, tripanzym, lifagor) maaf kalau salah tulis
4. Susu harus diganti dengan susu low lactose.

Apakah pemberian obat2an tersebut sudah pas untuk anak saya?

Mohon sharingnya ya..

Regards

[Non-text portions of this message have been removed]

6b.

Re: Ada kuman di feces

Posted by: "eliebunny@yahoo.com" eliebunny@yahoo.com

Mon Nov 7, 2011 10:54 pm (PST)



Anaknya laki-laki ato perempuan ya?
-SOL n ga potek-

-wulan,mamanya Sofia-
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Rose Diana Hernani <dianahernani@yahoo.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Mon, 7 Nov 2011 22:44:08
To: sehat@yahoogroups.com<sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Cc: sehat Moderator<sehat-owner@yahoogroups.com>
Subject: [sehat] Ada kuman di feces

Dear All,
Saya bingung, anak saya 13 bulan BB 7.8 kg BB lahir 4.17 kg, sulit sekali bertambah berat badannya. 
Makan baik, tidak suka susu formula (pdhl ASI sedikit), anaknya sangat aktif.

Oleh DSA diajurkan:

1. Cek kultur urine (ISK) ditemukan E. Coli 4000 / cc
2. Test mantoux : 7 mm (menurut dokter negatif)
3. Test/ analisa feces, dengan hasil:
    - Lemak : + / pos
    - Bakteri : + + / pos 2

    - Basil Gram negatif : ++ / Pos 2
    - Ragi : + / Pos
    - Serat tumbuhan : + / Pos
  Untuk nilai normal, seharusnya semuanya negatif.

Diagnosa dokter anak saya terinfeksi kuman dan jamur, kemudian diresepkan:
1. Candistin drop (obat jamur)

2. Cefspan (antibiotik)
3. Enzim (multivit, tripanzym, lifagor) maaf kalau salah tulis
4. Susu harus diganti dengan susu low lactose.

Apakah pemberian obat2an tersebut sudah pas untuk anak saya?

Mohon sharingnya ya..



Regards


[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

6c.

Re: Ada kuman di feces

Posted by: "nia2R" niea_152@yahoo.com   niea_152

Mon Nov 7, 2011 11:00 pm (PST)



Mb,
Diagnosa medisnya apa?
Kuman dan jamur normal ada di feses kita. Yg perlu dipastikan kuman apa yg di temukan.

Sudaah berat badannya seret koq malah di anjurin sus low lactose ya?

Utk urin kesalahan dlm mengaambil sampel bisa aja terjadi sehingga kuman yg hidup di sekitar kelamin ikut masuk.

Enzim jg ga perlu kalo menurut aq. Pola makannya di perbaiki coba mb.
sudah sscreening ADB?
Coba baca soal ADB di www.milissehat.web.id

Jangan lupa plot pertumbuhan tiap bulan di GC jd tau sebenarnya kurvanya memang stagnan,turun atau naik pelan.

Semoga sedikit bantu ya

-nia-ibunya Razan Ragha
@nieafardina

6d.

Re: Ada kuman di feces

Posted by: "F.B.Monika" f_monika_b@yahoo.com   f_monika_b

Mon Nov 7, 2011 11:12 pm (PST)



Dear Mba Rose,

Sepemikiran saya sama Mba Nia..Coba plot BB n TB dari lahir sampai sekarang supaya jelas trend nya..
Screening ADB belum pernah ya Mba? Bisa dilakukan anaknya sudah lewat setahun kan ya..Pola makannya bagaimana?

Soal hasil tes faecesnya, apa keluhannya? Apa sering diare? Bakteri di faeces orang sehat yg di tes kan pun akan +.
Konsumsi low lactose : Anak Mba menurut dr mengalami intoleransi lactose?
Jadi diagnosa dr nya apa sehingga diberikan resep obat2 an tsb?

Maaf banyak bertanya..

IMHO
F.B.Monika

7.

ask DSA tumbang

Posted by: "gina aulia" gina_fiskal@yahoo.com   gina_fiskal

Mon Nov 7, 2011 11:03 pm (PST)



Dear SP and docs,

pertanyaan titipan teman,ada yg tau referensi DSA tumbuh kembang anak di daerah serpong/tangerang/bintaro dan sekitarnya?

thanks,
Gina

[Non-text portions of this message have been removed]

8a.

(Tanya) Sepsis ?

Posted by: "Yudith" anggelainy@yahoo.com   anggelainy

Mon Nov 7, 2011 11:08 pm (PST)



Dear all,

Maaf, re-send, mohon pencerahannya ya...

Tks dan salam,
yudith

--- In sehat@yahoogroups.com, "Yudith" <anggelainy@...> wrote:
>
> Dear all,
>
> Lagi search topik Sepsis, di milis, trs dapat artikel ini (postingan Marcella, mpok bawel), mohon pencerahannya ya...
>
> Anak tetangga sy, cowok 4th, sedang dirawat saat ini. gejala awal batuk2 selama 2 mingguan, trs kamis minggu kmrn panas, dibawa ke RS, cek lab, ternyata leukositnya tinggi (kl tdk salah skitar 38.000), SPA nya mula2 curiga leukimia, tp kata ibunya setelah di-morfologi (maaf kl salah istilahnya), diagnosisnya : SEPSIS.
>
> Pengobatannya diberikan AB lewat jarum infus (sy blm tahu persis AB nya apa), krn kmrn pas nengokin, ibunya kliatan lelah sekali (ibunya bru melahirkan adiknya sebulan yg lalu), jd kata ibunya pas anaknya batuk2, gak dibawa ke dokter, krn dikira hanya batuk2 biasa dan krn anaknya juga tdk demam plus ibunya msh lelah habis lahiran (ayahnya kerja di kapal pesiar, jd bisa berbulan-bulan tidak pulang), ibunya tenang saja, baru pas kamis itu panas, dibawa ke dokter, ternyata kata dokter krn terlambat, bakterinya udah keburu masuk ke darah dan menjadi sepsis.
>
> Kalau sy baca di artikel ini, sptnya bakteri penyebabnya adalah bakteri pnemokokus (krn ada batuk2 terlebih dulu). Hari ini sy rencana mau nengokin lagi, mohon pencerahannya, info apa yg bisa saya kasih ke ibunya, agar penanganan dan AB yg diberikan ke anaknya memang sudah tepat. Saya takut kl terlambat atau salah penanganan, akibat sepsis ini yg bisa mengakibatkan kematian :-(
>
> Tks banyak sebelumnya,
> salam,
> yudith
>
> > http://m.detik.com/read/2010/04/22/161435/1343577/764/bakteri-pneumokokus-kebal-antibiotik
> >
> > Kamis, 22/04/2010 16:14 WIB
> >
> > Bakteri Pneumokokus Kebal Antibiotik
> >
> > Merry Wahyuningsih : detikHealth
> >
> > detikcom - Jakarta, Bakteri pneumokokus yang dapat menimbulkan beberapa penyakit berat pada bayi, ternyata kebal terhadap banyak antibiotik. Jika bayi sudah terkena bakteri pneumokokus akan sangat sulit pengobatannya.
> >
> > Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) atau pneumokokus adalah bakteri yang paling umum menyebabkan meningitis (radang selaput otak) pada bayi ataupun anak-anak.
> >
> > Jenis bakteri ini juga dapat menyebabkan penyakit berat seperti infeksi pneumonia (radang paru), bakteremia dan sepsis (bakteri dalam darah), serta infeksi telinga dan rongga hidung (sinus).
> >
> > Meningitis, bakteremia dan pneumonia adalah momok bagi bayi dan balita. Penyakit akibat bakteri pneumokokus ini merupakan pembunuh terbesar bayi dan balita di dunia (WHO, Juni 2003).
> >
> > Bakteri pneumokokus hidup dan diam di tenggorokan individu yang sehat, baik bayi, balita dan orang dewasa. Bila daya tahan tubuh tidak kuat, terutama pada bayi, bakteri tersebut akan masuk ke dalam tubuh menuju paru (menyebabkan pneumonia), darah (bakteremia, sepsis) dan otak (meningitis).
> >
> > "Bakteri ini menjadi sangat ganas karena tubuhnya dilindungi oleh semacam kapsul yang resisten (kebal) terhadap banyak antibiotik," ujar Dr Hardiono Pusponegoro, Sp.A(K), Staf Divisi Syaraf Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, dalam acara Konferensi Media tentang Hari Meningitis Sedunia yang bertema “Jangan Ambil Risiko, Ajak Setiap Ibu untuk Melindungi Buah Hatinya”, Jakarta, Kamis (22/4/2010).
> >
> > Apabila tenggorokan bermasalah atau mengalami gangguan, bakteri pneumokokus akan masuk ke tubuh, dan sistem kekebalan tubuh kita tidak mampu melawannya, bahkan dengan antibiotik sekalipun.
> >
> > Bakteri ini sangat mudah menyebar dan ditularkan melalui udara ketika batuk, bersin, juga melalui percikan ludah.
> >
> > Setiap bayi berisiko tertular bakteri pneumokokus sejak mereka dilahirkan, yaitu 60 persen dari saudara kandung dan 12 persen dari ibu. Hal inilah yang menyebabkan banyaknya kematian bayi dan balita karena penyakit pneumokokus.
> >
> > Menurut Dr Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, Sekretaris Satgas Imunisasi PP-IDAI dan Ahli Tumbuh Kembang Anak dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu:
> >
> > Nutrisi
> > Dengan pemberian ASI, makanan lengkap dan seimbang, vitamin A, Zinc, dan lainnya.
> >
> > Perilaku hidup sehat
> >
> > Tutup mulut atau hidung ketika batuk dan bersin
> >
> > Hindari mencium bayi dengan mulut
> >
> > Hindari infeksi virus berulang (flu berulang-ulang)
> >
> > Hindari polusi seperti asap rokok dan asap dapur
> >
> > Vaksinasi dan imunisasi
> >
> > Dengan rutin imunisasi: BCG, DTP, Campak, Hib, Influenza
> >
> > Serta yang penting vaksinasi pneumokokus: PCV 7 dan PCV 13
> > Sent from my BlackBerry®
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> >
>

8b.

Re: (Tanya) Sepsis ?

Posted by: "F.B.Monika" f_monika_b@yahoo.com   f_monika_b

Mon Nov 7, 2011 11:27 pm (PST)



Dear Mba Yudith,

Sepsis adalah infeksi bakteri yg bisa menyerang beberapa organ tubuh , bila menyerang paru namanya bacterial pneumonia.

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000666.htm

Selain gejala klinis, diperlukan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosisnya, sepengetahuan saya tes darah, rontgen. Kalau hal2 lain sbb :

To diagnose sepsis, several tests may be carried out, including:

blood tests

urine tests

stool sample tests

blood pressure tests

a wound culture test (where a small sample of tissue, skin or fluid is taken from the affected area for testing)

respiratory secretion testing (which involves testing a sample of your saliva, phlegm or mucus)

imaging studies such as an X-ray or computerised tomography scan (CT scan)

kidney, liver and heart function tests

a spinal tap (where a sample of cerebrospinal fluid is extracted from your back for testing)

http://www.nhs.uk/Conditions/Blood-poisoning/Pages/Diagnosis.aspx

Bila betul diagnosisnya maka treatmentnya memang AB dan dibantu oxygen bila anak sesak napas/kesulitan bernafas.
Pilihan AB nya diskusikan dengan dr nya, bisa coba cari thread anak Dinny Kaa yg menderita bacterial pneumonia, ada sharing mengenai pemilihan AB nya..

HTH



F.B.Monika
9a.

Terapi SI

Posted by: "stella krisnandar" stellakrisnandar@yahoo.com   stellakrisnandar

Mon Nov 7, 2011 11:38 pm (PST)



Dear Docs n SPs,

Salam kenal semua.
Saya mau meminta masukkan untuk kasus anak saya.

Anak saya, Chelsea (17bln ), disuruh terapi SI oleh psikolog. Pertama kali Chelsea ke psikolog karena tidak mau merangkak. Jadi dibawa ke Klinik Tumbang dan dievaluasi oleh psikolog dan dilakukan terapi merangkak. Setelah 3 bulan, saya membawa Chelsea kembali ke psikolog. Untuk merangkaknya sudah tidak ada masalah. Tetapi memang untuk saat ini Chelsea masih belum banyak bicaranya. Chelsea lebih senang menunjuk dan melakukan gerakan. Tapi kadang, Chelsea bisa bicara. Misalnya memanggil oma, atau mommy atau nama mbaknya. Tapi memang sangat jarang. Untuk pengertiannya, menurut psikolognya, Chelsea sudah mengerti seperti anak 2 tahun, tetapi kemampuan bicaranya masih seperti anak 9-10 bulan.

Kemudian psikolognya mengatakan untuk terapi wicara. Namun setelah pengamatan beberapa lama, psikolognya meminta untuk dilakukan terapi SI terlebih dulu agar proses terapi wicaranya bisa berjalan lebih lancar.Karena menurut beliau, Chelsea terlalu sensitif taktilnya. Beliau melihat Chelsea kalau sudah memegang sesuatu benda yang dia suka,
tidak akan dilepaskan sampai ketemu barang lain yang dia suka dan
Chelsea cenderung harus memegang barang.
Saya sudah mencari2 informasi mengenai terapi SI ini dan sepertinya terapi ini tidak terbukti secara ilmiah.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah terapi SI ini perlu dilanjutkan?

2. Apakah ada referensi Klinik Tumbuh Kembang dan psikolog agar saya bisa mencarai 2nd opinion?

 
Thanks
Best Regards,
Stella
P save a tree...Please don't print this email unless you really need to

[Non-text portions of this message have been removed]

9b.

Re: Terapi SI

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Mon Nov 7, 2011 11:57 pm (PST)



Mba Stella,

Maaf malah balik bertanya, chelsea sudah jalankah? Dasarnya apa yah disarankan terapi merangkak?

Soal languange delaynya bisa baca disini:

http://www.babycenter.com/0_warning-signs-of-a-toddlers-language-delay_12293.bc

Cheers, Inta
@Intamaesarinta
terkirim dari henponkuh

9c.

Re: Terapi SI

Posted by: "Dina_Bundadanishali" danishapramesvari@gmail.com   adin_zahra

Mon Nov 7, 2011 11:59 pm (PST)



Hi mba stela...

coba urun rembug ya...

"Anak saya, Chelsea (17bln ), disuruh terapi SI oleh psikolog. Pertama
kali Chelsea ke psikolog karena tidak mau merangkak"

me: serius dibawa ke psikolog krn ga merangkak? boleh tau kenapa mba
emangnya kalo ga merangkak? Jalan mau kan? Sharing, saya punya 2 anak.
D (6 thn) dan L (19 bln). D dulu ga pake merangkak, 11 bulan udah
jalan, ngomong jelas di usia 2 tahun..sebelum 2 tahun, ngomong ga
jelas, (kosakata cuman beberapa kata yg terdiri dr 2 suku kata),
diajak berkomunikasi tapi ngerti. Sekarang Alhamd D, cerewetnya ga
abis2...Sedangkan L, pake merangkak, jalan di usia 11 bln, sampe
sekarang cuman bisa ngomong waa...maa...abaa...buaa...diajak
berkomunikasi tp ngerti...

Tapi kadang,
> Chelsea bisa bicara. Misalnya memanggil oma, atau mommy atau nama mbaknya.

me: wwwooowww...udah "keren" banget itu mba...hehehe....Iri saya *halah*

soal pertanyaan mba stela yang lain, tunggu ahlinya yg oke banget
turun gunung....:)

saya copas ya soal kemampuan berbahasa anak:

**********************************************************************************
---------- Forwarded message ----------
From: Oke Meiske Utami <okemieske@gmail.com>
Date: Sat, 22 Oct 2011 15:11:47 +0700
Subject: Re: [sehat] Re: anak terlambat bicara
To: sehat@yahoogroups.com

ma_byan wrote :
* usia 2th, 8bl, laki2, bb 18kg, tb 98cm, sgt aktif, insya Allah sgt
sehat, bisa berjalan usia 17blk, saat ini blm bisa bicara penuh, masih
satu dua, itu pun jarang sekali, kosakatanya masih terbatas 25 bh,
meski bisa menghitung sd delapan.
* di rmh ada kakaknya 7 tahun, laki2, & 2 org asisten. Anak sy ini tdk
mau makan nasi, klo makan selalu dipaksa dg nasi yg sedikit dihaluskan
& kuah, tp tempe, dadar jagung, kripik, biskuit & makanan keras lain
dia mau.
* Masalah gizi kami berusaha keras selalu tercukupi 4 sehat 5
sempurna, satu hari dia bisa minum susu 6-8 botol @ 120ml, krn alergi
susu sapi, dia minum susu soya.

saya :
dear ma_byan,
mau menambahkan parents yg lain. anaknya udah 2 thn 8 bulan ya?
idealnya, memang si anak diperiksakan utk menyingkirkan "adanya
masalah fisik". misalnya : masalah dg organ pendukung wicara, spt
telinga-hidung-mulut/tenggorokan. apabila memang tidak ada masalah
fisik, baru diperiksakan masalah non fisik.

cermati milestone bahasa, tadi udah ada yg kasih ya link nya, ini ada
link yg lain : http://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/index.html

cuplikannya (utk lengkapnya silahkan di ulik link2 yg sudah diberikan).
milestone bahasa, pd saat anak umur 2 tahun :
- menggunakan kalimat sederhana, terdiri dari 2-4 kata
- mengerti dan dapat mengikuti instruksi
- memahami pembicaraan sekelilingnya dan mencoba utk mengikuti
- membeo/mengulang perkataan orang lain

setelah baca link diatas, coba cermati kondisi rumah (adakah hal2 yg
tidak mendukung si anak belajar bicara?), berunding dg suami, lalu
bikin rencana, misalnya :
1. segera memeriksakan si anak ke dokter audiolog pediatrik (THT),
dokter tumbuh kembang, dll, atau 2. menunggu 3 bulan lagi, sambil si
anak mba stimulasi sendiri (kalo diumur
3 tahun masih belum menunjukkan perkembangan yg memuaskan, segera
diperiksakan jikalau ortu merasa perlu utk diperiksa lebih lanjut dan
mendalam)

apabila si anak memang "hanya kurang stimulasi" (tidak ada kondisi
patologis lainnya atau disebut juga dg pure dyspatic), biasanya
apabila ortu rajin menstimulasi, dalam 3-6 bulan, si anak akan
menunjukan perkembangan/perbaikan dalam bahasa. si anak akan bisa
mengejar ketinggalannya.

sementara itu, saya copas kan artikel dari berbagai sumber, mohon
dibaca ya mba, kalo perlu di print dan ditempel di tempat yg gampang
terlihat oleh orang rumah, jadi ga cuma mba saja yg menstimulasi, tapi
seluruh orang rumah juga diharapkan membantu proses belajar bicaranya.
(maaf copas artikelnya agak panjang) :
1. perihal fungsi oral utk wicara
2. mengembangkan kemampuan wicara
3. mengapa anak kesulitan dalam belajar berbicara 4. kapankah anakku
akan mulai bicara?

salam,
okemieske
(mohon maaf kalo ada salah perkataan)

#1 FUNGSI ORAL PADA TERAPI WICARA

Kemampuan fungsi oral adalah dasar untuk pergerakan menggigit,
mengunyah dan menelan pada proses makan dan pengucapan dalam
berbicara. Bila ada keterbatasan/kesulitan pada fungsi oral dapat
berdampak pada kurang sempurnanya kemampuan untuk diskriminasi sensory
di dalam dan sekitar struktur oral, kurangnya kontrol motorik,
menurunnya kekuatan dari otot pada oral mekanisme dan atau sensifitasi
sensory terhadap tekstur dan penciuman.

Dasar dari ketrampilan oral motor termasuk gerakan rahang, lidah dan bibir.
Patokan yg dipakai adalah pada bentuk, kekuatan dan pergerakan.

Indikasi adanya permasalahan pada pondasi ketrampilan oral motor bisa
termasuk antara lain:

1. Keluarnya liur yang berlebihan

2. Bernafas melalui mulut

3. Lidah yang terlalu menjulur

4. Kebiasaan makan yang tidak dikunyah

5. Pilihan makanan terbatas

6. Pengucapan yang tidak jelas, dll

Latihan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan fungsi oral
antara lain, :

A. Stabilitas Rahang

- Mempertemukan rahang atas dan bawah. Latihan ini untuk mmbantu
meningkatkan kekuatan otot2 rahang. Anak diminta untuk memegang bagian
rahangnya dengan jari. Perintahkan untuk melakukan gerakan menggigit memakai
gigi geraham, tujuannya anak dapat merasakan bagaimana pergerakan otot-otot
masternya bekerja.
- Katakan "ah", perintahkan anak untuk membuka mulut sambil ucapkan "ah".
Ketika melakukannya bantu dengan memegang belakang kepala agar tidak ikut
bergerak ketika melakukannya.
- Turunkan rahang, perintahkan anak untuk meletakkan jari-jarinya pada
rahang dan ibu jari di dagu, anak menggerakkan rahang ke bawah dan ke atas
(seperti buka tutup mulut)
- Mendorong rahang, dalam hal ini terapis meletakkan ibu jari di dagu
anak, minta anak untuk membuka mulutnya, lalu terapis mendorong/menahan
gerakan tersebut dengan ibu jarinya
- Menarik rahang, letakkan jari tengah terapis di depan dagu anak, minta
anak untuk menutup mulutnya, terapis mencoba menarik/menahan agar rahang
tidak menutup
- Menggigit stik es krim di bagian geraham belakang, perintahkan anak
untuk mengucapkan "tah, tah, lah, lah, nah, nah, dah, dah" (konsonan yg
berhubungan dengan rahang). Lakukan kegiatan ini di depan cermin, anak dapat
melihat bagaimana pergerakan naik turun stik es krim itu
- Letakkan stik es krim horisontal, dijepit di antara gigi atas dan bawah
bagian depan. Katakan pada anak untuk menahannya agar tidak lepas ketika
stik itu ditarik
- Masukkan stik es krim ke dalam mulut anak, lalu minta anak untuk
menggerakkan stik tersebut ke kanan dan ke kiri dengan bantuan pergerakan
lidah dan rahang. Pemakaian cermin sebagai alat bantu visual sangat membantu
anak untuk meniru gerakannya

B. Stabilitas Bibir

- Menggetarkan bibir, yaitu latihan meniup dengan bibir ditutup kuat.
Beri contoh terlebih dahulu, dengan bantuan visual anak umumnya lebih mudah
meniru
- Menekan stik es krim memakai bibir dengan kuat, letakkan stik es krim
secara horisontal dijepit pakai bibir
- Meniup peluit
- Mencium stik es krim, letakkan stik es krim di depan mulut anak yang
tertutup secara vertikal, perintahkan anak untuk menyentuh/mencium stik es
krim tersebut
- Mengunyah makanan ringan, perintahkan anak untuk menutup mulut selama
mengunyah
- Produksi suku kata dengan konsonan /p,b,m/ dengan variasi vokal
- Produksi kata-kata yang mengandung konsonan /p,b,m/, misalnya "mama dan
papa membeli bola"

C. Pergerakan Lidah

- Menjulurkan lidah keluar semaksimal mungkin
- Menggerakkan lidah menjulur ke kanan dan ke kiri
- Mendorong pipi kanan dan kiri dari dalam mulut dengan menggunakan lidah
- Menjilat selai/madu/es krim/SKM/coklat yang diletakkan di 4 sudut mulut
(atas, bawah, kanan, kiri)
- Mendecak
- Mendetak

#2. mengembangkan kemampuan berbahasa

Quote : Dari : majalah parents indonesia, edisi november 2010 1. Cari
kesempatan utk bicara 2. Katakan, lalu ulangi 3. Ikuti kemauan anak 4.
Bergantian bicara 5. Bicara bahasa ibu 6. Lakukan kontak mata 7.
Biarkan dia menyampaikan keinginannya 8. Narasikan apapun 9. Bacakan
buku 10. Gunakan bahasa isyarat

5 kesalahan berbahasa yg paling umum terjadi, 1. Andalah yg selalu
bicara 2. Anda memaksa bayi berkata kata 3. Anda memperbaiki ucapan
anak 4. Anda menggunakan bahasa bayi 5. Anda bicara terlalu banyak

Metode berikut dikembangkan oleh patolog wicara bagi anak yg punya
kesulitan mempelajari bahasa, tapi bisa diterapkan utk semua anak.

1. Teknik memberi contoh,
Cara menggunakan : gunakan kata yg ingin diucapkan anak tanpa
mengoreksinya Contoh :
anak (sambil menunjuk ke botol susu) : baba !
Ibu : adik mau ambil botol?

2. Teknik bicara sendiri,
Cara nya : gambarkan apa yg sedang anda kerjakan, pikirkan, rasakan,
lihat, dengar.
Contoh : "mama memasukan pakaian kotormu kedalam keranjang. Mama ingin
pakaian ini bersih saat kamu pakai lagi"

3. Teknik bicara paralel,
Cara nya : gambarkan apa yang sedang dikerjakan anak Contoh : shayla
sedang membereskan mainan.

4. Teknik perluasan,
Caranya : kembangkan lontaran anak menjadi kalimat lengkap Contoh :
Anak : mama makan
Anda : ya, mama sedang makan siang bersama ashley

5. Teknik penambahan,
Cara nya : tambahkan topik pembicaraan tanpa perlu membuat kalimat
lengkap Contoh :
Anak : pesawat !
Ibu : pesawat besar di langit yg tinggi

*#3 Mengapa Anak Mengalami Kesulitan dalam Belajar Berbicara*
========================================================

Ini hanyalah sedikit dari sekian banyak masalah yang kami temui:

KETERBATASAN dalam PENDENGARAN
Seringkali ditemui kondisi medis sementara maupun kerusakan permanen
dalam pendengaran anak

PERKEMBANGAN OTOT yang LAMBAT
Beberapa anak mengalami kesulitan melakukan gerakan mulut/rahang cepat
untuk mengkombinasikan dan mengkoordinasikan apa yang ingin mereka
katakana dengan suara & bahasa yang harus mulut mereka hasilkan

KELAMBANAN dalam MENGERTI BAHASA ORANG DEWASA Tidak mudah bagi anak
untuk memproses panjang (dan cepat)-nya informasi yang di-'ekspos'
oleh orang dewasa melalui bahasa 'rumit' yang mereka pakai

SEDIKITNYA LATIHAN DALAM BERINTERAKSI dengan ORANG LAIN Anak kurang
mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain guna melatih
kemampuan komunikasi mereka

PERAN yang TERLALU PASIF dalam KEHIDUPAN SOSIAL Kebanyakan anak lebih
sering ditempatkan dalam posisi "menerima" dan tidak "memberi" dalam
hubungannya dengan orang lain. Hal ini mengakibatkan tidak terbiasanya
mereka berpartisipasi secara aktif; hal yang dibutuhkan dalam
perkembangan bicara mereka

CARA KOMUNIKASI "KUNO" SUDAH TERLALU NYAMAN DIPAKAI Beberapa anak,
khususnya dalam hubungan di dalam keluarganya, terbiasa dengan nyaman
berkomunikasi menggunakan gerakan, bahasa tubuh maupun bunyi-bunyian
saja. Hal ini boleh jadi merupakan cara komunikasi yang efektif di
dalam rumah, namun tidak dalam lingkup masyaarakat, di mana anak butuh
menggunakan bahasa secara verbal sampai ke tingkat kata-kata yang
rumit

ORANG DEWASA TIDAK MENGANGGAP ANAK MAMPU Banyak orang dewasa tidak
melibatkan anak dalam berkomunikasi, karena memiliki pemikiran bahwa
anak tersebut belum mampu berpartisipasi aktif ataupun mengerti
pembicaraan yang berlangsung.

ORANG DEWASA BICARA ATAS NAMA MEREKA
Seringkali orang dewasa bicara atas nama anak, sehingga mereka
kelihatan tidak berbicara

TIDAK CUKUP WAKTU untuk BERBICARA
Sering terjadi bahwa dalam suatu proses komunikasi, orang dewasa tidak
menunggu cukup lama guna memberi kesempatan pada anak untuk merespon.
Kebanyakan anak bersikap pasif dalam berkomunikasi, sepertinya mereka
mengerti bahwa mereka tidak akan diberi kesempatan untuk bicara.

TERLALU BANYAK RANGSANGAN
Sekalipun untuk niat dan tujuan yang baik, seringkali anak di'jejali'
dengan terlalu banyak bahasa, sehingga mereka kewalahan. Rasanya
seperti anak yang sedang belajar menangkap bola, lalu dilempari
beberapa bola sekaligus.

TERLALU BANYAK BAHASA "SEKOLAH"; KURANG BAHASA yang "KOMUNIKATIF"
Kebanyakan anak pada awal usianya diajarkan bahasa yang mencakup
'warna', 'angka', yang sebetulnya tidak terlalu bermanfaat dalam
komunikasi sehari-hari. Anak membutuhkan rangsangan bahasa yang
sifatnya praktis; mencakup kosa kata yang berkaitan dengan kehidupan
sehari-hari, karena mereka akan melatih kemampuan berbahasanya melalui
kehidupan sehari-hari.

TERLALU BANYAK BAHASA "PERTUJUKAN"; KURANG "OBROLAN"
SOSIAL
Kebanyakan anak menggunakan bahasa untuk menunjukkan kemampuannya
meniru sesuatu kepada orang dewasa; apakah itu sajak pendek, syair
lagu, mengulang cerita yang didongengkan kepada mereka, dll. Hanya
sedikit yang mendapatkan kesempatan untuk 'ngobrol' dan bertanya jawab
secara santai, sehingga terbangun hubungan 'pertemanan' dengan orang
yang berkomunikasi dengan mereka.

TERLALU BANYAK BERMAIN SENDIRIAN
Tentunya anak belajar banyak melalui permainannya dengan boneka, robot
atau mainan lainnya. Namun untuk melatih kemampuannya berkomunikasi,
ia akan membutuhkan juga manusia yang melakukan pembicaraan timbal
balik sesuai dengan kemampuan si anak.

Disadur bebas; HS(9/03)

------------------

*#4 Kapankah Anakku akan Mulai Bicara?* by : Dr. James MacDonald

Entah sudah berapa sering saya mendapat pertanyaan di atas, sepanjang
perjalanan karir saya selama 20 tahun sebagai ahli patologi bahasa.

Sepertinya, para orangtua menunggu munculnya kemampuan berbahasa pada
anak-anak mereka seperti menunggu sebuah angkutan umum. Mereka merasa
tidak memiliki kontrol untuk mengetahui kapan kemampuan itu akan
muncul. Namun justru sebetulnya, kemampuan berbahasa pada anak sangat
dipengaruhi oleh orangtuanya.

Secara umum, di'rumus'kan bahwa seorang anak akan mengucapkan kata
pertamanya antara usia 10 sampai dengan 18 bulan. Tidak ada tabel
waktu yang bisa secara persis menyatakan kapan seorang anak akan
bicara. Cukup banyak anak yang mulai berbicara di usia lebih dari 18
bulan dan masih terus mengembangkan kemampuan berbahasanya, terutama
dalam hal percakapan. Kita juga sering luput mengamati, bahwa anak
anak-anak yang bicara dengan orang tertentu, tetapi tidak dengan yang
lainnya. Nah, ketika pada usia ke-2 anak terlihat tidak menggunakan
kata-kata dalam bermain dan memenuhi kebutuhan/keinginannya, maka kita
harus teliti menelaah bagaimana kemampuannya dalam pra-berbahasa.

Oleh karena itu, pertanyaan yang harus diajukan sebenarnya adalah ;
"Apa yang dibutuhkan dan harus dilakukan oleh seorang anak sebelum ia
bisa bicara dan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi?"

Dari pengalaman bertahun-tahun mewawancarai para orangtua, saya bisa
membuat kesimpulan bahwa kebanyakan orangtua menganggap kemampuan anak
berbahasa muncul secara otomatis, seperti halnya tumbuhnya rambut,
bertambahnya berat badan dll, tanpa harus ada bantuan khusus dari
orangtua, anggota keluarga maupun orang yang sehari-hari berhubungan
dengan si anak.

Jadi apabila Anda cemas bahwa anak Anda terlambat bicara, saya harap
Anda tidak berpikir bahwa kemampuan bahasanya akan tumbuh sendiri
tanpa bantuan Anda, seperti halnya tubuhnya yang tumbuh dan berkembang
tanpa bantuan Anda

Untuk dapat mengembangkan kemampuannya bicara dan berbahasa, Anak Anda
perlu memiliki beberapa kebiasaan yang kita, orang dewasa tak pernah
pikirkan sebagai kebiasaan yang dibutuhkan untuk dapat berbicara.
Kebiasaan tersebut antara lain adalah bermain dengan orang lain,
bermain secara bermakna dengan benda-benda yang ada, meniru,
bergiliran / bergantian, melakukan interaksi (timbal balik),
berkomunikasi secara non-verbal, dan menikmati hubungan dengan orang
lain.

Seringkali orangtua membawa anaknya yang berusia 3,4,5,6 tahun atau
lebih untuk menemui saya dengan keluhan bahwa mereka belum bisa bicara
atau kalaupun bicara hanya bicara sendiri saja. Para orangtua ini
biasanya merasa bahwa mereka sudah melakukan segala hal yang bisa
mereka lakukan, dari mulai mengajak bermain sampai mengajarkan bicara,
sebagaimana mereka melakukannya dengan anak-anak mereka yang lainnya.
Tetapi karena segala cara itu tak juga berhasil, maka mereka
menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan anak mereka
tersebut.

Beberapa keluhan dari para orangtua yang lazim saya temui adalah :
"Anakku tidak bermain seperti halnya anak lain bermain"
"Dia jarang memperhatikan hal-hal yang terjadi di sekelilingnya"
"Ia tidak tertarik pada hal-hal baru"
"Apa yang dia lakukan, pasti dilakukannya berulang-ulang"
"Dia mendapatkan apa yang dibutuhkannya dengan cara menuntun kami ke
hal yang dia inginkan atau dengan membuat suara-suara yang tidak
jelas"
"Anakku tidak menikmati kebersamaan dengan orang lain jika tanpa kegiatan"
"Anakku lebih senang menyendiri"
"Ia tidak mempedulikan orang lain"
"Dia tidak bisa bermain bersama dengan sesamanya"

Semua keluhan di atas menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan dari pada
orangtuanya mengenai anak-anaknya yang belum berbicara.

Jadi, apa jawaban dari pertanyaan *"Kapan Anakku Akan Bicara?"* Dari
pengalaman saya mengikuti perkembangan kemampuan berkomunikasi
anak-anak di lebih dari 500 keluarga, maka jawabannya adalah : *Ketika
anak-anak itu sudah mengembangkan hubungan dengan orang-orang yang
masuk ke dalam dunia mereka dan menjadi mitra mereka yang memiliki
laju kecepatan sama dengan mereka*.

Saya sudah berkali-kali mengatakan kepada para orangtua untuk berhenti
berharap Anaknya dapat sekonyong-konyong bicara. Sebaliknya, saya
meminta mereka untuk melihat ke dalam diri mereka sendiri dan mereka
akan menemukan betapa besar kekuatan yang mereka miliki untuk membantu
anak mereka bicara.
Tujuan utama saya adalah mengajarkan para orangtua apa yang anak
mereka butuhkan sebelum bicara dan yang sama pentingnya, mengajarkan
mereka cara-cara ALAMI untuk mengubah diri mereka sehingga anak bisa
lebih banyak belajar BERSAMA dengan mereka.

Sekarang saya akan mengingatkan Anda tentang beberapa hal penting yang
Anda dan anak Anda dapat lakukan secara rutin. Hal ini telah membantu
anak-anak lain mempersiapkan diri mereka untuk bicara. Perhatikanlah,
ketika Anda membaca daftar di bawah ini Anda mungkin akan mengatakan
dua hal :
Pertama, bahwa Anda dan anak anda telah melakukan hal-hal tersebut.
Mungkin saja pernyataan Anda itu benar, tetapi mungkin saat
melakukannya, anak Anda belum siap menjadikannya suatu kebiasaan
rutin.

Kedua, anda mungkin mengatakan bahwa hal-hal ini dilakukan hanya oleh
anak-anak usia bayi, sementara anda merasa bahwa anak anda sudah
besar, lalu anda tidak merasa ingin melakukan hal-hal seperti itu
lagi.

Jika itu pernyataan Anda, maka jawaban saya adalah bahwa anak, dalam
usia berapapun, dapat belajar mengenai hal-hal yang mereka tidak
pernah pelajari sebelumnya, asalkan mereka memiliki mitra yang
antusias mendukung dan melakukan kegiatan itu bersama-sama dengan
mereka.

Lihatlah daftar di bawah ini, lalu dengan menggunakan skala 1 sampai 5 :
(1=tidak pernah, 3=jarang, 5=rutin dilakukan) tulislah berapa sering
hal ini dilakukan

YANG PERLU DILAKUKAN OLEH ANAK

- Sering bermain dengan orang lain
- Bermain dengan benda-benda secara bermakna (telpon2an, masak2an, minum
teh, mengendarai mobil dll)
- Menirukan tingkah laku dan bunyi-bunyian orang lain
- Bergiliran / bergantian
- Berinteraksi dengan orang lain, secara berkala semakin lama jangka
waktunya
- Menggunakan bahasa tubuh dan bunyi-bunyian dalam berkomunikasi
- Aktif terlibat dalam permainan dengan orang lain dan menikmatinya

• Menunjukkan minatnya terhadap hal-hal yang baru

YANG PERLU ANDA LAKUKAN

- Sering bermain, sesering anak Anda
- Menyamai gerak-gerik dan cara komunikasi anak
- Menunggu - memberi waktu kepada anak untuk melakukan gilirannya dalam
berinteraksi
- Menunjukkan kepada anak, langkah selanjutnya
- Bergiliran dan membiarkan giliran anak lebih lama dibanding Anda
- Merespon terhadap setiap gerakan dan bunyi yang dibuat anak, sekecil
apapun itu
- Menjadikan permainan sebagai suatu hal yang menyenangkan dan bukan
sebagai pelajaran / keharusan

Disadur bebas (HS 9/03)

--
Dina Kurniasari
"Semoga semua bayi di dunia mendapat ASI dari ibunya"

9d.

Re: Terapi SI

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Tue Nov 8, 2011 12:03 am (PST)



mbak stella,
jd chelsea bisa bicara cuma jarang ya?
dalam diam-nya itu, dia bisa dapet yg dia mau gak? jd dg cuma nunjuk, tanpa
bicara dia bs dapetin barang yg dia tunjuk?
hmmm.. kalau saya, mungkin akan melakukan hal yg sama dg chelsea, gak usah
banyak bersuara tp semua yg saya mau bisa dateng sendiri :)

just my 2 rups

-ria-
semoga mbak oke baca email ini :)

2011/11/8 stella krisnandar <stellakrisnandar@yahoo.com>

> Chelsea lebih senang menunjuk dan melakukan gerakan. Tapi kadang, Chelsea
> bisa bicara. Misalnya memanggil oma, atau mommy atau nama mbaknya. Tapi
> memang sangat jarang. Untuk pengertiannya, menurut psikolognya, Chelsea
> sudah mengerti seperti anak 2 tahun, tetapi kemampuan bicaranya masih
> seperti anak 9-10 bulan.
>

[Non-text portions of this message have been removed]

9e.

Re: Terapi SI

Posted by: "stella krisnandar" stellakrisnandar@yahoo.com   stellakrisnandar

Tue Nov 8, 2011 12:06 am (PST)



Dear Mbak Inta,

Chelsea sudah bisa berjalan .
Terapi merangkak karena Chelsea tidak mau merangkak sama sekali dan menurut dsa-a merangkak adalah tahapan yang harus dilalui.

Thanks buat link-a mbak.

 
Thanks
Best Regards,
Stella
P save a tree...Please don't print this email unless you really need to

________________________________
From: Inta <dini.maesarinta@gmail.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, November 8, 2011 2:56 PM
Subject: Re: [sehat] Terapi SI

 
Mba Stella,

Maaf malah balik bertanya, chelsea sudah jalankah? Dasarnya apa yah disarankan terapi merangkak?

Soal languange delaynya bisa baca disini:

http://www.babycenter.com/0_warning-signs-of-a-toddlers-language-delay_12293.bc

Cheers, Inta
@Intamaesarinta
terkirim dari henponkuh

[Non-text portions of this message have been removed]

10a.

Re: [Ask]Lagi-lagi MMR

Posted by: "Ariany" arianyhy@gmail.com   ariany_hy

Mon Nov 7, 2011 11:43 pm (PST)



Maaf, ikutan diskusi dulu, mumpung blm ditutup :)

Anak saya yg pertama tempo hari mmr di usia 3 tahun (msh blm join milis, masih oon)
Untuk boosternya biasanya kapan ya? Kl ga salah baru mulai imunisasi lagi nanti umur 5 tahun (dicek dengan tabel imunisasi milis sehat)

Kebetulan bulan ini anak saya yg kedua(15bln) MMR (1)


Terima kasih pencerahannya .. :)

regards,
Ariany

Sent from my MarvelLiciaBerry® smartphone
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Health

Healthy Aging

Improve your

quality of life.

Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: