Thursday, May 8, 2008

[sehat] Digest Number 8561

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: obat racikan nafsu maka perlukah? From: diah
1b.
Re: obat racikan nafsu maka perlukah? From: eka nurfitri
1c.
Re: obat racikan nafsu maka perlukah? From: Amril
2a.
Re: Efek penggunaan IUD From: Ira Indrawati
2b.
Re: Efek penggunaan IUD From: Lita
2c.
Re: Efek penggunaan IUD From: linda lidhya
3.
BAB ada darah dan berlendir From: irvan oktowijaya
4a.
Re: RUD Campaign dikalangan dokter, gimana ya? From: ESetyowati@kraftasia.com
4b.
Re: RUD Campaign dikalangan dokter, gimana ya? From: Samsul
5a.
Re: Sedih anak di paksa minum obat From: Fika(CBN)
6a.
susu utk 3 tahun keatas From: aprilina damayanti
6b.
Re: susu utk 3 tahun keatas From: Alzalea Fariyasti
6c.
Re: susu utk 3 tahun keatas From: Lindy Wirasati
7a.
Re: Diet golongan darah was Re: (tanya) susu UHT vs pateurisasi... From: dian hardjanti
8a.
New member n Need help... :) From: ESetyowati@kraftasia.com
8b.
Re: New member n Need help... :) From: Alzalea Fariyasti
8c.
Re: [tanya]Susu HA boleh ditambah gula batu???? From: lili handayani
8d.
Re: [tanya]Susu HA boleh ditambah gula batu???? From: Purnamawati
8e.
Re: [tanya]Susu HA boleh ditambah gula batu???? From: lili handayani
9a.
Re: need info tentang DSA yang RUD di Semarang From: Haryono
10a.
(tanya) BAB keras From: Yenny Handoko
11a.
Re: Lagi lagi pilek batuk sudah sebulan From: rully_k2001
12a.
Re: Tanya : Konsumsi susu segar From: herning
13a.
Re: (tanya) oatmeal From: ita m.pradiptari
14.
Fwd: [sehat] Efek penggunaan IUD From: Diani Najwa

Messages

1a.

Re: obat racikan nafsu maka perlukah?

Posted by: "diah" diah.liliyanti@cni.co.id

Thu May 8, 2008 1:07 am (PDT)

mbak Lia,

emang anak abi sakit pasti ga doyan makan. wong kita yang dewasa aza
abis sakit ga doyan.
yang sabar mbak, ntar juga nafsu makannya kembali seperti semula. pr
buat ortu biar lebih kreatif lagi masak makanan buat anak.
obat racikan buat nafsu makan kayaknya ga perlu deh mbak. Emang pengen
anaknya segemuk apa sich?
kan yang penting anaknya sehat n perkembangan motorik n sensoriknya bagus...

sori kalo ga berkenan...
diah

>
>
> __________________________________________________________
> B
>
> Recent Activity
>
> *
> 23
> New Members
> <http://groups.yahoo.com/group/sehat/members;_ylc=X3oDMTJnYjY2bjIxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzExNjU3NjU0BGdycHNwSWQDMTcwNTA2MTEwNARzZWMDdnRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMjEwMjI0MzM4>
>
> Visit Your Group
> <http://groups.yahoo.com/group/sehat;_ylc=X3oDMTJmdWhoZDljBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzExNjU3NjU0BGdycHNwSWQDMTcwNTA2MTEwNARzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEyMTAyMjQzMzg->
>
> Meditation and
>
> Lovingkindness
> <http://us.ard.yahoo.com/SIG=13rl65hei/M=493064.12016231.12582634.9706571/D=grphealth/S=1705061104:NC/Y=YAHOO/EXP=1210231538/L=/B=4dJNB0Je5FY-/J=1210224338535657/A=5191951/R=0/SIG=11iiaadso/*http://new.groups.yahoo.com/giftoflovingkindness>
>
> A Yahoo! Group
>
> to share and learn.
>
> Yahoo! Health
>
> Asthma Triggers
> <http://us.ard.yahoo.com/SIG=13rp6f52t/M=493064.12016303.12582636.9706571/D=grphealth/S=1705061104:NC/Y=YAHOO/EXP=1210231538/L=/B=4tJNB0Je5FY-/J=1210224338535657/A=5191949/R=0/SIG=12teb63n5/*http://health.yahoo.com/asthma-overview/identifying-asthma-triggers/healthwise--aa6768.html>
>
> How you can
>
> identify them.
>
> Biz Resources
>
> Y! Small Business
> <http://us.ard.yahoo.com/SIG=13rf895cu/M=493064.12016255.12445662.8674578/D=grphealth/S=1705061104:NC/Y=YAHOO/EXP=1210231538/L=/B=49JNB0Je5FY-/J=1210224338535657/A=4025321/R=0/SIG=12a352npd/*http://us.rd.yahoo.com/evt=44092/*http://smallbusiness.yahoo.com/r-index>
>
> Articles, tools,
>
> forms, and more.
>
> .
>
>

--

1b.

Re: obat racikan nafsu maka perlukah?

Posted by: "eka nurfitri" nurfitri.eka@gmail.com

Thu May 8, 2008 1:18 am (PDT)

Dear mba lia, mau ikutan neh... obat nafsu makan sebenarnya ga ada. yang
terjadi adalah pemberian golongan kortikosteroid jangka lama bila dibiarkan
menyebab nafsu makan meningkat tapi muka moon face dan kemungkinan tulang
keropos. Pronisi itu nama asli ciproheptadine, obat alergi, bahaya ke
ginjal, tidak digunakan sebagai obat nafsu makan, hanya menurut penelitian
efek sampingnya bisa *appetite *meningkat, tapi melihat bahayanya ga ada
yang nganjurin niy obat sebagai obat nafsu makan. trus INH yang obat TBC itu
juga meningkatkan appetite*, *jadi biarpun anak ga TB kalo dikasi INH sering
jadi naik berat badannya 2 bulan pertama, hehehehe..., tetapi sudah dilarang
dipakai sebagai obat nafsu makan karena emang peruntukkannya TBC dan punya
berbagai macam efek samping. Oh ya... di dunia ini ga ada yang ngasi terapi
berdasarkan efek samping suatu obat karena bahaya. So... kayaknya ga ada tuh
yang namanya obat nafsu makan mba. wass, eka

2008/5/8 natalia yenny <ntalia_1977@yahoo.com>:

> Dear All,
> Aku dapat obat racikan untuk nafsu makan gara2 anakku susah makan waktu
> diare. Aku sempet binggung juga pas dikasih, DSA nya bilang nanti kalo udah
> sembuh baru oabt nafsu makannya diminum biar gemuk kembali. Obatnya COBAZIM
> 1/3 dan PRONISI 1/4. Sedang dari seminar Puyer: Quo Vadis? yang
> diselenggarakan Yayasan
> Orang Tua Peduli (YOP) bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
> oabat racikan sebaiknya tidak dipakai untuk menghindari polifarmasi.
> Aku takutnya obat di atas ada efek sampingnya seperti gemuk pipinya aza
> sedang bagian lain tidak. Katanya obat gemuk seperti itu bisa bikin tulang
> keropos. (apa salah info ya?) Kalo mau cek tentang efek samping obat dimana
> sich? (maklum orang baru :P)
> Ok, terima kasih sebelumnya atas tanggapannya.
> Lia
>
> __________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

1c.

Re: obat racikan nafsu maka perlukah?

Posted by: "Amril" anjang_2000@yahoo.com

Thu May 8, 2008 1:50 am (PDT)

dear all

Yang datang acara obat puyer, Quo Vadis? adanya makalahnya ngak? kalau ada mungkin bisa diemail.
terimakasih

Rasyid
eka nurfitri <nurfitri.eka@gmail.com> wrote: Dear mba lia, mau ikutan neh... obat nafsu makan sebenarnya ga ada. yang
terjadi adalah pemberian golongan kortikosteroid jangka lama bila dibiarkan
menyebab nafsu makan meningkat tapi muka moon face dan kemungkinan tulang
keropos. Pronisi itu nama asli ciproheptadine, obat alergi, bahaya ke
ginjal, tidak digunakan sebagai obat nafsu makan, hanya menurut penelitian
efek sampingnya bisa *appetite *meningkat, tapi melihat bahayanya ga ada
yang nganjurin niy obat sebagai obat nafsu makan. trus INH yang obat TBC itu
juga meningkatkan appetite*, *jadi biarpun anak ga TB kalo dikasi INH sering
jadi naik berat badannya 2 bulan pertama, hehehehe..., tetapi sudah dilarang
dipakai sebagai obat nafsu makan karena emang peruntukkannya TBC dan punya
berbagai macam efek samping. Oh ya... di dunia ini ga ada yang ngasi terapi
berdasarkan efek samping suatu obat karena bahaya. So... kayaknya ga ada tuh
yang namanya obat nafsu makan mba. wass, eka

2008/5/8 natalia yenny <ntalia_1977@yahoo.com>:

> Dear All,
> Aku dapat obat racikan untuk nafsu makan gara2 anakku susah makan waktu
> diare. Aku sempet binggung juga pas dikasih, DSA nya bilang nanti kalo udah
> sembuh baru oabt nafsu makannya diminum biar gemuk kembali. Obatnya COBAZIM
> 1/3 dan PRONISI 1/4. Sedang dari seminar Puyer: Quo Vadis? yang
> diselenggarakan Yayasan
> Orang Tua Peduli (YOP) bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
> oabat racikan sebaiknya tidak dipakai untuk menghindari polifarmasi.
> Aku takutnya obat di atas ada efek sampingnya seperti gemuk pipinya aza
> sedang bagian lain tidak. Katanya obat gemuk seperti itu bisa bikin tulang
> keropos. (apa salah info ya?) Kalo mau cek tentang efek samping obat dimana
> sich? (maklum orang baru :P)
> Ok, terima kasih sebelumnya atas tanggapannya.
> Lia
>
> __________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]





---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

2a.

Re: Efek penggunaan IUD

Posted by: "Ira Indrawati" ira.tgh.indrawati@gmail.com   ira_indrawati

Thu May 8, 2008 1:12 am (PDT)

Dear mama Bila,
dokter Veda pernah menjawab pertanyaan saya sekitar IUD copper-T (yg di
Indonesia masih sering disalah-sebutkan sebagai 'spiral') dan tentang
IUD-hormonal. Jawabannya lengkap dengan link yg bermanfaat.
Silakan browse arsip milis dengan thread berjudul "Pengaruh KB Spiral".

Semoga bermanfaat,
Ira

[Non-text portions of this message have been removed]

2b.

Re: Efek penggunaan IUD

Posted by: "Lita" lita@amamesin.com   lita18yuliawati

Thu May 8, 2008 1:21 am (PDT)

Ikutan share ya mam's

Temenku ada yang pake IUD katanya hamil juga, (ko; bisa ya udah KB tapi bisa
hamil juga, wallahualam) dan dia dikuret, ngeri ya. (bukannya nakut2in lo)

Tapi ibuku sendiri pake IUD ngga papa tuh, katanya sih dipasangnya semenjak
aku berumur 5 taun dan baru dicabut pas aku nikah kira2 umur 24 taun, tapi
selama itu ga ada apa2, malah tubuh ibuku tuh langsing (bagus gitu lo utk
ukuran ibu2 yg punya anak 3) dibandingin aku yang baru punya anak satu tapi
udah meleber kemana-mana, maksudnya gembrot. He.he.

Dan aku sendiri ga pake IUD, takut gendut moms, ga KB aja gendut kaya gini,
gimana KB, lagian juga aku kan kerja, berangkat pagi pulang sore, takut kalo
pake IUD kegoyang2 jadi malah kaya temen ku itu lagi.

Eh tapi ngaruh ga si mom, kalo kita pake IUD terus sering melakukan
perjalanan jauh si IUD kita jadi kemana-mana.

He.h.e sorry ya, ko jadi malah balik Tanya

Thx

Lita

_____

From: sehat@yahoogroups.com [mailto:sehat@yahoogroups.com] On Behalf Of yana
irwanto
Sent: 08 Mei 2008 15:06
To: sehat@yahoogroups.com
Subject: Re: [sehat] Re: Efek penggunaan IUD

Bukannya kb nya yg gagal mbak, tapi memang dasar mbaknya subur & suami jg
makanya jd hamil lagi.... hehhe

Btw, aku mau ty ada yg pernah kb susuk gak? Yg dipasang ditangan.. rencana
sy mau pake itu plus minusnya belum tahu nih. Yg sdh pernah tlg dong di
share pengalamannya?

thx & rgds
yana

----- Original Message ----
From: Renny Fitriastuti <renny.fitriastuti@
<mailto:renny.fitriastuti%40gmail.com> gmail.com>
To: sehat@yahoogroups. <mailto:sehat%40yahoogroups.com> com
Sent: Thursday, May 8, 2008 14:41:30
Subject: Re: [sehat] Re: Efek penggunaan IUD

Mbak,

Kalau saya pakai IUD mens lebih lama dan banyak. terus keputihan banyak dan
satu lagi, malah hamil (gagal KB). Mkgn alat kontrasepsi ini blm cocok bagi
saya. hehehehhe...

Renny

2008/5/8 moonrise9507 <moonrise9507@ yahoo.com>:

> Mama Bila,
>
> Effek penggunaan IUD sangat personal, masing-masing indvidu bisa
> berbeda-beda. Saya sendiri pernah pakai IUD selama setahun, dan tidak
> ada keluhan yang berarti. Ibu saya menggunakan lebih dari 5 tahun dan
> baik-baik saja, asal posisinya masih bagus. Mens biasanya periode jadi
> lebih lama sedikit, sehari atau 2 hari.
>
> Sementara ada juga yang mengalami masalah, seperti mensnya jadi jauh
> lebih lama, keputihan atau sakit.
>
> Jika mam Bila yakin dan gak takut dengan IUD, silakan pakai, jika
> takut/ngeri, sebaiknya pilih kontrasepsi yang lain.
>
> best regards,
>
> mama Nayma
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger
<http://uk.messenger.yahoo.com> .yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

2c.

Re: Efek penggunaan IUD

Posted by: "linda lidhya" mamikev@yahoo.com   mamikev

Thu May 8, 2008 1:46 am (PDT)

Mama Bila,

Ikutan share ya...

Kebetulan saya pemakai IUD, sejak kevin lahir 2002 (SC) lalu hingga 2007 kmrn baru copot dan sekarang lagi hamil lagi :-)
Sempet sih mengalami kejadian IUD-nya hampir mau copot, sudah tidak ada di posisi yg benar, enggak tahu sebabnya kenapa, tp trus ke dokter, di buka, di ganti dan pake yang baru.
Alasan saya dulu memilih kontrasepsi IUD:
a. kebetulan habis nikah saya langsung hamil, nah daripada resiko akhirnya saya pilih IUD
b. saya orangnya pelupa bin pemalas... maksudnya kl harus di suruh suntik, ato minum pil saya gak yakin kb saya akan berhasil...
c. siklus mens tidak teratur, jadi kl mau pakai sistem kalender juga rada2 cemas ya...
Selama saya pakai IUD, saya rada bengal, jarang banget kontrol ke dokter, bahkan tidak pernah karena kondisi selalu baik2 saja. Saya tetap bisa beraktivitas dengan baik, ngantor, kuliah, ngurus anak, dll.... begitu juga pas melakukan hub. suami istri (maaf) tidak pernah ada keluhan dari suami.

Memang pada saat pakai IUD menstruasi jadi lebih banyak, namun saya rasa hal tsb bukanlah hal yg luar biasa... kl pengaruh ke tubuh saya juga gak tau ya.... krn mmg tubuh saya langsung melar sehabis melahirkan, tp ibu saya enggak tuh walaupun pakai spiral tp tubuh tetap terjaga dengan baik....

So, masih bingung? hehehehe.... pokoknya kl kita yakin terhadap sesuatu hal yg kita rencanakan, tentu kedepannya akan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar....amin

ENJOY.... !!!
mamikev

Nabilah Putri <fayza132@yahoo.com> wrote:
Dear All SPs,

Aku ada rencana menggunakan IUD (Spiral).. maaf kalo salah penulisan, adakah bahaya dan efek sampingnya?
Tadi aku tanya teman-teman di kantor yang sudah pernah menggunakannya, kata mereka rata-rata efeknya tidak baik ke tubuh mereka.
Ada yg keputihan tidak berkesudahan, sakit pinggang, macam-macam cerita mereka.
Karena kondisi aku sama dengan teman-temanku itu, melahirkan dengan Caesar.
Mudah-mudahan setelah mendapat pencerahannya saya jadi yakin untuk pakai IUD.

Regards,
Mama bila

---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

3.

BAB ada darah dan berlendir

Posted by: "irvan oktowijaya" kong_kocang@yahoo.com   kong_kocang

Thu May 8, 2008 1:15 am (PDT)

Dear Docs
Tolong dong..
Kenapa bab Hago ada darahnya dan berlendir
Perlu obat ga yah B'Regards
Irvan Oktowijaya

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

4a.

Re: RUD Campaign dikalangan dokter, gimana ya?

Posted by: "ESetyowati@kraftasia.com" ESetyowati@kraftasia.com   bunga_sejati

Thu May 8, 2008 1:20 am (PDT)

Batpil kan gak perlu obat.
Kenapa harus minum puyer, kalo penyakitnya sendiri gak butuh obat.

Hayoo coba di baca ulang guideline Batpil nya di common problem ato web
sehat.
Buat anak jangan coba2 kasih obat kalo memang penyakitnya gak perlu obat
loh...
Kecian kan ....

Erlina Setyowati (Ina)
Finance Department
PT. Kraft Ultra Jaya
Jl. Cimareme No. 131
Padalarang - Bandung 40552
Telp: +62-22-6657458 ext.207
Fax: +62-22-6620792


[Non-text portions of this message have been removed]

4b.

Re: RUD Campaign dikalangan dokter, gimana ya?

Posted by: "Samsul" samsulna@gmail.com   samsul_na

Thu May 8, 2008 1:26 am (PDT)

Pak Rasyid, masalahnya :

- Batuk pilek sama sekali tidak perlu AB.
- Ryzen tidak ada EBMnya.
- Puyer itu gak ada jaminan safetynya.

kalo pun sembuh sangat mungkin bukan karena puyernya, tapi dah saatnya sembuh seiring dengan membaiknya kondisi tubuh.

tentang puyer agar dosis pemberiannya bisa tepat, saya kog masih blm sreg. Harusnya perusahaan farmasi bisa membuat obat dalam dosis yg lebih kecil terutama untuk anak untuk menghindari dokter merubahnya dalam puyer. Karena merubah bentuk satu jenis obat menjadi puyer saja sudah meningkatkan resiko efek samping obat.

thanks,
samsul

----- Original Message -----
From: Amril
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, May 08, 2008 3:05 PM
Subject: RE: [sehat] RUD Campaign dikalangan dokter, gimana ya?

pertanyaannya, apakah semua obat puyer yang tidak boleh? atau ada kasus-kasus lain? bagaimana dengan dosis untuk anak2 yg memang tidak ada dalam kemasan anak2.

terimakasih
rasyid
.


[Non-text portions of this message have been removed]

5a.

Re: Sedih anak di paksa minum obat

Posted by: "Fika(CBN)" fikanita@cbn.net.id

Thu May 8, 2008 1:23 am (PDT)

Pak Juno, Mba Ria dan Mba Renien

Makasih masukkannya.. Kalo soal dokter dijadikan kambing hitam (utk hal yg
baik gpp kan ya dok) itu sih udah.

Sampe2 kita berdua (sama suami) bilang kita dah konsultasi lewat sms (akrab
banget yah kedengerannya)

Tapi namanya ortu, kita jg ga bisa terlalu banyak ngomong, takut di bilang
ngajarin :-)

Tapi aku tetep mo coba kasih pengertian pelan2 deh ke ibuku spt yg mba
Renien bilang..Insya Allah bisa meyakinkan beliau kalau cucunya baik2 aja.

Dan biar bikin tenang Kakek dan Neneknya aku udah rencana mau kasih P******t
(yg aku yakin pasti ditolak sama anakku).

Doain yah smoga tetap yakin, kalau ini hanya common problem.

Makasih semuanya..

Fika **dah rada tenang nih**

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.10/1421 - Release Date: 07-May-08
5:23 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

6a.

susu utk 3 tahun keatas

Posted by: "aprilina damayanti" april_kezya@yahoo.com   april_kezya

Thu May 8, 2008 1:30 am (PDT)

Mom & Dad,
Saya mau tanya, susu formula apa yah yg bagus utk anak usia 3 thn ke atas/usia preschool? Kezya-ku bulan depan genap berusia 3 tahun, saat ini dia mengkonsumsi susu Chil Kid Platinum (maaf sebut merk) dan dia doyan. Sudah sering saya coba susu UHT tapi suka muntah (entah mengapa, mungkin karena perutnya tidak bisa/tidak cocok dng susu UHT, padahal doyan sih), jadi saya putuskan utk tetap memberi susu formula. FYI, selama ini saya cenderung memilih susu yg mengandung komponen pelindung pencernaan, karna tau sendiri kan anak2 kadang2 suka gak bisa dikontrol kebersihan tangannya :-p
Utk reply, pls japri aja ke email saya, biar gak dikira promosi. Thx before buat masukannya.

Regards,
April

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

6b.

Re: susu utk 3 tahun keatas

Posted by: "Alzalea Fariyasti" fariyasti@yahoo.com   fariyasti

Thu May 8, 2008 1:49 am (PDT)

Setau saya dari milis sehat ini, susu itu utk anak diatas 1 thn bukan merupakan yang utama....susu untuk cari kalsium yang penting (CMIIW), jadi susu apa aja bagus kali yah..apapun mereknya........tapi yg make sense, misalnya susu A bikin pelindung pencernaan baik...apakah itu berarti susu yang lain tidak?

Kalo mimik susu UHT muntah apa mungkin kebanyakan/kekenyangan mbak? udah coba dicampur dulu UHT n Sufor?

Maaf kalo gak membantu n kurang berkenan...

Rgds
MamaalzayangpakesusuUHTbiasadanmurahajah:D

----- Original Message ----
From: aprilina damayanti <april_kezya@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, May 8, 2008 3:30:52 PM
Subject: [sehat] susu utk 3 tahun keatas

Mom & Dad,
Saya mau tanya, susu formula apa yah yg bagus utk anak usia 3 thn ke atas/usia preschool? Kezya-ku bulan depan genap berusia 3 tahun, saat ini dia mengkonsumsi susu Chil Kid Platinum (maaf sebut merk) dan dia doyan. Sudah sering saya coba susu UHT tapi suka muntah (entah mengapa, mungkin karena perutnya tidak bisa/tidak cocok dng susu UHT, padahal doyan sih), jadi saya putuskan utk tetap memberi susu formula. FYI, selama ini saya cenderung memilih susu yg mengandung komponen pelindung pencernaan, karna tau sendiri kan anak2 kadang2 suka gak bisa dikontrol kebersihan tangannya :-p
Utk reply, pls japri aja ke email saya, biar gak dikira promosi. Thx before buat masukannya.

Regards,
April

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile. yahoo.com/ ;_ylt=Ahu06i62sR 8HDtDypao8Wcj9tA cJ

[Non-text portions of this message have been removed]

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

6c.

Re: susu utk 3 tahun keatas

Posted by: "Lindy Wirasati" lindy.wirasati@gmail.com   lindywirasati

Thu May 8, 2008 2:19 am (PDT)

Sekedar numpang lewat,

Dari apa yg saya perhatiin di milist, para SP disini berjibaku sedemikian
rupa utk bisa memberikan UHT, walau awalnya harus campur dengan sufor dan
rata2 banyak yg berhasil.
jadi kayaknya kita disini gak bisa merekomendasikan sufor mana yg canggih
dan bagus, semua berpulang lagi ke orangtua.

Setuju dengan mama Alza, memang benar kebutuhan susu bagi anak usia 1 tahun
bukan segalanya.
Dan soal susu yg melindungi pencernaan kayaknya cuma alat promosi produsen
susu saja. Lagi-lagi kita sebagai konsumen harus bijak.

Sorry kl gak berkenan....

--
Lindy Wirasati
http://lunarimanohara.multiply.com

[Non-text portions of this message have been removed]

7a.

Re: Diet golongan darah was Re: (tanya) susu UHT vs pateurisasi...

Posted by: "dian hardjanti" dhardjanti@gmail.com   dhardjanti

Thu May 8, 2008 1:34 am (PDT)

Pak ini saya Copy paste-kan artikel mengenai susu UHT..dan mengenai Diet
Berdasarkan gol darah, ini juga pernah dibahas intinya bahwa diet ini tidak
benar...CMIIW ya Sp's.

Regards,
Dian

Proses UHT: Upaya Penyelamatan Gizi Pada Susu

Sumber : WASPADA Online

Oleh : Prof Dr Ir Made Astawan MS

Susu merupakan sumber gizi terbaik bagi mamalia yang baru dilahirkan.
Susu disebut sebagai makanan yang hampir sempurna karena kandungan zat
gizinya yang lengkap. Selain air, susu mengandung protein, karbohidrat,
lemak, mineral, enzim-enzim, gas serta vitamin A, C dan D dalam jumlah
memadai. Manfaat susu merupakan hasil dari interaksi molekul-molukel
yang terkandung di dalamnya.

Susu segar merupakan cairan yang berasal dari kambing sapi sehat dan
bersih yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar yang kandungan
alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun dan belum mendapat
perlakuan apapun (SNI 01-3141-1998) . Dalam prakteknya sangat kecil
peluang kita untuk mengonsumsi susu segar definisi SNI tersebut di atas.
Umumnya susu yang dikonsumsi masyarakat adalah susu olahan baik dalam
bentuk cair (susu pasteurisasi, susu UHT) maupun susu bubuk.

Susu pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas sekitar
63-72 derjat Celcius selama 15 detik yang bertujuan untuk membunuh
bakteri patogen. Susu pasteurisasi harus disimpan pada suhu rendah (5-6
derjat Celcius) dan memiliki umur simpan hanya sekitar 14 hari.

Susu bubuk berasal susu segar baik dengan atau tanpa rekombinasi dengan
zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. Umumnya
pengeringan dilakukan dengan menggunakan spray dryer atau roller drayer.
Umur simpan susu bubuk maksimal adalah 2 tahun dengan penanganan yang
baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu
susu bubuk berlemak (full cream milk prowder), susu bubuk rendah lemak
(partly skim milk powder) dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk
prowder)
(SNI 01-2970-1999) .

Susu UHT (ultra high temperature) merupakan susu yang diolah menggunakan
pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang singkat (135-145
derjat Celcius) selama 2-5 detik (Amanatidis, 2002). Pemanasan dengan
suhu tinggi bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme (baik
pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat
dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk
mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti
susu segarnya.

Proses Susu UHT

Susu cair segar UHT dibuat dari susu cair segar yang diolah menggunakan
pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang sangat singkat untuk
membunuh seluruh mikroba, sehingga memiliki mutu yang sangat baik.
Secara kesuluruhan faktor utama penentu mutu susu UHT adalah bahan baku,
proses pengolahan dan pengemasannya. Bahan baku susu UHT cair segar
adalah
susu segar yang memiliki mutu tinggi terutama dalam komposisi gizi. Hal
ini didukung oleh perlakuan pra panen hingga pasca panen yang
terintegrasi. Pakan sapi harus diatur agar bermutu baik dan mengandung
zat-zat gizi yang memadai, bebas dari antibiotika dan bahan-bahan toksis
lainnya. Dengan demikian, sapi perah akan menghasilkan susu dengan
komposisi gizi yang baik. Mutu susu segar juga harus didukung oleh cara
pemerahan yang benar termasuk di dalamnya adalah pencegahan kontaminasi
fisik dan mikrobiologis dengan sanitasi alat pemerah dan sanitasi
pekerja. Susu segar yang baru diperah harus diberli perlakuan dingin
termasuk transportasi susu menuju pabrik.

Pengolahan di pabrik untuk mengkonversi susu segar menjadi susu UHT juga
harus dilakukan dengan sanitasi yang maksimum yaitu dengan menggunakan
alat-alat yang steril dan meminimumkan kontak dengan tangan. Seluruh
proses dilakukan secara aseptik.

Susu UHT dikemas secara higienis dengan menggunakan kemasan aseptik
multilapis berteknologi canggih, Kemasan multilapis ini kedap udara
sehingga bakteri pun tak dapat masuk ke dalamnya. Karena bebas bakteri
perusak minuman, maka susu UHT pun tetap segar dan aman untuk
dikonsumsi. Selain itu kemasan multilapis susu UHT ini juga kedap cahaya
sehingga cahaya ultra violet tak akan mampu menembusnya dengan
terlindungnya dari sinar ultra violet maka kesegaran susu UHT pun akan
tetap terjaga. Setiap kemasan aseptik multilapis susu UHT disterilisasi
satu per satu secara otomatis sebelum diisi dengan susu. Proses tersebut
secara otomatis dilakukan hampir tanpa adanya campur tangan manusia
sehingga menjamin produk yang sangat higienis dan memenuhi standar
kesehatan internasional.

Dengan demikian teknologi UHT dan kemasan aseptic multilapis menjamin
susu UHT bebas bakteri dan tahan lama tidak membutuhkan bahan pengawet
dan tak perlu disimpan di lemari pendingin hingga 10 bulan setelah
diproduksi.

Keunggulan Susu UHT

Kelebihan-kelebihan susu UHT adalah simpannya yang sangat panjang pada
susuh kamar yaitu mencapai 6-10 bulan tanpa bahan pengawet dan tidak
perlu dimasukkan ke lemari pendingin. Jangka waktu ini lebih lama dari
umur simpan produk susu cair lainnya seperti susu pasteurisasi. Selain
itu susu UHT merupakan susu yang sangat higienis karena bebas dari
seluruh mikroba
(patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi
kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. Kontak
panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori
(warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak
berubah.

Proses pengolahan susu cair dengan teknik sterilisasi atau pengolahan
menjadi susu bubuk sangat berpengaruh terhadap mutu sensoris dan mutu
gizinya terutama vitamin dan protein. Pengolahan susu cair segar menjadi
susu UHT sangat sedikit pengaruhnya terhadap kerusakan protein. Di lain
pihak kerusakan protein sebesar 30 persen terjadi pada pengolahan susu
cair
menjadi susu bubuk.

Kerusakan protein pada pengolahan susu dapat berupa terbentuknya pigmen
coklat (melanoidin) akibat reaksi Mallard. Reaksi Mallard adalah reaksi
pencoklatan non enzimatik yang terjadi antara gula dan protein susu
akibat proses pemanasan yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama
seperti pada proses pembuatan susu bubuk. Reaksi pencoklatan tersebut
menyebabkan menurunnya daya cerna protein.

Proses pemanasan susu dengan suhu tinggi dalam waktu yang cukup lama
juga dapat menyebabkan terjadinya rasemisasi asam-asam amino yaitu
perubahan konfigurasi asam amino dari bentuk L ke bentuk D. Tubuh
manusia umumnya hanya dapat menggunakan asam amino dalam bentuk L.
Dengan demikian proses rasemisasi sangat merugikan dari sudut pandang
ketersediaan biologis asam-asam amino di dalam tubuh.

Reaksi pencoklatan (Mallard) dan rasemisasi asam amino telah berdampak
kepada menurunnya ketersedian lisin pada produk-produk olahan susu.
Penurunan ketersediaan lisin pada susu UHT relatif kecil yaitu hanya
mencapai 0-2 persen. Pada susu bubuk penurunannya dapat mencapai 5-10
persen.

Tip Penggunaan Susu UHT :

1. Apabila kemasan susu UHT telah dibuka, maka susu tersebut harus
disimpan
pada refrigerator.

2. Susu UHT harus dihindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi (di atas
50
derajat Celcius) karena dapat terjadi gelasi yaitu pembentukan gel
akibat kerusakan protein.

3. Kerusakan susu UHT sangat mudah dideteksi secara visual, ciri utama
yang
umum terjadi adalah kemasan menggembung. Gembungnya kemasan terjadi
akibat kebocoran kemasan yang memungkinkan mikroba-mikroba pembusuk
tumbuh dan memfermentasi susu. Fermentasi susu oleh mikroba pembusuk
menghasilkan gas CO2 yang menyebabkan gembung.

4. Kerusakan juga ditandai oleh timbulnya bau dan rasa yang masam.
Selain
menghasilkan gas, aktivitas fermentasi oleh mikroba pembusuk juga
menghasilkan alkohol dan asam-asam organik yang menyebabkan susu menjadi
berflavor dan beraroma masam.

5. Hindari mengkonsumsi susu UHT yang telah mengental. Fermentasi susu
oleh
bakteri pembusuk juga pembusuk juga menyebabkan koagulasi dan pemecahan
protein akibat penurunan pH oleh asam-asam organik. Koagulasi dan
pemecahan protein inilah yang menyebabkan tekstur susu rusak yaitu
menjadi pecah dan agak kental.

On 5/7/08, jo2007real <harunjo@gmail.com> wrote:

Website Dr Dadamo bisa di akses di:
>
> www.dadamo.com
>
> Daftar list bahan makanan yang sesuai dengan masing2 golongan darah
> beserta penjelasan lengkapnya ada di:
>
> TYPEbase4 Food Values
> http://www.dadamo.com/typebase4/typeindexer.htm
>
> --- In sehat@yahoogroups.com <sehat%40yahoogroups.com>, "veronikha
> effendy"
> <veronikha.effendy@...> wrote:
> >
> > Dear Sps n docs,
> >
> > Kmrn saya berkunjung ke dokter, periksa Zahra ( 1 th 6 bln -->
> demamnya naik
> > turun, agak panik, so akhirnya ke dokter, ternyata diagnosanya radang
> > tenggorokan, common problems), nah.... disana sekilas dikasih tau
> tentang
> > susu UHT dan pasteurisasi.
> > Saya agak bingung, ketika anak saya zahra, disuruh ganti susu ( susu
> selama
> > ini susu UHT U**R* ), ktnya mending ganti susu pasteurisasi yg
> G***F** , krn
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

8a.

New member n Need help... :)

Posted by: "ESetyowati@kraftasia.com" ESetyowati@kraftasia.com   bunga_sejati

Thu May 8, 2008 1:38 am (PDT)

Kenapa gak ASI mba? Gak mau coba Relaktasi.
Bisa coba ke RS.Carolus bgn Laktasi
Ato mungkin beli ASI, kan di markas sehat ada tuh yg bisa di beli...
Kasian kan anaknya mencret truz....


Erlina Setyowati (Ina)
Finance Department
PT. Kraft Ultra Jaya
Jl. Cimareme No. 131
Padalarang - Bandung 40552
Telp: +62-22-6657458 ext.207
Fax: +62-22-6620792


[Non-text portions of this message have been removed]

8b.

Re: New member n Need help... :)

Posted by: "Alzalea Fariyasti" fariyasti@yahoo.com   fariyasti

Thu May 8, 2008 1:53 am (PDT)

Mbak concern ak, kok umur 5 bulan malah disarankan kasih gula sama DSAnya yah?? padahal disarankan TIDAK untuk <1thn... hiks jd prihatin
Coba ASI full aj mbak.....

----- Original Message ----
From: lili handayani <lili_lovely@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, May 8, 2008 2:11:19 PM
Subject: [sehat] New member n Need help... :)

Dear All,

Salam Kenal, anakku 5 bln, wkt usia 3 bln divonis DSA alergi susu sapi, so sarannya ganti susu dgn yg HA. Waktu itu ke DSA krn mencret2 tiap habis nyusu, n diobservasi memang kulitnya terutama bag perut seperti berudukan kalo kata DSA nya tanda2 eksim. Setelah ganti susu dgn yg HA,kulitnya lebih mulus, masih mencret2 n malah nyusunya jadi berkurang, apa mungkin rasanya yang agak pahit ya??? DSA ku kasi saran susunya campur gula batu.( tp blm saya praktek kan ). Khawatir makin ga mau nyusu, saya coba campur pake susu yg non-HA. Berangsur membaik n sudah kuat lg nyusunya. Jd sampe sekarang saya teruskan dgn mencampur susu HA dgn non-HA, komposisi Non-HA lebih banyak. Apa yg saya lakukan benar ? ada solusi lain tdk dok n all SP ?

Thanks All,

Mami Shemma

------------ --------- --------- ---
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

8c.

Re: [tanya]Susu HA boleh ditambah gula batu????

Posted by: "lili handayani" lili_lovely@yahoo.com   lili_lovely

Thu May 8, 2008 2:05 am (PDT)

Thanks b4,
ASI cuma 2 bln, itupun dicampur sama sufor coz ga cukup n fisik tdk menunjang, coz anakku mesti nyusu pake sambungan puting, gak gampang kan buat ibu baru kaya aku,sedih bgt, pdhl pgn bgt bisa kasi ASI ekslusif.
Itupun dah dipompa,tapi hasil ga maksimal, yfg ada malah pd lecet :(
So, sekarang minum sufor yg HA dicampur non HA. Kondisinya baik, dah ga mencret lagi. Tapi apa tindakanku boleh n benar ya? DSA ku menyarankan susu HA campur dgn gula batu, kalo anaknya menolak. Dan anakku memang gak doyan. tapi aku masih ragu, apa iya gak apa2 anak umur 5 bln kalo dikasi susu HA+gula batu????
Kalo ASI yg tersedia di markas hrgnya brp ya?

Thanks a lot,

Mami Shemma




ESetyowati@kraftasia.com wrote:
Kenapa gak ASI mba? Gak mau coba Relaktasi.
Bisa coba ke RS.Carolus bgn Laktasi
Ato mungkin beli ASI, kan di markas sehat ada tuh yg bisa di beli...
Kasian kan anaknya mencret truz....

Erlina Setyowati (Ina)
Finance Department
PT. Kraft Ultra Jaya
Jl. Cimareme No. 131
Padalarang - Bandung 40552
Telp: +62-22-6657458 ext.207
Fax: +62-22-6620792

[Non-text portions of this message have been removed]

---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

8d.

Re: [tanya]Susu HA boleh ditambah gula batu????

Posted by: "Purnamawati" purnamawati.spak@cbn.net.id

Thu May 8, 2008 2:10 am (PDT)

asi di markasi tidak diperjual belikan
maksudnya
tak perlu membayar
yang penting botol bekasnya dikembalikan

wati

[Non-text portions of this message have been removed]

8e.

Re: [tanya]Susu HA boleh ditambah gula batu????

Posted by: "lili handayani" lili_lovely@yahoo.com   lili_lovely

Thu May 8, 2008 2:18 am (PDT)

Thanks dok untuk infonya,
Mudah2an balum terlambat untuk memperbaiki kesalahan.
Kebetulan saya tinggal di Tangerang, kira2 markas terdekat untuk bisa mendapatkan asi dimana ya ? atau ada no telp yg bs dihub ?


Mami Shemma


---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

9a.

Re: need info tentang DSA yang RUD di Semarang

Posted by: "Haryono" hismawan@yahoo.com   hismawan

Thu May 8, 2008 1:46 am (PDT)

Mbak Astrid,
 
Kalo menurut saya, jangan cari dokter yang RUD tapi kitanya yang mesti PINTAR. Saya rasa belum ada dokter yang RUD di Semarang, apalagi kalo sudah Prof. (yang di SMG lho) yang pastinya lulus fak kedokteran sudah jaman dulu dan sudah terkontaminasi dengan ++ dari industri farmasi, he...
 
Saya sendiri setelah ikut milis Sehat dan baca buku Q&A, sekarang menerapkan apa yang ada disana terutama tata laksana/guideline. Kalo anak saya, paling kena batpil, kemarin pernah kejang (saya duga akibat demam yang ditimbulkan oleh imunisasi MMR). DSA di daerah kagok, lumayan sih untuk konsultasi.
 
Mau bikin PESAT SEMARANG? Supaya tambah pintar.

Haryono Ismawan

--- On Thu, 5/8/08, astrid_arumsari <astrid_arumsari@yahoo.com> wrote:

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

10a.

(tanya) BAB keras

Posted by: "Yenny Handoko" yenny.handoko@gmail.com   mom_luna_jo

Thu May 8, 2008 2:03 am (PDT)

Dear SP,

Ada titipan pertanyaan dari rekan kerja mengenai BAB putranya yang keras
sebelumnya sudah saya fwd guidelines dari web sehat mengenai konstipasi
tetapi dia sudah ke dsa dan ingin bertanya

anak laki, umur 1 th 8 bln, berat 13 kg,
susah bab, kebiasaan ngeden, keluar bercak pup dicelana (1hr bisa 10x)
sudah +/- 4 bln, sudah ganti susu, byk minum air & sayur

*) ke dsa-pencernaan, 2 mg dikasi obat dulcolactol (pagi 11/4sdo, malam 1
sdo)
selama minum obat, bab +/- 3 hr sekali, masi mengumpal/keras (bentuk
seperti lontong)
*) setelah itu kontrol, obat diganti pagi : dulcolactol 1 1/4sdo + malam :
laxoberon(pencahar) 2 tetes.
sudah 1 mg ini, bab masi sama, +/- 3 hr sekali & bentuk seperti lontong.

setiap 3-4hr, kami diminta tlp dokter untuk pantau perkembangan anak.

tanya :
1. apakah cara pengobatan dengan obat pencahar itu benar?
berapa banyak obat pencahar yg boleh diminumnya?
bisa menimbulkan ketergantungan ato tidak?
2. apa efek susah bab keras untuk sistem pencernaan anak?
3. saya pernah dengar VG Junior, supplement.
apakah ini bisa diberikan sebagai pendamping obat dokter?

terima kasih,
Yenny

http://luvannbas.multiply.com

[Non-text portions of this message have been removed]

11a.

Re: Lagi lagi pilek batuk sudah sebulan

Posted by: "rully_k2001" rully_k2001@yahoo.com   rully_k2001

Thu May 8, 2008 2:07 am (PDT)

maaf ya aku bukan menjawab, malah mau ikutan tanya.
apakah kalau batpil yang banyak berlendir (dan tidak bisa keluar)
kemudian akan menyebabkan paru2 penuh dengan cairan lendir tsb? Soalnya
ada temen yg anaknya dibilang begitu. trus kemudian kata dokternya jadi
radang paru. bener nggak sih?

-rully-

12a.

Re: Tanya : Konsumsi susu segar

Posted by: "herning" herning@thinknolimits.com

Thu May 8, 2008 2:08 am (PDT)

Terima kasih ...wah artikelnya jelas sekali...amat sangat membantu

Salam
Herning

[Non-text portions of this message have been removed]

13a.

Re: (tanya) oatmeal

Posted by: "ita m.pradiptari" decy_bebe@yahoo.com

Thu May 8, 2008 2:13 am (PDT)

Mba, setahuku utk bayi belom boleh pakai yg instan atau quick cooking, anakku juga makan oatmeal mulai umur 6 bln, biasanya aku beliin organic di r***ch market, masaknya agak lama, biasanya aku kasih pas sarapan dicampur buah2an, bisa peapaya, pisang, pir atau apel, kadang kismis, kurma, dll
Maaf kalau ngga berkenan
Mama Najwa

----- Original Message ----
From: Ella Iskandar <ellaiskandar@yahoo.com>
To: sehat@yahoogroups.com
Sent: Thursday, May 8, 2008 2:57:04 PM
Subject: [sehat] (tanya) oatmeal

Dear SPs..

mau tanya nih, ghazy sekarang usianya 8 bulan, udah boleh dikasih oatmeal ga ya?

thx
ella

------------ --------- --------- ---
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

14.

Fwd: [sehat] Efek penggunaan IUD

Posted by: "Diani Najwa" dnajwa@gmail.com   diani_rahman

Thu May 8, 2008 2:19 am (PDT)

Jadi ingin nimbrung

Saya juga pake IUD Spiral dah 6bulanan lah....
keluhannya cuma mens jd lamaa yg tdknya 8 hari jadi bs 12 hari
tapi selain itu tdk masalah...
IBu dan kakak perempuan sy dr dulu juga pake IUD ini dan alhamdulilah nda
masalah
itu yg bikin sy yakin pake IUD
klo soal IUD lari kemana2 kemungkinan ttp ada
tapi selama kita tetep rajin kontrol tepat waktu ga perlu terlalu kawatir
di kantor saya ada yg ngalamin IUDnya bikin rahimnya bermasalah
tetapi itu terjadi karena IUD yg seharusnya dilepas (lebih dr 8 tahun)
tetapi tdk dilepas2 jd mungkin jd kadaluwarasa.
Saran saya cari info sebanyak2nya...bahkan sampe ke jenis2 IUD efek samping
dan kontra indikasinya

di bawah ini sy cp dr Nakita semoga bermanfaat

Salam,
Diani

=================================================================
SPIRAL Permasalahannya * Kenali alat KB yang satu ini sebelum
menggunakannya.*
S piral tergolong alat kontrasepsi favorit. Selain praktis, jangka
proteksinya lama. Memang ada efek sampingnya, seperti perdarahan, rasa nyeri
dan keluhan lain, namun sebenarnya hanya terjadi pada 10 % ibu saja. Nah,
apa saja keluhannya serta bagaimana cara mengatasinya, simak penjelasan *dr.
Djoko Sekti Wibisono, Sp.OG(K)* dari *Brawijaya Women and Children Hospital
dan RS Internasional Bintaro*.
*1. Spotting /perdarahan ringan*
Pada awal pemasangan, terjadinya * spotting* wajar karena spiral merupakan
benda asing yang ada di dalam rahim dan membuat rahim bereaksi dengan
berkontraksi. Kondisi ini biasanya hanya berlangsung 2-3 hari. Berkaitan
dengan itukecuali tidak timbul vlekdisarankan ibu tidak berhubungan intim
selama 2-7 hari setelah pemasangan spiral (konsultasikan pada dokter).
*Spotting * yang terjadi pada pengguna spiral lama umumnya disebabkan
kondisi yang sedang turun atau ibu sedang kecapekan. Untuk kasus ini, spiral
tidak mesti dicabut, ibu hanya disarankan tidak beraktivitas terlampau
berat.
*2. Perdarahan banyak saat menstruasi *
Ini terjadi karena spiral yang tertanam dalam rahim merangsang timbulnya zat
prostaglandin. Zat ini menyebabkan rahim berkontraksi dan membuat perdarahan
lebih banyak saat menstruasi. Asalkan menstruasi tidak lebih dari satu
minggu dan dalam sehari tak lebih dari 3 pembalut, masih dikatakan normal.
Namun bila terjadi lebih dari siklus normal (3-10 hari), perdarahan bisa
dipastikan karena pemasangan spiral.
Bedakan dengan perdarahan di luar siklus haid. Kondisi ini biasanya bukan
karena masalah spiral tapi karena adanya gangguan hormon atau penyebab lain
seperti infeksi, tumor, dan lainnya. Ibu pemakai spiral yang sering
mengalami perdarahan, spiralnya harus dilepas sampai diketahui penyebabnya
dengan pasti.
*3. Ada rasa nyeri*
Keluhan lain ibu pengguna spiral adalah mengalami kram atau rasa sakit saat
menstruasi. Rasa nyeri ini timbul karena adanya zat prostaglandin yang
menyebabkan rahim berkontraksi secara berlebihan. Namun keadaan ini biasanya
hanya terjadi saat kondisi ibu sedang turun sehingga membuat daya rangsang
terhadap rasa nyerinya menjadi lebih sensitif. Jadi bisa dikatakan ini masih
dalam batas wajar. Apalagi sebetulnya sifat kontraksi ini memang diharapkan
untuk menghalangi terjadinya konsepsi yang menempel di dinding rahim. Untuk
mengatasinya, ibu sebaiknya bersikap relaks, jangan terlalu capek.
*4. Timbul keputihan*
Setelah menggunakan spiral ibu mengalami keputihan. Hal ini karena spiral
merupakan benda asing di dalam tubuh. Pengaruh iritasi spiral maupun
benangnya dapat memicu keluarnya keputihan. Waspadai bila keputihan yang
timbul dibarengi dengan rasa gatal, perubahan warna jadi kekuningan atau
bahkan kehijauan, serta bau menusuk. Itu pertanda sudah terjadi infeksi.
Disarankan agar spiral (sementara waktu) dilepas sambil menunggu penyembuhan
infeksi/radang yang terjadi. Bila pada kondisi ini ibu tetap memakai spiral
dikhawatirkan akan memperparah radang atau infeksi yang ada.
* 5. Terganggu benang spiral saat sanggama *
Setelah spiral dipasang biasanya benang spiral yang umumnya berukuran 10-15
cm akan dipotong agar tidak keluar dari mulut vagina. Benang ini sebenarnya
untuk mengontrol spiral, apakah masih dalam posisi semula atau tidak serta
untuk mempermudah menarik spiral ketika akan dilepas.
* *Saat sanggama, benang spiral ini memang bisa menyentuh penis sehingga
pasangan merasa tak nyaman. Namun ini sifatnya sangat individual. Keluhan
yang terjadi saat sanggama dipengaruhi pula oleh jenis spiral, posisi mulut
rahim, serta ukuran panjang vagina dibanding dengan panjang alat vital
pasangan. Kalau mulut rahim mengarah ke depan/ke mulut vagina maka suami
dapat merasakan benang tersebut dibanding dengan posisi mulut rahim ke
belakang. Begitupun dengan panjang penis jika sampai "mentok" ke mulut rahim
dapat merasakan benang spiralnya. Untuk mengatasi, benang perlu diperpendek
atau dilipat dan dimasukkan ke dalam rongga rahim oleh dokter.
Benang spiral yang tidak terlihat memang akan mempersulit dokter untuk
menilai kondisi spiralnya. Maka itu biasanya dokter akan melakukan
pemeriksaan dengan cara memasukkan sonde ke dalam rahim atau dengan USG.
*6. Spiral tak bisa dicopot karena hamil *
Bila terjadi kehamilan pada pemakai spiral, maka pencabutan spiral berisiko
50:50 menyebabkan keguguran. Syarat jika spiral ingin dicabut yakni
benangnya masih dapat terlihat dan usia kehamilannya masih di bawah 3 bulan.
Namun risiko keguguran tetap ada.
Spiral yang tidak dicabut sebetulnya tak masalah. Anggapan bahwa spiral bisa
menancap di kepala bayi jika didiamkan saja, jelas tidak benar. Karena janin
berada dalam kantong kehamilan yang berisi air ketuban dan dilindungi oleh
plasenta. Sementara letak spiral di antara selaput ketuban dan dinding
rahim. Jadi berada di luar kantong ketuban dan tak mungkin sampai menancap
di kepala janin. Pada saat janin dilahirkan spiral pun akan ikut keluar.
*7. Spiral masuk rongga perut*
Spiral jenis lama *Lippesloop * yang menyerupai huruf S dan terbuat dari
bahan plastik berisiko masuk ke rongga perut dan menembus dinding rahim.
Namun spiral dari bahan tembaga yang umumnya digunakan sekarang (*Multiload,
Copper* *T*, dan * Nova T)* kemungkinan kecil untuk itu.
Kalau pun sampai menembus rongga perut dikarenakan teknik pemasangan yang
tidak benar atau ukuran spiral yang tidak pas dengan rahim sehingga dapat
menembus rongga rahim dan pindah lokasi ke rongga perut. Selanjutnya, spiral
dapat membelit usus sehingga terjadi gangguan usus yang dapat membahayakan.
Gejala yang dirasakan oleh ibu adalah sakit perut, kembung, muntah-muntah,
kadang disertai demam. Namun kasus ini jarang sekali terjadi.
Cara penanganan tentu spiral harus dicopot dengan bedah biasa (laparotomi)
atau dengan laparoskopi (memasukkan alat pada lubang yang dibuat di perut).
*8. Spiral lepas *
Memang tidak tertutup kemungkinan spiral keluar dengan spontan atau
mengalami eksklusi dari kemaluan, kalau pemasangannya tidak tepat (biasanya
karena pemasangan yang kurang dalam). Maka itu sebelum pemasangan, dokter
atau bidan akan mengukur besar-kecil rahim ibu dan bagaimana posisi
rahimnya. Pemeriksaan akan dilakukan dengan sonde steril yang terbuat dari
logam atau plastik untuk mengukur "kedalaman" rahim ibu. Rahim wanita
Indonesia normalnya antara 5-7cm.
AGAR TERHINDAR DARI KELUHAN SPIRAL
*-* Saat haid merupakan saat tepat pemasangan dan pelepasan spiral karena
mulut rahim sedang dalam keadaan terbuka dan lunak/tidak kaku sehingga
pemasangan akan lebih mudah dan tidak menimbulkan nyeri. Perdarahan pada
saat pemasangan pun tidak akan tampak karena tersamar dengan darah haid.
Menstruasi juga bisa dijadikan tanda bahwa ibu tidak hamil/sedang tidak
terjadi pembuahan.
*-* Pemasangan juga bisa dilakukan setelah 40 hari melahirkan normal.
*-* Pada ibu yang melahirkan sesar, pemasangan disarankan pada 2-3 bulan
setelah melahirkan saat rahim telah pulih ke bentuk dan ukuran normal.
Spiral yang dipasang sebelum tenggang waktu itumeski ibu sudah mendapat haid
kembali dikhawatirkan akan memperparah perlukaan organ-organ reproduksinya
dan dapat memicu terjadinya infeksi.
** Kondisi ibu fit saat pemasangan spiral*
Saat pemasangan spiral ibu tidak mengalami infeksi pada mulut rahim, tidak
mengalami radang panggul, atau mengidap tumor dalam rahim karena spiral bisa
memperparah penyakitnya. Pemasangan spiral pun akan percuma karena
penyakit-penyakit tersebut memperkecil peluang ibu untuk hamil.
Maka itu, pemeriksaan keadaan mulut rahim amat diperlukan sebelum pemasangan
spiral. Jika ada infeksi maka harus diobati dulu. Untuk ibu dengan penyakit
lain, seperti diabetes, tetap boleh memakai spiral. Namun tentu
berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum pemasangan.
** Lakukan pemeriksaan sesuai dengan petunjuk dokter*
Tujuan pemeriksaan adalah mengontrol posisi spiral, bagaimana kondisi
spiral, dan bagaimana posisinya. Jika kondisinya tidak benar maka bisa
terjadi kehamilan. Umumnya pemeriksaan dilakukan dengan jarak satu minggu
setelah pemasangan. Berikutnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan kemudian setiap
satu tahun sekali.
** Jaga kebersihan/higiene vagina apalagi di saat sedang haid*
Perdarahan yang banyak saat menstruasi membuat daerah intim kewanitaan
menjadi lembap, apalagi bila ibu tidak sering mengganti pembalut. Akibatnya
bisa terjadi keputihan atau infeksi. Infeksi yang terjadi di daerah vagina
bisa menjalar ke dalam rahim maupun saluran telur dan mengakibatkannya "jadi
buntu" sehingga ibu menjadi kurang subur atau sulit hamil saat spiralnya
dilepas.
** Rajin pap's smear*
Pemeriksaan *pap's smear* sebaiknya dilakukan setahun sekali.
BELUM PUNYA ANAK JANGAN PAKAI SPIRAL
Jenis spiral banyak digunakan saat ini terbuat dari bahan tembaga (dengan
kadar yang sudah dikurangi). Tembaga ini melakukan ionisasi. Ion-ion yang
dihasilkannya akan menempel di permukaan dinding rahim dan menimbulkan
reaksi radang sehingga menghalangi terjadinya konsepsi. Dengan begitu ibu
jadi tidak bisa hamil karena lingkungan di dinding rahimnya tidak mendukung
terjadinya konsepsi.
Terkadang reaksi radang yang ditimbulkan spiral berlebihan, akibatnya malah
akan membuat saluran telur jadi lengket dan sulit terjadinya kehamilan.
Inilah kerugiannya menggunakan spiral. Maka itu spiral tidak disarankan pada
pasangan yang belum punya anak/ibu yang belum pernah hamil.
SALAH KAPRAH SPIRAL
Spiral adalah kata yang salah penggunaannya. Orang awam menganggap semua
jenis Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah spiral. Sedangkan, spiral
yang dimaksud adalah AKDR tipe *Lippesloop* yang berbentuk per/spiral. Alat
Kontrasepsi Dalam Rahim lainnya banyak. Ada tipe Co.T, Co 7, NOVA T, *
Multiload*, yang umumnya mengandung logam.
*Dedeh Kurniasih*

*JIKA SPIRAL KEDALUWARSA* *S**ebenarnya tidak akan menimbulkan reaksi ke
tubuh. Masalahnya, efektivitasnya berkurang sehingga risiko kebobolan jadi
besar. Sementara yang mengandung tembaga, bisa "nyelonong" ke rongga perut.
*
Salah satu jenis alat kontrasepsi seperti IUD *(intrauterine device)* atau
alat kontrasepsi dalam rahim (IUDR), memiliki jangka waktu pemakaian yang
relatif lama. Yaitu 3-8 tahun. Tapi masalahnya, saking lamanya, si pemakai
lupa dan bahkan kebablasan hingga melewati batas waktunya. "Sebetulnya tak
masalah sepanjang IUD yang dipakai tak mengandung tembaga," ujar *Ali
Sungkar, MD*, spesialis kebidanan RSUPN Cipto Mangunkusumo.
Yang mengandung tembaga pun, jika kedaluwarsa, tak akan memberi reaksi pada
tubuh. "Cuma efektivitasnya saja jadi berkurang. Kumparan tembaganya tidak
akan berfungsi lagi untuk mematikan sperma." Yang justru dikhawatirkan, IUD
dengan kandungan tembaga tadi mengalami dislokasi alias "nyelonong" ke
rongga perut dari tempat seharusnya yaitu rahim. "Ini perlu penanganan
segera karena bisa mengakibatkan ileus atau penyumbatan usus disertai nyeri,
muntah-muntah, dan kadang demam," kata Ali.
Sebab itulah, "Sebaiknya lakukan kontrol sekali setahun. Minimal untuk
melihat terjadi dislokasi atau tidak. Pasien juga biasanya sekaligus diminta
melakukan Pap smear untuk mendeteksi kanker mulut rahim sedini mungkin.
RISIKO KEBOBOLAN
Sebetulnya, dalam istilah alat kontrasepsi, ada dua arti kedaluwarsa.
Pertama, jangka waktu pemakaian sudah melampui batas hingga mempengaruhi
efektivitasnya. Kedua, menyangkut alat kontrasepsi itu sendiri. Yaitu dari
mulai dibuat di pabrik, dikemas, dan digunakan. Seperti halnya obat, alat
kontrasepsi juga punya batas waktu tertentu. Nah, yang dikhawatirkan adalah
jika alat KB yang akan dipakai itu, sudah lewat batas waktunya. "Tentu saja
tak akan efektif lagi."
Akan halnya efektivitas, IUD umumnya mencapai 96-98 persen. Jadi, masih ada
kemungkinan kebobolan kendati persentasenya kecil sekali. "Enggak ada
kontrasepsi yang 100 persen aman," ujar Ali. Salah satu faktor yang bisa
bikin bobol, lanjutnya, "Masalah ukuran IUD yang sama atau *all size*.
Padahal, ukuran rahim bisa S, M, dan L. Wanita yang sudah dan belum
melahirkan, beda ukuran rahimnya. Akibatnya, pemakai spiral bisa kebobolan."

Tak perlu cemas pula jika kehamilan terjadi sementara spiral masih
terpasang. "Kehamilan bisa tetap berjalan mulus, kok. Enggak benar anggapan
spiralnya bakal menempel di kening bayi. Spiral, kan, berada di luar.
Persisnya di antara selaput ketuban dan dinding rahim. Sedangkan janin aman
berada di dalam kantong kehamilan." Untuk amannya, jelas Ali, dokter
biasanya menawarkan pasien untuk mengeluarkan atau membiarkan spiral. "Kalau
dikeluarkan, malah bisa menimbulkan risiko keguguran. Risikonya 50:50.
Soalnya, saat IUD ditarik, akan timbul reaksi pada rahim yang bisa
menyebabkan keguguran."
Toh, bila dibiarkan di dalam rahim, nantinya spiral akan keluar dengan
sendirinya. " Oleh sebab itu saat ibu melahirkan, dokter harus memastikan
bahwa IUD ikut keluar."

*Susuk Canggih*
Salah satu jenis alat KB yang kerap lupa "dicopot" adalah susuk atau *
implant* yang biasanya ditanam di bawah kulit tangan. Jangka waktu
pemakaiannya bisa sampai 5 tahun. Susuk juga termasuk KB hormonal karena
mengandung hormon levonorgestrel yang dibungkus dalam sejenis tabung
plastik.
Sifat KB susuk seperti depot yang dilepaskan per hari sehingga lama-lama
bisa habis. Nah, agar tak hamil, jumlah minimal levonorgestrel yang
dilepaskan sehingga membuat sel telur tidak matang yang harus diperhatikan.
Jika susuk kedaluwarsa, tetap tak akan bereaksi dengan tubuh, hanya
efektivitasnya yang bermasalah.
Namun susuk masa kini, kata Ali, sudah lebih canggih. Kalau dulu yang
ditanam bisa sampai 6 tabung untuk jangka waktu 5 tahun, "Sekarang cuma
perlu satu tabung untuk jangka 3 tahun. Namanya implanon." Bahkan dari
penelitian, "Implanon yang tidak dicopot hingga 5 tahun, tetap berjalan
efektif," ujar Ali.

*Pakai Alat KB Susah Hamil?*
Ternyata tidak. Buktinya, ada ibu yang tetap hamil walau pakai alat KB.
Kalau, toh, setelah alat kontrasepsi dibuka lalu tidak dapat hamil dengan
segera, masalahnya adalah karena di dalam tubuh terjadi suatu proses
adaptasi. "Apalagi kalau yang digunakan KB hormonal. Cara kerja KB ini, kan,
dengan 'mengganggu' indung telur yang harusnya berovulasi dalam jangka waktu
tertentu sehingga tidak berproduksi normal. Makanya, ketika alat KB dilepas,
ada suatu periode di mana indung telur harus mencapai kadar untuk melakukan
ovulasi. Nah, ini yang memerlukan waktu," jelas *Ali*.

*Aneka Jenis IUD*
IUD sendiri ada banyak macamnya dan dibagi dalam 2 kategori. Yaitu yang
terbuka linear dan tertutup. Bentuk terbuka linear contohnya lippes loop
(lebih dikenaldengan spiral), Saf-T-coil, multiload 250, Cu-7, Cu-T, Cu T
380 A dan lainnya. Sedangkan IUD bentuk tertutup, antara lain, Ota-ring,
Antigon F, Ragab Ring.
IUD dengan jenis Cu-7, Cu-T, Cu T 380 A atau sering disebut dengan copper,
adalah IUD yang mengandung tembaga. Efektivitas IUD ini hanya sekitar 4
hingga 8 tahun. Sehingga disarankan perlu dilepas pada tahun ke-5.

*Ujung Benang Mengganggu Suami*
Bila istri menggunakan spiral, kadang suami bisa merasakan benang yang
terdapat di spiral saat bersanggama. Fungsi benang tersebut sebenarnya untuk
*marker*/penanda. Maksudnya, saat kontrol, dengan melihat benang, dokter
akan tahu, spiral masih "aman" di tempatnya. Biasanya yang digunakan adalah
benang kenur yang bentuknya mirip tali pancing sehingga bila terkena ujung
penis, ada rasa seperti tertusuk.
Sebaiknya, si ibu datang ke dokter agar bisa dilakukan beberapa alternatif
tindakan. Bisa dengan cara memendekkan benang atau dilipat lalu dimasukkan
ke dalam sehingga benang tetap terlihat namun ujungnya tidak akan mengganggu
kenikmatan suami.

*Faras Handayani.

* *MENGENAL LEBIH JAUH KB SPIRAL* *B**oleh jadi cara ber-KB yang satu ini
merupakan favorit para akseptor. Yang jelas, pemakai harus rajin kontrol. *
* *
Pemasangan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), kata *dr. Agus Supriyadi,
SpOG,*memang jadi pilihan favorit para akseptor karena dianggap praktis
alias tak merepotkan dibanding cara ber-KB lainnya. Semisal KB suntik yang
harus dilakukan 1 atau 3 bulan sekali, maupun pil KB yang harus diminum
saban hari. Hanya saja, lanjut ginekolog dari RSIA Hermina, akseptor harus
mematuhi jadwal kontrol yang ditentukan. Yakni, seminggu setelah pemasangan,
kemudian sebulan sekali, lalu tiap 3 bulan, dan selanjutnya 6 bulan sekali.
Pertimbangan lain para akseptor adalah karena lamanya tenggang waktu
pemakaian, yakni 5-8 tahun. Sementara efektivitas keberhasilannya pun
mencapai 97 persen. Berbeda dengan pil KB atau suntik yang bisa berakibat
"fatal" bila terlupa, tak demikian halnya dengan spiral. Kalaupun sesekali
lupa atau berhalangan saat jadwal kontrol tiba, imbuh Agus, "Yang
bersangkutan tak perlu kelewat khawatir bakal kebobolan atau ada sesuatu
yang tak beres. Tentu saja sepanjang tak ada keluhan, lo."
UKURAN HARUS PAS
Menurut ginekolog yang juga berpraktek di RSAB Harapan Kita ini, keluhan
yang paling sering muncul adalah terjadinya * spotting*/perdarahan ringan di
awal-awal pemasangan. Secara fisiologis, hal ini merupakan sesuatu yang
wajar. Namun tidak demikian halnya secara psikologis bagi akseptor. Apa pun,
tandas Agus, keluarnya flek-flek tidak seperti biasanya pasti akan membuat
cemas.
Untuk meminimalkan keluhan *spotting*, sekaligus menentramkan hati yang
bersangkutan, dianjurkan agar pemasangan spiral dilakukan saat menstruasi.
Pertimbangannya, saat itu kondisi serviks atau mulut leher rahim mulai
membuka dan lunak/tidak kaku, hingga relatif mudah dipasangi. Selain
dianjurkan untuk bersikap relaks untuk mengurangi rasa sakit yang mungkin
muncul.
Selain itu, ada sejumlah "syarat" yang mesti dipatuhi di hari-hari awal
setelah pemasangan, di antaranya tak melakukan hubungan suami istri selama
seminggu atau minimal 2-3 hari pertama. Sebab, *spotting* akibat pemasangan
spiral biasanya akan keluar selama 2-3 hari. "Bila sudah tidak ada flek
tadi, boleh-boleh saja berhubungan intim walau belum seminggu." Sedapat
mungkin disarankan pula untuk tidak melakukan aktivitas kerja yang
berat-berat, seperti menggendong. Lain halnya, terang Agus, jika memang tak
ada keluhan. "Kerja seperti biasa, silakan saja."
Selama pemasangannya tepat dan sesuai ukurannya (tidak kekecilan/kebesaran),
tak akan ada masalah. Kalaupun pemasangannya tak terlalu dalam, memang tidak
tertutup kemungkinan spiral akan keluar spontan atau mengalami eksklusi dari
kemaluan. Tapi tak usah khawatir. Sebelum spiral dipasang, bidan/dokter
kebidanan akan mengukur besar-kecilnya rahim ibu di samping mencari tahu
bagaimana arah rahimnya, apakah retrofleksi (lekukan ke belakang) atau
antofleksi (lekukan ke depan). Pemeriksaan akan dilakukan dengan sonde
steril yang terbuat dari logam atau plastik untuk mengukur "kedalaman" rahim
si ibu. Kedalamam rahim wanita Indonesia normalnya berkisar antara 5-6,5 cm.

Nah, bila sudah ketahuan berapa besar dan bagaimana bentuk rahimnya, si ibu
akan diminta memilih jenis dan ukuran spiral yang sesuai, sekitar 3/4 dari
ukuran kedalaman rahim. Untuk yang rahimnya pendek, terang Agus, tentu tak
bisa memakai spiral berukuran besar atau panjang. Sebaliknya, yang rahimnya
panjang tentu tak sesuai pula jika dipasangi spiral berukuran kecil.
Bila ketidaksesuaian itu tetap dipaksakan, tegas Agus, tentu saja tak
memberi manfaat sama sekali. "Malah bisa-bisa berdampak buruk. Misalnya
spiral lepas atau 'lari' dari tempatnya semula. Dampak lebih jauh, IUD
menusuk dinding rongga rahim dan menimbulkan perlukaan."
PERLU PENGERTIAN SUAMI
Keluhan lain yang umumnya diutarakan adalah keputihan, padahal sebelumnya
tak pernah dialami. "Sebenarnya, keputihan pada wanita dewasa, normal, kok."
Apalagi, lanjut Agus, spiral termasuk kategori benda asing dalam tubuh, yang
otomatis akan memicu keluarnya keputihan. Bisa jadi keputihan tersebut
akibat pengaruh iritasi spiral maupun benangnya.
Padahal benang itu pun, sambung Agus, bukan tanpa makna. Soalnya, lewat
benang itulah dokter/bidan bisa mengontrol apakah posisi spiralnya masih
bagus atau tidak. "Nah, kalau benangnya dipotong habis tentu akan
menyulitkan pengontrolan, dong."
Yang justru perlu diwaspadai adalah justru bila keputihan itu sudah
dibarengi rasa gatal, atau berubah warna menjadi kekuningan atau bahkan
kehijauan. "Apalagi bila disertai bau menusuk, berarti sudah terjadi infeksi
dan butuh penanganan tersendiri."
Pada banyak pasangan, tutur Agus, benang ini memang kerap dirasakan sebagai
gangguan saat mereka berhubungan intim. Namun demikian, sifatnya sangat
individual. "Toh, vagina wanita, kan, sifatnya elastis banget. Meski
vaginanya tergolong pendek, misalnya, penis yang panjang pun bisa masuk.
Jadi, apalah artinya selembar benang tipis. Hingga kalaupun awalnya terasa
mengganggu, ya, pengertian dari suami amat diminta."
HARUS HATI-HATI
Awalnya, bentuk spiral yang terkenal hanyalah * Lippes Loop* yang menyerupai
huruf S. Tapi kini jarang diproduksi karena diduga menimbulkan lebih banyak
flek. Meski sebetulnya bentuk ini menguntungkan karena bisa dipakai untuk
selamanya.
"Yang sekarang banyak digunakan adalah *Cooper T* yang terbuat dari tembaga.
Selain tidak menimbulkan alergi, tembaga diyakini bisa membunuh sperma,
hingga manfaatnya untuk ber-KB jadi berlipat ganda." Hanya saja, jangka
waktu efektivitasnya cuma 5-8 tahun karena lebih lama dari itu efek
ketembagaannya akan hilang. Hingga kalau spiralnya tidak diganti dengan yang
baru, program KB-nya akan mengundang kegagalan.
Selama jangka waktu 5-8 tahun tadi, akseptor diminta untuk selalu kontrol
setidaknya 6 bulan sekali setelah melewati kontrol-kontrol awal yang
seminggu, sebulan, dan 3 bulan. "Ya, tak apa juga, sih, kalau lupa sampai
setahun. Dengan catatan, tak ada keluhan apa-apa."
Kendati begitu Agus tak memungkiri suburnya cerita-cerita menyeramkan
seputar pemasangan IUD atau spiral. Semisal pendarahan, kebobolan ber-KB,
atau malah cerita tentang spiral yang konon menempel di kepala janin. Boleh
dibilang itu merupakan efek samping atau katakanlah komplikasi pemasangan
spiral. Hal-hal semacam itu mungkin saja terjadi akibat pemasangan yang
kurang tepat, hingga efektivitas ber-KB-nya tak maksimal, lalu terjadi
kehamilan. "Hanya saja angka kejadiannya relatif sangat kecil."
Kesalahan-kesalahan tersebut bisa juga karena kondisi si ibu sedang tidak
fit. Semisal sedang demam, hingga biasanya dokter akan menganjurkan untuk
memasang spiral lain waktu saja. Bisa saja akibat pemasangan yang salah atau
kurang hati-hati, hingga terjadi perforasi atau jebolnya dinding rahim.
"Kemungkinan lain, rahim si ibu terlampau lunak karena habis melahirkan atau
bekas operasi sesar."
Padahal, tutur Agus, bila perforasi atau lubang pada dinding rahim sudah
telanjur terjadi, akan terjadi perdarahan. "Perlu waktu lama untuk proses
penyembuhannya. Bahkan kalau perdarahannya hebat, lama-lama terjadi
perdarahan di rongga perut. Kalau sudah terjadi begitu, ya, solusinya harus
dengan laparatomi atau operasi membuka dinding perut. Ini, kan, fatal
sekali."
TUNGGU 2-3 BULAN
Untuk menghindari hal-hal semacam itu, tindakan pencegahan yang bisa
dilakukan adalah pemasangan yang hati-hati, plus keterbukaan dari pasien.
Misalnya, fakta bahwa dia habis melahirkan sesar. Dokter pun akan selalu
menyarankan pemasangan spiral 2-3 bulan setelah melahirkan. "Karena rahim
akan betul-betul pulih ke bentuk atau ukuran normal memerlukan waktu sekitar
3 bulan." Jadi, kalaupun setelah 40 hari langsung ingin ber-KB lantaran
takut kecolongan, "Pilihlah alat ber-KB lainnya seperti suntik yang tidak
mempengaruhi produksi ASI." Lain hal kalau melahirkan pervaginam atau
spontan yang bisa langsung pasang IUD setelah 40 hari.
Umumnya, jika aturan tersebut dipenuhi, menurut Agus, spiral relatif aman
untuk siapa saja. Termasuk mereka yang tak bisa menggunakan KB hormonal
seperti suntik dan pil, yakni penderita varises, hipertensi, dan diabetes
mellitus. Bahkan tak mengurangi produksi ASI sedikit pun. "Yang justru jadi
kontraindikasi pemasangan spiral adalah perdarahan yang tidak diketahui
penyebabnya. Semisal siklus menstruasi yang kacau atau ada perdarahan di
luar siklus menstruasi. Ibu yang bersangkutan tidak diperbolehkan pasang
spiral sampai dokter tahu apa penyebab perdarahan tak wajar tadi."
Kontraindikasi lain adalah peradangan semisal servisitis/radang servik atau
infeksi rahim yang bisa terlacak dari keputihan. "Jika pada kondisi semacam
itu tetap dipasangi spiral, dikhawatirkan akan memperparah radang atau
infeksi yang sudah ada, semisal endometritis ataupun infeksi kandung kemih."
Infeksi pun bisa saja terjadi akibat tak disiplin dalam hal kontrol atau
mengabaikan keluhan yang muncul. Bila sudah demikian disarankan agar spiral
yang sudah dipasang untuk sementara waktu diangkat dulu sambil menunggu
penyembuhan.
Jadi, cerita-cerita menyeramkan seputar pemasangan spiral, kata Agus,
sebetulnya tak perlu kelewat dibesar-besarkan. "Kan, itu cuma kasuistik.
Enggak bisa digeneralisir. Lagi pula, angka kegagalannya relatif sangat
sedikit, sekitar 3 persen dibandingkan 97 persen yang berhasil. Toh,
sterilisasi berupa tubektomi ataupun vasektomi saja masih berpeluang gagal.
Karena cara ber-KB apa pun, memang tak ada yang menjamin keberhasilan 100
persen."
Soal kualitas pemasangan antara dokter dan bidan, Agus mengakui tak ada
bedanya. "Itu, kan, termasuk pekerjaan yang mudah. Apalagi para bidan pun
sering mendapat pelatihan untuk melakukan hal itu." Begitu juga perihal masa
kadaluarsa tak perlu dicemaskan karena setiap unit spiral dijamin steril
dalam kemasannya. Sama halnya seperti obat, di setiap kemasannya tercantum
tanggal kadaluarsa yang bisa dilihat langsung oleh pasien.
Nah, tak perlu ragu dan khawatir lagi, kan?

*Suami Sebaiknya Terlibat*
Justru yang disarankan * Agus*, calon akseptor melibatkan suaminya sejak
awal. Artinya, dokter/bidan akan bicara langsung dengan suami-istri.
Termasuk menanyakan kira-kira ingin memiliki anak berapa lama lagi. Pasangan
itu sendirilah yang akan menentukan pilihan, apakah mereka akan menunda
kehamilan, menjarangkan, atau tak mau lagi punya anak.
Untuk mereka yang hanya ingin menunda biasanya akan disodorkan jenis alat KB
yang terbilang ringan semisal kondom, krem atau jeli khusus untuk membunuh
sperma, juga dianjurkan untuk pantang berkala maupun koitus terputus. Tentu
saja cara KB dua jenis terakhir ini tingkat kegagalannya termasuk tinggi dan
perlu kepatuhan/kedisiplinan akseptor.
Sedangkan yang hanya ingin menjarangkan kelahiran, pilihannya bisa spiral,
pil, dan suntik. Sementara yang tak lagi mengharapkan kehadiran tambahan
anak bisa memilih sterilisasi.
"Khusus untuk spiral, pilihan ragamnya bisa yang terbuat dari plastik hingga
bersifat lebih lunak meski harganya 2 kali lebih mahal atau yang terbuat
dari tembaga dengan tingkat efektivitas yang sama." Pilihan tentu terpulang
pada keinginan, kesesuaian dengan rahim, dan kondisi keuangan.
Bahkan untuk menghindari rasa rikuh/malu pada calon akseptor lantaran dokter
kandungan umumnya laki-laki, biasanya saat pemasangan spiral, dokter akan
ditemani oleh suster atau bidan. Merekalah yang mengatur posisi si ibu.
"Suami pun tidak dilarang, kok, untuk menemani istrinya."
Upaya-upaya semacam itu perlu ditempuh agar para suami betul-betul terlibat.
Dengan begitu diharapkan tak lagi terdengar alasan-alasan mereka untuk
keberatan istrinya menggunakan spiral. Apa pun keputusan ber-KB, memang
harus merupakan kesepakatan suami-istri.

*Th. Puspayanti*

[Non-text portions of this message have been removed]

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Health

Early Detection

Know the symptoms

of breast cancer.

Meditation and

Lovingkindness

A Yahoo! Group

to share and learn.

Women of Curves

on Yahoo! Groups

A positive group

to discuss Curves.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
==========================================================================
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

No comments: