Wednesday, September 1, 2010

[sehat] Digest Number 12998

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: Bintik Merah setelah Panas From: tristanathan
1b.
Re: Bintik Merah setelah Panas From: Inta
1c.
Re: Bintik Merah setelah Panas From: arief budiman
2a.
Re: tanya empedu dan lambung From: felix liauw
3a.
Better : Obat untuk FHMD From: Aditia Rahma
3b.
Re: Better : Obat untuk FHMD From: tristanathan
4a.
Menghentikan Ngupil??? From: nahadiyah
4b.
Re: Menghentikan Ngupil??? From: Inta
4c.
Re: Menghentikan Ngupil??? From: tristanathan
4d.
Re: Menghentikan Ngupil??? From: /ghz
4e.
Re: Menghentikan Ngupil??? From: umialiyah_dzatil@yahoo.co.id
5a.
Re: Polip usus From: Yovita Ananta
6a.
Re: Sharing:Kursi Nakal dan Empati Ibu From: Stella H Budiman
7a.
Re: Batuk kering pada anak 1 thn From: Christin
8.
Bercak putih diwajah From: Riefriany Irmalinda
9.
varises vagina From: leandra tan
10a.
[NEWS] Menghindari Warisan Talasemia From: /ghz
10b.
Re: [NEWS] Menghindari Warisan Talasemia From: sesebmw@yahoo.co.in
11a.
Re: Tanya ttg Payudara Setelah Tidak Menyusui From: Windhi Kresnawati
11b.
Re: Tanya ttg Payudara Setelah Tidak Menyusui From: fili_lagi@yahoo.com
11c.
Re: Tanya ttg Payudara Setelah Tidak Menyusui From: /ghz
12.
[news] Awas, Keputihan Bisa Sebabkan Kemandulan From: /ghz
13a.
Re: Help!! Impetigo kah? From: ummu farhan
14a.
Re: Gendongan Bayi From: si.ninang@gmail.com
15.
Lupus,,, From: liliyulita@yahoo.co.id

Messages

1a.

Re: Bintik Merah setelah Panas

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Tue Aug 31, 2010 9:00 pm (PDT)



mbak
coba browse roseola deh, semoga gak kawatir lagi ya..

-ria-

2010/9/1 swissmochalatteyummy <swissmochalatteyummy@yahoo.com>

>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

1b.

Re: Bintik Merah setelah Panas

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 9:03 pm (PDT)



Mba,

Coba browsing roseola yah. HTnya, sama kayak common cold kok. Boleh mandi seperti biasa, gak perlu pakai baju panjang, gak perlu pakai bedak. 2-3 hari akan menghilang dengan sendirinya. Usahakan gak kontak dengan bayi/anak kecil lain dulu yah mba. Karena roseola cepat menular.

Cheers, Inta
terkirim dari henponkuh

1c.

Re: Bintik Merah setelah Panas

Posted by: "arief budiman" feira24@yahoo.com   feira24

Tue Aug 31, 2010 9:06 pm (PDT)



Coba browse roseola, HT seperti CC aja..
Usahakan nda ketemu anak/dewasa yg lg sakit dulu yaa..gampang ketularan.
Main2 dulu dirumah..hehehe..
Insya اَللّهُ lekas sembuh yaaa.

Arief
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
2a.

Re: tanya empedu dan lambung

Posted by: "felix liauw" felixliauw@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 9:09 pm (PDT)



Dear Mbak Caishie,

Lambung dan kantong empedu merupakan dua organ yang berbeda. Lambung berada
di perut sisi kiri atas, sedangkan kantong empedu berada di dalam hati
terletak di perut sisi kanan atas. Gangguan pada lambung dan kantong empedu
menunjukkan gejala yang berbeda (namun terkadang agak mirip). Sebagai
catatan, banyak organ yang berada dalam perut yaitu lambung, hati, kantong
empedu, pankreas, ginjal, limpa, usus buntu, usus halus, dan usus besar.
Untuk menentukan organ mana yang mengalami gangguan perlu dilakukan
wawancara medis dan pemeriksaan fisik oleh dokter, serta pemeriksaan
laboratorium/radiologi (bila perlu).

Bagaimana intensitas nyerinya? terus menerus, atau hilang timbul?
Bagaimana sifat nyerinya? tajam, tumpul?
Dimana letak lokasi nyerinya? apakah menjalar atau tidak?
Kapan muncul nyeri tersebut dan nyeri tersebut hilang dengan apa? dengan
makanan? malam hari?
Riwayat alkohol, kopi, soda?
Demam?
Mual/muntah?
Dipengaruhi stress?
Keluhan buang air kecil?
Bersendawa?

Terapi tidak hanya dengan obat-obatan tapi juga gaya hidup. Misalnya pada
gastritis (iritasi lambung), pengobatan dapat berupa antasida tetapi perlu
juga diperhatikan bagaimana pola makannya, apakah teratur/tidak teratur,
apakah mengonsumsi makanan yang bersifat asam, dll.

Mungkin bisa disharingkan disini, bagaimana hasil pemeriksaan/diagnosis dari
dokter yang memeriksa mbak Caishie? apa saja obat yang didapat? Bila memang
mbak Caishie keberatan diberikan obat bermerek/paten, mbak Caishie dapat
meminta peresepan obat generik dari dokter yang merawat.

Semoga membantu.

Salam,
Felix

[Non-text portions of this message have been removed]

3a.

Better : Obat untuk FHMD

Posted by: "Aditia Rahma" aditia.rahma@masima.co.id

Tue Aug 31, 2010 9:18 pm (PDT)



Dear All,
Thanks atas semua responsnya ya.
Sejak kemarin, Hana sudah mau minum teratur, saya supply cairan dengan es cream, yogurt, uht dingin, dan po*car* sw*at.
Hana bisa pilih sendiri yang mana yang dia mau. Meski belum mau makan berat, tapi Hana sudah mau ngemil, roti, kue (stock untuk lebaran) sama bakso :) Alhamdulillah..

[Non-text portions of this message have been removed]

3b.

Re: Better : Obat untuk FHMD

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Tue Aug 31, 2010 9:25 pm (PDT)



jempol deh, buat hana dan buat mamanya
hebat...

selamat ya mbak, udah bisa tetep rasional..

-ria-

2010/9/1 Aditia Rahma <aditia.rahma@masima.co.id>

>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

4a.

Menghentikan Ngupil???

Posted by: "nahadiyah" nahadiyah@yahoo.com   nahadiyah

Tue Aug 31, 2010 9:36 pm (PDT)



assalamu'alaikum SPs dan dokter2.....
Anak saya, faris 33bulan, lagi punya kebiasaan buruk nih, suka ngupil dan dilapkan ke orang2 disekitarnya. Karena jijik, otomatis orang2 (bude, pakde, mbah, dsb) lari menjauh, eh dianya malah kesenengan, dikejar2nya sambil ketawa2.
Gimana cara menghilangkan kebiasaan ini ya? hidungnya sampe berdarah karena ulahnya ini. Awalnya cuma karena ditanya sama pakdenya, mana upin? mana ipin? mana upil? jadi keterusan. Udah diingatkan berkali2 kok masih diulangi terus

UminyaFarisFaruq

4b.

Re: Menghentikan Ngupil???

Posted by: "Inta" dini.maesarinta@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 9:40 pm (PDT)



Hahahaahahaha,

Maaaf yaah mba malah jadi ketawa deh saya. Mba coba deh dicuekin aja aksinya Faris saat ngupil dan meper upil itu (halah bahasanya). Kayaknya faris mengulang ulang aksinya karena dia senang lihat reaksi "panik" orang2 terdekatnya. Ada masanya memang anak lagi doyan ngupil, bita pun pernah melewati masa ini dan berakhir dengan sendirinya setelah kita cuek dengan aksi ngupilnya.

Semoga membantu.

Cheers, Inta
terkirim dari henponkuh

4c.

Re: Menghentikan Ngupil???

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Tue Aug 31, 2010 9:46 pm (PDT)



entah kenapa, begitu baca email ini yang kebayang wajah mangkelnya lolo krn
ulah si baby T, hehe

mirip sama jawaban inta kok mbak
coba reaksi yang dewasanya gak usah 'berlebihan'
krn ini akan memancing anak untuk melakukan lagi dan lagi

diajak ngomong baik-baik aja, kasih tau resiko-nya
kalo dia tetep melakukan, ya resikonya harus dia rasakan
dan jangan lupa, kasih pujian (sesuatu yg menyenangkan faris) kalo dia tidak
melakukan hal ini

-ria-

>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

4d.

Re: Menghentikan Ngupil???

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 9:47 pm (PDT)



On 9/1/2010 11:35 AM, nahadiyah wrote:
> assalamu'alaikum SPs dan dokter2.....
> Anak saya, faris 33bulan, lagi punya kebiasaan buruk nih, suka ngupil dan dilapkan ke orang2 disekitarnya. Karena jijik, otomatis orang2 (bude, pakde, mbah, dsb) lari menjauh, eh dianya malah kesenengan, dikejar2nya sambil ketawa2.
> Gimana cara menghilangkan kebiasaan ini ya? hidungnya sampe berdarah karena ulahnya ini. Awalnya cuma karena ditanya sama pakdenya, mana upin? mana ipin? mana upil? jadi keterusan. Udah diingatkan berkali2 kok masih diulangi terus
>
> UminyaFarisFaruq
>
>
==> hehehe...begitulah anak-anak kita ibu.
ada yg dengan upil ada yg dengan teriak2..ada yg suka kemana-mana
tangannya...ada gelas sentuh gelas tumpahlah
airnya....dst...dll....dengan berbagai macam ekspresi.
memang lagi fasenya...semakin heboh orang dirumah makin senanglah
dia,aksinya berhasil menarik perhatian orang.
ndak lama kok bu, tp memang harus dikontrol.
selain dengan nasihat gimana kalau dengan aksi, artinya sampaikan ke
orang rumah agar tidak heboh.
diam...tangkap tangannya.....ambilkan tissue atau kain lap yg
bersih......usapkan upilnya disitu...sekalian ajarkan utuk buang di
tempat sampah.
setelah itu disanjung horeeeee...aris hebattttttttt.....sambil dipeluk
dan dicium.
syaratnya cuma satu...konsisten serumah...Insya Allah.

maaf kl kurang membantu

salamku
bapakeghozan

4e.

Re: Menghentikan Ngupil???

Posted by: "umialiyah_dzatil@yahoo.co.id" umialiyah_dzatil@yahoo.co.id   umialiyah_dzatil

Tue Aug 31, 2010 11:39 pm (PDT)



Hehehe faris pinter uda fasih ngupil dan pasti seneng banget tuch bisa bikinn orang2 pada lari.

Idem sama moms yang lain, coba mintaa om tantee pakdde bude dll untuk ga bereaxi berlebihan karena imbasnya gaa bguus untuk farisnya kan sampe lecet dech hidungnya. Toch cuma upil bisa dilap/dicuci ^_^

Hth

Dinny Syoffiyatun
Lagi seneng liat azzhom yang uda bisa ngupil
Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
5a.

Re: Polip usus

Posted by: "Yovita Ananta" krupukkriuk@gmail.com   yovita

Tue Aug 31, 2010 9:38 pm (PDT)



Dr gastro anak yg praktek di RSCM dan juga bisa melakukan kolonoskopi di RS swasta antara lain dr Badriul Hegar (praktek di RS Premier Bintaro / RS Intl Bintaro), dr Pramita Gayatri (di RS Thamrin Salemba), dr Muzal Kadim (RS Medika Permata Hijau -tapi saya tdk tahu apakah bisa kolonoskopi di sini), dr Hanifah Oswari (klinik kiddie care sunter, kolonoskopinya di RS Mitra Klp Gading kalo ga salah).

Semoga membantu
Yovita

6a.

Re: Sharing:Kursi Nakal dan Empati Ibu

Posted by: "Stella H Budiman" momnyadh@gmail.com   starg1rl81

Tue Aug 31, 2010 9:57 pm (PDT)



Mba Lea,
Numpang thread ya, skalian nanya jg :)

Jeung Marcella,
Jd penasaran ama kursi nakal, mulai umur brp bisa diterapin? Anakku 21bln, udah bisa blon ya? Aku baru coba bbrp kali, bykan mlengos atau berusaha mengalihkan perhatian kita dgn nunjuk2 hal2 lain. Dan blkan ini karena harus berbagi mama dan bsnya jd lbh caper, adiknya sering di cakar, sabet (mukul sambil lewat), sambil nyengir2 kalo denger adiknya nangis. Nah adiknya jd alert setiap kknya deketin lgs deh huaa...teriak...hehehehe kebayang nda ramenya rumahku :D.

Masi meraba2 jg cara nerapin konsistensi, apalagi anakku sering jg ke rumah neneknya yg ga tegaan ama cucunya.

Sok jd serba salah euy...makasih ya sebelumnya

Stella
Momnya DH
Sent from my DHBerry�
7a.

Re: Batuk kering pada anak 1 thn

Posted by: "Christin" Christin@stretchlinein.com

Tue Aug 31, 2010 10:03 pm (PDT)



Hai mbak,

Mbak, kalau sedang sakit mah wajar nafsu makannya berkurang, sekarang
jgn dipikirin kurusnya dulu yah, yg penting asupan cairan dulu supaya
batuknya ga bikin sakit tenggorokan. Udah bener koq yg mbak lakuin,
kasih yg hangat2. Kalau saya sekalian dijemur waktu ada matahari di pagi
hari, tapi jemurnya tetep pake baju & ga lama2 cuma 10menit itupun
sambil main2 ke taman komplek. Yg sabar yah mbak, nanti klu udh sembuh
nafsu makannya jg balik koq. Semoga anak mbak cepat sembuh sebelum mudik
yah ^-^

BR,

Christin

(kata sasa: mum banyak klu atuk..hehehe..si kecil ketularan RUM jg
akhirnya ^-^)

[Non-text portions of this message have been removed]

8.

Bercak putih diwajah

Posted by: "Riefriany Irmalinda" linda.farras@gmail.com   uthe2201

Tue Aug 31, 2010 10:03 pm (PDT)



Dear SP n docs,

ada bercak putih di samping mata kanan anakku (8M) n bercak merah dbwh
mata kiri spt panu n agak lebar. dah seminggu ini aq cuekin krn tdnya
aq pkr kena asi tp kok ga ilang2 ya...

kira2 obat apa yg bs nyembuhin itu ya?

tlg infonya ya moms...

Thanks,
Linda

9.

varises vagina

Posted by: "leandra tan" leandratan@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 10:04 pm (PDT)



Dear Dokter dan SPs,
saya yani usia 25 tahun, mempunyai 1 anak berusia 16 bulan, keluhan saya
muncul ketika hamil,saya pulang pergi naik motor dgn jarak 40 menitan,
pernah sekali saya merasakan kram yang amat hebat di daerah selangk*ngan
sampai2 saya harus berenti dan turun dr motor di tengah jalan, setelah itu
keluhan yang saya rasakan vag*na membengkak ( bibirnya ), karena makin hari
makin terasa mengganggu ( bengkak dan terasa nyeri ) saya konsultasi ke dsog
saya, saya didiagnosis varises vagina dianjurkan tidak banyak jalan.Singkat
cerita setelah melahirkan normal ( sempet khawatir krn ktnya kl parah ga
boleh normal bisa pendarahan hebat ) sampai anak saya berumur 16 bulan kok
sy masih suka kambuh ya?malah akhir2 ini saya merasa sakit terus, kalo
kemarin2 kadang nyut2an kadang hilang, tp belakangan ini terasa sakit
terus..apa yang harus saya lakukan ya dok dan sps ?apakah varises bisa
sembuh krn saya rada shock dgn keadaan ini karn dulu saya tidak pnh sakit
seperti ini sebelum hamil..oh ya sy masih menyusui anak saya, obat atau krim
atau ht apa yang bisa saya dapatkan ? terima kasih ya dok dan sps...

[Non-text portions of this message have been removed]

10a.

[NEWS] Menghindari Warisan Talasemia

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 10:07 pm (PDT)




Menghindari Warisan Talasemia

BARU-BARU ini, sebuah screening yang dilakukan Laboratorium Klinik
Prodia bekerja sama dengan Yayasan Thalassaemia Indonesia terhadap 300
orang menemukan 24% peserta screening adalah pembawa sifat talasemia
beta, sedangkan 12% lainnya mungkin pembawa sifat talasemia alfa. Meski
screening itu tergolong skala kecil, hasilnya mengingatkan kita untuk
terus mewaspadai talasemia.

Talasemia merupakan suatu penyakit kelainan sel darah merah. Sel darah
merah penderita ini mudah pecah. Terdapat kelainan pada hemoglobin
(protein yang membawa oksigen ke seluruh tubuh) sehingga sel-sel
tubuhnya tidak mempunyai oksigen cukup untuk bekerja pada saat aktivi
tas puncak. Akibatnya, ia akan merasa kelelahan, sering meng alami
perubahan suasana hati, sakit kepala, dan jantung berdebar-debar karena
harus bekerja keras memompa darah dan menyuplai oksigen lebih banyak.
Penderitanya diharuskan menjalani transfusi darah seumur hidupnya.

Menurut dr Pustika Amalia

Wahidiyat SpA, staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKI-RSCM dan
Pelaksana harian Pusat Thalassaemia Departemen Kesehatan Anak FKUI RSCM,
penyakit talasemia disebabkan kelainan pada gen globin alfa dan gen
globin beta, sehingga produksi rantai globin berkurang sampai menjadi nol.

"Akibatnya, sel darah merah mudah sekali rusak dan umurnya menjadi lebih
pendek dari sel darah normal (120 hari)," ujar Pustika pada acara
diskusi tentang talasemia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bila kelainan itu terjadi pada gen globin alfa, penyakitnya disebut
talasemia alfa, sedangkan kelainan pada gen globin beta akan menyebabkan
penyakit talasemia beta. "Di Indonesia, yang sering ditemukan adalah
talasemia beta," kata Pustika.

Yang perlu digarisbawahi, talasemia adalah penyakit bawaan yang bersifat
menurun.

Dalam hal ini, talasemia dibagi dua, yakni minor dan mayor.

Talasemia minor terjadi pada orang pembawa sifat talasemia

(carrier).

Umumnya penderita talasemia minor tidak merasakan gejala apa pun. Hanya
kadangkadang mengalami anemia ringan.

Gejala-gejala talasemia dialami penderita talasemia mayor.

Talasemia mayor terjadi pada keturunan suami istri yang sama-sama
carrier. Suami dan istri

carrier memiliki kemungkin an melahirkan anak talasemia mayor 25%,
carrier 50%, dan sehat 25%.

Maksudnya, dalam setiap kehamilan dari pasangan tersebut terdapat
kemungkinan satu berbanding empat bagi anak mereka untuk menderita
talasemia mayor, dua banding empat kemungkinan anak membawa

gen talasemia, dan satu banding empat kemungkin an anak berdarah normal
dan tumbuh sehat.

Talasemia mayor tidak bisa diobati, yang bisa dilakukan adalah dengan
transfusi darah seumur hidupnya. Tentunya hal ini menimbulkan masalah
baik dari aspek medis, aspek fi nansial, dan psikologis.

Karena talasemia belum bisa diobati, tindakan pencegahan penting
dilakukan. Pencegahan meliputi penapisan (screening) pembawa sifat
talasemia, konsultasi genetik bagi pasangan carrier, dan diagnosis
prakelahiran pada janin dari pasangan carrier.

''Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah penting dilakukan. Pemeriksaan
pada orang usia subur juga dianjurkan bila terdapat riwayat saudara
sedarah menderita talasemia, kadar hemoglobin relatif rendah 10-12 g/dl,
walaupun sudah minum obat penambah darah seperti zat besi, dan ukuran
sel darah merah lebih kecil dari normal walaupun keadaan Hb normal.''
(*/S-3)

http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2010/09/01/ArticleHtmls/01_09_2010_011_022.shtml?Mode=0

[Non-text portions of this message have been removed]

10b.

Re: [NEWS] Menghindari Warisan Talasemia

Posted by: "sesebmw@yahoo.co.in" sesebmw@yahoo.co.in

Tue Aug 31, 2010 10:30 pm (PDT)



Pak e, thanks atas artikel nya.

Kebetulan atau "sialnya" saya adalah penderita thallasemia minor. Untung suami normal.

apakah saya perlu memeriksakan anak saya (5m) untuk mengetahui apakah dia mengidap thallasemia minor juga? Sehingga di kemudian hari, sorry to say, lebih waspada dalam mencari pasangan hidup. Tp saya bingung juga, masa nanti baru dekat langsung tanya ada penyakit ini gak hehehe.

Resiko nya besar juga ya, kalau minor ketemu minor. Kmrin sih saya pas 7bln hamil sempat transfusi darah.

Salam
Immy
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: /ghz <ghozan10032005@gmail.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Wed, 01 Sep 2010 12:06:22
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: [sehat] [NEWS] Menghindari Warisan Talasemia


Menghindari Warisan Talasemia



BARU-BARU ini, sebuah screening yang dilakukan Laboratorium Klinik
Prodia bekerja sama dengan Yayasan Thalassaemia Indonesia terhadap 300
orang menemukan 24% peserta screening adalah pembawa sifat talasemia
beta, sedangkan 12% lainnya mungkin pembawa sifat talasemia alfa. Meski
screening itu tergolong skala kecil, hasilnya mengingatkan kita untuk
terus mewaspadai talasemia.

Talasemia merupakan suatu penyakit kelainan sel darah merah. Sel darah
merah penderita ini mudah pecah. Terdapat kelainan pada hemoglobin
(protein yang membawa oksigen ke seluruh tubuh) sehingga sel-sel
tubuhnya tidak mempunyai oksigen cukup untuk bekerja pada saat aktivi
tas puncak. Akibatnya, ia akan merasa kelelahan, sering meng alami
perubahan suasana hati, sakit kepala, dan jantung berdebar-debar karena
harus bekerja keras memompa darah dan menyuplai oksigen lebih banyak.
Penderitanya diharuskan menjalani transfusi darah seumur hidupnya.

Menurut dr Pustika Amalia

Wahidiyat SpA, staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKI-RSCM dan
Pelaksana harian Pusat Thalassaemia Departemen Kesehatan Anak FKUI RSCM,
penyakit talasemia disebabkan kelainan pada gen globin alfa dan gen
globin beta, sehingga produksi rantai globin berkurang sampai menjadi nol.

"Akibatnya, sel darah merah mudah sekali rusak dan umurnya menjadi lebih
pendek dari sel darah normal (120 hari)," ujar Pustika pada acara
diskusi tentang talasemia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bila kelainan itu terjadi pada gen globin alfa, penyakitnya disebut
talasemia alfa, sedangkan kelainan pada gen globin beta akan menyebabkan
penyakit talasemia beta. "Di Indonesia, yang sering ditemukan adalah
talasemia beta," kata Pustika.

Yang perlu digarisbawahi, talasemia adalah penyakit bawaan yang bersifat
menurun.

Dalam hal ini, talasemia dibagi dua, yakni minor dan mayor.

Talasemia minor terjadi pada orang pembawa sifat talasemia

(carrier).

Umumnya penderita talasemia minor tidak merasakan gejala apa pun. Hanya
kadangkadang mengalami anemia ringan.

Gejala-gejala talasemia dialami penderita talasemia mayor.

Talasemia mayor terjadi pada keturunan suami istri yang sama-sama
carrier. Suami dan istri

carrier memiliki kemungkin an melahirkan anak talasemia mayor 25%,
carrier 50%, dan sehat 25%.

Maksudnya, dalam setiap kehamilan dari pasangan tersebut terdapat
kemungkinan satu berbanding empat bagi anak mereka untuk menderita
talasemia mayor, dua banding empat kemungkinan anak membawa

gen talasemia, dan satu banding empat kemungkin an anak berdarah normal
dan tumbuh sehat.

Talasemia mayor tidak bisa diobati, yang bisa dilakukan adalah dengan
transfusi darah seumur hidupnya. Tentunya hal ini menimbulkan masalah
baik dari aspek medis, aspek fi nansial, dan psikologis.

Karena talasemia belum bisa diobati, tindakan pencegahan penting
dilakukan. Pencegahan meliputi penapisan (screening) pembawa sifat
talasemia, konsultasi genetik bagi pasangan carrier, dan diagnosis
prakelahiran pada janin dari pasangan carrier.

''Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah penting dilakukan. Pemeriksaan
pada orang usia subur juga dianjurkan bila terdapat riwayat saudara
sedarah menderita talasemia, kadar hemoglobin relatif rendah 10-12 g/dl,
walaupun sudah minum obat penambah darah seperti zat besi, dan ukuran
sel darah merah lebih kecil dari normal walaupun keadaan Hb normal.''
(*/S-3)

http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2010/09/01/ArticleHtmls/01_09_2010_011_022.shtml?Mode=0





[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

11a.

Re: Tanya ttg Payudara Setelah Tidak Menyusui

Posted by: "Windhi Kresnawati" dr.windhi@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 10:07 pm (PDT)



Siang mb Olive,
ada kontrasepsi hormonal yang sedang dikonsumsi?
adakah kaitan nyeri dengan siklus menstruasinya?
coba periksa didepan kaca, adakah tanda2 peradangan? (merah, bengkak,
nyeri), mastitis bisa juga terjadi pada nonlactating woman kok.

coba di kompres hangat dulu mba,
bisa konsul ke dokter umum dulu, kalau mastitis akan diobatin.
kalau ada curiga benjolan/tumor bisa dirujuk ke radiologi untuk usg,
terbukti ada massa tumor dari usg akan dirujuk ke dokter ahli bedah.

windhi

[Non-text portions of this message have been removed]

11b.

Re: Tanya ttg Payudara Setelah Tidak Menyusui

Posted by: "fili_lagi@yahoo.com" fili_lagi@yahoo.com   fili_lagi

Tue Aug 31, 2010 10:33 pm (PDT)



Siang Mbak,

Aku juga baru2 ini ngalamin kaya gini...pdhl brenti nyusuin udah hampir satu setengah tahun... Rasanya kaya kemeng karena harusnya nyusuin dan gak nyusuin...perciss.. Dan setelah coba aku massage.. Eh keluar lho asinya.. Cairan putih and rada transparan.. Aku ga terusin massage.. Nawarin ke anak..eh dia ga mau..hiks.. Hehe.. Jadi aku diemin aja.. Baru terjadi seminggu ini sih..

Baru copot kb spiral sbulan yg lalu.. Dan emang mau program anak kedua.. 4 hari lagi jadwal harusnya aku mens.. Mungkin ga sih ini tanda2 hamil? *gr* hehehe

Filia
Powered by Telkomsel BlackBerry�
11c.

Re: Tanya ttg Payudara Setelah Tidak Menyusui

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 11:17 pm (PDT)



On 9/1/2010 10:55 AM, Olivia Jaflaun wrote:
>
> Dear Doc's and SP's,
>
> Udah hampir 3 hari ini PDku terasa agak nyeri dan rasanya seperti bengkak, kalo
> aku gambarkan rasanya tuh sama persis seperti waktu menyusui anak tapi
> seharusnya sudah jatah menyusui belum menyusui, PDku juga pas di raba byk
> grejel2nya yg kalo aku massage perlahan akan berpindah ke arah puting. Padahal
> aku udah stop menyusui anakku setahun yang lalu *fyi anakku sekarang 23 m, stop
> menyusui waktu 12m* dan hanya pada PD yang sebelah kiri saja. waktu hari minggu
> rasanya tuh ngebeeet banget, sampe badanku kyk panas dingin gitu.. nah hari ini
> udah tidak terlalu, cuma jika ditekan sedikit daerah dada masih terasa kyk
> sakit2 ngilu gitu... ini kenapa yaa?
>
> Mom semuanya disini ada yang punya pengalaman yang sama kyk aku? Dan apa yg
> harus dilakukan? kalo ke dokter, dokter apa ya?
>
> Jadi sedikit rada takut juga nih setelah baca hasil googling ttg kanker
> payudara... please pencerahannya yaa..
>
> Matur Suwun...
>
> Salam,
> OLIVE mom Florence
>
>
==> apa mungkin galactorrhea yah?
semoga bukan sesuatu yang mengkhawatirkan

Galactorrhea (unexpected milk production) and other nipple discharge

By Kelly Bonyata, BS, IBCLC

Per /Breastfeeding and Human Lactation/ (Riordan, 2004, p. 80), "Small
amounts of milk or serous fluid are commonly expressed for weeks,
months, or years from women who have previously been pregnant or
lactating." The amount is most often very small, however, and
spontaneous flow (leaking) generally stops within 2-3 weeks. Mothers who
have breastfed for a longer duration may be able to express milk for a
longer time after weaning. Any stimulation, e.g. checking to see if milk
is still there, frequent breast self-exams, friction from a bra ,
stimulation during intercourse, etc., can cause further production.

If you stop producing milk after weaning and then start again, it could
be due to a new pregnancy (or a recent miscarriage).

Schedule a visit with your physician if...

* you are still producing a significant amount of milk at 6 months
after weaning or re-start milk production spontaneously (not
associated with pregnancy).

* you start producing milk and have never been pregnant.

* you have breast discharge that does not appear to be milk.
Discharge may be multicolored and sticky (color is generally
green; this is usually a benign condition called duct ectasia),
purulent (containing pus; this is generally due to mastitis or an
abscess), clear/watery, yellow/serous, pink/serosanguineous or
bloody/sanguineous.

Per /Breastfeeding: a guide for the medical profession/ (Lawrence
& Lawrence, 2005, p. 602), "Most nipple discharges are caused by
benign lesions, and many do not require surgical intervention.
They could, however, represent a malignant condition and deserve
careful investigation. Nipple discharges associated with lactation
have a different etiologic incidence profile, but are no less
significant." Per Monica Morrow, MD in "The Evaluation of Common
Breast Problems" (2000), "Nipple discharges are classified as
pathologic if they are spontaneous, bloody or associated with a
mass. Pathologic discharges are usually unilateral and confined to
one duct."

Per /Breastfeeding: a guide for the medical profession/ (Lawrence &
Lawrence, 2005, p. 570), "*Galactorrhea* is characterized by spontaneous
milky, multiduct, bilateral nipple discharge. It is thought to result
from increased prolactin production, either by the pituitary or by
removal of hypothalamic inhibition." It is not usually a serious
problem, but you should always have your health care provider check it
out carefully. Galactorrhea can have various causes:

* Any type of frequent breast stimulation can induce lactation.
Other types of nerve stimulation can also cause galactorrhea,
including chest surgery/trauma/burns, herpes zoster that affects
the chest wall or chronic emotional stress. Per Lawrence &
Lawrence (2005, p. 571), "In susceptible women, a visit to the
doctor, stress, a pelvic examination, venipuncture, or surgical
procedures can produce elevated serum prolactin" which can result
in galactorrhea.
* Galactorrhea can be a side effect of certain drugs including some
H2 blockers (cimetidine/Tagamet), oral contraceptives,
metoclopramide (Reglan), sulpiride, psychotropic medications
(SSRIs, tricyclic antidepressants, benzodiazepines,
phenothiazines, thioxanthenes), antihypertensives
(methyldopa/Aldomet, reserpine/Serpasil, verapamil/Calan,
atenolol), rauwolfia alkaloids, theophylline, marijuana, opiates
or amphetamines. It has also been seen as a copper IUD side
effect. See also:
o Common medication causes of hyperprolactinemia
<http://pharmacy.oregonstate.edu/drug_policy/pages/tidbits/articles/tb17.pdf>
by Ann M. Hamer, PharmD
o Some Medications Associated with Galactorrhea
<http://www.aafp.org/afp/20040801/543.html> (Table 1 from
Diagnosis and Management of Galactorrhea by A.K.C. Leung,
MBBS & D. Pacaud, MD)
* Pituitary tumors are the most common pathologic cause of
galactorrhea. The most common type of pituitary tumor is a
prolactinoma
<http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000336.htm> -
this is a benign (non-cancerous) tumor. Hypothalamic lesions or
disfunction, or pituitary stalk lesions can also cause galactorrhea.
* Rarely, galactorrhea is a side effect of primary hypothyroidism or
thyrotoxicosis.
* Galactorrhea is sometimes associated with chronic renal failure
due to elevated prolactin levels.

Page last modified: 04/04/2010
Written: 07/14/2005

----------------------------------------------------------

References and additional information

Normal prolactin levels in breastfeeding mothers
<http://www.kellymom.com/bf/normal/prolactin-levels.html> @ KellyMom.com

Is leaking after weaning normal?
<http://www.pregnancy.org/question/leaking-after-weaning-normal> by Anne
Smith, IBCLC

Galactorrhea <http://familydoctor.org/673.xml>. Patient information from
the American Academy of Family Physicians.

Nipple discharge - abnormal
<http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003154.htm> from
MedlinePlus

Nipple discharge in women: Secretions often more alarming than dangerous
<http://www.mayoclinic.com/invoke.cfm?objectid=33B28490-33EB-4028-BC4556A2C4E1DBC4>
from MayoClinic.com

Lawrence R, Lawrence R. Breastfeeding: A Guide for the Medical
Profession
<http://astore.amazon.com/kellysattachm-20?_encoding=UTF8&node=86>, 6th
ed. Philadelphia, Pennsylvania: Mosby, 2005: 570-573, 602-605.

Riordan J. Breastfeeding and Human Lactation
<http://astore.amazon.com/kellysattachm-20?_encoding=UTF8&node=86>, 3rd
ed. Boston and London: Jones and Bartlett, 2004: 80.

Leung AK, Pacaud D. Diagnosis and Management of Galactorrhea
<http://www.aafp.org/afp/20040801/543.html>. Am Fam Physician. 2004 Aug
1;70(3):543-50.

Serri O, Chik CL, Ur E, Ezzat S. Diagnosis and management of
hyperprolactinemia <http://www.cmaj.ca/cgi/content/full/169/6/575>.
CMAJ. 2003 Sep 16;169(6):575-81.

Morrow M. The Evaluation of Common Breast Problems
<http://www.aafp.org/afp/20000415/2371.html>.Am Fam Physician. 2000 Apr
15;61(8):2371-8, 2385.

Burns M, Haddad AR. Galactorrhea: Assessment and Treatment Options
<http://www.uspharmacist.com/oldformat.asp?url=newlook/files/Feat/ACF300F.cfm&pub_id=8&article_id=141>.
USPharmacist. 1998 Oct; 23(10).

http://www.kellymom.com/bf/supply/galactorrhea.html

[Non-text portions of this message have been removed]

12.

[news] Awas, Keputihan Bisa Sebabkan Kemandulan

Posted by: "/ghz" ghozan10032005@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 10:07 pm (PDT)




SEKITAR 75% perempuan di dunia dipastikan pernah mengalami keputihan.
Sebagian besar dari mereka kerap menyepelekan penyakit ini. Padahal
fakta medis menyebutkan keputihan bisa mengakibatkan kemandulan dan kanker.

Dalam sebuah diskusi di Jakarta pekan lalu, spesialis kandungan dr Budi
Iman Santoso SpOG menjelaskan, keputih an ditandai keluarnya cairan dari
vagina secara berlebihan. Ada dua jenis keputihan, yaitu keputihan
normal (keputihan fi siologis) dan keputihan abnormal (keputihan patologis).

''Keputihan normal ditandai keluarnya lendir jernih, tidak berbau, dan
tidak menimbulkan gatal. Biasanya keluar sebelum, saat dan sesudah masa
menstruasi karena pengaruh hormon. Itu wajar dan amanaman saja,'' jelas
Budi.

Sementara itu, keputihan yang tidak normal (patologis) disebabkan
infeksi bakteri, kuman, juga parasit. Ciri-cirinya, cairan yang keluar
berwarna putih susu, kekuningan atau kehijauan, disertai gatal atau
perih, terkadang juga disertai rasa perih di perut bawah.

Keputihan jenis ini harus diobati sampai tuntas. Sebab jika dibiarkan
berlarut-larut, tidak mustahil infeksi pada vagina akan menjalar ke
berbagai tempat.

''Kuman dengan mudah me nyusup dan menyebabkan infeksi lanjutan pada
rongga rahim dan saluran telur. Akibatnya, pada wanita yang berpasangan,
sperma sulit bertemu dengan sel telur sehingga sulit memiliki
keturunan,'' terang Budi.

Pengobatan sebaiknya dilakukan sesuai dengan petunjuk

medis. Bagi yang berpasangan, pengobatan kerap kali melibatkan pihak
laki-laki. Sebab bisa jadi keputihan tersebut tertular dari pihak
laki-laki.

Dalam upaya pengobatan, Budi menganjurkan kaum perempuan tidak mengobati
keputihannya secara sembarangan. Misalnya, dengan mengonsumsi
jamu-jamuan atau menggunakan daun sirih.

''Dikhawatirkan, jamujamuan membuat vagina kering dan mudah iritasi.
Daun sirih memang memiliki efek antiseptik, tapi daun sirih juga
mengandung bakteri yang tidak bisa mati hanya dengan pemanasan sekian
derajat.''

Candida. Candida dapat berkembang dengan cepat dalam lingkungan yang
gelap dan lembab.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari pemakaian celana yang ketat atau
berbahan nilon untuk menghindari kelembaban.

''Kenakan pakaian yang memungkinkan adanya pergerak an udara di sekitar
tubuh dengan baik. Yang terpenting, jaga kebersihan organ intim,'' kata
Budi.

Selain itu, lanjut Budi, asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari
harus diperhatikan.

Pola makan tidak sehat bisa jadi pencetus keputihan. Makanan tinggi
lemak seperti dagingdagingan serta makanan manis seperti cokelat,
mendukung pertumbuhan Candida.

''Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk menguatkan tubuh melawan
Candida,'' pesan Budi. (*/S-3)

http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2010/09/01/ArticleHtmls/01_09_2010_011_005.shtml?Mode=0

13a.

Re: Help!! Impetigo kah?

Posted by: "ummu farhan" syarifah.said@yahoo.com   syarifah.said

Tue Aug 31, 2010 11:07 pm (PDT)



Buat Bunda dan mb Nisa thanks ya....
Alhamdulillah lukanya sudah mulai mengering,love milis sehat...

Salam,
Farida ummu Farhan
Sent from my BlackBerry�
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Purnamawati" <purnamawati.spak@cbn.net.id>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Tue, 31 Aug 2010 21:38:47
To: <sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Help!! Impetigo kah?

Setuju
kalau hanya 1 - salep antiseptik
kalau beberapa - salep antinbiotik
kalau di beberapa bagian tubuh apalagi ada demam, baru antibiotik minum (pilihannya amoksisilin)

wati
----- Original Message -----
From: tristanathan
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, August 31, 2010 9:37 AM
Subject: Re: [sehat] Help!! Impetigo kah?



ummu farhan
luka-nya ada berapa banyak? udah menyebar? bergerombol?

nat pernah, ada sekitar 5 'borok', di bbrp tempat terpisah, tapi gak
menggerombol
pake salep antiseptik, masih bisa diatasi kok mbak
dicoba dulu aja antiseptiknya

jangan sampe farhan garuk ya, krn memang gatel, dan cairan didalemnya itu
yg menyebabkan timbulnya 'borok' baru di tempat yang terluka (mis, akibat
kena garuk)

-ria-

2010/8/31 ummu farhan <syarifah.said@yahoo.com>

[Non-text portions of this message have been removed]





__________ NOD32 4797 (20100122) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com


[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

14a.

Re: Gendongan Bayi

Posted by: "si.ninang@gmail.com" si.ninang@gmail.com

Tue Aug 31, 2010 11:10 pm (PDT)



Mbak, ikutan sharing aja,... Baby wrap yg aku punya merk lokal, bahannnya cotton stretch, aku pake dari baby liam 3 bln,...

Bantu bgt kalo lg ga sehat n rewel ga mau di taro,.. Di gendong pake baby wrap nya jd bisa tidur lelap, krn nempel ma kita jd anget,..

Sementara saya masih bisa ngerjain yang lain karena tangannya bebas,...

Malah pakenya gantian sama suami,...

Slamat hunting,...

Ninang
" Ga ngebayang gendong baby liam ga pake baby wrap,... Bisa ber otot tangannya qiqiqi"
Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Stella H Budiman" <momnyadh@gmail.com>
Sender: sehat@yahoogroups.com
Date: Tue, 31 Aug 2010 19:17:58
To: Milis Sehat<sehat@yahoogroups.com>
Reply-To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Gendongan Bayi

Mama Cello,

Makasih replynya, semuanya lbh rekomen baby wrap ya, sip deh, tinggal pilih yg mana satu, byk jg merk baby wrap.

Oya, btw bahan baby wrap itu apa? Katun? Bisa stretch ya?

Sorry nanya lagi

Stella
Momnya DH
Sent from my DHBerry�

------------------------------------

"Mailing-list SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access&Website.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://milissehat.web.id/
=================================================================
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access&Website.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at:
http://milissehat.web.id/
=========================================================================
Donasi
Rekening YOP
Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
=========================================================================
Yahoo! Groups Links

15.

Lupus,,,

Posted by: "liliyulita@yahoo.co.id" liliyulita@yahoo.co.id

Tue Aug 31, 2010 11:10 pm (PDT)



Dear dr n para milis,

Saudaraku ada yg terkena penyakit SLE alias lupus,slama ini saudaraku kontrol setiap bln di dokter specialis penyakit dlm,saudaraku menderita lupus kurang lbh 2thn,saudaraku sudah memiliki suami n dia berencana untuk memiliki momongan,bahayakah bila nnti klo hamil bagi ibu n anakny?thanks atas infony dokter n mom.


Love,
Mom lili
Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Recent Activity
Visit Your Group
Share Photos

Put your favorite

photos and

more online.

Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
"Mailing-list SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access&Website.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://milissehat.web.id/
=================================================================
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access&Website.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at:
http://milissehat.web.id/
=========================================================================
Donasi
Rekening YOP
Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
=========================================================================
MARKETPLACE

Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

No comments: