Tuesday, October 18, 2011

[sehat] Digest Number 16288

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: GarGul (was : Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam) From: rezka MommaAZKA
1b.
Re: GarGul (was : Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam) From: tari romzi
2a.
Info Dokter Bedah Umum Wanita From: Windianingrum Syanditra
2b.
Re: Info Dokter Bedah Umum Wanita ==> WARNING! From: /ghz
2c.
Re: Info Dokter Bedah Umum Wanita ==> WARNING! From: Windianingrum Syanditra
3.1.
Re: [Tanya] Santan Vs Kelapa From: aina
3.2.
Re: [Tanya] Santan Vs Kelapa From: Halimah Yusuf
3.3.
Re: [Tanya] Santan Vs Kelapa From: marcella.kasih@indosat.blackberry.com
4a.
Re: Need_Info: Tes Bakat Anak lewat Sidik Jari di Bekasi/Jakarta From: marcella.kasih@indosat.blackberry.com
4b.
Re: Need_Info: Tes Bakat Anak lewat Sidik Jari di Bekasi/Jakarta From: marcella.kasih@indosat.blackberry.com
5a.
maaf lagi2 gtm.butuh penguatan From: gita Nasution
5b.
Re: maaf lagi2 gtm.butuh penguatan From: aina
6a.
Re: sakit pinggang kanan From: Adhya
7a.
efek samping vit. Penambah nafsu makan From: lisvi_na@yahoo.co.id
7b.
Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan From: Inta
7c.
Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan From: aries3_dee84@yahoo.com
7d.
Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan From: lisvi_na@yahoo.co.id
7e.
Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan From: lisvi_na@yahoo.co.id
7f.
Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan From: Inta
7g.
Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan From: lisvi_na@yahoo.co.id
8a.
Re: Anemia Mikrositik Hipokrom, mohon saran, ya.. From: Yeptirani Syari
9.
[news]  Plan to ban OTC sale of antibiotics put off From: /ghz
10a.
Re: [Numpang Curhat] Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam. From: dyah prima
11.
FW: [Hukum-Online]  Skandal Dokter dan Farmasi dampak mahalnya pendi From: Mutoyib
12.
FW: [Hukum-Online]  Penyebab Harga Obat Mahal - Dokter Raup Fee Obat From: Mutoyib

Messages

1a.

Re: GarGul (was : Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam)

Posted by: "rezka MommaAZKA" lopelope_funky@yahoo.com   lopelope_funky

Tue Oct 18, 2011 12:43 am (PDT)



Mom.. Gak hanya garam kok yg mengandung yodium..yodium alami terdapat jg pada ikan laut,buah, lbh bgs memberikan yg alami kan :D
Jd,jgn tkt kekurangan yodium ya krn baby nya gak konsumsi garem....lgn,kebutuhan garem baby tu msh dikitttttt bgt kok,,
sent from mommaazkaberry

1b.

Re: GarGul (was : Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam)

Posted by: "tari romzi" tari_romzi@yahoo.com   tari_romzi

Tue Oct 18, 2011 12:58 am (PDT)



makasih banyak untuk fast responnya mbak2 sekalian...huhu..anakku udah telanjur dikasi makanan gulgar. bahkan juga doyan jajan, walaupun aku rada ketat utk masalah jajanan. gimana ya tips utk ngurangi sedikit ketergantungan mereka dengan gulgar? ada saran?

________________________________
From: Inta <dini.maesarinta@gmail.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, October 18, 2011 2:24 PM
Subject: Re: [sehat] GarGul (was : Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam)

 
Mba Tari,

Jujur yaaah agak susah mencari link soal bahaya gulgar walaupun ada sih klo mau ubek2. Yg jelas kalau di piramida makanan atau myplatenya USA gov program, gak ada tuh porsian gula dan garam.

Sebenarnya kebutuhan garam untuk anak 11 thn keatas saja cuma 1 sdt/hari sudah termasuk garam dalam bahan makanan olahan seperti keju, roti, makanan kaleng, biskuit2, dll dll.

Jadi kebayang kan yah betapa sedikitnya garam yang dibutuhkan oleh anak2 dibawah itu.

Untuk kecukupan garam dan pernak perniknya bisa dibaca di link ini:

http://tna.europarchive.org/20090810121540/http://salt.gov.uk/babies_and_children.html

Cheers, Inta
@Intamaesarinta
terkirim dari henponkuh

[Non-text portions of this message have been removed]

2a.

Info Dokter Bedah Umum Wanita

Posted by: "Windianingrum Syanditra" windianingrum.syanditra@yahoo.com   windianingrum.syanditra

Tue Oct 18, 2011 12:58 am (PDT)



Dear All,
 
Saya akhirnya mau konsul ajah dey ke dokter mengenai penyakit ambein saya, tapi kok malu ya klo ke dokter cowok
soale beda kan sama dokter kandungan. Hiks...
klo ada info dokter bedah umum wanita, aku mau dunk infonya.
Yang di jakarta yah..thanks alot before...

Windianingrum
Look Great, Have Fun, Make Money
http://www.bossluarbiasa.com/?=windianingrum

[Non-text portions of this message have been removed]

2b.

Re: Info Dokter Bedah Umum Wanita ==> WARNING!

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Tue Oct 18, 2011 1:03 am (PDT)



On 10/18/2011 2:58 PM, Windianingrum Syanditra wrote:
> Saya akhirnya mau konsul ajah dey ke dokter mengenai penyakit ambein saya, tapi kok malu ya klo ke dokter cowok
> soale beda kan sama dokter kandungan. Hiks...
> klo ada info dokter bedah umum wanita, aku mau dunk infonya.
>
>
=> kl di bekasi bisa ke dr laksmi nawasasi

oh iya jangan lupa footernya dihapus sebelum posting yah bu

salamku
bapakeghozan

2c.

Re: Info Dokter Bedah Umum Wanita ==> WARNING!

Posted by: "Windianingrum Syanditra" windianingrum.syanditra@yahoo.com   windianingrum.syanditra

Tue Oct 18, 2011 1:09 am (PDT)



Iya maaf ya Pak...tadi buru2 lupa diapus...
mana itu footer lama ga berlaku..hiksssss

Windianingrum

 
From: /ghz <ghozan10032005@gmail.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, October 18, 2011 3:02 PM
Subject: Re: [sehat] Info Dokter Bedah Umum Wanita ==> WARNING!

 
On 10/18/2011 2:58 PM, Windianingrum Syanditra wrote:
> Saya akhirnya mau konsul ajah dey ke dokter mengenai penyakit ambein saya, tapi kok malu ya klo ke dokter cowok
> soale beda kan sama dokter kandungan. Hiks...
> klo ada info dokter bedah umum wanita, aku mau dunk infonya.
>
>
=> kl di bekasi bisa ke dr laksmi nawasasi

oh iya jangan lupa footernya dihapus sebelum posting yah bu

salamku
bapakeghozan

[Non-text portions of this message have been removed]

3.1.

Re: [Tanya] Santan Vs Kelapa

Posted by: "aina" aina.anwar@yahoo.com   aina.anwar

Tue Oct 18, 2011 12:59 am (PDT)



Santan jgn dimasak mom, masukinnya terakhr abis api dimatiin. Biar msh ok santannya cmiiw


merci beaucoup
wassalamu'alaikum wr wb,


aina f.
3.2.

Re: [Tanya] Santan Vs Kelapa

Posted by: "Halimah Yusuf" halimah_yusuf@yahoo.com   halimah_yusuf

Tue Oct 18, 2011 1:01 am (PDT)



Siang mbak Cella,
Barusan abis browsing2 lagi ternyata santan tersebut ga sejelek yg aku bayangkan selama ini...dimana santan dianggap sebagai salah satu penyebab penyakit jantung dikarenakan mengkonsumsi santan akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah krn tingginya kandungan lemak pada santan...
 
Klo baca dari beberapa link dibawah (mohon koreksi jika info dari link ini ternyata kurang tepat) aku simpulkan (CMIIW):
 
Santan (coconut milk) memang tinggi akan kalori n saturated fat.. Namun saturated fat yg terkandung pada santan adalah type "medium-chain triglyceride"  ato MCFA (Medium-chains Fatty Acid) dimana lemak jenis ini cepat diserap tubuh dan diolah menjadi energi dan tidak di simpan dalam bentuk lemak. Hal inilah yg membedakannya dengan saturated fat lain (type "long-chain triglyceride") seperti yg terkandung dalam produk dairy.
 
Sehingga, walopun saturated fat erat kaitannya sebagai penyebab tingginya kadar kolesterol dalam darah, yang pada akhirnya memicu heart disease, saturated fat yg terkandung dalam santan tidak ato belum terbukti sebagai salah satu penyebabnya (ceunah, experts still arguing.. :-)). Penyebab tingginya kolesterol adalah krn kandungan saturated fat type "long-chain" dari produk makanan lain yg dimasak dengan menggunakan santan, seperti daging merah + santan menjadi = rendang... :-)
 
Walaupun demikian, jumlah pengkonsumsian santan tetap harus diperhatikan sesuai kebutuhan lemak harian, karena tingginya calori yg terkandung di dalamnya...
 
Ini linknya ya..mohon koreksi klo ada yg salah...mudah2an jadi info juga buat yg laen.. :-) Maap klo nin jadinya "nanya ndiri...jawab ndiri..."..hehe
 
http://cholesteroldiary.com/coconut
http://www.livestrong.com/article/356635-coconut-milk-vs-coconut-oil/
http://www.livestrong.com/article/518741-can-coconut-milk-affect-your-cholesterol-levels/

Thanks,
-Alim-
 
 

--- On Tue, 10/18/11, marcella.kasih@indosat.blackberry.com <marcella.kasih@indosat.blackberry.com> wrote:

From: marcella.kasih@indosat.blackberry.com <marcella.kasih@indosat.blackberry.com>
Subject: Re: [sehat] [Tanya] Santan Vs Kelapa
To: sehat@yahoogroups.com
Date: Tuesday, October 18, 2011, 12:14 AM

Slamet siang
"Klo santan kan udah jelas ga baik buat tubuh ya."

Yang gak baiknya apa tepatnya ?
Jadi bisa fokus jawabnya gitu mbak

Regards,
Marcella
*sambil ngupi
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------------------------------

Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================Yahoo! Groups Links

[Non-text portions of this message have been removed]

3.3.

Re: [Tanya] Santan Vs Kelapa

Posted by: "marcella.kasih@indosat.blackberry.com" marcella.kasih@indosat.blackberry.com

Tue Oct 18, 2011 1:45 am (PDT)



"Ini linknya ya..mohon koreksi klo ada yg salah...mudah2an jadi info juga buat yg laen.. :-) Maap klo nin jadinya "nanya ndiri...jawab ndiri..."..hehe

Ini dia milister teladan.

Regards,
Marcella
*kagum

Sent from my BlackBerry�0�3
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
4a.

Re: Need_Info: Tes Bakat Anak lewat Sidik Jari di Bekasi/Jakarta

Posted by: "marcella.kasih@indosat.blackberry.com" marcella.kasih@indosat.blackberry.com

Tue Oct 18, 2011 1:04 am (PDT)



Mbak, ini sih bukan SoL (sorry one line)
Wong emailnya panjang gitu kok, he2

Q:
Pertanyaan sy...apa perlu ya anak 3thn tes psiko....tujuannya utk apa yah??
A:
Kl saya sih, gak perlu, saya yang tau kapan dan apa yang bikin anak saya gak nyaman. Intinya kalau kenal anak sendiri, kenapa mesti percaya sama orang asing yang gak kenal sama anak kita ?

Q:
Mnrt sy abhi ga perlu ikut tes.merci beaucoup
A:
Setuju. Je vous en prie.

Regards,
Marcella
*jadi guru bhs indonesia ternyata gak mudah
Sent from my BlackBerry�0�3
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
4b.

Re: Need_Info: Tes Bakat Anak lewat Sidik Jari di Bekasi/Jakarta

Posted by: "marcella.kasih@indosat.blackberry.com" marcella.kasih@indosat.blackberry.com

Tue Oct 18, 2011 1:10 am (PDT)



Stuju sama mbak Ninik

"Skrg krn suami dinas di bali lg belajar nari bali...*takadakataterlambat*"
Belajar itu kalau gak dipaksa menyenangkan lhooo
Sekarang saya lagi belajar otodidak, agar dapat mengajar Bahasa Indonesia buat teman seruangan, ekspat Perancis yang dapat kursus dari kantor, tapi gurunya tidak menikmati mengajar kayaknya (*jadi guru itu panggilan ya ternyat, he2)

Padahal, dari kecil kita sudah bicara bahasa ibu, Bahasa Indonesia. Tapi pas ditanya alasan kenapa pakai suatu bentuk kalimat, bingung.

Jadi, biarlah proses belajar itu sealami mungkin, senikmat mungkin.

Dengan sidik jari di terawang, pikiran kita yang tadinya lepas bebas, jadi terbebani hasil terawangan itu.

Kalau mau coba, silakan kalau rela (*huhuhu, uangnya bisa buat beli gado2 berapa porsi ya)

Regards,
Marcella
*seger nih makan gado2 di hari panas kayak gini
Sent from my BlackBerry�0�3
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
5a.

maaf lagi2 gtm.butuh penguatan

Posted by: "gita Nasution" gitamuu@yahoo.com   gitamuu

Tue Oct 18, 2011 1:04 am (PDT)



dear SPs and Docs..
Anakku susah bgt makannya..udah pakai segala cara..tp ya gt..
udah makannya maunya yg kayak nasi sm lauknya aja..kadang nasinya aja itupun cm beberapa suap..
gak suka sayur dan kuah2an..
setiap hari selalu sajiin sayur..gak disentuh2..sekalinya mau mangap dilepeh.
makan brg jg gak mempan..krn anakku itu gak mau duduk diem sewaktu makan..
cepat bosan..aktifitasnya tinggi sekali..manjat2..naik tangga..lari2..ga ada capeknya..
minum pun kadang sedikit..
sampe2 malah ujung2nya aku ajak main..sambil jalan2..sambil nonton tv..biar dia nyaman dulu baru sambil kasih makan
untuk membuat nyamannya itu yg lama..makanya waktu makannya bisa2 sejam-3jam..
kebiasaan buruk kayak gini susah bgt dihilangin..
anakku udah 14month berat badan turun jd 8.5kg..
dlm dua hari ini aku disiplinin kembali makan cuma 30 menit gak lebih..
ujung2nya setiap makan cuma 3suap seukuran tangannya sendiri.
dan kalau dia lapar malah minta nyusu ASI..
aku tahan2..dia ngangis2..smp ketiduran..dan akhirnya makanan yg masuk sedikit sekali..udah 3 hr begini..
kira2 ngatasinnya gimana yah..
thanks..

Gita

[Non-text portions of this message have been removed]

5b.

Re: maaf lagi2 gtm.butuh penguatan

Posted by: "aina" aina.anwar@yahoo.com   aina.anwar

Tue Oct 18, 2011 1:13 am (PDT)



Mom gita, iv been there.....

"gak mau duduk diem sewaktu makan..
cepat bosan..aktifitasnya tinggi sekali..manjat2..naik tangga..lari2..ga ada capeknya..minum pun kadang sedikit..sampe2 malah ujung2nya aku ajak main..sambil jalan2..sambil nonton tv..biar dia nyaman dulu baru sambil kasih makan untuk membuat nyamannya itu yg lama..makanya waktu makannya bisa2 sejam-3jam.."

Belum tlat laaa utk coba 30mnt...sy br nerapin abhi umur 3y3m....skrg 3y6m, uda minta makanya....laper kali yaaa....

Br 3hr mom.....sabar yah.....ga bs cpt ngubah anak jd ok, kudu ekstra sabaaarrr....sy dl jg khwtr..makanya telat ngajari :p

merci beaucoup
wassalamu'alaikum wr wb,

aina f.

6a.

Re: sakit pinggang kanan

Posted by: "Adhya" adhya.larasati@yahoo.com   adhya.larasati

Tue Oct 18, 2011 1:04 am (PDT)



makasih linknya ya bu Monika, btw saya ibu bukan bapak :D

[Non-text portions of this message have been removed]

7a.

efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "lisvi_na@yahoo.co.id" lisvi_na@yahoo.co.id   lisvi_na

Tue Oct 18, 2011 1:16 am (PDT)



Dear Dokter & SP's,

Saya new member nih,boleh minta share & bantuannya ya...
Seperti judul diatas,anak saya Qila usia 15 bulan.BBnya 9,7kg dan tinggi 79cm sudah ideal & bagus kata dokter wkt periksa ke markas sehat,Qila aktif juga anaknya.tetapi,kadang suka susah makan,seperti GTM.nah...eyangnya takut kalau Qila kekurangan gizi krn badannya tidak gemuk seperti wktu masih bayi.sehingga menginginkan utk diberi vitamin penambah nafsu mkn pd Qila.krn pengalaman eyangnya dulu dgn anak2nya begitu.nah pertanyaannya
1. apakah bermasalah atau tidak bila Qila diberi penambah nafsu makan?
2. Apa efek sampingnya pemberian vitamin penambah nafsu mkn?
3. Kalau kelebihan vitamin bisa menyebabkan apa?
Terima kasih saya ucapkan sebelumnya atas bantuannya.

Vina moms Qila.
Powered by Telkomsel BlackBerry�
7b.

Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Tue Oct 18, 2011 1:17 am (PDT)



Boleh tau gak mba Vina, berapa banyak Qila minum susu/harinya?

Cheers, Inta-sol
@Intamaesarinta
terkirim dari henponkuh

7c.

Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "aries3_dee84@yahoo.com" aries3_dee84@yahoo.com   aries3_dee84

Tue Oct 18, 2011 1:26 am (PDT)



Coba bantu jawab ya mba manurut pandangan saya,

1. apakah bermasalah atau tidak bila Qila diberi penambah nafsu makan?
>> Penambah nafsu makan itu multivitamin atau suplemen gitu? Klo anak saya penambah nasfu makan buatin soto bening pake daging. Sop ikan yg seger2 pasti nafsu tuh makannya apalg klo gtm, hehehe

2. Apa efek sampingnya pemberian vitamin penambah nafsu mkn?
>> Pastinya ada coba aja mba lihat kandungan didalam multivitamin tersebut mba cek di www.drugs.com

3. Kalau kelebihan vitamin bisa menyebabkan apa?
>> Segala sesuatu yg berlebihan pastinya ga bagus, ginjal jd terlalu berat untuk bekerja

Rgds
Dian-bunda Akhtar
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry� smartphone
7d.

Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "lisvi_na@yahoo.co.id" lisvi_na@yahoo.co.id   lisvi_na

Tue Oct 18, 2011 1:27 am (PDT)



mbak Inta, Qila masih minum ASIP tiap harinya kalau lagi mau makan sekitar 200ml,kalau lagi tidak mau makan sekitar 400ml.karena saya bekerja,jadi tiap hari diasuh eyangnya.

Vina moms Qila.
Powered by Telkomsel BlackBerry�
7e.

Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "lisvi_na@yahoo.co.id" lisvi_na@yahoo.co.id   lisvi_na

Tue Oct 18, 2011 1:30 am (PDT)



Mbak Dian,makasih atas bantuan info & tanggapannya,langsung saya save :)

Vina moms Qila.
Powered by Telkomsel BlackBerry�
7f.

Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Tue Oct 18, 2011 1:30 am (PDT)



Mba Vina,

Kenapa saya tanya berapa banyak susu, takutnya Qila minum terlalu banyak susu hingga malas makan.

Mba vina udah coba observasi apa penyebab GTMnya?

Buat saya vit penambah nafsu makan bukan solusi nya, mau sampai berapa lama bergantung pada vitamin ini?

Cheers, Inta
@Intamaesarinta
terkirim dari henponkuh

7g.

Re: efek samping vit. Penambah nafsu makan

Posted by: "lisvi_na@yahoo.co.id" lisvi_na@yahoo.co.id   lisvi_na

Tue Oct 18, 2011 1:44 am (PDT)



Mba Inta,penyebab GTM sudah sy observasi,yaitu pengenalan pola makan yg tidak teratur dari awal MPASI.yaitu kalau waktu pemberian makan sambil digendong,trs diajak jln2.sdh saya sediakan high chair tapi tdk mau dipakai sama eyangnya alasannya krn tidak biasa.sehingga berdampak sampai sekarang kalau mkn maunya sambil jln2 klr rumah :(
Sudah pernah saya coba jlskan malah tersinggung eyangnya,saya ajak ke dokter tidak mau.malah ngotot suruh memberi vitamin penambah nafsu makan. melalui pertanyaan tadi maksud saya ingin menjelaskan ke eyangnya.maaf ya mbaa saya malah jadi curhat hehehe

Vina moms Qila.
Powered by Telkomsel BlackBerry�
8a.

Re: Anemia Mikrositik Hipokrom, mohon saran, ya..

Posted by: "Yeptirani Syari" sehat.syari@gmail.com

Tue Oct 18, 2011 1:42 am (PDT)



Makasih, dokter Yovita..
sudah gak bosan2 menjawab pertanyaan serupa ^_^
Cuma Tuhan yang bisa membalas jasa dokter..

Rencananya kami mau screening zat besi pas Zee 12 bulan, tapi, kebetulan dia
demam beberapa minggu yang lalu, setelah itu jadi pemalas. Awalnya saya gak
terlalu khawatir, sampai ada Mama yang menulis bahwa anaknya baru ketauan
ADB setelah 12bulan dan hb-nya 7.sekian. (maaf Mbak Mi Yun.. lupa 7.2 atau
7.5 :p)

akhirnya kami memutuskan screening dimajukan, awalnya mau langsung tes SI
dkk, tapi karena mau diambil 3-4 tabung, saya keberatan, akhirnya tes darah
lengkap n hapusan darah tepi saja. Hasilnya sudah saya share..

Tentang riwayat talasemia, setau saya gak ada, atau mungkin ada tapi
talasemia minor ya? (yang beta trait itu ya dok?) sehingga gak ketauan,
maklum orang jaman dulu mungkin gak aware sama talasemia kali ya?

insyaAllah besok kami akan cek SI dkk untuk Zee, nanti, hasilnya akan saya
share di sini lagi ya dok..

terima kasih.. ^_^

--
Yeptirani Syari, ~Dandanya Zee~
"kalo mo japri, ke *y.syari@gmail.com* ajah... biar gak nyelip :p"

[Non-text portions of this message have been removed]

9.

[news]  Plan to ban OTC sale of antibiotics put off

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Tue Oct 18, 2011 1:46 am (PDT)



Bagaimana dengan Indonesia?

Plan to ban OTC sale of antibiotics put off
Kounteya Sinha, TNN Oct 7, 2011, 12.54AM IST

NEW DELHI: The government's bold decision to clamp down on
over-the-counter sale of third generation antibiotics has been shelved
for the time being.

Just days before the drug controller general of India was to notify
Schedule H1, the health ministry decided that a "broader consensus was
required" and withheld its notification. As many as 90 antibiotics would
have been brought under the new schedule. There would have been strict
curbs on the sale of these antibiotics.

Union health minister Ghulam Nabi Azad said, "We need to debate the
feasibility of a separate Schedule H1 to rationalize and regulate
antibiotics in the market, keeping in view the ground realities,
particularly the rural India." Azad added that although resistance was a
problem shared by developing and developed countries, "our solutions
must be local and sensitive to constraints of respective health systems".

Speaking to TOI, ICMR director general Dr V M Katoch said, "Several
parts of rural India do not even have doctors to prescribe an
antibiotic. At present, people go to shops and purchase the antibiotics
needed to cure their illnesses. Bringing in this schedule would mean
that shops wouldn't have the drugs. We need to find a solution that
helps both urban and rural India."

According to Prof Ranjit Roychoudhury, "While urban India faces the
problem of over-prescription of antibiotics and irrational use, rural
India faces under-prescription. Hence, this schedule should be
introduced in urban India first."

Azad said, "In India where a significant fraction lacks access to basic
healthcare and antibiotics, we have an urgent need to protect the
effectiveness of our most affordable drugs. We have created an
antibiotics policy that will restrict access to new generation
antibiotics over the counter, restrict use for sub-therapeutic purposes
in the animal feed sector and will focus on various measures to reduce
the need for antibiotics. However it will need a broader debate."

India was planning to ban the availability and OTC sale of the latest
generation of antibiotics from general pharmacies in a bid to end the
country's obsession with popping pills.

Drug resistance due to irrational use of antibiotics will increase in
the future, director of Centres for Disease Control and Prevention
(CDC), Atlanta, Dr Thomas R Frieden has warned.

In an interview to TOI, Dr Frieden said it was very important that India
came out with a policy to control irrational use of antibiotics. "There
will be increasing drug resistance in the future. Superbugs like NDM1
and drug resistance are definitely major threats," Dr Frieden said.

The schedule, however, would have had two parts -- Part A having 16
drugs and antibiotics that would be sold directly by drug manufacturers
to the tertiary care hospitals. These drugs will have a label with a red
box and would be marked as for use in tertiary care hospitals only. Part
B had 74 drugs and formulations that would carry the warning, ``It is
dangerous to take this preparation except in accordance with the medical
advise", and ``Not to be sold by retail without the prescription of the
doctor".

Part A included drugs like Moxifloxacin, Meropenem, Imipenem, Ertapenem,
Doripenem, Colistin, Linezolid and Cefpirome. Part B included drugs like
Gentamicin, Amikacin, Pencillin, Oxacilin, Zolpidem, Cefalexin,
Norfloxacin, Cefaclor and Cefdinir.

Even the World Health Organisation (WHO) has warned that the world is
staring at a post-antibiotic era, when common infections will no longer
have a cure. WHO director general Dr Margaret Chan said when antibiotics
were first introduced in the 1940s, they were hailed as wonder drugs.
"Widespread infections that killed millions could be cured. Major
diseases, like syphilis, gonorrhoea, leprosy and tuberculosis lost much
of their sting. However today, the message is clear -- the world is on
the brink of losing these miracle cures," Dr Chan said.

http://articles.timesofindia.indiatimes.com/2011-10-07/india/30257302_1_antibiotics-policy-drug-resistance-otc-sale

[Non-text portions of this message have been removed]

10a.

Re: [Numpang Curhat] Anak Anemia, No Gula Garam jadi kambing hitam.

Posted by: "dyah prima" dyahprima@gmail.com   dyahprima

Tue Oct 18, 2011 1:46 am (PDT)



adb kan kurang zat besi ya....
klo ga makan gulgar bisa anemia.... lah saya yg makanannya dari kecil penuh
dg gulgar tetep aja anemia tuh.
sembuhnya ya diet makanan tinggi zat besi trus ndak minum susu dan teh (krn
susu dan teh menghambat penyerapan zat besi).
begitu makanannya kurang zat besi, banyak minum teh ya drop lagi deh.

anak2 juga adb krn emaknya ndak ngasih cukup cadangan zat besi semasa hamil,
sekarang treatmentnya ya supplemen zat besi dan makanan tinggi zat besi.
mama yang anemia kan ndak memberi cukup cadangan zat besi, anak juga
cenderung anemia. ga bisa disalahin krn ga kasih gulgar. ayo mamanya cek
lagi pola konsumsi makanan anaknya seperti apa, trus mamanya sendiri anemia
ndak?

--
salam,
Prima - mama gita & colin

"Prepare your mind to received the best that life has to offer." ~Ernest
Holmes~

http://mamagita.multiply.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

11.

FW: [Hukum-Online]  Skandal Dokter dan Farmasi dampak mahalnya pendi

Posted by: "Mutoyib" MUTOYIB1@Mattel.com

Tue Oct 18, 2011 1:57 am (PDT)



Mereka begitu tega…



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Skandal Dokter dan Farmasi dampak mahalnya pendidikan kedokteran, Benarkah?

sampai saat ini saya belum sepenuhnya yakin kalau mafia kedokteran itu benar-benar ada, tapi kalau membaca beberapa artikel yang ane dapatkan di Internet berikut ini kok saya jadi sangat prihatin.

ada yang bilang juga dokter Indonesia terlalu mudah memberikan obat dan terlalu mudah memfonis operasi. apakah benar??

apakah ini karena dampak mahalnya pendidikan kedokteran, sudah jadi harasia umum, untuk masuk ke Fakultas kedokteran butuh ratusan juta

kalau benar tentu masyarakt yang di rugikan....

Ini salah satu buku yang bahas tentang sisi gelap kedokteran dan farmasi gan...



"Mafia Kesehatan" – Sisi Gelap Dunia Medis yang Perlu Anda Ketahui

Hubungan bebas antara dokter dan industri obat yang melakukan jual-beli obat telah banyak merugikan pasien. Pasien menjadi ajang permainan bisnis obat para dokter. Adanya "iming-iming" mencapai target penjualan dari industri obat, telah memicu rusaknya profesi dokter yang sepantasnya menjadi habitus moralitas.

Dampaknya nilai kemanusiaan dipertaruhkan guna kepentingan bisnis. Mengerikan lagi, dengan keahliannya, dokter dapat mengarahkan resep obat yang sarat dengan kepentingan bisnis pribadi, lebih-lebih tanpa menghiraukan kemampuan ekonomi pasien. Suatu realitas profesi yang tergadaikan.

Lebih memprihatinkan lagi, ketika mendapati dokter yang hanya berorientasi bisnis semata. Pemeriksaan berlangsung singkat dan berakhir hanya dengan penyelesaian memberikan selembar coretan resep obat tanpa memperhatikan hak-hak pasien untuk membuka kesempatan berkomunikasi dan memberi informasi penyakitnya lebih mendalam.

Lantas bagaimana institusi dan profesi di sekitar kesehatan ketika mental para profesionalnya telah tergadaikan? Tentunya institusi tercermin dari para pelaku profesinya. Buku ini hadir membongkar tentang mafia kesehatan, yang sarat dengan orientasi bisnis dan jauh dari jamahan hukum. Menguak jaringan yang rapi, tersembunyi serta dikendlikan oleh orang-orang profesional.

Alexandra Indriyanti, penulis yang intens berkutat di dunia kesehatan, menulis secara gamblang menguak tabir kejahatan di seputar kesehatan. Mulai dari membongkar politik strategi bisnis besar industri obat; Kelakuan para dokter hingga memunculkan sebutan Dokter Jurus Angin Puyuh, Dokter Ban Berjalan, dan Dokter Memukul Angin; serta rumah sakit yang kerap menolak pasien tidak mampu atau mempersulit birokrasi ketika pasien merasa dirugikan.

Saya mengajak Anda untuk membaca buku ini dengan pikiran terbuka dan menilai sendiri apakah yang tertulis didalamnya merupakan realita atau bukan. Tapi yang pasti, dengan membaca buku ini, Anda akan merasakan seperti masuk ke dalam perangkap jaring terorisme model baru yang sangat terlindungi dan tersistematiskan.

Note: Anda bisa mendapatkan buku karya Alexandra Indriyanti yang fenomenal ini di toko-toko buku kota Anda.

Dt. Awan (Andreas Hermawan)

sumber : http://healindonesia.wordpress.com/2...-anda-ketahui/ <http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/10/mafia-kesehatan-sisi-gelap-dunia-medis-yang-perlu-anda-ketahui/>



Mengakhiri 'selingkuh' dokter dan industri farmasi

Kalau akhirnya Anda terpaksa harus pergi ke dokter, tanyakanlah berapa banyak pasien yang dia sarankan penanganan penyakitnya harus lewat meja operasi. Itu perlu ditanyakan karena akan menjadi dasar bagi Anda untuk mengambil keputusan apakah tetap dirawat olehnya atau berpaling ke dokter lain.

Bila dalam setahun hanya 10% dari jumlah pasien yang ditanganinya harus menjalani operasi, maka dokter tersebut pantas mendapatkan kepercayaan Anda. Tapi apabila 25% hingga 50% dari jumlah pasiennya harus ditangani di ruang operasi, maka itu bisa menjadi indikasi bahwa ada kredit yang tengah 'dilunasi' si dokter untuk 'mengejar setoran'. Nah, bila persentasenya mencapai 80%, dokter itu layak mendapat julukan dangerous doctor, dan segeralah cari dokter lain.

Itu adalah guyonan yang disampaikan Anggota Komisi IX DPR Hakim Sorimuda Pohan dalam acara diskusi mengenai kelangkaan dan mahalnya harga obat beberapa waktu lalu. Guyonan yang disambut tawa semua orang yang hadir di acara itu.

Seperti kentut, praktik-praktik 'haram' dunia kedokteran memang tercium tak sedap tapi tidak kelihatan. Hal paling sederhana dan paling banyak dibahas dalam beberapa waktu terakhir adalah independensi dokter dalam menuliskan resep untuk pasiennya. 'Selingkuh' antara pabrik obat dan dokter-yang sudah pasti merugikan pasien--belakangan mendapatkan sorotan tajam.

Poin-poin etika promosi obat antara GP Farmasi Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI):

1. Dokter dilarang menjuruskan pasien membeli obat tertentu karena dokter bersangutan telah menerima komisi dari perusahaan farmasi tertentu.

2. Dukungan perusahaan farmasi pada pertemuan ilmiah dokter tidak boleh dikaitkan dengan kewajiban mempromosikan atau meresepkan suatu produk.

3. Dukungan kepada dokter secara individual dalam rangka pendidikan berkelanjutan terbatas pada biaya registrasi, akomodasi, dan transportasi.

4. Perusahaan farmasi dilarang memberikan honorarium atau uang saku kepada dokter yang menghadiri pendidikan berkelanjutan, kecuali sebagai pembicara atau moderator.

5. Donasi pada profesi kedokteran tidak boleh dikaitkan dengan penulisan resep atau penggunaan produk perusahaan tertentu.

6. Pemberian donasi dari perusahaan farmasi hanya diperolehkan untuk organisasi profesi kedokteran, bukan untuk dokter individual.

7. IDI harus memverifikasi berbagai kegiatan resmi organisasi, terkait dengan sponsorship dari anggota GP Farmasi Indonesia.


Sumber : GP Farmasi

Promosi obat industri farmasi yang tidak etis telah membuat pasien semakin tersakiti. Hadiah untuk sang dokter, harus dibayar is pasien lewat harga obat yang mencekik leher. Pasien tidak punya pilihan karena dokternya sudah terikat 'kontrak' tidak resmi dengan produsen obat.

Kalau memang praktik serupa ini tidak pernah ada, tidak mungkin Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sampai merasa perlu untuk melakukan penandatanganan kesepakatan bersama etika promosi obat pada 12 Juni lalu.

Dalam kesepakatan itu dokter dilarang menjuruskan pasien membeli obat tertentu karena dokter bersangkutan telah menerima komisi dari perusahaan farmasi tertentu. Masih ada sejumlah poin lainnya yang intinya ingin menegakkan independensi dokter dalam menjalankan tugasnya.

"Kami memang tidak memiliki data mengenai pelanggaran kode etik itu, namun saya yakin pelanggaran itu sangat mungkin terjadi. Jadi kesepakatan ini untuk penegasan," kata Ketua Umum GP Farmasi Indonesia Anthony Ch Sunarjo.

Menepis bias

Pertengahan Maret lalu, organisasi perusahaan farmasi internasional di Indonesia (IPMG) juga memperketat aturan promosi dan pemasaran obat oleh para anggotanya, lewat revisi terbaru kode etik organisasi itu.

Ketua IPMG Ahmet Genel mengatakan revisi kode etik IPMG itu diadopsi dari revisi terbaru International Federation Pharmaceutical Manufacturers & Association (IFPMA).

Namun, Genel membantah bahwa pengetatan aturan mengenai promosi dan pemasaran obat tersebut didasarkan pada adanya dugaan praktik promosi yang tidak sehat antara perusahaan farmasi dan dokter.

"Ini [kode etik] dibuat bukan atas adanya dugaan telah terjadi praktik tidak sehat antara produsen obat dan dokter. Kami ingin obat-obat yang diproduksi dipasarkan secara etis dan dokter dapat membuat keputusan tanpa bias," ujarnya berupaya meyakinkan.

Perusahaan farmasi yang tergabung dalam IPMG hanya diperbolehkan memberikan hadiah kepada profesi kesehatan dalam rangka acara nasional, budaya, atau keagamaan yang penting, dengan nilai maksimal Rp500.000, tidak boleh lebih.

Sebelumnya, perusahaan farmasi diperkenankan untuk memberikan hadiah senilai Rp500.000 untuk ulang tahun dan hadiah senilai hingga Rp2 juta untuk hadiah pernikahan. Tapi kini, hadiah untuk perayaan ulang tahun dan pernikahan telah diharamkan.

Batasan rupiah untuk membuat pekerjaan dokter tidak berbias juga ditetapkan oleh GP Farmasi, misalnya, lewat suvenir promosi yang harus bernilai wajar yaitu maksimum US$20 dan honorarium pembicara seminar yang tidak boleh melebihi US$300.

Sayangnya, tidak ada batasan rupiah yang ditetapkan apabila perusahaan farmasi ingin memberikan hadiah untuk perayaan tertentu, seperti hari besar keagamaan, kepada dokter.

Masalah independensi pastinya bukan hanya monopoli dokter dan industri farmasi. Dalam Pedoman Perilaku Hakim, seorang hakim juga disebutkan hanya boleh menerima hadiah yang nilainya tidak lebih dari Rp500.000.

Nilai itu disebut-sebut jauh lebih rendah dari standar kode etik hakim internasional yang memperbolehkan hakim menerima hadiah dengan nilai maksimal US$200 atau setara dengan Rp1,8 juta.

Bagaimanapun, upaya menciptakan transparansi kerja berbagai profesi memang layak dihargai. Semoga saja kode etik tadi tidak sekadar disimpan dalam laci meja yang kemudian dilupakan di saat tidak ada yang mengawasi.

Sulit memang. Sebab perselingkuhan memang mencurigakan, tapi sulit dibuktikan. (yeni.simanjuntak@...)

bisnis.com

sumber : http://finance.groups.yahoo.com/grou...sage/169?var=1 <http://finance.groups.yahoo.com/group/brainware-kaef/message/169?var=1>
















[Non-text portions of this message have been removed]

12.

FW: [Hukum-Online]  Penyebab Harga Obat Mahal - Dokter Raup Fee Obat

Posted by: "Mutoyib" MUTOYIB1@Mattel.com

Tue Oct 18, 2011 1:57 am (PDT)





http://medan.tribunnews.com/2011/10/17/dokter-raup-fee-obat-40-

Penyebab Harga Obat Mahal
<http://medan.tribunnews.com/topics/penyebab-harga-obat-mahal>

Dokter Raup Fee Obat 40 %

Laporan Reporter Tribun Medan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perusahan farmasi Indonesia memberikan fee
hingga 40 persen pada dokter yang merekomendasikan pemakian obatnya pada
pasien. Akibatnya, pasien terpaksa menanggung biaya obat yang lebih
mahal karena fee dokter masuk dalam harga obat.

''Pungli itu juga terjadi dalam birokrasi kesehatan dan kedokteran di
Indonesia. Itu juga yang membuat jasa dokter dan biaya obat mahal,''
ujar seorang dokter yang membuka praktik di seputaran Jalan H M Yamin,
Medan, melalui telepon ke redaksi Tribun, Rabu (12/10) pagi.

Dokter yang identitasnya tidak mau ditulis itu mengaku tergugah membuka
aib dokter Indonesia, setelah membaca headline edisi hari itu: Pungli
PLN 7 Kali Lipat. Ia pun bersedia diwawancarai Tribun di tempat
praktiknya, Rabu sore.

Di sela-sela melayani pasiennya, dokter ini mengatakan praktik pungli
dokter terjadi mulai lulus Fakultas Kedokteran hingga setelah
berpraktik.

''Obat ini banderolnya Rp 264 ribu. Tapi kalau saya yang beli, harganya
hanya Rp 150 ribu,'' ujarnya sambil menunjukkan obat yang akan digunakan
untuk pasiennya saat itu.

Ia menyebut selisih harga banderol Rp 264 ribu dengan harga dokter Rp
150 ribu, yakni Rp 114 ribu itulah fee yang akan dinikmati dokter yang
merekomendasikan obat tersebut.

''Kalau resep yang sudah yang diberikan dokter ditebus pasien,
perusahaan obat akan mentransfer fee ke rekening si dokter,'' katanya.
(yns) Selengkapnya baca edisi cetak halaman 1 hari ini

Penulis : Yoenus

Editor : Boris

Sumber : Tribun Medan <http://tribun-medan.com/>

[Non-text portions of this message have been removed]

Recent Activity
Visit Your Group
Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Yahoo! Health

Memory Loss

Are you at risk

for Alzheimers?

Biz Resources

Y! Small Business

Articles, tools,

forms, and more.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: