Thursday, March 11, 2010

[sehat] Digest Number 11761

Messages In This Digest (25 Messages)

1.
Q: Ruam Popok atau apa ya? From: Ariyadi
2a.
Re: Cerita di kala berlangsungnya proses weaning. From: Adyani Hapsari Widowati
2b.
Re: Cerita di kala berlangsungnya proses weaning. From: Priscilla Yenny Krisnawati
3a.
Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi From: vienta suhendra
3b.
Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi From: Pamelia Yulianto, M.Law
3c.
Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi From: vienta suhendra
3d.
Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi From: tristanathan
3e.
Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi From: umialiyah_dzatil@yahoo.co.id
3f.
Bls: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batp From: elga soeardi
4.
Cara Tes Kultur Urine From: Esa Rijal Mustaqbal
5a.
Re: Curhat >> HELP! baby lahir terkena virus n bakteri dr sejak jani From: yuli saputra
6a.
Re: Sufor 4 baby 4 month From: luv_keisha@yahoo.com
6b.
Re: Sufor 4 baby 4 month From: Farrell Wijaya
6c.
Re: Sufor 4 baby 4 month From: Indah Suciati
6d.
Re: Sufor 4 baby 4 month From: Indah Suciati
6e.
Re: Sufor 4 baby 4 month From: luv_keisha@yahoo.com
7a.
Re: Belekan: Membedakan krn bakteri or virus From: gendi
8a.
(curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=( From: renns_s
8b.
Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=( From: tristanathan
8c.
Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=( From: yoyoh-FIM
8d.
Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=( From: Dewi satria
8e.
Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=( From: renns_s
9.1.
Re: OOT: T-Shirt no Puyer From: Pipin
10.
(Tanya) stain dan karang gigi muncul dengan cepat From: intan kemala dewi
11a.
Re: (Share) Antibiotik adalah Obat dewa was Re: Please Minta Masukan From: anik windi

Messages

1.

Q: Ruam Popok atau apa ya?

Posted by: "Ariyadi" kk_primus2000@yahoo.com   kk_primus2000

Wed Mar 10, 2010 6:25 pm (PST)



Dear Docs n SPs,

Maaf member pasif memberanikan nanya neeh soalnya yang Ini bener2 bingung setelah melewati beberapa cc dengan HT. Putra saya Aira (1Y 1M 11D) di penis n testisnya Ada bintik merah sudah sekitar 7 hari. Behavior nya normal, makannya normal, baknya normal Dan tidak kesakitan. Popok sudah kami lepas Dan mulai men 'Toilet Training' dia semenjak hari minggu. Namun bintik2 nya Ko ngga ilang2 kira2 kenapa y? Apakah Ruam popok? Tapi Ko cuma di testis n penisnya saja y? Kl mau browse n Cari di arsip keywordnya apa y? Mohon sharingnya y docs n sps. Terima kasih sebelumnya .

-Ariyadi-
Father of aira (1Y 1M 11D)
*Di Kantor bingung
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
2a.

Re: Cerita di kala berlangsungnya proses weaning.

Posted by: "Adyani Hapsari Widowati" sweet_dyan@yahoo.com   sweet_dyan

Wed Mar 10, 2010 6:34 pm (PST)



Wah, hebat banget Saka ya.... Toreku baru berhasil lepas nenen setelah umur 3th :p
Saya sudah start sejak dia umur 2th, tapi sulit sekali benar-benar memutus karena dia lihat adik bayinya jg nenen. Jadi pelan-pelan (sampai setahun saking pelannya) saya bilangin klo dia sudah balita, sudah besar, sudah pintar makan jadi tidak perlu nenen. Nenen buat adik aja.

Puji Tuhan, sekarang klo lihat adiknya nenen, sambil tersenyum bangga dan angkat tangan tinggi-tinggi dia berteriak "Kakak Tore sudah tidak Ene!!!" Walaupun kadang-kadang klo dia kangen sama nenennya, juga masih seperti Saka gitu mbak, tangannya cari nenen, atau curi-curi nen sebentar lalu senyum puassssss... Tapi lama-lama jauh berkurang kok mbak.

Semoga sukses yaaa...

Dy

--- On Wed, 3/10/10, dewi.happy82@rocketmail.com <dewi.happy82@rocketmail.com> wrote:

From: dewi.happy82@rocketmail.com <dewi.happy82@rocketmail.com>
Subject: [sehat] Cerita di kala berlangsungnya proses weaning.
To: sehat@yahoogroups.com
Date: Wednesday, March 10, 2010, 6:01 PM

 

Mba itaaaa....

Duh seneng baca curhatannya pagi2 gini.

Aku newbie mba. Kurang lebih hampir sebulan ini. Bbrp wkt yll, aku pernah nanya masalah yg sama. Bagaimana menyapih yg baik. Secara anakku dah mau 22bln, jd bentar £ªgi mau lepas nenen juga.

Mungkin pertanyaanku dah pernah dibahas di milis ini sebelumnya. Jd ada yang suggest buat "ubek2" postingan yg lama. Krn dr hp jadi rada repot. He.

So aku seneng banget sama cerita mba ini. Jadi masukan buatku.

Kalo nurut aku siy mba, Saka dah hebat bgt tuh, dah mulai ngerti walopun blon sepenuhnya. Kaya anak sepupuku, wkt di sapih pas 2thn, semaleman nangis kejer kaya sakaw gtu. Tetangga pada nanya Άpªª anaknnya "kemasukan" secara baru pindah rumah juga.

Saka hebat pokoke. Berjuang terus mba. Kita saling mendoakan yah. Usaha aku buat Syifa ngerti masi 2 bln £ªgi, dan aku masi bisa merasakan nikmatnya menyusui anak pertama 2 bln £ªgi juga.

Mudah2an kita kuat...

Cheers

dewiHappy

-Mommynya Syifa-

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

[Non-text portions of this message have been removed]

2b.

Re: Cerita di kala berlangsungnya proses weaning.

Posted by: "Priscilla Yenny Krisnawati" prisywati@yahoo.co.id   prisywati

Wed Mar 10, 2010 6:37 pm (PST)



selamat pagi mom's......
pagi Ita, salam kenal......

jadi inget waktu anak kedua saya proses weaning, sekarang sudah 4th umurnya.
setelah 2th nenen, aku putuskan utk mulai menyapih. aku praktekin semua
saran, dari dikasih minyak telon, dioles obat luka, diplester(hehe...)
sampe bilang susu saya sudah habis....
tapi tetap aja si kecil merengek minta nenen, dan saya ga tega, akhirnya
ya kasih lagi...lagi....dan lagi....
sampai pada suatu hari kami harus mengantar kakaknya mengikuti lomba ke
luar kota. karna jauh, kami pergi dari pagi sampai sore. dan hari itu si
kecil tidak nenen sama sekali.......berlanjut ke hari-hari berikutnya,
juga begitu, ga nenen.....kalau dia ingat dia bilang "nenen mama udah
abis ya..."...lalu dia cuma minta cium nenen saya........
ternyata ga sesulit seperti yang saya bayangkan.
ternyata saya sendiri yang membuatnya jadi agak berat. karna saya yang
sebenarnya ga mau buru-buru lepas dari "ikatan" dengannya......para mom
yang menyusui pasti juga merasakan hal yang sama, ikatan batin yang
dalam itu hanya bisa dirasakan, susah diungkapkan......hiks...makanya,
setelah baca cerita Ita jadi terharu....hehe.....mungkin memang karna
masih "ga rela" proses weaning jadi lebih berat yaa........
tapi apa yang Ita lakukan udah sip, jempol dua deh, tetap
semangat....biar sudah ga nenen, kita masih bisa dekat dan punya ikatan
batin yang kuat sama buah hati.

warm rgds,
priscilla(mama adhitya&silvia)

Subagyo, Elisabeth wrote:
>
>
> Selamat pagi SPs terutama Mommies,
> mau sedikit sharing, lebih tepatnya curhat di kala sedang menjalani
> proses weaning yang belum mencapai kelulusan.
> Proses ini sebenarnya sudah dimulai semenjak Saka berumur 21 bulan (saat
> ini Saka hampir 25 bulan) dimana saya sudah mulai tidak memerah lagi di
> kantor dan Saka nenen hanya di malam hari. Saat itu saya juga sudah
> mulai tidak menawarkan untuk nenen, tapi kalau Saka minta langsung saya
> kasih. Kemudian di umur 22 bulan, tanpa banyak kesulitan Saka resmi
> berpisah dari botol dotnya. Sejak itu saya sudah mulai sounding ke Saka
> bahwa nanti saat umur 2 tahun Saka harus mulai belajar untuk tidak nenen
> dikala mau tidur malam.
> Sedikit demi sedikit kualitas menyusu Saka sudah mulai berkurang, ada
> kalanya menyusu sampai benar-benar tertidur (jarang banget). Ada kalanya
> menyusu cuma sebentar karena begitu saya bilang "Nenen Ibu sakit" pasti
> akan langsung dia lepas dan bisa tertidur tanpa menyusu (ini beneran
> puting sakit Mom, kena gesekan giginya). Ada kalanya juga dia sama
> sekali tidak nenen sampai dia tertidur. Dan saya perhatikan bahwa proses
> weaning ini sama sekali tidak mengurangi kualitas tidur Saka, malah
> lebih bagus dibandingkan dulu saat dia masih akstif nenen dimana kalo
> malam sering terbangun untuk nenen. Nah seingat saya mulai umur 22 bulan
> ini Saka tidurnya selalu bablas sampai pagi, malah terkesan susah
> dibangunkan kalau pagi (ini keknya menurun dari Bapaknya yang bangunnya
> pasti siang molo' hehe..). Dari sini saya niatkan bahwa tampaknya Saka
> tidak akan mengalami banyak masalah kalau saya nanti benar-benar
> melakukan weaning.
> Dan dimulai di hari Minggu malam tgl 7 Maret saya mulai menjalankan
> weaning ini. Saat Saka mau tidur seperti biasa dia minta nenen, saya
> bilang kalo susunya sudah habis jadi Saka tidak usah nenen. Pertama dia
> tidak peduli dan tetap minta nenen, tapi saya ulangi lagi kalau air
> susunya sudah habis, dan baru dia serius melihat saya. Saya katakan lagi
> kalau sekarang ini air susu Ibu sudah habis, jadi sudah tidak bisa di
> nen lagi. Eh ternyata saka menjawab "Iya-ya, ucu ibuk dah abis, diminum
> Saka". Langsung deh dia minta saya untuk usap-usap punggung dia saja
> (ini ritual selain nenen yang selalu dilakukan setiap Saka mau tidur).
> Yes! hari pertama sukses.
> Berlanjut sampai dengan malam kedua dan malam ketiga masih tidak ada
> perubahan masih sama seperti malam pertama yang berarti Saka masih ingat
> untuk minta nenen tapi begitu dibilangin kalau susunya habis ya sudah
> dia minta diusap punggung saja. Saya pikir tampaknya ini akan mendekati
> kelulusan.
> Tadi malam yang berarti adalah malam keempat, Saka tidak minta untuk
> nenen tapi dia langsung bilang "Saka ndak nenen, nenennya dah abis".
> Puji Tuhan..!! Tampaknya akan segera diluluskan. Tapi entah mengapa,
> semalam dia tertidurnya agak lama sehingga saya lumayan capek juga
> mengusap punggungnya karena dia tidak kunjung tidur. Seperti gelisah
> gitu, sudah ngantuk tapi tidak bisa tidur walaupun sudah diusap-usap
> punggungnya. Saya usap-usap punggung dia lebih dari setengah jam sebelum
> akhirnya dia tertidur, padahal biasanya 15 menit usap punggung Saka
> sudah tertidur.
> Eh.. tadi pagi Mom, pas saya bangun jam 04.45 saya mendapati saka sedang
> berusaha memasukkan tanggannya ke dalam baju saya (dengan mata masih
> terpejam), berusaha mencari puting! Saya coba untuk menarik tangannya
> dari baju saya (karena saya pikir dia toh masih tidur) eh dia tidak mau.
> Dia masih berusaha memasukkan tangannya ke baju saya. Saya biarkan saja
> dia melakukan aksinya, akhirnya dengan susah payah kemudian dia dapatkan
> puting ibunya eh.. langsung matanya terbuka dan melihat saya sambil
> berkata "nenen Saka!".
> Ya ampun Mom, apa yang kemudian dia lakukan adalah dia mengisap puting
> saya, cuma sebentar tidak sampai satu menit setelah itu dia lepas dan
> dia melihat saya, tampaknya dia senaaaaaang sekali.. seperti menemukan
> kembali apa yang dia rindukan selama ini. Aduh Tuhan, saya tidak tahu
> bagaimana perasaan saya, yang jelas saya menitikkan air mata, ternyata
> Saka begitu merindukan nenen-nya yang sudah 4 hari tidak dia temukan
> sama sekali..!!
>
> Mom.. apakah Saka sebenarnya belum rela ya? Saya pikir saya akan
> berhasil weaning Saka dalam waktu yang tidak begitu lama dan tanpa
> kendala yang berarti. Tapi baru tadi pagi saya sadar kalau ternyata
> tidak semulus yang saya bayangkan.. Saya rasa inilah perjuangan weaning
> baru akan dimulai.
> Saya hanya butuh doa dari Mom, supaya saya berdua Saka bisa melampaui
> ini semua.
>
> Aduuuuuhhh, sudah kayak menulis cerpen saja ya Mom. Maaf pagi-pagi
> bukannya kerja malah curhat duluan.
> Terima kasih Mom sudah luangkan waktu untuk membaca curhatanku.
>
> salam,
> ita
> *sedikit lega sudah curhat
>
>

3a.

Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi

Posted by: "vienta suhendra" barent_hsbl@yahoo.com   barent_hsbl

Wed Mar 10, 2010 6:41 pm (PST)



Dear All,

Maaf msh lanjutan kemarin yah, ngak pa" sharing coz bth masukan nih.
Kalo malem panas GIE berkisar 39' - 40' rewel bgt maunya digendong trus.
Tapi kalo siang panasnya berkisar 38', kondisi badanya lemes bgt.
Dan hari ini hari ke 4 GIE sakit, panas nya trun naik, selalu tinggi di malam hari.
Batpilnya memang sdng berat"nya, setiap malem aq uap dnga air hangat + minyak kayu putih + minyak telon, tidak lupa diolesin transpulmin dada, leher & punggungnya, alhamdulliah reak keluar melalui muntahnya.
Hanya panasnya itu kalo malem hari tinggi bgt, sya berikan sanmol hanya trun di 39', kompres pake air hangat berhasil dilempar sama GIE, pusing bgt dng panasnya, aq musti gmana?

Skrng kondisi saya dilema bgt musti wajib ke dokter ataw tdk?
Ma" sarankan utk tdk ke dokter coz yakin common cold, sedangkan suami mau nya segera ke dokter karna panasnya sdh lewat dari 4 hari.
kondisi panasnya sdh 4 hari, saat ini batpil sdng parah"nya, jikalau memang saya musti pasrah ke dokter kasih dong bekal masukan jikalau tdk bertemu dng dokter yg RUM.
Ditunggu masukannya.

Salam
Mom's GIE
~~ dilema jadi ke dokter ataw tidak ~~

________________________________
From: (-: nia :-) <neeyhaaa_30@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Wed, March 10, 2010 5:15:10 PM
Subject: Re: Bls: plese bth penguatan lagi nih[sehat] panas, muntah", batpil

mba marcella,
anaku 9m18d
makasih ya ba..ga bosen kok klo jawabannya AB tdk di butuhkan tuk infeksi virus :) biar tambah semangat tuk HT
soal puyer, akan ku baca ulang ba...

BR
Nia

--- On Wed, 10/3/10, marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com <marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com> wrote:

From: marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com <marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com>
Subject: Re: Bls: plese bth penguatan lagi nih[sehat] panas, muntah", batpil
To: sehat@yahoogroups. com
Date: Wednesday, 10 March, 2010, 5:10 PM

Hola Mbak,
Infeksi Saluran Pernafasan Atas alias ISPA manifestasinya, common cold, jadi mayoritas buat balita (eh, anaknya balita kan ya ?) karena virus yang gak butuh antibiotik karena yang bisa bunuh cuma daya tahan tubuh (btw, gak bosen kan Mbak, jawabannya ini terus ya, he2)

Kalau alergi, hindari aja pencetusnya, alerginya apa kata si dokter ?

Puyer, gak komen ya, udah banyak baru tadi pagi tuh dibahas (*Ria, jadi gak dibahas, he), ntar mbak ikutan muntah2, over dosis keterangan tentang puyer, he2.

HT common cold aja Mbak.

Slamat praktek.

Regards,
Marcella
*mata berat...ngantukk

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------ --------- --------- ------

============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgro up.web.id/
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========
Yahoo! Groups Links

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

3b.

Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi

Posted by: "Pamelia Yulianto, M.Law" pamelia_yulianto@telkomsel.blackberry.com

Wed Mar 10, 2010 6:45 pm (PST)



Udh coba mandi berendam air hangat? Sll manjur menurunkan suhu anak sy


~ P a m e l i a ~
Through Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: vienta suhendra <barent_hsbl@yahoo.com>
Date: Wed, 10 Mar 2010 18:41:29
To: <sehat@yahoogroups.com>
Subject: Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpil

Dear All,

Maaf msh lanjutan kemarin yah, ngak pa" sharing coz bth masukan nih.
Kalo malem panas GIE berkisar 39' - 40' rewel bgt maunya digendong trus.
Tapi kalo siang panasnya berkisar 38', kondisi badanya lemes bgt.
Dan hari ini hari ke 4 GIE sakit, panas nya trun naik, selalu tinggi di malam hari.
Batpilnya memang sdng berat"nya, setiap malem aq uap dnga air hangat + minyak kayu putih + minyak telon, tidak lupa diolesin transpulmin dada, leher & punggungnya, alhamdulliah reak keluar melalui muntahnya.
Hanya panasnya itu kalo malem hari tinggi bgt, sya berikan sanmol hanya trun di 39', kompres pake air hangat berhasil dilempar sama GIE, pusing bgt dng panasnya, aq musti gmana?

Skrng kondisi saya dilema bgt musti wajib ke dokter ataw tdk?
Ma" sarankan utk tdk ke dokter coz yakin common cold, sedangkan suami mau nya segera ke dokter karna panasnya sdh lewat dari 4 hari.
kondisi panasnya sdh 4 hari, saat ini batpil sdng parah"nya, jikalau memang saya musti pasrah ke dokter kasih dong bekal masukan jikalau tdk bertemu dng dokter yg RUM.
Ditunggu masukannya.

Salam
Mom's GIE
~~ dilema jadi ke dokter ataw tidak ~~




________________________________
From: (-: nia :-) <neeyhaaa_30@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Wed, March 10, 2010 5:15:10 PM
Subject: Re: Bls: plese bth penguatan lagi nih[sehat] panas, muntah", batpil


mba marcella,
anaku 9m18d
makasih ya ba..ga bosen kok klo jawabannya AB tdk di butuhkan tuk infeksi virus :) biar tambah semangat tuk HT
soal puyer, akan ku baca ulang ba...

BR
Nia

--- On Wed, 10/3/10, marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com <marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com> wrote:

From: marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com <marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com>
Subject: Re: Bls: plese bth penguatan lagi nih[sehat] panas, muntah", batpil
To: sehat@yahoogroups. com
Date: Wednesday, 10 March, 2010, 5:10 PM

Hola Mbak,
Infeksi Saluran Pernafasan Atas alias ISPA manifestasinya, common cold, jadi mayoritas buat balita (eh, anaknya balita kan ya ?) karena virus yang gak butuh antibiotik karena yang bisa bunuh cuma daya tahan tubuh (btw, gak bosen kan Mbak, jawabannya ini terus ya, he2)

Kalau alergi, hindari aja pencetusnya, alerginya apa kata si dokter ?

Puyer, gak komen ya, udah banyak baru tadi pagi tuh dibahas (*Ria, jadi gak dibahas, he), ntar mbak ikutan muntah2, over dosis keterangan tentang puyer, he2.

HT common cold aja Mbak.

Slamat praktek.

Regards,
Marcella
*mata berat...ngantukk

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------ --------- --------- ------

============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgro up.web.id/
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========
Yahoo! Groups Links

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

[Non-text portions of this message have been removed]







[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]

3c.

Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi

Posted by: "vienta suhendra" barent_hsbl@yahoo.com   barent_hsbl

Wed Mar 10, 2010 6:48 pm (PST)



sudah sya lakukan juga mba Pamelia

________________________________
From: "Pamelia Yulianto, M.Law" <pamelia_yulianto@telkomsel.blackberry.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thu, March 11, 2010 9:45:28 AM
Subject: Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpil

Udh coba mandi berendam air hangat? Sll manjur menurunkan suhu anak sy

~ P a m e l i a ~
Through Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: vienta suhendra <barent_hsbl@ yahoo.com>
Date: Wed, 10 Mar 2010 18:41:29
To: <sehat@yahoogroups. com>
Subject: Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpil

Dear All,

Maaf msh lanjutan kemarin yah, ngak pa" sharing coz bth masukan nih.
Kalo malem panas GIE berkisar 39' - 40' rewel bgt maunya digendong trus.
Tapi kalo siang panasnya berkisar 38', kondisi badanya lemes bgt.
Dan hari ini hari ke 4 GIE sakit, panas nya trun naik, selalu tinggi di malam hari.
Batpilnya memang sdng berat"nya, setiap malem aq uap dnga air hangat + minyak kayu putih + minyak telon, tidak lupa diolesin transpulmin dada, leher & punggungnya, alhamdulliah reak keluar melalui muntahnya.
Hanya panasnya itu kalo malem hari tinggi bgt, sya berikan sanmol hanya trun di 39', kompres pake air hangat berhasil dilempar sama GIE, pusing bgt dng panasnya, aq musti gmana?

Skrng kondisi saya dilema bgt musti wajib ke dokter ataw tdk?
Ma" sarankan utk tdk ke dokter coz yakin common cold, sedangkan suami mau nya segera ke dokter karna panasnya sdh lewat dari 4 hari.
kondisi panasnya sdh 4 hari, saat ini batpil sdng parah"nya, jikalau memang saya musti pasrah ke dokter kasih dong bekal masukan jikalau tdk bertemu dng dokter yg RUM.
Ditunggu masukannya.

Salam
Mom's GIE
~~ dilema jadi ke dokter ataw tidak ~~

____________ _________ _________ __
From: (-: nia :-) <neeyhaaa_30@ yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups. com
Sent: Wed, March 10, 2010 5:15:10 PM
Subject: Re: Bls: plese bth penguatan lagi nih[sehat] panas, muntah", batpil

mba marcella,
anaku 9m18d
makasih ya ba..ga bosen kok klo jawabannya AB tdk di butuhkan tuk infeksi virus :) biar tambah semangat tuk HT
soal puyer, akan ku baca ulang ba...

BR
Nia

--- On Wed, 10/3/10, marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com <marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com> wrote:

From: marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com <marcella.kasih@ indosat.blackber ry.com>
Subject: Re: Bls: plese bth penguatan lagi nih[sehat] panas, muntah", batpil
To: sehat@yahoogroups. com
Date: Wednesday, 10 March, 2010, 5:10 PM

Hola Mbak,
Infeksi Saluran Pernafasan Atas alias ISPA manifestasinya, common cold, jadi mayoritas buat balita (eh, anaknya balita kan ya ?) karena virus yang gak butuh antibiotik karena yang bisa bunuh cuma daya tahan tubuh (btw, gak bosen kan Mbak, jawabannya ini terus ya, he2)

Kalau alergi, hindari aja pencetusnya, alerginya apa kata si dokter ?

Puyer, gak komen ya, udah banyak baru tadi pagi tuh dibahas (*Ria, jadi gak dibahas, he), ntar mbak ikutan muntah2, over dosis keterangan tentang puyer, he2.

HT common cold aja Mbak.

Slamat praktek.

Regards,
Marcella
*mata berat...ngantukk

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------ --------- --------- ------

============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgro up.web.id/
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========
Yahoo! Groups Links

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

3d.

Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Wed Mar 10, 2010 6:50 pm (PST)



mamanya gie,

senangnya eyang gue udah mendukung :-)
saya gak bisa menyarankan ikutin eyang atau papanya gie, sekarang tinggal
mbak aja yang memutuskan

infeksi virus, bisa berlangsung sampai 2 minggu
tinggi-nya demam gak menggambarkan gawatnya penyakit (gak berbanding lurus)

gak ada kejawjiban harus ke dokter kok mbak
dan gak ada yg melarang buat pergi ke dokter juga.

kalau mbak memutuskan untuk ke dokter, minta diagnosa dalam bahasa medis ya
mbak
obat2 yang diresepkan, jangan ditebus dulu, sebelum mbak browsing dan cari
tau isinya

mbak tinggal dimana? jauh gak kalau mau ke markas?

goodluck ya mbak

-ria-

2010/3/11 vienta suhendra <barent_hsbl@yahoo.com>

>
>
> Dear A
>

[Non-text portions of this message have been removed]

3e.

Re: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batpi

Posted by: "umialiyah_dzatil@yahoo.co.id" umialiyah_dzatil@yahoo.co.id   umialiyah_dzatil

Wed Mar 10, 2010 7:21 pm (PST)



Mba, kalo masi yakin cc terusin HT-nya, kalo mang semua HT uda dilakukan dan uda ada keraguan ya ke dokter aja untuk menegaskan diagnosa jadi ga kepikiran terus.

Bawa aja print-an guide pertanyaan yang harus ditanyakan, catat kata2 sang dokter.

Kalo dikasi obbat tanya untuk apa dan kalo ragu obatnya jangan ditebus.

Kalo mba tinggal di jakbar bisa ke dr.endah di harkit.

*klise.com* sabar ya mba...

^_^

Dinny Syoffiyatun


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
3f.

Bls: Bls: bingung mau ke dokter ataw tdk[sehat] panas, muntah", batp

Posted by: "elga soeardi" elgasoeardi@yahoo.com

Wed Mar 10, 2010 7:36 pm (PST)



Akur sama Mbak Ria,
kalau mau k dokter jgn lupa pastikan diagnosa nya ? obat2annya sblm ditebus browsing dulu atau sharing lg Mbak e' disini.
ditunggu kabar2i nya Gie ya

 Regards

Elga Soeardi

________________________________

__________________________________________________________
Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru. Kini dengan update real-time, panggilan video, dan banyak lagi! Kunjungi http://id.messenger.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

4.

Cara Tes Kultur Urine

Posted by: "Esa Rijal Mustaqbal" esa.rijal@gmail.com   ari_esabsolution

Wed Mar 10, 2010 6:42 pm (PST)



Dear SPs and Docs,

Saya ucapkan terimakasih atas jawaban di thread saya yang sebelumnya.
Menindaklanjuti mengenai panas anak saya Daffa (6Mos5Days) yang sampai
sekarang setiap pagi terus terjadi, maka saya dan istri berencana untuk
melakukan Tes Kultur Urine baby Daffa. Yang ingin saya tanyakan, apakah
tes tersebut harus menggunakan surat pengantar dari Dokter Spesialis
atau tidak? Lalu urin yang waktu kapan yang terbaik dijadikan sampel tes.

Thanks

Esa Rijal Mustaqbal
--ayahnyadaffa--

5a.

Re: Curhat >> HELP! baby lahir terkena virus n bakteri dr sejak jani

Posted by: "yuli saputra" khalifa.azka@gmail.com

Wed Mar 10, 2010 6:45 pm (PST)



dr anto...
terima kasih banyak....
sangat membantu
menghilangkan kekuatiran saya
gak kebayang kl harus stop menyusui....

salam
yuli

On 3/10/10, anto <yuliantosk@gmail.com> wrote:
> Malam,
>
>
>
> Bu yuli maaf saya bukan ahlinya, mungkin nanti didiskusikan dengan spog dan
> dokter anak.
>
>
>
> Yg saya ketahui bayi prematur yg berisiko tinggi bila mendapat CMV.
>
> Pada bayi sehat cukup bulan CMV umumnya tidak menyebabkan gangguan.
>
>
>
> Pemeriksaan cmv tidak disarankan sebagai pemeriksaan rutin bagi ibu hamil.
> Kecuali bila ada gejala atau pada USG dicurigai infeksi.
>
>
>
> Pada bayi sehat pemberian ASI memberikan manfaat melebihi risiko (bisa
> dilihat di artikel di bawah)
>
>
>
> Yang utama adalah selama kehamilan menjaga diri agar tidak terkena infeksi.
>
> Bisa dilihat lengkap di
>
> http://www.cdc.gov/cmv/
>
>
>
>
>
> Semoga artikel di bawah bisa membantu dari kidshealth
>
> http://kidshealth.org/parent/infections/bacterial_viral/cytomegalovirus.html
>
> Cytomegalovirus (CMV)
>
> About Cytomegalovirus
>
> Infection with cytomegalovirus (CMV), a member of the herpes virus family,
> is very common. Between 50% and 85% of people in the United States have had
> a CMV infection by the time they are 40 years old, according to the Centers
> for Disease Control and Prevention (CDC).
>
> Kids typically become infected in early childhood, especially those in
> childcare and preschool settings. CMV infections are rarely serious in
> otherwise healthy kids and adults; they usually cause only mild symptoms, if
> any. When symptoms do appear, they're similar to those seen in mononucleosis
> ("mono") and only last a few weeks.
>
> CMV is mainly a problem for certain high-risk groups, including:
>
> * unborn babies whose mothers become infected with CMV during the
> pregnancy
> * children or adults whose immune systems have been weakened by
> disease or drug treatment, such as organ transplant recipients or people
> infected with HIV
>
> Once a person has had a CMV infection, the virus usually lies dormant (or
> inactive) in the body, but it can be reactivated. The virus is more likely
> to be reactivated - and cause serious illness - in people who have weakened
> immune systems due to illness.
>
> Symptoms
>
> The symptoms of a CMV infection vary depending upon the age and health of
> the person who is infected, and how the infection occurred.
>
> Infants who are infected before birth usually show no symptoms of a CMV
> infection after they are born, although some of these infants can develop
> hearing, vision, neurological, and developmental problems over time. In a
> few cases, there are symptoms at birth, which can include premature
> delivery, being small for gestational age, jaundice, enlarged liver and
> spleen, microcephaly (small head), seizures, rash, and feeding difficulties.
> These infants are also at high risk for developing hearing, vision,
> neurological, and developmental problems.
>
> Newborns can also contract CMV infection during or soon after birth by
> passing through the birth canal of an infected mother, consuming breast milk
> from a mother with the virus, or receiving a transfusion of blood donated by
> a person infected with CMV. Most of these infants show no symptoms of CMV
> infection; however, a few may develop pneumonia or other symptoms.
>
> Premature and ill full-term infants who are infected soon after birth are
> also at risk for neurological and developmental problems over time.
>
> Although CMV infections that occur in kids after the newborn period usually
> don't cause significant illness, some infants and young children may develop
> pneumonia, hepatitis (inflammation of the liver), or a rash.
>
> Older kids and teens who become infected may have mono-like symptoms,
> including fatigue, muscle aches, headache, fever, and enlarged liver and
> spleen. These symptoms are generally mild and usually last only 2 to 3
> weeks.
>
> CMV can cause serious infections in people who have received organ
> transplants or those whose immune systems are weakened. In someone with AIDS
> or HIV, CMV infection may involve the lungs, nervous system,
> gastrointestinal tract, and the eye, sometimes causing blindness.
>
> Duration
>
> If symptoms of CMV do appear, how long they last varies depending on how the
> infection occurs and the age and general health of the patient. For example,
> serious CMV infections before birth may cause developmental problems that
> affect a child for a lifetime. On the other hand, infection in teens may
> last only 2 to 3 weeks and cause no lasting problems.
>
> How it Spreads
>
> In the United States, about 1% of infants are infected with CMV before birth
> - usually only if the mother has developed a first-time CMV infection during
> pregnancy. An infected mother can pass the virus to her child before,
> during, or after birth.
>
> Anyone with a new or past CMV infection can transmit the virus to others,
> even if he or she isn't showing any symptoms. But transmission usually
> requires fairly close contact; the virus can be spread through saliva,
> breast milk, vaginal fluids, semen, urine, and stool. It also can be present
> in blood products and donated organs, causing infection after a blood
> transfusion or organ transplantation.
>
> Among kids, the virus is commonly spread in childcare centers or preschool
> settings, where it passes easily through indirect contact, especially though
> contaminated toys. Infected kids may then spread the virus to their
> families.
>
> Diagnosis and Treatment
>
> Doctors can diagnose a serious CMV infection by taking a culture from a
> person's throat, urine, blood, or other body tissues or fluid. Blood tests
> also can look for certain antibodies that are part of the immune system's
> response to a CMV infection; their presence can signal an active CMV
> infection. Special viral DNA-detecting tests are also sometimes used to
> diagnosis CMV infection.
>
> Currently, no specific treatment is available or recommended for otherwise
> healthy people with CMV infection.
>
> Patients in whom a CMV infection can be life-threatening (newborn infants,
> organ-transplant patients, and people being treated for cancer or who have
> immune disorders such as AIDS) may be treated with intravenous (IV)
> antiviral medication, usually in a hospital. Oral antiviral medication also
> may be used at home once the infection is under control and the patient is
> stable. Because these antiviral medicines can have serious side effects,
> doctors use them with great caution, especially in children.
>
> In bone-marrow transplant patients, CMV-immune globulin (CMV-IVIG) and the
> antiviral drug ganciclovir given intravenously can be used to fight CMV
> infections.
>
> Prevention
>
> Currently, there is no vaccine to prevent CMV infection. For those who have
> close contact with children, especially pregnant women or women who might
> become pregnant, hand washing is effective at reducing the risk of
> infection, as are not sharing eating utensils with young kids and avoiding
> intimate contact with anyone who has a CMV infection.
>
> A mother who has a CMV infection shouldn't stop breastfeeding - the benefits
> of breastfeeding are believed to outweigh the risks of passing CMV to the
> baby, who is unlikely to develop any symptoms if infected.
>
> For organ-transplant patients who are at risk of getting CMV from a
> transplanted organ, preventive therapies are available. Blood banks have
> certain screening and processing procedures that help to prevent CMV from
> being passed in blood products.
>
> When to Call the Doctor
>
> Call your doctor if your child has any of these or other "mono-like"
> symptoms:
>
> * fever that lasts for several days
> * unusual or extreme tiredness
> * muscle aches
> * headache
>
> If you're pregnant, ask your doctor about your risk for CMV infection and
> how to protect your developing baby from CMV infection before birth.
>
> If your child has had an organ transplant or has HIV, AIDS, cancer, or any
> disease that affects the immune system, he or she is at special risk of CMV
> infection. Keep in close contact with your doctor about signs and symptoms
> to watch for.
>
> Reviewed by: Joel Klein, MD
> Date reviewed: July 2009
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>

6a.

Re: Sufor 4 baby 4 month

Posted by: "luv_keisha@yahoo.com" luv_keisha@yahoo.com

Wed Mar 10, 2010 6:48 pm (PST)



Mba ria...
Klo relaktasi tpi si baby sendiri ga pernah kenal puting bisa ngga?
Trus relaktasi itu mesti pergi ke klinik apa gmana ya

Trims
eva
6b.

Re: Sufor 4 baby 4 month

Posted by: "Farrell Wijaya" farrell@ibu.co.id

Wed Mar 10, 2010 7:22 pm (PST)



bukan mau promosi ya, tapi setau saya sufor yg benar2 hampir bebas dari
segala kandungan tambahan yg banyak diiklanin (AA, DHA, ARA, presinogen,
fos-gos, bla bla bla) tuh cuma lactogen klasik (maaf nyebut merek, biar gak
salah nangkap). Tapi harus yg klasik ya, soalnya ada juga lactogen biasa yg
sudah terkontaminasi zat2 antah berantah tersebut. Tapi bagaimanapun ASI is
the best, emang gak bisa relaktasi ya mbak?

regards,
farrell

[Non-text portions of this message have been removed]

6c.

Re: Sufor 4 baby 4 month

Posted by: "Indah Suciati" indah_suciati@yahoo.com   indah_suciati

Wed Mar 10, 2010 7:25 pm (PST)



Dear Mba Ria,
Usul saya paralel relaktasi sambil sementara dikasih sufor. Insya Allah nanti sufor bisa ditinggalkan. Caranya pelan2 PD sering dipompa, ga usah pake target dulu, yg penting sering. Trus si kecil disodorin puting, naluriah dia akan mau.
Extra sabar memang.
Asi tuh kaya mind game. Kalo si ibu percaya bahwa asi pasti banyak, Insya Allah keluarnya banyak.
Percaya deh, mba, saya juga menyusui, working mom, sering keluar kota, puting saya awalnya melesak ke dalam, ukuran pd saya ngga gede2 amat (maaf), anak saya sampe sekarang 22 bulan masih nenen, dan asinya masih banyak lho.
Kuncinya banyak minum, setiap mompa saya berdoa dan membayangkan seandainya saya bisa menyusui 10 bayi sekaligus. Dan Alhamdulillah, lancar carr, LDR nya selalu dapet.
Padahal ibu saya sendiri sangsi liat pd dan puting saya, apa bisa saya menyusui dg sukses. Kiri kanan sudah mendesak sufor.
Dukungan suami juga perlu tuh, mba, Alhamdulillah suami saya breast feeding father yg full support.

Semoga berkenan, tetap semangat, ya mba,
Afsyadhee's Mom
asi adalah hak bayi, semoga bayi2 mendapatkan haknya

Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

[Non-text portions of this message have been removed]

6d.

Re: Sufor 4 baby 4 month

Posted by: "Indah Suciati" indah_suciati@yahoo.com   indah_suciati

Wed Mar 10, 2010 7:38 pm (PST)



Maaf, salah nama, buat mba eva.
Maaf mba ria, sol..

--- Pada Kam, 11/3/10, Indah Suciati <indah_suciati@yahoo.com> menulis:

Dari: Indah Suciati <indah_suciati@yahoo.com>
Judul: Re: [sehat] Sufor 4 baby 4 month
Kepada: sehat@yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 11 Maret, 2010, 10:25 AM

 

Dear Mba Ria,

Usul saya paralel relaktasi sambil sementara dikasih sufor. Insya Allah nanti sufor bisa ditinggalkan. Caranya pelan2 PD sering dipompa, ga usah pake target dulu, yg penting sering. Trus si kecil disodorin puting, naluriah dia akan mau.

Extra sabar memang.

Asi tuh kaya mind game. Kalo si ibu percaya bahwa asi pasti banyak, Insya Allah keluarnya banyak.

Percaya deh, mba, saya juga menyusui, working mom, sering keluar kota, puting saya awalnya melesak ke dalam, ukuran pd saya ngga gede2 amat (maaf), anak saya sampe sekarang 22 bulan masih nenen, dan asinya masih banyak lho.

Kuncinya banyak minum, setiap mompa saya berdoa dan membayangkan seandainya saya bisa menyusui 10 bayi sekaligus. Dan Alhamdulillah, lancar carr, LDR nya selalu dapet.

Padahal ibu saya sendiri sangsi liat pd dan puting saya, apa bisa saya menyusui dg sukses. Kiri kanan sudah mendesak sufor.

Dukungan suami juga perlu tuh, mba, Alhamdulillah suami saya breast feeding father yg full support.

Semoga berkenan, tetap semangat, ya mba,

Afsyadhee's Mom

asi adalah hak bayi, semoga bayi2 mendapatkan haknya

Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

6e.

Re: Sufor 4 baby 4 month

Posted by: "luv_keisha@yahoo.com" luv_keisha@yahoo.com

Wed Mar 10, 2010 7:58 pm (PST)



Momy farel :
Relaktasi mesti dtangani seseorang yang khusus ga ya?

Mba indah ;klo pake lactation aid (bener ga tulisannya) kaenya mendukung ga mba

Salam
eva
7a.

Re: Belekan: Membedakan krn bakteri or virus

Posted by: "gendi" gendij@gmail.com

Wed Mar 10, 2010 7:03 pm (PST)



*Pertanyaan saya:
1. Kalo melihat tanda2 yg ada di anak saya, apakah benar ini conjuctivitis?
Apakah Viral ato Bacterial ato allergy conjuctivitis?
2. Perlukan saya ke dokter untuk memastikan diagnosa-nya ?
3. hasil gugling, obatnya berupa obat tetes mata. aduhhh... saya saja susah
pake obat tetes mata, apalagi bayi. Bagaimana aplikasinya?*

Pagi,

Wah mba shinta hebat sudah cari info sendiri. saya tambah yah:

1. Yah mba, sepertinya betul conjunctivitis dan kemungkinan besar disebabkan
karena virus. saya katakan demikian karena anaknya juga sedang batpilkan?
dimana batpil itu disebabkan oleh virus.

2. saran saya observasi dulu sambil rajin membersihkan belekannya dengan
kapas/waslap hangat. mungkin ada baiknya daerah sekitar matanya juga
dipijat2. takutnya belekannya juga dipicu oleh penyumbatan saluran air mata
dan pijatan ini bisa membantu melancarkan saluran tersebut.

3. sependek yg saya tahu, obat tetes mata diperlukan bila conjunctivitisnya
disebabkan oleh bakteri dan cukup dengan obat tetes yg kandungannya hanya
antibiotik, tidak perlu yg mengandung steroid (misalnya dexametahsone)

memang sulit mba membedakan antara virus, bakteri atau alergi. kalau
belekannya makin hari makin banyak baru kita curigai karena bakteri. dari
share para dokter disini, merekomendasikan obat tetes yang mengandung
antibiotik kloramfenikol atau gentamycin. ingat, jangan yg mengadung steroid
ya...

dibawah saya repost tulisannya dokter apin.mengenai conjunctivitis.

Gendi J - Father of 2

From: Arifianto Apin

sekarang saya coba jawab lebih lengkap berdasarkan hasil browsing ya.
Pertama, membedakan antara konjungtivitis akibat virus, bakteri, dan alergi
(saya ambil dari pediatric on call):

1. Bacterial conjunctivitis:- It is seen as a pink eye. It affects both the
eyes usually and leads to thick discharge of mucus from both the eyes.

2. Viral conjunctivitis: - Is a limited condition. It usually affects one
eye and causes excessive tearing. The discharge is usually mild.

3. Allergic conjunctivitis:- It results in excessive tearing from the eyes
and itching & redness in the eyes. It may sometimes be associated with a
runny nose.

4. Opthalmia neonatorum:- Is conjunctivitis in the newborn. It requires
emergency care and the neonatologist (physician caring for the baby) should
be consulted immediately. It has to be treated urgently to prevent permanent
eye damage or blindness. It is usually caused when the infant is exposed to
the germs in the mother's birth canal. Gonococcus, C. trachomatis and herpes
virus are the common causes.

Yang jelas membedakan konjungtivitis virus dan bakteri agak sulit, lihat
saja kata-kata di atas yang digunakan adalah 'usually'. Namun secara umum
kalau 'belekan'-nya banyak dan lebih dari sehari belum> sembuh, kita curigai
akibat bakteri. Non-prescription eye drops are needed for viral
conjunctivitis. Antibiotic eye drops are required for bacterial
conjunctivitis. Allergic conjunctivitis require steroid eye drops. However,
do not use them without consulting your doctor.

Kalau dari tanda dan gejala anaknya Mbak Susi, tidak mengarah ke alergi,
paling mungkin akibat virus dan/atau bakteri. Bisa diberikan antibiotika
topikal (tetes/salep mata) untuk akibat bakteri. Yang perlu diingat
(diambil dari AAP): These viral infections tend to clear up on their own in
a few days. Your doctor may prescribe an antibiotic - either eyedrops or an
ointment - for bacterial conjunctivitis; make sure your child uses the
antibiotic for the prescribed time period, even if the symptoms disappear.
Two adults may be needed to administer the drops: one to hold the eye open
and reassure the child while the other adult actually puts the drops in the
eye. Also, periodically wash the eyelids, using a cotton ball soaked in
warm water, to keep them from sticking together. Keep your child home until
her eyes no longer have a discharge.

Jadi selain memberikan antibiotika, jangan lupa rajin membersihkan
kotorannya.

Mengenai kekhawatiran penggunaan antibiotika yang menyebabkan resistensi,
belum ada bukti yang kuat mendukung. Jadi boleh saja memberikan antibiotika
topikal ini (tapi tanpa steroid ya, karena tidak ada panduan yang mengatakan
pemberian steroid pada konjungtivitis bakterialis). Lainnya dalam jurnal
Lancet Juli 2005 menunjukkan Most children presenting with acute infective
conjunctivitis in primary care will get better by themselves and do not need
treatment with an antibiotic.

Kalau mau baca Randomized Control Trial-nya di sini:
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/query.fcgi?cmd=Retrieve&db=PubMed&list_uids=15993231&dopt=Citation

Sedangkan EBM-nya di sini:
http://www.clinicalevidence.com/ceweb/conditions/eyd/0704/0704_I1.jsp

Dari gambaran tanda dan gejala yang Mbak Susi sampaikan, anaknya mengalami
konjungtivitis virus (disebabkan oleh virus). Diagnosis lainnya adalah
konjungtivitis bakteri (disebabkan oleh bakteri). Sulit sekali membedakan
antara kedua jenis konjungtivitis ini. Tapi biasanya kalau baru hari
pertama, masih dicurigai akibat virus dahulu, sehingga pengobatannya lebih
ke arah membuat anak merasa nyaman (sering-sering membersihkan kotoran
matanya, mengompresnya dengan air hangat/dingin agar merasa nyaman). Namun
jika berkepanjangan, sehingga dicurigai sebagai konjungtivitis bakteri,
diberikan tetes mata yang mengandung antibiotika, salah satu yang tersering
adalah kloramfenikol.

Tidak perlu yang mengandung campuran steroid, cukup yang mengandung
antibiotika saja. Bisa dilihat di kemasan obatnya.

Demikian quick reply saya, berdasarkan ilmu yang masih saya ingat. Belum cek
lagi seandainya ada update. Mari kita sama-sama browse di MayoClinic, AAP,
atau WHO dengan keyword: 'conjunctivitis'.

Konjungtivitis alergi tandanya lebih ringan dibandingkan dengan kedua di
atas. Bila dihindarkan dari pencetusnya, mata tidak akan berair dan bengkak.
Sekiranya jawaban saya ini layak di-posting ke milis, silakan di-posting
agar bisa sharing dengan SPs yang lain. Maklum, saya jarang memantau milis
dalam sebulan terakhir karena kesibukan di luar.

Regards,
Apin

[Non-text portions of this message have been removed]

8a.

(curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=(

Posted by: "renns_s" renns_s@yahoo.com   renns_s

Wed Mar 10, 2010 7:25 pm (PST)



dear: docs n SPs...

mau curhat boleh ya...

senin kemarin saya operasi gigi di sbh RS swasta di jaksel. sebelumnya saya periksa ke dr. gigi biasa, tp karena yang bermasalah adalah geraham bungsu saya dan harus dicabut, dr.gigi itu ga sanggup dan saya dioper ke SpBM (spesialis bedah mulut) di RS yang sama. akhirnya dijadwalkan cabut gigi seminggu kemudian.

sebelum dicabut, berdasarkan posisi gigi dari hasil rontgen dokter tsb bilang ga tll rumit, biaya diberitahu. ok saya sanggupi, tes darah dsb, cabut saat itu juga. aduh...duh...dokternya grasa grusu, buru2, alat2nya dilempar2 klontangan. suami saya yang saat itu nemenin sampe bilang berasa di bengkel. asistennya dimarahin terus, bibir saya beberapa kali tergores alat2nya (sampe sekarang masih ada bekas lukanya). saya panik. jelas. saya nggak yakin sama dokter itu.

nah katanya pak dokter, karena saya panik itu akibatnya dalah gigi saya patah dan nyari patahannya itu setengah mati (sepanjang operasi dia berkali2 nyalahin saya). operasi berlangsung 1 jam dan katanya saya sempat pendarahan (saya nggak lihat karena mata tertutup). lalu akibat itu semua saya dibebankan biaya 2x operasi!!!...langsung lemes liat angkanya...=(

lalu pak dokter menuliskan resep, panjang bgt, saya bilang kalo lagi menyusui, dia bilang semua obat aman utuk busui. ada 5 macem obat, saya bener2 nggak yakin, akhirnya saya cuma tebus setengah dan minta salinan resepnya dengan tulisan yg lebih jelas. sampe rumah, saya cek di medicastore, 3 obat nggak aman utk busui...

sampe sekarang pipi saya masih bengkak, dokternya bilang harus fisioterapi 3 hari berturut2 utk mengurangi pembengkakan. saya tolak, dengan alasan nggak ada biaya lagi dan mau kompres sendiri aja di rumah. dia bilang "ibu mau cepet sembuh nggak?" (dia bilang kayak gini juga waktu nulis resep). saya tetap menolak dan memilih home treatment aja. dan iya, saya berkali2 ngeyel ke dia, sampe akhirnya dia mulai gelagapan tiap saya cecer tentang obat2an.

lalu saya curhat ke dr. gigi yg sebelumnya memegang saya, dia kaget sekali dengan jumlah yang saya bayarkan, sementara resiko patah pada operasi gigi itu sudah pasti ada. dan fisioterapi juga tidak diperlukan, dia juga menganjurkan saya utk home treatment saja, nyuruh stop obat yang ga aman utk busui itu (dr awal saya nggak minum). dan hari ini dari pihak RS tanya nomer rekening saya utk mengembalikan biaya operasi (yang katanya kebanyakan itu).

dokter2 yth disini, apakah etis seorang dokter bersikap seperti itu? saya marah dan sedih sekali diperlakukan seperti itu. di mata saya dia jadi kayak "kejar setoran" gitu ngeresep2in obat terus2an (yang nggak saya tebus), nyuruh terapi segala macem, kontrol2 (yang pd akhirnya cuma ditotol2in betadine obat kumur aja).

mudah2an nggak kejadian sama yang lain ya...

renny
ibunya pandji 7m 11d,
*berharap makin banyak dokter yg RUD*

8b.

Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=(

Posted by: "tristanathan" tristanathan.amadeo@gmail.com   trinovi

Wed Mar 10, 2010 7:30 pm (PST)



ikut prihatin ya mbak :(

maaf, saya masih tetep gak ngerti, kenapa bisa kena 2x biaya operasi?
kesalahan macam apa yg bisa dilemparkan ke pasien?
memang paniknya mbak kaya apa sih mbak?

mssaf ya mbak, gak membantu tapi malah balik tanya

bikin surat cinta ke management RS aja mbak, gimana?

-ria-

2010/3/11 renns_s <renns_s@yahoo.com>

> lalu akibat itu semua saya dibebankan biaya 2x operasi!!!...langsung lemes
> liat angkanya...=(
>

[Non-text portions of this message have been removed]

8c.

Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=(

Posted by: "yoyoh-FIM" yoyoh@fim.co.id   yoyoh_112

Wed Mar 10, 2010 7:57 pm (PST)



duh mbak,
ikut kesel...
kok mau cabut gigi pake test darah ya? sy tahun lalu jg cabut gigi geraham
bungsu yg tumbuh ga bener, tp ga begitu...
diresepin obat painkiller n AB tp sy tebus painkillernya aja..
stuju mbak buat surat cinta aja...

salam,
yoyoh
----- Original Message -----
From: renns_s
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, March 11, 2010 10:18 AM
Subject: [sehat] (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=(

sebelum dicabut, berdasarkan posisi gigi dari hasil rontgen dokter tsb bilang ga tll rumit, biaya diberitahu. ok saya sanggupi, tes darah dsb, cabut saat itu juga. aduh...duh...dokternya grasa grusu, buru2, alat2nya dilempar2 klontangan. suami saya yang saat itu nemenin sampe bilang berasa di bengkel. asistennya dimarahin terus, bibir saya beberapa kali tergores alat2nya (sampe sekarang masih ada bekas lukanya). saya panik. jelas. saya nggak yakin sama dokter itu.

[Non-text portions of this message have been removed]

8d.

Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=(

Posted by: "Dewi satria" dewi_rachma_sjafrudin@yahoo.com   dewi_rachma_sjafrudin

Wed Mar 10, 2010 7:58 pm (PST)



Waduh mbak....
Persis seperti yg saya alami, tp untungnya saya ngga di charge...

Berawal gigi bungsu jg, hrs di ops trs dokter giginya blg hrs 4-4nya yaitu kanan kiri atas bawah karena mengenai saluran sinus itu sebabnya jd sering migrain katanya.
Tp saya kekeuh utk 1 persatu saja dulu mengingat kalo 4 gigi harus bius total, akhirnya si dokter tsb mengoperasi gigi saya yg katanya beliau sangat sulit makanya ngga bs kl cm 1. Setelah 1jam 30menit dokter tersebut tdk berhasil mengoperasi gigi saya krn sulit akhirnya saya disuruh pulang dan kembali lagi setelah gusi saya sembuh. Perlu diketahui gusi saya dirobek sepanjang 10 cm dan membutuhkan waktu 1 minggu utk recovery, krn saya ngotot ops ngga berhasil makanya ngga kena charge....

Setelah itu saya ganti dokter ke dokter gigi di halim, voila beliau cm mengerjakan dlm waktu 30 menit dan 2 gigi pula tanpa hrs merobek gusi saya dan sdh tentu biayanya jauh lbh murah dr dokter gigi sebelumnya.

Sungguh yaa ironis, dokter gigi kok mw kejar setoran!!!
Maaf ya mbak bknnya bantu malah nambah cerita, mw blg aja kalo kita senasib. Hehehehe...

Regards,
Dewi
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
8e.

Re: (curhat) ketemu dr. gigi yg IRUD, keseeeeelll...=(

Posted by: "renns_s" renns_s@yahoo.com   renns_s

Wed Mar 10, 2010 7:59 pm (PST)



mba ria...

iya saya juga nggak ngerti kenapa ini dilempar ke pasien...
saya paniknya bukan yang gedabrukan *halah bahasanya*, mungkin dr jetak jantung saya yg terus berdebar jadi jalan darahnya juga cepet ...cmiiw...o iya saya sempet teriak si waktu bibir saya tergores alat2nya itu dan mungkin si dokter kaget. nah pas nyabut gigi jadi ada patahannya gitu yang susah diambil. jadi dia harus nyari2 itu gigi dan hitungannya 2x operasi...

tapi kalo pasien panik, trus dokternya ikut panik, emang jadi salahnya pasien ya?...=(

nulis surat cinta udah kepikiran bgt mbak, tp sebelumnya suami saya disuruh tanda tangan utk persetujuan operasi, itu bisa jadi bumerang nggak ya?

renny

9.1.

Re: OOT: T-Shirt no Puyer

Posted by: "Pipin" yosephine@suryamandiricomputer.co.id   yosephinecristanti

Wed Mar 10, 2010 7:27 pm (PST)



horeeeeeeeeee...............mbak esti, kenapa harus bsk sih?
----- Original Message -----
From: "Esti Handayani" <ehandayani@gmail.com>
To: <sehat@yahoogroups.com>
Sent: Wednesday, March 10, 2010 7:16 PM
Subject: [sehat] OOT: T-Shirt no Puyer

> Temans...
>
> Akhirnya, dengan negosiasi yang berat dan berdarah2 (lebay.com), kami
> berhasil mencapai kata sepakat soal kaos. Ya, kami akan membuat kaos No
> Puyer. Detail, akan disampaikan besok ya...maklum dah gak sabar mau kasih
> kabar ini, padahal lupa detaiknya hehehe...
>
> Tunggu yaaaa... Janji deh besok saya kasih harga, plus di mana bisa
> ngintip contoh designnya.
>
> Esti
> Bukan istri apalagi emaknya Gendi
>
>
> Powered by Jempol Berry®
>
>
> ------------------------------------
>
> ==========================================================================
> " Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division.
> SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
> Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca,
> Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori
> program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
>
> Kunjungi kami di :
> http://www.sehatgroup.web.id/
> ==========================================================================
>
> " SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks
> Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
> Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu
> Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT
> (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
>
> Please visit our website at :
> http://www.sehatgroup.web.id/
> ==========================================================================
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

10.

(Tanya) stain dan karang gigi muncul dengan cepat

Posted by: "intan kemala dewi" intan.kemala@gmail.com

Wed Mar 10, 2010 7:57 pm (PST)



Dear Docs dan SPs,
saya mau bertanya tentang kesehatan gigi saya.
sebelum hamil, saya biasanya melakukan scalling/pembersihan karang gigi
setiap 6 bulan sekali.
gigi saya hampir tidak ada masalah, kecuali lubang gigi yang sudah ditambal
waktu saya SD.
saya melewatkan dua kali jadual scalling, sekali ketika hamil dengan
pertimbangan khawatir si calon Dedek
ikut tegang karena saya (walaupun cuma scalling) tetap gak bisa relax, dan
sekali setelah melahirkan.
nah, yang bikin saya heran, pada masa itu pada gigi saya muncul noda-noda
kecoklatan
dan karang gigi yang banyak sekali. masak sih, cuma melewatkan jadual
scalling dua kali, gigi saya jadi begini?
saya kemudian scalling lagi kira-kira pada Mei 2009. waktu itu dokter
menggunakan zat yang terasa asam (saya tidak bertanya zat apa itu,
masih pasrah.com sama dokter). gigipun bersih. namun kemudian stain dan
karang gigi muncul dengan cepat sehingga
pada jadual scalling berikutnya (November 2009) gigi saya sudah banyak
coklatnya. saya scalling ke dokter yang berbeda, dan dokterpun heran melihat

kondisi gigi saya. dugaan dokter gigi yang ini, mungkin saya tidak cocok
dengan zat/obat yang rasanya asam itu (dokter gigi tidak mau
menyebutkan namanya). Beliau lalu membersihkan gigi saya tanpa menggunakan
zat yang asam tersebut.
dari November 2009, kembali stain dan karang gigi muncul dengan cepat,
sampai akhirnya saya scalling lebih cepat 2 bulan dari jadual
yang seharusnya (Maret 2010), ke dokter gigi yang terakhir.
konsultasi dengan dokter gigi ini, beliau menduga mungkin saya tidak cocok
dengan air tanah/PAM di rumah? atau tidak cocok
dengan pasta gigi?
saran beliau sementara ini adalah mengganti pasta gigi dan kumur-kumur
dengan air mineral.

mohon sharing dari Docs dan SPs semua,
kira-kira mengapa gigi saya jadi begini ya? dan bagaimana mengatasinya?
apakah ada hubungannya dengan kehamilan? atau memang hanya karena pasta gigi
dan air?
kadang-kadang gusi saya pun jadi berdarah.
repot kalau harus scalling sering-sering :-(,dan tidak menyelesaikan masalah
juga, karena sebagian noda muncul di atas geraham yang tidak rata dan tidak
bisa dibersihkan.

terimakasih sebelumnya
--
salam,
intanKd
at http://intankd.wordpress.com
http://ismardhani.multiply.com

[Non-text portions of this message have been removed]

11a.

Re: (Share) Antibiotik adalah Obat dewa was Re: Please Minta Masukan

Posted by: "anik windi" awind_rd@yahoo.com   awind_rd

Wed Mar 10, 2010 7:59 pm (PST)



Hello,

Sorry newbie nih,
Mu tanya situs AAP itu apa ya?

Thanks

________________________________
From: win_angel2000 <tokomainan@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Wed, March 10, 2010 8:12:53 PM
Subject: [sehat] (Share) Antibiotik adalah Obat dewa was Re: Please Minta Masukan

 
Dear Dr Wati dan Sps,

Puji Tuhan pada tanggal 9 Maret akhirnya papa saya bisa pulang kembali ke rumah. Setelah argumen dengan para dokter (cape deh), akhirnya kita tetap maksa minta pulang dan tandatangan surat permohonan pulang.

Saya pikir-pikir, kenapa juga musti dirawat di RS, wong papa saya udah gak demam, minum bisa, makan lahap. Gak kaya orang sakit. Cuma gara-gara lekosit makin turun aja, di diagnosa ini ono. Harus minum AB.. Pokoknya kalo udah masuk RS bakal cape ati deh ngadepin dokter. Belom lagi dokter nya nakutin kalo lekosit rendah rentan kena infeksi, makanya dia tidak ijinkan pulang dulu. Justru dengan dia bilang begitu,saya makin niat keluar RS. Bukankah RS itu gudangnya kuman? Ngeri kan kalo papa saya di RS. Rawat di rumah malah lebih bersih.

Pertama hadepin Dokter internist. Diagnosa nya macam-macam. Katanya papa saya komplikasi antara pneumonia dan typus. Jadii... kenapa lekosit rendah bisa pneumonia, yaa karena typus nya itu. Typus bikin lekosit turun. Saya tetap yakin 100% papa saya tidak Typus, karena kan udah tes widal hasil titer emang positif 1/80 dan 1/160. Tapi bukankah perut orang Indonesia semua kalo di cek widal pasti positif?

Belom lagi penjelasan dokter ttg AB. Beliau bilang, setiap pasien yang masuk RS dalam keadaan demam, pertolongan pertama adalah Pemberian AB. SEmua rumah sakit pasti begitu. BAYANGKAN deh penjelasannya. Jadi gak salah donk kalo saya bilang AB obat dewa bagi mereka. Padahal AB kan gak bisa mengobati semua penyakit.

Saya tanya lagi, "Terus kalo ternyata kita bukan infeksi bakteri, AB yg udah kita minum gimana dok?" Jawabannya juga sangat menggampangkan "Ya udah, nanti keluar aja.." Saya gak nanya keluar dari mana ke mana. Udah hopeless.

Perihal prosedur demam pun penjabaran mereka tidak sesuai dengan apa yg saya pelajari di Sehat dan situs-situs luar negeri. Ketika saya berkeras utk menunda AB karena papa demamnya blm sampe 3 hari, dokter pun protes, "Siapa bilang demam harus nunggu 3 hari?" Ketika saya bilang kalo saya baca di situs AAP , mereka langsung diam.

Saya benar-benar prihatin dengan Dokter-dokter di Indonesia. Makanya saya paling takut bila harus berhubungan dengan RS. Padahal kalo saya baca situs luar negeri, 100% bilang pemberian AB tidak boleh sembarangan, harus dengan diagnosa dan hasil lab yang kuat. Mungkin hanya di Indonesia yang memberikan AB ke semua pasien yang menderita demam. Semogaaaa... untuk ke depan, Kesehatan di Indonesia dapat membaik dengan seiringnya waktu.

--- In sehat@yahoogroups. com, "Purnamawati, SpAK" <purnamawati. spak@...> wrote:
>
> semakin mengarah ke infeksi virus ya meski bukan DB saat ini
> sol - wati
>
> Quoting win_angel2000 <tokomainan@ ...>:
>
> >
> > Dr Wati, terima kasih sekali atas reply nya.
> > Gejala stroke yg dirasakan tidak ada dok. Papa merasa pusing pd saat
> > bangun, trus langsung muntah, dan demam. Ketika di tensi emang
> > darahnya tinggi mencapai 190/100. Langsung di beri panadol. ketika
> > suhu turun, tekanan darah jg turun menjadi 130/70.
> > Tapi ketika suhu naik, tekanan darah menjadi tinggi lagi berkisar
> > 170-180 / 100
> > Selama ini papa konsumsi obat pengender darah, anti hipertensi, anti
> > kolestrol, anti asam urat, obat jantung (wah banyak sekali deh).
> > Selama ini ditangani hanya oleh dr jantung dan neurolog. (tdk pakai
> > internist). Nah ketika masuk RS tgl 6 mar baru pake internist.
> >
> > Hari ini di cek darah, hasilnya leukosit turun banget. Kmrn masih 6,
> > hari ini 3. Dr internist sekali lagi menekankan itu ada infeksi dan
> > memaksa minum antibiotik. HB kmrn 13 hari ini 12. Tromobist kemaren
> > 270rb, hari ini 240rb. Hematokrit kmrn 39 hari ini 38.
> >
> > Papa bisa minum dengan baik, bisa makan, dan sekarang sudah tidak
> > muntah, apakah karena kebanyakan cairan (ditambah infus) jadi nya
> > lekosit turun?
> >
> > Thx
> > Imelda
> >
> >
> >
> > --- In sehat@yahoogroups. com, "Purnamawati" <purnamawati. spak@> wrote:
> >>
> >> Dear Imelda
> >> Prihatin sekali membaca emailmu
> >> Saya bisa merasakan kegalauan yang tengah kalian alami
> >> (Susah ya jadi pasien di indo ... hiks ...)
> >>
> >> Saya takut salah berkomentar
> >> bagaimanapun kondisi manula sangat complicated apalagi saya tak
> >> langsung melihat/memeriksa ayahanda
> >>
> >> Kalau boleh usul .. yuk kita kupas satu persatu permasalahannya
> >> Pertama ... pasca stroke ..
> >> apa gejala stroke yang muncul saat itu? Apa penyebabnya (hipertensi
> >> atau penggumpalan darah)?
> >>
> >> Apa obat yang dikonsumsi bapak saat ini terkait stroke nya? Apakah
> >> minum pengencer dahak? anti hipertensi?
> >>
> >> Kapan bapak kontrol omprehensif terakhir?
> >>
> >> Siapa yang menangani Bapak selama ini? Neurologist atau internist
> >> atau keduanya?
> >>
> >> Kedua ... Demam mulai 6 maret
> >> demam, mual, pusing, muntah
> >> Sulit untuk mendiagnosis apa penyebabnya saat ini
> >> Yang sangat dibutuhkan adalah observasi ketat dan hidrasi yang
> >> cukup (apakah bapak dehidrasi sehingga diinfus? apa cairsan
> >> infusnya? berapa banyak jumlah cairan infusnya?
> >> apakah bapak bisa minum dengan baik? kalau ya ... bisakah diskusi
> >> manis dengan dokternya mengenai kemungkinan mengurangi cairan
> >> infusnya
> >>
> >> Nah sementara diobservasi ini .. dilakukan pemantauan untuk mencari
> >> penyebab demam.
> >> Kemungkinan infeksi virus masih ada
> >> jadi kalau sudah 72 jam, bisa lebih jelas apakah mengarah ke suatu
> >> penyakit (misalnya DB) atau ISK ...
> >>
> >> Ketiga ..., terapi
> >> Saat ini menurut saya (semoga saya tidak salah ... CMIIW ya docs)
> >> ... tidak ada indikasi pemberian antibiotika
> >> Tifus (leukosit bisa tak tinggi pada tifus) .. juga saat ini tak
> >> bisa ditegakkan ... kalau demam lebih 3 hari, bisa dipertimbangkan
> >> periksa ulang widal sekaligus dengan gaal culture nya
> >>
> >> Yang lebih penting justrui saat ini, minta agar beliau juga
> >> dikonsulkan ke dokter neurolognya (mungkin sudah ya)
> >> Tanyakan apakah kondisi saat ini bisa meningkatkan risiko stroke b erulang?
> >>
> >> kalau perlu, bisa juga second opiniojn ke internis ahli infeksi tropis
> >>
> >> semoga ayahanda segera sembuh
> >> semoga bisa bergandengan tangan cantik dengan para dokter yang
> >> menangani bapak
> >>
> >> wati
> >>
> >> ----- Original Message -----
> >> From: win_angel2000
> >> To: sehat@yahoogroups. com
> >> Sent: Sunday, March 07, 2010 3:53 PM
> >> Subject: [sehat] Please Minta Masukan
> >>
> >>
> >>
> >> Dokter Wati dan Sps,
> >>
> >> Saya mau minta pendapat tentang papa saya yang saat ini pasca
> >> stroke. Stroke pada bulan december 2009. Saat ini sudah agak pulih,
> >> bisa jalan sedikit2.
> >>
> >> Sejak tanggal 6 maret 2010 jam 5 sore, papa saya mengalami demam,
> >> pusing, dan muntah2. Panasnya sampe 39 derajat. Dikasih panadol
> >> turun jd 37 drjt, tapi jam 03.00 pagi tgl 7 maret naek lagi jadi
> >> 39, dan jam 6 jadi 39.5. Dikasih panadol lagi. Kondisi buruk,
> >> muntah, ngomong melindur (ngaco), badan lemas, dan segera kami bawa
> >> ke UGD.
> >>
> >> Di UGD, suhu mulai turun , diberi infus, di EKG, di CT scan,
> >> diambil darah, dan disarankan utk rawat inap. Ketika panas turun,
> >> kondisi membaik, ngomong tidak ngaco, malah bawel sekali, ceritaaaa
> >> terus.
> >>
> >> Hasil tes darah, semua normal. Leukosit 6 (normal), widal tes
> >> negatif, trombosit 270rb. Tidak ada indikasi apapun. Tapi oleh
> >> dokter dikasih ANTIBIOTIK. Saya tolak karena tidak ada indikasi
> >> harus diberikan Antibiotik. Hari ini ada 3 dokter yg visit padahal
> >> hari minggu.
> >>
> >> 1. Dokter Jantung == Menurut dr jantung papa terkena stroke
> >> ringan melihat dr irama jantung di EKG. Saya sampai bingung, kok
> >> bisa diagnosa nya stroke ringan padahal orangnya bawel cerita
> >> terus,bisa makan, bisa minum, bisa bercanda, bisa ketawa, dan
> >> ngomongannya tidak ngaco. Lagian apa hubungannya demam dengan
> >> stroke? Keluhan kami kan demam.
> >>
> >> 2. Dokter Syaraf == Kami memberitahu diagnosa dr jantung, dan
> >> disambut dengan ketawa geli dr syaraf. Dia bilang wong sehat-sehat
> >> gini kok, gak mungkin kena stroke.
> >>
> >> 3. Dokter Internis == Maksa minum antibiotik, dia bilang mungkin
> >> dari paru-paru (papa ada riwayat peumonia). Kami bilang leukosit
> >> normal, kalo peumonia leukosit tinggi. Dr internis kesal, dia
> >> bilang "Kok pasien sih yang menentukan, harusnya dokter!" Tapi kami
> >> berkeras untuk menunda antibiotik. Lalu dokter dgn sebelnya
> >> menyuruh kami ttd surat penolakan oleh pasien.
> >>
> >> Dr Wati, saya bingung banget. Apakah tindakan saya menunda
> >> antibiotik adalah benar? Sampe tgl 7 maret jam 2 siang, kondisi
> >> papa saya baik-baik aja, suhu 37,6 - 38,0, bisa minum, bisa makan
> >> bubur dan buah. Saya curiga DB, dan panas baru 1 hari, jadi periksa
> >> darah jg blm keliatan. Apakah harus saya berikan papa saya
> >> antibiotik? Apakah leukosit tinggi itu adalah indikator perlu
> >> antibiotik? Atau saya tunda sampe panas 3 hari? Tolong ya
> >> masukannya. Saya bingung banget mengingat kondisi papa saya yg
> >> pasca stroke tidak lah sebugar pada saat dia blm terkena stroke.
> >>
> >> Thanks
> >> Imelda
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> __________ NOD32 4797 (20100122) Information __________
> >>
> >> This message was checked by NOD32 antivirus system.
> >> http://www.eset. com
> >>
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >
> >
> >
>

[Non-text portions of this message have been removed]

Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Group Charity

Food Bank

Feeding America

in tough times

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
==========================================================================
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

No comments: