Friday, September 30, 2011

[sehat] Digest Number 16153

Milis SEHAT Group

Messages In This Digest (25 Messages)

1.
Bls: [sehat] Demam typoid From: 'Ita' Elisabeth Dianita
2a.
Re: Demam typoid From: ralluna ralluna
2b.
Re: Demam typoid From: Regia Delonie @Gmail
2c.
Re: Demam typoid From: siti amatullah mutmainah
2d.
Re: Demam typoid From: ainia_5@yahoo.co.id
2e.
Re: Demam typoid From: siti amatullah mutmainah
2f.
Re: Demam typoid From: ainia_5@yahoo.co.id
3.
Bls: Re: Bls: Re: Bls: Re: [sehat] WTA Night Terror?? From: zeinyunus@yahoo.co.id
4a.
Re: Pup ada darahnya From: sylviamilissehat@yahoo.com
4b.
Re: Pup ada darahnya From: ay
4c.
Re: Pup ada darahnya From: Lestari sabilal
4d.
Re: Pup ada darahnya From: Inta
4e.
Re: Pup ada darahnya From: Harti Kurniawan
4f.
Re: Pup ada darahnya From: pria ardhana
4g.
Re: Pup ada darahnya From: ay
5a.
Re: Dari kaki sampai perut bengkak From: yulianto
6a.
Re: Mata merah dan belekan From: donanoor@gmail.com
7a.
Tidak BAB selama1Minggu From: Siti Masitoh
8a.
[Ask] Reaksi newborn terhadap ASI..?? From: pria ardhana
8b.
Re: [Ask] Reaksi newborn terhadap ASI..?? From: Ratna
8c.
Re: [Ask] Reaksi newborn terhadap ASI..?? From: Inta
9a.
Re: Need botol asip urgent From: Monik Bunda Neisha
10a.
Re: batuk, muntah darah sangat banyak From: jltd shop
11.
OOT : cari high chair... From: Tenny Sitti hajar
12.
Tanya obat pasca operasi dan sunat azwar From: Ira Wardhani

Messages

1.

Bls: [sehat] Demam typoid

Posted by: "'Ita' Elisabeth Dianita" ita_sehat@yahoo.com   ita_sehat

Thu Sep 29, 2011 8:17 pm (PDT)



Mbak, ini linknya.. Bisa dipelajari..
http://milissehat.web.id/?p=42Q&A


salam sehat,
ita (ibuke Saka & Ambar)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
2a.

Re: Demam typoid

Posted by: "ralluna ralluna" hanny.hartantri@gmail.com

Thu Sep 29, 2011 8:19 pm (PDT)



Coba baca-baca disini mbak untuk Demam Tifoid

http://milissehat.web.id/?p=42

--
~hanny~

[Non-text portions of this message have been removed]

2b.

Re: Demam typoid

Posted by: "Regia Delonie @Gmail" just.regia@gmail.com   reggie_zain

Thu Sep 29, 2011 8:38 pm (PDT)



Hai mbk,

Bisa baca mengenai widal dan thypus di tulisan prof. Iwan D berikut ini. Maaf kl copasnya berantakan. HTH.

  Widal Positif Belum Tentu Tifus   Prof.Dr. Iwan Darmansjah, SpFK   Bila musim sedang berganti di Indonesia, terutama di kota-kota besar,   sering ditemukan penyakit tifus yang merupakan penyakit usus halus.   Penyebabnya beberapa tipe kuman Salmonella typhi.   Kuman tifus terutama dibawa oleh air dan makanan yang tercemar, karena   sumber air minum di Jakarta, umpamanya, kurang memenuhi syarat.   Sayuran dapat saja dicuci dengan air kali yang juga dipakai untuk   penampungan limbah. Kakus pun berakhir di got atau kali. Padahal kuman   tifus berasal dari kotoran manusia yang sedang sakit tifus. Karena   kota-kota besar merupakan kakus terbuka raksasa, maka kuman tifus pun   berada dalam banyak minuman dan makanan yang lolos oleh proses   memasak.   Keadaan itu menyebabkan kenyataan : mungkin tidak ada orang di Jakarta   yang tidak pernah menelan kuman tifus ! Bila hanya sedikit kuman yang   terminum, biasanya orang tidak terkena tifus. Namun, kuman yang   sedikit demi sedikit masuk ke tubuh menimbulkan suatu reaksi imun yang   dapat dipantau dari darah; dikenal dengan reaksi Widal yang positif.   Seseorang di Indonesia yang mempunyai reaksi Widal positif, belum   berarti sakit tifus. Tapi bila reaksi Widal positif ini terjadi   seumpama di Swiss, dan orang itu tidak pernah makan di pinggir jalan   Jakarta serta tidak pernah diberi vaksin tifus, maka kemungkinan ia   benar menderita tifus. Di negara maju sistem pembuangan limbah   disalurkan melalui pipa-pipa tertutup sehingga tidak bercampur dengan   kotoran manusia.   Dewasa ini pemeriksaan Widal di laboratorium umum dilakukan begitu   terdapat demam 1-3 hari. Bila reaksi Widal ditemukan positif, orang   menjadi gelisah. Kadang-kadang ia makan obat antibiotik sendiri atau   memperlihatkan hasil laboratorium itu kepada dokter. Sering terjadi,   dokter langsung memberikan obat tifus kepadanya.   Widal, seperti semua hasil laboratorium, harus diinterpretasikan   dengan bijak. Tanda-tanda klinis penderita harus lebih diutamakan   daripada reaksi Widal yang positif. Mengapa ? Karena hampir semua   orang di Indonesia mempunyai reaksi Widal positif tanpa sakit tifus.   Penderita tifus mulai demam rendah (subfebril) malam hari, hilang   esoknya, terulang lagi malamnya, menjadi makin hari makin tinggi.   Mulainya malam saja, kemudian siang juga. Tifus tidak pernah mulai   dengan demam tinggi pada hari pertama sampai ketiga. Bila demam terus   berlanjut dan pada hari ke 5 - 6 menjadi lebih tinggi, maka barulah   tiba waktunya untuk memeriksa Widal dan melakukan pembiakan kuman dari   darah. Hasil pembiakan kuman tifus yang positif merupakan bukti pasti   adanya tifus. Sayangnya, hasil kultur kuman ini baru diketahui sesudah   satu minggu (diluar negeri dalam 2 - 3 hari, dan ini merupakan   tantangan untuk laboratorium kita).   Angka reaksi Widal sendiri tidak ada artinya, karena naiknya suhu yang   khas, perlahan, sampai tercapai suhu tinggi sesudah 5 - 6 hari   merupakan simtom yang lebih penting untuk menduga adanya tifus. Demam   tinggi yang terjadi sampai 4 - 5 hari, tanpa tanda-tanda infeksi kuman   yang jelas, lebih dari 90% kemungkinannya ialah infeksi oleh virus,   yang tidak perlu diberi antibiotika.   Berbeda dengan diet zaman dulu, kini tifus tidak memerlukan diet bubur   yang ketat; nasi agak lembek sudah cukup. Daging, telur, ikan, ayam,   tahu, tempe, sedikit sayur, dan buah boleh saja. Namun, yang pedas dan   keras seperti kacang sebaiknya dihindarkan. Yang lebih penting ialah   istirahat (tidur terlentang) sepanjang hari, sampai panas turun selama   beberapa hari.   Bila dirawat di rumah ia masih diperbolehkan berdiri dan jalan   perlahan hanya satu kali sehari untuk buang hajat. Kencing dilakukan   di tempat tidur saja. Suhu perlu dicatat empat kali sehari untuk   ditunjukkan pada dokter yang merawat. Namun, penderita dilarang pergi   ke tempat praktek dokter. Banyak pergerakan menyebabkan suhu naik   lagi, karena kuman terlepas dari tempat perkembangannya di usus masuk   ke dalam darah. Pergerakan banyak juga menimbulkan risiko usus pecah   pada minggu ke 3 - 4. Dengan perawatan ini dan obat antitifus yang   khusus, demam baru akan turun dalam 4 - 8 hari. Bila panas sudah turun   dalam 1 - 2 hari setelah pengobatan, kemungkinan bukan tifus yang   diderita.   Sekali Lagi Mengenai Test Widal Utk Tifus   Seorang wanita, 13 thn, yang bertubuh besar dan biasanya sehat, datang   dengan demam 6 hari. Demam tidak terlalu tinggi dan datang hilang   selama 5 hari dan terukur 39.5° C di kamar praktek. Pasien diantar   ayahnya, membawa hasil laboratorium (inisiatif sendiri), termasuk   nilai titer Widal (antara 0 dan 1/160) yang semuanya normal. Ia   mengeluh sakit kepala dan mual sebagai keluhan utama, serta berak   encer 1 kali. Wajahnya menunjukkan ia menderita ringan saja. Saya beri   surat periksa labor untuk tes urine lengkap dan kultur darah, yang   hasilnya baru akan diperoleh beberapa hari lagi. Dengan diagnosis   klinis tifus saya beri siprofloksasin dengan pesan tidak boleh jalan   dan istirahat tidur di rumah. Tanggal 14 Des demam naik 40.1°C dan   karena ayah panik, pasien dirawat di RS PI, dimana ia diberi infus   cefotaxime. Tgl 16 Des saya menerima SMS , menyatakan hasil kultur   darah tifus positif.   Apakah Tes Widal harus dilakukan pada semua pasien demam?   Sejak beberapa tahun terakhir pemeriksaan tes Widal menjadi rutin men-   screen penderita demam untuk penyakit tifus. Kebiasaan ini hanya   terjadi di Indonesia. Entah asal mulanya dari mana sulit dilacak,   karena hampir semua dokter spesialis dan umum melakukannya secara   salah kaprah kolektif. Hal ini begitu menyolok, sehingga pasien   sendiri meminta labor melakukannya bila demam. Pengelola labor-pun   secara tidak etis menawarkan test ini kepada setiap pasien yang lagi   demam. Pada hal, semua dokter harus tahu bahwa nilai titer Widal tidak   bisa dipakai untuk mendiagnosis tifus. Semua buku kedokteran juga   tidak ada yang akan membenarkannya. Sehingga tujuan komersial oleh   para pelaku tidak bisa disingkirkan.   Reaksi Widal merupakan test imunitas yang ditimbulkan oleh kuman   Salmonella typhi / paratyphi, yaitu kuman yang terdapat di minuman dan   makanan kita yang terkontaminasi dengan tinja orang yang sakit tifus.   Jakarta dan Indonesia merupakan reservoir raksaksa kuman salmonella   dan lainnya. Semua manusia di Indonesia pasti pernah kemasukan kuman   salmonella melalui food-chain ini. Bila kebetulan jumlah kuman yang   tertelan cukup besar mungkin akan timbul penyakit tifus yang terutama   ditandai oleh demam berkepanjangan sebagai ciri khas. Namun tidak   semua demam adalah tifus. Tifus perlu dicurigai bila demam berlanjut   sedikitnya 6-7 hari. Juga demam tifus pada hari2 permulaan hanya   ringan, tidak konstan, naik-turun, dan hanya setelah 5-7 hari akan   tinggi menetap, disertai badan pegal dan sakit kepala, serta kadang2   mual dan diare ringan. Diagnosis tifus bisa dicurigai setelah demam   sekitar seminggu ditambah gejala2 diatas. Secara statistik juga demam   tanpa adanya gejala positif yang mengarah ke penyakit lain,   kemungkinan tifus adalah yang paling besar di Jakarta. Hal ini juga   ditopang oleh musim kemarau dan banjir yang membawa kuman salmonella.   Pemeriksaan labor untuk konfirmasi kecurigaan tadi ialah kultur darah,   dilakukan sewaktu ada demam tinggi yang merupakan pertanda bahwa kuman   sedang menyebar dalam darah (sehingga lebih mudah dikultur). Kultur   tidak bia dilakukan pada hari2 permulaan demam karena cenderung masih   negatif. Kita harus menunggu hingga demam sudah tinggi dan konstan.   Sayangnya hasil kultur untuk kepastian diagnosanya baru diperoleh   setelah 4-6 hari. Namun pengobatan sudah bisa dilakukan atas dasar   penilaian klinis, sambil menunggu hasil kultur.   Test Widal tidak bisa dipercayai karena terlalu banyak test yang false   positif maupun false negative.   Test Widal hanya akan berguna untuk follow-up, terutama jaman dulu   waktu mana belum ada antibiotika dan tifus bisa berlangsung 1 bulan   atau lebih. Ia berguna untuk melihat apakah titernya naik selama   penyakit tersebut. Inipun tidak berguna lagi karena obat antibiotik   yang ampuh sudah tersedia dan akan menyembuhkan tifus dalam 7-10 hari,   sehingga tidak perlu follow-up. Tingginya titer juga sangat individual   dan tergantung kemampuan tubuh kita membuat antibody. Misalnya, saya   mempunyai seorang pasien laki, muda yang selama lebih dari 6 bulan   (tanpa demam) diberi antibiotika berganti2 oleh dokternya hanya karena   titer Widalnya sangat tinggi (sekitar 1/8000) dan tidak mau turun.   Tentu hal ini mubazir.   Sekarang musim hujan lagi dan frekuensi tifus akan naik di Jakarta.   Bawalah tulisan ini dan berilah ke dokter anda bila anda disuruh   periksa Widal.   Be a `smart patient'!   Makna Nilai Laboratorium   Dengan adanya teknologi canggih, maka banyak orang mengira bahwa   dengan memeriksakan diri di suatu laboratorium dapat menentukan   penyakit yang dideritanya, misalnya bila terjadi demam. Asumsi ini   tidak benar. Ilmu kedokteran mendiagnosa penyakit terutama dengan cara   klinis, dan laboratorium merupakan pelengkap. Sering hasil   laboratorium disertai dengan nilai-nilai normal disebelah nilai yang   ditemukan, sehingga sangat sugestif bahwa bila nilai yang ditemukan   itu di luar batas-batas normal, maka hal itu berarti "abnormal", dan   abnormal diartikan "sakit". Hal ini TIDAK BENAR.   Sebelum kita menarik kesimpulan seperti di atas perlu difahami   beberapa hal:   1. Nilai laboratorium "normal" ditentukan oleh himpunan data nilai lab   yang banyak sekali dari orang-orang yang dianggap dalam   kondisi "normal" sehingga diperoleh batasan yang dianggap "normal"   secara statistik. Namun manusia sangat bervariasi sehingga perolehan   nilai lab itu perlu diinterpretasi secara ilmiah. Misalnya suatu nilai   darah, seperti laju endap darah dapat dipengaruhi oleh ada-tidaknya   haid, dan caveat ini tidak disebut dalam laporannya. Walaupun suatu   nilai yang tinggi, misalnya 100 mm/1jam, dapat dihubungkan dengan   suatu proses di tubuh seperti adanya infeksi atau adanya tumor bila   memang didukung oleh keadaan klinis. Kekecualian pun bisa terjadi,   artinya "tidak ada penyakit".   2. Ada nilai lab yang mempunyai batasan normal sempit, dan perolehan   nilai dil luar batasan ini berarti pasti abnormal (sakit). Misalnya,   tinggi-rendahnya hemoglobin (Hb) dapat memastikan adanya anemia   ("kurang darah"), dan dapat ditentukan secara konsensus, dibawah nilai   Hb berapa, diperlukan transfusi darah. Contoh lain, misalnya, nilai   fungsi ginjal, kreatinin, mempunyai batasan normal yang sempit, dan di   atas batasan ini menunjukkan semakin berkurangnya fungsi ginjal secara   pasti. Terdapat hubungan jelas antara bertambahnya nilai kreatinin   dengan derajat kerusakan ginjal, sehingga diketahui pada nilai berapa   perlu dilakukan tindakan cuci darah misalnya.   3. Sebagian nilai lab mempunyai batasan lebar dan arti yang kadang-   kadang tidak terlalu penting bila batasan "normal" dilampaui.   Memperoleh nilai reaksi Widal positif untuk menandakan adanya antibody   terhadap kuman tifus dalam tubuh kita merupakan suatu nilai lab yang   sering dirisaukan oleh penderita bila ada demam. Dalam terbitan   INTISARI bulan ……….telah dibahas mengenai arti suatu reaksi Widal yang   positif, yang belum tentu berarti menderita tifus. Widal positif tanpa   adanya demam khas selama kurang-lebih seminggu bukanlah tifus. Reaksi   Widal positif hanya disebabkan oleh tercemarnya sumber air minum di   kota-kota besar Indonesia oleh kuman Salmonella typhi dari penderita   tifus.   4. Nilai tinggi kolesterol dan asam urat dewasa ini juga merupakan   momok untuk mereka yang suka makan enak dan banyak. Segala gejala yang   dirasakan seperti pegal, linu, sakit kepala, sakit sendi,   dikhawatirkan sebagai akibatnya. Sebagian besar hal ini tidak benar,   dan kenaikan sedikit diatas "normal" tidak perlu dirisaukan; apalagi   diharuskan makan obat. Biasanya dengan melakukan diet yang baik nilai-   nilai ini sudah turun ke normal. Sebaliknya makan obat disertai makan   banyak berlemak tentu merupakan tindakan tidak rasional.   5. Pemeriksaan lab juga sering berlebihan; semua fungsi fisiologis   diperiksakan tanpa adanya petunjuk klinis apa yang hendak diketahui.   Pemeriksaan semacam ini tidak akan menghasilkan sesuatu yang   diharapkan dan menghamburkan biaya. Sebaiknya pemeriksaan lab perlu   direncanakan dengan baik oleh dokter anda dan untuk menghemat biaya   perlu dibatasi jenisnya. Hasil lab yang sering diperlihatkan kepada   dokter anda setelah anda sendiri memintanya di laboratorium biasanya   mengandung banyak kekurangan karena tidak dipilih menurut kebutuhan   yang riel. Interpretasi hasilnya juga tidak dapat dilakukan sendiri   tanpa pengetahuan lebih lanjut. 

  Iwan Darmansjah
sent by [Regia] @Gmail
powered by Telkomsel BlackBerry®
2c.

Re: Demam typoid

Posted by: "siti amatullah mutmainah" amianakbinus@yahoo.com   amianakbinus

Thu Sep 29, 2011 8:50 pm (PDT)



Dear mba ainia,
Gold standarnya dgn gal culture ..
Kalau positif, ya perlu ab ..

Rgds,
Ami


Sent from AmiBerry® via Smart 1x / EVDO Network.
2d.

Re: Demam typoid

Posted by: "ainia_5@yahoo.co.id" ainia_5@yahoo.co.id   ainia_5

Thu Sep 29, 2011 10:48 pm (PDT)



Makasih infonya

Kalau terjadi demam selama 4 hr,tp demamnya tinggi dihari 1-2 (39,5'),hari berikutnya on-off dan berkisar antara 37,5-38' apa bisa dikatakan terkena demam typoid?apa perlu cek darah?
Keadaan orangnya pingin tidur aja dan mual


Trims
Nia
Powered by Telkomsel BlackBerry®
2e.

Re: Demam typoid

Posted by: "siti amatullah mutmainah" amianakbinus@yahoo.com   amianakbinus

Thu Sep 29, 2011 11:16 pm (PDT)



Dear mba nia,
Di email2 sblmnya sdh dibantu link typhoid oleh SP, sdh dibacakah?

Demam typhoidnya cirinya stepping ladder dan menetap..
Bgm dgn babnya? Konstipasi atau diare?
Usia brp ya mba nia?
Kalau mual tdk lantas suspect demam typhoid, bisa diatasi dgn frekuensi makan yg lbh sering dgn jumlah sedikit ..

Rgds,
Ami


Sent from AmiBerry® via Smart 1x / EVDO Network.
2f.

Re: Demam typoid

Posted by: "ainia_5@yahoo.co.id" ainia_5@yahoo.co.id   ainia_5

Thu Sep 29, 2011 11:26 pm (PDT)



Iya mbak barusan udah ta baca...

Umurnya 10th...4 hr ini dia belum bab,kemarin waktu priksa dokter curiga typus dan disuruh cek darah kl 2 hr berikutnya masih demam...apa perlu ya mbak cek darahnya?
Maaf masih bingung...
Makan dia ga mau...

Makasih

Powered by Telkomsel BlackBerry®
3.

Bls: Re: Bls: Re: Bls: Re: [sehat] WTA Night Terror??

Posted by: "zeinyunus@yahoo.co.id" zeinyunus@yahoo.co.id   zeinyunus

Thu Sep 29, 2011 8:26 pm (PDT)



Iya mba ini lg browse harus baca pelan pelan soalnya bahasa inggris banyak gak ngertinya
Powered by Telkomsel BlackBerry®
4a.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "sylviamilissehat@yahoo.com" sylviamilissehat@yahoo.com   sylviamilissehat

Thu Sep 29, 2011 8:28 pm (PDT)



Ada kemungkinan bayinya alergi atau ada intoleransi mbak.. Dulu saya disuruh dsa pantang makan makanan laut (termasuk terasi), dairy foods dan turunannya (termasuk susu, telur, mentega, coklat, biskuit, kue, kacang tanah).. Brenti deh pup darah samarnya dan ngeden2nya kl nangis.

Didiskusiin aja dengan dsa nya.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
4b.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "ay" pembelakebenaran@yahoo.com   pembelakebenaran

Thu Sep 29, 2011 8:29 pm (PDT)



belum masuk mpasi mbak...baru 2 bulan kok..:D

nah ini barusan pup lagi malah kayak ada lendirnya...ada darah samarnya dikiiiit bgt

thx ya mbak nia

--- In sehat@yahoogroups.com, niea_152@... wrote:
>
> Belum masuk masa mpasi kan?
> Pantau dulu ya mb..
> Bisa jadi karna pupnya mulai padat.
> Darah samar ya samar2 di pupnya,darah seger biasa ngucur gt.
>
> -nia-
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>

4c.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "Lestari sabilal" bundahanin@gmail.com

Thu Sep 29, 2011 8:30 pm (PDT)



Dear Mba Aya,

anak saya jg pernah mengalami spt itu ketika usia 2 bln...
diobservasi dl aja mba, kl darahnya masih muncul, disarankan tes feses di
lab.. nanti didiskusikan hasilnya sm dokter..

kl anaknya tidak demam, tidak diare, hasil tes feses amubanya negatif, bisa
jadi penyebabnya alergi susu sapi/dairy food yg mba konsumsi (dari ASI)

ini link nya

http://kellymom.com/babyconcerns/bloodystool.html

HTH
-tari-

2011/9/30 ay <pembelakebenaran@yahoo.com>

> **
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

4d.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Thu Sep 29, 2011 8:36 pm (PDT)



Atau oversupply, baca juga soal ini di kellymom yah.

Cheers, Inta-sol
terkirim dari henponkuh

4e.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "Harti Kurniawan" bisnisnyaharti@gmail.com

Thu Sep 29, 2011 9:22 pm (PDT)



Mbak ayu,

Bayi saya 5m2w juga gitu, malah dari 3m suka ada semburat darah di
pupnya (hilang timbul). Klinis anak ttp aktif.

Sudah tes feses rutin, feses lengkap, analisis feses gastro sampai
kultur feses tdk ditemukan amuba/bakteri patogen. Kesimpulannya
kemungkinan alergi makanan yg saya makan. Jd hampir 2 bulan ini saya
diet ketat semua produk dairy food, kcg2an, seafood (meski hasilnya
blm signifikan-kdg masih ditemukan semburat darah)--butuh kesabaran
banget krn mknan mesti full homemade. Yg membuat tdk begitu worry
adalah anak sy ttp aktif dan tdk sprti sdg sakit. Skrg ini sedang
mencoba manage supply asi ( tktnya krn breastmilk oversupply).

Saran saya, jika masih ditemui bercak darah segera konsultasi dgn dsa
untuk mencari tau penyebabnya dan ditangani dgn tepat.

Mudah2an ga ada yg serius ya. Ada yg punya pengalaman sprti sy juga
gak moms/dads? Pls share..

Salam,
Harti
*worry jg

Maaf ga potek ya mods :)

On 9/30/11, Inta <dini.maesarinta@gmail.com> wrote:
> Atau oversupply, baca juga soal ini di kellymom yah.
>
> Cheers, Inta-sol
> terkirim dari henponkuh
>

--
Sent from my mobile device

4f.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "pria ardhana" priaardhana@yahoo.co.uk   priaardhana

Thu Sep 29, 2011 9:42 pm (PDT)



Nah ini sama persis dengan newborn saya, usia 10 hari. Tadi malam baru ketauan. Tapi dia pake sufor FL (free laktosa).Tapi anaknya gak rewel kesakitan. Semburat darahnya gak nampak kan klo gak dilihat dengan teliti soalnya cuma seperti sehelai rambut, panjangnya setengah senti-an gitu? Juga ada semacam lendir yang cukup kental, warna pup kuning. Sehari pup-nya bisa 4-5 kali juga ya? 
Sementara ini masih dalam pantauan karena ibu saya bilang mungkin itu masih sering pup aja jadi anusnya lecet dikit gitu. Besok baru periksa DSA.
Any further info/opinion??

Salam,
Ardhana

________________________________
From: ay <pembelakebenaran@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Friday, 30 September 2011, 10:29
Subject: [sehat] Re: Pup ada darahnya

 
belum masuk mpasi mbak...baru 2 bulan kok..:D

nah ini barusan pup lagi malah kayak ada lendirnya...ada darah samarnya dikiiiit bgt

thx ya mbak nia

--- In sehat@yahoogroups.com, niea_152@... wrote:
>
> Belum masuk masa mpasi kan?
> Pantau dulu ya mb..
> Bisa jadi karna pupnya mulai padat.
> Darah samar ya samar2 di pupnya,darah seger biasa ngucur gt.
>
> -nia-
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>

[Non-text portions of this message have been removed]

4g.

Re: Pup ada darahnya

Posted by: "ay" pembelakebenaran@yahoo.com   pembelakebenaran

Thu Sep 29, 2011 10:34 pm (PDT)



waah, thankyu mama mama yang pintar...

ni lagi observasi juga...mudah2an gpp deh...

cheers,
ayu

--- In sehat@yahoogroups.com, Lestari sabilal <bundahanin@...> wrote:
>
> Dear Mba Aya,
>
> anak saya jg pernah mengalami spt itu ketika usia 2 bln...
> diobservasi dl aja mba, kl darahnya masih muncul, disarankan tes feses di
> lab.. nanti didiskusikan hasilnya sm dokter..
>
> kl anaknya tidak demam, tidak diare, hasil tes feses amubanya negatif, bisa
> jadi penyebabnya alergi susu sapi/dairy food yg mba konsumsi (dari ASI)
>
> ini link nya
>
> http://kellymom.com/babyconcerns/bloodystool.html
>
> HTH
> -tari-
>
> 2011/9/30 ay <pembelakebenaran@...>
>
> > **
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

5a.

Re: Dari kaki sampai perut bengkak

Posted by: "yulianto" yuliantosk@gmail.com   anto_sk

Thu Sep 29, 2011 8:35 pm (PDT)



dear bu chatoer,
mohon minta diagnosis medisnya bu. dan tatalaksana yang berkelanjutan.
jangan sampai jatuh kepada kondisi gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah.
butuh kerja sama antara dokter, pasien dan keluarga untuk hasil yang
terbaik. Kontrol teratur, jaga pola hidup dan makanan, dan second
opinion ke ahli nefrologi juga bisa.

yang utama diagnosisnya dahulu.
http://kidney.niddk.nih.gov/
http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/kidneyfailure.html

salam,
-anto-

6a.

Re: Mata merah dan belekan

Posted by: "donanoor@gmail.com" donanoor@gmail.com   unong

Thu Sep 29, 2011 8:41 pm (PDT)



@Mom santi n mom mev (bener gak si namanya hehe) makasih ya info linknya. Jd dpt pencerahan :)
Sementara msh aku observasi dl, belekannya sudah berkurang tp matanya msh sdkt merah. Kasiannya kalo dia ngucek2, sptnya kan gatal ya mom.
Mudah2an aja ya cm kena debu bukan krn infeksi virus/bakteri.

@mom indah
Dulu dr lahir anakku emg suka belekan, ilang timbul gt smp krg lebih usia 3 bln. Aku sih HT aja cukup dibersihkan air anget dan di massage. Kalo babynya gak rewel dan matanya gak merah si kyknya gpp ya mom. Nanti sepertinya ilang sendiri CIIMW. Rajin di massage aja. Kalo kata dsaku pd newborn kondisi spt itu normal dan gak perlu obat tetes mata.

Regards
Dona

Powered by Telkomsel BlackBerry®
7a.

Tidak BAB selama1Minggu

Posted by: "Siti Masitoh" Siti.Masitoh@astragraphia.co.id

Thu Sep 29, 2011 9:15 pm (PDT)



Mba Mevi : usianya 4 th, nah mau tes fasesnya ini saya yg bingung soalnya dia tidak BAB sampai hari ini.

Mba Adhya : dia sebenarnya kuat minum air putih, cuma selama tidak BAB ini dia jadi ga doyan makan dan minum, ini yg saya kawatirkan bawaanya pengen bobo aja,duduk sebentar baring lagi.sekarang ini saya lagi perbanyak kasih buah pepaya dan jus jeruk.

dokter Anto: terima kasih nanti saya coba browsing. o iya dok, sekalian tanya lagi dok, waktu hari minggu-senin anak saya panas sampe 40,5 dercel, saya cuma kasih parcet dan kompres air hangat serta berendam air hangat,perbanyak cairan, pada hari selasanya turun 37,8, tanpa batpil,
apakah pengaruh dari itu ya dok?
Terima kasih.

Salam,
Siti

[Non-text portions of this message have been removed]

8a.

[Ask] Reaksi newborn terhadap ASI..??

Posted by: "pria ardhana" priaardhana@yahoo.co.uk   priaardhana

Thu Sep 29, 2011 9:33 pm (PDT)



Dear smart moms & dads,

Langsung tudepoin aja ya Moms & Dads. Maaf kalau kebanyakan..:D
Newborn kami (Waja) pada usia hari ke-2 baru bisa minum ASIX karena memang dari ibunya baru bisa keluar. Proses kelahiran SC pada usia kehamilan 8,5 bulan (37 minggu) karena DSOG mendiagnosa janin meminum air ketuban (air ketuban berkurang, tapi tidak mengalir hanya merembes-rembes dikit, air ketuban normal dan ketuban tidak pecah).

Nah setelah hari ke-4 bayi kami demam 39,5 dercel dan seperti kena diare sering banget buang angin dan BAB, juga makin susah minum ASI dan males banget bangunnya suka tidur mulu, nangis aja jarang banget. Hari ke-5 sampai 9 terapi foto di perina karena ternyata bili-nya 21,9. Di samping itu DSA bilang yang diare itu karena ibunya yang minum jamu pasca melahirkan. Sejak itu dia minumnya sufor yang FL (free laktosa).

Sepulang dari perina itu di rumah langsung dikasih ASIX lagi sejak siang hari. Makin sore dan malam ternyata dia kelihatan makin lemes lagi dan males-malesan, demam 38,5 dercel. Curiga dengan ASIX, langsung stop dan sejak malamnya dikasih lagi sufor yang FL. Eh, besok paginya demamnya ilang dan seterusnya dia kelihatan enjoy makin seger sampai hari ke-11 sekarang ini. Untuk balik lagi ke ASIX saya masih takut, nunggu cek ke dokter lagi besok Sabtu. 

Yang ingin saya tanyakan, apakah newborn masih perlu menyesuaikan dirinya dengan ASI? Mungkin dengan ada demam atau diare gitu atau gimana ya..? Atau mungkin ada hubungannya ama jaundice (kuning), seperti breastmilk jaundice??

Sekian diary Waja kami...:D

Terima kasih.
Salam,

Ardhana

[Non-text portions of this message have been removed]

8b.

Re: [Ask] Reaksi newborn terhadap ASI..??

Posted by: "Ratna" ratnaumry@gmail.com   c_ratna_sd

Thu Sep 29, 2011 9:51 pm (PDT)



Pak pria, pemberian sufor medianya apa? Botol dot? Asi kalo diminum lgsg dr payudara ga sederas susu dlm botol dot flow nya. Saya sih curiganya bayinya bapak blm bisa latch on dan menghisap dengan benar, bukannya reaksi negatif dr asi terhadap tubuh bayi. Makanya demam, krn minumnya kurang, dehidrasi. Kalo boleh saran, selain disusui lgsg, perah juga asi untuk disendokkan ke bayi. Atau mungkin konsul ke klinik laktasi untuk dicek posisi menyusuinya. Masih mungil banget bayinya, belajar sabar ya. Sama2 masih belajar nemu posisi yg enak buat menyusu.

Ratna • MamaWiLou
8c.

Re: [Ask] Reaksi newborn terhadap ASI..??

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Thu Sep 29, 2011 9:51 pm (PDT)



Pak Ardhana,

Pertama, wajar kok kalau NB pup berkali2. Anak2 saya bisa sampe 10x/hari. Biasanya dibulan ke 2 akhir berkurang dengan sendirinya kok.

Untuk demam bisa juga karena dehidrasi. Sudah pernah coba cek latch onnya? Bisa browsing via om gugel untuk lihat pelekatan (latch on yang benar). Selama latch onnya masih salah akan sulit bagi bayi untuk mendapat asi optimal. Bisa juga datang ke klinik laktasi terdekat.

Kalau saran saya sih, pemakaiannya sufornya dikurangi dan coba deh belajar menyusu lagi dari awal mumpung masih kecil.

Soal jaundicenya, maaf saya gak hafal tabel2nya nanti dibantu yang lain yah pak. Bisa lihat di web milis sehat sih sebenarnya.

Cheers, Inta
terkirim dari henponkuh

9a.

Re: Need botol asip urgent

Posted by: "Monik Bunda Neisha" email.mymilis@gmail.com   charlottequaneishaandinisiswanto

Thu Sep 29, 2011 10:09 pm (PDT)



Halo mba..
Di Merchandise YOP juga jual kok..coba di email aja dl ke

merchandiseyop@gmail.com

..krn webnya lg maintenance

-Monik-

[Non-text portions of this message have been removed]

10a.

Re: batuk, muntah darah sangat banyak

Posted by: "jltd shop" jltdshop@gmail.com

Thu Sep 29, 2011 10:22 pm (PDT)



sebelumnya saya minta maaf dok atas data yg sangat minim.

tapi menurut mama nya, muntah darah kemarin sudah yg ke 4 kali nya semenjak
umur 3 atau 4 tahun.
mimisan cukup sering.

selama ini dsa keponakan saya hanya bilang kalau anaknya sakit amandel.
obatnya puyer. tapi mama nya ga simpan semua data obat-obatan.
dan menurut mama nya, memang tidak pernah di rujuk atau di minta tes
lan-lain kecuali rotgen. itu pun dulu dsa lain yg meminta untuk rontgen.
bukan dsa yg sejak lahir-sampai sekarang menangani keponakan saya.

kalau anemia sendiri memang belum pernah di cek.
sejauh ini, untuk yg kemarin, diagnosa nya HMFD saja dan juga tidak dirujuk.
sempat di minta dirawat tapi "hanya" krn HMFD nya saja.

terima kasih

nta
*sekarang giliran anak ku yg kena HMFD :( *

[Non-text portions of this message have been removed]

11.

OOT : cari high chair...

Posted by: "Tenny Sitti hajar" ibunda_athmar@yahoo.com   ibunda_athmar

Thu Sep 29, 2011 10:28 pm (PDT)



maaf bu & pak mods OOT bgt...
mom & dad semua...
aku lg cari high chair..ada yg mau jual ga? baru atau second (asal kondisi msh bagus)
klo ada plis japri ya..
makasih...:)

[Non-text portions of this message have been removed]

12.

Tanya obat pasca operasi dan sunat azwar

Posted by: "Ira Wardhani" ira_azwar@yahoo.com   ira_azwar

Thu Sep 29, 2011 11:11 pm (PDT)



Dear Sp's ,dokter2 milis dan bunda wati ..Alhamdulillah operasi azwar berjalan lancar.Ini sdh hari ke 4 dirawat di rmh.need advice utk beberapa obat berikut.maklum blm sempat browsing..1. Garamycin cream. Krn ini diberikan di rmh sakit,entah brosur kok tdk ketemu.apa tepat utk pengobatan setelah sunat?lht kotaknya tergolong obat keras 2. Trimethoprim,sulfamethoxazole. Sy sms dokternya.ktnya utk mencegah infeksi 3. Utk mengurangi rasa nyeri operasi,disarankan ponstan cair,proris ibuprofen atau dumin. Saya pilih dumin. Mohon info utk obat2an tsb Rum tdk ya. Makasih. Ira(bunda azwar)

Recent Activity
Visit Your Group
Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Yahoo! Health

Heartburn or Worse

What symptoms

are most serious?

Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

"Mailing-list SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access&Website.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
=================================================================
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access&Website.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
=========================================================================
Donasi
Rekening YOP
Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
=========================================================================
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: