Wednesday, December 19, 2007

[sehat] Digest Number 8065

Messages In This Digest (25 Messages)

1.
Bunga Rampai 58A - C From: HUT Milis Sehat
2a.
Bunga Rampai 59A From: HUT Milis Sehat
3.
Bunga Rampai 60A - G From: HUT Milis Sehat
4.
Bunga Rampai 61A - D From: HUT Milis Sehat
5.
Bunga Rampai 62A - D From: HUT Milis Sehat
6.
Bunga Rampai 63A - C From: HUT Milis Sehat
7a.
Re: Curhat ASI vs Sufor.. From: Ika Pratignyo
8.
Bunga Rampai 64A - C From: HUT Milis Sehat
9.
Bunga Rampai 65B - D From: HUT Milis Sehat
10.
Cinta 6 - Indonesiaku Sayang From: HUT Milis Sehat
11.
Cinta 7 : Bersaing Secara Global From: HUT Milis Sehat
12.
Cinta 8 : Apa yang saya peroleh dari hidup From: HUT Milis Sehat
13.
Cinta 10: Kebahagiaan, kepedulian From: HUT Milis Sehat
14.
Horizon 6A: Misconception in Vaccination From: HUT Milis Sehat
15.
met Ultah From: diahliliyanti
16.
Horizon 6B: Misconception about Immunization From: HUT Milis Sehat
17.
Horizon 7: Antibiotic Use From: HUT Milis Sehat
18.
Horizon 8: Formula Bagi Bayi Kalian From: HUT Milis Sehat
19.
Horizon 9: Food Allergy From: HUT Milis Sehat
20.
Horizon 10: Cholesterol, Fat From: HUT Milis Sehat
21.
Pelangi 6: PRUDC From: HUT Milis Sehat
22.
Pelangi 7: Let's Do the Tango From: HUT Milis Sehat
23.
Pelangi 8: Hak Konsumen Kesehatan From: HUT Milis Sehat
24.
Pelangi 10: Mekanisme Kontrol From: HUT Milis Sehat
25.
( Tanya ) Bengkak Karena Gigitan Serangga From: vilza_fahrezi vilza

Messages

1.

Bunga Rampai 58A - C

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:41 pm (PST)

Fri Dec 16, 2005 10:04 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 58A*

* *
Jakarta 16 Desember 2005

Dear all
Apa kabar? TGIF!! Thanks God its friday hehehe meskiii .... buat saya tak
ada
friday atau week end .... hehehe
TGIF lebih terasa oleh mereka yang bekerja full time ... kalau saya kan week
end
masih ada sehat group yang mesti dikerjakan apalagi menjelang akhir tahun
ini
... saya harus mengerjakan banyak hal terkait masa depan grup sehat ...
Belum lagi kalau week end masaknya mesti lebih banyak ... untung anak2
sering
bantu hehehe

Banyak isu menarik 10 hari terakhir
Mulai dari ...
mau pilih dokter yang mana? (Yang sepi tapi komunikatif apa yang ramai tapi
....);
bekerja vs FTM ...
masaak dan turun ke dapur yuuukkkk ...

Saya pribadi dua malam terakhir mendengarkan Q channel hehehe IMPACT nya Pak
Peter Gontha .. wow soalnya ada "kesukaan" saya .. Prof Jeffrey Winters ...
(anak saya sampai bilang .. pah hati2 tuh pah si mamah gak ngedip hehehe)
...
saya janji (Insya Allah ada edisi khusus tentang ...? Rahasia ahhh hehehe
...
tapi minggu depan ya

DOKTER SEPI VS DOKTER RAMAI
Saya pengagum Dr Hendrawan Nadesul
Lateral thinkingnya itu lhooo
Tulisannya sarat ideealisme dan filosofi dasar tetapi dikemas secara
popular.
Pernah baca tulisan beliau di Kompas tahun 2003 September kalau tak salah
soal
Audit medik? Lalu banyak lagi mulai dari masalah kesehatan sampai kondisi
sospol.

Nah ... kalau ada member milis yang mengajak kita mempertanyakan mengapa
seorang
dokter prakteknya sepi ...
supaya seimbang
Mungkin sebaiknya kita juga mempertanyakan ... mengapa seorang dokter
prakteknya
bisa mbludakkk

Oke karena "canggih"
meski konsep canggih di sini harus ditengarai dengan cermat. Bukankah kita
sudah
sama2 belajar bahwa

1. Ke dokter bukan melulu masalah meminta obat dan mengkonsumsi obat
Kita datang untuk berkonsultasi .. saling tukar menukar informasi untuk
mencari
penyebab gangguan kesehatan yang tengah terjadi dan
mencarai PENANGANANNYA (catat: bukan pengobatan)

2. Konsep RUD adalah konsep cost effectiveness, efisiensi dengan good
outcome.
Mendahulukan safety

3. Setiap penyakit ada natural history nya ...
Ketika anak demam tinggi karena infeksi virus .. apa obat MANJURNYA? ...
Jangan2
pas ke dokter ramai tadi memang sudah wayah nya sembuh ...

Analisis sederhana lainnya mengapa praktek bisa ramai
1. Apakah imunisasinya tidak simultan?
Kalau simultan, antara usia 0 sampai 6 bulan maksimal berkunjung 4-5 kali
Kalau tidak simultan, setiap bulan atau bahkan setiap 2 minggu?

2. Apakah yang dilaksanakan praktek dengan template dimana semua anak
digolongkan dalam beberapa kategori
diare, batuk pilek, demam ..
atau bahkan .. sakit apapun .. radang tenggorokan dan penanganannya dalam
bentuk
secarik resep yang sudah "baku"

Anak ... instead of dilihat sebagai individu unik yang tengah mengalami
gangguan
kesehatan yang sedikit banyak harus dilihat ke individuan nya?

3. Apakah bekerja melulu pada aspek kuratif atau juga mengutamakan unsur
edukatif .. orang tua diberi pembelajaran sehingga bijak dan cerdas dan gak
dikit2 ke dokter (dokter nya bingung dong kalau baru demam beberapa jam
dibawa
... kasih obat? Obat apa? ya udah ... tulis aja ... hehehe)

Ok semoga kita jadi punya bahan renungan yang lebih berimbang

BEKERJA VS FTM
Bekerja adalah IBADAH ...
Apapun bentuknya
Saya sering memperoleh pertanyaan .. dok saya quit aja ya ...saya guilty
sama
anak2
Saya orang biasa yang berpikir sederhana
Mengapa harus merasa guilty?
Kita punya sejuta alasan baik saat mengambil keputusan.
Saya pribadi akan menjawab ... kalau pekerjaan mu terkait kemungkinan (saya
pakai kata kemungkinan karena namanya juga .. usaha ...) masa depan yang
lebih
baik bagi anakmu .. mengapa harus merasa guilty?
Jangan underestimate anak ... they are very wise and very intelligent ...
mereka
tahu mama nya pergi setiap hari membanting tulang untuk mereka ....
Kalau saya biasanya akan menjawab begini ....
Sedapat mungkin jangan quit (memang butuh kapasitas khusus, kapasitas
extraordinary menjadi manusia berperan ganda) ....
Lihat .. di luaran sana .. banyak yang menganggur
Lihat ... biaya pendidikan dan kesehatan terus membumbung
Ketika jaman serba tidak menentu ... memiliki dua lumbung lebih baik kan
ketimbang satu lumbung

Tidak semua orang bisa wiraswasta di rumah ... bagaimanapun masing2
perempuan
punya "bakat", keahlian, serta destiny masing-masing ...
Bagus sekali kalau bisa di rumah dan tetap berpenghasilan ... terus lebarkan
sayap .. terus perkaya khasanah ilmu, pengetahuan, dan wawasan ...
Bagus juga kalau terus menekuni pekerjaan formal dan memberikan yang terbaik
sesuai profesi dan kemahiran dan pengetahuan ....
Apapun keputusan yang diambil .. jangan pernah disesali ... di review boleh
dan
harus
Do your best wherever you are ... whatever you are ... every seconds of your
life

AYOOOO TURUN KE DAPUR
Kita sering ribut soal MSG, dlll
Dan kalian benar
jajanan pasar (dengan sedih saya menulis ini karena saya sangat peduli akan
upaya niaga skala kecil, upaya niaga rumahan) ... samasekali out of control
pewarna nya dan pengawet nya khususnya

Dari dulu saya selalu mengencourage ... mama masak dong pleaseee
For s many reasons
Punya keahlian kan bagus siapa tahu terus bisa jadi usaha ya kan
Punya keahlian bagus karena mengurangi ketergantungan ke pihak lain ..
semakin
lama semakin sulit ;lho cari pembantu ... kalau bisa memilih .. kan mending
kerja di pabrik, dll ...
Kalian punya banyaka exciting moment dengan anak mengeksplore dunia tata
boga
...

Ok dah dulu ya
mau coba menggarap PR saya hiks yang harus selesai senin tg 19 Des hehehehe

love
have a nice week end
see you at pesat tomorrow
and see you at Kemfest??!!

wati

===========

Sun Dec 25, 2005 2:57 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 58B*

* *

Jakarta 25 Desember 2005
Jam 1.13 am

Dear all
selamat dini hari
Beberapa minggu terakhir sejak lebaran hidup saya amat sangat kacau balau
hehehe
... beberapa minggu terakhir tutup tahun membuat waktu terasa amat sangat
terbatas ... hari2 habis terkait tutup tahun
Alhamdulillaah selesai ... sekarang ... menyusun agenda dan proposal ke
depan
... termasuk untuk grup sehat ini. Bagaimanapun pengembangan harus terus
dilakukan dan tentunya memakan biaya yang ternyata cukup besar.... doakan
saja
kebutuhan finansial terpenuhi sehingga agenda 2006 yang sarat pengembangan
menjadi lancar

Di lain sisi ... ketersediaan fiskal tidak otomatis diikuti dengan
kesuksesan
agenda ... tetap saja yang utama konsistensi dan komitmen ... nah yang
sering
gak bisa diajak kompromi ya badan hehehe ...

Banyak sekali pertanyaan bagus dan komentar serta isu menarik di milis dari
hari
ke hari. Di seri BR ini akan saya kemukakan beberapa tetapi berlaku surut
aja ya
hehehehe

1. KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN VS DEPAKENE, NOOTROPIL
Thanks para dokter yang sudah menanggapi
Saya setuju ... tanyakan apa persisnya diagnosis si anak, keterlambatan
perkembangan atau epilepsi? Ini kan dua hal berbeda... Kalau epilepsi memang
harus diberi anti kejang dan umumnya yang diberikan ya depakene ini ...
tetapi
... coba pelajari efek sampingnya ... ke hati umumnya ... dan .. bisa berat
Kalau saya boleh usul .. coba second opinion ke ahli syaraf anak lainnya
(yang
lebih muda?), jangan berikan obatnya termasuk nootropil
Nootropil tak ada ebmnya dan di banyak negara maju tidak dipakai kok ...
Mending
simpan uangnya buat tabungan pendidikan anak

2. MEMERAH ASI
PAKAI POMPA VS TANGAN
Strategi memeras ASI sangat individual sifatnya ... ada yang comfortable
dengan
alat listrik ... ada yang dengan pompa manual, ada yang dengan tangan
Silakan pilih dan memeras asi dengan pompa tidak membuat payudara rusak kok
...

KECUKUPAN ASI ... BAGAIMANA TAHUNYA?
Rasanya sering dibahas ya
Parameter yang paling obyektif adalah grafik tumbuh kembangnya ...
Parameter lainnya adalah derajat satisfaction anak, interval menyusu yang
semakin pendek, frekuensi bak dan BAB berkurang. Di lain sisi ... PD aja dan
camkan di kepala ko0nsep demand and supply ... kalau sering diperas, sering
disusui, pasti asinya semakin hari kembali meningkat

3. TABEL BB DAN TB TERBARU - MAMA BRIAN
Maaf saya kurang memahami apa maksudmu dengan tabel terbaru? Ada apa dengan
tumbuh kembang anakmu? ada apa dengan tabel dan growth chart yang kamu
miliki?
Apakah itu yang keluaran NCHS atau lainnya?

4. HIB3 TERLUPAKAN ... APAKAH HARUS DIULANG DARI AWAL? - SUCI W
Seperti sering dikemukakan di milis .. kalau terlambat TIDAK perlu diulang
dari
awal... coba baca panduan di RED BOOK nya AAP .. lapsed immunization ...
tidak
perlu ulang dari awal ...
Soal perlu tidaknya HiB3 ... tentu perlu ... kalau tidak kan titer
antibodinya
rendah takutnya tidak bisa memproteksi anak dari infeksi HiB

5. RAZLEEN LANGSING, MAKANAN ISNTAN, FORMULA EKSKLUSIF - LAILY F
Laily ... TB anakmu berapa? Sudah diplot di growth chart BB dan TBnya sejak
lahir sampai usianya yg 13 bulan ini?
Semakin formula eksklusif .. semakin sulit ia makan ... kan kenyang hehehe
yang terpenting kalau memang BB dan TBnya cenderung terus menurun ... cari
penyebabnya ketimbang mengagendakan pola feeding yang kurang rasional

6. OWEK OWEK MALAM VS OMEPRAZOLE - AGATHA
Menurut saya anakmu masih dalam batasan normal ... Kalau pun ada GER
(gastroesofagel refluks atau GER)
Saya tidak akan berikan obat apapun ... apalgi omeprazole .. sudah browsing
efek
sampingnya? ahhh
Seandainya anakmu refluks sekalipun tidak otomatis harus diobati dan kalau
diobati tidak langsung dengan omeprazole, biasanya dicoba dengan ranitidine,
kalau tak membaik baru ditingkatkan management nya
Coba browsing juga soal GER

7. BERITA DARI BANDUNG - STEVEN JOHNSON SYNDROME
Thanks Dr Eka yang sudah sharing masalah satu ini .. memang minggu lalu
ramai
diposting di milis ini perihal anak usia 10 bulan ini.
Sindrom ini merupakan suatu reaksi alergi ... dan sebagaimanahalnya dengan
reaksi alergi lain nya, merupakan suatu kondisi yang "unpredictable" artinya
..
tidak dapat diramalkan terlebih dahulu. Kita tidak tahu apakah reaksi alergi
akan terjadi atau tidak sampai ia memang muncul.
Di lain pihak, secara statistik ada daftar obat-obatan yang POTENSIAL
menimbulkan sindrom ini seperti Dr Eka katakan yang tersering ya golong
NSAIDS
(pernah kan kita singgung di milis ini) nah dari gol ini yang paling
potensial
bikin reaksi alergi ya METAMPIRON dan Metamizole alias Novalgin
Obat lainnya adalah antibiotik dan dari gol AB yang tersering adalah AB yang
mengandung sulfa dimana nama dagangnya antara lain Bactrim, septrim ...
Ketika seseorang mengalami sindrom ini, dokter tidak bisa disalahkan ..
kecuali
nah ... kalau penyakitnya sebenarnya tidak membutuhkan obat yang diresepkan
tsb
.. baru bisa dipermasalahkan
Seperti kata Dr Eka .. jika diberi obat, minta informasi berimbang informasi
efek kerja dan efek samping, dosis, durasi, cara makan. Juga informasi
terkait
harga

8. MATA SEPERTI JULING JIKA MENGANTUK - AG WIRAGUNA
Kalau memang ia mengantuk menjadi juling maka harus dip[ikirkan suatu
kelainan
pada persyarafannya .. kalau bisa sih konsultasi dengan ahli neurologi anak,
kalau katanya normal (bukan Myasthenia Gravis) ... konsultasi dengan ahli
mata
anak ya ... usia 2 tahun mata harus sudah sinkron

ehhh sudah jam 2.30 an nih mata sudah kriyep2 nanti deh disambung

Mulai jam 2.30 pm di markas bareng Dr Farian ... tapiiiii hujan luebatttttt
...
seneng banget sih, buka jendela mencium bau tanah terguyur air ... ohhh
nikmatttt banget
saya bilang Ian ... waktu kecil pasti saya sudah main hujan ...kalau tidak
diijinkan akan teruuuuus merengek (ngejengkelin banget kali ya hehehe) ...

sayang .. listrik bolak balik mati jadi disambung lagi sedikit2
9. POSISI TIDUR YANG BAIK
Thanks Erlin atas sharung artikelnya
Kita memang sering menyepelekan hal-hal kecil yang sifatnya preventif ...
nanti
kalau sudah mengalami masalah baru ribut hehehe
Spine alias tulang punggung menanggung beban luar biasa dari hari ke hari
terlebih jika ybs kelebihan BB. Untuk menjaga kesehatan spine (agar nyaman
sampai hari tua) kita harus menjaga agar kurva normal spine tetap terjaga.

Caranya?
1. Jangan kelebihan BB; Olah raga teratur agar otot punggung kuat

2. Jangan mengangkat barang berat dengan posisi yang salah. Bawalah barang
dengan back pack dan bawa dengan dikalungkan di kedua sisi (jangan sekali2
membawa back pack dimana hanya satu tali nya saja yang dikalungkan ke
punggung
kita
Anak2 biasakan membawa tas sekolah dengan backpack yang properly carried

3. Jaga postur tubuh ketika berdiri, duduk, apalag ketika duduk lama di
hadapan
komputer

4. Posisi tidur ... kalau mau terlentang, ambil handuk kecil, gulung, taduh
di
bawah leher dan di bawah lekuk bagian pinggang sehinbgga kurva tulang
punggung S
terjaga
semoga membantu, kalau mau jelas masuk deh ke situs spine universe

10. KEMOTERAPI TANPA EFEK SAMPING
Kerja obat kemoterapi adalah mematikan sel-sel yang tumbuh secara out of
control, sel-sel yang tumbuh tidak terkendali.
Terjadinya suatu kondisi keganasan atau yang disebut kanker adalah akibat
tidak
terkendalinya pertumbuhan sel2 yang justru akan "mendesak" sel-sel normal
....
Obat kemoterapi membunuh sel-sel tersebut dengan catatan sel yang normal pun
ikut terbunuh sehingga tentunya expected kalau menimbulkan berbagai efek
samping.

Di lain sisi, obat kemoterapi tidak membunuh semua bentuk kanker. Ada
pembagian
tugas. Leukemia kemoterapinya beda dengan kemoterapi kanker hati. Kanker
paru
kemoterapinya beda dengan kanker prostat dst dst

Sayangnya, Ani Suryansyah tidak menyebutkan kemoterapinya baik yang kata Ani
tidak berefek samping maupun yang tidak. Bisa dikirim namanya dan generiknya
sehingga kita bisa sama-sama cari informasi

11. MIGRAIN DAN KOLESTEROL
Tutut, salam buat ibumu. Apakah ibumu sudah dikonsultasikan ke ahli
neurologi?
Kalau sudah sepuh sebaiknya dikonsultasikan, saya takut salah. Di lain sisi,
kamu sudah browse migrain?
Kalau ibumu benar migrain, kita harus memastikan apakah penyebabnya vaskular
(pembuluh darahnya melebar) dan bisa diketahui dengan pemeriksaan MRI

Jangan-jangan ibumu bukan migreain melainkan VERTIGO mengingat keluhannya
pusing
dan berputar. Pada orang dewasa kebanyakan karena terganggunya aliran darah
di
daerah leher yang menuju ke organ keseimbangan di telinga. Bisa diketahui
melalui pemeriksaan USG Doppler di daerah leher (carotid). Coba deh
konsultasi
dengan neurolognya

Kalau kolesterol, apa dasar kamu berasumsi keluhan tumit ibumu karena
kolesterol? Jangan-jangan reumatoid artritis. Coba deh ke ahli reumatologi
tetapi pernah check up? kolesterol tinggi? Asam urat? Trigliserida?

12. PROMOSI SUSU FORMULA
Menarik sekali menyimak diskusi perihal isu yang satu ini. Saya terharu
sekaligus bangga pada kalian. Violation terhadap kode etik pemasaran susu
formula memang memprihatinkan ... untung kalian sudah bijak dan smart
Rasanya ini PR bagi kita semua ... di luar sana .. tampaknya banyak konsumen
kesehatan yang BELUM MENGETAHUI PERIHAL KODE ETIK PENJUALAN SUSU FORMULA
Yuk kita bantu
Coba kalian print kode etiknya ... print hasil penelitian Dr Dien Sanyoto
Besar
mengenai "parahnya" pelanggaran di Indonesia, lalu print artikel2 ASI ..
baik
bagi pasangan baru menikah (sehingga sebelum hamil mereka sudah punya
"tameng")
maupun terhadap ibu2 lain khususnya yang hamil
Bantu ya ... thanks ya....

13. DIABETES
Anis, saya akan posting horison tentang diabetes
agakl ilmiah alias kurang popler kayaknya penulisannya tapi coba deh baca
Soal kakakmu .. apakah ia gemuk? Apakah ada keturunan DM dalam keluarga?
Kalau memang curiga ya periksa ke internis bagusnya sih yang ahli
endokrinologi

14. LONG SLEEP
Tahun lalu Maret kalau tak salah, saya talk show di salah satu TV swasta
dengan
host Hughes dan topiknya... pola tidur pada bayi dan anak
Bayi baru lahir .... pola tidur sesuai dengan pola lapar alias ia akan
bangun
ketika lapar... di lain sisi kapasitas lambung mereka sangat terbatas
sehingga
mudah terjaga
Sampai usia 2 - 3 bulan mereka terus mengatur bertahap pola tidurnya
sehingga
tidak lagi terjaga di malam hari dan tertiudur di siang hari
Ketika berusia di atas 3 bulan, pola tidur sudah semakin teratur dan ketika
lambung dan saluran cerna sudah semakin matang, ia mampu tidur di malam hari
untuk jangka yang semakin lama semakin panjang'
Message nya ... ikuti saja ... nanti dia akan mengatur ... dan jangan
bingung
juga kalau malam dia lelap ... jangan dibangunkan ...
Kalau sebaliknya, bolak balik bangun, coba tepuk2 jangan digendong jangan
diangkat dan belum tentu lapar. Usia segitu bayi mulai dilanda rasa
separation
anxiety .. ia akan tenang ketika mengetahui mama papanya ada di dekatnya
Nanti juga berakhir periode itu

Ok sudah dulu yaaa... masih ada beberapa agenda yang mesti dikerjakan
anak2 ngajak makan nih hehehe

wati

===============

Thu Dec 29, 2005 6:21 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 58C*

* *

Jakarta 29 Desember 2005

Dear all
sebentar lagi tahun 2005 berlalu ... banyak renungan alhasil semakin saja
agenda
yang harus kita kerjakan di tahun-tahun mendatang. Di semua sektor kalau
memang
ingin bangsa ini merayap bangkit .. saya pribadi ternyata juga buanyaak
sekali
agenda, hehehehe doain yaaa
Agenda sebagai ibu dan istri aja buanyak hehehe banyak hal yang mesti
dikerjakan
tahun mendatang
Agenda sebagai anggota Yayasan Orang Tua Peduli dan Grup Sehatnya .. bukan
main
membludak ... doakan juga ya
Yang belum ada agenda pribadi ... wati sebagai wati hiks hiks ....

Saya sangat menikmati conversation di milis sehat ... luar biasa ...suatu
magrib
sehabis rapat .... saya duduk di ruang tunggu poliklinik anak di suatu RS
swasta
... menunggu pesanan dari kantin hehehe bocorin rahasia nih .. gak sempat
masak
.. padahal bentar lagi orang rumah pada datang dan kelaparan. Saya yang
tidak
akan berobat dan tidak membawa anak sakit rasanya luamaaa banget nunggu tuh
tapi
yang saya prihatin ya lihat bayi2 dan anak2 kecil serta ibu2nya yang
menunggu
berlama-lama padahal hanya sumeng, atau batuk pilek 2 hari ... ada yang
katanya
diare 2-3 kali hari itu ... sudah terbayang resepnya .... hiks ... ah
seandainya
mereka member milis ... pasti lebih bijak menyikapi anak sakit. Saya bilang
sama
suster .. mbok ibu2 itu diajarin biar pinter gituu kan kasihan mereka dan
anak2nya ... lah kapan ngajarin nya ya kalau pasien di atas 60? hehehe
Oleh karena itu, dengan memahami kapan harus ke dokter ... kalian tengah
memperbaiki pola layanan kesehatan karena dokter juga jadi punya waktu luang
untuk memberikan pencerahan kepada pasien nya

Ada beberapa isu yang menarik belakangan ini

1. MUNTAH SEHABIS MINUM SUSU
Thaks buat SP yang sudah menanggapi
Benar sekali .. coba dong ASI saja
Kedua ... sementara menunggu ASInya banyak ... boleh kasih formula dan
dengan
sendok jangan botol.
Ketiga ... volume nya kenapa harus 100 ml ... bisa jadi terlalu banyak ..
setiap
individu kan kapasitas lambungnya berbeda. Setiap habis minum jangan
langsung
dibaringkan ya
Keempat ... semua susu formula sama kok tidak ada yang satu lebih cocok dari
yang lain
Kelima ... kalau kesemuanya sudah dilakukan mungkin saja refluks tetapi itu
kan
juga fenoimena fisiologis .. tidak perlu intervensi apapun kecuali anaknya
anemia atau BBnya turun

Tidur tak pulas? Biasa kan bayi memang frekuensi light sleepnya lebih kerap
ketimbang deep sleepnya dalam satu siklus (ketika tidur ..kan terjadi
beberapa
siklus). Light sleep merupakan mekanisme mengolah informasi ... suatu
mekanisme
perkembangan otak bayi)

2. DEMAM TINGGI VS HERPES
Thanks buat SP yang sudah menanggapi

DB? Rasanya sih bukan. Pertama, bintik2 merah itu ruam atau petekiae
(perdarahan
di bawah kulit yang berupa titik-titik, datar, dan tak hilang jika ditekan)
Kedua ... Perdarahan kulit pada DB tidak muncul di hari pertama ... biasanya
sesudah hari ke3.
Ketiga ...kalau DB teler luar biasa dan juga mualnya

HERPES? Apa maksudnya? Jelas bukan HSV ... kalau herpes zoster alias
shingles ..
juga bukan .. anak gak pernah herpes zoster biasanya orang dewasa yang
pernah
mengalami cacar air.
Apakah anakmu cacar air Sasra? Kan bukan

CAMPAK .... juga bukan

Kesimpulan ... infeksi virus biasa dan kalau kita yang dewasa sakit infeksi
virus mis influenza pasti uncomfortable tetapi tetap saja bukan justifikasi
memberikan obat membabi buta kan ya
saya jadi bingung kok mudah sekali memberikan obat mulai dari AB? Kan jelas
virus
Kalaupun cacar air, anak toidak diberi asiklovir
Kalau saya jadi kamu saya hanya akan berikan parasetamol, dan minum minum
minum
serta observasi

3. VITAMIN
Untuk member baru .. sudah baca pelangi PRUDC .. coba deh cari postingannya
Mari kita ulang kajiannya dari sisi ilmiah

1. Vitamin dan mineral adalah substansi yang dibutuhkan dalam jumlah sangat
sedikit dan sudah terpenuhi melalui pola makan sesuai piramida makanan. hal
ini
juga berlaku untuk ibu hamil ... yang dibutuhkan ibu hamil adalah asam folat
(di
awal kehamilan) dan kalau memang anemia ya zat besi

2. Sampai saat ini tidak ada vitamin atau obat apapun yang terbukti EBMnya
aman
dan efektif untuk menaikkan BB, untuk meningkatkan sistem imun

3. Saat workshop RUD yang diselenggarakan WHO awal tahun ini, Bangladesh
"memukau" banyak pihak karena keberhasilan mereka memberlakukan undang2 agar
obat yang tersedia hanyalah obat di daftar esensial ... dan ... suplemen
serta
vitamin DILARANG alias banned
jadi di bangladesh kalau maksa mau vitamin suplemen harus membeli keluar
hehehe

4. STROKE
Thanks Devi yang sudah memposting stroke dan pengenalan dini .. sebetulnya
sudah
ada horison soal stroke kan

Lea .. turut prihatin ayahandamu terkena stroke ;agi
Coba baca ;agi mekanisme terjadinya stroke, DM hanyalah salah satunya saja
...
kan ada stroke hemorrhagik (perdarahan biasanya karena tek darah tinggi,
kelainan bawaan bentuk pembuluh darah otak alias aneurisma yang lalu setiap
saat
terancam pecah) atau stroke akibat penggumpalan darah misalnya kolesterol
tinggi)
Bagaimana lipid profile alias kadar lemak (kolesterol LDL, HDL, trig;iserida
bapakmu?)
Pada dasarnya, dengan bertambahnya udsia, darah memang akan cenderung
mengental
.. OR dan pola hidup sehat ya

5. MPASI
Cuma mau mengingatkan kembali bahwasanya feeding for your babies is not
merely
providing calories and nutrients ... bukan sekedar agar anak tambah BB dan
TBnya
...
feeding is far beyond that
Proses belajar, proses eksperimen, proses untuk semakin mencintai satu sama
lain, semakin menyayangi dan semakin dalam trust nya
Jadwal makan? jangan kaku
Menu makan? Jangan setiap hari biskuit dan bubur susu melulu dan biasakan
membuat sendiri
Maunya hanya bubur susu dan buah? Mungkin senang yang segar dan manis ..
buat
labu kuning, kacang hijau tambahkan saus apel kukus.
Mulai 8 bulan harus dilatih agak kasar .. kalau dimuntahkan coba lagi terus
coba
sedikit2 nanti kan juga mau
Fennisia ... pola makannya padat sekali ya dan sepertinya bisa lebih
bervariasi.
Kamu juga benar ... ASInya dong ... kurangi kalau perlu MPASInya
Ayam hindari dulu kalau memang alergi ... setelah 2-3 minggu coba lagi
tetapi
dalam jumlah sedikiiit saja

6. TIDUR TERLALU LARUT
Coba browsing sleep ...
Anak2 cerdas sekali .. kalau kita konsisiten pasti cepat atau lambat akan
menurut.
Coba biasakan ada bed time rutin ... mandi, baca buku/dongeng, pijat lampu
digelapkan dst dst
TV mati ... ibu bapak tidur ... nanti dia akan terpaksa tidur
Pagi bangunkan jam 6 paling lambat ...
kalau tidur siang sih gak wajib kok apalagi kalau nanti sudah SD ... lebih
baik
malamnya tidur lebih awal ketimbang tidur siang tapi malamnya lambat
Maaf ya kalau kurang membantu tetapi bisa kok diatur meski tidak mudah kalau
sudah terbiasa.

7. SEMINAR KESEHATAN YANG MENARIK
Terimakasih atas kepedulain dan semangatmu
Maaf kalau saya kurang membantu

Dalam setiap upaya "intervensi" hal pertama yang harus dilakukan adalah ....
Identifikasi permasalahan yang ada (apa yang paling sering dihadapi para
orang
tua di kantormu)
Kedua .... Identifikasi apa yang paling dibutuhkan
Ketiga ..... Identifikasi solusinya, intervensinya
nah solusi itu dibungkus dalam bentuk yang paling mengena
Bisa brosur, newsletter, group discussion, atau ceramah

Sesekali undang pihak luar apakah itu sesama parents maupun pakarnya
Bravo, saya doakan sukses, kabar-kabari ya

8. TIDUR BERSAMA ORANG TUA
Saya pribadi ... hehehe ... for so many reasons lebih memilih anak tidak
tidur
bersama orang tuanya
Dalam dunia kedokteran sendiri memang terbagi menjadi dua aliran
ada yang pro dan ada yang menyarankan sebaiknya pisah
Keuntungan pisah ... antara lain, ketika sang adik datang, ia tidak merasa
disisihkan karena si adik datang ...
keuntungan kedua ... ayah dan ibu kan juga butuh me maintain hubungannya ...
butuh privacy ...
Keuntungan ketiga .. anak punya ruang bebas mau diapakan ... dindingnya
digambari dari kanan sampai kiri, ditempeli segala macam ... sejuta sticker
hehehe dst dst
Semuanya terserah orang tua cuma saja kalau anak semakin besar tentunya
semakin
sulit memisah sehingga potensial anak terbangun lalu mendengar atau
menyaksikan
yang seharusnya tidak didengar atau disaksikan anak

8. PIPIS NGEDEN
Banyak sekali alasan mengapa bayi pipisnya mengedan
Belum tentu ada kelainan ketika bayi mengedan tetapi bukan karena bayi
sering
didudukkan

Di lain sisi ... Coba perhatikan apakah dia phimosis? Kalau ya ... bisa
dibantu
dengan sedikiit menarik kulupnya lalu amati. Saya tidak akan buru2 urin
kultur
lagi

Maaf cuma bisa sekian nanti saya sambung lagi ya
Doakan saja tahun ini ditutup tanpa menyisakan sejuta pekerjaan rumah
Doakan saja tahun de[an bisa lebih baik dari tahun ini

love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

2a.

Bunga Rampai 59A

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:41 pm (PST)

Wed Jan 18, 2006 3:00 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 59A*

* *

Jakarta, 15 Januari 2006

Dear all

selamat malam.
Banyak email menarik selama saya "off air" hehehe tetapi nyicil ya dan
nyicilnya
kayak siput nih hehehe ... maafffff
Sakit kemarin agak gimana gitu ... trauma juga sih hehehe ... ahh sudahlah
...
yang jelas, ketika sadar ... harus terus berpikir ... diagnosisnya apa,
terus
belajar menerjemahkan gejala yang bermunculan menjadi diagnosis
Ketika dokter jaga akan memberikan terapi simtomatik di luar parasetamol,
saya
alhamdulilah masih sanggup menolak ... alasan paling gampang ya .. alergi
...
hehehe ... mau diinfus novalgin misalnya, sambil menggigil hebat saya
menolak,
alergi ... saya bilang dst dst hehehe

Ada beberapa isu yang menarik nih. Sebelumnya, terimakasih kepada SP yang
aktif
sharing, yang aktif berbagi pengalaman dan pengetahuan, Terimakasih kepada
wajah2 baru yang bermunculan .. wow ... luar biasa ... saya bahagia sekali.
Saya
juga berterimakasih kepada para dokter yang aktif membantu di milis ini ..
Agnes
juga kembali aktif .. senangnya saya ....
1. SEMINAR AUTIS - IBU JULIA
Thanks atas infonya ya ... sayang saya tak bisa hadir ... selain alasan
kesehatan ... juga rencana kacau balau semua hehehe .... para SP yang bisa
ikut
nanti bisa sharing ya di milis ini

2. SIROP OBAT BATUK - UMI SHAFIYYAH
Thanks Dr Eka atas tanggapannya
Umi .... coba baca artikel WHO perihal colds and coughs ...
Disitu dibahas panjang lebar mulai dari ekspektoran, pengencer dahak,
antitusif
(penekan refleks batuk) dan kajian statistik yang dikemukakan kesimpulan
akhirnya: ... TIDAK ADA YANG NAMANYA OBAT BATUK ....
Yang penting cari penyebabnya
Asma?
Alergi?
Refluks?
Kalau di atas usia 5 tahun, pikirkan kemungkinan chlamydia

BATUK SAAT HAMIL .... prinsipnya sama, cari openyebabnya, kalau asma, treat
it
properly and adequately .... jangan dibalik, makan AB supaya cepat sembuh
atau
makan OBH supaya baek ...
OBH sendiri (bukan OBH plus ya ,,, OBH plus mah jauh-jauh saja ya hehehe)
tidak
terbukti efektivitasnya sebagai obat batuk hanya saja memang "aman" ....
dengan
perkata lain, sama saja seperti minum plasebo .... dengan perkataan lain,
diberi
atau tidak diberi OBH ya sama saja sembuhnya, kalau asma? diberi OBH ya gak
sembuh

3. DOKTER LIMARIBUAN
Thanks Dr Eka atas sharingnya
Tanpa mengurangi rasa hormat ... sebenarnya tujuan si dokter ini apa ya?
Kalau
ada tujuan edukatif .. pasti tak mungkin melihat pasien hanya 1 menitan ...
Kalau pun tujuannya kuratif semata ... saya sih jauh dari jenius, tidak
berani
mendiagnosis pasien dalam waktu terlalu singkat. Bagaimana dengan proses
anamnesis (tanya jawab untuk mengumpulkan informasi), bagaimana dengan 4
tahapan
pemeriksaan fisik
1. Inspeksi /... dilihat, diobservasi
2. Palpasi ... diraba disentuh ...
3. perkusi ... diketok (kalau butuh)
4. Auskultasi (didengar dengan stetoskop

Suatu haru saya diprotes suster .... "Dok, kenapa sih pasiennnya cuma mau
10an
gitu?" ... saya jawab santai "Gua bukan jenius ... ntar salah lagi ....
padahal
ibu bapaknya kan sayang banget sama anak eh kita main buru2 aja ... gak ah"

Di lain sisi ... hehehe mau curhat juga nih ... hehehe
1. Memang pernah ada kajian ... rate of productivity ... dan saya
performance
nya paling rendah (kan hitungannya ... jumlah pasien selama praktek). Tetapi
saya katakan bahwa memang begitulah saya .. dan alhamdulillaah, klinik
maupun RS
mau mengerti ... mungkin dianggap dokter aneh ... hehehe .. jimat??? hehehe
Memang tidak tergolong yang disayang wong tidak menjadi sumber pemasukan
yang
baik bagi unit kesehatannya hehehe.
Rawat inap? Wah paling banter 1 -2 kasus dalam setahun

2. Coba browse DPP atau doctor patient partnership ... situs dari Inggris
nih,
bagus banget....
Salah satu klausulnya, hormatilah waktu dokter.
Ada pasien yang ...maaf ... entah atas dasar alasan apa, bertanyaaaaaa terus
hehehehe ...
atau ... sudah dijawab, diulang lagi diulang lagi hehehe
atau ... mumpung bisa tanya lalu lupa sudah menghabiskan waktu lebih dari 20
menit kan kasihan pasien lain dan kasihan dokternya hehehe
atau ..... suami istri sibuk berunding imunisasi atau tidak hehehe padahal
kan
seharusnya dirundingkan di rumah gitu ...
atau ... sms nya tak kenal waktu hehehehe
atau .... sms minta diterangkan soal pengidap hep B itu apa sih, ada obatnya
gak? wahhhhhhh repot ... padahal kan gak gitu

Jadilah mitra yang proaktif... sempatkan browsing, kalau sudah jelas ya
sudah
kalau belum baru tanyakan hehehe ....

Ok sekian dulu ah malam ini ya
nanti disambung lagi
sudah dapat peringatan dari anak hehehe

16 Januari 2006
Banyak yang tanya PESAT5 kapan? februari hehehe maaf mendahului panitia ..
saya
masih hutang pada panitia jadi mereka belum bisa mengeluarkan pengumuman ...
pokoknya pada ikut ya dan suami istri supaya beban bisa dipikul bersama.

4. PROSEDUR KENA AIR PANAS - VINA
Thanks buat SP yang sudah menanggapi. Lain kali hati2 ya Vina dan seperti
kata
SP, nomor satu ya siram dengan air mengalir (jadi ... nomor satu bukan
bioplasenton lho hehehe) .... Blister nya kangan dipecah ... justru akan
kempes
sendiri dan blister itu merupakan pelindung tubuh agar tidak terinfeksi.
Kalau
terkelupas, kan jadinya exposed ke udara terbuka dan bisa mengundang infeksi
Bagaimana anakmu sekarang?

5. NAFSU MAKAN VS CURVIT
Thanks SP yang sudah menanggapi
hehehehe Bunda mirza tahu isinya curvit? Temulawak dll hehehe. Anak kurang
nafsu
makan? hehehe penyebabnya memang banyak tapi apapun itu, solusinya jelas
bukan
temulawak atau apapun itu yang mengklaim dirinya sebagai suplemen atau
vitamin
untuk meingkatkan nafsu makan. Dalam dunia kedokteran belum ada kok "obat"
atau
suplemen yang bisa meningkatkan nafsu makan.
Solusi utama anak yang nafsu makannya terganggu ya .... terus dan terus
sediakan
berbagai bentuk atau jenis makanan yang menarik.
Kita bikin analogi sederhana ya ... kita lagi males makan ... (mau flu kek,
apa
kek) .... pengin nya kan yang uenak2, yang seger2 hehehe bukan kepingin
curvit
ya hehehehe
Sudah baca Pelangi saya mengenai PRUDC?

Jakarta, 18 Januari 2006
Sambung lagi ya hehehe .... tempo hari cuma sedikit karena harus mulai
menggarap
proposal untuk kegiatan tahun 2006 (memble banget nih prosesnya hehehe....
lelet) .... Habis itu mesti menyusun materi dan pembicara pesat5 untuk
jakarta
dan bandung .... hehehe .... kemarin tuh. Semarang belum disusun materi dan
pembicaranya ... jangan lupa ya panitia semarang mengingatkan.

6. COLON THERAPY - FIFI
Hari ini ada beberapa email soal "obat Bunga Siatan" untuk menaikkan kadar
trombosit penderita DB .... saya senang membaca komentar para SP. Kalian
semakin
bijak dan semakin cerdas menengarai informasi ....
Kedua .. kalian semakin menyadari perlunya bijak ketika membutuhkan suatu
cara
terapi, bijak di sini artinya memilih metode yang sudah teruji EBMnya ...
Memang ... disini kita semua belajar menggali EBM alias evidence based
medicine
... alias penerapan ilmu kesehatan berdasarkan bukti ... bukti macam apa?
bukan
bukti sembarang bukti melainkan bukti yang terjamin kesahihannya secara
statistik alias terjamin validity nya
Nah Colon terapi merupakan salah satu contoh terapi yang belum ada EBMnya
...
namun demikian, kalau kita mempergunakan nalar .... apakah tak aneh kalau
banyak
sekali penyakit bisa disembuhkan hanya dengan menguras usus besar kita?
hehehehe
Usus besar kita gak papa kok .... kok di obok2 ... gak enak lho usus besar
dicuci tuh
Nalar lagi nih ... bagaimana dengan orang2 yang tak ounya akses ke colon
terapi
ini .... nanti pada bertumbangan sakit dong ... kan gak ya ...
Jadi Fi ... kalau boleh usul, coba kamu browse supaya meyakini ada tidaknya
EBM
perihal efficacy dan safety nya
kalau kita gak gitu, kita/keluarga kita kan terkuras kantongnya karena
menjadi
bulan2an market ya hehehe ...

7. PANAS VS TUMBUH GIGI - DYAH
Terimakasih buat SP yang sudah menanggapi
Anak demam memang bisa karena tumbuh gigi namun demikian, ini bukan penyebab
demam yang kerap
Tetap saja observasi akan adanya kemungkinan penyebab lain nya khususnya
kalau
berulang atau kalau lebih dari 1 - 2 hari .... CMIIW ya para dokter komentar
saya ini.

8. DIARE VS SUSU DIENCERKAN
Ada beberapa email sharing soal diare yang membuat saya bangga karena
terbaca
jelas betapa kalian sudah amat sangat cakap dan bijak menangani kasus
gastroenteritis alias diare (dengan atau tanpa muntah) pada anak.
Hanya masih ada sedikit ganjalan kalau boleh saya urun rembug
1. Pengenceran susu ... jangan dong ya ... coba deh baca WHO ... ada
klausul,
untuk diare akut, jangan encerkan susu (untuk diare kronis sekalipun harus
hati2
kita menerjemahkannya)
Mengapa jangan diencerkan?
Ketika anak sakit, mereka justru butuh kalori untuk penyembuhannya,
pengenceran
susu justru akan mengurangi asupan kalorinya
Kedua ... ketika anak diare kan kita berikan ASI atau susu formula kalau
tidak
ASI, diseling dengan oralit. Itu saja sudah merupakan suatu mekanisme
pengenceran meski tidak langsung

9. ANAK PENDERITA ACA - ATTI, DWI
Pertanyaan yang bagus sekali Atti
Saya tidak tahu persis jawabannya.
Sudah coba browse soal ACA alias LPS ini? Buat saya sih agak beda dengan
konsep
selama ini ... dulu sih saya hanya menemukan sedikit literatur mengenai hal
ini
khususnya dalam kaitannya dengan ibu hamil. Barangkali Dr Apin, Dr Nurul dkk
bisa bantu browsing soal ACA dan ibu hamil?
Kalau bicara soal hiperkoagulasi .... memang banyak penyebabnya dimana salah
satunya adalah infeksi dan keturunan alias faktor genetik
Kalau menurut saya sih, tenang2 saja, hidup sehat, artinya sejak kecil makan
sehat sesuai piramida makanan, minum banyak/cukup, dan banyak bergerak ....
karena imobiklisasi merupakan salah satu faktor pencetus ....
Mohon koreksi para dokter ya
To be honest, saya juga agak bingung kok disini banyak sekali yang dilabel
ACA
.... dan mudah sekali memberikan terapi heparin
Jadi kalau ada yang bisa bantu EBMnya ... senang banget

10. PERTANYAAN BAGUS DR EKA
Saya kutip ya tulisan dan pertanyaan Dr Eka (thanks dear for everything):
Buat
dr. wati, saya mau tanya, sekarang ini lagi beken di beberapa dokter terapi
enzim yang buat nafsu makan dengan caranya memperbaiki sistim pencernaan,
yaitu
dengan pemberian enzim (mis. pancreon) lalu ciproheptadine (a.k.a.
pronicy)...
buat saya agak kedengaran aneh, karena di mims disebutkan pronicy itu
special
precaution untuk anak usia < 14 tahun dan diindikasikan sebagai obat alergi.
saya jadi bingung dengan terapi enzim macam ini. (cmiiwww, dr. wati,
bagaimana
pendapat dokter tentang hal ini, soalnya dokter wati khan udah pernah
sekolah di
aussie untuk gastroenterohepatologi
khan?). mengenai motilium itu adalah origanal product dari vometa alias
isinya
sama-sama domperidone... so, darren saya pikir muntahnya udah berhenti,
bagaimana tanggapan dokter wati?
Saya coba jawab ya Eka:
1. Terapi ensim (mis pancreon) untuk memperbaiki nafsu makan. Saya tidak
pernah
mendapat pembelajarannya ... maaf hehehe. Yang jelas ensim pancreon kan
ensim
kelenjar [pancreas ... nafsu makan sendiri hasil kerja banyak faktor mulai
dari
otak sebagai sentral nya sampai dengan organ perifer yang sedang terganggu
...
jadi kompleks sekali.

Lateral thinking nya nih (tapi maaf rada nyeleneh), untuk kasus obesitas
berat
yang membahayakan ... gak ada treatment menekan nafsu makan (mis dengan
menekan
fungsi kelenjar pancreas nya hehehe)

2. Cyproheptadine. memang sebetulnya indikasinya sebagai obat alergi.
EBMnya: ia
tidak terbukti efektif meningkatkan nafsu makan pada penderita anoreksia
nervosa.

Jadi dear Eka ... sampai saat ini, dunia gastrohepatologi tidak pernah
mengajarkan these kinds of modalities in treating picky eaters.
Di lain sisi, menenangkan ibu bahwa anak batita memang biasa nafsu makannya
ngaco, mengajak ibu untuk bereksperimen dan menjadi kreatif habis dalam
menangani pola makan anak batita .... kan butuh waktu konsultasi lebih dari
20
menit hehehe .... jadi kalau (maaf nyeleneh lagi nih) kalau dokter 5 ribuan
selama 1 menit ... konsultasi masalah ini kalau 30 menit ya jatuhnya 150
ribu
rupiah juga hehehehe ... maafffff

11. GANTI DOKTER ANAK
Menarik sekali membaca masalah ini hehehe
Sudah membaca kan hak dan kewajiban pasien dalam surat edaran Dirjen Yan Med
DepKes RI?
Sudah baca kan hak dan kewajiban konsumen dalam UU perlindungan konsumen?
Sudah baca Pelangi .. SEDIKIT OLEH2 disitu ada hak dan kewajiban konsumen
kesehatan dari sisi lain
Second opinion, ganti dokter ... itu hak konsumen nya ... namun demikian ...
nikmat lho kalau kita gak pindah ... bahkan bisa mengajak dkternya menjadi
partner dan do the tango harmonoiusly
mesti sabar sih .... butuh waktulama sih ... kan banyak dari kami yang gak
belajar bagaimana caranya ber tango
banyak dari kami yang kepingin juga bisa tahngo tapi tidak tahu bagaimana
caranya, ataui gak tahu bagaimana mulainya, atau jaim mengakui kekurangan
diri
hehehe
banyak lah alasannya
saya bahagia sekali kalau kalian (SP dan dokternya) bisa perlahan2 menjadi
pasangan tanggo yang harmonis ... amiiin
Tapi kalau mentok terus dan ingin mencoba ... ya bagus juga
usahakan bawa artikel dan .... jangan ke dokter yang terlalu ramai kali yah
hehehe ... capek lho kalau pasien nya banyak tuh ... boro2 sempat dan kuat
baca
artikel. stress juga kan takut pasien yang nunggu di luar cembetut semua
hehehe

12. TERUSKAN PUYERNYA BOLEH KAN YAAA - MAMA KEZIA
Dear.... menarik membaca email seputar sakit dah seminggu ini hehehe
Terakhir .. kamu seperti apologetic, meminta ijin untuk meneruskan meminum
puyernya
Dear ... kami di milis hanya sekedar sumbang saran dan informasi ....
keputusan
tetap di tangan masing2 orang tua dengan catatan ... ingatlah ... kalian
tengah
menjalankan amanah ... maksudnya?
Anak kan belum bisa membuat keputusan untuk dirinya sendiri ... mereka
menguasakannya pada ibu bapaknya
Itulah sebabnya kalian mesti bijak mengambil keputusan
Jangan kecil hati ketika kondisi gangguan kesehatan yang dialami ternyata
gak
ada obatnya
Tidak sedikit lho gangguan kesehatan yang tdk memerlukan terapi apapun
hehehe ..
Subhanallah
Tetapi banyak juga yang butuh obat atau tatalaksana tertentu ...
Intinya ... ketahuilah apa obat atau bentuk terapi yang diterapkan pada
anakmu,
kan anakmu menyerahkan semuanya ke kamu, berat kan beban moralnya ya?
Nah ... ketika berhadapan dengan obat, tips kedua .. pikirkan safety nya
baru
efficacy nya ya
semoga anakmu segera sembuh tanpa harus menelan polifarmasi

Ok sekian dulu yaa
mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan
love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

3.

Bunga Rampai 60A - G

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:43 pm (PST)

Wed Feb 15, 2006 12:52 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60A*

* *
Jakarta 14 Februari 2006 jam 22.48

Dear all
selamat malam .. tuelaaat bangetttt ya tapi masih boleh kan .. happy
valentibe
dear all ... semoga hari2 kita senantiasa pebuh cinta kasih dan damai ...
amiin

mencoba memenuhi janji nih hehehe ... hutang hutang oh hutang tetapi sekarng
saya bahagia banyak dokter yang aktif di milis .. indah sekali ...

saya juga bahagia kemarin sudah melaksanakan sesi 1 PESAT Bandung ..
alhamdulillaah ...
tahun 2005 .. untu pESAT di luar jakarta berasa banget ninggalin keluarga
hehehe
... pesat bandung nih gak kayak lagi kerja hehehe soalnya bawa suami (yang
keukeuh mau lewat puncak PP hehehe mau lihat ang hijau2 katanya) ... jadilah
nini sareng aki hehehe lalaunan hehehe ...
Bravo PESAT Bandung, thanks berat buat panitia dan peserta

ada beberapa hutang saya ya cuma masih bermasalah nih hiks ... aryinya
banyak
email yang tak masuk memang
Minta maaf juga kalau emasil yang dijawab tidak berutrurtan sebagaimana
biasanya
...

1. HEPATITIS B
Piet, kalau ada waktu bisa browsing salah satu Horison yang saya buat re
hepatitis ... SP ada yang bisa bantu posting ke Piet? BTW .. thanks buat
yang
suda memanggapi
Hepatitis B terbagi dua (secara garis besar dan over simplifikasi nya) yaitu
hep
B akut dan hep B kronis
Kalau akut ya semua gejl\ala muncul ... mulai dari geja;a awal (prodromal)
seperti mual, mntah, demam, lesu lalu perasaan si pasien lebih baik tetapi
muncul kuning
Nah kalau infeksi ini (serangan akut) terjadinya di usia dewasa maka 95%
akan
mampu mengatasinya dengan baik, virus totally berhasil diusir dari badan si
pasien
Sebaliknya, jika infeksinya terjadi pada awal kehidupan (masa bayi) maka
umumnya
sistem imun si bayi tak berhasil mengusir virusnya sehingga si virus pun
menetap, diam2 terus berkembang biak, diam2 terus perlahan tetapi pasti
menggerogoti sel2 hati. Artinya, mula2 tanopa gejala, semua oke, sampai
suatu
ketika .. hati "menyerah" alias kewalahan akibat serangan terus menerus.
sirosis, bisa kanker

Buah merah? Tidak tahu saya Piet yang jelas belum ada EBMnya ... kalau boleh
usul sih jangan aja deh ... nanti malah membebani hatinya ...
Orang sehat kita minta bijak dengan obat apalagi orang yang hatinya sakit
...

Pencegahan.
Imunisasi (yang ada vaksin nya kan baru hep B dan A), kebersihan, pola hidup
sehat, save sex, hindari pemakaian bersama jarum suntik/sikat
gigi/sisir/cukuran
rambut/jenggot dst dst

Khusus untuk imunisasi
Hep B diberikan segera setelah lahir (12 jam pertama)
hep A diberikan usia 2 tahun (meski di beberapa negara sudah diubah menjadi
1
tahun tapi yang jelas jangan pada awal masa bayi)

Hep B dan Hep A simultan hanya diberikan pada anak yang memang belum pernah
hep
B ... boleh dibilang sebagai suatu upaya catch up immunization

2. KUNING
hehehehe senangnyaaaaa dapat email dari Lela hehehe iya ya kamu kemana saja
kok
luamaaa sekali menghilang
maaf ya baru saya tanggapi sekarang
Saya kurang berani straight forward karena datanya tidak lengkap
apakah bayi nya dehidrasi berat? apakah bayinya sakit berat (sepsis)? Kalau
ya
.. maka memang harus pasang IV line alias infus
di lain sisi, bayi di terapi sinar memang potensial dehidrasi tetapi bukan
berarti otomatis harus diinfus, kalaupun susuah minum bisa saja melalui
slang ke
lambung

TRANSFUSI DARAH
dalam bahasa inggrisnya exchange transfusion
Darah bayi diambil lalu dimasukkan darah donor sejumlah yang sama ...
tujuannya
membuang toksin (bukan sekedar membuang bilirubin nya)
oleh karena itu ET dilakukan pada bayi yang sepsis berat dan kadar bilirubin
nya
terus meningkat secaras progresif
Indikasi nya sangat ketat .. tidak mudah kita ketok palu bayi perlu ET ...
Salam
sayang buat temanmu ..ASI kan ya

3. KEJANG DEMAM
Buat Drg Citra ... BRAVO!! atas upaya "arisan kesehatan" nya ... Maaf ya
saya
baru sempat menanggapi tetapi sebenarnya sih semua sudah ditanggapi baik
oleh SP
maupun para dokter ... big thanks

Kalau Citra lihat di AAP atau RCH, atau Kidshealth atau mading dan guideline
nya
di web sehat ... barangklali citra bisa pilih mana yang akan atau bakal
bermanfaat buat ibu2 kelompokmu ... Di AAP juga ada bagus banget soal EBM
pencegahan dengan berbagai jenis antikopnvulsan dan kesimpulannya ... tak
usah
berikan antikonvulsan sebagai upaya pencegahan dan ditekan betapa PENTINGNYA
PERAN EDUKASI TERHADAP ORANG TUA

Soal gender .. penelitiannya secara statostik memang menunjukkan persentase
pada
anak laki lebih tinggi ketimbang anak perempuan tetapi alasan ilmiahnya
tidak
diketahui

bayi bolak balik sakit? sakit atau sekedar reaksi hipersensitivitas ...
katakan
lah sakit sekalipun .. kan ringan .. anggap saja sebagai proses pembelajaran
bagi sistem imun nya
kalau masih ada yang belum terjawab tolong kabari ya

soal definisi ... memang saya suka yang dikemukakan Dr waldi .. lebih
sedrhana
dan straight forward sehingga sangat kecil kermungkinan dipersepsikan
berbeda ..
hehehe mungkin yang di web sehat juga diubah ya redaksionilnya

4. BB VS SULIT BAB VS PENCAHAR
Dear lely
thanks atas sharing nya
maaf nih dah tua hehehe .., daffa umurnya berapa ya? BB dan TB?
Apa yang dimaksud BB di bawah garis? ... Garis P berapa?
Lhjo kok malah tanya hehehe ... daripada salah jawab kan mending tanya ya
kalau stunted growth ... sudah ke ahli gizi? sudah diatur makanannya? sudah
disingkirkan kemungkinan lain seperti silent ISK atau sudah diperiksa
tiroidnya
(FT4 dan TSH?)
Kalau obat nya .. saya sih tak akan berikan .. kan kamu tahu sampai saat ini
belum ada obat nafsu makan tuh ...
pencahar? kasih yogurt, oatmeal, ubi, labu parang dll kan lebihbagus ya Lel
saya tunggu respon mu

5. NATUROPATI, GURAH
Thanks buat semua yang sudah menanggapi
saya sepaham dengan Dr Agnes ... bijaklah menyikapi nya karena sampai saat
ini
memang belum ada EBMnya
Demikian pula halnya dengan gurah

6. SHARING TERKAIT ARTIKEL JAK POST
Thanks ya atas semua sharing nya
kalian hebat ... kepedulian nya tinggi dan kegigihannya juga hebat.
Bismillah
dan jangan putus asa ... kan niatnya baik ya ... kalau memang Ia berkenan ..
apsti diberi jalan .. amiin

7. BATUK BERDAHAK VS PENUNDAAN IMUNISASI
Dear meli ... sudah pernah baca kan postingan perihal kontra indikasi
imunisasi
.. di fike sehat juga ada .. coba deh di print berikan ke ibu bidan
sekalian artikel imunisasi simultan
kasihan anakmu kalau imunisasi nya sering tertunda atau ditunda
Keberhasilan rogram imunisasi sangat ditentukan oleh timely vaccination nya.

kalau boleh urun rembuh\g .. hmmmm hati2 ya memberikan obat obatan buat
anakmu
... apa memang perlu obat-obatnya itu diberikan? kedua .. beratnya kan 7 kg
...
kok parasetamolnya 120 mg ya? kan dosisnya 10-15 mg per kg BB dan saya sih
biasanya ambil yang rendah yaotu 10 mg.

hehehe dah ngantuk nih
BRnya pendek gak papa ya hehehe
semoga secepatnya bisa bikin BR lagi ya
kasihan nih suami tidur di lantai di markas (telp rumah lagi ngadat)
menemani
soalnya kalau sendirian suka merinding kalau pintu njeblak ketiup angin ...
kayak anak kecil hehehe

sweet dreams
wati

===========

Tue Feb 21, 2006 1:23 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60B*

* *

Jakarta 21 Februari 2006

Dear all
selamat pagi
Apa kabar? How was your mkonday? hehehe jaman duluuuu ... saya kerap terkena
penyakit ... Ihate mondays ... hehehe ehhh sekarang nih gak lagi soalnya
hari
kerjanya gak ada weekdays gak ada week end days hehehe jadi yaaa begitulah,
I
love everyday hehehe

Maaf maaf beribu maaf baru bisa nongol dan ini juga bentar karena ada
beberepa
agenda (in fact agenda nya kok puanjaaang list nya bhehehe) yang HARUS
selesai
hari ini hehehe ya terpaksalah bikin BRnya juga dicicil hehehe
tetapi saya senang melihat milis ini semakin marak ... semakin banyak SP
yang
menulis support buat SP lainnya, semoga semangat kekeluargaan ini semakin
kental
dan hangat

Tg 11 dan 12 kemarin Pesat Bandung sesi 1 dan 2 sudah berhasil
diselenggarakan,
saya berterimakasih pada panita dan peserta
Santu lalu 18 Feb, sesi pertama Pesat5 jakarta juga sudah terlaksana. Bravoi
panitia, Bravo peserta... saya happpyyy bangat melihat semakin banyak bapak2
yang ikut aktif di pesat5 ini ... saya atas nama Yayasan OTP memohon maaf
yang
sebesar2nya atas segala kekurangan kami ...
tidak mudah menyelenggarakan event secara mandiri (tanpa sponsor suatu
produsen)
Seperti pernah beberapa kali saya kemukakan... semangat kita kan semangat
kesederhanaan (kata Pak Wimar semangat Partai Orang Biasa hehehe) ...

Terimakasih kepada Kompas .... Terimakasih kepada keluarga besar grup sehat
...
Junice sayang gak ada di foto hehehe ... terimakasih kepada semua member
baru
mohoin maaf .. sebagaimana biasanya .. nov, des, sampai maret, kami agak
gedabrutan biasaaa.... bikin proposal dll jadi harap maklum kalau BR jarang
muncul tapi email kalian saya baca kok meski kadang bingung kalau kompie nya
lagi error hehehe

Saya coba sedikit menanggapi beberapa isu di milis ya
Tetatpi minta maaf .. bisanya sedikit dan mulainya dari hari ini aja ya
hehehe
maaffff banget

1. KUNING PADA BAYI BARU LAHIR VS FENOBARBITAL DAN KOLESTIRAMIN
Thanks buat SP dan dokter yang sudah menanggapi
SPM (Standar Pelayanan Medik) untuk menangani bayi baru lahir dengan kuning
sudah dibuat baik oleh UKK Perinatologi, UKK gastrohepatologi juga
menyinggung
ini, maupun oleh Bagian anak FKUI RSCM dan kesemuanya tidak mencantumkan
klausul
pemberian fenobarbital dan kolestiramin
Sebetulnya sudah sejak lama bagian anak FKUI tidak pernah memberikan kedua
obat
itu ... dan kalau kita lihat guideline di RCH dan AAP misalnya, memang tidak
ada
pemberian obat untuk kuning bayu baru lqahir yang fisiologis

2. ENCEPHABOL
Rahmi: saya ingin menambahkan dari 2 sisi
1. Dari sisi efektivitas dan EBMnya'
sebetulnya suatu institusi pendidikan sudah merlakukan uji klinis dan
ternyata
tidak ada perbedaan statistically ... dikasih dan gak dikasih ensefabol sama
saja kok

2. Anakmu tidak bisa dibilang ada keterlambatan bicara di usia nya sekarang
..
jadi tenang ya .... di usianya ini dia sudah mengerti kan informasi atau
instruksi pasif?
Sudah ointeraksi dengan lingkungan nya? artinya dipanggil nengok (sesekali
ya
gak nengok kalau lagi asyik dengan hal lain hehehe), ada sesuatu yang
menarik
dia perhatikan .. dst dst ... Di lain sisi, bahasa kan ada banyak jenisnya
...
bahasa verbal hanya salah satunya

Kalau seorang anak mengalami delayed speech atau ada keterlambatan bicara
...
mesti dicari penyebabnya bukan diberi ini itu terlebih dahulu. Sementara
itu,
stimulasi terus ditingkatkan ...
penyeba b delayed speech banyak dan tatalaksananya sesuai penyebabnya bukan
dengan obat ini

3. YOAN DEMAM VS KAPAN KE RS
Memang sekarang banyak pihak cemas sekali dengan flu burung yang tampaknya
semakin marak
PESAT4 kami mengundang pakar AI (Avian Influenza) memang gejala awalnya
sulit
dibedakan dengan influensa biasa tetapi perbedaannya adalah AI dengan cepat
mengalami perburukan mulai hari ke3 (CMIIW) ... di mading batuk ada klausul
apa
yang dimaksud dengan sesak napas
Saya tak tahu penyebab demamnya Yoan .. gak bisa bilang itu karena masuk
angin
... kalauberulang tanpa batuk pilek tolong diskusikan dengan DSAnya untuk
mencari penyebab demam berulangnya
kalau mau tahu AI ... minggu depan tg 27 Maret jam 5 sore dengarkan Delta
medika
ya... prof Amin akan diundang untuk bicara soal itu .. beliau kan ditunjuk
sebagai ketua pansus nya kalau saya tak salah istilah

4. BINTIL2 DI TELAPAK KAKI
Pujiati, bravo!! kamu benar, bukan HFMD
biasa nya sih dermatitis kontak artinya dermatitis atopi (eksim kalau kata
orang
awam) akibat kontak langsung dengan suatu benda yang membuat alergi

5. DEMAM, BATUK, PILEK, BAB VS OBAT, VS FISIOTERAPI
Thanks buat SP yang sudah menanggapi
Dear Welly ... tenang dan sabar ya
Diagnosisnya apa ya? Radang tenggorokan?
Gak dapat AB kan? Bagus dong ya ... memang kebanyakan penyebabnya kan virus
Saya bingung kok obatnya 7 ya ... belum lagi dengan terapiu uap nya ..
apakah anakmu asma? Rasanya kok bukan ya
kalau menurut saya semuanya ini satu kesatuan infeksi virus dan terapi nya
seperti kamu bisa baca di sharing SP dan di file common colds in ingfant
dari
WHO .. ada di web sehat
semoga anakmu cepat sembuh ya

6. BAB MASIH SERING
Feb, BB dan TB Danish bagaimana? Apakah turun persentil nya?
Menurut saya bukan intoleransi laktosa karena
1. kejadiannya jarang sekali
2. kalau ada intoleransi laktosa biasanya sejak lahir dan pasti terganggu
pertumbuhannya kalau tidak di intervensi sejak dini
Apakah mungkin posris total harian terlalu banyak? Buat saya sih BAB 4 kali
sehari masih normal. Mungkin waktu 1 kali sehari total asupan nya belum
sebanyak
sekarang?

7. MENGKONSUMSI SUSU BERAPA TINGGI VS PASCA OPERASI HGEMATOMA
Sigit, wah orang jauh dari makasar ya
Sebetulnya pola makan di atas satu tahun, yang dominan bukan lagi susu
melainkan
sesuai piramida makanan. Ada karbohidrat, lalu sayur dan buah lalu protein
(baik
protein hewani maupun nabati) ...
menurut saya .. kalau susu terlalu banyak anaknya memang gemuk tetapi
kebutuhan
nutrien (zat gizi lain nya tidak terpenuhi. Yang paling baik kan yang
seimbang
ya
kalau saya boleh usul ... susunya maksimal 1 liter sehari kalaubisa sih 750
ml
saja .. asupan kalsium lain nya diberikan melalui makanan lain
Ikan, keju, telur, dst ... selamat mencoba

8. KOMUNIKASI PASIEN -DR
hehehe maaf ya Dr Agnes ... saya baru respoins tapi saya juga gak tahu kok,
bukan pakar komunikasi bahkan masiiih amat sangat tertinggal dan sedang
terus
belajar sambil bolak balik terjunhgkal; hehehe
di pertemuan dokter nanti nya sih suatu saat kalau bisa mendatangkan pakar
nya
kali ya hehehe ... semoga ...
sementara ini sih resepnya ya kasih sayang saja .. kalau ada bumbu itu nsya
Allah menu yang disajikan mengena ..
Agnes bisa bantu saya lebih dari ini?
Thanks ya

dear all
ini upaya nyicil hutang sambil makan siang
sudah dulu ya
nanti saya sambung lagi

love
wati

===================

Tue Feb 21, 2006 8:55 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60C*

* *

Jakarta 21 Feb 2006
jam 19.38

Dear all
selamat malam
mau membuat agenda meeting besok tetapi mau nyaur hutang sedikit hehehehe
kalau
gak rasanya kurang afdol gitu hehehe
Hari ini padaattt lalu sore ada bincang sehat dengan eyang2 di markas salah
satu
materi nya adalah OSTEOPOROSIS ... maklum ... perempuan kan berisiko tinggi
dan
kita selalu menyangka bahwa osteoporosis hanyalah masalah manula hehehe
Banyak sms dan phone call belum sempat direspons ... lihat mil;is juga
stress
... habis magrib dibuka ..huahhh buanyak sekali hehehe .... Alhamdulillaah
kalian masih percaya kepada milis ini dan segenap jajarannya
Untuk member baru ... saya harap tidak kesal dan jengkel dengan besarnya
volume
email per hari ... demi anak kan ya
NBanyak isu menarik hari ini tetapi saya mencoba menilik sebagian email
kemarin

1. RYAN KENA EKSIM vs SALEP
NOVITA ... maaf baru dibalas sekarang
sebenarnya kamu bisa browse tentang dermatirtis atopi .. di mayo clinic
misalnya, penjelasannya enak sekali
Bisa juga coba cari di milis ini karena sering diposting
Tetapi saya coba summary kan ya
Kamu benar ... penyebabnya ya alergi dan alergi sering kita tak berhasil
mengetahui pencetus nya dan pada kasus anakmu masih mungkin bukan karena
makanan
...
bisa saja dermatitis kontak .. dari pampers nya ... dari zat kimiawi atau
bisa juga infeksi jamur karena kelembaban akibat pampers (maaf kalau tidak
mempergunakan pampers tetapi kira2 begini)
Nah kalau kita baca panduannya ... kan dinyatakan bahwa salep steroid itu
hanya
untuk dermatitis yang berat dan ia tidak menghiolangkan dermatitisnya
melainkan
meringankan atau menghentikan sejenak karena sifatnya yang memang on and off

KKalau boleh usul, coba pakaikan celana katun yang tidak mencekik, lalu ob
servasi ... kalau memburuk ...kemnungkinan memang dermatitis atopi dan kalau
sangat mengganggu nmemang harus teroid tetapi saya biasanya hanya memberikan
hidrokortison 1%

2. BAYI 2 BULAN DENGAN OTTOPAN DAN DISUDRIN
WINNIE - maaf ya tanggapan nya baru sekarang tetapi kemarin sudah banyak
yang
membantu
bagaimnana anakmu sekarang?
Sudah mendingankah? Obat disudrin nya kamu berikan?
Kalau lihat hasil EBM di cochrane ... dan WHO ... kesimpulannya singkat ...
tak
ada obat pilek untuk bayi dan anak kecil .... artinya lagi ... kalau kita
kembalikan ke konsep risk and benefit .. risk nya jauh melebihi benefit nya
karena benefit efedrin pada orang dewqasa sekalipun hanya berlaku untuk 10
jam
pertama

Tambahan kedua dari saya .. lain kali parasetamol nya bisa minta yang
generik
hehehehehehe
ngapain juga mengeluarkan uang lebih untuk barang yang sama
Parasetamol sirup harganya sekitar 3000 rupiah .. kalau yang bermerek berapa
ya?
.... maaf

3. BIBIR ATAS HITAM - RISMA
Saya tidak bisa membantu memberikan jawaban
kalau ada yang salah (misalnya gangguan oksigenasi darah pada kelainan
jantung
bawaan) yang akan biru gelap ya kedua bibir dan sekitarnya bukan hanya bibir
atas
Coba kamu tanyakan ke DSAmu saat kontrol

4. ES KRIM - LITA
hehehe gagal terus ya mau kasih anakmu es krim
tolong terangkan pada orang tua/mertua ...gak lama setelah ditaruh di rongga
mulut .. suhunya ikut suhu tubuh kita kok
Jadi gak papa Lit

5. VAKSIN INFLUENZA - ROSA
Boleh saja kalau ingin memberikan nya kepada anakmu dengan catatan tidak
menjamin anakmu bebas influensa
kedua .. dengan catatan setiap tahun harus diulang
3. Tidak mencegah flu burung

6. KUNING - LELA S
maaf saya kurang paham maksyudmu soal anemia nya ... apakah anemia hemolisis
maksudnya?
apa penyebab hemolisis nya? hedmolisis artinya dinding sel darah merahnya
pecah
penyebabnya beragam
\Bisa karena defisiensi ensim G6PD bisa karena kelainan dinding sel datah
merah
sep-erti thalassemia (tetapi buka pada bayi baru lahir) ... atau karena
infeksi
(toksin membuat dinding sel darah merah pecah)
bisakah kamu tanyakan kembali pada DSAnya? Bilirubin nya berapa? ensim
G6PDnya
bagaimana?

7. BATUK - PILEK - OBAT - MURNI
dear Murni .. saya memahami kebingunganmu ... tak ada istilah amatiran atau
profeional sebagaio orang tua
kita selalu amatir hehehe wong gak ada sekolahnya, gak ada ujian nya ...
jadi
mari kta sama2 belajar dan bahu membahu mencari terus dan menggali terus
ilmu
pengetahuan kita

Diagnosisnya? kalau menurut saya sih ya infeksi virus ... flu atau common
colds
saya tak akan meneruskan obatnya

ANTIBIOTIK? meski katanya Indonesia berbeda sehingga banyak dokter tak
berani
tidak memberikan AB ke pasien yanbg jelas2 infeksi virus .. saya mau
mengajak
kamu dan SP lain nya untuk nilik pasien expat yang di Indonesia .... ketika
anak
mereka flu berat ... tetap saja tidak mengkonsumsi AB ... lalu .. kenapa
anak2
In donesia harus mengkomsumsi AB? Yang beda Indonesia nya apa anak Indonesia
nya
hehehe
IOleh karena itu, sangat beruntung dan menenangkan kalau kita punya pegangan

tak abu2

bagaimana kondisi anakmu sekarang?

Meski masih ingin meneruskan .. saya . sudahi sekian dahulu ... good night
..
sleep well
mimpi indah dan tranquil
masih ada satu kerjaan lagi

love
wati

===============

Thu Feb 23, 2006 10:18 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60D*

* *

Jakarta 22 Februari 2006
jam 20.40

Selamat malam
hari ini puanjaang sekali
banyak kejadian yang harus dilalui .. ada juga yang separuh dilalui alias
belum
bisa tuntas ...
eh gak bisa dilanjutkan nih hiks ...

23 Feb jam 8.42
tadi siang ceramah di LKC .. semoga berrmanfaat dan semoga bisa dipraktekkan
dan
diamalkan ...
imunisasi cakupan nya meningkat; asi eksklusif keberhasilannya juga
meningkat
... pemberian MPASInya juga semakin baik

saya coba jawab ya beberapa email hehehe mudah2an bisa dapat banyak

1. KELOID
Memang menjengkelkan kalau luka meninggalkan jaringan parut yang namanya
keloid
namun demikian, seperti beberapa bulan lalu pernah dibahas, dengan
perjalanan
waktu akan hilang dengan sendirinya ... artinya menipis dan warnanya memudar
saya pernah operasi dan saya memang bakat keloid, awalnya sih super ugly
hehehe
tetapi alhamdulillah tanpa mengkonsumsi apapun sekarnag nyaris tak terlihat.
Sabar aja deh ya kalau boleh kasih saran

2.VAKSIN PNEUMOKOKUS
Hehehe oyas nih syusah jawabnya
Bagaimanapun ... belum ada data epidemiologis bagaimana angka kejadian di
negara
kita ... jadi saya tak bisa membantu ... namun demikian ... kalau tak ada
kendala finansial .. silakan saja ...
maaf yaaa
Penyebaran bakteri ini melalui droplet infection jadi ketika bersin, batuk
maka
terlontar keluar klalu terhirup.
Link nya belum cari tetapi biasanya bisa masuk melalui CDC

3. ANAK HARUS GEMUK????
Thanks Rahmi atas sharing nya .. ohhhhh bahagianya saya jika semakin banyak
saja
orang tua yang bijak perihal masalah yang satu ini seperti di milis ini
Betul sekali .. kita harus cemas kalau anak gemuk ... dan mengatasi
kegemukan
pada anak sangat sulit
Mengubah pola hidup ... mudah tapi susah .. butuh komitment seluruh anggoita
keluarga ... butuh konsistensi
Keinginan orang tua akan anak yang gemuk membuat anak terpapar pada berbagai
vitamin dan suplemen, bahkan banyak yang diberi obat TB hanya karena alasan
BB
bukan alasan TBC itu sendiri ... so please be wise yaa

4. MAKANAN CAIR ...
kalau anak tak mau makan jangan kasih makanan cair dong hehehe ... kasih
yang
uenak uenak gitu lhooo hehehe
yang namanya makan ya padat .. harus dikunyah dan dikulum ... anak2 yang
dibisasakan mengkonsumsi makanan cair pertumbuhan rahang dan gigi gel;iginya
gak
baik lhooo karena tak pernah excercise

5. OBAT PERTUMBUHAN
ika ... kalau anak kita tidak menderita gizi buruk (marasmik kwashiorkor
alias
busung lapar) tak perlu diberikan Zinc ...
Zinc itu kan mineral tetapi bukan major mineral ... bukan mineral utama
di satu sisi, kebutuhan akan mineral dan bisa teropenuhi dari pola makan
sehat
seimbang sesuai piramida makanan

Kebutuhan minor mineral seperti Zinc jauh lebih kecil lagi ...

Asam folat? kalau anakmu ada anemia dan setelah diperiksa penyebab anemianya
adalah kekurangan asam folat ... baru butuh asupan

kesimpulan nya .. saya tak akan berikan kepada anak saya ... bukan soal
puyer
atau sirup melainkan karena memang tak perlu
semoga membantu ya

6. CMV dan AKIBATNYA ... BUAT FELLA, INDAH,
FELLA: CMV adalah cytomegalovirus ... infeksi ini sangat tinggi kejadiannya
di
negara tropis seperti Indonesia ... di lain pihak, infeksi CMV pada orang
dewasa/anak besar yang tidak menderita gangguan sistem imun umumnya berlalu
begitu saja alias virusnya berhasil dibunuh oleh sistem imun kita sendiri
...dan
selanjutnya .. tubuh kita pun memilki antibodi IgG terhadap CMV
Oleh lkarena itu fella, IgG mu itu sekedar menunjukkan bahwa suatu saat di
masala lalu, kamu pernah terinfeksi pada virus ini tetapiu tidak jatuh sakit
...
Lalu mesti diapain? ya gak usah diapa-apain ...
Isoprinosin??? .. aduuuh coba deh kamu masuk ke web nya prof Iwan .. obat
ini
sungguh suatu pemborosan uang yang amat sangat tidak perlu ... coba buka
myoclinic untuk ibu hamil gak ada cerita dikasih obat ini ... stop saja deh
kalau saya boleh klasih saran
Isoprinosin ini tak akan menghilangkan CMV maupun HBsAgnya

INDAH ... Thanks ya atas sharing nya
Untung gak dapat obatnya hehehe (kalau orang Indonesia kan begitu ya ..
selalu
untung hehehe) ... wong gak usah dikasih obat apa2 dan gak ada obat apapun
untuk
CMV ini hilang bukan karena aqcyclovir nya
Nazwa oke kok gak usah cemas dampak CMVnya terhadap dia .
kalau sudah pernah cacar air ya TIDAK usah imunisasi cacar air ... kalau MMR
sebaiknya ya
hehehe kapan rencana hamil lagi?

hehehe dah waktunya untuk pulaaangggg
nanti anak keleleran hehehe
meski dah dewasa kan tetap aja mesti di tilik i hedhehe

love
wati

===================

Fri Feb 24, 2006 10:30 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60E*

* *

Jakarta 24 Fwbruari 2006
jam 10.05

Dear all
selamat malam ... heheheh senangnyaaaaa jum'at hehehe ... tapi buat saya
week
end tuh masih kerja kok hehehe
Istirahatnya kalau pesat ke luar kota kali yaa hehehe
Mau nyicil ya tapi sepertinya tak bisa banyak hehehe

1. ANEMIA HEMOLITIK - GITA
sukurlah kondisi adikmu semakin baik .. namun demikian tetap saja harus
dicari
PENYEBAB anemia hemolitiknya... obat? Zat kimia lain? penyakit infeksi? Non
infeksi?
coba rundingkan dengan dokternya
Kalau Hb 9.8 jangan ditransfusi .... amati saja ... kalau di bawah 7 memang
harus transfusi takut gagal jantung (dengan beberapa kekecualian yang tak
akan
saya singgung di sini).
Jus jambu biji? hehehe mqakan berbagai jenis buah ... pasti bagus ..bukan
hanya
jambu biji
Semoga adinda segera sembuh...

2. RYU ROSEOLA
Sukur sudah sembuh ... ya masih menular kalau masih ada rashesnya jadi
kasihan
anak lain ... di lain sisi .. kondisi ryu sendiri saat ini kan rentan
terkena
infeksi lain ... kan kasihan ketika sedang fase penyembuhan ternyata kena
lagi
influensa .. nah itu lah gunanya "isolasi"
Ya gak usah kasih obat paopaun kan infeksi virus

3. BATUK VS DSA PARU - WIWIEK
Anak temanum batuknya mesti dicari penyebabnya kan ya .. soal DSA paru anak
sudah sering sih diposting di milisd ini ... sedikitnya ada 3-4 ...
tapi tolong beritahu temanmu ... jangan beranggapan tak sembuh nya karena
tak AB
hehehe .. kalau ada pilek ya kan virus ... tak usah pakai AB ... gitu aja
message singkat yang mesti kita pegang

4. IBU HAMIL BATUK PILEK
elisabeth .... Yang penting .. cari penyebabnya .. apakah influensa/common
colds
biasa atau asma
Kalau asma harus ditangani dengan baik ... tetapi bukan dengan obat yang
kamu
peroleh baru2 ini saja (bulan dengan ABnya)

=============

Thu Mar 16, 2006 2:08 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60F*

* *

Jakarta 15 Maret 2006

Dear all
Selamat malam ... Sudah lama tidak membuat BR ... ada-ada saja halangan nya
tetapi yang utama sih badan yang satu ini gak nyandak gitu.... hehehe tetapi
email senantiasa saya baca. Thanks a lot buat semua yang sudah membantu,
sudah
sharing, sudah menanggapi.

Alhamdulillaah, PESAT5 (di Jakarta maupun Bandung) berlangsung dengan baik.
Rasa
hormat dan terimakasih saya dan Yayasan Orang Tua Peduli (YOP) tidak
terhingga.
Kami terharu atas perhatian dan kerjasama peserta dan khususnya panitia.
Bener yang dibilang Ani dan Patty dan beberapa SP lain nya ... kita hutang
budi
tidak terkira kepada panitia (mulai dari panitia PESAT 1 sampai dengan 5,
Jakarta dan luar Jakarta, termasuk yang di Semarang yang sudah sejak Des
kerja
berat)

Panitia PESAT pengorbanan dan kerjanyha luar biasa. Di Bandung tempo hari
saya
kemukakan kepada peserta PESAT bahwa Keluarga Besar ini memohon pengertian
peserta PESAT atas kesederhanaan penyelenggaraan ... Independensi yang
kami/saya
pertahankan memang banyak suka dukanya. Misalnya, mencari venue PESAT .. itu
merupakan kerja berat panitia karena dengan dana yang terbatas kami mencoba
mencari tempat yang layak.
Gak gampang ... di semarang, hampir setiap minggu panitia hunting ...
alhamdulillaah akhirnya dapat.
Saya memang menginginkan kita mempertahankan kesederhanaan ini ... yang
penting
kekeluargaan dan kehangatan. Kalau saya meminta sponsor dari industri
misalnya,
memang PESATnya bisa di hotel Bintang 5 hehehe tetapi kan saya jadi
berhutang
budi ... dan pada akhirnya ... yang harus "bayar" kan kalian .... melalui
harga
yang sudah diperhitungkan biaya promosi nya. Selain itu, informasi bisa
menjadi
bias atas dasar hutang budi tersebut

Untuk Peserta, saya angkat topi dan membungkuk hirmat atas kesediaannya
meluangkan waktu dan benar2 belajar
Memang benar, ilmu merupakan investasi ... ilmu yang diperoleh di PESAT
(kedalaman nya) merupakan bekal yang akan membantu kalian dalam mengahadapi
berbagai masalah harian. Beda sekali dengan ilmu yang di peroleh di milis
(milis
hanya opermukaan karena memang sifatnya hanya booster). Saya yakin, anak2
kalian
kelak, akan sangat berterimakasih atas kerja keras ibu bapaknya menambah
ilmu.
Mereka samasekali tak akan menggugat waktu sabtu minggu yang dipakai untuk
ikut
PESAT hehehe....
Bukankah belajar dan menggali informasi merupakan salah satu wujud cinta
kasih
kita kepada si kecil?
Sekalai lagi, terimakasih sebesar-besarnya ....

Ada beberapa matreri yang ingin saya share di BR ini

1. PERKAWINAN SEDARAH
Sebagaimana email yang masuk Anna, kalau memang dalam keluarga tersebut ada
"bakat" suatu penyakit yang sifatnya hereditary (diturunkan) maka "bakat"
tersebut akan semakin dominan karena dibawa oleh kedua pihak, ayah maupun
ibu.
Memang sudah saatnya kita mensosialisasikan pre marriage counselling
sehingga
kalau ada sesuatu "bakat" di calon pasangan tsb, semua pihak sudah siap
mental.
Counselling ini kalau di luar kan dilakukan oleh para pasangan tanpa
memandang
apakah ada hubungan keluarga atau tidak.

Oh ya ... siaopa tahu akan mempermudah kalau saya beri contoh. Thalassemia
misalnya. Apabila si ibu thalassemia minor (pembawa gen/"bakat" thalassemia)
menikah dengan seorang pria yang juga thalasesemia minor, maka 25% anaknya
menderita thalassemia, 50% menderita thalassemia minor, dan 25% sehat ...
CMIIW
ya para dokter

Lagi2 ini kalau memang dalam keluarga ada bakat suatu kelaianan yang
sifatnya
diturunkan

2. SIRKUMSISI DAN ANTIBIOTIK UNTUK MENCEGAH INFEKSI
Yulianti, selamat bergabung di milis sehat.
Kira2 2 bulan yl, banyak dibicarakan soal peran antibiotik dalam mencegah
infeksi. Kemartin di PESAT Bandung, Prof Amin juga bicara soal peran AB
sebagai
pencegahan (nanti PESAT5 Jakarta juga Prof Amin akan bicara soal ini)
Mengapa masalah ini sering jadi bahan diskusi? Karena ... AB diberikan untuk
mengOBATI infeksi yang disebabkan oleh kuman bukan untuk mencegah.
Ada tempat kita mempergunakan AB sebagai up0aya pencegahan tetapi tempatnya
sangat terbatas, sangat sempit. Kapan dong?
1. Pada operasi besar, (operasi jantung, operasi otak, operasi tulang dll
karena
meskipun steril, tetap risiko tinggi terkena infeksi)
2. Pada operasi yang bersih tetapi tercemar (misalnya operasi pemotongan
usus.
Operasinya sendiri steril tetapi kita tahu bahwa usus banyak kuman (kuman
baik
seperti E coli misalnya ... nah kuman ini jika masuk aliran darah bisa bikin
petaka .... oleh karena itu diberikan lah AB pencegahan
Saya copy paste slide beliau ya

oHanya untuk keadaan khusus:
n - Operasi bersih - tercemar
n - Operasi tulang
n - Operasi syaraf pusat
n - Operasi jantung
oSpektrum sesempit mungkin
oDurasi sesingkat mungkin
Nah yang ikut pesat bandung pasti punya hard copy slide ini ya. Nah .. SUNAT
alias sirkumsisi tidak termasuk kategori operasi di atas, artinya ... tidak
butuh AB pencegahan
Di Milis ini saya tahu tidak sedikit orang tua yang anaknya disunat tetapi
tidak
mengkonsumsi AB.

Selain itu, saya ingin mengomentari statement yang Yuliqanti share: "ABnya
HARUS
SAMPAI HABIS"
Ketika Dies Natalis UI tahun 2003, dan pada beberapa diskusi Mikrobiologi
untuk
Indonesian AB resistance Watch Juli tahun lalu ... dinyatakan bahwa klausul
di
atas berlaku jika ada kuman yang harus dieradikasi
Apabila tak ada kuman yang harus dieradikasi, mengapa harus berlama-lama
minum
AB?
Kalau TBC, kalau ISK, kalau Pneumonia karena Strep pneumonia atau HiB, kalau
Tifus (confirmed dan bukan atas tes widal semata), kalau strep throaqt, dst
maka
ABnya memang harus habis sesuai guideline nya
'Semoga membantu Yulianti
Feel free to ask further questions.

3. RADANG OTAK
Kemarin banyak email menanyakan masalah radang otak. Thanks Yuli atas
artikelnya
Meningitis ... radang selaput otak
Ensefalitis ... radang otak

MENINGITIS. Penyebab meningitis bisa infeksi bakteri biasanya pada bayi
kecil)
seperti pneumokokus, meningokokus, haemophilus, M TBC.
Bisa juga virus: Virus enteral seperti adenovirus, virus mumps, dan herpes

Penyebabnya banyak kan ya .. artinya apa? Yang bisa dicegah dengan imunisasi
masih terbatas kare na yang sudah ada vaksinnya baru untuk TBC (BCG), HiB,
Meningokokus

ENSEFALITIS
Kebanyakan penyebabnya virus
Campak, mumps, rubella, herpes, varicella, Eipstein Barr
Bisa juga virus golongan arbo (ditularkan melalui gigitan nyamuk dan kutu)
nAH ... PENYEBABNYA BANYAK KAN YA ... yang bisa dicegah dengan imunisasi
baru
MMR, cacar air.

Kesimpulan:
1. saya tidak berani berkomentar [perihal kasus yang tengah di rawat di
suatu RS
karena datanya minim tetapi nampaknya sangat mungkin ensefalitis virus
2. Imunisasikan anak2 kalian tepat waktu dan dalam kaitannya dengan masalah
ini
ya jangan lupa ya dengan MMR dan HiB

4. INFORMED CONSENT (ASPEK LEGAL) - ADI NUGROHO, 10 MARET 2006
Thanks Adi atas pertanyaannya ... very good question indeed. Thanks Dr
Tonang
yang sudah menanggapi
Saya mau ikut urun rembug boleh ya tetapi sebelumnya saya copy paste
pertanyaan
Adi:
"Merujuk kasus muntah darah di email terdahulu, sebenarnya saya agak kurang
memahami bagaimana aspek legal di rumah sakit dalam hal ini hak-hak pasien
mengingat adanya beberapa keharusan resiko yang ditanggung oleh pihak pasien
dan
keluarga.
Pemeriksaan lambung lewat hidung saya pikir adalah salah satu metodologi
teknik
medis yang mungkin memang harus dilakukan, tetapi mengapa harus mendapat
approval dari pihak keluarga? Seperti juga yang dialami oleh rekan saya
bahwa
harus ada approval dengan resiko tertentu jika kita harus mengalami proses
operasi.

Saya kutip dari artiekl yang pernah saya tulis
1. Hak pasien.
Hak-kewajiban konsumen dituangkan dalam UU RI no 8 tahun 1999, PASAL 4, BAB
III
tentang PERLINDUNGAN KONSUMEN, hak-kewajiban pasien tertuang dalam Surat
Edaran
Direktur Jenderal Pelayanan Medik No YM 02.04.3.5.2504, 10 Juni 1997. Pada
prinsipnya, keduanya seiring dan sejalanSelanjutnya, hanya akan diambil
beberapa
konsep inti yang mencerminkan posisi dan peran kita perihal layanan
kesehatan.

Dalam UU tersebut di atas antara lain tertulis Hak memperoleh informasi dan
pendidikan/binaan. Artinya, sebagai pasien kita berhak memperoleh penjelasan
dan
edukasi kesehatan terutama kesehatan dasar. Pasien berhak memperoleh
penjelasan
mengenai kondisi kesehatan dan tatalaksana yang direncanakan, segala risiko
dari
rencana terapi tersebut Pasien juga harus memperoleh informasi perihal
terapi
lainnya. Informasi harus obyektif (dapat dipertanggung jawabkan), tidak
dipengaruhi kepentingan pihak lain dan semata-mata demi kesejahteraan
konsumen.
Masih seputar informasi kesehatan, pasien juga berhak memperoleh informasi
dari
pihak ketiga, sekiranya diperlukan (opini kedua atau 2nd opinion).

Nah soal kewajiban silakan cari ya ... karena kadang kita hanya ingat pada
hak
dan "lupa" pada kewajiban. Saya pribadi menerjemahkan salah satu kewajiban
konsumen kesehatan adalah mempelajari dan memiliki pengetahuan dasar ksehatn
(ini juga ada hubungan nya dengan hak memperoleh informasi
Nah yang kedua, perihal:

2. INFORMED CONSENT
Informed consent bagian dari hak memperoleh informasi.
Dari sisi kosa kata, ada dua bagian
1. Informed + informasi yang akurat, berimbang antara manfaat dan risiko
suatu
tindakan medik yang direncanakan.
2. Consent = persetujuaqn dari pihak penerima jasa layanan kesehatan
Persetujuan tindaksn medik ini diatur dalam PERMENKES RI no 585 tahun 1989
tentang persetujuan medik.
Dari sejarahnya, konsep yang melandasi IC ini adalah ETIKA dan
hukum/konstitusi.
keduanya sejalan dan saling terkait.

Beberapa dari Ketentuan umumnya:
- Persetujuan tindakan medik adalah persetujuan yg diberikan oleh
pasien/keluarganya atas dasar PENJELASAN mengenai tindakan medik yang akan
dilakukan thdp pasien tsb
- Tindakan medis adalah suatu tindakan yang dilakukan terhadap pasien baik
tindakan diagnostik maupun terapeutik
- Tindakan invasif adalah tindakan medis yang langsung dapat mempengaruhi
keutuhan jaringan tubuh (mis operasi)

Di lain pihak, ada ketenuan umum perihal Informasinya:
- Informasi harus diberikan kepada pasien/dan atau keluarganyas baik diminta
maupun tidak'- Informasi diberikan secara lisan dengan selengkap-lengkapnya
- Informasi diberikan oleh dokter yang akan melakukan tindakan medis atau
oleh
dokter lain atas petunjuk dokter yang bertanggung jawab

Ringkasan perihal persetujuan
- Semua tindakan medis yang akan dilakukan terhadap pasien harus mendapat
persetujuan ... Persetujuan bisa secara tertulis maupun secara lisan
- Tondakan medis berisiko tinggi harus dg persetujuan tertulis yang
ditandatangani oleh yang berhak memberikan persetujuan
- Apabila tindakan medis dlakukan tanpa persetujuan dari asien, maka dokter
dapat terkena sanksi administratif

Nah kembali kecontoh kasusnya yaitu pemasangan pipa lambung. Dokter
memberikan
penjelasan perihal manfaat dan risiko efek samping. Selanjutnya, pasien
memberikan persetujuan bahwasanya despite the risk, due to its beneficial
aims.
Semoga jelas dan feel free to raise further Qs.

5. BIJAK KETIKA "BERBELANJA" URUSAN KESEHATAN
Mau mengingatkan ... kalau ke dokter ... jangan dengan gtujuan berobat
melainkan
untuk berkonsultasi. Jadi ada 4 Qs yang basic yang seyogyanya ditanyakan
Ketika membutuhkan obat ... tanyakan obatnya kerjanya bagaimana, apa tujuan
terapinya, apa risiko efek sampingnya, apakah berinteraksi dengan obat lain,
dengan amakanan/minuman
Nah .. akhirnya, minta generik dan selalu minta ditulis ulang dengan huruf
cetak
di apotiknya .... Jangan baca sendiri meski sebenarnya tulisan di resep
harus
jelas (kalau di luar negeri kan resep on line jadi terbaca oleh banyak
pihak)
Kalau tak ada generiknya? Zda beberapa obat yang masih dalam masa hak paten
(obat paten) sehingga belum ada generiknya. Itu gunanya bertanya apakah ada
generiknya
bel;akangan ini banyak diberi onbat tremenza misalnya... tanyakan pada
dokternya
generik (ingredients nya) apa .... sehingga kalian bisa cari informasi soal
obatnya

Ok sekian dulu ya
daripada gak kekirim dan baru dikirim minggu depan hehehehe
soal gagasan berbagi kasih .. saya akan urun rembug di BR berikutnya

have a nice afternoon
besok sore Delta Medika jam 5 lhooo hehehehehe

wati

============

Tue Mar 21, 2006 8:18 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 60G*

* *

Jakarta, 21 Maret 2006
Jam ... soreeeeee

Dear all
hehehehe maaf baru bisa muncul
tapi email yang masuk dibaca kok ... jangan kecil hati ya kalau belum
dijawab
meski sudah menulis urgent hehehe ... kalau urgent beneran dan timing
berkenan
... pasti dibalas
Duluuu sekali saya pernah menyinggung soal urgent ini yang kurang lebih
emergency kan gitu maksudnya ya ... nah kalau boleh usul, coba renungkan ...
kondisi seperti apa yang emergency sehingga penulisan kata urgent nya lebih
tepat guna ....

Banyak sekali email yang masuk sampai bingung sendiri hehehe. Saya coba
jawab ya

1. MAKANAN TIDAK DICERNA - POPY
Mungkin memang sedang mengalami gangguan pencernaan dan biasanya akibat ada
infeksi sehingga makanan lewat di susu dengan cepat (sehingga tak sempat
diolah
terlebih dahulu oleh usus). Namun demikian, infeksinya ringan buktiny Naya
oke2
saja
Observasi saja ... nanti juga sembuh sendiri. Saya sih gak akan periksakan
tinjanya kecuali jika ada darah atau ada diare yang berlangsung kronis
Perutnya besar kalau habis makan banyak? hehehehe ... sama dong sama eyang
wati
hehehe .... kan malah aneh kalau habis makan banyak perutnya kempes hehehe

2. GAK MAU PAKAI DOT - RANTI
Thanks buat SP yang sudah menanggapi
Mestinya kamu bersyukur anakmu gak mau pakai dot hehehe ... anak pintar tuh
Ranti ... biasakan dengan sendok saja sejak awal. Dulu anak2 saya gak suka
dot
.. bodonya saya .. beli bermacam dot, direbuuuuussss berkali2 biar lembek
hehehe
... masih gak mau juga ... ya udah .. sendok. Alhamdulillah saya tak punya
masalah menghentikan minum botol .. hehehe.... juga gak punya masalah anak
ngenyot botol sambil tiduran ... asyik kan? Giginya gak gerepesw deh ...
kalau
biasa minum dari dot, sering sampai agak besar terbawa-bawa, mau bobok "niup
terompet" jadilah bottle decay alias gigi keropos akibat minum susu tiduran
dari
dot. Kan kebiasaan seperti ini juga meningkatkan risiko otitis media

3. FLU PERUT VS DB - WIWIEK
Thanks Dr Tonang
Dear Wiwiek, kan dimilis ini sudah sering di share bahwasanya penurunan
kadar
trombosit bukan monopoli DB. Semua infeksi virus bisa menurunkan kadar
trombosit.
Jadi, sebaiknya kita bijak dan kritis sehingga tidak mudah panik tanpa dasar
yang kuat.
Darahnya kental? seberapa kental? Kurang minum? Kan bagaimanapun kita tahu
bahwa
demam itu sendiri potensial menyebabkan dehidrasi .... kan saat demam
terjadi
peningkatan pengeluaran cairan yang lebih banyak dari biasanya.
Suhunya drop? Berapa suhunya? Saya yakin dropnya bukan shock ... bukan
dengue
shock syndrome karena kalau DSS pasti sudah dimasukkan ICU.
Sakit perut? Wah banyak sekali kemungkinannya Wiek. Ketika anak demam,
apalagi
kalau demamnya tinggi, ensim pencernaan bisa terganggu (kan ensim protein
dan di
suhu tinggi ia akan "disturbed"). Kalau demamnya karena virus (kan
kebanyakan
demam pada anak kecil karena infeksi virus) bisa saja virusnya juga di usus
sehingga menimbulkan rasa tak enak.
Hatinya membesar? Seberapa besar? Berapa cm di bawah tulang iga yang
terakhir?
Apakah diperiksa ensim hatinya? (bisa meningkat pada semua infeksi dan tak
terlalu informatif dalam mengacu ke suatu kelainan khusus). Di USG
Hasil lab tak ada? Kan hak pasien memperoleh data, termasuk hasil lab. Coba
tanyakan dengan manis dan bijak.
File (hard copy memang punya RS tapi data di dalam file tsb milik kita
sebagai
pasien ... jadi bisa kok diminta)
Maaf ya ... dengan informasi yang minim sebaiknya kita jangan terburu
mengambil
kesimpulan. Coba deh posting informasi lengkapnya

4. MUNTAH, MENOLAK SUSU VS GERD VS BB SULIT NAIK - KARNANDI
BB 10 kg selama satu tahun ... sudah diplot di kurva pertumbuhannya? TBnya?
Saya
kok melihatnya masih normal (rasanya saya sudah pernah jawab ya dulu)

BB hanya naik dalam 2 bulan terakhir ...
Jadi dalam 2 bulan dari 10 kg menjadi 1e3 kg? Banyak dong
Patokan kasar, di atas 1 tahun kenaikan BB 2 kg setahun
Dan jangan lupa, merupakan salah satu karakjteristik batita untuk tidak
mengalami peningkatan BB selama beberapa lama.

Pneumonia ringan? Maaf ... diagnosisnya atas dasar apa? Memangnya anakmu
sesak
nafas? (frekuensi napas saat tidur lebih dari 40 kali per menit?) Rasanya
gak ya
... gak ngos-ngosan kan Fiqa?

Scibala. Masa tinja yang mengeras alias konstipasi. Jangan-jangan ini yang
bikin
anakmu sering muntah dan mual menolak susu. Menu makanannya bagaimana?
banyak
serat? Dia gak melekat kok di usus, dan akan keluar begitu pola hidup kita
perbaiki

GERD. Hebat kamu sudah sempat browsinbg tapi kok langsung loncat ke
alternative
management nya bukannya mempelajari apakah anakmu memang khas untuk GERD,
apa
pemeriksaan nya ... lalu bagaimana management nya?

Hiatal hernia? pasti bukan ... kalau iya, sudah dioeparsi di usia beberapa
jam.
Sesak nya hebat lho heoatal hernia dan perut luar biasa kempes karena
lambung
masuk ke rongga dada.

Diagnosis. PH metri sebetulnya pemeriksaan yang simple dan tidak traumatis
(kalau barium meal kan radiasi dan sudah jarang dipakai kalau untuk GERD
biasa)
meski bisa tampak seperti mengerikan (karena dimasukkan selang ke lambung)
...
kalau perlu second opinion baru tentukan tatalaksananya
kalau benar GERD pilihan terapinya ada 2
step up atau step down
Step up artinya mulai dengan yang ringan yaitu H2 antagonis lalu kalau gak
efektif naik ke PPI ... sedangkan step down sebaliknya. Tapi ya itu, dah
coba
bagian gastro RSCM? Temui dr Hegar? maaf menyebut nama

5. BAYIKU BATUK PILEK, WHAT SHOULD I DO - YENNI -
Thanks buat SP yang sudah memforward email Yenni
Gendi sudah menjawab ya soal kesulitan emailmu semoga besok dah gak
bermasalah
jadi kirim emailnya bisa langsung ke milis ya
Yen ... batuk kan bukan penyakit ... batuk harius dicari penyebabnya dan
menurut
saya ... penyebabnya pada anakmu ya infeksi vorus di saluran napas atas.
Jadi
... tak akan saya berikan obat2annya
Batuk kasihan? Kasih obat yang gak perlu juga kasihan kan? Kalau kasihan,
justru
kita harus tegakkan diagnosisnya dan menanganinyan sesuai
penyebabnya/diagnosisnya
Kalau keluargamu tak percaya, lakukan berbagai strategi. Email artikel
tentang
batuk dari AAP ke suami. Print out artikel dan geletakkan di meja, lalu
malam
hari sambil kelonan, diskusikan dengan suami ... kalau penuh conta masak gak
berhasil hehehe
Ingus mah biar saja keluar sendiri, dijemur atau mandi air panas juga bakal
ngocor. minum aja lebih banyak dari biasanya

6. TOLONG ANAKKU KEJANG - RITA YULIA
Thanks kamu sudah membantu Gina. kalau boleh saya ingin sedikit meluruskan
...
saya kutip penggalan emailmu ya:
"Tapi kata dokter kalo anak sudah pernah kejang umur 6bln - 12 thn bisa
terjadi
kejang susulan.....itu mempengaruhi sistem otak anak. Jadi usahakan jangan
sampe
kejang susulan Dan panas tinggi".
Mungkin perlu diluruskan
Kejang demam sendiri per definisi adalah bangkitan kejang yang penyebabnya
BUKAN
DI OTAK. Kejang demam umumnya menyerang anak berusia 6 bulan sampai 5 tahun.
kejang demam juga tidak merusak otak.
Nah... meskipun bisa, jarang sekali kejang demam terjadi pada anak berusia
kurang dari 6 bulan
Lalu, kapan kejang demam berisiko berulang?
1. Apabila kejang terjadi pada usia muda (< 12 bulan)
2. Apabila ada riwayat kejang dalam keluarga dekay
3. Apabila kejang terjadi pada suhu tak tinggi
4. Apabila kejang terjadi segera setelah anak demam
Risikonya berapa besar?
Apabila anak kejang pertama sebelum ia berusia 1 tahun maka ada kemungkinan
berulang kejangnya sebesar 30%. Nah, sekalipun kejangnya berulang, umumnya
tak
ada gangguan sistem syaraf. Hanya 2% dari anak yang kejang berulang yang
bisa
mengalami epilepsi yaitu apabila kejangnya:
1. lama
2. kejangnya hanya pada sebagian tubuh, bukan selueurh tubuh
3. pada anak dengan cerebral palsy

7. MOHON PENCERAHAN RESEP OBAT BATUK - ARIE
Thanks Samsul atas tanggapannya
Arie ... saya sulit menulis email sehubungan dengan obat2an yang diberikan
kepada anakmu ... (suatu hari Insya Allah saya akan kembali menulis Pelangi
...
kali ini tentang OBAT ... saya kutip inti statement seorang family physician
di
USA yang bukunya sedang jadi best seller ... "Doctors, as well as patients,
love drugs. They tend to forget that they do carry risks". Dengan berbagai
alasannya ...)

Pertama, Nanda sakitnya apa? Selalu tanyakan itu kepada siapapun yang tengah
menangani dia
Nampaknya sih asma ... nah coba lihat tatalaksana asma di web sehat. Arie
juga
bisa browse di RCH ... mudah bahasa inggrisnya
menurut saya ... saat serangan, ia butuh inhaler yang isinya pelebar saluran
napas (antara lain seperti inhalernya Nanda) dan steroid .... kalau sering
kumat
... maka setewlah serangannya reda, ia haris meneruskan dengan terapi
maintenance ... lihat ya guideline asma di web

saya sedih baca obat nya Arie. pasti dong gak baik. Antibiotiknya jadi
sering
banget diberikan (coba bantu Arie browse spiramisin) ... lalu steroid nya
...
kalau jangka panjang kan efek sampingnya banyak banget
pl;ease SP bantu Arie browsing obat2annya ya

8. DIARE BERLENDIR DAN BERCAK DARAH - MONICA
Coba deh buka lagi artikel diare ... coba deh baca postingan soal diare yang
sureeeiiing banget dimuat di milis ini
Renalyte saya setuju, tetapi yang lain saya tidak setuju
saya juga tidak memahami anjjuran makannya
coba deh monica browse WHO dan cari acute diarrhea
kalau saya sih akan saya teruskan makannya

9. IMUNISASI SIMULTAN 1 SHOT? - WINNIE
Maaf ya Winnie, saya bingung .... mestinya semua dokter tahu bahwasanya
kalau
bukan vaksin kopmbinasi, kita tidak bisa dan tidak boleh mencampurnya
sendiri.
Tanpa mengurangi rasa hoirmat pada kamu dan suamimu, apa benar yang kamu
lihat?
Bukan apa2 ... saya berharap gak gitu kejadiannya
soal efek sampingnya apa... saya tak tahu ... tetapi dari sisi logika saja
...
kan kita gak bisa nyampur obat seperti nyampur jamu ... apalagi kalau itu
obat
suntik.
Seperti Irwanto katakan (thanks ya) .... komunikasikan dengan dokternya ya
Maaf saya tidak bisa membantu

10. TONGUE TIED - M AFIEF
Maaf baru balas sekarang ... maklum deh hehehe
memang ada beberapa anak memiliki kelainan seperti itu. Gak berbahaya dan
bisa
dikoreksi dengan "menggunting" jaringan halus penghubungnya ... prosedur nya
nkecil dan ringan kok. Coba konsultasi dengan bedah anak atau drg bedah
mulut
(cmiiw ya dr levy)

11. ANGGOTA BARU DAN TANYA SUSU BAYI - DIAN H
Thanks Ria
Susu nan HA susu sapi (HA singkatan dari hypoallergenic). Susus ini protein
nya
diproses sedemikian sehingga sudah dipecah2 agar mudah metabolisnya di usus
dan
mengurangi risiko alergi terhadap protein susu sapi.
Artinya, diberikan pada bayi yang menderita alergi protei n susu sapi ...
bulan
l;alu saya memposting soal ini

Susu soya bukan susu sapi melain susu dari kacang kedelai
Diberikan kepada bayi terlahir dengan kel;ainan n bawaan lactose intolerance
.... dimana tubuhnya tidak memproduksi enough ensim laktase

Alergi protein susu sapi biasanya "hilang pada usia 1 tahun jadi anakmu bisa
minum UHT

12. ANAKKU PANAS SUDAH 6 HARI - HIKMAH
Dalam kadaan normal sekalipun, suhu tubuh manusia lebih tinggi malam hari
ketimbang siang hari. Demikian pula halnya dengan demam.
Apakah abnormal karena demam memasuki hari ke 7? Bisa ya bisa tidak ...
(kurang
lebih sama dengan jawaban terhadap Sofie M) ... kalau di rumah juga ada yang
sedang common colds atau influenza, bisa saja anak demamnya lebih dari 3
hari.
Namun demikian, akrena anakmu sudah 7 hari, saya setuju, periksakan ISK dulu
...
kalau tak ada ISK dan masih demam, ke dokter ya ...

SOFIE ... kalau demam lebih dari 3 hari apakah perlu ke dokter? kalau tak
ada
batuk pilek ya!
Teler? bukan penurunan kesadaran kan maksudnya? kalau lemas, semua anak
influenza pasti lemas dan ngantuk
Kan ia ingin reserve kalorinya untuk penyembuhan

13. BAYI BARU LAHIR SUNTIK VITAMIN K - ZAQIYAH
Betul dear, memang harus suntik vitamin K1 tetapi bukan di tali pusar
melainkan
di otot misalnya otot paha
Tujuan nya, mencegah perdarahan di organ dalam (kepala, saluran cerna)
Air ketuban hijau? tidak otomatis harus diberi antibiotik bayinya. Bisa
browsing
di premature rupture of membrane
CRP. Tidak spesifik untuk infeksi kuman yang berat. Kalau bisa sih second
opinion ke DSA ahli neonatologi/perinatologi ...
Yang jadi patokan adalah kondisi klinis si bayi, pemeriuksaan lab kan
sifatnya
menunjang (lihat email saya kemarin soal kalau ke DSA periksa apa?)
Persetujuan/informed consent. Di BR 60D sudah saya kemukakan sebagian. Nah
kalaumerasa explanation nya BELUM jelas, minta diulang dan jangan menanda
tangani sebekum jelas

14. HAMBATAN TANYA RESEP DI APOTEK - MELANI
Di World health Assembly 47 (1994) dikemukakan perihal good pharmacy
practices
dimana the role of pharmacist adalah sbb:
ADVISER to the public on everyday health care. Mereka juga -key figure dalam
hal supply & delivery - obat. Mereka juga partner dari produsen dalam hal
OTC
(obat bebas tak butuh resep) dengan goals yang sama yaitu
Memberikan layanan berkualitas serta meng encourage praktek perepan sesuai
RUD.
"Farmasist juga harus COMPETENT to PROVIDE SOUND ADVICE on the medicine"

Jadi, dokter memberikan keterangan mengapa kita butuh obat X misalnya ...
tetapi
farmasis harus menerangkan obat X itu apa, kerjanya bagaimana, makannya
bagaimana, interaksinya bagaimana, efek sampingnya apa.
nah soal interaksi, justru yang ahli ya farmasis. Dokter kurang pakar soal
interaksi obat.

aduuh dah lelah juga hehehe
mau siapkan makan malam buat keluarga
ciao dulu ya?
Sda yang sempat masak hari ini?
Masak apa? minta ide hehehe
kadang mabok juga memikirkan menu yang uenak, sehatm, tapi gak mahal hehehe

love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

4.

Bunga Rampai 61A - D

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:44 pm (PST)

Thu Mar 23, 2006 12:12 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 61A*

* *
Jakarta 22 Maret jam 18.45
(sambil menunggu ... sebelum diskusi buku dengan para dokter muda di markas
....)

Dear all
Selamat malam. bagaimana hari ini? banyak senang? Banyak PR jadi belum bisa
menjawab email2 meski semuanya saya baca. Memang sih kalau ditumpuk bingung
sendiri hehehe tetapi ada bagusnya juga kan bisa mengamati dan hanya masuk
ke
point-point yang memang perlu diemphasis atau yang belum tersenut ... Oleh
karena itu, thanks a lot pada semua yang aktif berartisipasi di milis ini.
Buat
mereka yang tidak dijawab langsung oleh saya, jangan marah ya hehehe ...
kebanyakan sih kalau saya tak nimbrung ya karena sudah tuntas dibahas oleh
lain
nya.

Ada dua hal menarik. Seputar Hep B (hepatology kan compassion saya selain
RUD
hehehe) dan peran farmasis. Mungkin untuk yang terakhir ini saya buat email
khusus? Insya Allah. Ok saya mulai saja nyicil (ups potong dulu ya)

Tadi diskusi sama dokter2 sampai 21.30 lalu siapkan makan malam, makan sama2
dengan keluarga, lalu lihat American Idol hehehehe .... gak boleh kelewat
itu
sih.

1. KEJANG PADA USIA LEBIH 5 TAHUN - MAMARISYAD
Ke neurologi diapain?
Nah, sudah baca kan artikel kejang demam. Karena anakmu lebih dari 5 tahun
tetap
mesti dievaluasi apakah kejangnya masih termasuk kejang demam atau bukan.
Caranya? anakmu akan diperiksa EEG ... di RS PI ada DSA neurologi

2. IRITASI KULIT - ITA NOVITA
Kemungkinan besar anakmu mengalami apa yang disebut sebagai atopic
dermatitis
(bisa browse kan di mayo?!). Kamu benar, tidak butuh salep antibiotik
(reminder:
TIDAK DIANJURKAN untuk mempergunakan salep antibiotik. Selain tidak efektif,
juga menyuburkan dan memarakkan kuman yang resisten erhadap AB).
Kedua, pemberian salep steroid HANYA pada kasus "berat" karena steroid tak
akan
menghilangkan, hanya untuk meringankan. Pemakaian steroid jangka panjang
berisiko efek samping (salah satunya ya itu .. kulit jadi "putih" alias
hipopigmentasi). Kalau memang "berat" artinya gatal sekali, merah dan tebal,
pilihan steroidnya HIDROKORTISON.
Sebaiknya ... saat ini .... berikan pelembab kulit saja

3. ASI SENDOK VS BB TURUN - RISMA RIDWAN
Tidak benar kok kalau ASI dengan sendok maka BBnya turun. Yang benar adalah
..
dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Bilang sama temanmu, sendok saja deh
..
soalnya begitu kenal dot .. susah!

4. PIN VS KEBANYAKAN POLIO NYA - INTAN PERMATA
Ketika suatu negara tengah mengalami wabah polio ... maka kebijakannya
adalah
memberikan EXTRA BOOSTER dalam rangka mempercepat eradikasi penyakitnya
Jadi .. ikut PIN terus ya

5. DIARE VS NIFURAL - WAS DIGEST 2498 - NOVITASARI
Pertama, kebanyakan gastroenteritis pada bayi dan anak kecil disebabkan oleh
infeksi virus. Tak butuh AB (termasuk nifural)
Kedua, di milis ini sudah disering di share perihal nifural. Obat ini tidak
dipakai lagi di luar Indonesia. Sp yang masih punya file nya bisa bantu
Novitasari, lain kali, kalau diresepkan sesuatu, share dulu saja ya.

6. JADWAL MAKAN ANAK 8 BULAN
Sayang ASImu tak keluar lagi. Sudah coba relaktasi? Coba deh pleasee. Kalau
boleh usul, buat 1-2 kali menu makanan yang dicampur dengan susu.
Di bawah ini ada salah satu contoh garis besar jadwal; makan anak 8 - 12
bulan

Sarapan
. ASI /formula
. 4 - 6 Sm sereal
. 2 - 2 Sm buah
Makan siang
. ASI/formula
. 2-4 Sm sayuran
. 2-4 Sm daging sapi
. ½ cangkir air
Snacks sore
.120 cc jeruk - cangkir
. 1 roti panggang
Makan malam
. ASI/formula
. 2-4 Sm sayuran
. 2-4 Sm daging sapi
. 2-4 Sm buah
Sebelum tidur
. ASI/formula

7. HEPATITIS B
Thanks atas pertanyaan hep B yang bertubi-tubi hehehe. Thanks buat yang
menanggapi. Saya cuma mau menambahkan sedikit saja

1. SKRINING HEP B PADA IBU HAMIL PERLUKAH?
Dalam dunia medis, ada dua pendekatan
Pertama, pendekatan lapangan/publik dan kedua, pendekatan swasta/individuil.

Pendekatan di lapangan: TIDAK ADA ANJURAN IBU HAMIL memeriksa HBsAg. Lalu?
Imunisasi bayi baru lahirnya ASAP (vaksin hep B).
Penelitian padi bayi terlahir dari ibu pengidap hep B membuktikan bahwa
secara
statistik tidak ada perbedaan bermakna daya lindung vaksin hep B antara bayi
yang hanya memperoleh vaksin hep B saja dengan bayi yang memperoleh vaksin
hep B
dan antibodi hep B (imunisasi pasif dengan HBIg). Dengan catatan, imunisasi
hep
B nya diberikan segera setelah lahir.

pendekatan individuil di sektor swasta:
Apabila ada uang, ada dana, boleh diperiksa HBsAg.
Apabila HBsAg nya positif, idealnya ibu konsultasi ke ahli penyakit dalam
dengan
membawa pemeriksaan lanjutan HBeAg dan anti HBc (anti HBs Jangan diperiksa,
buang uang, kan sayang)
Apabila ibu HBsAg positif, dana tersedia, bayi baru lahir disuntik simultan,
vaksin hep B dan HBIg nya.

TAMBAHAN: Prof Chang mei hwei dari Taiwan pakar (pakar tahap dunia) untuk
Hep B
pada anak ... Taiwan ini selalu dipakai sebagai contoh keberhasilan program
imunisasi hep B universal pada bayi baru lahir. Dengan imunisasi hep B
segera
setelah lahir, Taiwan berhasil menurunkan angka kejadian kanker hati akibat
hep
B.
Saat ini, di berbagai negara maju, hep B relatif sudah tidak lagi menjadi
malasah akibat keberhasilan program imunisasi universal nya.
Di Indonesia kita masih banyak masalah dengan hep B. Oleh karena itu, semua
pihak harus membantu mensukseskan program imunisasi hep B pada bayi baru
lahir.

8. IBU HBSAG POSITIF MAKSUDNYA APA?
Ibu TENGAH mengalami infeksi hep B.
Kalau ibunya HBsAg positif, ibunya tidak divaksinasi (setelah melahirkan
bayinya) ... menjawab pertanyaan Fella Ferdani

Masih menjawab FELLA:
1. Suami memang harus periksa HBsAg ... apabila negatif, lanjutkan dengan
pemeriksaan anti HBs ... apabila anti HBsAg nya negatif, suami harus
imunisasi
Hep B.
2. Apakah perlu suami periksa anti HCV?
Boleh saja dan bagus sekali .. kalau memang ada dananya.
3. Isoprinosin tak ada gunanya. Mahal kan. Coba buka web Prof Iwan soal obat
ini

Menjawab YAYANG: Beda carrier dengan pengidap?
sama. Yang satu bahasa Inggris yang satu bahasa Indonesianya.
Apa maknanya?
Pengidap atau carrier adalah mereka yang HBsAg nya positif tetapi fungsi
hatinya
normal dan tak mengalami suatu gejala/keluhan apapun. Ybs memang potensial
menulari lingkungan nya tetapi tak butuh terapi apapun selain menjalani pola
hidup sehat, menjauhi alkohol dan rokok, menjauhi makanan berlemak, jangan
gemuk, dan bijak mempergunakan obat.

dalam dunia kedokteran (hepatologi) kami tidak lagi mempergunakan istilah
healthy carrier (carrier sehat, pengidap sehat). karena, pada dasarnya,
proses
"kerusakan" di hati terus berlanjut.

RIA BAYU - saya pernah menulis horizon perihal hepatitis. SP yang masih
memiliki
bisa membantu Ria sehingga bisa lebih memiliki gambaran mengenai kondisinya.
Pengidap hidup sehat kok, jangan cemas. tetapi tetap jaga kesehatan dan
jalani
pola hidup sehat.
Kontrol harus teratur setiap 6 bulan sekali. setiap satu tahun sekali
periksa
labnya ditambah dengan USG dan pemeriksaan darah yaitu alfa feto protein.

MELANI: PENGIDAP PASIF DAN PENGIDAP AKTIF.
1. Kami juga tidak lagi melakukan pelabelan seperti itu.
memang, kalau HBeAgnya positif, daya tularnya lebih tinggi ketimbang
pengidap
yang HBeAgnya negatif. Namun demikian, ada sebagian kecil pengidap
(khususnya
yang berusia di atas 35 tahun) yang virusnya mengalami mutasi sehingga HBeAg
nya
tidak terdeteksi oleh kit lab untuk HBeAg tetapi bukan berarti kadar
virusnya di
darah rendah

2. Bayi terlahir dari ibu hep B positif, harus diperiksa titer anti HBsnya 1
bulan sesudah imunisasi hep B ketiga, lalu pada usia 1 tahun dan pada usia 5
tahun.

Ok sekian dahulu
Bisa nya baru sekian
Insya Allah disambung "secepatnya"

Have a nice day.
Lunch nya apa?
masak apa hari ini (menu apa di rumah hehehe mau nyontek terus nih hehehe)

wati

==========

Wed Apr 5, 2006 9:46 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 61C*

* *

Dear all
Apa kabar? Maaf maaf maaf hehehe luamaaa gak muncul ya ... tapi emailnya
dibaca
kok hehehe. Biasaaaa ... sok sibuk tapi sebenernya sih badan aja yang sulit
diajak kompromi
Tadi malam baru tiba dari Bandung (pas magrib lah). Alhamdulillaah PESAT5
Bandung sudah selesai ... lega rasanya. Meski sedih karena meski jarak
jakarta
bandung tidak jauh tetapi tak tahu lagi kapan bisa berkunjung 9doakan saja
ya
hehehe).
Lega karena ditengah ketidak pastian dana di YoP ... kami belum berhasil
menyelenggarakan donor meeting hehehe ... tapi kok ya berhasil dan selesai
juga
PESAT Bandung
Saya pribadi mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang sudah
membantu terselenggaranya PESAT Bandung ini ... Panitia, Peserta, Donatur
voucher hotel dan donatur fotokopi materi, ko-fasilitator yang keluar uang
sendiri untuk transportasi dan hotel dst dst dst.
Sekarang konsentrasi Semarang hehehe ... doakan ya
Senin siang 3 April WHO menyelenggarakan donor meeting buat YoP dan
rencananya
minggu minggu berikut akan diisi dengan agenda serupa. Maapin lagi kalau
jarang
muncul di milis ya hehehe.

1. BERBAGI KASIH
Saya terharu atas kepedulian kalian. Gotong royong dan kepedulian memang
salah
satu cara ampuh buat memperbaiki masa depan Indonesia.
Saya sudah bicarakan dengan beberapa personil YoP (belum sempat rapat
lengkap)
... jadi saya bicara atas nama pribadi dulu nih ya.
Dengan segala hormat saya mohon pengertian SP bahwasanya untuk saat ini,
saya
konsentrasi di kegiatan sosial edukatif (health education). YoP ini kan baru
akhir nov lalu berdiri, ibarat bayi baru lahir, belum tahu apa2 hehehe ...
belum
punya apa2. Tenaga dan kemahiran masih sangat terbatas. Apalagi uang hehehe

Alasan kedua, diperlukan sistem yang solid kalau bantuan akan
berkesinambungan.
Pertama, menyusun kriteria siapa yang akan disumbang. Nah siapa yang akan
menyusun kriterianya.
Kedua, menyusun time table dan daerah yang akan dikunjungi. Lagi2 .. siapa
yang
bisa mengerjakannya
Ketiga, menyusun menu atau jenis makanan yang akan disumbangkan. Kalau
makanan,
siapa yang masak?
Ketiga, kalau misalnya ada bayi/anak diare ... tidak tertutup kemungkinan
kita
dianggap bertanggung jawab, bagaimana menyikapinya?

Pada akhirnya, saya pribadi berpendapat sulit sekali pelaksanaannya. Saya
pernah
melakukan gerakan imunisasi gratis di jakbar yang mengelola lapangan nya ya
pabrik vaksin nya. Tetap saja riweuh karena yang tak terpilih untuk
diimunisasi
... pada protes.
Bagaimana kalau kalian memberikan kail ketimbang memberikan umpan?
Menciptakan
lapangan kerja misalnya. Buat usaha rumahan kue, dst dst?
Maaf kalau tak berkenan\

2. BB TAK NAIK
seperti pernah saya kemukakan di BR bulan lalu, kan banyak ya penyebab BB
tak
naik, bukan hanya ISK dan TBC. Memang yang paling banyak sih ISK.
Usul saya sih kalau bisa periksakan untuk menyingkirkan kelainan
endokrinologis,
periksakan asupan nutrisinya.
Kalau kelainan jantung kan mestinya sudah ketahuan jauh2 hari. Kedua, tinggi
badan jangan lupa ya selalu diplot juga

MODISCO? ahhhh .... seperti SP bilang ... mending makanan rumah yang sehat
saja
deh
masak anak dikasih kelapa .... kan kolesterol nya jelek bukan kalau kelapa.

VITAPLEK, APYALIS - DEDDY G. Thanks Luluk. Wah buat apa ya? Untuk
meningkatkan
nafsu makan? Kan sampai saat ini tak ada "obat" untuk meningkatkan nafsu
makan.
Vitamin? Kan sudah cukup darfi makanannya dan susunya?
Deddy benar, terus coba dan sabar

FERLIN
Alhamdulillah banyak SP dan dokter yang membantu menanggapi
Jadi ... kalau memang butuh ya berikan; kalau gak butuh ya jangan di
butuh-butuhin
Tahunya butuh?
diagnosis klinis yang diperkuat oleh pemeriksaan lab

3. PENYEMBUHAN SETELAH STROKE - HENNY
Maaf baru ditanggapi
kalau boleh usul, sebaiknya ke ahli neurologi untuk syarafnya dan ke ahli
penyakit dalam hipertensi untuk tekanan darah tingginya. Kalau tek darah
tingginya tak diatasi dengan tuntas susah mengharapkan outcome yang baik.

Ke RSCM saja ... capek sih tapi nanti juga biasa. Apalagi ahlinya ada semua
di
sana. Termasuk ahli rehabilitasi mediknya untuk melatih kerja otot ...
semoga masalahnya bisa diatasi sebaik mungkin

4. SABUK PENGAMAN
Thanks Arum atas sharingnya
Wah ngeri banget ya .... syukurlah semua baik2 saja
oleh karena PESAT kan (mulai PESAT4) memberikan sesi kegawat dariraratan
pada
anak dan salah satu nya adalah car safety
Coba renungkan deh
sementara gak atau belum bisa beli ... kalau bawa anak, duduknya di belakang
ya.
Anak kan gak boleh duduk di depan.

rabu 5 April 2006 jam 20.14
Baru bisa nyambung lagi nih hiks .... (hehehe ada yang sms mnenanyakan
kenapa
gak pernah bikin BR hehehe ... maafff)Bukan gak mau cuma ya gitu lah hehehe

besok kasih ceramah di S1 dan S2 Farmasi UI jadi bikin materi. Doain ya ...
kan
nanti makin enak atmosfer layanan kesehatan di Indonesia. Biasakan untuk
konsultasi obat/resep dengan apoteker ya (minta waktu untuk berdiskusi) ...
dengan demikian, dokter, farmasis, dan konsumen, semua bergandengan tangan
..
amiin

5. RUBELLA-TOKSOPLASMA (was DIGEST 2550) - SINTA R ... Kalau IgG kan infeksi
lampau ... mestinya tak usah cemas dan tak usah makan obat (apalagi kalau
obatnya isoprinosin)
Ok selamat menikmati kebahagiaan tak ada tara

6. HAMIL DAN MUMPS - MELLITA
Sebaiknya jalum saja ... gak ganggu kok hehehe
Beberapa minggu yl kan ada yang share artikel mumps dan di dalamnya ada soal
dampak pada kehamilan ... jarang katanya
di lain sisi ... pasti mumps gak sih hehehe
Ya udah .. tenang saja ... positive thinking aja ya

7. TOPICAL ANTIBIOTIC
sehubungan dengan email2 soal impetigo ... maka muncul pertanyaan soal
bactroban
... maaf menyebut nama ...
Mau mengingatkan untuk ke sekian kalinya ... antibiotik yang topikal alias
bukan
diminum atau disuntik (yang diminum dan disuntik kan beredar ke seluruh
tubuh
jadi sifatnya ... sistemik) TIDAK DIANJURKAN kecuali antibiotik topikal
untuk
mata (baik dalam bentuk tetes maupun salep)
Artinya .. jangan memakai antibiotik salep ya .... selain tak efektif, hanya
memarakkan kuman2 menjadi resisten alias kebal terhadap antibiotik

8. ANTISEPTIK - LACTACYD
Yerine, mengapa harus memakai antiseptik? kalau anak kita menderita gangguan
sistem imun yang berat (misalnya mengkonsumsi obat penekan sistem imun
karena
baru menjalani operasi transplantasi) ... baru kita pergunakan cairan
antiseptik
Biang keringat kan bukan infeksi kuman
Mandi mandi mandi dan pakai baju yang "seksi" hehehe alias katun ... tanpa
lengan ... atau telanjang dada ... pasti deh gak keringet buntet lagi
Kulit kita tuh dah punya perangkat lengkap kok termasuk asam untuk mematikan
kuman jadi gak perlu kasih lactacyd

9. NEUROPATI - ENDAH
Neuropati adalah istilah yang sederhananya artinya ada kelainan pada syaraf
tepi ...
istilah ini bukan diagnosis ... jadi mesti ditetapkan oleh ahli syaraf apa
penyebab neuropatinya
jelas bukan asam urat ... kalau asam urat setahu saya numpuk di sendi. Bukan
juga asam laktat
Mungkin artritis? nah coba periksakan ke ahli syaraf atau ke ahli
reumatologi
penyakit dalam
jangan lupa .. olah raga olah raga dan makan dijaga ya

10. PUSKESMAS
Saya pernah kerja di puskesmas, baik itu puskesmas kelurahan maupun
kecamatan
Saya juga pernah kerja di RSU kabupaten di luar jawa
jadi dah kenyang
Kesimpulannya ... layanan di puskesma gak selalu lebih buruk ketimbang
layanan
di dokter spesialis ... kecuali kita menderita penyakit yang butuh penangann
superspesialistik misalnya kelainan bawaan pada jantung, hati, anemia berat
yang
harus dicari penyebabnya dst dst
penyakit langganan anak yang hari-hari? tak butuh penanganan spesialistik
jadi
gak usah ke spesialis
ke dokter umum? juga belum tentu ... kan ada klausul .. kapan harus ke
dokter
Nah obatnya? hehehe ya itu tadi ....
nah kalau untuk TBC dewasa .. betul kalian ... personil puskesmas sudah
ditraining DOTS. jadi .. diagnosisnya bener ... kalian akan diperiksa sputum
...
dan bukan flek diagnosisnya ... TBC atau bukan
kalau TBC .. akan diberi obat gratis dengan catatan harus patuh dan
disiplin.
DOTS ini juga akan diberlakukan di puskesmas ... untuk anak ...
Kesimpulan .. kalau curiga atau ce,as akan TBC .. periksakan ke puskesmas.
Memang belum semua puskesmas memilki sarana mikroskopis ... nah tanyakan ..
mestinya puskesmas kecamatan sih bisa ... sebagai contoh, puskesmas tebet
tuh
bagus layanan TBCnya

11. LEMAH OTOT
Saya sulit menerjemahkan apa yang dimaksud oleh dokternya .. coba tanyakan
lagi
dan tanyakan juga istilah medisnya sehingga kalian bisa browsing
mungkin .. mungkin yang dimaksud floppy baby ... yang bisa sebagai salah
satu
bentuk cerebral palsy

12. IMUNISASI SIMULTAN VS MENCAMPUR VAKSIN SENDIRI
Bahwasanya di puskesmas atau bidan atau DSA ada yang mengerjakan praktek
seperti
ini ... bukan berarti patut ditiru dan bukan berarti ini praktek yang bisa
dibenarkan
Lain kali, sebelum imunisasi, ajukan pertanyaan dan minta botolnya, lihat
lotnya, periksa exp date nya
tentu mintanya dengan manis

ok udah dulu yaaa
cuapek buanget nih hehehe
jangan marah ya BR nya jarang
Mungkin minggu ini bisa bikin satu lagi .. hutanggg kayak kredit macet nih
hehehe
oh ya ... jumat sore DELTA MEDIKA
topiknya ... hari TBC dunia hehehe
tapi bukan pak Davide hehehe
aduuuh ibu2 kalau menyimak pak davide konsentrasi tinggi buanget ya hehehe
..
neranginnnya enak sih ya .. jelasss

ok deh ... sampai jumpa and love
wati

=============

Sun Apr 9, 2006 4:29 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 61D*

* *

Jumat

Dear all .. selamat TGIF hehehe
tapi kita mah senin gak libur kooookkk hiks
minggu juga biasanya kerja di markas hehehe

sebetulnya sabtu besok diminta talk show suatu radio tentang dampak
lingkungan
(khususnya timbal) pada anak. Tetapi besok buanyak yang mesti dikerjakan dan
praktis 3 minggu terakhir tak ada sabtu atau minggu alias tak ada istirahat
hehehe
Ok deh nyicil yaa... sebelumnya thanks buat SP dan para dokter yang sudah
banyak
berkontribusi di milis ini. Kebetulan 7 April ini kan World Health day -
temanya
WORKING TOGETHER FOR HEALTH
(tadi pagi sempat ditelpon radio FeMale ... oh FYI .. Insya Allah, mulai
Mei, 2x
sebulan di radio FeMale lho ... bantu doa agar semua lancar dan bermanfaat)
Tema ini diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan. Dunia dilanda krisis
tenaga
kerja. Selain itu, ada kondisi uneven distribution ... penyebaran yang tidak
merata. Baik di level negara maupun di level dunia. Akibatnya? yang paling
merugi adalah kelompok marginal (orang miskin, perempuan, anak, manula).
Selain masalah kuantitas, sehubungan dengan WHD kali ini juga akan
dipikirkan
solusi perihal peningkatan kualitas si tenaga medis. Di NEJM, dilaporkan
kondisi
brain drain dokter ke 4 negara maju yaitu USA, UK, Australia, dan Kanada.
Yang menarik dicermati, kebanyakan tenaga medis yang berhasil masuk ke 4
negara
itu adalah yang berasal dari India, Afrika Selatan, Pakistan dan beberapa
dari
filipina, ada sedikit dari Malaysia. Dari Indonesia kok tidak tercatat ya?

Erna F bertanya berapa biaya mencetak dokter spesialis? Hehehe good
question.
Muahalll (S1nya saja sudah mahal kok ... meski di Universitas negeri
sekalipun).
Sedih memang .....

1. TBC DAN MASALAH USUS - HELEN (LOVE BABY) DAN ETTA
Wah, namanya sama ... "diagnosis"nya juga sama ...
Diagnosis anak kalian barangkali bisa kita juluki sebagai "Too bad to be
true"
hehehe
Etta benar, kok bisa bilang 5 cm usus halus anak rusak atas dasar
penglihatan
mata telanjang dari luar (bukan atas dasar endoskopi dan biopsi usus halus).
Etta juga benar, coba second opinion untuk TBnya
Kalau yang ikut PESAT (pesat 5 jakarta dan Bandung) .. pasti masih ingat
slide
terakhir Bapak Davide ... slide the petals of the flower. Pasti masih ingat
scoring system nya.
Ok segera second opinion ya.

2. TB juga - JARIAH
Bisa kamu sharing TBnya anakmu?
Untuk pelajaran kita semua. Apa keluhan dan gejala anakmu; apa pemeriksaan
yang
dilakukan (bagaimana tes Mantoux, foto ronsen, apakah ada yang sakit TBC di
rumah), bagaimana sampai didiagnosis TBC, apa obatnya, berapa jenis dan
berapa
lama? Thanks sebelumnya

3. ASI VS DAUN KATUK, MOLOCO; was GAK MAU FORMULA
Mau ikut nimbrung boleh ya
Mereka yang tinggal di tempat yang gak ada daun katuk jangan lalu pesimis
ASI
nya gak bakal banyak ya hehehe
Moloco juga gak dipakai kok kalau di luar Indonesia.
Kedua ... ASI di kulkas (bukan di freezer) jangan dibuang meski sudah lebih
24
jam. Kan sayang. Sedikitnya bisa tahan 3 hari. Daripada dibuang berikan ke
bayi
lain atau masukkan freezer untuk tambahan membuat MPASI kelak.
Sumbang saran saja ...

4. ALERGI MAKANAN OR BUAH? ntnoer
Buat bubur sendiri dong hehehe gak usah pakai resep-resepan, be creative
saja
(jangan lupa cicip rasanya).
Kedua, baru 2 minggu kok sudah banyak gini ya macamnya, jadi susah
menentukan
apakah ini alergi atau bukan. kalau alergi, alergi sama yang mana?
Ketiga, kalau alergi kok kasih salep antibiotik ... kan sudah sering
dikemukakan
bahwasanya antibiotik salep TIDAK dianjurkan untuk dipakai
Salep steroid juga buat apa? kalau berat alerginya, baru kasih dan
hidrokortison
saja
sekarang sih tata saja dulu menu makannannya

5. IMBOOST - REGIA
Nama suplemen ini menyiratkan upya mem boost sistem imun
Nama boleh bagus dan muluk tetapi yang penting, kita lihat EBMnya (Evidence
Based Medicine nya). Kamu benar, gak perlu kasih suplemen2 kayak gitu, pola
hidup sehat aja deh. Makanan sehat seimbang daya boosting ke sistem imun nya
kan
luar biasa.

6. IMUNISASI VARICELLA - EDDY T
Sebetulnya pertanyaan serupa sudah sering dibahas. Terakhir kalau tak salah
Dr
Eka sudah menjawab. Bisa buka postingan yang sudah lalu?
Di USA, imunisasi ini diberikan usia 1 tahun dan ada vaksin kombonya
MMR-Varicella. Laporan mereka menunjukkan, program imunisasi ini berhasil
menurunkan angka kejadian varicella yang berat (mereka mengalami beberapa
kejadian varicella anak yang berat/fatal).
Di Indonesia? Boleh imunisasi usia 12 atau 15 bulan (simultan dengan MMRnya)
dengan catatan, uang tak jadi masalah dan kelak di booster lagi usia 10
tahunan.
Kalau tak di booster takutnya anak justru kena cacar air di usia remaja.

7. ULKUS DUODENI - merilianti
Ulkus artinya tukak aliasluka
Duodeni artinya usus dua belas jari alias duodenum
Tak semudah itu menegakkan diagnosisnya, harus melalui proses endoskopi dan
biopsi kalau perlu. Coba konsultasi dengan internis ahli gastroenterologi
... di
RSCM saja dulu

stop dulu yaa.... mau mengerjakan yang lain
semoga secepatnya bisa disambung

Minggu jam 3.29
Niatnya mau menyambung sabtu malam tetapi apa daya hehehe ... sekarang juga
gak
bisa lama, ada urusan keluarga tapi kepinginnya malam ini seri BR 61
selesai. OK
nyicil ya

8. BABY COSMETICS
Belakangan ini banyak email terkait kosmetik buat bayi termasuk bedak.
Khusus
untuk bedak, kita sudah sering bahas ya ... gak usah aja deh, wong malah
bikin
pori2 tertututp. Nah soal kosmetik lainnya juga sebenarnya buat apa ya? Saya
teringat celetuk senior saya orang Belanda ... ia bilang .. "ahhh bayi kok
dipakaikan kosmetik. All babies are beautiful as they are ..and .. they
smell
georgeous ... they absolutely do not need any cosmetics" ...
Iya juga sih, nalar sederhana seperti ini yang sering kita lupakan ... oleh
karena itu, tak heran apabila Pak Wimar Witoelar pernah berkomentar, orang
Indonesia suka kepingin "canggih" dikala tak perlu canggih ... alias biasa
biasa
aja deehhh hehehe ... maaf

9. FESES HIJAU VS OBAT DOKTER - HERU YA HERU
hehehe email addressnya lucu
Thanks buat Ria yang sudah menanggapi
Apabila hanya hijau tanpa disertai keluhan atau gejala lain, Heru tak perlu
cemas. Kalau ada lendir banyak, diare, demam, apalagi ada darah di tinjanya,
baru kita cemas.
Seperti Ria bilang, menilik obat yang diberikan tentunya kamu sudah jelas
bahwa
anakmu tak butuh obat2an tsb. Bravo! Jangan lupa secara bijak, beritahu
dokternya bahwa resep tak ditebus/tak diberikan karena tak ada gejala
tambahan
lain yang perlu dicemaskan.
Jangan lupa juga, bawa print out artikel untuk bahan diskusi sehubungan
dengan
tujuan konsultasinya. Misalnya ... Kalau mau imunisasi, bawa print out
artikel
imunisasi simultan dan jadwal imunisasinya. Selamat bermitra ...

10. KEPUTUSAN IMUNISASI
Thanks Yanti dan Dr Tonang atas sharingnya
Saya tadi pagi mencoba browsing soal N Meningitidis ini ... tapi belum
menemukan
artikel yang memuaskan ...
sependek yang berhasil saya temukan, negara yang sudah melaporkan epidemi
maupun
melaporkan prevalens meningitis akibat meningococcal disease ini adalah USA,
Canada, New Zealand, Beberapa negara Eropa, beberapa negara afrika (ada peta
african belt untuk memperlihatkan negara2 apa saja yang terkena), beberapa
negara Asia seperti Vietnam, burma dan satu lagi saya lupa.
Dr Tonang benar, sekarang dunia seolah tanpa batasan negara (a world without
boundaries) ... sekarang ada di Indonesia, 3 jam lagi sudah di belahan Asia
lain, 8 jam sudah nyebrang benua. Itulah sebabnya penyakit infeksi menjalar
jauh
lebih mudah dan lebih cepat. Contoh nyata ya HIV dan Avian Influenza.
Yanti .. kalau boleh saya ingin urun rembug soal beberapa statement berikut:
1. "Lagian, kalau ketemu kasus meningitis ya segera diobati penyakitnya
tanpa
dilakukan pemeriksaan etiology (penyebab) alias dilakukan culture jaringan
(pembiakan kuman untuk mengetahui jenis kuman penyebab penyakit). Pengobatan
dilakukan dg memberikan obat terhadap kuman penyebab penyakit yg selama ini
diketahui paling banyak menjadi penyebab".

Pertama, kalau sudah terjadi meningitis, ketika anak tertolong sekalipun,
umumnya akan mengalami gejala sisa alias gangguan neurologis termasuk
retardasi
mental, cerebral palsy.
Kedua, penyebab meningitis di Indonesia juga belum tuntas diketahui.

2. "Kalau pun ada, tidak bisa tumbuh. Mati. Dia tumbuhnya kalau udara panas.
Ini
penyakit sub-tropis."
Maksud Yanti ... kuman ini mati di lingkungan panas?
Salah ketik?

Terlepas dari keilmuannya, menetapkan perlu tidaknya suatu vaksin
dipergunakan
di suatu negara ... buikan keputusan yang mudah. Idealnya ada penelitiannya
sehingga diketahui .... seberapa besar permasalahan yang ada di negara kita
akibat mikro organisme terkait.

Di milis sehat sudah 2 bulan ramai menanyakan vaksin IPD. Sebetulnya ada
kesamaan prinsip yaitu, untuk kuman inipun belum ada penelitian seberapa
besar
permasalahan di Indonesia. Vaksinnya sudah beredar, pemakaiannya semakin
banyak.
Mungkin benar vaksin ini dibutuhkan tapi idealnya .. dilakukan penelitian
terlebih dahulu .,.. jadi rekomendasinya muantap ... gitu aja deh sharing
dari
saya

11. SUPAYA ASI KEMBALI BANYAK? - ASTRID 0902
Selamat ya atas kelahiran bayinya
Ayo ayo semangat kasih ASI hehehe.
modal meningkatkan produksi asi ya rileks, optimis, pede. Moloco, daun katuk
dll
dll atribut saja kok (kan sering disinggung di milis, yang tinggal di luar
negeri gak pakai katuk gak pakai moloco tapi bisa menyusui ... )
Jadi kesimpulannhya, kamu pasti sudah tahu jawabannya

Saya cuma mau tanya .. Nesya dirawat karena kuning?
Usia berapa dia kuning? Berapa bilirubinnya?
Kalau tidak prematur dan kuningnya sesudah usia 48 jam, kan tak perlu cemas
kecuali bilirubin meningkat drastis dari jam ke jam.
Kalau dirawat sekalipun mestinya ASI gak stop kan

Hehehe gendut? Olah raga Non ... jalan kakai 45 menit setiap hari. Tak bisa
subuh ya malam hari ... pasti singset lagi. Didoakan ya.

12. bentuk ruam campak
Sulit dideskripsikan dengan kata2
yang paling bagus sih kalian browse di google nanti dapat gambarnya
kalau campak justru diameter ruamnya lebih besar dari roseola dan dengan
berjalannya waktu akan mengalami hiperpigmentasi alias jadi merah tua ...
dan
bercak2 kegelapan tsb butuh waktu beberapa hari sebelum menghilang. Kalau
roseola sih tipis dan menghilang dalam waktu 1 -2 hari.

Meski masih banyak PR saya dan masih kangen nulis surat BR buat kalian
hehehe
... saya harus sudahi di sini
semoga saya bisa menyambung lagi dalam waktu tak terlalu lama

love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

5.

Bunga Rampai 62A - D

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:45 pm (PST)

Sun Apr 23, 2006 6:51 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 62A*

* *

Minggu, tg 16 April 12.22

Dear all
Apa kabar? hehehe seminggu gedabrutan. Kepingin cari satu hari yang utuh ...
kepingin main sama cucu ... hiks ... belum kesampaian.
Nanti malam ada acara keluarga jadi disela masak memasak (masak seadanya
gituuu
hehehe yang penting sehat dan gak mahal2 amat hehehe) ... nyicil hutang

1. TES MANTOUX ...WAS ASMA ANGGELAINY
Kalau memang anakmu terinfeksi kuman TB maka ada 2 kemungkinan ...

(1) TIDAK jatuh sakit ... tetapi kumannya "ngumpet" dan "tidur" di dalam
tubuh
anak ... suatu saat di masa remaja atau manula atau dewasa dan daya tahan
tubuh
sedang turun, maka kuman ini bisa bangun dan menyebabkan TBC paru.
Sebaliknya ... Ketika semua baik-baik saja (tidak ada kontak lagi, tidak ada
penurunan daya tahan tubuh) ... maka ybs bisa tetap bertahan tidak jatuh
sakit
sampai ia meninggal karena sebab lain yang tak ada hubungannya dengan TBC

(2) JATUH sakit di masa kanak ... tetapi kalau sudah BCG ... kalaupun sakit,
Insya Allah tidak menyebabkan TBC selaput otak (TBC meningitis) karena BCG
cukup
efektif melindungi bayi terhadap TBC meningitis dan TBC milier (TBC seluruh
tubuh) .. dua bentuk TB yang paling berat

Yudith, anak di tes mantoux tak harus karena ada kecurigaan terhadap TBC.
Anak
juga harus di Mantoux sebagai bagian dari SOP penanganan anak yang gagal
tumbuh.
Semoga membantu
Stop dulu ya ... doakan bisa sambung secepatnya hehehe

Jakarta 22 April 2006 jam 11.28 pm
Hiks maluuu kok baru disambung sekarang hehehe maaf ya
Tapi setiap hari email terus dicek kok
Alhamdulillaah tadi PESAT Jakarta sesi ke4 (antibiotik) sudah berlangsung
Terimakasih kepada pihak panitia dan peserta ... Kita jumpa lagi nanti Mei
ya
tapi jangan lupa ya .. terus share pengetahuan dan pengalaman kalian baik di
milis maupun di lingkungan kalian. Jangan lupa .. ayo ayo jadi panitia
PESAT6 ya
hehehe .... tanpa kerja gotong royong kita semua ... upaya meningkatkan SP
di
luaran sana akan tersendat ... kan nantinya buat anak cucu kalian juga ya
kan
Ok saya sambung lagi ya

2. DAHAK GAK ILANG-ILANG - IKA K
Bagaimana Sasha?
Sepertinya sih reaksi alergi apalagi ada bercak2 merah di kulitnya.
Penyebabnya?
Saya tidak tahu .. sebaiknya terus saja dicermati. ... ASI kemana kok
formula
... hehehe? Ya ganti ASI saja ya untuk campuran bubur susunya.
Beras? bisa saja meski jarang sekali alergi terhadap beras.

3. DIBAYARIN KANTOR
Tidak sedikit email maupun celetukan harian yang intinya menyatakan bahwa
semua
"ongkos" ditanggung kantor atau asuransi. Barangkali harus ditata sedikit
pola
pikir seperti ini. Pengambilan keputusan yang rasional bukan soal uang
semata
... it is not a matter of money only ... tetapi juga terkait banyak hal
lainnya
seperti safety, rasa nyaman, efisiensi waktu dan tenaga.
Maksudnya apa sih? Begini ....
Ketika kita tak perlu periksa darah tetapi kita lakukan dengan banyak
pertimbangan termasuk ... toh dibayar kantor ...
Ketika kita tak butuh obatnya atau tidak tahu persis obatnya apa dan mungkin
tak
akan memberikan obat tsb ke anak kita .. toh kita tetap menebus sang obat
dengan
pemikiran toh dibayar kantor ... nanti kalau ternyata gak perlu ya sudah ..
dibuang saja ...
Ketika kita tidak perlu ke dokter tetapi kita tetap datang atas seribu satu
alasan termasuk ... toh dibayar kantor
Dst Dst ....
Coba renungkan ... apakah ini yang kita expect dari generasi muda Indonesia
yang
smart dan bijak?
Selain terkait cost effectivenes dari sisi kalian (cost effectiveness bukan
masalah biaya semata melainkan efisiensi dengan good outcome) .. dari sisi
lebih
luas, sikap seperti itu mungkin tidak membantu iklim layanan kesehatan kita.
Ruang tunggu dokter jadi padat pepat dimana sangat mungkin 2/3 dari mereka
sebetulnya tidak perlu ke dokter. Kita juga tidak membantu pola perespen
yang
baik (good perscribing practice/good pharmacy practice) ... coba kalau
dibalik
.. cari info dulu soal obatnya ... baru purtuskan akan dibeli atau tidak ...
cepat atau lambat akan menyadarkan pihak providers (pemberi jasa termasuk RS
dan
apotik) bahwa konsumen kesehatan lebih bijak menentukan pilihan mereka....
Gimana?

4. GATAL-GATAL DI DAERAH PANTAT - RND/MAHRUS
Kalau melihat ceritanya, bisa keringet buntet (heat rash) bisa reaksi
alergi.
... iritasi dari pampersnya
Penyembuhannya ... hindari pemakaian pampers hanya kalau memang perlu sekali
seperti akan bepergian, tidur malam (dengan catatn sering diuperiksa agar
kulit
Fika tidak kontak berlama-lama dengan pampers basah)
Kedua .. sering dibasuh air dingin, pakaikan celamna katun tipis dan ...
jangan
oleskan apapun semenytara ini
semoga membantu

5. MENYUSUI SAAT HAMIL - CATUR
Jangan bingung dong say ... please follow your heart
kan sudah sering dishare ... kalau kandungan mu oke ... mengapa mesti
berhenti
menyusui? Di milis ini banyak loh yang tetap menyusui meski tengah hamil
Kalau soal herpes .. tlong dong mau info apa ... tolong info kan ke kami ada
keluhan dan gejala apa .. gitu non

6. LUKA LIDAH VS KENALOG
Pasti anakmu sudah sembuh ... nanti pasti lidahnya mulus lagi .. gak usah
takut
dan kalau boleh usul ... lain kali jangan berikan kenalog ya ... gak ada
hubungannya kok ... kenalog kan isinya steroid ... tak butuh peran steroid
untuk
penyembuhan luka macam yang dialami anakmu.

7. TAHI LALAT VS TUMOR - INTAN
Setahu saya, tahi lalt yang potensial menjadi ganas adalah tahi lalat yang
datar, semakin lama warnanya semakin gelap dan juga membesar serta gatal.
CMIIW
ya para dokter

8. BS KENA DB DAN GEJALA TIFUS - MIRA
Saya pernah posting di milis beberapa kali yang intinya meminta kita untuk
bijak
menyikapi diagnosis "borongan" seperti ini. DB dan gejala tifus ...
Penurunan kadar trombosit bukan monopoli DB. Semua infeksi virus bisa bikin
trombosit menurun. Di lain sisi, bagaimana hematokritnya? Kalau DB
hematokrit
akan meningkat. Bagaimana gejala klinisnya?
Gejala Tifus? Apa maksudnya? saya selalu ajak kita semua untuk
mempertanyakan
... tifus atau bukan. Tegas saja ...
Nah apakah dasar diagnosis gejala tifus ini? Apakah sudah gal culture? Atau
kalau widal... apakah widalnya dilakukan tepat waktu dan diulang?
Jangan2 BSmu hanya infeksi voirus biasa atau bisa saja demam dengue.
Tindakan preventif untuk anakmu? kebersihan ... semua cuci tangan dengan
benar.
Semoga semuanya baik2 saja ya.

9. BIDURAN/ALERGI KARENA APA? -MAMA KAVIN
Sukurlah Kavin sudah membaik
Apa penyebabnya? Sering kita tidak tahu, tak jarang pula penyebabnya
multifaktorial. Masih mungkin alergi udara/cuaca?
Observasi saja ya Uci ... toh kalau kita baca hives .. umumnya menghilang
dengan
sendirinya tanpa memerlukan pengobatan antihistamin

10. GTM VS VITAMIN/NAFSU MAKAN - FERRY/YUYA
Ya memang tak ada yang namanya vitamin nafsu makan dan gak pernah dibahas
bahwa
kalau suplemen nya distop nag=fsu makan menurun drastis
Anak gak mau makan solusinya tetap saja cari menu yang bakal disukai anak
bukan
suplemen nafsu makan
apalagi biasanya GTMnya gak lama kok
Tapi .. keputusan di tangan anda .. begitu kata iklan Axe hehehe

11. HAMIL 8 BULAN DENGAN VIRUS RUBELLA IgG - AYAH NAMIRA/BON TIE
Coba baca postingan soal TORCH ... Dr Tonang sudah memberikan penjelasan
panjang
lebar soal IgG dan IgM
Browse juga postingan terdahulu soal rubella ... banyak lhooo
IgG dan IgM bukan virus melainkan nama antibodi (baru minggu lalu Dr Tonang
bicara soal ini) ... Jadi penyakitnya ya Rubella, toxo dst
Kalau IgG mestinya sih (kebanyakan) bukan sedang sakit melainkan pernah
terinfeksi di masa lampau .. oleh karena itu dibilang SPOGnya tidak
berbahaya
Katakanlah IgM nya yang positif (saat ini tengah terinfeksi) ... juga gak
ada
obatnya wong virus ... apalagi ini IgG nya yang positif ... Memangnya
dikasih
obat apa sih ?

12. JAMU TOLAK ANGIN - NILA P
Menurut saya anakmu sembuh karena memang sudah waktunya sembuh bukan karena
jamu
tolak angin
Apa side effect jamu pada anak? Gak tahu Nila ... isinya apa? Sudah ada uji
klinis tentang safety and efficacy nya?
Di lain pihak, memangnya ada angin masuk yang harus ditolak? hehehe maaf ...
soalnya dalam dunia kedokteran tak istilah masuk angin ... karena kalau
masuk ya
pasti akan keluar lagi (dari atas atau dari bawah)
Kedua ... ketika demam, memang potensial udara menumpuk agak banyak di
saluran
cerna ... tetapi nanti juga membaik dengan sendirinya.
Anak-anak sebaiknya jangan diberi sesuatu yang belum jelas kandungannya.

13. SUMMARY DELTA MEDIKA - RESKI
Thanks atas perhatiannya
Senang sekali kalau ada yang meresumekan tapi kalau gak juga gak papa ...
nanti
bisa dibikin buku hehehe ... sedang mempertimbangkan apakah naskah2 saya
bisa
(dan perlu) bikin (Insya Allah ... doakan ya) .... kumpulan rundown radio
...
Kalau akan bermanfaat.... mengapa tidak?
Buat yang mendengarkan Delta Medika tg 21 April kemarin ... saya mohon maaf
karena agenda semula tidak tercapai ... ada masalah "teknis" hehehe ... hiks

14. RADIO LAIN
Alhamdulillah ... YOP memang rutin juga di Utan Kayu seminggu sekali ...
tetapi
yang mengisi di sana dokter2 mudanya hehehe ... supaya segarrr
Memang dokter yang rutin di YOP/Grup sehat baru sedikit dan agenda kami
lumayan
banyak al buat buku ke2, cyberwoman, bikin mading, bikin bbuletin sehat
untuk
pesat, dst dst
jadi mohon maaf kalau kami jarang muncul hehehe
Insya Allah mulai Mei kami juga di Radio FeMale 2 minggu sekali, semoga
ketanganan dan bermanfaat ....

15. MULTIVITAMIN IBU HAMIL VS SUSAH BAB - WAS MOHON INFORMASI/INDAH
Yang kamu butuhkan adalah asam folat dengan catatan diberikan sedini mungkin
karena 2 minggu pertama yang penting. Coba Indah lihat postingan 3 hari yl
soal
asam folat, banyak sekali yang share termasuk Dr Ian (nama emailnya lupa
hehehe)
...
yang membuat sulit BAB biasanya adalah suplemen zat besi ... nah zat besi
juga
bisa diperoleh dari berbagai jenis makanan ... coba deh browse iron ...

16. OSWIN
Saya minta maaf tidak banyak membantu. Tetapi setahu saya, pusat kel;ainan
genetik di Australia ada di Adeleide. Mungkin bisa browsing web nya?
Doa saya ...

Dear all
BR ini dibuat 3 tahap hehehe... tahap yang terakhir ya minggu 23 April ini.
Lumayan .. sempat olah raga pagi sebelum dan sesudah menyelesaikan beberapa
email hehehe
Hari ini masak apa ya? hehehe kadang mabok juga memkirikan menu hehehe ...
yang
mudah tapi sehat dan murah gitu .... hehehe

Ok have a nice sunday
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

==============

Fri Apr 28, 2006 10:56 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 62B*

* *

Jakarta, 27 April 2006 jam 9.09 malam

Dear all
Apa kabar? Besok sudah jumat ... waktu cepat sekali berlalu ... senang sudah
jumat meski buat saya ... week end tetap saja kerja hiks ... tetapi
belakangan
ini sedang banyak urusan termasuk urusan keluarga ... kepingin nya hari
minggu
bisa senang2 hehehe

Terimakasih buat SP yang senantiaa sabar menunggu tanggapan ... terimakasih
buat
SP yang telah sabar membantu saudara-saudaranya di milis ini. Senang membaca
beberapa nama muncul kembali setelah sebentar menghilang hehehe, heni, dewi,
dr
Sisca, Arie indra (hehehe kamu dimana sekarang? dah balik jakarta?)dll ...

Saya juga sangat berbahagia karena semakin banyak bapak-bapak yang aktif di
milis, bertanya dan berbagi serta menanggapi. Alhamdulillaah
Terimakasih pada SP yang posting artikel. Hari ini saya menerima email
detik.com
dari 3 sumber berbeda (termasuk Intan di milis) .. thanks. Saya kangen Prof
Iwan
... Saya teringat pertama kali meminta beliau ceramah September 2003 kalau
tak
salah ... di Ramzy Galery dengan tema Profesionalisme Tenaga Medis. Saat itu
belum bernama pESAT karena benar2 masih scope kecil ...

Ok deh mulai nyicil

1. WASIR - TERAPI TANPA OPERASI?
memang wasir umumnya tidak perlu/ tidak butuh dioperasi

Apa yang harus dilakukan?
1. cari penyebabnya (kehamilan, pola makan kurang serat, kelainan hati dll
dll
... kebanyakan sih pada anak karena pola hidup, pola makan

2. Ubah gaya hidup

3. kalau menngganggu sekali karena besar dan kemudian sangat nyeri ..
skleroterapi ... disuntik suatu zat sehingga wasirnya kempes
Ke RSCM aja deh

2. PENYEBAB INFEKSI USUS - SAVITRI
Pertama, apa keluhan dan gejala yang dialami anakmu sehingga dilakukan
pemeriksaan tinja?
Diare?
kan kita tidak rutin memeriksakan tinja anak diare kecuali diarenya ada
darah
atau diarenya berkepanjangan
Ada bakteri Gram negatif? Kan normal tinja penuh bakteri
Higiene memang terus dijaga meski jangan ber;ebihan
Kalau hanya infeksi usus ya gak usah ganti ke soy formula (ASInya kemana?)
Anakmu bukan lactode intolerance bukt6inya saat minum ASI dia oke2 saja kan
...
ASI kan laktosanya tinggi

3. MPASI, MALAS ASI - PAULINA
Thanks buat SP yang sudah menanggapi
benar sekali .. ASI is the best ... jangan berpaling ke non ASI please
Sudah minum pakai cangkir dan sendok ya jangan mundur ke dot ya ... hebat
anakmu. Orang lain justru mengalami kesulitan menghentikan dot.
Coba renungkan mengapa tak mau ASI ... terlalu kenyangkah? saya lihat
makanannya
padsat sekali ya

4. SUSU UHT
Ramai sekali perbincangan soal susu UHT ini ... saya senang karena
menyiratkan
semangat ingin tahu ...
memang selama ini mind set kita ... susu formula merupakan susu terbaik
untuk
anak .. apalagi di pasaran kita dihadapkan pada berbagai jenis susu formula,
untuk batita, untuk usia sekolah dasar, untuk perempuan, untuk 40 tahun,
untuk
50 tahun, dst dst ... Belum lagi iklan di media massa... tentunya konsumen
pun
bingung.
Tetapi, dengan semakin bijak dan smart nya konsumen di Indonesia ...
mestinya
gejolak di pasaran akan mereda ... seperti ketika kita ke supermarket di
luar
Indonesia .... susunya gak neko2 hehehe
Di atas 1 tahun ya susu boasa saja, plain ... kan piramida makanan juga
menunjukkan bahwa gula sama halnya dengan lemak .. posisinya di puncak
piramida
artinya... kebutuhannya sangat sedikit.
Jangan biasakan anak mengkonsumsi makanan atau minuman manis ... kan sedih
kalau
anak kita gemuk
Banyak juga yang bertanya soal kecukupan susu buat batita Dear SP ... susu
bukanlah segalanya sebagai sumber kalsium untuk kesehatan tulang. Olah raga
teratur pada anak justru merupakan faktor penting bagi kesehatan tulang.
Suplementasi kalsium (nilathea menanyakan soal susu kalsium) efeknya hanya
selama suplementasi ... tidak menetap sampai usia dewasa.
Saya ambil sedikit dari Pediatrics
Calcium, Dairy Products, and Bone Health in Children and Young Adults: A
reevaluation of the evidence

http://www.pediatrics.org/cgi/content/full/115/3/736 April 23, 2005

Although dairy products tend to contain more calcium in absoluteamounts than
calcium-rich plant foods, when absorption fraction is taken into account,
the
amount of plant food needed to get the same amount of absorbable calcium is
modest. For example, 1 cup of cooked kale or turnip greens, 2 packets of
instant
oats, two-thirds cup of tofu, or 12?3 cups of broccoli provide the same
amount
of absorbable calcium as 1 cup of cow milk (as would 1 cup of fortified
orange
juice, soy milk, or Basic 4 cereal).
Currently, available evidence does not support nutrition guidelines focused
specifically on increasing milk or other dairy product intake for promoting
child and adolescent bone mineralization.

Kesimpulan: pola hidup sehat!! pola makan sesuai piramida makanan dan olah
raga
... konsisten, sejak kanak2

5. OBAT TIDAK TEPAT USIA
Erry .. pertanyaan nya bagus, jawabnya susah heheheh
Ada beberapa kemungkinan
1. Obatnya Belum menjalani uji klinis pada anakkecil dan bayi (di pasaran,
hanya
20% obat yang beredar yang ternyata sudah uji klinis pada bayi dan anak
kecil
2. Banyak ... spektrum nya lebar

Kamu berasumsi ada faktor pertimbangan lain ... benarkah begitu tanya kamu?
Saya tidak tahu, tetapi keputusan management penyakit kan ada panduannya
dalam
bentuk guideline, SOP ... berdasarkan EBMnya

akhirnya, seperti Dr Siska katakan .,. diagnosisnya apa dulu?
Keddua ... jangan punya pola pikir bahwa setiap kali ada gangguan kesehatan,
jawaban nya harus obat dengan atau tanpa non obat

sambung lagi ya ... semoga bisa diposting jumat ini hehehe

6. AB HARUS HABIS? - AYAH GHOZAN, RAHMI
Saya tidak tahu .. apa diagnosis nya Ghozan ... karena itu saya tak akan
mengomentari pemberian antibiotiknya

Terlepas dari kasus Ghozan ...
Rahmi .. pertanyaanmu benar dengan catatan ... memang ada infeksi kuman
jahat
yang harus dibunuh oleh antibiotik ... berapa lama jangka waktu yang
dibutuhkan
antibiotik untuk membasmi infeksi tsb? tergantung infeksinya
Itulah sebabnya ada guideline, ada SOP untuk suatu kondisi penyakit tertentu
dan
panduan tsb disusun atas hasil penelitian
Misalnya .... TBC butuh sedikitnya 6 bulan, Radang tenggorokan karena strep
...
butuh10-14 hari, dst dst
Ketika tak ada kuman jahat yang haris dibasmi ... antibiotik yang terlanjur
diberikan harus dihentikan (ada yang ingat ceramah Dr Davide soal bayi baru
lahir dan PROM?)

7. VAKSIN PNEUMOKOKUS
Sebenarnya saya beberapa kali menanggapi pertanyaan ini termasuk di BR
ketika
ada yang mengangkat isu vaksin meningokokus
Jawaban saya masih sama meski mungkin kalimat berubah.
Di Indonesia belum ada penelitian seberapa banyak kasus parah akibat kuman
ini
... komentar pribadi beberapa pakar infeksi badan internasional ... janggal
merekomendasikan suatu vaksin apabila permasalahannya belum diketahui.
Ada juga yang berkomentar, berapa banyak anak Indonesia meninggal karena
pneumonia akibat kuman ini? Rasanya tak banyak a[palagi di kalangan sos ek
tak
rendah
2 hari yl saya ngobrol dengan salah satu UKK IDAI ... dan memang menurut
beliau
sih vaksin ini belum menjadi rekomendasi IDAI ...

wah sekian dulu ya
mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan
Have a wonderful week end (bagi2 resep dong mau masak apa sabtu minggu
hehehe)

love
wati

===============

Mon May 8, 2006 12:23 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 62C*

* *

Jakarta 4 Mei 2006

Dear all
Apa kabar? Maaf ya baru muncul soalnya gedabrutan hehehe ... untung kalian
sudah
semakin bijak dan semakin smart. Terimakasih buat para dokter dan para SP
yang
sudah menanggapi.
Banyak isu menarik 10 hari terakhir ini seperti hubungan industri dengan
tenaga
kesehatan, suplemen, dan masalah kebidanan.
Doa dong supaya segera ada milis masalah obsgin ... kan kita huappy buanget
ya
hehehe. Kalau masalah yang tidak terlalu spesifik, untungnya banyak dokter
di
milis ini jadi bisa membantu ...

nyicil tak bisa banyak-banyak nih ... ada kerjaan dan besok mesti kasih
ceramah
company ..
upppss... terpaksa ditinggal dulu ..

Sabtu 6 Mei jam 19.30
hehehe ... kemarin tewas!! .... muacettt siih hehehe
Lagipula kemarin setting email ngaco ... banyak tak terima email dari milis
...
Ok saya nyicil ya

1. BABY WALKER
Thanks Indah atas tanggapannya
memang benar ... sudah cukup lama baby walker dilarang pemakaiannya ...
selain
masalah safety .. penggunaan baby walker juga tidak mempercepat perkembangan
anak ... yang berlatih hanya tungkai bawah alias kaki ... tungkai atas alias
paha tidak excersise dengan penggunaan alat ini
jadi .. mendingan disimpan uangnya buat tabungan pendidikan ... buatkan alat
untuk didorong2 ... tiru saja yang ada di toko mainan ... lalu bapak nya
anak2
bikin sendiri hehehe ... kan sekarang sudah mulai para ayah membeli alat
tukang
dan mengerjakan sendiri apa yang bisa dikerjakan ... kalau belum bisa ...
boleh
juga sih suruhan orang hehehe

2. PUTING LUKA DAN BERNANAH
Sebaiknya jangan menyusu langsung ... diperas ASInya ...
Puting luka umumnya karena posisi latch on yang kurang pas ... jadi nanti
kalau
sudah sembuh ... perhatikan teknik menyusuinya agar tidak berulang
Jangan kasih gentian violet yang ungu itu ... oleskan betadin saja ... yang
penting juga .. terus peras asi nya ya
semoga cepat sembuh

3. ANDRE:
1. SUHU RUANGAN BUAT BAYI - di ats usia 3 bulan pusat pengatur suhu di
otak/hipotalamus (termostat) sudah bekerja cukup baik sehingga bayi sudah
mampu
melakukan adaptasi terhadap suhu luar.
Namun demikian ... tetap saja suhu kamar biasa yang preferable ... saya
pribadi
memilih tidak membiasakan anak mempergunakan AC ...

2. AIR PUTIH UNTUK BAYI - tak ada keharusan memberikan air putih di atas
usia 6
bulan sekalipun ... kan dia sudah memperoleh cairan dari ASInya (katakanlah
gak
bisa kasih ASI ... kan susu formulanya sudah campur air), sup nya ... kuah
sayuran, atau jus buahnya
Kalaupun ingin memberikan .... sedikit saja ...after big meals

4. MENYUSUI DENGAN INVERTED NIPPLE
Camellia .... inverted nipple bukan halangan untuk menyusui ... kan menyusu
bukan nipple feed ... yang penting areola nya masuk ke mulut bayi ... lama
kelamaan nipple akan keluar
memang butuh waktu dan butuh kesabaran kedua belah pihak ... apalagi asi nya
melimpah .. terus upayakan ... nanti juga bayi kakakmu tak lagi mengamuk
....
formulanya stop deh pleasee.
sementara ini kalau kakakmu mau mencoba menarik nipple nya dengan alat
bertekanan negatif (spuit misalnya ... ) bisa saja ... tetapi yang penting
optimis dan PeDe

5. PIPI BIANG KERINGAT? - DEDDY
Sebetulnya agak aneh ya lokasinya ... biang keringat biasanya terjadi karena
banyak berkeringat di daerah yang lembab ...
Kecuali anakmu tidurnya telungkup dan lama di satu posisi dimana pipinya
nempel
terus di alas tidur
jangan2 bukan biang keringat melainkan reaksi alergi ... dermatitis atopi
misalnya alias eksim ...
coba amati pencetusnya seperti Listy bilang ... sementara ini sering basuh
dan
beri pelembab kulit untuk bayi ... jangan taruh apapun
kalau parah ... bisa dipertimbangkan pemberian salep hidrokortison ...
jangan
terlalu lama karena tujuannya bukan untuk menghilangkan melainkan hanya
untuk
meringankan

6. BAYIKU KURANG GIZI DAN ANEMIA - ALIA
Alia .. sebelumnya ... selamat ya ... hebat kamu .. memplot pertumbuhan
anakmu
di growth chart nya dengan baik
pertama, mungkin kita masih bisa meningkatkan asupan gizinya dengan berbagai
cara ... misalnya ... buat makanan sedikitnya sekali sehari dimana kamu bisa
tambahkan asi mu di situ; juga tambahkan asi ke cemilannya
... misalnya labu kuning kukus dengan asi, pisang pakai asi,apel kukus
dengan
asi, tumis brokoli dengan asi dst dst

kedua .. apa dasar menyatakan anakmu alergi telur dan susu (ok deh kalau
alergi
susu kita gak pusing kan bayimu ASI ya ... kita juga gak pusing karena di
atas
usia 1 tahun biasanya anak sudah bisa mentolerir protein susu sapi) ...
tetapi
telur? Apakah anakmu pernah bereaksi alergis terhadap telur, keju, yogurt?
Katakan lah .. yang bikin akergi kan putih telurnya ... jadi kamu bisa tetap
berikan kuning telurnya

ketiga .. urin normal .. maksudnya sudah dkultur atau baru urin rutin? kalau
belum dikultur .. please urine culture ... karena untuk bayi patokan
diagnosis
ISK adalah urine culture

Keempat .. anemia. memang butuh asupan xzat besi tambahan kalau memang
anemianya
karena kekurangan zat besi ... sudah dilihat gambaran darah tepi nya?
Maksudnya
.. selain periksa kadar Hb .. bagaimana bentuk sel darah merah, bagaimana
"warnanya" ... kalau defisiensi zat besi .. akan ditulis bahwa eritrositnya
kecil2 (mikrositer) dan pucat (hipokrom). Coba tanyalkan pada DSAmu
Nah soal asupan iron dari makanan .. bukan sekedar dari sumber red meat
melainkan juga dari sayuran berdaun gelap ... dengan catatan .. tambahkan
tomat
atau air jeruk di sayurnya supaya penyerapan iron nya bagus
kabari lagi kami ya

7. BADAN BENTOL-BENTOL - LIZA
Maaf ya .. emailmu ketlisut ....
Jelas alergi ya keponakanmu tetapi pencetusnya memang tidak mudah diketahui
selama tidak terlalu mengganggu, selama tidak menyebab kan sesak napas ...
tak
usah berikan apa-apa.
maaf ... usianya berapa ya?

8. INFORMASI PRODUK
ada panduan dari WHO dalam mencermati produk medis khususnya dari internet.
Saya
ambil 2 butir dari summary nya:

a.. Although it is often difficult to determine, you still need to verify
the
source of information available on the Internet (see Point II). Point II ini
sbb: LOOKING AT A WEB SITE? CHECK THE FOLLOWING:

a.. Is there clear indication of the name and contact address of the web
site
owner?
b.. Is it clear which organization(s) contribute funding, services, or other
support to the web site?
c.. If advertising or sponsorship is a source of funding, is this clearly
stated?
d.. Is this a site for consumers, health professionals, or some other
audience?
e.. When was the information displayed last updated?
a.. Information that sounds too good to be true, in particular, requires
verification and careful assessment (see Point III). keep these
considerations
in mind:

a.. If information sounds too good to be true, it probably is. The
following lists some warning signs that medical product information may not
be
truthful:

Advertisements or information that use phrases such as scientific
breakthrough, miraculous cure, exclusive product, secret formula, ancient
ingredient, without risk, anti-ageing, improve sexual performance, and all
natural;

Case histories from cured customers claiming amazing results. When you
see a testimonial, ask for proof of its typical nature;

A list of symptoms and diseases it is claimed the product cures - for
example, claims that one product can cure or treat HIV/AIDS, cancer,
arthritis,
Alzheimer's disease, wrinkles, weight problems, memory loss, and so on;

Advertisements that tout the latest trendy ingredient in the news
headlines;

Claims that the product is available from only one source, for a limited
time;

Testimonials from famous medical experts;

Claims of no risk or lack of any risk information - remember: no
product or treatment is completely risk-free;

Claims that a product is scientifically proven and absolutely safe.

a.. Products with the same name may contain different ingredients in
different countries. Therefore, when searching for information you should
look
at the International Non-proprietary Name (INN) of the active ingredients
and
not just the product name (brand name, trade name).

b.. Product information should be as complete as possible, and it
should include at least the elements outlined in the following box:

LOOKING AT PRODUCT INFORMATION? A RELIABLE WEB SITE WILL PROVIDE THE
FOLLOWING INFORMATION:

a.. product name
b.. active ingredient(s)
c.. name of other ingredients known to cause problems to some people
d.. what to use the product for
e.. when not to use the product (for example, in pregnancy, allergies,
interactions with other medicines or foods)
f.. how to use the product
g.. possible undesired effects
h.. how to store the product
i.. manufacturer's name and contact information
j.. last update of the information

seandainya ada kebingungan membaca informasi di atas ... tolong beritahu ya
...

Ok sekian dulu ya .... mau tidur ah hehehe
bewsok pagi si bungsu pergi ke luar Jawa hiks
dan badan sedang not delicious nih hehehe

Have a nice monday!
wati

===============

Tue May 16, 2006 7:23 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 62D*

* *

Jakarta, 16 Mei jam 19.05

Selamat malam ...
rada lumayan kok sekarang .... thanks a lot atas semua perhatian .... semoga
email2 pribadi buat saya tidak terlalu menngganggu .. mohon maaf apabila
inbox
SP penuh dengan email OOT/personal tsb (lain kali japri saja ya hehehe but
thanks a lot indeed)
Saya mau sambung dengan email sepotong yang saya buat minggu lalu tetapi
keburu
ambruk jadi gak sempat selesai hehehe

Jakarta, 12 Mei 2006 .... jam 21.58

Dear all ....

Aduuuh sudah jumat malam .... waktu seperti berlari ... kadang 24 jam
seperti
tak cukup hehehe ... atau karena memang mesinnya buatan lama hehehe ...
sudah
tidak bisa berlari kencangggg ....

Memang agenda sedang gak ketulungan ... minggu depan ke semarang (doain
ya...)
minggu depan nya lagi ada tamu dari Australia mau meninjau Yayasan orang Tua
Peduli ... Prof Warne ... kalau beliau tiba nya pagi ... langsung diajak ke
pesat ... hehehe
Boleh loh peserta PESAT tanya2 sama beliau ... pola hubungan pasien dengan
dokter, pola pengobatan yang rasional, .... hehehe kan sesi PESAT tg 27 Mei
nanti RUD ... atau bahkan masalah endokrin pada anak.
Tamu ini dari RCHI (Royal Childrens Hospital International) ... lembaga
sosial
untuk negara ke3.

Awal juni ada tamu lagi .... DR G Vernon .... (clinical pharmacologist;
pakarnya
Drug Information Service)
Beliau punya proyek di Vietnam ....

Tadi malam nguantuk luar biasa karena sebelumnya tidur baru jam 3 pagi tapi
harus nonton American Idol hehehe ... penasaran siapa yang menang ...
Dewi .. kamu idolanya lolos terus ya .. saya mah bingung .. semua bagus
hehehe
maaf ngelantur ... seharian banyak yang bikin mumet jadi mesti cari hiburan
dikiiit

Tadi talk show dengan prof Iwan ... ruameee ... SMS nya guprak!! ....
buanyaak
hehehe
Materinya sehubungan dengan WHD tahun ini ... WORKING TOGETHER FOR HEALTH
yang
didedikasikan untuk tenaga kesehatan ... beranjak dari permasalahan
kuantitas
(uneven distribution) dan kualitas
Tapi Prof bilang ... yang mesti dibahas kualitas .... karena itu lebih
menjadi
concern banyak pihak ... penyiarnya ida Arimurti dan Daniel Tumewa ...
serulah
... tahu sendiri kalau prof Iwan sudah bicara ... Peserta PESAT 1 dan 2
pasti
ingat ceramah beliau .... hehehe
Salah satu isu yang mucul adalah statement pelintiran MEDICINE IS ARTS ...

GEJALA TIFUS - AYUDIA; GRACE LAROPE, ARUM
Ini juga salah satu topik yang didiskusikan dengan prof Iwan
Coba baca web nya ... ada 4 artikel terkait ini dan beliau juga berang
sekali
soal tes widal ini
mari kita sama2 belajar .... saya kutip email Ayudia

"Esokan harinya (selasa pagi = berarti 3 hari demam) demamnya tambah parah
ditambah kepalanya sakit
Dan sedikit mual. Baru saya beri obat antibiotik(primadex)"

Bijaknya ... cari penyebab demamnya ketimbang langsung mengkonsumsi
antibiotik.
Apalagi dasar pemilihan antibiotiknya juga tidak jelas ...

"Rencananya kalau masih demam,nanti malam mau saya ajak ke rumah sakit untuk
cek darah".

Apa tujuan Cek darah? Mau membidik apa? Mau tahu penyakit apa? Apa cek
darahnya?
Pertanyaan-pertanyaan di atas membantu kita untuk tetap rasional dan tidak
beranggapan bahwa buat "aman"nya periksa darah .... nanti dulu
Tifus baru kita curigai kalau demam sudah lebih dari 5 hari (tadi malam sih
Prof
Iwan bilang kalau sudah lebih seminggu)
Kedua .. jangan periksa widal ... tak ada gunanya kalau buat orang Indonesia
.... semua orang sudah terpapar pada kuman salmonella dan sudah membuat
antibodi
sehingga tes widal nya positif
Saya sedih membaca email kalian berdua ... tifus kok kayak abomenen hehehe
....
langganan ... bolak balik kena ... jangan2 memang bukan tifus
Harus diakui ... label gejala tifus ibarat diagnosis keranjang sampah
Sebaliknya ... kalau memang tifus ... jangan obati sendiri dan patuhi
pengobatannya

SEKOLAH BERASRAMA - FAHMIA
Kalau boleh saya memberikan saran ...
Ketika kita membuat keputusan bagi anak .. tentunya kita mencari yang
terbaik
baginya ... Konsep terbaik bagi anak memang bisa abu-abu ... karena anak
belum
bisa membuat keputusan sendiri ... diwakilkan kepada orang tuanya sampai ia
dewasa ...
Tetapi ... seandainya kita menjadi seorang anak berusia 5.5 tahun ... apa
sih
yang paling kita inginkan dan dambakan?
A sweet home, a warm place where mom and dad are always there for him/her
whenever she/he needs them ...
a strong and loving arms to cuddle her, to whisper sweet comfortable words
...
to sing a lullaby when night comes (as a litlle child .. we all are "scared"
of
darkness..) ... to hold me tight when she/he has bad dreams ...
A big smiling face when I feel blue

Mau ikut urun rembug ... PUYER
Ramai sekali diskusi soal puyer ..sangat dinamis. Saya ikut urun rembug dari
beberapa aspek RUD ...
Konsep RUD dicanangkan di Nairobi tahun 1985 ... intinya:

Patients recieve medications APPROPRIATE (baca = TEPAT, SESUAI) to their
clinical needs, in DOSES meet their INDIVIDUAL requirements for an ADEQUATE
period of time, accurate INFORMATION, and at the LOWEST COST to them and
their
community.

Appropriate medicine vs Polifarmasi.
Untuk obat tertentu yang tak ada sirupnya memang harus digerus obatnya
Oleh karena itu dapat dimengerti kalau di luar negeri juga ada yang kasih
puyer
...
yaitu kalau ada anak butuh suatu obat dan belum ada suspensi pediatriknya ..
ya
dibikin puyer.
Sedangkan.... yang dimaksud puyer oleh kita semua disini adalah puyer diluar
kasus khusus di atas.

Puyer di Indonesia kental polifarmasi.
Katakanlah memberikan parasetamol puyer.... digandeng dengan luminal atau
diazepam.
Generiknya murah dan sisa pemakaian bisa disimpan .. .kalau puyer mau
disimpan
berapa lama??

Saya ingat tahun lalu seorang farmakologi klinis mengeluh karena bayi 10
bulan
dengan batuk pilek demam puyernya isinya 23 macam
bulan lalu dirujuk anak 2.5 tahun dengan campak, puyernya isinya 15 macam
dan
setelah dipuyerkan dicampurkan ke sirup thimi 75 ml ...
seorang dokter umum membawa keponakannya berusia 6 bulan dengan demam dan
bronkiolitis, puyernya isinya 19 ...
Penelitian sporadis beberapa tahun lalu dan menemukan kandungan obat dalam
puyer
umumnya lebih dari 3 obat
Waktu saya masih mengajar, kami mengadakan audit resep ... puyer isinya
lebih
dari 4 obat ....

Jadi benar SP katakan ... bukan anti puyer an sich
puyer di Indonesia memang sarat polifarmasi. Kalau mau kasih puyer yang
isinya
hanya parasetamol ... mengapa tidak? meski sirup generiknya kan murah.

Tentunya kita pun lantas bertanya ... apa sih common health problems pada
anak
yang butuh banyak obat?
Dan dengan menyatakan tak mau puyer bukan berarti kita lalu beralih ke obat
OTC
yang juga biasanya campuran ... melainkan beralih ke yang seharusnya ...
sesuai
SOP/guidelines
Dan dengan menolak puyer bukan berarti kita menolak polifarmasi karena
memang
ada kondisi-kondisi yang butuh beberapa obat sekaligus misalnya ... TBC,
leukemia, anemia aplastik, dst dst ... intinya ... angka kejadian
penyakit-penyakit ini kecil sekali.

Dosis. Apa benar kalau sirup lantas dosisnya tidak bisa seakurat puyer?
Kalau memberikan ceramah pada farmasis di UI .... saya selalu katakan ...
dosis
bisa dihitung dan diberikan dengan spuit ... kalau butuh 3 kali 1.5 ml ...
kan
mudah asalkan orang tua diajarkan bagaimana memakai syringe nya.

Individual requirements. Ini juga alasan yang sering dipakai untuk
justifikasi
pemberian puyer ....
Apabila yang dimaksud kebutuhan individual dosis ... sudah terjawab di atas.
Di lain pihak, tidak sedikit puskesmas maupun praktek swasta yang resepnya
dicap
... saya pernah diminta menggantiukan senior saya ... sebelumnya saya
ditentir
... ada puyer demam, ada puyer batuk ... ada puyer diare ....
ada puyer di bawah 1 tahun, 1-3 tahun dst dst.
Saya merasa seperti tengah bekerja di perusahaan konfeksi ... dan amat
merindukan sentuhan individual.

Practicability. Apakah memberikan sirup lebih sulit ketimbang memberikan
puyer?
Semua pasti tahu jawabannya.
Mungkin puyer memang lebih praktis ... kalau .... obatnya banyak ... tetapi
...
sakitr harian anak bukan penyakit yangbutuh banyak obat.
Relatif semua anak "susah" disuruh makan obat ... bukan hanya anak Indonesia
...
nah kalau alasan memberikan puyer adalah mempermudah pemberian obat pada
anak
... mestinya mekanisme ini juga di adopt di negara lain.

Informasi. Ketika kita memberikan puyer berisikan 6 obat misalnya, apakah
kita
memberikan informasi kepada orangtua perihal jumlah obat, perihal mekanisme
kerja masing2 obat, perihal risiko efek samping obat, perihal risiko
interaksi
satu dengan yang lain ...
Tidak sedikit orang tua yang tidak mengetahui jumlah obat yang diberikan dan
menganggap instruksi 3 kali satu bungkus itu hasilnya sangat mungkin bukan
sama
dengan 3.

Harga. Alasan terbanyak memberikan puyer adalah karena harganya murah.
Di lain pihak, audit resep di suatu RS pendidikan sekalipun ternyata tidak
sedikit yang mempergunakan obat bermerek (bukan memberikan obat generik)
....
apalagi resep di praktek swasta ...
Kalau anak batuk pilek demam obatnya velosef, kenacort, teofilin, mucopect,
codein, actifed ... kan harganya jauh lebih mahal ketimbang obat common
colds
sesuai SOP yaitu parasetamol dan minum lebih banyak dari biasanya ...
Katakanlah puyernya generik sekalipun, kalau polifarmasi .... jatuhnya pasti
lebih mahal ketimbang non polifarmasi.

Kalau memang puyer merupakan cara pemberian obat yang paling rasional karena
tepat, murah, praktis, logika saya yang bodoh ini mengatakan ... pasti
metode
ini sudah di adopt oleh negara ketiga lainnya ... Bangladesh, Srilangka,
pakistan, India, negara-negara Afrika ...
Puskesmas di India tak ada puyer ...

Aspek lain.
Kemungkinan interaksi. Good practice of Dispensing - di[ertanyakan. Ketika
workshop mengenai RUD, diperagakan pembuatan puyer dan farmasis dari negara
lain
ribut protes ... kok mau sih farmasis bikin obat kayak gitu ...

Tanya Dra Rina, setiap kali jumpa rekan farmasis dari Malaysia, habis
diledek
.... hehehe ya kan Rin ...

Berikut ini sebagai penutup saya kutip email dari Prof Cranswick ...
pediatrician dan juga clinical pharmacologist yang saya peroleh rabu pagi
kemarin.

Dear Wati,
Many thanks for your email.

As far as the Puyer mixture, I would not recommend them for several reasons:
Poor control over the dose
Problems of polypharmacy
Potential physical interactions between the components
Not necessary in most cases
Kindest regards from London,

Noel
Associate Professor Noël E Cranswick
Currently on Sabbatical in London
Centre for Paediatric Pharmacy Research, The School of Pharmacy
University of London. 29-39 Brunswick Square, London WC1N 1AX

Beliau pernah berkunjung ke Indonesia ... di RS melihat pembuatan puyer (gak
usah diceritain ya reaksi beliau hehehe) dia langsung telepon ke teman nya
...
salah satu komentarnya ... Goodness me .. divided by eyes. Maksudnya begini,
ketika puyer selesai dibuat, dibagikan ke tiap wadah dengan asas kira-kira
...
tidak lagi ditimbang. Bungkus alias sachet yang satu bisa berbeda dengan
sachet
yang lain ...

Sesuatu yang sudah berlangsung sekian lama sekalipun bukan berarti tak perlu
di
review ... Semua bisa berubah ....
Butuh waktu ... tentu ...apalagi pada dasarnya, perubahan selalu mengundang
reaksi ...
Enakan status quo kali ya hehehe (maaf)
Nah .. salah satu agent perubahan yang potent berdasarkan penelitian di
Inggris
adalah konsumen yang cerdas (bijak)

Berhubung sudah dini hari .... saya sudahi dahulu email ini di jam 2.27 am
Mau taruh badan ... besok perjalanan masih panjang
Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan
Maaf juga BR nya puanjaang ...
Mohon maaf juga belum bisa menanggapi email2 sisa sampai hari ini

love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

6.

Bunga Rampai 63A - C

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:45 pm (PST)

Thu May 18, 2006 5:50 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 63A*

* *

Jakarta 16 Mei 2006 jam 20.29

Dear all
selamat malam
mau nyicil sedikit ... mumpung hutang belum terlalu banyak hehehe. Apalagi
kan
jumat ke semarang (doain yaaa PESAT semarang sukses ... kan buat anak cucu
kita
semua juga).
Makanya dieman2 banget nih badan hehehe .. supaya tidak mengecewakan panitia
semarang hehehe

CARA MINUM ANTIBIOTIK YANG BENAR - DESSY KS
Thanks Ria ... mau ikut urun rembug
1. Pastikan diagnosisnya. apakah memang ada infeksi kuman jahat yang harus
dieliminasi dengan antibiotik
2. Kalau ya ... infeksi nya di mana?
Kalau di CDC .. ada panduan pemakaian AB buat awam dinyatakan .. infeksi di
atas
diafragma umumnya disebabkan oleh kuman Gram positif ... mayoritas tak butuh
AB
spektrum luas
3. Kalau sudah tahu ABnya ... kita pilih generiknya
Nah soal sebelum atau sesudah makan .. tergantung ABnya ... memang idealnya
jaraknya sesuai ... kalau 2x sehari ya dengan interval 12 jam misalnya.
Tetapi ...untuk aspek kepraktisan ... boleh sesuaikan sedikit jamnya
sehingga
anak tak perlu dibangunkan tengah malam. Misalnya isntead of jam 12 malam
majukan ke jam 10 malam ... besoknya baru setiap 8 jam ... jadi jam 6 pagi,
jam
14 dst

SHARING AB AGAIN - PATTY H; WIKAN
Thanks Pat sudah sharing
Saya yakin pasti kamu tak patah arang .... soal hasil ... serahkan Yang Di
Atas
... kalau niat kita baik ... selalu saja ada jalan
Thanks juga buat Wikan ... senangnya ... ngiri saya hehehe ... belum jadi
ibu
sudah smart and wise ... dulu mah saya .... kegelapan hehehe ... wah banyak
bikin salah deh hehehe. Kabar-kabari kalau due date nya sudah dekat ya

TBC KAH ANAK SAYA - SHIRLEY
Apakah anakmu sudah tes Mantoux? Bagaimana hasilnya?

§Diagnosis dgn sistem skoring ditegakkan oleh dokter
§Berat badan dinilai saat datang (moment opname)
§Demam dan batuk tidak ada respons terhadap terapi sesuai baku Puskesmas
§Foto Rontgen toraks bukan alat diagnostik utama pada TB Anak
§Semua anak dengan Reaksi Cepat BCG harus dievaluasi dengan sistem skoring
TB
Anak
§Didiagnosis TB bila jumlah skor > 6 (skor maksimal 13)
§Pasien yang mendapat skor 5, dengan usia balita atau ada kecurigaan TB yang
kuat, rujuk ke RS untuk evaluasi lebih lanjut
§Profilaksis INH diberikan bila ada anak yang kontak dengan pasien TB dewasa
sputum BTA ( + ) namun evaluasi dengan sistem skoring nilainya < 5.

Seorang dokter di milis ini bulan feb lalu melontarkan pertanyaan
Ini dari teman saya yg dokter:

tetap saja, namanya ilmu kedokteran itu adalah gabungan antara ilmu murni
dan
seni.Nggak bisa plek melaksanakan sebuah teori ilmiah secara persis
kepadamanusia.Karena manusia terkait dg aspek dan faktor lainnya. Mulai dari
sosialekonomi, budaya, tingkat pendidikan dan juga sistem pemerintahan.....
tetap saja dalam kondisi-kondisi tertentu kita memang harus menyalahi RUD
(sedikit atau banyak).apalagi karena kondisi pasien indonesia jauh berbeda
dengan pasien-pasien klinik Mayo, AAP dan sejenis.Contohnya kayak pemberian
antibiotik profilaksis, pasca operasi. Kan secara RUDmah ini kagak ada. Tapi
coba kalo kita melakukan operasi di RSHS yg koass-nya nonton
operasi bejibun, atau minimal ngerjain khitan,..pasti nggak berani kalo
nggak
ngasih antibiotik pasca operasi(kalau aku ya,.hihihi), kecuali kalo
pasiennya
benar-benar dalam kondisi sangat baik (gizi baik, uang ada, pengetahuan ortu
cukup), ini juga belum tentu deng,.wong di Ina itu negara tropis dg suhu yg
sangat lembab, bikin jamur dan bakteri senang berkembang biak...

So, kalaupun dikampanyekan soal RUD, tetap mesti ada
penyesuaian-penyesuaian,
dan ini mesti dikerjain oleh seluruh sektor yang terkait.

sorry ya kalau editing pay outnya ngaco soalnya saya copy paste dari power
point
local consultant TB

PCR
Saya duluuu untuk Hep C bekerja dengan PCR jadi ngerti lah sedikit betapa
tricky
nya PCR.

PCR untuk TBC.
Kebetulan tetangga saya di lab WHO referral hospital tsb bekerja dengan PCRTB
... kalau pas break .. suka saling curhat ... dia sering frustasi dan memang
false positifnya gede banget.
Berikut tanggapan dari pakar TBC:

"Your statement is absolutely correct. The number of FP can be very high
(low
specificity). And also sensitivity can have serious problems. The high
sensitivity measured has been particularly with adult studies. In children
sensitivity (measured always against culture) can be as low as 40%.
Furthermore there is no quality control for PCR in Indonesia and cross
contamination is extremely easy in this process. Furthermore if PCR is done
on
blood sample like often here in Indonesia the result could be positive in
the
presence of infection (not disease!).

I have plenty of literature evidence to back this up if needed.

In summary PCR is not advisable to be used as a stand alone method to
diagnose
Paed TB and is certainly not recommended in Indonesia.

PCR - TIFUS: Tahun lalu (juli, pas sebelum Konika), perkumpulan ahli
mikrobiologi Indonesia dan Indonesia Antibiotic resistance watch
menyelenggarakan seminar di hotel Borobudur. Salah satu yang dibahas tifus.
Khusus terkait PCR, mereka tidak rekomendasikan ... alasannya ... false
positive
nya tinggi. Karena positif belum tentu diseased (SP jangan bingung ya kan
sudah
diterangkan di Pesat konsep infected vs konsep diseased)

INHALASI - NILA

Hehehehe .... jangan sebel sama suami doongggg Pasti cuma sebel-sebelan kan
ya
hehehe

Memang kelirumologi soal inhalasi buanyak bahkan harian lah di kita ini
hehehe
Anak batuk, anak pilek, anak ada dahak, di inhalasi
Padahal kalau batuk kan cari dulu penyakitnya apa ... kalau asma ... baru
butuh
bronkodilator ... pemberian bronkodilator sebaiknya secara hirupan
(inhalasi,
apakah dengan inhaler atau nebulizer). Gak diinhalasi juga keluar ingus mah
hehehe
Jangan napsu ya hehehe. Salam hormat buat suami dan temanmu

BERAT BADAN GAK NAIK - MONICA
Sudah diplot di kurva pertumbuhannya? Pakai yang baru ya
Kedua, anakmu TBnya bagus (kalau benar 80 cm) berarti bukan stunted growth
Kalau saya boleh urun rembug ... singkirkan kemungkinan ISK dengan melakukan
pemeriksaan urin kultur. Kedua, diskusi dengan DSA ahli gizi anak
tapi kamu ralat ... TB 72 cm ... bener gak sih periksanya?
kalau ini ada baiknya selain 2 hal di atas kamu ke ahli endokrinologi anak
untuk
mendiskusikan x ray bone age dan pemeriksaan TSH-FT4

TOLONG SAYA - NOVITASARI - JATUH VS MUNTAH VS PIPTAL
Kalau merujuk ke gejalanya, iunfeksi virus (gastroenteritis) saya tak akan
berikan Piptal ... oralit saja sesering mungkin
Sudah baca kan tatalaksana diare dengan atau tanpa muntah
Jangan biasakan memberikan obat simtomatik (penghilang gejala) pada anak ...
Mari kita berandai-andai ... bagaimana seandainya muntahnya ada hubungan
dengan
cidera nya ... kan bisa kehilangan jejak kita ... dikira tak ada sesuatu
yang
salah karena muntahnya sudah berhenti

GUMOH - ROSALIA
Thanks Aity
Gumoh bukan hal yang jarang dialami bayi
gak perlu cemas, sejalan dengan bertambahnya usia akan membaik dengan
sendirinya
gumoh butuh intervensi apabila: menggaggu pertumbuhan anak (bayimu naiknya
buanyak kok dalam 1 bulan); ada darah di gumohnya (warna tanah) ... atau
disertai lengkingan hebat kesakitan

STERIL - FEBRIE
Sterilisasi tak harus SC kok
sesudah partus bisa langsung dilakukan dengan mudah karena puncak rahim
masih
tinggi sehingga secara teknis memudahkan
dulu waktu saya inpres di RSU luar jawa, dapat petaihan tubektomi di Raden
Saleh. Saya melakukannya di RSU kabupaten. Operasinya very simple and
straightforward

OBAT PATEN - RIA
Tahunya? tanya dokternya, tanya farmasisnya
Ada generiknya atau tidak
Kalau obat umum sih sudah gak kategori hak paten lagi
kalau bisa miliki buku obat
kalau semakin banyak pasien meminta obat generik ... semakin sejahtera lah
kita
karena dari sisi makro pun kita membantu menghemat devisa ...

Nah sekarang mau menyambung topik kita yang hangat
1. Waktu Delta medika sih yang Prof Iwan maksud dengan art ya saat
berkomunikasi, berempathy, dengan sepenuh hati (dan beliau gak setuju kalau
"diagnosis" dengan art
kalau emailnya ke saya sbb:

"Iwan Darmansjah" <>
To: "Purnamawati"
<purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=XEug-L1yj8zCUawS2QdpPzhk2fP9wMQ8OObjgxY1WJ8JnYFopWTkOlz4OXCBKoYQfGMLWiNVls_-B3ZIOu-sgAsy1w>
>
Sent: Friday, May 05, 2006 9:10 PM
Subject: Re: Iwan

> Wati,
> Jangan bilang medicine tuh arts. Wah, salah besar, medicine adalah
kumpulan
dari banyak ilmu/science. Ngobati orang harus mengumpulkan semua ilmu yg
ada.
Kalau arts, kan masa kau 'artis'?? Artinya kan
> menggunakan nalar , bukan seperti melukis.
> Indonesia bukan beda lagi , tapi tidak profesional.
>
> Iwan

Nah seperti di BR yang kepalang ke kirim jawaban saya sbb:
Buat saya yang ignorant ini .. arts ...menyiratkan kebebasan bereksperimen,
kebebasan improvisasi ... dst dst
Nah lalu kaitannya dengan kerja kita konkritnya bagaimana?
Apakah kita bebas berimprovisasi memberikan obat kepada pasien? Pasti bukan
ya
... karena kalau iya ...
Lalu apa gunanya ada SOP dan guidelines?
Jadi ... apa dong hehehe ... jangan dimarahi ya saya
Buat saya yang bodoh ini ... medicine is arts adalah .. setiap individu itu
unik
.... sakitnya sama2 dispepsia tetapi yang sakit kan bio[psikososialnya gak
sama
... pendekatannya berbeda
Menghadapi Astri, Citra, Rafa, Alyssa, Hanif, pasha, Reva, dst dst [pasti
beda
satu sama lain.
Buat saya ... arts di sini juga kepandaian memberikan terbaik meski
dihadapkan
pada berbagai keterbatasan. Memberikan yang terbaik tanpa harus menjadi IRUD
...
itu butuh ARTS ... hehehe salah ya ???
Itu bulan februari lalu
sebetulnya untuk hal senada saya pernah menulis di salah satu edisi cinta
saya

tetapi lalu saya penasaran ...
saya hubungi beberapa pakar termasuk pakar etika kedokteran dan bisa dibaca
di
bawah ini

From: Warne
To: 'Purnamawati' ; 'Barnes' ; noel. ; 'Smith'
Sent: Thursday, February 16, 2006 12:57 PM
Subject: RE: Medicine is art

Wati,

There is no doubt that Medicine is an art because it involves dealing with
the
whole person, but without a firm scientific basis, it is no better than any
of
the many forms of complementary medicine.

Doctors have an obligation to the patient to 'first do no harm'. They need
to
know as much as possible about the evidence base for what they have
available,
then the art is to choose the best one for the patient with the illness.

I'll be interested in what my colleagues say.

Regards - Garry

From: "Arnold Smith" <> To: "Purnamawati"
<purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=XEug-L1yj8zCUawS2QdpPzhk2fP9wMQ8OObjgxY1WJ8JnYFopWTkOlz4OXCBKoYQfGMLWiNVls_-B3ZIOu-sgAsy1w>
>
Sent: Thursday, February 16, 2006 2:05 PM
Subject: Re: Medicine is art

> Dear Wati,
> Of course your colleagues are right. Much of medicine is an art.

It requires the arts of empathy and compassion for the sick, respect for
them as
human beings, good communication, engendering confidence in the doctor,
adjusting treatment to suit the patient, etc.

It also requires that the art is built upon the foundation of rational,
scientific evidence where it exists. We should only interfere with the
body's
natural ability to fight illness with treatments which are capable of
achieving
a benefit and when scientific evidence shows that we are likely to do more
good
than harm.
> There are some areas where good evidence exists
> and the indications for antibiotic use in children is one such area. We
know
that giving antibiotics for a cold does not help , it exposes the patient to
small unneccessary risks of side-effects and it encourages germs in the
community to become resistant to that antibiotic and thus less likely to
work
when needed in serious infections in other people.

Keep up the good work. All the major world religions tell us that good will
eventually win so long as we persist and dont despair and give in .
> Arnold

Kalau boleh nyambung
Engeneering juga ada arts, membangun jembatan tanpa merusak panorama
lingkungan
misalnya tetapi tentunya kaidah teknik sipilnya tetap dipegang kuat (CMIIW
yang
Ir Sipil); kalau Kung Fu kebanyakan art nya ketimbang teknik nya risiko
kalah
kan tinggi tapi ya gak papa wong yang kalah si aktor pelakunya. Kalau di
dunia
kedokteran kan yang "menderita" siapa?

Sebetulnya sih secara logika sudah bisa diterangkan
Pada akhirnya .... kata hati kita yang harus bicara.

sudah ya, mau pijetan
masih gimana gitu ... besok ke semarang hiks ... pengennya ditemeni suami
...
kan lagi sakit hehehe

wati
=============

Tue May 23, 2006 7:56 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 63B*

* *

Jakarta 23 Mei

Dear all
Apa kabar? Mau nyicil dikit2 hehehe
Maaf belum sempat lihat semua email masuk baru sempat membaca sebagian
(kecil)
yang tg 19 Mei hiks ... tapi saya yakin kalian semua sudah semakin bijak dan
cerdas dan tentunya juga sudah semakin mandiri. memang tujuan milis sehat
ini
adalah merangsang rasa ingin tahu, merangsang semangat kebersamaan,
merangsang
keberanian untuk bertanya. tentunya tidak mungkin semua jawaban bisa dijawab
tuntas ... ada banyak keterbatasan tetapi saya yakin ... dengan berjalan nya
waktu kalian semakin mampu dan semakin tahu pentingnya proaktif penguasaan
ilmu
kesehatan.

Sukur alhamdulillaah PESAT 5C (Semarang) sudah mulai berjalan. Terharu saya
...
dan rasa terimakasih luar biasa baik untuk panitia maupun peserta ... semoga
jerih payah kalian ada buahnya ... buah yang sangat manis tentunya.

Ok mulai ya dikit2 hehehe kepinginnya sih rabu besok dah bisa diposting

1. BCG TIDAK BERBEKAS - SOERJANTO KHANDIQ
Thanks hendarwain.
Idealnya memang meninggalkan bekas. Namun demikian, penelitian membuktikan
bahwa
daya proteksi BCG tidak paralel dengan adanya parut bekas BCG. Tujuan BCG
kan
melindungi terhadap TBC meningitis, TBC milier. Nah ada tidak ada parut
ternyata
daya proteksi itu tak terpengaruh
BCG tak usah diulang ya

2. ISOPRINOSIN (was bercak merah setelah panas) - EVI NICHO
Thanks Dr Najwa
Evi sudah coba masuk ke web prof Iwan soal obat satu ini? Memang
kontroversial
sekali dan sempat menimbulkan keramaian beberapa tahun lalu. Coba deh
berkunjung
ke situs beliau
Mengapa masih diresepkan? wah saya tidak tahu persis dan tidak bisa
merepresentasi si pemberi obat. Mungkin saja karena tidak tahu, mungkin juga
karena sebenarnya tahu gak perlu obat tapi ya itu tak punya keberanian untuk
bilang bahwa gak butuh obat.
Itulah sebabnya, peran konsumen yang bijak akan sangat membantu terciptanya
layanan kesehatan yang semakin hari semakin baik. jangan ragu untuk
mensupport
dokter dengan menyatakan bahwa .. ok dok jadi virus ya, gak butuh obat ya ..
terimakasih ya dok ... dst dst.

3. PERKEMBANGAN BAYI 1 BULAN - DONY FIRDAUS
Thanks Aity; thanks Dr Najwa
Mau ikut urun rembug
Betul sekali ... anakmu masih mencari pola ...
Pertama... ketika janin ... didalam kandungan tak ada sensasi terang (siang)
dan
gelap (malam). Sensasi ini terkait hormon melatonin.
Nah setelah lahir, tentunya bayi butuh waktu untuk menghayati sensasi tsb.
hormon melatonin nya butuh waktu untuk berfungsi sebagaimana mestinya.
Kedua ... di awal kehidupan, pola tidur sangat terkait dengan pola makan.
Bayi
akan terjaga ketika ia merasa lapar. Di lain pihak, pola makannya juga masih
berubah2 karena ia juga masih terus belajar bagaimana menyusu dan mnghisap
ASI,
dst dst
Jadi .. ya ikuti saja dan nikmati saja ...
saat bayi toidur, usahakan agar sang ibu juga tidur ... sejalan dengan waktu
anakmu akan memiliki pola yang semakin predictable.

4. MENU UNTUK 6 BULAN - TANTRIE
Coba kamu berkunjung ke web sehat ... ada lho soal MPASI
Nah ... makanan pertama yang diperkenalkan sebenarnya bukan buah melainkan
cereals dalam arti .. beras... apakah itu tepung beras atau berasnya (dalam
bentuk bubur atau tim). Lalu bertahap tambahkan sayuran dan buah lalu
protein
hewani. Dengan catatan .. sampai usia 1 tahun tetap makanan utama nya adalah
ASI
ya...
BAB keras? Kurang serat? Makanan nya terlalu banyak sehingga ASInya kurang?
coba
deh tinjau ulang dan kalau masih bingung email lagi ya

5. BAYI KUNING - BUNDA RIZQI
Thanks Samsul.Mau ikut urun rembug
Coba Tutie browsing neonatal jaundice di AAP ... ada guideline nya yang
intinya
... kalau kuning di usia di atas 48 jam umumnya tak perlu cemas kan seperti
Samsul bilang .. itu fisiologis artinya bukan karena ada sesuatu kelainan
melainkan karena fungsi hati si bayi yang relatif belum matang.
Nah ... kadang kuning menetap sampai usia lebih dari 2 minggu. Coba
perhatikan
apakah urin nya gak gelap seperti teh? Kalau urin warnanya normal maka
kemungkinannya breastmilk jaundice ... juga gak perlu intervensi apapun.
Namun demikian, kalau sudah lewat usia 2 minggu sebaiknya memang ke dokter
untuk
menyingkirkan kuning karena sebablain misalnya karena adanya kelainan di
hati

KOK TIDAK DIRAWAT?
begitu pertanyaanmu hari ini ... thsanks buat yang sudah menanggapi
DSAnya benar, tidak perlu rawat karena nampaknya setelah diperiksa sesuai
dengan
breastmilk jaundice. Kalau ada kelainan hati, pasti DSAnya akan melakukan
pemeriksaan lebih lanjut. Itupun dengan catatan tak perlu dirawat.
Sutji benar, untuk bayi cukup bulan, kuning sesudah hari ke 3 baru
dipikirkan
terapi sinar apabila bilirubin lebih dari 15.

6. KAKI SAKIT - DIAN W
Thanks Dr Najwa. Bagaimana anakmu sekarang? Pasti sudah membaik kan ya.
Di lain pihak, pada anak normal seusia anakmu dan usia anak SD, tak jarang
mereka mengeluh sakit kaki ... biasanya sih growing pain ... akibat
penambahan
panjang tulang panjang. Alias anaknya tambah gede hehehe
Kalau rematik mah sendinya bengkak dan merah.

7. HERBAL MEDICINE
Saya prihatin membaca lalu lintas email soal berbagai obat herbal. Thanks
Ibu
Julia yang tidak bosan2 memberikan pencerahan.
Selain belum ada kajian EBM soal efektivitas dan keamanannya, juga
penelitian
membuktikan banyak produk tersebut yang ternyata kandungan nya tidak sesuai
dengan klaimnya. Misalnya ... mengandung x 200 mg ... ketika diperiksa tidak
benar kuantitasnya. dst dst
Kalau belum ada kajian EBM nya, kan mending mengkonsumsi yang sudah jelas
terbukti aman dan ampuh misalnya pola makan sehat seimbang. Kan mending
uangnya
disimpan untuk kebutuhan yang lebih penting.
Untuk tabungan pendidikan anak atau untuk tabungan kalau ayah/ibunda jatuh
sakit
(Di Indonesia sakit = mahal .. ya kan; tapi kalau sudah manula, otomatis
badan
lebih rentan)

Pernah baca panduan mencermati informasi medis dari WHO? Salah satu klausul
yang
dikemukakan adalah:

1. HATI2 TERHADAP INFORMASI YANG BOMBASTIS
dimana produknya diklaim bisa menyembuhkan penyakit A sampai Z. Itu kan too
good
to be true ... alias memberikan harapan palsu.

2. HATI2 MENYIKAPI TESTIMONI.
Pengakuan orang per orang bahwa merasa badan lebih sehat atau lebih bugar,
bukan
bukti ilmiah (tidak masuk sebagai evidence dalam pengertian statistik alias
bukan bukti sesuai kaidah EBM)

Jadi, kalau boleh urun rembug, ketimbang mengkonsumsi VCO, mending makan
sehat
sesuai piramida makanan
Apalagi TIANIS ... aduuh ...

Kembali ke nalar saja yuk. Masak kita mau mengeluarkan uang untuk barang
yang
gak jelas ...
kalau cuma gak jelas keampuhannya ... masih mending. Tapi ... kalau gak
jelas
aman atau tidak bahkan sudah jelas potensial menimbulkan efek samping
seperti
efedra, diuretik aduh ... mbok ya bukan sekedar pemborosan lagi namanya.
Saya sering m,engutip ungkapan Pak Wimar ... orang Indonesia tuh memang suka
kepingin "canggih" di tempat/kondisi dimana gak perlu canggih.
Ya itu tadi .. apa yang salah dengan pola makan sehat sehingga mesti
mengkonsumsi macam2 ...
semoga bisa menjadi bahan renungan.

8. BAYI SEPSIS - FATIMAH
Maaf baru saya respons sekarang
sesuai panduan penanganan demam, di bawah usia 3 bulan, mnemang harus dibawa
ke
dokter untuk menyingkirkan adanya infeksi berat seperti sepsis
Biasanya langsung di work up (termasuk pemeriksaan lab darah urin sekaligus
kultur keduanya; tetapi maaf, saya tidak paham mengapa mesti di CT scan;
apabila
tidak ditemukan penyebab demamnya memang USG kepala untuk mencari cairan di
ronngga subdural tapi buat saya sih bukan CT scan)

Pada usia 47 hari, bukan DB yang harus dipikirkan. apa maksudnya infeksi
negatif?

Sepsis itu apa? sepsis itu suatu kondisi infeksi yang berat karena mikro
organisme penyebab infeksinya masuk ke aliran darah. Harus dibuktikan dengan
kultur darah. Kalau ada sepsis karena kuman maka kultur darahnya akan
positif.
Masih mungkin infeksi virus.
maaf cuma bisa bantu segitu soalnya datanya juga minim

9. VAKSIN IPD
Dr Tonang, thanks atas sharingnya ...
Maaf, saya tidak bisa menjawab pertanyaan terkait Satgas Imunisasi karena
saya
sudah tidak duduk di Satgas imunisasi sejak Konika yl (Juli 2005)
Dua teman Satgas yang saya tanya:
Dr X: Atas dasar data WHO dan AAP
Dr Y: Tidak tahu, bingung .... penginnya diteliti dulu ...

Dr Tomi: Saya tidak pernah menyatakan tidak setuju pemberian vaksin ini.
Yang
selalu saya kemukakan, yuk kita merenung dulu, kita teliti dulu. Mengapa?

1. Kan ideal kalau seperti di Filipina ...

2. ini kan vaksin muahal, pasien yang datang ke praktek swasta kan tidak
identik
dicover asuransi tanpa plafon. Tidak sedikit yang cuma gaji thok.

Kalau di USA, seandainya kita datang ke health centre, free atau murrrah
buanget. Kalau ke dokter partikelir ya mahal kecuali dicover asuransi. Ini
berlaku untuk orang indonesia termasuk yang non PR. Tahun lalu saya diminta
phone conference dengan IMSA untuk penggunaan obat yang rasional (mereka
sering
minta kiriman obat dari tanah air), Moslems Indonesia yang ada di USA.
Sebagian
illegal. Tapi kalau ke health center tetap saja gratis. Sama dengan sekolah,
public schools juga gratis tak pandang bulu.

10. PNEUMONIA MIKOPLASMA - SITI SEKARWATI
Thanks Dr Tomi
cuma mau menambahkan
secara epidemiologis ... umumnya infeksi parasit ini mengenai anak berusia 6
tahunan. Dan memang infeksinya ringan. Sama sekali tak ada kaitannya dengan
penyakit pneumokokus

11. KEKURANGAN ENSIM PENCERNAAN; SEL DARAH MERAH KECIL2 DAN KOSONG -
CAMELLIA
DWINANTO
Selama saya sekolah gastrohepato tidak ada penegakkan diagnosis kekurangan
ensim
pencernaan dengan cara yang dikemukakan di email.
Menurut saya, lana saat usia 4 bulan sedang gastroenteritis akut dan untuk
sementara terjadi gangguan absorbsi ... mugnkin lho
Kalau memang ada defisiensi ensim pencernaan pasti diare kronis terus
berlangsung dan anaknya gizi kurang (kok tidak dikemukakan BB dan PB
anaknya).
ASI eksklusif mah gak usah lactoB lactoB an

Sel darah merah kecil2 dan kosong maksudnya mungkin mikrositer dan hipokrom,
suatu kondisi akibat kekurangan zat besi. Tapi saya tidak paham kenapa bisa
loncat ke diagnosis alergi.

Bingung ke 3. Kok jadi tes Mantoux ya? kamu benar ... itu kan buat
menyingkirkan
kemungkinan TBC kalau ada kecurigaan ada kontak dengan penderita TBC dewasa.

Kalu boleh urun rembug, ke ahli gastroenterologi anak deh tapi gak usah di
MMC
ya

12. MUNTAH DAN BAB PADA BAYI - LIZA
Dear Liza, berapa BBlahir bayimu dan berapa BBnya sekarang
menurut hemat saya, apa yang terjadi [pada anakmu masih normal kok
Sejalan dengan usia akan hilamng dengan sendirinya. ASI kan?
Soal tidak sendawa ... kalau menyusu dengan benar sehingga tidak ada udara
tertelan ... tentunya tidak harus sendawa

Dear all
saya sudahi dulu ya
ada segudang PR niiih hikssss
Masih banyak yang belum sempat saya respons karena to be honest, bikin BR
ini
aja kayak panik hehehe.... urut dari tg 19 terus ngaclog terus ah udah lah
ribet
hehehe
tapi enjoy kok

jangan lupa, pesat tg 27 hadir, boleh tanya2 sama pak Warne ...

oh ya, malu saya lihat repost C... hehehe saya mah gak berani baca ulang
hehehe
memang belum bikin lagi C dan P .... enaknya kan kalau sedang tenang ....
tengah
malam ... ketika rumah hening diselingi suara dengkur, suara mimpi dan musik
jazz hehehe

sekali lagi, maaf baru bisa menanggapi sebagian
email japri apalagi belum dilihat nih kecuali yang terkait pekerjaan hehehe
mudahan malam ini bisa begadang hehehe (dah minum espresso dikiiiiiiiiit)

love
wati

==========

Wed May 31, 2006 9:29 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 63C*

* *

Jakarta 30 Mei 2006

Dear all
Apa kabar?
Maaf baru bisa mulai nyicil BR hehehe
Alhamdulillaah PESAT 5 Jakarta 27 Mei lalu sudah berlangsung ... ada Bapak
Warne
yang juga mengucapkan terimakasih atas perhatian kalian, beliau sangat
impressed
... katanya kalian begitu cerdas, kritis. Pertanyaannya bagus2
Saya mohon maaf apabila satu dan lain hal membuat kalian ada yang kecewa
disesi
lalu.
Sabtu malam meeting, minggu pagi meeting. Minggu malam baru bisa tarik napas
lega dan blassssssss tiduuurrrrr hehehe .... gak pake mimpi gak pake
ngelilir
... cuapekkk hehehe. Ok mulai ya

1. BATUK 1 BULAN, HIPEREAKTIVITAS BRONKUS - FERA
Maaf baru sekarang dibalas dan hari ini sudah melihat respons dari SP soal
dokter spesialis paru anak ya. Please go and see him.
Hiperreaktivitas bronkus dasarnya adalahalergi. Apakah Fera sudah coba
menata
ulang lingkungan mu?
Rasanya, saya tak akan berikan obat inhalasinya.
BB turun berapa? sudah diplot di growth chart? di P berapa? Boleh saja kasih
bubur susu dan buah
susunya ASI, buburnya bikin sendiri kan?

2. PRAKTEK BIDAN - EDDY W
Thanks Ewy for the sharing ... iya sedih ya tetapi memang begitu kenyataan
yang
tidak jarang kita jumpai di lapangan Thanks to Dr Tonang yang sudah
menanggapi

Memang jelas, bidan harus mensukseskan program ASI eksklusif. Soal
pelaksanaan
... saya no comment deh
Sama halnya dengan panduan bahwa bidan tidak boleh dispensing obat (kecuali
di
daerah terpencil dan di bawah pengawasan dokter) ... lagi2 ...
pelaksanaannya
... di Jakarta saja saya beberapa kali memperoleh pasien yang diberi obat
selain
polifarmasi, juga dosisnya ":aneh" dan terlalu besar (padahal bayi itu
dibawa
untuk imunisasi tetapi karena ada "pilek" lalu dikasih lah obat2an).
kembali ke program mensukseskan ASI eksklusif, sebenarnya bukan hanya bidan
yang
harus menggalakkan ASI eksklusif ... melainkan .. semua jajaran kesehatan.
Tapi
ya itu .... kami memang terlanjur terlalu "mesra" dengan susu formula
(hehehe
... maaf)
Ya sudah, yang penting kitanya terus saling mengingatkan dan saling
memperkuat
keteguhan dan keyakinan perihal ASI ...

3. PANAS NAIK TURUN 2 MINGGU VS EEG - SUSTIA
Dear Sustia ... hal pertama adalah ... mencari tahu apa penyebab demam naik
turunnya. Apabila di rumah tak ada yang sedang flu, maka kita harus pikirkan
beberapa hal
Pertama, ISK. Kedua, infeksi kronis lainnya. Ketiga, kemungkinan autoimun
dst
dst
Jadi saran saya, hal pertama sih periksa urin rutin dan kultur. kalau
hasilnya
normal, diskusikan dengan DSA mu kemungkinan menjalani tahapan sesuai SOP
fever
of unknown origin (coba lihat di AAP).
EEG??? Mau cari apa?
Pernah kejang demam bukan alasan melakukan EEG atau CT terkait masalah saat
ini

4. RYZEN & VENTOLIN - WIWIEK
Thanks Wiek atas sharingmu dan atas "ketajaman" lingkungan mu ... Thanks
buat
semua yang sudah sharing
Ryzen tidak dilarang
Namun demikian, pemakaiannya di Indonesia sepertinya marak sekali (FDA 2
tahun
lalu melakukan penelitian dan ternyata memang angka pemakaian di sana juga
tinggi sekali hehehe ... aggresive promotion salah satu faktor penyebabnya
katanya)
Kalau kita lihat indikasi pemakaiannya (CMIIW), al untuk dermatitis atopi
yang
berat, untuk rhinitis alergi yang mengganggu kualitas hidup (anak sulit
belajar
karena terganggu dengan alergi hidungnya).
Selain itu, pemakaian bronkodilator seperti ventolin juga marak ... hampir
semua
anak batuk, di puyernya ada bronkodilator bahkan kadang kombinasi 2
bronkodilator.
Coba cari EBMnya dan meta analisisnya untuk cetirizine ini. Prof Iwan
sendiri
beranggapan bahwa antihistamin generasi kedua seperti cetirizine ini tidak
lebih
efektif ketimbang generasi satu; perihal efek drowsinessnya, pada sebagian
orang
tetap saja cetirizine bisa memnimbulkan efek mengantuk sedang.

5. MPASI LEBIH SUKA BUAH - YUYUN
Lucunya Raina hehehe
Yun, penolakan anak bukan berarti penolakan mutlak, jadi terus dan terus
tawarkan. Sesekali, bisa saja bubur susu/bubur berasnya kamu tambahkan ubi
cilembu yang manis atau labu kuning ... bisa juga kamu tambah rebusan kuning
telur supaya agak gurih ... gimana?
Saya yakin Raina gak akan tumbuh jadi anak yang doyan yang manis2 kalau kita
senantiasa mem[perkenalkan berbagai rasa

6. BATUK-MUNTAH VS BRONKIOLITIS - TANIA
Dear Tania, bagaimana anakmu sekarang. Pasti sudah baik ya hehehe.
kamu sudah browse bronkiolitis? Batuk dengan muntah bukan otomatis
bronkiolitis
dan kalaupun bronkiolitis obatnya gak pakai bisolvon kok. Coba deh ke
kidshealth
atau mayo atau AAP.
Kedua .... Soal diare
Berapa kali sehari frek BABnya? Apa betul setioap kali BAB jumlah tinja
banyak
dan cairrrr? hehehe kalau tidak memenuhi kriteria tsb kan bukan diare
namanya
Saya juga ingin tanya .... apa "obat" yang diberikan saat dia diare? ...
Pertanyaan2 tadi hanya untuk memastikan kita tidak over diagnosis diarenya.
Kabari lagi ya

7. MALAS MINUM ASI - MAMA NURINA/SALLY
Sehari berapa kali dia memperoleh ASI? Kalau memang ASInya banyak ... tak
perlu
cemas ketika ia menolak minum asi perah atau UHT (kalau ASI masih banyak ..
mestinya gak perlu UHT kan ya) ...
Terus sodorkan dan tawarkan asi perasnya, jangan p[akai botol deh, pakai
gelas
atau disendoki ... kan usia 1 tahun idealnya sudah lepas botol. Solusi
lainnya,
masukkan ASI ke makanannya ... kan sedaaappp
Soal kencing ... saya yakin anakmu gak dehidrasi ... kalau dehidrasi pasti
lemas.

31 Mei 2006
Aduuh sambung lagi tapi ada 6 butir yang hilang nih hiks
Ya udah .... monta maaf ... seingatnya saja dulu ya

8. PERLU DHA SAAT MENYUSUI? - ANGGI
Sudah baca mayo clinic ... pregnancy .... lalu lihat piramida makanan? Makan
sesuai piramida makanan saja ...
susu sih susu biasa saja (tak usah susu khusus) dan tak perlu suplemen DHA
...
kan banyak makanan yang tinggi DHA
Mending uangnya ditabung buat si bayi

9. DIET SAAT HAMIL- MENYUSUI - NURI DAULAY
Thanks Dr Najwa
Di piramida makanan tertulis jelas2 bahwasanya porsi makan un tuk ibu
hamil/menyusui memang lebih besar ketimbang untuk orang dewasa biasa.
Jadi jangan dikurangi .... tak akan gemuk kalau rajin olah raga ... seminggu
3
kali jalan deh 30 menit

10. KULIT YANG SEHAT - FUKHSEN/ME'
Hehehehe bagus pertanyaanmu
Kulit kinclong kalau hidup sehat, makan gak berlebihan dan sehat seimbang,
olah
raga teratur, sering dibersihkan kulitnya dan jangan lupa pakai pelembab.
tak usah kasih krim macam2 di muka termasuk krim yang katanya mengandung
vitamin
ini dan itu atau mengandung anti keriput
Di mayo clinic saya pernah baca soal perawatan kulit
Vit E? Banyak makan buah dan sayur saja ya ...

11. KECUKUPAN MPASI - LINA
Konsep MPASI pasti Lina sudah tahu ya ... pendamping ... jadi primadona nya
tetap ASI. Nah terus peras ASI di kantor
Kedua ... penolakan bayi bukan penolakan absolut ... terus ditawarkan
berbagai
jenis MPASI ... terus variasikan makanannya. kalau ia senang manis, kan bisa
ditambah ubi cilembu, labu kuning, apel kukus lalu dihaluskan dst dst
Ketiga ... bangun malam sering? Banyak sekali penyebabnya. Di usianya ini
juga
anakmu mulai mengenal rasa cemas dan rasa takut ditinggal orangtuanya ...
coba
tepuk2 saja jangan setiap kali menggeliat kamu berikan minum.
perihal teknis MPASI ... sudah lihat di web sehat?

12. INFEKSI SALURAN CERNA - TANIA LIOE
Kebanyakan infeksi saluran cerna pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi
virus. Namun demikian, bisa juga karena kuman jahat (patogen), karena
parasit
(misalnya, amuba). Di mayo clinic ada ... sudah pernah lihat? Bisa juga
browse
di AAP
Key words nya gastroenteritis

13. BATUK VS DSA PARU VS DSA ALERGI - FERA
Fera sayang, jangan panik gitu dong hehehe
Coba baca situs WHO atau AAP soal coughs.
Kalau kata Dr Davide ... Batuk itu gak fatal ... gak ada anak mati karena
batuk
... yang penting cari penyebabnya

Memangnya treatment apa sih yang sudah dikerjakan?
Kan sudah diberi asupan ... coba tataulang kamar dan rumah ... kebanyakan
batuk
lama pada anak kan reaksi
alergi. Saat alergi si anak terangsang, terjadi peningkatan produksi lendir
dan
otomatis anakmu harus batuk
Kamu khawatir ada apa2 dengan paru anakmu .. apa maksudnya ada apa2? Nanti
kan
dokternya jadi ikut panik lalu semua diperiksa dan berbagai obat diberikan
Anakmu kan alerginya gak berat (tidak sampai asma yang terus menerus sesak
sehingga harus masuk ICU misalnya)
Nah baca artikel di situs di atas lalu second opinion ke ahli paru anak gak
usah
ke ahli alergi.

14. SUPAYA CEPAT HAMIL - MELLY
Saya bukan ahlinya Mel tetapi kalau memang sudah lebih dari 1 tahun kosong,
sebaiknya suami istri di check
soal rahim turun .... itu memang "ilmu"nya tukang urut. Anak kecil sekalipun
kalau ke tukang urut ... dibilang rahim turun ...
sebaiknya kamu berdua berkonsultasi. Doa kami semua

15. HEPATITIS C - SOETRISNO
Di beberapa negara maju memang bisa diperiksa IgM anti HCV yang kalau sudah
sembuh akan negatif. Di negara kita dan banyak negara lain kita hanya
memakai
IgG ... nah oleh karena itu menerjemahkan anti HCV positif memang harus
hati2.
Umumnya .... kalau anti HCV positif memang tengah menderita hep C.
Membuktikan
nya dengan pem PCR ... kalau OPCR nya positif maka kita ainul yakin hakkul
yakin
itu hep C.

Kalau sudah sembuh, PCRnya negatif dan tidak akan menulari orang lain

16. MENGHITUNG KALORI PADA MAKANAN BAYI - IKA K
Wah Ika, yang bisa menghitungnya ya ahli gizi tapi buat apa sih wong anakmu
oke2
saja pertumbuhannya
Soal variasi, buahnya jangan selalu dalam bentuk air buah
makan siang kan bisa alpukat ASI atau apel ASI-es krim atau mangga yogurt
Makaroni? sup kacang merah dengan pure kentang? dst dst

17. TEOFILIN
Tempo hari kita bicara sekilas soal teofilin .... yang umumnya dimasukkan
dalam
racikan opuyer anak
Saya coba ambil dari beberapa situs. Untuk dosing saya tak sertakan.

The use of theophylline is complicated by the fact that it interacts with
various drugs, chiefly cimetidine and phenytoin, and that it has a narrow
therapeutic index, so its use must be monitored to avoid toxicity. It can
also
cause nausea, diarrh?a, increase in heart rate, arrhythmias and CNS
excitation.
Its toxicity is increased by erythromycin, cimetidine and fluoroquinolones.

tell your doctor and pharmacist what prescription medications you are
taking,
especially allopurinol (Zyloprim), azithromycin (Zithromax), carbamazepine
(Tegretol), cimetidine (Tagamet), ciprofloxacin (Cipro), clarithromycin
(Biaxin), diuretics ('water pills'), erythromycin, lithium (Eskalith,
Lithobid),
oral contraceptives, phenytoin (Dilantin), prednisone (Deltasone),
propranolol
(Inderal), rifampin (Rifadin), tetracycline (Sumycin), salbutamol, and other
medications for infections or heart disease.

Before Using This Medicine:
Be sure to tell your doctor if you:
a.. are allergic to or intolerant of any medicine;
b.. are taking any prescription medications (e.g., seizure medication, birth
control pills, erythromycin, cimetidine (Tagamet);
c.. have any other medical illness (especially liver disease, viral illness,
heart disease, migraine headaches, seizure disorder or thyroid disease);
d.. smoke or have smoked;
e.. are on a special diet.
Ok sekian dulu yaaa
mau mengerjakan yang lain
selamat malam ... sweet dreams
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

7a.

Re: Curhat ASI vs Sufor..

Posted by: "Ika Pratignyo" primiks@yahoo.com   primiks

Tue Dec 18, 2007 6:45 pm (PST)

Mbak Ria, makasih bgt ya udah dikirimin artikel2nya..Aku lagi baca sedikit2 diantara waktu2 aku ngantor..Soalnya klo dah pulang kantor, aku pasti nggak smpet baca, krn aku langsung ngurus Radhi..Hehehe..Gara2 sejak aku ngantor kan Radhi dipegang ma neneknya dan baby sitternya..Tp berhubung ibuku 3 kali seminggu msh praktek, jadinya banyakkan ke baby sitternya..Dan aku berusaha langsung megang Radhi pas pulang kantor (no matter what!), krn mo ngeganti waktu aku pas di kantor, nggak pgn Radhi lbh deket ma baby sitter..Wah kalo cerita suka duka pas mulai pake baby sitter, bakal jadi curhat baru..:) Nah biasanya kalo Radhi dah tidur, bundanya juga ikut ketiduran...Hehehe..
Nanya lagi dong, mbak..ASI yop tuh apa ya? Trus pesat tuh apa? Semacam kursus? Aku blum pernah denger soalnya..Kebetulan aku tinggal di daerah pd labu, jakarta selatan..ada pesat di daerah sekitar situ?

Mbak Ei, makasih ya udah share ke aku..aku jg sempet gak pede klo mo kemana2..Tiap kali aku ajak jalan, pasti ditanya: asi ya bu? Aku langsung sedih..Trus tiap kali ketemu temen2 atau saudara2, pasti mereka nanya 'masih ASI kan, Ik?' duuhh..langsung deh aku down..Apalagi ibuku setiap kali dateng ke rumah, selalu nanya 'ASI nya gmn? Ada yg disimpen di kulkas nggak?'. Malahan ibuku pernah nyeletuk 'Radhi nginep di rumah Yangti aja yuk, kan udah nggak ASI,jadi bisa tanpa bunda'..Aku langsung nangis darah..Ibuku langsung sadar trus langsung minta maaf...hehehe...Krn ibuku dulu ASI nya lancar su lancar! Aku 3 bersaudara semua dpt full ASI. Dan aku juga nggak pgn tiap kali aku ada keperluan keluar rumah, Radhi aku tinggal di rmh hanya gara2 aku nggak pede..Padahal kan waktu aku untuk Radhi udah berkurang banyak sejak aku ngantor..

Doain ya aku bisa berhasil relaktasi..

Makasih sekali lagi..

-Ika

__________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

8.

Bunga Rampai 64A - C

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:46 pm (PST)

Mon Jun 5, 2006 8:37 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 64A*

* *
Jakarta, 4 Juni 2006
Dear all
Selamat malam
Maaf baru sempat kembali "berkunjung" via BR .... sebagian besar email sudah
dibaca kok hehehe cuma saja baru sekarang bisa mulai nyicil ... tetapi gak
banyak kok yang mesti dicicil hehehe thanks buat yang sudah menanggapi
Ok mulai aja deh

DIARE DAN MUNTAH - DANIK
Syukurlah anakmu sudah berangsur membaik. Bravo!!
Mau komentar sedikit boleh ya .... pertama tentang statement mu berikut ini
...kita periksakan fesesnya, kalo betul ga ada bakteri dan jamur, maka ga
perlu
obat ya?
Danik, kita kan sudah sama2 belajar bahwa kita periksa feses di lab kalau
1. fesesnya ada darah
2. diare kronis (diare lebih dari 2 minggu)
3. diare pada anak gizi buruk

Kita juga sama-sama belajar bahwa muntah dan diare HARUS DIBERI OBAT ....
obatnya ya oralit!!

Kita juga sudah sama-sama belajar bahwa pada feses hampir pasti ditemukan
bakteri ... biasanya sembuh sendiri dan tidak butuh AB. kalau ada amuba baru
butuh antibiotika

Kedua .... saya juga mau ikut urun rembug soal berikut ini
..."dalam komplek ada klinik dgn dokter umum dan drg buka jam 9-17, ga pake
bayar (dibayarin kantor) jd tetangga2 sini terbiasa dikit2 ke dokter, .....
belum lagi obatnya, saya kadang kasihan dgn pak dokter di klinik krn srg
diomeli
ibu2 akibat ngresepinnya yg generik,

Danik, itulah sebabnya mengapa YOP sejak tahun 2004 bersedia diminta
berbagai
perusahaan untuk memberikan health education kepada karyawannya
Mereka yang kesehatannya 100% ditanggung perusahaan (tanpa limit pula...)
potensial menjadi irasional dan mengalami IRUD. Padahal kita tahu ... being
smart and wise is not only a matter of money ... it is also about safety.
Kita
bijak mempergunakan obat bukan sekedar karena mau mengehmat melainkan karena
kita concern dengan aspek safety nya
Ok terus berbuat sesuatu di kompleks ... tak usah gentar kalau belum
berhasil
... bikin arisan, bikin dong pesat balikpapan hehehe

LANJUTAN BRONKIOLITIS - TANIA
Kalau batuk dan muntah sih bukan monopoli bronbkiolitis. Kalau bronkiolitis
biasanya ada wheezing alias mengi
Saya mau urun rembug soal diarenya ... menurut saya anakmu tidak diare lagi
bukan karena sanprimanya (sudah lihat kandungannya apa dan risikonya apa?)
"..... akhirnya saya test lagi faeces Kenneth, hasilnya leukosit 5-8. DSA
memberikan Sanprima 3 x 3/4 sdt.
sebelumnya Kenneth diberi Lacto-B"...
Leukosit 5-8 BUKAN INDIKASI MEMBERIKAN ANTIBIOTIKA ....adanya leukosit hanya
menunjukkan ada inflamasi dan penyebab inflamasi kan banyak
Diare kronis artinya diare berkepanjangan ... lebih dari 2 minggu

WARNA FESES CENDERUNG PUTIH - TAKUT
Hayoooo ... memangnya takut apa sih? hehehe
Jangan suka diambil sepotong-sepotong ya ...
Memang ada kelainan hati seperti atresia bilier atau sindrom alagille dimana
tinjanya pucat tetapi bukan berarti kalau tinja agak pucat terus pasti sakit
livernya
kan banyak gejala lainnya
kalau hanya warna tinja saja yang berubah ya gak papa toh ... kan sudah baca
artikelnya

stop dulu ya ... sudah jam 21.05 ... mau makan malam sama keluarga hehehe
...
kalau bisa sih nanti malam diteruskan

Jakarta 5 Juni 2006 ... wah tadi malam habis makan malam nonton film hehehe
...
habis itu kok rasanya badan sudah tidak bisa diajak kompromi ../. ya sudah
bablas sampai subuh. Tadi pagi bangun agak segar, habis subuh beberes dapur
lalu
olah raga jalan kaki .... sekarang nyambung dikit

ANAKKU SUDAH LULUS ASI EKSKLUSIF - MONICA
Sekali lagi, thanks atas sharingnya ... luarrr biasa ...
Saya juga terharu dan bangga bahwasanya kamu terus "mengkampanyekan" ASI
eksklusif ke rekan-rekan sekerja. Bahwasanya dengan sesama artis dan yang
berpendidikan lebih tinggi belum berhasil, jangan membuat Monica discouraged
ya
... terus saja usaha hehehe .... pasti Tuhan membantu.
Di lain sisi .... saya senang sekali membaca bahwa para crew semakin
meningkat
kesadarannya akan pentingnya ASI .... boleh dibilang, mereka justru sangat
membutuhkan bantuan kita .... saya juga akan berterimakasih apabila Monica
terus
"mengajari" mereka bagaimana menangani masalah langganan anak sehari-hari
seperti demam, batuk pilek, diare muntah ... selain MPASI yang sehat,
mudah/praktis, murah. Love ...

METAMPYRONE dll - APAKAH MASIH DIPAKAI?
Thanks buat semua yang sudah urun rembug
Memang di luar Indonesia, obat ini sudah tidak dipakai lagi .... Mengapa?
Seperti sering kita ulas di milis ini, dunia kedokteran bergerak dalam
koridor
RISK AND BENEFIT .... dalam
Ratio UNTUNG RUGI ...
Kalau memang harus mengkonsumsi suatu obat, maka kita timbang-timbang
risikonya
... kalau manfaatnya jauh melebihi kemungkinan ke"rugi"annya, maka kita
konsumsi
obat itu dengan catatan .. kita observasi kemungkinan timbulnya efek
samping,
interaksi dll.
Metampyrone sebagai analgesik (pereda rasa sakit) dan sebagai antipiretik
(penurun demam) risiko nya jauh melebihi manfaatnya ... bukankah masih ada
analgesik dan antipiretik yang lebih aman seperti parasetamol/asetaminofen
...
Kalau ada yang lebih aman mengapa pula kita harus mengambil risiko ...
ibaratnya
hidup ... kan sudah susah dan "complicated" ... mengapa pula kita harus
membuat
hidup kita semakin susah kalau bisa dipermudah hehehe
Jadi ... hindari saja obat ini ya ... kalau diberi resep yang mengandung
novalgin, dengan halus kemukakan pada dokternya bahwa kamu memilih obat lain
...
kita berhak memilih, menerima, atau menolak suatu rencana pengobatan

Oh ya satu lagi ... untuk obat satu ini saya coba cari di buku drug
interaction
... ternyata memang gak ada ... gak masuk dalam penulisan karena memang
sudah
tidak dipakai lagi

Nah kamis dan jumat lalu ... YOP kembali kedatangan tamu ... Dr G vernon
dari
Australia ...
Beliau ahli farmakologi klinis dan pakar drug information service.
Ibu Rina mengajak beliau melihat proses pembuatan puyer ... hehehe ... dah
tahu
dong respons nya ... masalah besar disini adalah (1) selection of drug; (2)
polifarmasi .... belum lagi kemungkinan interaksi

Lalu diperagakan pula resep puyer yang dituang ke sirup thymi .... nah
tambah
satu masalah lagi yaitu ... stabilitas obat.

Dengan beliau kami brainstorming masalah seputar farmakologi dan farmasi
serta
menjajagi kemungkinan2 services yang bisa diberikan.
Ibu Wikan bisa nih terus bantu kami hehehe ... thanks a loot ya Wikan atas
semua
bantuannya ...

Oh ya ... ngobrol2 soal obat dengan beliau ... tahukah kalian bahwasanya
efedrin
dan pseudoefedrin sudah tidak dipakai lagi di Australia?! Menagapa? Ya itu
tadi
... risk nya jauh melebihi manfaatnya

PARASETAMOL DAN LUMINAL
Thanks atas semua partisipasi asupan nya
Menarik sekali. Mau ikut urun rembug ya.

Ada dua hal besar dalam pemberian kedua obat ini.
(1) praktek good prescribing? Selection of drugs?;
(2) drug interaction?;
(3) unnnecessary medicines?

Kita tahu waktu PESAT RUD .. kita sedikit belajar soal proses pengambilan
keputusan dalam praktek GOOD PRESCRIBING dari WHO.
Step pertama ... tentukan akar permasalahan
Step kedua ... tentukan diagnosisnya
Step ketiga ... tentukan objective of treatment (tentukan tujuan
memberikan terapi ...
Step keempat ...selection of drugs (pilih obatnya yang mana
yang tepat sesuai diagnosisnya, dosisnya, lamanya
terapi; obat juga dipilih yang efektif, aman, dan tak
mahal)
Step kelima .... start the treatment
Step keenam ... evaluate the treatment
Step ketujuh .... kembali ke permasalahan si pasien ... apakah benar yang
kita
tentukan tadi, apakah belum tepat, apakah ada permasalahan lain dst dst

Nah mari kita sama-sama analisis soal pemberian kedua obat ini dari sisi
good
prescribing terlebih dahulu

1. Kenyataan ... banyak sekali anak demam diberi campuran kedua obat ini
....
padahal kebanyakan demamnya kan karena ISPA akibat infeksi virus. Dan kita
tahu
bahwa demam termasuk pada ISPA virus ... tidak butuh fenobarbital

2. Dari butir satu di atas maka kita tidak menemukan tujuan terapi yang
jelas.
Mencegah Febrile convulsion?
RCH memang menyatakan bahwa febrile convulsion "bisa dicegah" ... tapi bukan
dengan penmberian obat antikejang ... melainkan dengan parasetamol.
Di lain sisi .. Prof Noel Cranswick menulis laporan penelitiannya yang
menunjukkan bahwa diberi atau tidak diberi parasetamol, tidak ada perbedaan
bermakna terkait munculnya kejang demam.
Yang jelas .. tidak ada guideline manapun yang menyatakan bahwa kita harus
mencegah kejang demam dengan memberikan antikejang

3. Dari butir 1 dan 2 di atas, maka ... pemberian kedua obat tsb pada anak
demam
merupakan suatu bentuk "VIOLATION" terhadap step ke4 yaitu pemilihan obat
yang
TEPAT

4. Kalau 4 step di atas sudah centang perenang, tentunya step berikutnya
juga
menjadi rancu dari kaca mata RUD dan Good prescribing.

Nah ... sekarang mari kita lihat dari sisi DRUG INTEACTION NYA ...
Dari textbook Drug Interaction nya Pak Ivan ... summary gabungan parasetamol
dengan antikonvulsan sbb

1. Efek parasetamol BERKURANG
Penelitian membuktikan bahwa pemberian parasetamol bersamaan dengan
antikejang
termasuk fenobarbital/luminal akan mempercepat pembuangan (clearance)
parasetamol ...
Mengapa?
Kita tahu bahwa obat anti kejang merupakan inducer ensim sitokrom hati (di
induksi artinya kerjanya dirangsang, ditingkatkan, dipercepat).
Akibatnya, proses metabolisme parasetamol pun dipercepat dan pembuangan dari
tubuh pun berlangsung lebih cepat pula.
Lalu apa dampak klinisnya?
Efek analgesik dan antipiretik parasetamol menjadi berkurang ....
Nah lhoooo!!! padahal katanya pencampuran parasetamol dengan luminal supaya
lebih efektif hehehe
Supaya panas lebih cepat turun
Supaya anak gak kejang demam ...
Lesson learned nya: Kasih parasetamol aja deh, gak usah campur dengan
luminal

2. HEPATOTOKSISITAS
Penelitian pada pasien epilepsi yang memperoleh parasetamol ternyata
mengalami
hepatitis (radang hati akibat efek samping parasetamol).
Rangsangan terhadap ensim sitokrom hati oleh obat anti kejang menyebabkan
percepatan terbentuknya metabolit parasetamol .... padahal metabolit
parasetamol
ini sifatnya hepatotoksik.
Dalam keadaan normal, metabolit ini akan di detoksikasi oleh glutation.
Ketika
pemberian parasetamol dibarengi dengan luminal, maka pembentukan metabolit
hepatotoksik ini berlangsung jauh melebihi kemampuan dan kapasitas
glutathion
untuk mendetoksikasi.... leading to liver damage.
Memang risiko ini jelas apabila konsumsi parasetamol nya berlebihan atau
untuk
jangka panjang.
Di lain sisi, ketika obatnya tidak dibutuhkan dan potensial menimbulkan efek
samping ... mengapa pula kita mesti ambil risiko ... mengapa pula milih yang
potensial bikin susah ketika ada cara yang gak bikin susah ...

CTM DI PUYER ANAK DEMAM
Ada isu lain yang dimunculkan juga yaitu mengapa DSA sering memberikan obat
ini
termasuk CTM (Ibu Wikan kalau tak salah) ...
Ini juga menarik dan bisa dianalasis lewat ke 7 step good prescribing di
atas.
Kalau permasalahannya infeksi virus, tujuan pemberian antihistamin ini kan
menjadi tidak jelas.
Kalau browsing di cochrane, antihistamin buat selesma/influensa kan tak ada
efeknya, tak ada manfaatnya.

Cari efek drowsiness nya? Ngantuknya?
Lah ya jangan toh. Tujuan pemberian obat kan harus sesuai efektivitas dan
indikasinya bukan sesuai efek sampingnya.
Kalau anak rewel ketika sakit, itu kan karena njarem ... mungkin parasetamol
bikin dia lebih tenang karena njarem nya berkurang.
Kalau anaknya mengantuk akibat antihistamin seperti CTM itu, nanti orang tua
panik, kok behaviornya berubah ... jadi lemes, tidur terus (padahal ...
pelajaran kita soal demam ... umumnya tidak berbahaya, perhatikan behavior
anak,
karena behavior anak merupakan parameter klinis yang sangat penting untuk
menentukan ada tidaknya kegawat daruratan.

Ok sekian dulu seri ini
nanti di sambung lagi
sementara ini mau mengerjakan banyak hal lainnya

Have a nice monday
Have a nice week end

love
wati
===========

Fri Jun 9, 2006 11:26 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 64B*

* *

Jakarta, 5 Juni 2006 jam 23.24

Dear all
selamat malam... how was your monday? hehehe pasti nikmat ya ...
tadi Kevin dari bali datang untuk check up ... tidak terasa ... sudah 1
tahun
sejak kevin kembali dari jepang pasca transplantasi hati 25 januari 2005.
Masih ingat kan sama Kevin Sukanta .. Bocah bali Made-Yuliawati yang
menderita
suindrom Alagille, mengalami sirosis dan hipertensi porta, perdarahan
saluran
cerna, mau transplant uang gak ada .... lalu kakek pinjam ke bank, orang tua
jual tanah dan rumah, YOP bikin charity (waktu itu sih belum jadi yayasan
hehehe) ... Alhamdulillaah .... awal januari berangkat ... di sana selain
transplantasi dari ayah, Kevin juga operasi kaki (kan sempat patah waktu di
Bali
... memang kalau kolestasis kronis dan berat salah satu komplikasinya kan
fraktur patologis)
Sebelum berangkat, uang masih kurang tetapi tim Mie mengatakan ... berangkat
saja ... nanti kalau kurang dicicil dari Indonesia.
Ternyata sampai jepang ... dibuatkan charity sessions, masuk koran, dan
sungguh
terharu melihat Kevin beridir dihadapan saya
Di usianya yang 8 tahun tinggi badannya melesat sekarang 107.5 cm (januari
tahun
lalu pra transplantasi, tingginya hanya 78 cm). beratnya juga naik, tidak
menderita karena gatal luar biasa ... juga tidak kuning lagi
Alhamdulillaah. Ibu bapaknya juga orang hebat. Struggle nya hebat. Obat
Kevin
masih mahal per bulannya tapi mereka punya sambilan cuci mobil, buat
asesoris
bali dll dll
Kapan2 saya upload ya foto kevin di web ....
Terimakasih saya kepada semua yang sudah berjuang membantu Kevin dan
orangtuanya.... Tuhan akan membalas budi baik kalian ... amiin
Mau mulai nyicil ya

APA SISI INFUS - LEA/FADBDG
Maaf baru sekarang tetapi kan sudah banyak menanggapi. sebetulnya Dr Apin
sudah
membuat guideline pemberian cairan melalui infus cuma saja karena web nya
sedang
dibenahi maka belum di upload. berikut ini sebagian dari isi guideline tsb
....
namun demikian ... yang penting dicermati adalah ... INDIKASINYA ... apakah
kita
memang butuh IV line atau tidak ...

Jenis Cairan Infus9
· Cairan hipotonik: osmolaritasnya lebih rendah dibandingkan serum
(konsentrasi ion Na+ lebih rendah dibandingkan serum), sehingga larut dalam
serum, dan menurunkan osmolaritas serum. Maka cairan "ditarik" dari dalam
pembuluh darah keluar ke jaringan sekitarnya (prinsip cairan berpindah dari
osmolaritas rendah ke osmolaritas tinggi), sampai akhirnya mengisi sel-sel
yang
dituju. Digunakan pada keadaan sel "mengalami" dehidrasi, misalnya pada
pasien
cuci darah (dialisis) dalam terapi diuretik, juga pada pasien hiperglikemia
(kadar gula darah tinggi) dengan ketoasidosis diabetik. Komplikasi yang
membahayakan adalah perpindahan tiba-tiba cairan dari dalam pembuluh darah
ke
sel, menyebabkan kolaps kardiovaskular dan peningkatan tekanan intrakranial
(dalam otak) pada beberapa orang. Contohnya adalah NaCl 45% dan Dekstrosa
2,5%.

· Cairan Isotonik: osmolaritas (tingkat kepekatan) cairannya mendekati
serum (bagian cair dari komponen darah), sehingga terus berada di dalam
pembuluh
darah. Bermanfaat pada pasien yang mengalami hipovolemi (kekurangan cairan
tubuh, sehingga tekanan darah terus menurun). Memiliki risiko terjadinya
overload (kelebihan cairan), khususnya pada penyakit gagal jantung kongestif
dan
hipertensi. Contohnya adalah cairan Ringer-Laktat (RL), dan normal
saline/larutan garam fisiologis (NaCl 0,9%).

· Cairan hipertonik: osmolaritasnya lebih tinggi dibandingkan serum,
sehingga "menarik" cairan dan elektrolit dari jaringan dan sel ke dalam
pembuluh
darah. Mampu menstabilkan tekanan darah, meningkatkan produksi urin, dan
mengurangi edema (bengkak). Penggunaannya kontradiktif dengan cairan
hipotonik.
Misalnya Dextrose 5%, NaCl 45% hipertonik, Dextrose 5%+Ringer-Lactate,
Dextrose
5%+NaCl 0,9%, produk darah (darah), dan albumin.

Pembagian cairan lain adalah berdasarkan kelompoknya:

· Kristaloid: bersifat isotonik, maka efektif dalam mengisi sejumlah
volume cairan (volume expanders) ke dalam pembuluh darah dalam waktu yang
singkat, dan berguna pada pasien yang memerlukan cairan segera. Misalnya
Ringer-Laktat dan garam fisiologis.

· Koloid: ukuran molekulnya (biasanya protein) cukup besar sehingga
tidak akan keluar dari membran kapiler, dan tetap berada dalam pembuluh
darah,
maka sifatnya hipertonik, dan dapat menarik cairan dari luar pembuluh darah.
Contohnya adalah albumin dan steroid.

Pusing ya ... hehehe maaf .. susah menerangkannya.Buat konsumen kesehatan yg
terpenting adalah
Pertama ... menguasai indikasi nya (kapan harus diberi cairan/obat melalui
infus.

Kedua, cairan infus tidak bisa menggantikan makanan. kalorinya keciiiil
sekali.
Kalau untuk makanan ada formulasi khusus dan kalori hanya bisa tercapai
kalau
TPN (total parenteral nurtrisi nya) mencakup intralipid (lemak) ...
cairannya
putih seperti susu. kalau hanya dekstrose (gula) atau protein (asam amino)
kebutuhan kalori tetap tak akan tercapai.
Memang tidak sedikit anak dirawat lalu dipasang infus 2 botol, yang satu
"protein" ... yang satunya RL misalnya. Katanya buat makanan ... padahal
anak
masih mau minum ... makan comot sana sini sedikit2 bisa ...

Indikasi umum secara garis besar
1. Dehidrasi berat (termasuk di dalamnya orang dengan luka bakar)
2. Perdarahan
3. Pemberian obat (obatnya gak bisa diberikan secara oral; atau sakitnya
berat;
pasien koma, dst dst)
4. Pemberian nutrisi parenteral (ini indikasi nya ketat sekali, bukan anak
gak
mau makan karena demam lalu harus pasang infus. Ada beberapa kelainan
saluran
cerna yang memang harus TPN, atau pascaoperasi besar di usus. Konsepnya ..
diusahakan sesingkat mungkin
5. Pra suatu tindakan medis yang berat

BATUK PILEK (DIGEST 2765) - YOHANA RISMAWATI/MERRY
Bagaimana Tyo sekarang? Masih batuk-batuk? Meski Tyo lahir kurang bulan ...
batuknya di usia 7 bulan ini tak ada hubungan dengan kelahiran dini nya itu
...
Waktu lahir BBnya berapa? anaknya sesak? dirawat di ICU? Dapat surfactan?
kan
itu yang terjadi kalau memangsaat lahir parunya belum berkembang baik
saat ini sih kalau perlu ... konsultasi dengan DSA ahli paru

PUNGGUNG PANAS DAN GATAL - DESWITA
maaf Wita, baru bisa menanggapi sekarang. bagaiman Ibunda? Semoga membaik
kondisi kulitnya
Sulit mengetahui suatu kelainan kulit tanpa melihat dengan mata sendiri.
Namun
demikian, ada kemungkinan apa yang dialami ibunda adalah heat rash alias
biang
keringat
Tatalaksananya ya sering dibasuh lap basah lalu keringkan, kenakan baju
tipis
yang menyerap keringat dan jangan pergunakan bedak. Apabila cenderung parah,
memang harus dibawa ke dokter kulit

KELANJUTAN SEPSIS - FATIMAH
Meningkatnya kadar trombosit bisa disimpulkan karena sepsisnya sudah
teratasi.
Sebaiknya sih tunggu saja dulu sebelum dibawa ke ahli darah, coba ulang 2-3
minggu lagi. Rasanya sih tak apa2
bagaimanapun, kita kan tidak mengobati hasil lab ... melainkan ... mengobati
anak
Bahwasanya Veril baik2 saja tentunya itu parameter klinis yang kuat bahwa
saat
ini tak ada yg perlu doikhawatirkan. Sharing lagi ya perkembangannya

PENGEMBALIAN OBAT - INDAH SARI
Memang ada (meski sangat langka) apotik yang mau menerima kembali obat yang
sudah dibeli di apotiknya dengan catatan, obat sirup tsb tutupnya samasekali
belum dibuka atau kalau tablet, boksnya belum dibuka.
Sirup antibiotik biasanya dalam bentuk bubuk lalu oleh farmasisnya akan
dicampur
air .... kalau seperti ini ya pasti tidak bisa dikembalikan (tapi saya tak
tahu
kemasan asli cefat seperti apa)
Kalau boleh urun rembug ... gangguan kesehatan yang dialami anak kan umumnya
bukan kegawat daruratan ... lain kali jangn tebus dulu obatnya .. browsing
penyakitnya, browsing sirupnya, browsing obat2 yang ada di puyernya.

Dampak positifnya buanyaaak ...
- kita tidak memberikan obat tak perlu kepada anak (puyernya isinya apa dan
berapa banyak obat?)
- penghematan (mending uangnya ditabung)
- apotek-RS-tenaga medis lama2 tahu bahwa resep yang diberikan ternyata
belum
tentu ditebus ... artinya kita harapkan (meski lambat tentunya) semua pihak
menyadario bahwa konsumen kesehatan di Indonesia sudah semakin bijak dan
cerdas)

Seperti Listi katakan, yang sekarang sih ya buang saja.
Coba lain kali, obatnya jangan ditebus dan iseng2 tanya apoteknya ..
seandainya
sudah dibeli tetapi tidak jadi dipakai, apakah bisa dikembalikan ...

IMUNISASI INFLUENSA - DINNI F
memang setahun sekali dan selamanya hehehe
Begini ceritanya .... setiap tahun setelah diteliti jenis virus influensa di
tahun itu, maka dibuat vaksin influensa yang sesuai dan ditujukan untuk
virus di
tahun itu. Dengan demikian, setiap tahun memang vaksinnya akan berubah
sehingga
harus imunisasi uolang setiap tahun ... tapi apa perlu ya?

IMUNISASI CAMPAK - CHATRIN
Kezia imunisasi campaknya .... usia 9 bulan saja ya ....
kalau buku ... belikan yang dari bahan kain jadi bisa digigit2 dan bisa
dimasukkan ke mulut

DERMATITIS SEBOROIK - ANGGI
Thanks buat yang sudah menanggapi termasuk Wikan. Sebetulnya ini kondisi
yang
akan hilang dengan sendirinya, pengobatan memang akan meringankan gejala.
Saya kutip sepenggal tulisan di AAD (american Academy of Dermatology) ...
sisanya silakan diakses sendiri ya
Intinya kalau saya, coba dengan hidrokortison salep tipis2 ... kalau tidak
membaik .... baru tambahkan salep anti jamurnya
Seborrheic dermatitis is a common skin disorder that can be easily treated.
This
condition is a red, scaly, itchy rash most commonly seen on the scalp, sides
of
the nose, eyebrows, eyelids, skin behind the ears, and middle of the chest.
Other areas, such as the navel (belly button), buttocks, skin folds under
the
arms, axillary regions, breasts, and groin, may also be involved.

How is this condition treated?

Gentle shampooing with a mild shampoo is helpful for infants with cradle
cap.
Mild corticosteroid creams and lotions, or anti-fungal topicals such as
ciclopirox or ketoconazole, may also be applied to the affected areas of
skin.
Adult patients may need to use a medicated shampoo and a stronger
corticosteroid
preparation.

ANAK BELUM BISA MENGUNYAH - DARSANA
Hebat bapak satu ini hehehe ... semoga bisa menularkan kehebatannya ke
sekililingnya ... amiin
Coba terus diberikan yang kasar ... kan alah bisa karena biasa ... begitu
kata
pepatah. Butuh waktu dan kesabaran memang ... sedikit2 saja dulu sambil
sesekali
ketika ibu bapaknya makan ... suapkan keciiiiil saja bihun nya atau dadar
telurnya atau perkedelnya ... pasti pelan2 dia bisa ... namanya juga proses
belajar... butuh waktu .. good luck ya

ELOCON DAN IMUNISASI TIFOID - DIAH ANGGRAENI
Diah, anak temanmu gemuk? Biasanya karena lembab saja tuh, coba pakaikan
baju
yang tipis, tanpa lengan, lehernya lebar dan lipatan2 tsb sering diseka lalu
dikeringkan.
Seandainya itu eksim, kan sudah sering dibahas tentang dermatitis atopi ....
salep steroid bukan untuk menyembuhkan melainkan untuk meringankan saja ...
jadi
kalau anaknya tak gatal luar biasa dan kulitnya gak lenyeh ... tak usah
berikan
salep steroidnya .
Kedua .. pilih steroid salep yang ringan yaitu hidrokortison (kalau bisa
yang
0.5% kalau gak bisa ya yang 1%)

Imunisasi tifoid termasuk imunisasi yang dianjurkan ... karena indonesia kan
endemis tifus. kalau uang tak menjadi kendala, sebaiknya diberikan saja
imunisasinya ... dengan demikian, anaknya juga kita lindungi dari
kemungkinan
didiagnosis "GEJALA TIFUS" aketika ia demam

BAGAIMANA OBAT DICERNA - LINDA SALMAN
Wah senangnya Linda sudah bergabung dan banyak sharing
pertanyaannya bagus banget, jawabnya susah banget
Saya tidak bisa jawab karena memang seperti kasih lecture hehehe ... bakalan
panjang banget.
Kedua, masih sulit menyederhanakannya untuk konsumsi awam, terlalu teknis
dan
medis. Kalu bisa Linda bantu kami ... lebih spesifik, tolong kemukakan apa
yang
menjadi kekhawatiran dan kaitannya dalam kehidupan sehari-hari ... jadi kami
bisa mencari aspek mana yang perlu diberikan ke parents. Maaf ya malah balik
tanya hehehe

BHD - FATWA
wah hebat ya kalau semakin banyak orang menguasai skill dan knowledge BHD.
Hepatitis tak akan menular melalui BHD (hep B atau C) sedangkan hep A,
orangnya
pasti njeplak di rumah atau di rumah sakit, kecil sekali kemungkinan kalian
sebagai orang awam harus melakukan BHD di lapangan pada hep A.
Kalau TBC aktif dengan kavitas paru (paru nya ada "lubang", kemungkinan
tertular
ada sih ada tapi gak banyak rasanya
Mengapa?
Pertama .... TBC menular ketika ybs batuk/bersin (artinya, bukan air liurnya
yang menular melainkan produksi saluran napasnya)
Kedua ... sebagian besar orang dewasa di Indonesia .... PASTI sudah terpapar
pada TBC .... tidak jatuh sakit ... tetapi membentuk antibodi (infected but
not
diseased ... Dr Davide menerangkan di sesi TBC PESAT beberapa waktu lalu)
Jadi tenang saja ... bantu siapapun yang membutuhkan
Fatwa bisa gak membayangkan kalau tenaga medis juga pilih2 dalam menangani
pasien hehehe (apalagi ketika yang menjdai pasien tsb menderita penyakit
menular
dan ternyata orang terdekat yang sangat kamu cintai ... kan tidak etis ya)

VAKSIN INFLUENSA - FERRY/YUYA
Coba Yuya browse CDC ... ada kok vaksin influensa
Singkatnya ... untuk mencegah influensa (penyebabnya virus)
samasekali tak ada kaitannya dengan vaksin HiB
HiB adalah kuman ynag merupakan singkatan dari Hemophylus Influensa B, suatu
kuman (bukan virus) yang menyerang saluran napas atas.
Mengapa tak ada di jadwal rekomendasi?
Jawaban sederhana nya: karena bukan tergolong imunisasi wajib dan bukan
tergolong yang direkomendasi
Kita belum tahu pola virus influensa di Indonesia dan kita juga tidak tahu
peak
nya atau puncak kejadian influensa tuh bulan apa ...waktu musim panas, atau
waktu musim hujan ... semoga membantu

Sementara sekian dahulu ... besok malam Insya Allah saya sambung .... karena
baru sampai tg 6 juni nih ...

have a nice week end
sampai jumpa di PESAT besok

Jangan lupa dengerin Radi Utan kayu ya besok

love
wati
==============

Sun Jun 11, 2006 1:39 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 64C*

* *

Jakarta 10 Juni 2006

Selamat malam .... alhamdulillaah, sesi 6 PESAT5 sudah berlangsung dengan
baik.
Rasa hormat dan cinta saya buat panitia dan peserta .... Tuhan jua lah yang
mampu membalas budi baik kalian. Sebetulnya jadwal saya memang gedabrutan
bangettt hehehe makanya saya minta maaf kalau saya tadi terpaksa
meninggalkan
PESAT untuk rapat ... untung dengan segala susah payah minta ijin dan
traffic di
jalan taman margasatwa hehehe (tahu dong kalau sabtu), bisa balik ke markas
jam
11.30
Untuk sesi terakhir nanti ... saya mohon kepada peserta agar melakukan RSVP
...
jadi panitia pesat tuh hehehe .... bukan kerja ringan .... tolong hargai
waktu
dan tenaga mereka (kasihan yang masak kalau berlebihan; kasihan bendahara
kalau
uang nya keluar banyak eh yang makan nasi kotak saya dan ex pacar hehehe
becanda) ... tadi saya minta panita untuk ketat memberlakukan sistem RSVP
termasuk untuk TB seminar ... thanks in advance

Sebelum mulai nyicil,
1. buku memang sudah cetak ulang dengan edikit perbaikan (Alhamdulillaah)
...
terimakasih kepada semua yang menaruh minat perihal buku ini. Thanks juga
buat
moderator yang sudah mengumumkan
2. Unilever. Hehehehe ... masuk milis ya rencana saya ke unilever.
suenenggnya
saya ... berarti banyak orang Unilever yang jadi anggota milis ya ...
soalnya
program di Standard Chartered sih gak masuk ke milis hehehe ... Ya nih,
beberapa
minggu lalu saya dihubungi pihak Unilever meminta saya berkunjung ... Insya
Allah ... semoga saya tidak mengecewakan.
Memang sejak 2004 ... banyak perusahaan yang meminta jasa dari
kami/yayasan/YOP
... Betul sekali, covaerage dari perusahaan/asuransi sering membuat kita
terlena
sehingga "malas" berpikir ... apa sih penyebab gangguan kesehatan yang
terjadi
... kita cenderung pasif dan ambil jalan pintas, tebus opbat, periksa lab,
CT
scan dll... toh diganti kantor ... padahal ... it is not merely a matter of
money, but it is also a matter of safety. Kan masih ingat ya, ultimate goal
dari program RUD ... hasil kuisnya bagus2 lhooo hehehe congrat
3. PT Askes ... Nah ini juga langganan mengundang saya ... tadinya hanya
untuk
pesermta askesnya tetapi mulai tahun lalu juga untuk dokternya ....
sebenrnya
saya ingin fokus di konsumen nya saja tetapi for so many reasons ... saya
tidak
bisa menolak.
4. Perusahaan Asuransi lain ... sedang dalam penjajagan, suatu perusahaan
asuransi multinasional, ingin mempergunakan jasa kami untuk client2nya ...

Nita ... pasti dong nanti dokter2 lain pada bantu ... at least untuk jakarta
dulu ... kalau Dr Tomi .,.. mari kita doakan supaya beliau juga bikin
kegiatan
serupa ndi Medan hehehe.... Amiiin

LOLLA MANURUNG - PENGALAMAN ANAK SAKIT (WAS PERKENALAN ANGGOTA BARU) - LOLLA
MANURUNG
Selamat bergabung .... thanks atas sharing nya
Semoga Lolla bukan saja memperoleh informasi tetapi juga berkenan memberi
kami
informasi seandaianya happen to read a good article about child health
Saya tertarik pada statement kamu di bawah ini:
".....Dokter memberi obat berupa puyer, gabungan dr 2 obat antibiotik. Saya
tanya sebelumnya, apakah aman memberikan antibiotik utk bayi sekecil itu.
Dia
blg, tidak apa2, krn dosisnya kecil. Dua kali saya berkunjung ke dokter yang
sama (dgn penyakit yang sama), dan di-treat dgn obat yang sama...."

Dear Lolla ... kamu benar, teruskan banyak membaca dan banyak menggali
informasi.
Dengan demikian, kamu tahu kapan harus pakai AB kapan tidak.
Kalau harus pakai AB (misalnya ISK) ... tentunya ...
(1) hanya 1 AB (kecuali bayi sepsis ... bisa butuh lebih dari 1 AB)
(2) ... kalau harus pakai AB ... tentunya kita pilih AB yang tepat sesuai
prediksi bidikan kumannya dan dengan DOSIS YANG TEPAT!!
Sungguh keliru mengatakan bahwa kedua AB tersebut aman karena dosisnya kecil

Kalau sudah pernah ikut PESAT, di sesi RUD, kan ada definisi RUDnya WHO ...
saya
ulang ya (di BR beberapa bulan lalu pernah saya tulis juga):
"Patients receive medications appropriate to their clinical needs, in DOSES
meet
their individual requirements for an adequate period of time, with accurate
information, and at the lowest cost to them and their community."
(WHO conference of experts Nairobi 1985)

Nah .. merujuk kepada definisi di atas, kita tentunya jadi merenung, apakah
obat
yang diberikan kepada anakmu memang tepat? Kenapa kok saya mikir gitu?
Karena ... Apakah saat itu anakmu memang menderita infkesi kuman jahat
sehingga
butuh AB?
Kalau memang menderita infkesi kuman jahat ... pastinya gak parah, buktinya
gak
rawat inap ... tapi kok ABnya sampai 2? ... kayak sepsis aja (sepsis tuh
infeksi
nya berat sekali karena kumannya sudah berkelana ke seluruh pojok tubuh kita
melalui aliran darah ... semua organ terkena ... hati, ginjal dst dst
lalu, kalau ada kuman jahat ... kok dosisnya kecil;. terapi yang baik ya
dosisnya tepat bukan kecil atau besar. kalau memang butuh dosis besar
(seperti
pada meningitis misalnya) ya kita kasih dosis besar ...
Pelajaran lain yang kita juga bisa tarik ... apakah pasien sudah diberi
informasi yang obyektif, ytang adekuat ... kalian pasti sudah bisa menjawab
sendiri pertanyaan ini ...

Ok dear, thanks again, email sharingmu merupakan pelajaran baik bagi kita
semua
agar kita tidak mudah terkecoh oleh statement yang seolah "scientific"

IPD LAGI - ANGGI Y UTAMI
Saya tidak akan mengomentari IPDnya .... tapi aspek lain dari emailmu

"...bulan ke 4 anak saya rencana mo DPT2,Hib2,polio(opv)3 dan prevenar2.DSA
menganjurkan prevenar dulu baru 2 minggu kemudian DPT,Hib.polio(opv).
.pertanyaan:
mengapa DSA menganjurkan prevenar dahulu sebelum
imunisasi wajib y ?"

Anggi ... seharusnya pertanyaanmu ini kamu ajukan ke DSAmu hehehe ...
siapapun
gak bisa jawab ... wong logikanya ya yang wajib dulu dan kalau pun ingin
semuanya ya simultan.

Soal vaksin DPT saya kurang memahami maksudmu. Maksudnya DwPT vs DaPT? Yang
di
puskesmas DwPT, titernya memang lebih tinggi dari DaPT.
Thimerosal itu pengawet di vaksin
Demam, muntah, bab pasca vaksinasi? Apa ya karena imunisasinya?

ALERGI - WINDY
memang alergi bisa bikin repot (meski umumnya sih tidak) ... ada baiknya 2nd
opinion ke ahli alergi tetapi sebelumnya baca dulu artikel tentang
dermatitis
atopi, food allergy ... bawa print out artikel nya supaya bisa berdiskusi
dengan
doternya
meski sulit, bekas luka nya bisa hilang
hehehe saat ini relatif eksim di jari saya lagi tuenangg hehehe yang kana
nyaris
tak ada bekas ...
mending sih pakai hidrokortison 1% saja supaya gak terlalu keras toh dengan
elocon sekalipun gak hilang
kan tujuannya hanya meringankan
Yang lebih penting lagi, memang mesti disiplin... takutnya timbul reaksi
alergi
berat bukan sekedar gatal2 ... kan masih banyak makanan yang enak hehehehe
Salam untuk temanmu

RADANG OTOT VS MUVICOX - CHRISTINE
Radang otot dalam dunia kedokteran disebut sebagai miositis .. coba deh kamu
browse ...
Tetapi ... menurut saya pribadi ... kalau benar radang otot, biasanya merah,
bengkak, dan disentuh sedikit saja sudah sakit. Miositis juga bukan
merupakan
suatu kejadian yang sering. Dengan perkataan lain ... saya ragu kalau itu
benar
radang otot.
Kalau nyerinya di tulang panjang (di ujung tulang kaki bukan persis di sendi
lututnya ... ) dan tanpa pembengkakan dan kemerahan, sangat mungkin ini yang
disebut swebagai growing pain.
Growing pain munculnya akibat pertumbuhan tulang panjang, biasanya terasa
justru
saat anak istirahat (mau tidur misalnya). Saat ia aktoif berlari atau
bermain
justru anak tidak merasa sakit
Kalau boleh saya urun rembug ...PLEASE PLEASE JANGAN BERIKAN PAIN KILLERNYA
Muvicox adalah kelompok Cox2 inhibitor .... golongan paiun killer yang kuat
dan
potensial menimbulkan efek samping
"teman" sejenisnya VIOXX kan bikin heboh karena ada pasien yang lalu
meninggal
karena gagal jantung ...
kalau nyeri sakit, coba diurut lembut oleh mamanya ... kalau tak hilang juga
...
kasih parasetamol ... masih tak hilang ... ke ahli ortopedi ...

APAKAH INI YG DIMAKSUD DENGAN DISPENSING DOCTOR? - EVI NICHO (was balasan -
otopan)
Kalau boleh urun rembug ... kondisi yang dikemukakan di beberapa email
(wennie,
Dr Eka, Evi) tepatnya mungkin suatu bentuk "kerjasama" .... maaf ... bisa
saja
saya salah
Dispensing doctor merupakan terminologi yang dipakai apabila dokter menulis
resep lalu obatnya disiapkan di tempat prakteknya (bisa dalam bentuk apotik
atau
tidak dalam bentuk apotik) ... sederhananya .... memberikan jasa konsultasi
medis plus jasa farmasi ....
Kondisi ini bisa saja dilakukan di daerah terpencil tetapi kenyataan di
lapangan, ada saja dokter yang mengeluarkan obat dari lemari atau menafruhb
resep ke belakang dan keluar sudah jadi dan pasien pun membayar satu paket.
Di jakarta, ada yang nyampur sendiri obatnya tanpa ditimbang atau diukur dan
sering engatakan bahwa obatnya impor .... gak ada di apotik
Tapi saya yakin .... SP semua are too wise and too smart to be willing to be
provided with such a health service
Cari saja dokter yang non dispensing
Saya ingat ketua divisi RUD regional mengatakan bahwa salah satu penyebab
IRUD
dari sisi dokter adalah apabila si dokter tsb juga dispensing obat /.....

BERAT BADAN TIDAK NAIK - ENSIM - SENO AJI
Seno ... di milis ini sudah sering dishare bahwasanya pertumbuhan anak bukan
soal BB semata melainkan juga TB ... berapa tinggi badan anakmu? kok gak ada
datanya?
Kedua .. coba plot BB dan panjang badannya dari sejak lahir sampai sekarang
...
lalu tarik garis menghubungkan ke titik-titik plotting tadi .... lihat arah
garisnya ... apakah turun lalu apakah turun nya lebih dari 2 persentil?
Kalau soal kecerdasan.... kan orang tuanya sehari2 dengan anak .. bagaimana
menurut kalian ... rasanya sih pasti normal ya .... kalau tidak kan DSAnya
sudah
mendeteksi
Menurut saya (minta maaf senesar-besarnya) teori tentang limfa, penyerapan
proein kurang bagus dst dst juga tentang terapi ensim ... ini bukan
pelaksaan
konsep RUD ...
Menaikkan BB? masih banyak hal yang lebih penting ketimbang hanya BB ...
coba
plot di growth chart lalu kabari kami lagi

DEMAM - ILMU KIRA2 - WIDIA
Bagaimana anakmu? pasti sudah normal ya
berapa hari/berapa jam demamnya berlangsung? Lebih dari 72 jam?
Ada batuk pilek atau tidak?
Kalau boleh meluruskan .,.. bukan ilmu sehat lho yang kita pelajari bersama
di
milis ini ... ilmunya sih ilmu kedokteran ... dan yang kita lakukan disini
adalah mempraktekkan ilmu kedokteran sesuai panduannya (guidelines) ...
Bagaimana suatu guideline disusun? Misalnya panduan menangani anak demam
....
bagaimana dunia kedokteran bisa menulis panduannya? Pasti bukan karena kira2
.... melainkan atas dasar hasil penelitian ... Sudah diteliti banyak pihak
sejak
lama bahwasanya kebanyakan demam opada bayi dan anak kecil adalah infeksi
virus
dan umumnya infeksinya di saluran napas atas
Coba caru panduannya di web sehat lalu print dan berikan kepada ibumu ...
kalau dosis parasetamolnya ... 10 - 15 mg/kg BB
anakmu kan beratnya 11 kg maka dosisnya antara 10 - 150 mg ... lalu lihat
parasetamol yang kamu miliki ... berapa mg asetaminofen/parasetamol per 5 ml
...
dari situ kalian bisa menentukan besarnya dosis.

CAMPAK - INTAN PERMATA SARI
Beda imunisasi dan vaksinasi: pada dasarnya sama
Imunisasi - suatu tindakan untuk membuat seseorang menjadi memiliki imunitas
(kekebalan)
Vaksinasi = suatu tindakan memberikan vaksin kepada seseorang (tujuannya
sama,
agar timbul antibodi terhadap suatu penyakit)
tetapi lebih banyak yang memilih kata imunisasi karena langsung nyantel
gituu
....

Setahu saya, tidak ada klausul anak alergi telur tidak boleh imunisasi
campak
atau MMR
Kamu juga gak tahu kan apakah anakmu akan alergi telur? nanti berikan
kuningnya
saja dahulu (kuning telur bisa diberikan sejak usia 6 bulan kok) ... putih
telurnya baru diberikan usia 9 bulan

Untuk setiap vaksin ... Dr Najwa sudah memposting ... coba buka situs2nya,
buka
juga Red bOOknya AAP /.

Yang jelas ... anak-anak yang sistem imun nya ditekan (misalnya tengah
mengkonsumsi obat kanker, obat steroid jangka panjang, obat penekan sistem
imun
karena pasca transplantasi organ) ... tidak boleh diimunisasi vaksin hidup
(sudah tahu kan apa saja yang tergolong vaksin hidup)

ALERGI DINGIN - ARIES
Wah ngiri saya sama kamu ... uenak tenan tinggal di Bandung Utara ... mau
gantian sama saya? hehehe
kamu ke jakarta saya ke bandung hehehe
Apa kamu yakin itu alergi dingin?
Jangan2 rumah barunya catnya masih lkuat atau ada alergen lain misalnya di
rumah
mamamu gak banyak buku di kamar anakmu di rumah sekarang ada buku, kar[pet
atau
lainnya
Kalau saya jadi kamu, saya tak akan berikan obat alergi toh anaknya gak
terganggu (ingusan kan belum tentu mengganggu kualitas hidup) ... coba saja
tata
lingkungan di rumah

ALERGI PROTEIN HEWANI - KUSUMA WARDHANI
Telur biasanya yg bikin alergi putihnya ... coba berikan kuningnya saja ...
apa
masih alergi juga?
Kedua ... coba berikan makanan yang alergi tersebut dalam jumlah sediikiiit
sesekali .... lihat apakah masih muncul reaksi alerginya ... kadang dengan
berjalannya waktu reaksi hipersensitivitasnya bisa berkurang

Coklat ... sebetulnya bukan coklatnya yg bikin alergi melainkan pemanisnya.
Coba
berikan dark chocolate yang asli dalam jumloah sedikit tentunya, lihat
apakah
alerginya muncul atau tidak

MINUM TEH MANIS BOLEH GAK? - ENDAH
Seperti asupan para SP, kalau boleh urun rembug, sedapat mungkin jangan
kasih
teh
kedua ... sedapat mungkin jangan intorduce sweet things buat anak.
Kita gak butuh gula kok .... coba deh lihat piramida makanan ... gula, lemak
(minyak, mentega, dll) kan secuil, di ujung piramida makanannya
Anak yag terbiasa mengkonsumsi yang manis-manis potensial mengalami karies
gigi,
kegemukan ....

TELINGA DIGARUK SAMPAI BERDARAH - MONIQUE
Bagaimana telinga Nicole? menurut saya sih ini suatu kondisi dermatitis
atopi
alias eksim
Cobe sering bersihkan kalau perlu berikan salep hidrokortison (sebaiknya yg
0.5%) untuk mengurangi gatalnya ... selain itu coba pikirkan apa pencetusnya

OBAT PALSU - DWI R RODMAN
Thanks atas sharing nya and very good question indeed.
Thanks Dr Najwa (setelah nulis di bawah ini baru ketemu jawaban Dr Najwa)
Obat palsu atau counterfeit drug memang ada dimana-mana terlebih di negara
seperti Indonesia hehehe (wong harga banyak obat di Indonesia tergolong yang
termahal dibandingkan 26 negara berkembang lainnya) maka ... sudah pasti ada
obat palsu banyak beredar di neg kita ...
World Bank sangat concern dengan masalah ini ... tapi singkatnya .... gak
sanggup deh hehehehe
Saya juga tidak tahu apa yang bisa kita lakukan selain ... belilah obat di
apotik besar ... apotik pemerintah mungkin lebih "aman" .... maaf kalau tak
puas

MEMBERIKAN OBAT TANPA LABEL OBAT - DARSANA
Thanks Samsul, Listi, Yana, Dr Najwa
Thanks Darsana atas sharingnya ... atas pertanyaan dan kekritisan mu
saya coba kutip beberapa bagian emailmu ya
".... sirup tanpa label obatnya ( dus maupun label yg ditempel dibotol sudah
dihilangkan )"

Jelas ini tidak dibenarkan .... pasien berhak memperoleh informasi lengkap
dan
obyektif perihal semua obat yang diperuntukkan baginya ....
Nalar: kalau beli alat elektronik ... kita kan dapat bookletnya dll lengkap
deh
.... semuanya ini merupakan suatu bentuk TRANSPARANSI ...
Nah ketika kita "berbelanja" kesehatan ... kita punya hak untuk memperoleh
informasi obyektif, kita berhak ada keterbukaan ... bukankah salah satu
karakteristik layanan kesehatan yang profesional adalah TRANSPARANSI,
AKUNTABILITAS
Apa yang dilakukan si dokter di emailmu itu jelas bukan sikap yang
prfesional
karena tidak ada transparansi ... kalau tak ada keterbukaan kan tak
akuntabel
...
Masalah yang sama sering dikeluhkan pasien ketika mereka membeli obat di
apotik,
dus dan brosurnya sudah tak ada ...
Singkatnya ... mintalah dus dan brosurnya
Tapiii ... lebih baik lagi kalau setiap kali memperoleh resep, kita tidak
langsung tebus melainkan browsing dulu .... toh mayoritas kondisi anak bukan
kondisi gawat darurat ... kalau emergency kan pasti sudah disuruh dirawat
dan
kalu gawat sekali dirawatnya di ICU ...

Kedua ..."paket puyer antibiotika diminum sampe abis ( Puyernya sudah
diracik,
jadi DSA tinggal ambil dari almari di kamar praktek ) ...."
----- Nah .... ini artinya dispensing doctor
lain kali, minta penjelasan kenapa anakmu sakit (diare)
Infeksi virus kan yang terbanyak
Tanyakan apakah anakmu dehidrasi atau tidak
Tanyakan apa tujuan pemberian obat ... kan obatnya adalah oralit ....

".... sih alasan kenapa DSA kasih obat sirup tanpa label ? Dia bilang, ya
biar
pasiennya gak tau nama obat yg dikasi, ..."
------ Dalam dunia kedokteran ... TIDAK ADA OBAT RAHASIA ... TIDAK ADA
SECRET
FORMULA ...
Waktu Presat di bandung, ada peserta yang mengajukan pertanyaan serupa lalu
saya
minta Dr davide share kondisi di Inggris ... beliau bilang ... di Inggris
praktek semacam itu ilegal ...
Demikian juga Prof warne yang datang 27 mei lalu di sesi RUD ... belaiu
bilang
... itu juga ilegal
Nah ... pasien nya saja deh yang bijak ... bilang ... belum mau ambil obat
nya
... mau observasi dan baca-baca dulu

Kapan PESAT di bali? hehehe tempo hari kevin dari Bali datang untuk kontrol
(Kevin pasca transplantasi hati ... baca BR sebelum ini) ... katanya air
asia
murah ya hehehe
sama seperti jawaban saya sebelumnya ... coba mulai kumpulkan yang berminat
ikut
... buat kepanitiaan kecil ...nanti dulu-dulan saja untuk tahun 2007 hehehe
(tahun 2007 proyeksinya salah 2 dari Bogor, Makasar, denpasar, banten ...
Insya
Allah ...)

Yana di kepualuan Riau teriring peluk mesra dan hormat yang sedalam-dalamnya
Saya terharu membaca emailmu
Bravo!! ... coba yana mulai menularkan pengetahuanmu ke teman, saudara,
tetangga
... apa yang sudah kamu alami merupakan bukti nyata bahwa sebagai oprang tua
kita juga haruis memikul tanggung jawab kesehatan terutama untuk anak kita
....
bahwa RUD itu sedikit2 bisa dipelajari kok ...

HEPATITIS - NURULITA, ARUM
Thanks Dr najwa ....

NURULITA ... coba lihat postingan horison hepatitis (Windy yang re posting
ya)
Hep B penularannya melalui darah ... yang bisa dibagi menjadi dua kelompok
besar:

(1) TRANSMISI HORISONTAL (penulrana dari satu penderita ke penderita lain)
jarum
suntik, transfusi, hubungan seks, tindik, tatto, pemakaian bersama sikat
gigi,
luka gigitan (biasanya pada anak-anak) ...
(2) TRANSMISI VERTIKAL (penularan dari ibu ke bayinya)
Umumnya terjadi di awal masa bayi

menurut saya, sepupumu terkena hepatitisnya secara vertikal di awal masa
bayinya
Itu sebabnya ia tak ada keluhan
Bahwasanya ia sudah imunisasi ... ya memang sebelum imunisasi ia sudah
mengidap
hep B ... cuma saja karena tidak diperiksa maka ia tak tahu

Imunisasi Hep B diberikan 3 kali (0, 1, 6 bulan) dan sesudah itu TIDAK PERLU
DIULANG/ TIDAK PERLU BOOSTER

penanganannya?
\1. cari informasi sebanyak-banyaknya ... banyak situs hepatitis yang sangat
informatif
2. HIDUP sehat ... makan sehat seimbang, jangan kegemukan, jangan royal
mengkonsumsi onbat, no alcohol, no smoking
3. Kontrol teratur ... setiap[ 6-12 bulan ke ahli hepatologi
4. Jangan share sikat gigi, alat cukur, sikat rambut
selebihnya sih biasa2 saja ... lingkungan juga jangan terus menjauh ...
salaman,
pelukan, tidur bareng, berenang bareng, dst dst gak masalah
nanti kalau mau menikah 9seandainya belum menikah) calon pasangannya
diperiksa
apakah sudah memiliki antibodi terhadap hep B kalau belum ... imunisasi hep
B

Obat? ada tetapi belum efektif

ARUM - gak usah minum temulawak atau curcuma dll
hidup sehat dan very wise with medicine, with herbal, with supplements

BULETIN MEDIS (WAS STESOLID) - HENDARWIN
Hehehe ... ya gak papa bahasanya tajam dan sarkastis ... wong kita sedang
urun
rembug demi kebaikan anak cucu ... tapi di milis ini aja ya ngomongnya
begitu
hehehe kalu pas ke DSA mah alus alus kan ya bicaranya hehehe
Ok nyeleneh saya .... maaf
Saya kutip statement mu
"...Jika info sepenting ini 'Begitu Mudah' didapatkan di Internet, Why and
Why
para dokter kita masih salah penggunaannya?
----- I wish I knew the answer .... mungkin Ebiet yang punya jawabannya ....
Banyak sih kemungkinannya ... mungkin lho yaaa
1. Tidak bisa akses internet
2. Tidak ada waktu untuk akses internet
3. Computer illeterate
4. dll dll

"...Apakah ada yg memiliki ide utk menerbitkan semacam 'Bulettin Medis' yg
isinya hot topics obat2an yg digunakan sehari2 utk dikomunikasikan kepada
para
dokter?"
----- Ya ide nya bagus ... tapi bentuk sejenis ada kok bahkan banyak ...
cuma
apakah ada section perihal perkembangan obat memang rasanya sih gak ada ....
di
Palembang ada lho ... farmakolog yang mimpin buletin nya

Tapi di India ,... di negara bagian bengal ... mereka punya buletin RUD
untuk
konsumen kesehatan hehehe
Dah masuk agenda jangka panjang sih ... kalau ada donatur tenaga dan uang
...
mungkin bisa terlaksana lebih cepat ...

....ahhhh sudah jam 1.43
mau tidur dulu yaaa
besok banyak pekerjaan menunggu

selamat pagi dan selamat berhari minggu (mau masak apa ya hehehe nyontek
doonggg)

love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

9.

Bunga Rampai 65B - D

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:47 pm (PST)

Sun Nov 5, 2006 11:16 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 65B*

* *
Jakarta, 5 November 2006 ....
jam 9.56 pm

Dear all
Selamat malam

Bagaimana week end nya?
Pasti menyenangkan dan membahagiakan ya ...
Kebetulan kami dan keluarga juga week end nya nikmat banget ... nothing
extraordinary or extravaganza ... but full of momentos ... baik keluarga
kecil
maupun keluarga besar

Mau bikin BR lagi ya hehehe maafff dah luamaaa bangett
Ramadhan yl dikira bakal bisa tenang dan meneruskan proyek buku kedua ...
ternyata ... alhamdullillaah ... peklerjaan banyak terus hehehe

Saya mulai dari isu terakhir ya

TBC - HANDOKO
Coba deh kamu buka postingan flek, TBC, bronkitis di milis ini. Buanyaaak
sekali
... bisa dipakai bahan renungan. Jadi untuk TBCnya biar besoik dibantu SP
lain
ya. Saya ingin mengulas beberapa hal menarik (di luar TBC)
Kalau boleh saya urun rembug .....

1. Kalau pilek lama? Ada dua kemungkinan ...
Pertama, memang di rumah ada yang juga sedang pilek
Kedua, mungkin bukan pilek dalam artian selesma melainkan alergi?

2. Ke dokter ....
Handoko, di milis ini kita sama-sama belajar hal2 harian yang sering melanda
anak (demam, diare, batuk, pilek, serta tatalaksananya yang
akurat/proporsional/rasional ... termasuk belajar perihal
- tanda2 kegawat daruratan sehingga orangtua tahu persis kapan harus cemas
- kapan harus ke dokter (sehingga orangtua tahu kapan belum perlu ke
dokter).
Coba deh pelajari lagi....
Kalau boleh saya tanya .... apa indikasi membawa Abiyu ke dokter? Dia tidak
demam tinggi, tidak demam lebih dari 72 jam, tidak sesak, kesadarannya tidak
menurun, tidak muntah2 hebat, tidak dehidrasi, tidak kejang

Mengapa kita harus menguasai indikasi kunjungan ke dokter? Bukan sekedar
untuk
efisiensi (mencegah pemborosan yang mubazir) ... Tidak sesederhana itu
masalahnya
Ketika kita tergopoh-gopoh ke dokter begitu anak mengalami gangguan
kesehatan
... maka sadarkah kita bahwa kita tengah meningkatkan beban kerja si dokter.
Separuh dari pasien yang antri di ruang tunggu dokter sebenarnya belum perlu
ke
dokter lho handoko
Apabila beban terlaluberat ... dokter pun tidak bisa bekerja all out ...
komunikasi tidak bisa intensif ... (capek lho praktek tuh hehehe)
Padahal ... tujuan konsultasi medis kan untuk memperoleh penjelasan ...
padahal,
hak konsumen untuk memperoleh informasi yang akurat, yang obyektif.

Selain itu, anak pun jadi "victim" kepanikan orangtua ... kepanikan yang
sebenarnya belum perlu muncul ...
Mengapa jadi 'korban" ... ya mesti ke dokter, ngantri, sumpek lah ... mana
campur aduk anak sehat dengan anak sakit ya kan ....

Ketiga, ketika tak ada indikasi ke dokter dan kalian ke dokter ... tidak
jarang
kami pun bingung
Kami tahu gak butuh obat ... misalnya ... tapi ada rasa gak enak ... rikuh
...,
kan kalian dah bayar ... jadi harus intervensi ... ditulislah resep ....
Artinya, ketika kita "royal" berkunjung ke dokter ... maka kita pun
potensial
memaparkan anak-anak kita pada polifarmasi, pada obat2 yang sebenarnya tidak
dia
butuhkan.

3. "Diagnosis"
Saya bingung .. apa maksud: ..."tidak ada bulu hidung" ...
Idealnya Handoko lalu bertanya ... kalau gak punya bulu hidung bahaya? ...
apa
penyebab dia gak punya bulu hidung? Kenapa? dst dst

"Diagnosis" kedua ... "masih berwarna merah" ... Apanya yang merah? Hidung?
Tenggorokan?
Bukankah selama manusia hidup .. selaput permukaan hidung dan tenggorokan
memang
HARUS merah .. artinya .. darah mengalir ke daerah tsb dengan normnal ...
kalau daerah itu pucat .. wah .. aryinya kan tidak memperoleh aliran darah
...
Kita harus mulai kritis dengan "statement" ... tenggorokan merah ... hidung
merah ..
Itu bukan diagnosis.
Kedua, ketika kita flu, selesma (infeksi virus) ... pasti saluran napas kuta
memang merah ... tapi bukan berarti butuh antibiotik

"diagnosis" ketiga ... diduga TBC
Aduh ... maaf ...
Tidak mudah menegakkan TBC pada anak
Seperti sering kita bahas ... harus ibarat menggambar setangkai bunga dengan
kelopak-kelopaknya

Tangkainya = pemeriksaan dahak dan ditemukannya kuman TBC
Kelopak 1 = kontak dengan orang dewasa yang menderita TBC aktif
Kelopak 2 = tes mantoux nya positif
Kelopak 3 = gejala klinis/keluhan (demam tak tinggi untuk jangka lama, on
and
off, dst dst ... coba browsing TBC)
Kelopak 4 = gambaran foto ronsen (pada anak fotonya 2kali, dari belakang dan
dari samping) ... lalu yang dilihat bukan infiltrat/flek nya melainkan ada
tidaknya pembesaran kelenjar getah bening

Ok semoga menjawab
Istrimu sudah benar, dan imunisasi jalan terus dong

2. BUKU BAYIKU ANAKKU
Gak mau ikut PESAT tg 11 Nov nanti (hehehe maaf ngeduluin panitia hehehe)
...
disana disediakan ...
Untuk yang tidak ikut pesat ... nanti YOP memikirkan mekanisme pembelian
buku
tsb ya
AQpakah di pool di satu orang seperti biasanya atau langsung belike markas
...
nanti kami kabari ya

3. DICAKAR KUCING
Apabila yang mencakar kucing peliharaan sendiri ... masalahnya tidak rumit
(apalagi ketika kita tahu bahwa ia "menyerang" karenamerasa "terancam" =
ekornya
diinjak)
Mengapa tak rumit? karena, kita bisa mengawasi kucingnya
Begitu kucingnya menunjukkan tanda rabies ... kita action
jadi ... kalau kucing rumah ... saya gak akan langsung suntik rabies ke
anaknya

4. VAKSIN FLU - LIA YULIANDHA, IMELDA
Dear Lia ... maaf baru sekarang ditanggapi
memang Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan yang growth
rate
avian influenza (AI)nya paling tinggi (cuma kalah dari Cina).
Di lain sisi ... memang virus flu (bukan virus AI ya) buanyaak banget ...
setiap
tahun juga bisa berubah (oleh karena itu imunisasi influensa dilakukan
sekali
setahun; setiap tahun, vaksin nya diubah sesuai virus di tahun ybs).
Di Indonesia, vaksin flu yang tersedia berdasarkan virus flu di negara maju
(USA
dan Eropa)

Jadi ... kalau opunya uang ... silakan setahun sekali imunisasi flu meski
dengan
catatan ... kjemungkinan kena flu tetap masih ada
Pertama, tak ada vaksin yang memberikan proteksi 100%)
Kedua, virus flu di kita mungkin saja beda dengan di luar

5. DSA YANG COCOK - MAMA RYO - 31.10.2006
Thanks atas haringnya ... kan kita jadi banyak belajar dari pengalamanmu ...
Sharing para SP sungguh amat bermakna\
Thanks juga buat yang sudah menanggapi

Boleh ya saya sharing balik hehehe buat semuanya bukan cuma buat Mama Ryo
semata
kok hehehe

Hidup di Indonesia kayaknya emang susah ya hehehe ....
Sepertinya ada fenomena ...... kalau bisa dibikin susah ... kenapa mesti
dibikin
gampang .... hehehe .... maaf

Termasuk masalah kesehatan.Masih banyak yang memiliki pola pikir: "Masak gak
kasih obat" ... atau merasa "gak gaya ... ya kasihlah obat" ...
Pola pikir ini ya di tenaga medisnya, ya di konsumen nya

Di lain pihak ...
Ketika konsumen nya kritis .. tidak sedikit tenaga medis yang serta merta
menjadi defensif ... mungkin supaya tak
kehilangan muka? ....

Di lain kesempatan .. tenaga medisnya justru berkilah ... "wah mbak ...
orang
Indonesia tuh lain ... kalau gak dikasih obat, kalau bukan puyer, kalau gak
dikasih antibiotik .. bakal mabur!!"
Tetapi ketika orangtua menolak puyer, ketika ada mempertanyakan pemberian
antibiotiknya ... mestinya kan tenaga medisnya seneng karena "teori" di atas
gugur ... tapi kok malah defensif tenaga medisnya

Saya bisa memahami rasa "frustasi" mu
Saya bisa memahami kebingungan mu
Sudah capek belajar pengetahuan dasar kesehatan .. kok di lapangan ... malah
jadi bingung
Life was much simpler whilst you were ignorant ...
Masak sih?
Ya gak juga dong
Waktu kita masih ignorant ... kita pasrah ... sehingga kesannya simple .....
hehehe
Tapi ... mana ada orang mau terus berada dalam kegelap gulitaan? Gak kan
....
Apalagi kalau kaitannya dengan anak ....

Dan saya yakin kamu gak sendirian, wong kadang ... saya juga putus asa kok
hehehe .... maaf
banyak pasal sih
Misalnya , dimarahi keluarga pasien ... atau ada sms anak demam.. aduh!! kan
dah
diajarin demam .... kok bisa sih
dikasih obat demam yang dah dilarang
atau
kan dah tahu kapan indikasi rawat inap ... kok minta rawat sih ketika anak
demam
dengan alasan anak gak mau makan dan karena anak gak mau diam

Time is running out ....
yuk kita sama-sama makin pinter dan bijak
dan ...please jangan membiarkan diri kalian dependent pada 1 - 2 dokter ....
supaya survive dimanapun dan kapan pun.... supaya .... tak lekang oleh masa

6. MEKANISME KONTROL - ASEANI SETIYADI - 04.11.2006
Salam hangat juga dari Jakarta untuk Semarang
Hehehe ... apa kabar semarang
sudah mulai turun hujan?
Thanks ya
Senang saya membaca bahwa kamu sudah semakin menyadari indikasi kapan harus
ke
dokter dan kapan belum perlu ke dokter
Dengan demikian ... beban dokter tidak terlalu berat ... gak usah mumet
untuk
hal2 ringan yang sebenarnya bisa self medicated ...
Imunisasinya ke Bidan dan dokter umum atau masih ke DSA?
Coba galkang kerjasama dengan mereka ... imunisasi bukan porsi DSA kok
hehehe
maaf

7. KAJIAN EKONOMIS SUSU UHT - RAHMAWATI - 31.10.2006
Thanks atas sharingnya
wah bermanfaat banget nih

.... berarti 1 bulan saya harus mengeluarkan dana Rp 528.000.
sedangkan semenjak minum UHT satu bulan saya hanya mengeluarkan dana Rp
200.000
...

Alhamdulillaah .,.. berarti uang untuk ditabung buat pendidikan anakmu
semakin
besar ya ...
thanks again

Ok sekian dulu ya
kok dah jam 11
Mau nyiapin pernak pernik buat senin besok ... belum masak juga buat anak2
bawa
ke kantor besok hehehe

Kok tak hujan ya?
Tadi malam di national Geographic channel ada film bagus
No Borders : Moonsoon
Tentang Calcutta

Oh kalau sudah menyinggung India ... tahu dong betapa semangat dan
compassionate
nya saya
.. bagi orang calcutta ... hujan merupakan event yang yang membahagiakan ...
juga ... event sarat romance
rain falls ... embraces the land, the trees .... joy everywhere
padahal ...a gustus tuh moonsoon ... banjir dimana-mana
barangkali itu sebabnya kalkuta dijuluki sebagai The city of Joy ...
Kota yang sarat penderitaan, kemiskinan kok dibilang the city of Joy? ....
nanti aja deh ya kita ngobrol di Cinta ...

selamat malam, selamat tidur
selamat bekerja keras besok dan seterusnya
kalau tidak kerja keras ... mana mungkin kita bisa bangkit bersaing dengan
negara tetangga .. ya kan

love
wati
==========

Tue Nov 7, 2006 9:27 am
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 65C*

* *

Jakarta, 6 November 2006

Dear all

Bagaimana hari seninnya? Gedabrutan? hehehe Muacettt?
Sedih saya melihat pohon-pohon di jakarta selatan meranggas, sebagian besar
sudah ditebangi untuk busway ... Katanya Bogor juga sudah sulit air (kota
hujan
lho padahal). Save water!! ... Yuk kita galakkan pola hidup ini ... demi
anak
cucu kita ... masak air aja mesti impor kelak di kemudian hari ....

Nyicil ya ....

1. ANAKKU KENAPA YA - PATRICIA - 06.11.2006
Laki2, 27 bulan, BB 11 kg .... TB?
Sudah diplot di kurva pertumbuhannya? Hayo dong -please ... jadi bisa lihat
pasti posisi Nicholas.
Plotnya sejak lahir sampai sekarang lalu dari semua titik-titik hasil plot
tadi
kamu tarik garis dan lihat bagaimana arah (kecenderungan) si garis,
mendatar,
turun, atau meningkat.
Katakanlah BB dan TBnya memang sesuai dengan gagal tumbuh (growth failur)
...
maka penyebabnya buanyak .. bukan cuma gangguan pencernaan.
Di lain pihak, kalau anakmu ada gangguan pencernaan, pola BABnya pasti
jelek,
ada diare kronis, perutnya buncit, dst

Kedua, soal alergi ... apa daftar makanan yang harus dihindari (Boleh share
lengkapnya?)
Memang alergi ... "obat" utamanya adalah menghindari
tapi sebaiknya satu persatu ...
Bukan apa-apa ... ... kalau langsung direstriksi ...dibatasi asupan
makanannya
.... takutnya pertumbuhannya semakin lambat. Jadi mungkin satu persatu kita
perhatikan ...

Ketiga, obat-obatannya.
Bricasma (bronkodilator), Nalgestan (2 komponen: PPA dan antihistamin),
kenacort
(steroid), racikan nafsu makan (isinya apa?), salep apolar,
TOTAL at least 5 obat ... padahal mungkin hanya butuh satu obat yaitu salep
hidrokortison kalau memang eksim nya mengganggu. Ditambah .. avoidance dan
observasi ... alerginya sama apa gitu ...

\Kok bricasma ... memangnya ada asma?
Kok steroid? ... ada asma? atau alerginya berat? Bisa mengancam jiwa?
Kok diberi PPA ... pilek? kalau pilek pada anak kan gak usah dikasih obat...
EBMnya ... gak efektif kok
Kok racikan nafsu makan ... memangnya ada vitamin untuk meningkatkan nafsu
makan? Kan EBMnya menunjukkan belum ada yang efektif ... anak 27 bulan
memang
sedang masanya "susah makan"

Keempat, muntah dan diare ..
Infeksi virus mungkin ...
kalau keracunan makanan biasanya muntah2nya hebat Katakanlah food posioning
pun
.. obatnya ya oralit
Obat dari dokter? saya tidak tahu dear .. mungkin saja .... kan nalgestan
salah
satu kemungkinan efek sampingnya adalah gangguan sal cerna dan gak nafsu
makan

Lain kali, kalau boleh usul,
1. Tanyakan pada dokter satu persatu obat yang ditulis di resep
Tanya apa kerjanya dan apa efek sampingnya

2. Resep jangan ditebus dulu ... sharing saja dulu or buka medicastore ....
wong
bukan emergency kan ya

2. PUNGGUNG MELEPUH - MUJIATI - 06.11.2006
Thanks buat SP yang sudah menanggapi
Ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan:

1. anget ... maksudnya suhu tubuhnya berapa? Diukur kan pakai termometer?

2. kulit melepuh
2. 1. diagnosis?
saya kutip penggalan emailmu:
"Kalau herpes kayaknya bukan , aku sdh bawa ke dokter kata dokternya bukan
herpes juga tapi kena virus.
Kira - kira ini penyakit kulit apa ya?"

Muji ... mestinya pertanyaan ini kamu tujukan ke dokternya (kata dokternya
virus
apa?) karena kalau tidak lihat, sulit mendiagnosis suatu kelainan kulit ....
Apalagi tidak tahu seberapa luas melepuhnya ....
Yang membingungkan ... diagnosisnya virus tetapi diberi antibiotika .. kan
maaf
... gak nyambung ya ...
Tidak konsisten antara diagnosis dengan obat yang diberikan
Padahal kunci utama RUD adalah pemberian "obat" sesuai gangguan
kesehatannya.

2. 2. Kalau tadi soal diagnosis, sekarang soal tatalaksananya.
Saya kutip lagi penggalan emailmu:
"dokternya cuma antibiotk + Puyer racikan ( lupa
isinya apa ) + salep bioplancenton"
Kalau boleh ikut urun rembug
Ini sih bukan "cuma" ...
Kenapa?
satu .. diagnosisnya apa? kok obatnya buanyak (berapa jumlah obat dalam
racikannya)?
Diagnosisnya virus ... kan gak ada obatnya .... racikan isinya apa?
Bukankah kita selalu dan senantiasa ingin dan harus mengetahui apa makanan
yang
masuk ke tubuh anak kita?
Nah, tentunya begitu juga dengan obat....
Mesti tahu dulu dong ... kalau dah yakin ini dibutuhkan oleh anak, baru kita
berikan ... ya gak?

Kalau saya jadi kamu .. saya hentikan semua kontak dengan zat kimia mulai
lotion, bedak, minyak telon, dan observasi saja dulu
kalau anak kesakitan karena rewel .. parasetamol.

Lain kali .. please ... selalu tanyakan baris per baris tulisan di kertas
resep
ya

3. ANDYAN KURNIATI - SHARING BR 65B
Dear Dyan.... thanks a lot
Memang ... cobaan paling besar saat anak sakit ... tetapi justru kalau kita
sayang anak maka kita harus tetap rasional, bijak
Kita bukan anti obat kan ya Dyan .. tetapi bijak dengan obat ...
Kita bukannya "mendiam"kan anak sakit melainkan ... kalau guideline nya
memang
gaik butuh obat ya gak perlu dikasih obat. Dan ini kita lakukan justru
karena
kita sayang pada Rasyad Rasyad kita
Salam hormat buat suami dan peluk buat Rasyad

Eh .. segini dulu ya
ini aja nyambungnya pagi
maaf kirimnya sekarang
ciao

wati

=============

Tue Nov 7, 2006 9:55 pm
------------------------------

View Source<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?source=1&var=1&l=1>
Use Fixed Width
Font<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?var=0&l=1>
Unwrap Lines<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/message/6950?unwrap=1&var=1&l=1>

[image: ---]

*"wati" <purnamawati.spak@...> *

purnamawati.spak@...

*Bunga rampai 65D*

* *

Jakarta 7 November 2006

Dear all
Selasa salah satu hari paling menyenangkan dalam keseharian saya hehehe
uenak tenan judulnya ....

Mau nyicil utang nih ... BR lagi soalnya buanyak kok ya emailnya hehehe ...
sudah back to normal ya
BTW kalau boleh memohon please jangan japri
Kan milis ini dibentuk atas dasar kebersamaan.
Kita semua saling berbagi, saling membantu, saling belajar. Dokter juga
banyak
belajar lho dari milis ini
Dari sisi personal ... waduh guprak saya kalau keseharian ditambah dengan
japri.
Dampak belajar bersamanya kan jadi gak ada ya ...
Ok deh mulai nih

ALERGI, GANGGUAN CERNA? - LANJUTAN - PATRICIA
Kalau anaknya tetap di P5 artinya "Petit" .... mungil .... bukan gagal
tumbuh.
Kalau gagal tumbuh kan grafiknya terus menurun
Soal BABnya ... menurut saya itu bukan kategori gangguan pencernaan dan
memang
anak2 perutnya agak buncit karena otot perutnya bvelum terlalu kuat
Menurut saya, please be critical perihal labelling gangguan pencernaan ini
....
kalau perlu, coba second opinion
Agak tak masuk akal (in general) ...
Lagipula, kalau ada gangguan cerna (selama 2 trahun belajar gastroenterologi
di
Australia) gak pernah lihat konsultan gastro kasih advis diet seperti yang
diberikan ke anakmu) ... lah anakmu suruh makan apa?

Obat2annya .. maaf .. aduh aduh aduh
Kalau anakmu benar asma, coba buka guideline asma di web sehat
dan obatnya pakai inhaler aja supaya lebih efektif, efelk sampinglebih
ringan

Obat nafsu makan ... wah tak ada di guideline gastroenterologi
Simpan aja deh ... kasihan anakmu
Baguslah cuma sekali makannya

2. SOAL KESEHATAN MATA - SISKA
So sorry to hear about your eye problem
Kalau glaucoma, setahu saya menurun tetapi sebaiknya kamu berkonsultasi
dengan
ahli glaukoma dan ahli mata anak ... nah ertanyaan no 4 ... namanya terapi
gen
... saya tidak tahu kalau untuk glaucoma. Masih sangat terbatas kok. Semoga
diberi jalan keluar yang terbaik ya

3. DIKEJAR SETORAN ASI - ARDIANA KUSUMANINGRUM
Banyak teman senasib kok ... dan kami semua mendoakan kamu bisa bisa bisa
bisa
Tempat khusus untuk Peras ASI? Gak sedikit ibu2 yang peras ASInya di rest
room.
Yang penting tangan kita bersih, alat2 kita bersih .... Didoakan bisa bisa
bisa
ya
Amiin
Sukses ya kuliahnya (dimana sih, boleh tahu?)
Sering2 ya bantu kami di milis dan kalau bisa jadi pembicara di Pesat ya

4. DITINGGAL KERJA SEHARI - DEMAM - SISKA HARYANI
Bagaimanapun, demam bukan penyakit, demam kan gejala ... jadi ...
ketika usia dua hari ia demam, mestinya dicari penyebabnya.
postmaturitas tidak ada kaitannya dengan demam.
saya juga bingung dengan anjuran susu formula .. memangnya anakmu dehidrasi?
Di
lain pihak, semua bayi normal kan akan turun sampai 10% ketika mereka baru
lahir. Anakmu rasanya gak dehidrasi. kan ya
Sekarang, diusia 3 minggu ia kembali demam... sudah diukur suhunya? tetap di
atas 38Clebih dari 24 jam?
Kalau ya, harus dicari penyebab demamnya (tahap pertama periksa urin rutin
dan
kultur) dan harus konsultasi dengan DSAnya (sudah baca file demam kan ya ...
kan
dinyatakan, bayi kurang dari 3 bulan yang demam terindikasi ke dokter )
Menurut saya tak ada hubungan dengan ASI perah

5. PUNGGUNG ANAKKU MERAH DAN MELEPUH - WIDIA
Thanks atas sharingnya. Kalau boleh mau usul, kalau memang biang keringat,
justru jangan diberi bedak ... nanti pori2nya tertutup. Coba deh baca heat
rash
di Mayo
Sering dilap, seriing dimandikan, baju tipis dan yang nyaman, mengisap
keringat.
Lactacyd? kemarin kita baru bicara soal lactacyd untuk vagina .. prinsipnya
sama
... gak perlu ... wong kulit kita isinya lactid acid kok.

6. OTITIS MEDIA, CURHAT - NITA YANTI
Thanks atas sharingnya
Baru beberapa hari yl, kita bicara soal gendang telinga (ada email telinga
keluar cairan). Coba deh cari lagi.
Coba juga browsing otitis media di AAP, di Mayo, di Kidshealth, di web
sehat.

Kalau boleh saya urun rembug ....
Kalau batuk pilek hebat memang ada risiko mengalami OME ... samasekali bukan
salah orangtuanya kalau anak pilek mengalami OME
Samasekali bukan karena ibunya tidak memberikan "terapi" buat pileknya ....
kan
sudah tahu guideline pilek ...
Sama seperti yang yanti bilang, saya menyesalkan pendekatan bersifat
"memarahi"
... saya teringat kata2 salah satu konsultan WHO dari Denmark ... seorang
dokter
tidak harus selalu berhasil mengobati .. tetapi ..seorang dokter harus
senantiasa reassuring pasien nya.
Jadi, coba buka lagi guideline batuk pilek dan jangan takut, gendang telinga
yang "bocor" sekalipun dalam waktu tidak terlalu lama akan menutup dengan
spontan/.

7. BIDURAN - RANI
Biduran alias hives .... merupakan reaksi alergi
Pada anakmu, penyebabnya bisa obatnya,bisa lingkungan/cuaca.
Coba observasi, basuh waslap basah ... kalau memang banyak dimuka, dan
bibirnya
bengkak, pertimbangkan memberikan antihistamin (coba browsing hives ya)

8. POHON DAN SAVE WATER
Thanks Ade
Brilliant idea ... kemarin saya membaca di kompas anak2 smp tarakanita
menanam
sejuta pohon di taman ekologi (cibinong?).
Yuk kita menanam di lingkungan kita masing-masing
Nah ... ide menanam 1000 pohon bagus ya ...Ade bisajabarkan konkrit
teknisnya?
mulaiu dari lahan, jenis pohon, perijinan,mekanismenya, .... uang? YOP kan
gak
punya uang hehehe

SAVE WATER
sebenernya mau bikin email tersendiri dedicated to water ...
Saya senang atas kepedulian SP
Lah kalau gak ada air .. jangan bicara kesehatan deh ... semua penyakit
berkubang

Melbourne mendapat penghargaan akibat gerakan water reservation nya
Penduduk Melbourne sangat mencintai tanaman, sangat mencintai taman rumah
mereka, sangat mencintai parks ... sangat mencintai pohon.
Mereka sangat gemar bercocok tanam
Dan saya memperoleh pelajaran sangat berharga dari teman2 saya disana
1. Gak pernah cuci mobil. Sesekali saja dibawa ke bengkel
2. Gak nyiram tanaman di kebun ....
yaqng mereka lakukan adalah membuat penampungan air hujan (hujannya
melbourne
kan gak kayak hujan nya kuta hehehe gak lebat2 amat). Nah itu buat nyiram
Kalian pastiu bisa membayangkan bagaimana sedihnya melihat tanaman
kesayangan
kita kering karena tidak kita siram padahal kita sangat mencintainya

'3. Gak boleh pasang pompa air ... gak boleh ambil air tanah. Air dari PAM.
Gak
ada cerita rumah ngebor ambil air tanah hehehe

4. Sampah organik ditanam kembali di kebun, menjadi kompos. congkel2
benamkan
kupasan bawang,kulit pepaya, bekas nasi dll dll)

5. Nebang [pohon? wah mesti minta ijin pemerintah kota

Indonesia kapan ya?
hehehe
dah ya .... dah malam

oh ya .. terimakasih Ida bundanya Riffat yang telah mengajarkan kecintaan
akan
asi kepada lingkungannya
saya yakin banyak yang melakukan hal yang sama di milis sehat
mom/dad .."teaches" another mom/dad

ok masih ada pekerjaan lain menunggu
selamat malam ... c u tomorrow
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

10.

Cinta 6 - Indonesiaku Sayang

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:48 pm (PST)

CINTA 6 : INDONESIAKU SAYANG

Purnamawati" <purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=81PloX6FK-KvntpAnZfEkfUAun2J2sGEbwNpZVmF_7aewNS7-y5EwelpR0YQjSfUDBJFSooV0Iadvx1C8Se4omdpkA>
>
03/31/2005 02:00 AM Please respond to
sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=vgpnfp2m2Z_ON9ALvBhtZp-Znpx8tiEg7z-r7TGKIv8paEQLcRdvIbEtvrSkgHzpP0heQdSJU4ADdvs>
To <sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=vgpnfp2m2Z_ON9ALvBhtZp-Znpx8tiEg7z-r7TGKIv8paEQLcRdvIbEtvrSkgHzpP0heQdSJU4ADdvs>
>
cc
Subject [sehat] Cinta 6: INDONESIAKU SAYANG

Jakarta, 31 Maret 2005
Jam 00.45

Teriring doa dan kasih untuk saudara-saudara kita di
Kepulauan Nias

Sejak kecil, telah tertanam kebanggaan akan negara
ini. Indonesiaku yang gemah ripah loh jinawi (entah
apa itu artinya kini buat saya ... maaf)
Negara agraris yang subur (tetapi importir beras
terbesar), negara dengan hutan tropis (tetapi hutan
gundulnya 3.8 juta hektar), negara maritim dengan
ratusan pulau dan dengan nenek moyang pelaut yang
melanglang buana dengan kapal pinisi (tetapi tidak
mampu menjaga kesejahteraan anak bangsa di pulau-pulau
nan jauh dari hiruk pikuk Jawa dan Sumatera).

Begitu menjadi dokter, berbagai tawaran saya tolak
halus karena saya ingin bekerja berdampingan dengan
hutan tropis di Kalimantan. Suatu keputusan yang
membingungkan buat keluarga besar saya (yang
sepertinya jauh lebih realistis ketimbang saya ...)

Sengaja saya duduk di sisi jendela pesawat Casa
membawa kopor dan seberkas tebal administratif dari
DepKes (yang belum beres tetapi saya tinggal saking
lamanya dan bertele-tele). Sebelum mendarat di
Kalimantan Timur ... saya layangkan mata sejauh bisa
memandang. Tuhan... Mana hutanku? Mana Hutanku?? Bisu
...hening membingungkan hanya lambaian ilalang di
padang gersang tertimpa terik matahari.

Sabar... sabar ... kita lihat nanti dalam perjalanan
darat ke pedalaman 350 km. Sukacitanya saya setiap
kali melihat batang pohon kokoh dan rimbun ... tetapi
bukan sukacita mendalam karena proporsinya yang amat
kecil ketimbang padang ilalang. Dan .. Sesampainya di
"lokasi", kelangkaan air sangat menyentak anak Jakarta
yang naif ini.
Dan ... Bila kemarau tiba ... kesedihan bertambah
akibat asap asap dan asap ... padang ilalang silih
berganti terbakar
Menteri Pemuda mau datang ... wahhh mesti ada kegiatan
kabupaten ini ... bak kisah Aladin atau kisah
tangkuban perahu dalam seminggu berdirilah suatu DESA
PEMUDA .. di atas suatu bukit terpencil. Ditanami
beberapa tanaman palawija, tanaman poenghias, tetapi
yang paling berkesan ... pohon cabe kurus dengan
buahnya sebesar kelingking kurus... Pusing kepala ...
benar2 proyek ABS yang mahal dan menyepelekan hati
nurani rakyat

Kerja sosial ke desa transmigrasi .. Saya pulang
dengan hati sesak... tanah tandus tak ada air...
petani jawa di "paksa" bedol deso tetapi tak bisa
bercocok tanam. Si ayah pun pergi mbecak di ibukota
propinsi ... tinggal ibu-ibu anemis meneteki anak-anak
buncit berambut "pirang" karena kurang gizi. Kudis,
kurap, diare, santapan sehari-hari

Angka abortus dengan dukun paraji ... sangat mencolok
... bagaimanalagi kalau anak sudah 5 tetapi suami
tidak/belum membolehkan sang istri berKB karena ..
kegiatan edukatif informatif tidak ada. Cara
aborsinya? anting pohon para (karet) dimasukkan ke
vagina dicucuk-cucuk sukur2 bisa masuk ke rahim.
Seminggu kemudian ibu datang toksik pucat demam tinggi
dengan nanah berbau busuk mengalir dari vagina... Mau
marah mau nangis tapi sama siapa???

BKKBN? sibuk menulis angka akseptor baru padahal
akseptor kondom dan pantang berkala .. IUD? Cuma 3
akseptor se kabupaten itupun pendatang dari Jawa
Mulailah serangkaian kegiatan ceramah KB yang
ditujukan untuk?? BAPAK-BAPAK... alhamdulillaah ...
bertambah satu persatu. Meski obat KB suntik selalu
habis karena ternyata dijual Rp 5000 di pasar mingguan
(pasar kan hanya sekali seminggu). Diam-diam meski
BKKBN unhaqppy, saya tetap mencatat angka drop out
bukan sekedar akseptor baru.

Ambil spesialisasi .. masalah lingkungan terlupakan
meski hari-hari terus bergulat dengan penderitaan
manusia .. [penderitaan dalam bentuk sesungguhnya
(kalau kuta miskin ... lalu sakit parah ... nahhh
kiamattt!!!).
Ahhh ... dapat beasiswa shor course di King's College
... EAGER!!! EXCITED!! ... KAYAK APA LAYANAN KES ANAK
DI SANA? Maafffff lain kali aja ... ibarat bercerita
dua belahan dunia yg bertolak belakang

Pulang ke Indo ... Dapat beasiswa di Groeningen
...untuk PhD bile acid transport (wahhh kalau diambil
... jadi pakar langka saya ... travelling terus "jual
ilmu" dan gak kenal milis sehat hehehe)... tapi ...
kerja dulu deh di Purwakarta ... RS Bayu Asih saya
pilih untuk bekerja sebagai DSA. Kan sudah 5 tahun
lebih di JKalimantan... saya agak trauma .. kalau
Jabar kan dibuat ketika Tuhan sedang tersenyum (begitu
kata alm MA Brouwer) ... Purwakarta kan antara Bandung
dan jakarta ... saya membayangkan akan menghadapi
kehijauan dan keteduhan, serta KEMAKMURAN penduduknya

Naif sekali tidak juga belajar dari pengalaman? ...
Keseharian diisi anak kurang gizi, TBC,
gastroenteritis, meningitis, dst dst. Tuhan... kapan
saya berhenti melihat penderitaan di bumi Indonesiaku
ini? Setaip pagi, duduk berderet dengan patuh
perempuan-perempuan muda yang tampak jauh lebih btua
dari suianya (beda benar denga nperempuan Jakarta yang
sibuk buat appointment di klinik perawatan kulit, anti
aging dll ahhh). Perempuan muda menggandeng si kakak
batita yang ingusan kurus dan merengek minta jajan
pasar sedang si adek 10 bulan sibuk ngempeng payudara
kempot....
Si kakak .. TBC karena tidak pernah imunisasi (dan
sepertinya ibu bapaknya juga TBC) ... obat TBC
pemerintah sering kehabisan ... beli gak sanggup ..di
lain sisi .. menjelaskan cara pemberian obat sungguh
menyedihkan karena perempuan2 itu kebanyakan buta
aksara...

Mana kemakmuran tanah jawa barat? Sawah pantura diubah
jadi padang golf dan area industri (luarr biasa"
bijaknya" kita ini ya)... lumbung padi Jawa diporak
prandakan. Jatiluhur kembang kempis dikelilingi tanah
gersang. Satu tahun pun berlalu ... kembali ke Jakarta
... gak jadi ke Groeningen ... kelamaan kata kepala
bagian ... jangan ambil PhD dulu ... kerja aja dulu

Iseng2 .. ikut AusAid hehehe ternyata 99% bukan dokter
artinya ... kebanyakan dokter kalau sekolah ya non
degree .. karena lama (gak bisa praktek kan) kedua ..
saringan nya itu lhooo ampuun ... Berangkat dan ...
happyyyyyyy ... kok bisa? Gak nasionalsi ya!!
Bagaimana tidak? Ketika mampu memberikan yang terbaik
tanpa mesti mikir pasiennya punya duit atau nggak...
tanpa mesti putar otak ... Baru 3 hari yl dah keluar
225 ribu rupiah nyumbang bayar lab dan CT scan ...
masak hari ini mesti rogoh saku lagi ... tapi kalau
gak dibantu ... mana mungkin bisa ditangani dengan
baik. Di sana ... semua asuransi dan semua memperoleh
layanan terbaik.
Ketika akan kembali ... pesta perpisahan .. saya
ditanya .. What will you miss most once you leave us
behind?
I will miss 2 things. First the beauty of your health
care system (Meski semua negara maju memiliki sistem
asuransi yang saya dambakan ... ada satu yg membedakan
Australia dari negara maju lainnya ... Australia
satu2nya negara di dunia dimana harga obat diatur
pemerintah ... jadi bukan hanya jenis obat yang
ditentukan tetaoi harganya juga). The second thing
that I will miss is ... parkas, gardens, trees,
tropical forest in east Australia.

Pulang ... suami ditempatkan di Sumut ... Wahhh
asyiiik nih ... ada danau Toba ... ternyata .. gersang
karena pepohonan habis ditebang oleh pabrik pulp dan
korek api serta sumpit ... gilaaaa.
Jakarta semakin padat dan polluted ... coba simak
olimpiade fisika yg baru lalu. Pemenangnya dari Papua,
Kediri, Madiun ... kok bukan dari Jakarta, surabaya
atau Bandung? Kenapa????? Kan di kota2 metropolitan
ini banyak SEKOLAH PLUS ... sekolaha MEGA MAHAL bi
lingual..... Kok anak2 dari kota kecil? Kota kecil
yang tidak polluted?! ... Sadarkah kita bahwasanya
pembakaran premium dan premix 100% menyumbang timbal
ke udara negara tercinta ini. Sekolah SD PLUS di
Bandung misalnya... ketika murid2nya diperiksa darah
... ternyata kadar timbalnya tinggi ... Aduuh timbal
kan berdampak negatif terhadap intelegensia ...saya
bodoh juga gara2 timbal?

Batam ... asyiiik bakal lihat kampung tradisional dan
pepohonan ... ternyata pembangunan diidentikkan dengan
penebangan pohon gila-gilaan. Luar Biasa!!!!
Sediihnyaaaa
Terik membakar padahal tidak jauh di sana Singapura
hijau dan hujan ... Saya berdoa ... semoga anak muda
Batam (dipimpin Liza dan suami dan panitia Pesat
3Batam lainnya? hehehehe) berinisiatif membuat gerakan
menanam sejuta atau seribu atau sepuluh pohon ... di
taman di pinggiran got dimana saja .. semoga bisa
membuat appeal ke pimpinan badan otorita agar gerakan
ini di support.

Gerakan yang berawal dari komunitas biasanya lebih
efektif ...dengan sayarat ... kaum muda memang mesti
meningkatkan kesadaran akan lingkungannya .. kesadaran
akan PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Semoga Batam, Kalimantan, Sumatera, jawa, dan seluruh
Indonesia ... kembali hijau. Sirna banjir, sawah
menguning dan Ibu Pertiwi pun tersenyum dalam
tidurnya.

Ajari anak-anak mencintai lingkungan sejak dini. Mulai
di rumah. Pisahkan sampah organik dengan non organik
yang punya pekarangan .. tanami pohon ... kalau tidak
pot .. dan buat gerakan RT menanam pohon!! ..
perhatikan dranase .. pasti DB pu n "takut"
menyerang...

Ahhhh maaf ... panjang ya ... kalau bisan boleh di
delete. Tadi kok ya pas ... di CNN .... The hreat of
Global warming.

Selamat pagi ...mau tidur mimpi indah di tepian sawah
atau di jalan setapak hutan belantara.

Love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

11.

Cinta 7 : Bersaing Secara Global

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:48 pm (PST)

CINTA 7 : BERSAING SECARA GLOBAL

From: "Purnamawati"
<purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=81PloX6FK-KvntpAnZfEkfUAun2J2sGEbwNpZVmF_7aewNS7-y5EwelpR0YQjSfUDBJFSooV0Iadvx1C8Se4omdpkA>
>
To: <sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=vgpnfp2m2Z_ON9ALvBhtZp-Znpx8tiEg7z-r7TGKIv8paEQLcRdvIbEtvrSkgHzpP0heQdSJU4ADdvs>
>
Sent: Thursday, June 02, 2005 6:24 AM
Subject: [sehat] Cinta7 ...bersaing secara global

Dear all

Selamat dinihari
saya kemarin ada halangan ... tidak bisa aktif di
milis .. meski demikian, saya terus mengikuti
perkembangan di milis.
Banyak topik menari. Mulai dari peran ayah dan ibu,
japan perlu tes darah, sharing keberhasilan menjadi
konsumen kesehatan (Bravo Pudji!!) dan imunisasi polio
massal vs ajang promosi.

Di Batam ... saya seharian di kamar hotel... merasakan
kaki yang gimanaaaa gitu hehehe sambil TV nyala terus.
Ada liputan kampus, ada bidik, ada infotainment, ada
berita KPU (SALAH SATU ANGGOTANYA MENYATAKAN ... TIDAK
PERNAH MENERIMA DANA TAKTIS ... MELAINKAN UANG
KEHORMATAN ... jjjeeeeee), ada tentang body dysmorphic
dan french paradox nya (bagus lhoo... ada yg lihat dan
bisa share?).... lalu ... BUSUNG LAPAR (Ampuun Tuhan)

Membingungkan buat saya yang biasanya akses Discovery
channel (Gak punya uang buat jalan2 at least berkelana
manca negara melalui dunia media hehehe sambil
mencatat resep masakannya), national geographics
dengan petualangan geografis-arkeologis-sains, atau
BBC, ABC, CNN
Kalau hari minggu ada Discovery channel for kids ...
indah sekali tayangannya ... anak-anak diberi suguhan
sains yang menarik, imajinatif, sesuai dunia mereka
yang warna warni ...
BUkan saya penggemar yang berbau asing ... saya
"bingung" kalau menyimak tayangan TV lokal ... kalau
tidak kekerasan, misteri murahan, atau gosip (hehehe
susahnya jadi celebrities ... disorot terus seolah
tidak punya kehidupan pribadi ... konsekuensi? Mungkin
juga). Siaran berita lokal?? aduuh stress... . korupsi
yang gak beres2, parpol yang centang perenang dll dll

Bagaimana ya agar anak-anak kita bersaing di dunia
global? Tentunya mereka butuh asupan fisik dan rohani
yang sehat, yang kaya.
Asupan rohani ... salah satunya ya media TV nya
mungkin perlu bebenah; beli buku dapat discount pajak
(kayak di Malaysia), beli komputer juga pajaknya kena
discount dst dst

Asupan fisik... barangkali kita harus mulai (dan
sering) bicara dengan lingkungan kita bagaimana
memberikan "NUTRISI" YANG TEPAT PADA BAYI. Mulai dari
meng"encourage" para ibu untuk ASI eksklusif supaya
anak2 kita cerdas dan kuat. Juga memberikan penyuluhan
cara pemberian MPASI yang sehat dan murah ...Kita juga
harus sering bicara di ingkungan kita soal pentingnya
imunisasi tepat waktu (otomatis imunisasi simultan)
....

Nah ... menyimak email kalian mengenai imunisasi masal
vs ajang promosi ... terlintas di benak saya ...
bagaimana kalau anggota milis tidak kalah aktif dengan
pabrik susu formula ... hehehehe misalnya ... brosur
tentang ASI eksklusif, lalu .... bagaimana kalau kita
mulai menseleksi resep MPASI murah, enak sehat,
misalnya dari labu kuning ... dari ubi, dari kentang
tentunya dengan pelengkapnya yaitu protein sayur mayur
buah. lokal (mangga, jambu batu merah, tomat,
dlldll)..
Lalu kita print buat brosur kecil2 menarik, kita
bagikan ke para ibu ... atau kita buat tabel imunisasi
PPI (yang wajib di puiskesmas dulu aja deh), atau
brosur menangani demam (biar gak dapat puyer macam2
apalagi... maaf ... para bidan kan tidak boleh
dispensing obat).... Tentunya kalau ada dana kita isi
juga dengan "santapan" buat si anak ... balon, kertas
lipat warna warni, crayon...

Itu hanya beberapa contoh saja ... banyak lagi isi
"goody bags" yang bisa kita persembahkan buat anak dan
ibu. Mungkin kita yang membantu para ibu PKK itu,
menghubungi mereka dan menyerahkan print out tadi (gak
usah semuanya pilih saja salah satu (atau salah 2-3
hehehe)

Gimana???? Masih ada waktu nih buat Juni
Saya prihatin kalau yang promosi justru pabrik susu
formula bayi. Ketika tekanan ekonomi semakin berat,
yang ditakutkan mereka tidak mempersiapkan nya dengan
benar, tidak akurat takarannya (supaya gak cepet
habis) dst dst
Keberatan pribadi lainnya dari pihalk saya
1. violating etik penjualan susu formula
2. memberi umpan bukan kail
3. Nilai tambahnya kecil sekali (nilai tambah lebih
besar kalau para ibu mengetahui apa saja sih MPASI
yang bisa mereka berikan ke bayinya, kalau mereka
mengetahui relaktasi mungkin kok, ASI eksklusif dongg
... dst dst)

Tahun 1996 ... sepulang sekolah ... kan kere saya
hehehe (emangnya pernah kaya hehehe) ... saya
registrasi suatu kongres gastro hepato nutrisi Asia
pasifik di Spore
Wah mahal banget ... tapi pengin ikut ... jadilah saya
melayangkan surat ke panitia ... tanya discount, tanya
akomodasi di FK NUH biar murahhehehe
Nah sampai sana ... saya dan peserta Bangladesh yg
tinggal di dormitori kampus ... Tapi yang menarik buat
saya
1. Mahasiswa FK dan para dokter yg sedang ambil
spesialisasi anak .. bukan main deh belajar dan
kerjanya ... lalu saya teriungat kampus saya tercinta
... ahhh miriiis
2. Saya jalan2 sama Dr Warren ... sahabat lama waktu
kita sama2 sekolah di ... saya tanya mulai dari aturan
lalu lintas, PBB, Pajak kendaraan bermotor dll... ahh
hebat ya saya pikir
Terus saya nyeletuk
Warren ... beberapa teman saya yang pindah kerja di
Spore kok gak betah ya ... katanya ... sulit
memperoleh teman sejati di Spore ... kalian cenderung
agak "tense" ?
"Iya mungkin sekali kami memang bukan orang yang
"hangat" ... perjuangan berat lho wati di sini...
kompetisi nya ketat ... semua dipajakin ... kami harus
amat sangat kaya untuk punya tempat tinggal yang agak
besar (agak besar sipore kan beda dengan agak besar
indonesia lho ... sebenarnya gak besar) dan mobil ...
Pajak dokter juga tinggi padahal kami mesti bayar sewa
ruang konsultasi yang mahal"
"Ini negara kecil wat ... gak punya natural resources
kayak Indonesia ... jadi ... kami mesti kerja kerja
dan kerja. Jadi kayak robot sih ya hehehe
Ada satu hal yang mungkin menurut kamu sepele wat" ...
tapi buat saya membanggakan ... Singaporean knows very
well that nothing is free in life" ...

Mak nyessss gua ... berasa hehehe
Minta discount biaya registrasi (tadinya sih gaya kan
.... mendingan discount ketimbang menerima "offer"
dari pabrik obat)...
terbayang negeri kita yang gemah ripahloh jinawi tapi
banyak pengemis, banyak korupsi, banyak busung lapar

Maafffff kalau nyeleneh ...

Memang ... gak ada yg gratis
Termasuk apa yg terjadi di balik imunisasi masal 31
mei lalu (kalau yang ibu PKK gak lho ya ... saya salut
sama mereka dan sangat berterima kasih cuma bisa kita
tambah isi goody bags nya dengan sesuatu yang
diharapkan nilainya lebih langgeng)....
Ayoo mulai kumpulin resep, print jadwal imunisasi dst
dst
Nanti saya via milis kirim brosur imunisasi yaa

Maaf ya kalau ada statement yang kurang berkenan
Sebenernya buanyaakk yang bergejolak di dada ...
keluarnya jadi serabutan hehehe

Love
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

12.

Cinta 8 : Apa yang saya peroleh dari hidup

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:49 pm (PST)

CINTA 8 : Apa yang saya peroleh dari hidup

Wed Jul 13, 2005 1:33 pm

From: "Purnamawati"
<purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=81PloX6FK-KvntpAnZfEkfUAun2J2sGEbwNpZVmF_7aewNS7-y5EwelpR0YQjSfUDBJFSooV0Iadvx1C8Se4omdpkA>
>
Dear all
Tadi ada yang dengerin Delta gak siiih hiks hiks sedih ah kalau gak ada
hehehe
... tadi topiknya .. Mengapa kita harus bijak dengan antibiotika
Kuartet lho, tim delta medika (IA, KP, PSP) plus Prof Amin....

Maaf juga ya belum bikin BR hehehe gak tau deh kerjaan rasanya bejibun
padahal
tidur sih maks 4 jam aja sehari ... tangan juga gemeteran nih .. hehehe
kenapa
yaaaa.....
Kayaknya banyak deh alasannya ... salah satu nya .. hipoglikemia alias
kelaparan
belum masuk sesuatu padahal; bangun jam 4.30 hehehe tidur jam 1.00
Jumat ini ada big meeting, saya juga harus presentasi di WHO makanya mohon
maaf
saya bolos dulu dari milis meski semua email saya cermati satu persatu
BIG THANKSSS and BIG HUGS buat semua yang sudah membantu saya ...eh salah ..
membantu SPs yang sedang dilanda masalah
Sebagai ganti BR ... saya sempatkan membuat Cinta yang mohon maaf kali ini
puanjaaanggg hehehe ... sebelum saya terbenam kembali kekesibukan saya
sampai
minggu depan ...

ANAK-ANAKKU SAYANG ....
repot kalau dah tua nih hehehe ... bawaaannya nyium bau tanah aja hehehe ...
tapi Kan Rasul juga bilang (saya edit dengan membuang akat beramal karena
saya
tidak mau menyebut KESIBUKAN SAYA SEBAGAI BERAMAL .. SOMBONG AMAT ...
AUDZUBILAH
MINZALIK ... yang berhal menilai kita kan Yang Di Atas) ... dari waktu ke
waktu
.. ingatlah seolah kamu akan mati besok ...
Kalau sembahyang .. salah satu doa saya .. Tuhan berikan aku kemudahan
ketika
ajal menjemputku ... saya gak mau sakit lama .. menyusahkan keluarga saya
(apalagi kami tidak kaya dan biaya pengobatan di Indonesia mahal buangetttt)
...
saya gak mau masuk RS .. saya takut sakit di Indonesia ...(tapi itu kan
pendapat
saya ... saya bisa saja amat sangat salah dan subyektif) ... tapi saya punya
beberapa pengalaman kok ... tapi gak bakal saya ceritain di sini deh hehehe

Kalau sudah tua tuh juga jadi gampang sedih hehehe ... cengeng gitu ...
bawaannya mau beberes aja ... nah dalam rangka beberes ini ... saya
melakukan
beberapa renungan sederhana .. renungan wati yang mengutip kata Wimar
Witoelar
.. tergolong POB .. Partai Orang Biasa ...
Ijinkan saya berbagi renungan saya .. renungan wati seaslinya (apa adanya ..
kan
memang begitu adanya saya .. terlalu straight forward sehingga gak punya
banyak
teman hehehe tapi sekarang banyak teman bahkan anak di milis ini yaaa)

Saya sedang membaca buku My Life nya Bill Clinton pemberian sahabat saya
Sutji
di Houston (hi diajeng, I really miss you) .. selain bahasanya uenak banget,
sangat mengalir ... saya kagum akan daya ingatnya dan sangat tertarik dengan
filsafah hidupnya ... every now end then di bab-bab buku tsb disisipiu
statement
... "THE LESSONS are ...

Ahh bijak banget ya ... Indah banget dunia ini kalau saya meluangkan waktu
secara berkala dari hari ke hari dari satu kejadian ke kejadian lain ... Apa
pembelajaran yang sudah dan tengah saya peroleh sepanjang hidup saya yang
sudah
oversexs... ini hehehe oversex bukan hiperseks lhooo

WATI AS A CHILD - LESSONS NUMBER 1.
Orang tua saya mengajarkan ... NANTI .. KALAU SUDAH BESAR, SUDAH PUNYA
KELUARGA
DAN ANAK2 ... JANGAN BERI MAKAN KELUARGAMU DARI SUMBER YANG BISA
DIPERTANYAKAN
KEBERSIHANNYA ....
Sepele dan basic banget ya ... Orang tua saya keluarga biasa2 saja (bahkan
sempat kekurangan ... konsekuensi memegang prinsip) tetapi highly
intelligent
... rekan2 papah jauh lebih kaya dari kami .. alhamdulillaah ketiga anak
papah
mamah jadi meski saya paling miskin dari kami tiga bersaudara ...hehehe

Pelajaran kedua ... TUNTUTLAH ILMU KE NEGERI CINA ... TUNTUTLAH ILMU
SEPANJANG
HAYAT...
Lagi2 .. sangat sederhana gak bombastis ya. Hidden messagesnya ... (1)
jangan
cepat puas dengan ilmu yang sudah dimiliki ... up date lah dirimu ... ilmu
kan
terus berkembang ... bagaimana bisa bersaing (sahabat saya di WHO Prof
Hennessy
bolak balik mengingatkan .. sebentar lagi era perdagangan bebas mencakup
jasa
layanan kesehatan .. wati you have to make sure that you are able to compete
with whoever come from abroad ... dokter LN yang akan bebas masuk ke Indo ..
maksudnya) ... (2) belajarlah setiap saat .. bergurulah kepada siapa saja
...
jangan sombong ... jangn menganggap kamu lebih hebat dari orang lain ...

Pelajaran ketiga ... TIDAK ADA SATUPUN MANUSIA YANG MAU MEMILIH TERGOLONG
KAUM
PAPA, TIDAK ADA SATUPUN YANG AKAN MEMILIH UNTUK JADI MANUSIA BODOH/TIDAK
BERPENDIDIKAN, DAN TIDAK ADA YANG MAU MENDERITA - JATUH SAKIT.
Sederhana juga ya ... tetapi ini sumber kekuatan saya ... bahwasanya yang
kaya
membantu yang miskin, yang pintar membantu yang ignorant (bukan bodoh tetapi
tidak atau belum tahu), yang kuat membantu yang lemah ...
Siapa sih yang mau miskin, lalu jatuh sakit ... gak bisa bayar, gak ngerti
sakitnya anak apa ... dokternya ngomong apa sih ... gak mudenggg... mau
tanya
takut
Konsep ini juga yang selalu saya deliver ke murid2 saya PPDS (dokter yang
sedang
ambil spesialisasi anak) .. tapi nanti di seksi lain surat ini ya

WATI AS A WIFE AND A MOTHER - LESSONS NUMBER 2
Pelajaran pertama ... HIDUP TIDAK BISA DIPUTAR BALIK ... PADAHAL ... SAYA
MAU
MENDAFTAR SEKOLAH : BAGAIMANA MENJALANI KEHIDUPAN ...seandainya ada ...
Kesalahan tidak bisa diralat and as a mother .. I made a lot of mistakes ...
itu sebabnya saya berkeinginan kuat agar para orang tua masa kini tidak
mengalami hal yang sma... saya bertekad agar orang tua muda kita lebih smart
dan
lebih bijak ...
Buat saya ... anak adalah sumber kebahagiaan dan kekuatan tiada tara,
keluarga
adalah pelabuhan damai nan teduh ... 9saya suka bilang sama suami .. hmmm
untung
ya punya bini kayak PSP .. gak minta apa2 hehehehehehe)

Di FKUI .. orang kecele ketika saya minta pensiun dini ... label nya kan
wati
ambisius hehehe. Keinginan untuk sungguh2 disalah artikan sebagai ambisius
Padahal sama murid saya selalublang manusia hidup harus punya ambisi .. kan
..
gak negatif ya ...

Pelajaran kedua ... KERETAKAN RUMAH TANGGA BERAWAL DARI MASALAH SEPELE
...MARRIAGE LIFE IS COMPLICATED ... DO NOT TAKE IT FOR GRANTED ..JANGAN LENA
SEHINGGA "MEREMEHKAN" PASANGAN HIDUPMU ... Perceraian umumnya karena masalah
kecil yang build up
Keharmonisan dan keromantisan harus dijaga selain respek dan saling menjaga
kepercayaan ... jaga badan wahai perempuan ... hehehe ... jangan mentang2
dah
punya anak ... gak ngurus badan ya hehehe

Pelajaran ketiga ... MESTI PINTER MASAK hehehehe ... Lain sih masakan
pembantu
sama masakan kita ... ada bumbu yang tidak bisa dibeli yaitu .. LOVE,
COMPASSION

Pelajaran keempat ... TIDAK MENUNTUT ...hehehe rahasia ahh .. ntar gua
telanjang
asli ... gak ada rahasia lagi ... pojok2 saya ketahuan semua

WATI AS A STUDENT ... LESSONS NUMBER 3
Pelajaran pertama ... GANTUNGKAN CITA2 SETINGGI LANGIT ... ALWAYS AIM FOR
THE
BEST ...
Dari SD sampai SMA hehehe maap ... bintang pelajar terus ... Bahasa Jerman
aja
dikasih 10 karena ternyata guru bahasa jerman nya satu sekolahan bahasa sama
saya hehehe (saya gak bilang sama mamah papah saya ambil bahasa jerman saat
SMA
supaya mereka gak pusing mikir macem2 mis biaya ...
Selama sekolah .. saya kaya hasil jual otak (aduuuh maaf ya buka kartu nih
..
temen2 yang kaya minta dibikinin PR ... kasih imbalan ... boleh pilih mau
makan
apa di kantin sekolah (mamah gak bolehin saya jajan)
Cita2 saya banyak waktu kecil ... tapi lalu memilih pengin jadi dokter ..
lalu
saat itu keluarga lagi susah .. saya ingat mamah tanya .. uangnya darimana
wat
... kan sekolah dokter mahal ...Ahhh mah gimana nanti aja deh (selama kuliah
kasih les hehehe), transport gratis .. ada aja yang jemput ... entah karena
naksir (suit suit suittt eh anak2 gua mudahan gak baca nih gawattt) .. atau
yang
butuh ditentir hehehe ... Sempat pula jadi penyanyi paduan suara FKUI,
penyanyi
band FKUI hehehe ... tapi bukan karena suara bagus lhoo... karena emang
dasarnya
gila aja ...

Pelajaran kedua ... JANGAN CEPAT PUAS, GIVE YOUR VERY BEST TETAPI JANGAN
OVER
CONFIDENT, YOUR "ENEMIES" SHOULD BE REGARDED AS MUCH STRONGER THAN YOU ARE
Waktu PPDS .. saya gak pernah lihat matahari .. kalau ada pasien gawat ...
malam
meski bukan giliran jaga .,,, saya balik ke RSCM ...
Kalau mau presentasi kasus .. orang lain bisa sekejap persiapannya .. karena
saya slow learner ... saya butuh 3 bulanan ... but really proud of the
results
... nobody able to beat me ...karena semua buku semua tulisan saya lahap ...

Waktu dapat bea siswa ... Nah perjuangan beasiswa untuk dokter yaitu program
bergelar luar biasa beratnya ... di Indonesia aja 4 tahap seleksi dan tahun
itu
hanya saya satu2nya yang lolos (banyak sih dokter sekolah short program dan
non
gelar) ... sampai sana .. mesti ujian dihadapan board supaya bisa menangani
pasien ...keringet dingin mana pakai trem nyasar pulaaaa...

Pelajaran ketiga ... BERIKAN ILMU MAKA KAMU AKAN MENDAPAT TAMBAHAN ILMU ...
Makanya saya mendidik diri saya ... sebarkan apa yang kau ketahui maka
pengetahuan saya pun akan bertambah ..
saya mendidik pasien2 RSCM .. saya mendapat tambahan ilmu .. ilmu bagaimana
berkomunikasi dengan semua lapisan dan semua jenis/karakter manusia
Setiap membuka ceramah .. salah satu kalimat pembuka saya ... saya sebagai
dokter ... tidak punya kemahiran berkomunikasi ... oleh karena itu .. bila
kalian tidak mengerti .. potong saja ... hehehe tapi ngomongnya biasa ..
pakai
gaya nyeleneh
Ibu saya pernah bilang .. wat .. kamu gak cocok jadi dokter .. kamu gak
pandai
berkomunikasi (iya lho .. saya tuh sebagai anak senang day dreaming ...
hehehe
sampai sekarang ... teman gak banyak .. gak seneng ngumpul2 paling sesekali
aja
.. hobinya baca dan belajar .. nerd banget deh)
Nah saya bertekad sekuat tenaga untuk mempergunakan masa pendidikan
kedokteran
saya dengan sebaiknya2 untuk ..(1) leaning my ears ... (2) learn how to
deliver
a message ... ternyata .. kuncinya sederhana banget ... selama kita bicara
dengan bahasa CINTA ... messages nya nyampe ...

WATI AS A TEACHER - LESSONS NUMBER 4.
Pelajaran pertama ... GURU ADALAH ROLE MODEL ... ETHICALLY, PHILOSOPHYCALLY,
AND
SCIENTIFICALLY
Ini berdasarkan pengalaman pahit saya dengan beberapa guru saya yang
ternyata
lain di mulut lain di tindakan
Teori nya canggih tapi prakteknya ...
Semoga Tuhan membantu saya

Pelajaran kedua ... KERENDAHAN HATI ...
Mau belajar dari siapa saja, mengappreciate mereka yang lebih maju dari kita
meski mereka bukan dari peer group saya, bahkan dari laymen sekalipun ..
Ini saya peroleh dari guru2 saya di LN ... luar biasa deh rendah hatinya ...
meski saya yunior .. mereka mau mendengarkan saya ketika saya mengemukakan
opini
saya ... dan biasa darah muda .. kadang meletup-letup dalam mengemukakannya
...
tetapi dari mereka saya belajar untuk sedikit demi sedikit mengurangi
letupan2
tsb ... sampai sekarang saya masih menganggap diri saya murid sekaligus guru
yang masih harus banyaaak belajar dan saya memperoleh banyak sekalipelajaran
hidup dengan menggeluti milis ini
masih banyak kekurangan saya ... maap maap maap ... tapi saya Insya Allah
terus
mencoba memperbaiki diri saya; semoga Tuhan menjaga saya

Pelajaran ketiga ... GURU SESUNGGUHNYA ADALAH PASIEN2 MU
Dalam dunia kedokteran .. pelajaran terpenting adalah bedside teaching ..
bukan
dari textbook semata ... urut2annya
anamnesis: tanya jawab seputar penyakit si pasien .. keluhan sekarang ..
penyakit sebelumnya, riwayat keluarga, kondisi psikososial dst dst
pem fisik ...diawali dengan inspeksi .. melihat ... meraba .. memegang
mengetuk
mendengarkan
baru kalau perlu pemeriksaan penunjang
Wah ... gede banget utang saya sama pasien ... utang darah dan nyawa ..
siapa
sih yang t5ega anaknya sakit "dijadikan obyek belajar...; di uyek2 ..
Saya juga banyak belajar dari pasien bule saya ... makanya meski bayaran di
SOS
gak manusiawi saya bertahan hehehe .. biar tetep dapet ilmu ... kan mereka
kalau
tanya ndedes banget .. lengkap deh .. 30 menit gak cukup ... untungnya ..
mereka
menghargaio kalau saya bilang saya gak tahu hehehe
misalnya 6 tahun yl saya ditanya soal Japanese encephalitis ..mereka mau
pindah
ke Bali .. maluuu banget saya ... saya bilang saya gak tau (saya gak tau otu
penyakit apa, gimana nularnya, dst dst dst .. rasanya bodoh banget .. untung
dia
bawa artikel .. saya diberi kesempatan untuk cari tahu lalu kami teteleponan
untuk menentukan sikap [peru tidaknya imunisasi itu...
Semoga Tuhan menjaga guru-guru saya ini
Menjaga saya ... agar bisa terus berguru

Pelajaran keempat ... MURID SAYA HARUS BISA DILEPAS DI MASYARAKAT
hehehe nah ini juga yang sering membuat saya dilabel galak ... padahal saya
kan
menysun obyektif kurikulum untuk S1 dan S2 .. jadi lulus tidaknya ya mengacu
kompendium .. kalau bagus .. banyak kok dapat di atas 8 ..
Di Australia .. salah satu tugas saya kan memberi kuliah hepatologi ke
mahasiswa
S1 dan registrar yang baru masuk ... nah untuk ujiannya .. saya cuma
pengamat ..
dan saya tertarik diskusi para penguji .. hal pertama yang mereka utarakan
..
are we happy for him (her) to serve our community?

WATI AS A DOCTOR - LESSONS NUMBER 5
Pelajaran pertama .. PRIMUM NON NO CERE ... ABOVE ALL DO NOT HARM
Salah satu klausul dalam sumpah kedokteran yang dikemukakan Galen .. murid
dari
Hippocrates
Harm di sini ... maknanya luassss banget
lahir batin

Pelajaran kedua ... DOCTOR PATIENT PARTNERSHIP IS THE FOUNDATION OF MEDICAL
ETHICS
Bagaimana mau optimal kalau tidak berteman ..
guru2 saya ... selalu memanggil nama ... mengenal satu persatu pasien nya
...,
ada emotional bond
aduuh nikmatnya .. makanya praktek pasien gak mau banyak2 .. bisa bisa
bercengkerama ...
Supaya cengkerama nya asik, nyambung .. pasien gua kudu pinter ... jadi
"berantemnya" sekalipun berantem yang enak hehehe untungnya gak pernah
berantem
sama pasien karena belum pernah selama lebih 26 tahun ketemu pasien yang
ngajak
"berantem" ...

Pelajaran ketiga ... A DOCTOR WILL BE ABLE TO CURE SOME OF THE TIME, RELIEVE
MOST OF THE TIME, BUT SHOULD COMFORT ALL THE TIME
Kepada PPDS, lalu waktu kumpul2 di markas sama dokter muda ... saya
kemukakan
pendapat saya (dan bisa saja salah ...)
Bahwasanya ... umumnya yang dibutuhlkan orang tua itu reassurance ... karena
mayoritas gangguan kesehatan kan minor ailments

Saya juga selalu memposisikan bahwa kalau pasien gak gerti penjelasan saya
maka
saya yang gagal .. lah wong yang belajar kedokteran saya ... sayalah yang
harus
mencoba dan mencoba lagi sampai pasien sedikit demi sedikit memahami minimal
..
gak takut sama saya
saya praktekkan itu di puskesmas kelurahan, lalu ketika di puskesmas
kecamatan,
lalu di RSU kab Tabalong Kalsel dan RSU Bayu Asih Purwakarta

Pelajaran keempat ... KALAU MAU KAYA JANGAN JADI DOKTER ..
sedih ya .. tapi memang ini kenyataannya ... sistem kita amburadul
Jadi .. kalau niat jadi dokter .. mesti punya strategi ... bagaimana dapat
uang
tambahan yang "nyaman"
Soalnya .. kalau nunggu perbaikan regulasi, sistem ... lama banget
Untung nya nih era informasi sudah membuat konsumen menjadi smart dan
rasional
jadi kalian pasar yang nyaman buat saya ...
kalian menghargai keprofesian bukan resep yang ditulis ... Semoga Tuhan
membantu
saya

aduuuh aduh malu nih ... habis telanjangggg (untung tidak bulat)
Sekali lagi .. apa yang saya tulis di atas adalah pelajaran hidup yang saya
peroleh ... bukan berarti saya sudah kayak gitu
bukan berarti orang lain mesti kayak gitu atau tidak kayak gitu
saya kepingin kayak gitu ... (kalau fase anak sudah lewat tapi sebagai ibu,
guru
meski gurunya di luar institusi pendidikan hehehe, sebagai dokter) ... saya
berkeinginan saya bisa kayak yang saya tulis tadi .. semoga Tuhan membantu
agar
pelajaran tidak tinggal pelajaran, melainkan menjadi nyatadalam bentuk
sekecil
apapun ... maklum .,.. jalan sudah tidak panjang lagi
eling wati eling hehehe

maaf kalau ada yang tidak berkenan
pasti tidak ada niatan jahat ..
cuma kemahiran komunikasi masih terbatas nih

lapar euyy /.. jam 2 meeting waktu lunch habis bikin surat cinta tapi gak
papa
.. paling ":kembung" hehehe alias buang A...

love you allllll
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

13.

Cinta 10: Kebahagiaan, kepedulian

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:49 pm (PST)

Cinta 10 – KEBAHAGIAAN, KEPEDULIAN

Mon Dec 5, 2005 1:54 am

From: "Purnamawati"
<purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=81PloX6FK-KvntpAnZfEkfUAun2J2sGEbwNpZVmF_7aewNS7-y5EwelpR0YQjSfUDBJFSooV0Iadvx1C8Se4omdpkA>
>

Jakarta, 4 Desember 2005 jam 21.11

Dear all

Selamat malam .... hmmmm mata kok sudah 20 watt ya jam segini hehehe
beberapa hari terakhir ini luarrrr biasa ....
Minggu kemarin menyelesaikan PESAT Surabaya (alhamdulillaah) ...
Lalu selasa gedabrutan buat rundown talkshow DeltaMedika rabu kemarin

Alhamdulillah ... Sabtu tg 3 kemarin juga PESAT jakarta ... RUD .... dimana
saya
ketemu beberapa peserta lepasan ... senang rasanya
Oh ya .. dua sesi terakhir, AB dan RUD, PESAT dihadiri oleh seorang peninjau
yang sedang membuat dokumentasi kegiatan grup sehat (atas permintaan WHO)
...
Beliau sangat terkesan dengan kekompakan grup sehat ... akan dedikasi
panitia,
atas lesungguhan peserta ... kesemuanya ini mencerminkan tingginya
kepedulian
kalian terhadap sesama
Lho kok terhadap sesama ... apa hubungannya dengan AB ... Jawabnya: kalian
pasti
masih ingat bahwasanya " ANTIBIOTIC IS A SOCIETAL MEDICINE" ... artinya, AB
merupakan obat yang berdampak terhadap komunitas bukan hanya terhadap
individu
ybs ...
Itulah sebabnya ... kesungguhan kalian untuk memahami seluk beluk AB
merupakan
manifestasi kepedulian terhadap sesama, terhadap lingkungan ... kepedulian
akan
bahaya antibiotic resistance,
Mencerminkan kesadaran bahwasanya masalah antibiotic resistance merupakan
masalah kita semua, bukan masalah tenaga medis semata.

Kembali ke Sesi RUD.
Ibu peninjau juga mengagumi kedalaman materi yang dibekalkan (artinya ...
kedalaman pengetahuan para SP) ... sebagian dari kalian sudah bisa
menerangkan
garis besar metabolisme obat dan peran ensim sitokrom P450 ... bisa
menerangkan
ensim fase 2 metabolisme obat dst dst ...
Betul lhoo ... materi RUD buat saya sangat pelik .. apalagi ketika harus
mengajarkan ke kalangan non medis
Bagaimana menjabarkan segala sesuatu tentang obat, tentang clinical trial
(uji
klinis), tentang RCT .... Semoga saya tidak mengecewakan kalian peserta
PESAT
Di lain sisi ... saya berharap sesi RUD bisa membantu menambah pengetahuan
kalian selama ini akan berbagai isu seputar obat. Saya harapkan .. semakin
banyak SP yang memahami konsep konsultasi medis, memahami [pendekatan
problem
based instead of symptom based (pendekatan berdasarkan masalah ... bukan
pendekatan berdasarkan gejala) .. sehingga ketika anak membutuhkan obat atau
ketika kalian menerima secarik resep .. kalian akan bertanya 3 pertanyaan
dasar
1. Apa masalah yang tengah melanda anak saya
2. Apa yang harus saya lakukan? Kapan saya harus cemas
3. kalau memang anak butuh obat ... bagaimana kerja obat dan apa risiko efek
sampingnya ..
Hehehehe kalau beli HP aja teliti ... mengapa ketika "belanja" urusan
kesehatan
kita lantas menjadi pasif dan (sering) memilih atau memposisikan di pihak
yang
"ignorant"
Insya Allah

Sabtu malam .. sesudah ceramah dan istirahat sebentar, sore brain storming
dengan dokter muda tapi bentar hehehe buadannn ... lalu ketemuan salah satu
panitia famgath untuk persiapan minggu pagi ... Takut disuruh pidato sama
panitia .. sehabis Isya .. saya coba menyun sepatah dua patah kata hehehe
ternyata BLOK TOTAL .... Duh gelisah saya ... begitu banyak perasaan yang
berkecamuk tetapi sangat sulit menuangkan dalam kata
Saya mengeluh pada suami .. hehehe dengan santainya dijawab demikian: ..
"lho
kan orang datang buat senang2 bukan buat denger pidato atau jargon"
hehehe iya juga ya GR banget sih saya ... ya lah ... mengalir saja /....
Tetapi ... berhubung tak bisa tidur .. saya masak (kan minggu bakalan sibuk)
... suami sampai heran .. jam 2 pagi masih nguprek di dapur hehehe ..
Alhasil ... bangun subuh gedabrutan dan masih nguantuk berat

Nah tadi pagi .. FAMGATH sudah terlaksana ... rasa hormat dan cinta saya
yang
mendalam untuk keluarga besar sehat
Rasa hiormat dan terimakasih saya yang tidak terhingga untuk panitia famgath
yang telah bekerja keras mempertemukan kita semua ...
Luarr biasa ...
Saya berterimakasih kepada semua yang telah hadir meluangkan waktu
Saya juga berterimakasih atas partisipasi banyak pihak ... makanan, minuman,
dll
dll dll (soalnya kami memang tidak menyediakan makanan ... hehehe ... dan
memilih sponsor juga super hati2 supaya senantiasa sejalan dengan gerak
langkah
SEHAT selama ini

Saya senang sekali bisa bertemu kalian dan keluarga ............. (Buat yang
tidak hadir .. pokok nya rugi ... hehehehe .... )
Nama-nama yang tadinya hanya familiar di layar laptop saya ... pagi tadi
....
hadir utuh di hati, di mata
Banyak pula wajah lama ... misalnya eks peserta PESAT sebelumnya ...
Ahh anak-anak muda ... di mata kalian ada semangat, ada cinta, (apakah juga
ada
kerinduan kental?) Kerinduan akan? Mungkinkah itu kerinduan akan hari esok
yang
cerah, damai dan sentosa ... atas nama anak cucu penerus bangsa?
Hehehe mungkin saja saya salah, tetapi terus terang, di hati saya sih memang
ada
kerinduan akan kebangkitan dan perbaikan ... \
Sederhananya .... minimal kita bisa kayak negara tetangga gitu hehehe ...
Pengin
kayak dulu hehehe .... bangga jadi orang Indonesia ... sekarang lagi
Maaf maaf .. as always .. saya sering nyempong alias OOT hehehe

Seneng rasanya bisa senam pagi bareng hehehe ...
ayah, ibu, anak, nenek, semua bergerak bersama meski kadang saya ketinggalan
tempo hehehe
Lumayan keringetan juga ya ... (ngomong2 .. ada gak yang BBnya turun gara2
senam
tadi hehehehe .. just kidding .. wong abis itu ada fresh tea, ada ice cream,
ada
cemilan, untung saya gak sempat makan es krim nya hehehehe

Lalu ... Who is Who ...
Tim panitia famgath, tim moderator, tim web, tim KLASI .. dan ...
Buat mereka yang tak hadir ... kami juga sejak tg 24 yl telah resmi
menandatangani akta pendirian yayasan grup sehat yaitu Yayasan Orang Tua
Peduli...
Pembentukan Yayasan ini untuk memperlancar misi edukasi kesehatan anak bagi
konsumen kesehatan .. doakan ya .. amiin

Oh ya .. ada Ida Arimurti yang cantik (Krisna Purwana tak bisa hadir karena
ada
reuni SMA di rumah beliau) .. Bagi yang sula mendengar radio Delta .. Ida
dan
Krisna merupakan teman sejati saya di talk show Delta Medika ... dua orang
hebat
yang bekerja dengan hati dan cinta ... (makanya, gak heran kalau banyakyang
cinta pasangan Ida Krisna hehehe). Wah Idfa as always keren .... hehehe
Thanks
ya Da menyempatkan hadir

Sayang pak Romzy terlambat
SP ... Kalau tak ada Pak Romzy .. sangat mungkin milis sehat tak ada
saya ingat .., suatu hariu di bulan nov 2003 ... saya menyelenggarakan
seminar
profesionalisme tenaga medis (pembicaranya Prof Iwan Darmansyah) .. nah
seusia
acara .. kami brain storming ... lalu pak Romzy nyeletuk
"Dok, saya kasihan sama dokter .. ngetik email address satu persatu setiap
kali
menulis atau mengirim suatu artikel ... Dibikin milis aja dok ..
"Apa sih Milis Pak Romzy?" ihhhh malu ya ...
Teus diterangi n sama pak romzy tapi saya gak mudeng
"Pake uang gak sih Pak .. kalau buayanya gede saya gak punya uang"
hehehehehe
asli malu2in ya
Gak dok" .. Nah HannyS dari JDFI nyamber .. iya dong pak bantuin Dr Wati
bikinin
milis
Nah di rumah email2an sama pak romzy 2 kali ... Jadi lah milis Sehat ... 19
Desember 2003 ... anggotanya ... belasan hehehe
Perlahan-lahan semakin besar dan besar
Tahun 2004 kuartal pertama ... Hafiz menawarkan diri jadi moderator ... lalu
Luluk disusul dengan Gendi, Hanni, Vida .. dan Maureen
Tahun 2005 ... nambah web, yayasan, ada buku ...
2006? Insya Allah terus bisa konsisten ... Insya Allah ada satu buku lagi
...
dll dll .. amiin

Setelah games (buat anak, buat keluarga, buat ayah ibu) .. pemberian award
..
nanti Luluk akan "lapor" alias membuat laporan pandangan mata hehehe
Yang tidak memperoleh award jangan kecil hati ya hehehe
susah juga sih kalau mesti bikin 3000 award hehehe (nembus angka 3000 member
milis ini ya)

Oh ya .. Dr Frits De Haan dari WHO berkomentar saat membaca tulisan di
spanduk
.. Be Smarter .. Be Healthier ..
Begini:
"If you are healthier .. than you will be smarter ..."
So it goes on ... please tell the parents wati"

Ibu Laura .. DSOG Kepala Divisi Maternal health juga hadir .. beliau suka
saya
minta bantuan untuk menjawab beberapa pertanyaan SP seputar kehamilan ...

Wah dah jam 1.35 .... tadi sempat kepotong 2 jam untuk urusan keluarga ...
Doakan saja tahun depan atau kapan gitu (atas perkenan Tuhan dan jika memang
menurut kalian perlu .... ) kita kembali bisa berkumpul ...
Maaf ya kalau ada yang tidak berkenan, ada yang keliru
Panitia famgath, panitia PESAT ... mohon maaf ... selama ini saya selalu
merepotkan, bahkan gak jarang bikin kalian bingung (aduuh ...maaf maaf)

Hmmm mata semakin redup nih .. lain kali disambung ceritanya ya (masih
buanyaaak
yang ingin dishare) ....
Tolong doakan grup sehat, Yayasan Orang Tua Peduli ... bisa terus konsisten
bahkan tumbuh dan berkembang memiliki batang kokoh dan akar kuat
Peluk cium buat kalian semua ... gemes saya buat anak-anak kalian

wati

[Non-text portions of this message have been removed]

14.

Horizon 6A: Misconception in Vaccination

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:50 pm (PST)

dear all
Saya posting autis - vaksinasi
Untuk menjawab beberapa pertanyaan perihal miskonsepsi ini
wati

Evidence Does Not Support Thimerosal-Autism Link
Posted 11/12/2003

Madsen KM, Lauritsen MB, Pedersen CB, et al. Thimerosal and the occurrence
of autism: negative ecological evidence from Danish population-based data.
Pediatrics. 2003;112:604-606.

The health care com munity has been uncertain about whether thimerosal, a
mercury-based preservative found in some vaccines, is a contributing factor
for the seeming increased prevalence of autistic disorder (see Hudson GT,
Dixon D. Autism: challenges in diagnosis and treatment [Board Review].
Clinician Reviews. 2003;13[7]:45-52). However, the results of a Danish
population-based study published in Pediatrics did not show such a
correlation.

For their analysis, Madsen et al obtained information from a Danish national
database regarding 956 children who were diagnosed with autism from age 2 up
to (but not including) their 10th birthday between 1971 and 2000. Children
who followed a full vaccination schedule between 1961 and 1970 received a
total of 400 mg of thimerosal by age 15 months; from 1970 to 1992, children
received a total of 250 mg by age 10 months. Thimerosal-containing vaccines
were discontinued in Denmark in March 1992.

Data showed that autism incidence remained stable until 1990. In 1991, the
incidence began to rise, but the greatest increases occurred after the
discontinuation of thimero sal. The rate of incidence peaked in 1999;
children between the ages of 2 and 6 who were diagnosed with autism that
year had been born after the introduction of thimerosal-free vaccines.

The spike in the incidence of autism after 1990 may be attributable to
increased attention to the disorder, as well as to a change in the
diagnostic criteria that occurred in 1994, the authors suggest. Furthermore,
they caution that their data "cannot, of course, exclude the possibility
that thimerosal at doses larger than [those] used in Denmark may lead to
neuro developmental damage."

Contrary to previous concerns, new research suggests that the vaccine
preservative thimerosal is not linked to autism risk.

[Non-text portions of this message have been removed]

15.

met Ultah

Posted by: "diahliliyanti" diah.liliyanti@cni.co.id

Tue Dec 18, 2007 6:51 pm (PST)

Happy B'day milis sehat
Milis yang banyak memberikan pengetahuan buat orangtua.
Moga makin sukses, dan terus bisa membantu para ortu meski tidak pernah
bertatap muka.

salam
diah-nadira

16.

Horizon 6B: Misconception about Immunization

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:52 pm (PST)

From: wati [mailto:eji28896@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=k6wkwiZ4AxD-gGdil1ZEmNSLsWQMUrQDaQ6A9nnwII3IMxDlTPhqueJhGM-Jm0F8Ci7bPy4zzzpetveR>
]
Sent: Thursday, September 02, 2004 3:22 PM
To: sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=1o0VUhDgtzxplmsWvYFMHFh6rQrhX0rHyWCl0oqMNS_j6RaSi_R4RyfafOF9upNG9aSmi8me-4Ygr1GuWQ>
Subject: [sehat] HORIZON 6B - misconception

Misconceptions about Immunization
Misconception #9
Vaccines cause autism
On October 3, 1999, Cable News Network broadcasted a program on which the
parents of three-year-old Liam Reynolds stated that he had developed autism
two weeks after receiving measles, mumps and rubella (MMR) vaccine [1]. The
program also aired the views of Stephanie Cave, M.D., a Louisiana physician
who "specializes in treating autism" with diet and nutritional supplements
[2]. An American Academy of Pediatrics official and explained why there is
no reason to believe that a link exists between autism and vaccination. But
the dramatic before-and-after videotapes of the child probably had enough
impact to persuade many parents to avoid having their children vaccinated.
The program's narrator stated there had been "a puzzling jump in the number
of children being diagnosed with autism." However, the number being
diagnosed may reflect increased reporting of cases rather than an increase
in actual incidence.

Autism is a chronic developmental disorder characterized by problems in
social interaction, communication, and restrictive and repetitive interests
and activities. Autism may be initially noted in infancy as impaired
attachment, but it is most often first identified in toddlers, mostly boys,
from 18 to 30 months of age. Boys are 3-4 times more likely to be afflicted
with autism than girls. Girls as a group, however, may be more severely
affected. Correct diagnosis of autism depends on an accurate developmental
history focused on types of behaviors typical of autism and on evaluation of
functional skills. Approximately 75% of persons with autism are mentally
retarded. Fewer than 5% of children with autistic traits have fragile X or
another known chromosomal abnormality. Although no cure exists, autism is
treatable. Symptoms associated with autism often improve as children start
to acquire language and learn how to communicate their needs.

In most cases of autism, no cause is apparent. In a few cases, biologic
causes have been identified, although none are unique to autism. Some
prenatal factors include intrauterine rubella; tuberous sclerosis;
chromosomal abnormalities, such as Down's syndrome; as well as brain
abnormalities, such as hydrocephalus. Frequently cited postnatal conditions
associated with autism are untreated phenylketonuria, infantile spasms, and
herpes simplex encephalitis. In the majority of cases, however, no
underlying cause can be identified.

The current theory favored by many experts is that autism is a
genetically-based disorder that occurs before birth [3]. Studies of persons
with autism are finding abnormalities in brain structures that develop in
the first few weeks of fetal development [4]. Evidence that genetics is an
important, but not exclusive, cause of autism includes a 3-8% risk of
recurrence in families with one affected child. A working group convened by
the National Institutes of Health in 1995 reached a consensus that autism is
a genetic condition. An issue unresolved by the group was the role of immune
factors in autism spectrum disorders; it was suggested that studies to
clarify the situation are needed.

No Evidence of Link

Some parents of children with autism believe that there is a link between
measles, mumps, rubella (MMR) vaccine and autism. However, there is no
sensible reason to believe that any vaccine can cause autism or any kind of
behavioral disorder. Typically, symptoms of autism are first noted by
parents as their child begins to have difficulty with delays in speaking
after age one. MMR vaccine is first given to children at 12-15 months of
age. Since this is also an age when autism commonly becomes apparent, it is
not surprising that autism follows MMR immunization in some cases. However,
by far the most logical explanation is coincidence, not cause-and-effect.

If measles vaccine or any other vaccine causes autism, it would have to be a
very rare occurrence, because millions of children have received vaccines
without ill health effects. The only "evidence" linking MMR vaccine and
autism was published in the British journal Lancet in 1998 [5]. An editorial
published in the same issue, however, discussed concerns about the validity
of the study [6]. Based on data from 12 patients, Dr. Andrew Wakefield (a
British gastroenterologist) and colleagues speculated that MMR vaccine may
have been the possible cause of bowel problems which led to a decreased
absorption of essential vitamins and nutrients which resulted in
developmental disorders like autism. No scientific analyses were reported,
however, to substantiate the theory. Whether this series of 12 cases
represent an unusual or unique clinical syndrome is difficult to judge
without knowing the size of the patient population and time period over
which the cases were identified. If there happened to be selective referral
of patients with autism to the researchers' practice, for example, the
reported case series may simply reflect such referral bias. Moreover, the
theory that autism may be caused by poor absorption of nutrients due to
bowel inflammation is senseless and is not supported by the clinical data.
In at least 4 of the 12 cases, behavioral problems appeared before the onset
of symptoms of inflammatory bowel disease. Furthermore, since publication of
their original report in February of 1998, Wakefield and colleagues have
published another study in which highly specific laboratory assays in
patients with inflammatory bowel disease, the posited mechanism for autism
after MMR vaccination, were negative for measles virus [7,8].

Other recent investigations also do not support a causal association between
MMR (or other measles-containing vaccines) and autism or inflammatory bowel
disease (IBD) [9-13]. In one investigation, a Working Party on MMR Vaccine
of the United Kingdom's Committee on Safety of Medicines (1999) was charged
with the evaluation of several hundred reports, collected by a firm of
lawyers, of autism, Crohn's disease, or similar disorders developing after
receipt of MMR or MR vaccines. The Working Party conducted a systematic,
standardized review of parental and physician information. Although
acknowledging that it is impossible to prove or refute the suggested
associations (because of variable data quality, biased selection of cases,
and lack of a control group), the Working Party concluded that the
information available "... did not support the suggested causal associations
or give cause for concern about the safety of MMR or MR vaccines." [12] In
March 2000, a Medical Research Council report concludes that between March
1998 and September 1999 no new evidence had suggested a causal link between
MMR and autism or IBD [13]. The American Medical Association has reached the
same conclusion.

A study by Taylor and colleagues provides population-based evidence that
overcomes many of the limitations faced by the Working Party and by
Wakefield and colleagues [14,15]. The authors identified all 498 known cases
of autism spectrum disorders (ASD) in certain districts of London born in
1979 or later and linked them to an independent regional vaccination
registry. ASD includes classical autism, atypical autism, and Asperger's
syndrome, but the results were similar when cases of classical autism were
analyzed separately. The authors noted:

The known number of ASD cases has been increasing since 1979, but there was
no jump after the introduction of MMR vaccine in 1988.
Cases vaccinated before 18 months of age had similar ages at diagnosis as
did cases who had been vaccinated after 18 months or not vaccinated,
indicating that vaccination does not result in earlier expression of
autistic characteristics.
At age two years, the MMR vaccination coverage among the ASD cases was
nearly identical to coverage in children in the same birth cohorts in the
whole region, providing evidence of an overall lack of association with
vaccination.
The first diagnosis of autism or initial signs of behavioral regression were
not more likely to occur within time periods following vaccination than
during other time periods.
A weak statistical association existed between MMR vaccination and initial
parental concern, but this appears to have been due to parents' difficulty
in recalling precise age at onset and a preference for approximating the age
as 18 months.
A study of the population of children in two communities in Sweden also
found no evidence of an association between MMR vaccination and autism [16].
That study found no difference in the prevalence of autism in children born
after the introduction of MMR vaccination in Sweden compared with children
born before.

In January 1990, an Institute of Medicine committee examining possible
health effects associated with DPT vaccine concluded that there was no
evidence to indicate a causal relation between DPT vaccine or the pertussis
component of DPT vaccine and autism [17]. Also, data obtained from CDC's
Monitoring System for Adverse Events Following Immunization (MASAEFI)
system, showed no reports of autism occurring within 28 days of DPT
immunization from 1978-1990, a period in which approximately 80.1 million
doses of DPT vaccine were administered in the United States. From January
1990 through February 1998, only 15 cases of autism behavior disorder after
immunization were reported to the Vaccine Adverse Events Reporting System
(VAERS). Because of the small number of reports over an 8-year period, the
cases reported are likely to represent unrelated chance occurrences that
happened around the time of vaccination. The most frequent vaccines cited in
the reports were diphtheria, tetanus, pertussis (DPT), oral polio vaccine
(OPV), and MMR. Other vaccines reported as having a possible association
with autism were Haemophilus influenzae type B and Hepatitis B.

In 2000, the American Academy of Pediatrics convened a multidisciplinary
panel of experts ro review what is known about the development,
epidemiology, and genetics of ASD and the hypothesized associations with
IBD, measles, and MMR vaccine. The panel concluded:

Although the possible association with MMR vaccine has received much public
and political attention and there are many who have derived their own
conclusions based on personal experiences, the available evidence does not
support the hypothesis that MMR vaccine causes autism or associated
disorders or IBD. Separate administration of measles, mumps, and rubella
vaccines to children provides no benefit over administration of the
combination MMR vaccine and would result in delayed or missed immunizations.
Pediatricians need to work with families to ensure that children are
protected early in the second year of life from these preventable diseases.
Continued scientific efforts need to be directed to the identification of
the causes of ASD [18].

The fact that autism is diagnosed during the second or third year of life
does not mean that it began at that age. Analyses of home movies made from
birth onward have shown that most children who are diagnosed as autistic
during the second or third year have abnormal signs during the first year --
and some even show abnormalities at birth [19-26].

Recently, the National Childhood Encephalopathy Study (NCES) was examined to
see if there was any link between measles vaccine and neurological events.
Researchers in England found no indication that measles vaccine contributes
to the development of educational and behavioral deficits or other possible
signs of long-term neurological damage [27].

Most people have no adverse reaction after receiving a MMR vaccination.
About 5%-15% of vaccines may develop a fever 5-12 days after MMR vaccination
and 5% may develop a rash. Central nervous system conditions, including
encephalitis and encephalopathy, have been reported with a frequency of less
than one per million doses administered. In July 2002, after Wakefield
testified before a U.S. Congressional committee chaired by a vaccine
opponent, Dr. Michael Fitzpatrick (a British general physician and parenbt
of an autistic child) charged that Wakefield "has opted out of medical
science to join the world of pseudoscientific dogma, media celebrity and
populist campaigning." [29] In a devastating review of the conduct of
Wakefield and Paul Shattock, a pharmacist and vaccine opponent who runs the
so-called Autism Research Unit at the University of Sunderland, Fitzpatrick
stated:

There is now a flourishing network of private laboratories offering urine
and blood tests of the sort carried out by Mr Shattock -- all of no
recognised diagnostic value. There is a substantial business sector selling
dietary supplements, vitamins, minerals, enzymes and all manner of special
dietary products -- all of no proven therapeutic value. The common feature
of both tests and supplements is their exorbitant cost, suggesting that high
profits are being made from peddling interventions of no proven value, often
to desperate parents, many on low incomes.

There are other beneficiaries of the anti-MMR campaign. Private GPs are now
making profits of several hundred percent from selling separate vaccines.
Lawyers are eagerly collecting legal aid fees by inflating the hopes of
parents that they may gain substantial compensation for the alleged damages
from MMR through the pursuit of litigation. It is not surprising that both
are enthusiastic supporters of Dr Wakefield's crusade. It seems that
Britain's investigative journalists are so smitten by Dr Wakefield's
charisma and so credulous towards junk science, that they are reluctant to
investigate the real abuses generated around the anti-MMR campaign [29].

As with the administration of any agent that can produce fever, some
children may have a febrile seizure. Most that follow measles vaccination
are simple febrile seizures and affect children without known risk factors.
An increased risk of febrile convulsions may occur among children with a
prior history of convulsions.

The Bottom Line
There are no proven data to suggest that measles vaccine will increase the
risk of developing autism or any other behavioral disorder [28]. The known
benefits vastly exceed any unknown risks. The CDC continues to recommend two
doses of MMR vaccine for all children who do not have a known medical
contraindication; the first dose is recommended at 12-15 months of age and
the second dose is recommended at either 4-6 years of age or at 11-12 years
of age [30,31].

To assure the safety of vaccines, the CDC, the FDA, the National Institutes
of Health (NIH), and other federal agencies routinely examine any new
evidence that would suggest possible problems with the safety of vaccines.
Currently, CDC is conducting a study in the metropolitan Atlanta area to
further evaluate any possible association between MMR vaccination and
autism.

Immunization against measles has led to a dramatic decrease in the incidence
of measles, which is sometimes fatal. I believe that the manner in which CNN
covered this issue was extremely irresponsible and will result in the death
of children whose parents are scared out of having their children receive
it.

For Additional Information.
East Lacashire Authority MMR Information Pack, April 2001.

[Non-text portions of this message have been removed]

17.

Horizon 7: Antibiotic Use

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:52 pm (PST)

From: wati [mailto:eji28896@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=cbDxvkWQheYNpKnS2PphqCmHkPiHyIS5NBxnVutDWpATNpeKb6D2gnBeHI6lIm9lL8O7F33EBP0sICc90w>
]
Sent: Saturday, September 18, 2004 8:13 PM
To: sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=D1Jl1s-rkMYYAresJe4mnOGPpkTX-3FcsC5-J36icX7PXJfgGtpEcRReFdUehU0DlJ1jfpCwauZP46w>
Subject: [sehat] HORIZON 7 - ANTIBIOTIC USE - CDC

? Most illnesses are caused by two kinds of
germs: bacteria and viruses. Antibiotics can
cure bacterial infections - not viral infections.
Bacteria cause strep throat, some pneumonia and sinus infections.
Antibiotics can work.

Viruses cause the common cold, most
coughs and the flu. Antibiotics don't work.

Using antibiotics for a virus:
. Will NOT cure the infection
. Will NOT help you feel better
. Will NOT keep others from catching
your illness
Protect Yourself - With the Best Care
You should not use antibiotics to treat the
common cold or the flu.

Questions:
How Do I Know if I Have a Viral
Illness or a Bacterial Infection?
Ask your doctor or health care provider and follow his or her advice on what
to do about your illness.
Remember, colds are caused by viruses and should not be treated with
antibiotics.

Won't an Antibiotic Help Me Feel Better Quicker so That I Can Get Back to
Work When I Get a Cold or Flu?
No, antibiotics do nothing to help a viral
illness. They will not help you feel better
sooner. Ask your doctor or health care
provider what other treatments are available
to treat your symptoms.

W antibiotics aren't the answer
for every illness. This brochure can
help you know when antibiotics work -
and when they won't. For more
information, talk to your doctor or visit
www.cdc.gov/drugresistance/community.

The Risk: Bacteria Becomes Resistant
What's the harm in taking antibiotics
anytime?
Using antibiotics when they are
not needed causes some bacteria to become resistant to the antibiotic.

These resistant bacteria are stronger and
harder to kill. They can stay in your body
and can cause severe illnesses that cannot be
cured with antibiotic medicines. A cure for
resistant bacteria may require stronger
treatment - and possibly a stay in the hospital.
To avoid the threat of antibiotic-resistant
infections, the Centers for Disease Control
and Prevention (CDC) recommends that
you avoid taking unnecessary
antibiotics.
For more information, see the Centers for
Disease Control and Prevention Web site at:
www.cdc.gov/drugresistance/community
Cold or Flu.
Antibiotics Don't Work for You.

GET SMART...
. Antibiotics are strong medicines,
but they don't cure everything.
. When not used correctly, antibiotics
can actually be harmful to your health.
. Antibiotics can cure most bacterial
infections. Antibiotics cannot cure
viral illnesses.
. Antibiotics kill bacteria - not viruses.
. When you are sick, antibiotics are
not always the answer.

USE ANTIBIOTICS WISELY
Talk with your doctor or health care
provider about the right medicines
for your health.
Know When Antibiotics Work

[Non-text portions of this message have been removed]

18.

Horizon 8: Formula Bagi Bayi Kalian

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:53 pm (PST)

From: wati [mailto:purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=WmQeoTN960e6TyhDxqVswRXofSAhjP5zY57gJTatlyOwaXJh9IIKMHmn5ylHAUqNXVjX_zGuuKDB8GFjFwCx1M4>
]
Sent: Wednesday, October 27, 2004 1:35 PM
To: sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=oxhjJTxOgT3qo_huqJNzIaB3URTOZKW9I_uIKaftm2Igh1dUk92guryG22_QBoVib89fswDfMfsx4icbVw>
Subject: [sehat] HORIZON 8 - FORMULA BAGI BAYI KALIAN

Dear all
Sebenarnya saya sudah sering berkomentar perihal penggunaan susu soua yang
sepertinya agak kurang tepat ya indikasinya

RINI, busakah kamu baca2 bunga rampai terdahulu?

Di bawah ini saya ambil artikel perihal susu formula
Intinya, susu soya bukan untuk anak yg ada reaksi alergi kulit yg langsung
di
label sebagai penderita alergi susus sapi dan terus dikasih soya
Kedua, kalaupun benar alergi susu sapi, susunyabukan soya. Selamat membaca

wati

What formula is best for your baby?

Cow's milk formula. Soy-based formula. Protein hydrolysate formula.
Powdered.
Concentrated liquid. Ready-to-feed liquid. Parents who choose to feed their
children formula have many choices. Although the benefits of formula still
don't
equal those of breast milk, the increasing study of infant growth and
nutrition
and continuous improvements in infant formula have led to a number of safe
and
practical alternatives to breast milk.

Different kinds of formula

The Food and Drug Administration monitors the safety of commercially
prepared
formula. Manufacturers must test each batch of formula to make sure it has
the
required nutrients. Formula is also tested to guard against inadvertent
contaminants, such as lead or pesticides.

Three main types of infant formula are available - cow's milk, soy-based and
protein hydrolysate. Most infants will do well using any of these types.
Other
formulas are available, however, for children with special nutritional needs
due
to conditions such as prematurity and phenylketonuria (PKU).

Cow's milk formula. Most infant formula is made with cow's milk that has
been
extensively altered so that it closely mimics breast milk. The alteration
ensures that the formula has the right amount of carbohydrates and the right
percentages of protein and fat. This alteration also makes formula easier to
digest than cow's milk.

Infants have very high energy requirements. Infant formula, like breast
milk, is
designed to be an energy-rich food - more than half its calories are from
fat.
Many different types of fatty acids make up fat, and those that go into
infant
formula are specifically selected because they are similar to those found in
breast milk. These fatty acids help in the development of your baby's brain
and
nervous system as well as in meeting your baby's general energy needs. The
butterfat naturally found in cow's milk is replaced with certain vegetable
oils
to provide essential fats.

Cow's milk formulas contain standard recommended amounts of many vitamins,
but
not all formulas contain iron. Iron deficiency is generally not a risk in a
baby's first few months, but it can occur later in the first year. The
American
Academy of Pediatrics recommends starting formula-fed infants on
iron-fortified
formula right away. Infant formulas are available with and without
supplementary
iron. Check with your baby's doctor before deciding which is best for your
baby.

For healthy full-term infants not receiving breast milk, formula based on
cow's
milk is generally regarded as the first choice. About 90 percent of infants
in
the United States who are fed formula will do best on this type of formula.

Don't give your baby cow's milk as a substitute for breast milk or formula.
Although it has about the same number of calories as breast milk, cow's milk
has
about three times as much sodium and three times as much protein.

Cow's milk can also cause allergic reactions. The protein in the milk is
foreign
to your baby and can cross through its immature, highly permeable intestine
into
the circulatory system, potentially leading to allergic conditions. When
cow's
milk is introduced too early, anemia can occur.

Additionally, cow's milk may not contain sufficient fat. Infants need fat,
especially for their developing brain and as a source of calories. At least
half
of the calories in breast milk and formulas come from fat.

Soy-based formula. Soy-based formula is an alternative for babies with
lactose
intolerance. Lactose is a sugar naturally present in milk. The ability to
digest
lactose depends on the presence of an enzyme called lactase. A small
percentage
of infants - about 1 percent to 3 percent of all babies - are born without
the
ability to digest lactose. They develop abdominal cramps, bloating, watery
diarrhea and excessive gas if they drink more than a small amount of milk.
For
these babies, soy formula is the formula of choice.

If you decide to give your baby a soy product, be sure to choose a soy
infant
formula, not soy milk. Soy milk is not nutritionally adequate for infants.

Protein hydrolysate formula. For infants who come from families with a
strong
history of milk allergy, an alternative to standard formulas is a special
cow's
milk formula known as protein hydrolysate formula.

Although more expensive, protein hydrolysate formula is less likely to cause
allergic reactions because the proteins in it have been broken down in a
process
that mimics digestion. Soy formula is generally not recommended for infants
who
are allergic to cow's milk formula because a large number of infants
allergic to
cow's milk are also allergic to soy proteins. Protein hydrolysate formula is
likely the best formula alternative for these infants.

Fussiness

Except for specialized formulas designed for babies with specific
nutritional
needs or allergies, all infant formulas are very similar. You usually have
little to gain by switching your baby's formula. Periods of fussiness,
episodes
of crying and bouts of spitting up usually aren't indications of a baby's
intolerance to formula and won't be eliminated by changing formulas.

If you wonder whether your baby's fussiness is connected to feedings, try
the
following techniques. If your baby is still fussy, talk to your doctor about
switching formulas.

a.. Burp your baby often, after every 2 ounces of formula.
b.. Hold your baby upright for a couple of minutes before burping. This will
help gravity take the formula to the bottom of your baby's stomach and allow
gas
bubbles to rise to the top.
c.. Place your baby in a reclining position during feeding. Never lay your
baby flat on his or her back for feeding.
d.. Check the bottle's nipple for flow. Sometimes changing nipples helps a
baby feed more easily.
A few babies develop a true allergy to formula. Look for these signs and
report
them promptly to your baby's doctor:

a.. Diarrhea - frequent, loose bowel movements mixed with mucus
b.. Persistent or increasingly forceful vomiting
c.. A rash

Preparing the formula

Whichever type and form of formula you choose, proper preparation and
refrigeration are essential - both to ensure the appropriate amount of
nutrition
and to safeguard the health of your baby.

New babies have few defenses against germs, as it takes a while for them to
build up immunity. Even though it's no longer deemed necessary to sterilize
formula at home, you still need to take some precautions to protect your
baby.
Preparing and storing formula safely will help minimize the chance of
bacterial
contamination.

Wash your hands before handling the formula or the equipment you use to
prepare
it. Before every use, wash, rinse and dry all of the equipment you use to
measure, mix and store formula. If you use formula that comes in a can, it's
a
good idea to keep a separate can opener just for this purpose. Be sure to
wipe
the top of the can carefully with a clean towel or napkin before you
puncture
the top.

After you open the container of powdered or liquid formula and remove the
needed
amount, close the container promptly and keep it tightly covered. Liquid
formula
can be kept in the can, but it must be covered and refrigerated once it has
been
opened. You can safely store opened cans this way for 24 hours. Throw away
any
formula left in the can after that time, even if it has been refrigerated.

Always mix powdered formula or concentrated formula with the exact amount of
water the manufacturer specifies on the label. Using too much or too little
water can be dangerous for your baby. If the formula is too diluted, your
baby
won't get enough nutrition to meet growth needs or to satisfy hunger. Your
baby
could also receive an excessive amount of water. Formula that is too
concentrated can be even more dangerous. It puts a serious strain on your
baby's
digestive system and kidneys and can lead to dehydration.

Don't take shortcuts in measuring the ingredients. If you're using powdered
formula, fill the scoop provided and shave off any excess formula with the
flat
of a knife. Don't use a spoon or any other curved surface. Don't pack the
powder. When using liquid concentrate, you can pour directly into the bottle
to
the exact measurement or into a measuring cup. Always hold the bottle or the
cup
to eye level to check the amount. Make sure that the quantity is exactly
level
with the correct measurement mark.

If you prepare and fill several bottles at one time, place any that aren't
for
immediate use in the refrigerator. Keep bottles refrigerated until your baby
is
ready to feed, but empty any filled bottles remaining unused after 24 hours,
even if refrigerated.

Heating things up

Warming a bottle of formula before giving it to your infant isn't necessary.
Formula is usually served at room temperature. If it's served cold, a young
baby
may refuse it. Older babies may readily drink a cold bottle.

The best way to warm chilled formula to room temperature is by placing the
filled bottle in a bowl or pan of hot water and letting it stand for a few
minutes. If you hear your baby starting to stir, take a prepared bottle out
of
the refrigerator and start to warm it. By the time your baby is ready to
eat,
the milk is ready.

Always test the temperature before giving your baby a warmed bottle. You
want to
make sure it's not too hot or too cold. Shake the bottle after warming it to
distribute the warmed milk evenly. Then turn it upside down and allow a drop
or
two of the formula to fall on your hand. It should feel comfortable and
barely
warm.

Once you warm a bottle, never put it back in the refrigerator - even if your
baby goes back to sleep before you're able to give the bottle. If your baby
leaves milk in a bottle after a feeding, don't put the milk back in the
refrigerator. Throw out leftover milk once it has been warmed.

Wet or dry?

Formulas come in three preparations: powdered, concentrated liquid and
ready-to-feed liquid. Both the powdered and concentrated liquid formulas
must be
reconstituted with a specified amount of water.

Ready-to-feed formula is the most convenient. It's also the most expensive,
especially when packaged in disposable bottles. You pay a price for
convenience.
Although it may be too expensive for general use, there are times,
especially in
the early months, when prepared formula in disposable bottles is very handy.
You
may want to keep a package on hand for quick use, perhaps by the baby
sitter.
The ready-to-feed formula is also handy for traveling.

Check your water

If you're planning to use either powdered formula or liquid concentrate,
both of
which must be mixed with water, then the water you use in preparing your
baby's
milk is an important part of the formula. You need to make sure that the
water
contains no hidden contaminants.

If the water you drink comes from the municipal water supply of a large
city,
you can be confident that your water is safe. Regulations require that your
water go through several steps of purification before it reaches your
faucet.
Smaller communities may find compliance difficult because of limited
financial
resources. If in doubt, check with your local water utility. Use cold,
unsoftened tap water for preparing your baby's formula.

Well water sometimes poses a problem. If your house is supplied by well
water,
have your water supply checked. You need to be sure it doesn't contain trace
levels of contaminants or heavy metals, such as lead. Well water sometimes
contains such substances in amounts adults can tolerate but that pose a
danger
to babies. Bacterial contamination and nitrate content, for example, are
potential problems. Bacteria (coliforms) can seep into groundwater deposits
from
animal or human waste, and nitrates are a result of fertilizer use. If well
water that contains large amounts of nitrates is used to prepare formula, an
illness known as methemoglobinemia, which occurs more frequently in infants
3 to
12 months old, may result.

If you are unsure of your water supply, use bottled water to prepare
formula.
Contact your county or state health department if you have questions about
your
well water supply or to arrange for testing.

Enhanced baby formulas

Some infant formulas are now enhanced with fatty acids that are thought to
improve infant eyesight and enhance brain development. Get a doctor's
perspective on whether these formulas are beneficial.

[Non-text portions of this message have been removed]

19.

Horizon 9: Food Allergy

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:53 pm (PST)

From: wati [mailto:purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=rjKEWxbys5eZV_a4dEk1CQVXRdLxvvjfvoAA7jPIvHf2zjgHPzwnXalicndw7tUsHEmbl4A_bKRAYsvl3ppUKS_Zig>
]
Sent: Sunday, October 31, 2004 10:24 PM
To: sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=ie6cqJj92rcgZw3QkpTEGpFTf2WDLwNJTfLHccKq56_k-UfK4k7vUHkRaLMSBdQT_cAd8R_TlWvZhKA>
Subject: [sehat] HORIZON 9 - FOOD ALLERGY

Dear all
banyak pertanyaan seputar alergi
Berikut ini saya paste pertanyaan dan jawaban seputar alergi...
Di bagian kedua, saya paste artikel AAP tentang food allergy
Selamat membaca

wati

Q: My 16-month-old daughter has a dairy allergy that triggers eczema, rash,
runny nose, diaper rash and projectile vomiting. She is drinking soymilk,
and we
have to read labels to avoid products with whey and other dairy items. She
also
had a scary reaction to peanut butter in which her eyes became red and
puffy,
and she scratched her face over and over. Benadryl relieved the itching and
puffiness, but now we are worried that she will end up allergic to dairy and
peanuts, causing difficulty later in life. What are the statistics on baby
and
toddler allergies staying around rather than fading with age?
A: Young children frequently develop food allergies, and the symptoms shown
by
your little girl are typical allergic reactions. Food allergy usually
develops
within the first two years of life. Right around age 1 is when most food
allergies appear.

Depending on what food is involved, allergies may go away on their own. Fish
and
nut allergies are usually lifelong. Some children will outgrow, or better
tolerate, dairy products as they get older. Unfortunately, we have no test
to
accurately predict who will lose an allergy and when.

The natural history of food allergies has been nicely reviewed by Dr. Robert
Wood of Johns Hopkins University in a special supplement published in the
June
2003 issue of Pediatrics, the journal of the American Academy of Pediatrics.
One
of every four parents of young children reports one or more adverse
reactions to
foods, and true food allergy can be confirmed in up to 10 percent of
children.
Furthermore children allergic to one food frequently develop additional
allergies.

Milk allergy commonly vanishes during childhood. The most optimistic study
indicates that 100 percent of children with delayed allergic reactions and
76
percent of those with immediate reactions are able to tolerate milk by age
3.
Other studies show lesser rates of improvement, although it seems that the
older
a child gets, the more likely she is to lose the allergy. The studies
reviewed
have not followed children beyond age 6.

The natural history of peanut allergy is quite different. It is much more
likely
to be a lifelong problem, and it has long been thought that it is never
outgrown. However, recent studies have shown that up to 20 percent of
children
with peanut allergy will outgrow their sensitivity. Most of the children who
outgrow their allergy had milder symptoms with their initial peanut
reaction,
but this is not always the case. Some children with mild initial reactions
can
have more severe reactions if they eat peanuts again. If a child has a
reaction,
she should see a pediatric allergy specialist for evaluation and counseling
before trying peanuts again.

Although the data is scant, it's commonly believed that strict avoidance of
offending foods will hasten allergy loss and reduce the chances of
developing
other food or inhalant allergies.

Children with food allergies should be re-evaluated on a regular basis to
see
if, in fact, they have outgrown the problem. This should be done by a
pediatric
allergist, and may include skin testing, blood (RAST) tests, and/or an oral
food
challenge.

FOOD ALLERGY
Food Allergies

For purchasing or reprint information, click here.
Many types of food can cause allergic reactions in middle childhood. The
most
common of these are cow's milk and other dairy products, egg whites,
poultry,
seafood, wheat, nuts, soy and chocolate.
Allergies are caused by antibodies that the body's immune system produces,
which
react to a component of a particular food and then release chemicals that
cause
allergic symptoms like a runny nose, sneezing, coughing and itching.
Children
may also experience stomach pain, bloating, cramping, diarrhea, skin rashes
and
swelling. Although these reactions can occur almost immediately after
consuming
these foods, they may be delayed for hours or sometimes even days.

Diagnosing food allergies is not easy. Identical symptoms may be caused by
other
disorders, and pinpointing the offending food can be difficult. Your
pediatrician may refer your child to an allergist, who has several
diagnostic
options. The allergist might suggest an elimination diet, a procedure in
which
suspicious foods are removed from the diet for a period of time and symptoms
are
closely monitored to see if they subside. After several weeks the foods are
reintroduced one by one, and allergic responses are again evaluated to
determine
which food, if any, is really the cause of the problem.

Your doctor might also use skin and blood tests. He or she might prick the
skin
on your child's back or arm, and then introduce a liquid extract of the
suspicious food to see if a response - swelling and itchiness, for example -
takes place. However, while the validity of this test is widely accepted in
diagnosing airborne allergies, there is controversy about its reliability in
detecting food allergies.

Some doctors also use the RAST test, in which a sample of your child's blood
is
mixed with food extracts. Then the blood is evaluated to determine whether
antibodies to that food are present. The reliability of this test may vary
from
laboratory to laboratory.

Once an offending food has been identified, your doctor will probably
recommend
that it be removed from your child's diet. This means not only eliminating
eggs,
for example, but also all products that contain them. As a result, you may
have
to become more diligent reading labels in the supermarket. A child allergic
to
wheat gluten, for instance, may have to avoid most grains, including
cookies,
pies, cakes, and pasta, as well as processed cheese, salad dressings and
many
other foods. The situation becomes even more challenging if your child is
allergic to several food items.

Ask your doctor to suggest alternatives to the foods to which your child is
allergic. Can egg substitutes be used for a youngster allergic to eggs? When
a
child is allergic to milk, should she eat additional protein-rich foods
(legumes, chicken, fish, meat) and calcium-rich items (sardines, broccoli,
spinach)? Can other products be consumed in place of cow's milk? If your
child
is allergic to wheat, can you cook with corn flour or rice flour instead?

[Non-text portions of this message have been removed]

20.

Horizon 10: Cholesterol, Fat

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:53 pm (PST)

From: wati [mailto:purnamawati.spak@...<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=SxT2oS8yV7n5mcJwyBkEg__3R98Dkzbzx9EkmqXt4C8nY5G1dac0PKLDtvO7AhhLxyQXViyVoUXOo9OZE_aJreQ>
]
Sent: Wednesday, November 03, 2004 6:23 AM
To: sehat@yahoogroups.com<http://health.groups.yahoo.com/group/sehat/post?postID=H-X3yEGpQJjgdDTifLAlRu6oAKHtanW8T0AJt1ylY1svNCiYxb6V8CIEEj5KAIBv9lyr1FRiNi3UCoekZQ>
Subject: [sehat] HORIZON 10 - CHOLESTEROL; FAT

Dear all
Hari2 tearkhir ini, hidup saya "bertabrakan" dengan kasus2 heart attack,
hypercholesterolemia-hypertriglyceridemia, stroke.... teman, saudara dekat,
ayah
pasien (nah kan pasien saya sedikit ya... kami sort of big family dan saya
merasa sangat dekat dengan mereka... jadi kalau ada yang kena musibah ...
rasanya gimana gitu....)

Ok berikut ini saya post 2 topik; PERTAMA, TENTANG KOLESTEROL PADA ANAK;
KEDUA, TENTANG BAD AND GOOD FATS

Mudah2an bvelum pernah saya post ya..
Selamat membaca dan selamat beramal..

wati

Cholesterol in Childhood

Committee on Nutrition
ABSTRACT. This updated statement reviews the scientific justification for
the
recommendations of dietary changes in all healthy children (a population
approach) and a strategy to identify and treat children who are at highest
risk
for the development of accelerated atherosclerosis in early adult life (an
individualized approach). Although the precise fraction of risk for future
coronary heart disease conveyed by elevated cholesterol levels in childhood
is
unknown, clear epidemiologic and experimental evidence indicates that the
risk
is significant. Diet changes that lower fat, saturated fat, and cholesterol
intake in children and adolescents can be applied safely and acceptably,
resulting in improved plasma lipid profiles that, if carried into adult
life,
have the potential to reduce atherosclerotic vascular disease.

ABBREVIATIONS. LDL, low-density lipoprotein; HDL, high-density lipoprotein.

Although the focus of this statement by the Committee on Nutrition is on
cholesterol levels in children, other risk factors for atherosclerosis
originate
in childhood and should be addressed with equal attention. Specifically,
smoking
should be discouraged, hypertension should be identified and treated,
obesity
should be avoided and reduced, regular exercise should be encouraged, and
diabetes mellitus should be identified and treated.1

This statement, for the most part, is in concert with statements of other
experts and expert panels, including the National Cholesterol Education
Program,
the American Heart Association's Council on Cardiovascular Disease in the
Young
and Committee on Nutrition, the US Department of Agriculture and the US
Department of Health and Human Services Dietary Guidelines for Americans,
the US
Surgeon General, the National Research Council, and the National Cancer
Institute.

DIET AND ATHEROSCLEROSIS
Studies in animals have demonstrated that high blood cholesterol levels
promote
atherosclerosis.2-4 Atherosclerosis develops in many species fed diets that
raise the total and low-density lipoprotein (LDL)-cholesterol levels.
Vascular
fatty streaks and fibrous plaques develop in adolescent nonhuman primates
fed
diets high in saturated fatty acids and cholesterol.5,6 In monkeys with
severe
atherosclerosis, regression of the process occurs when the blood cholesterol
level is lowered with diet and drugs. 2,7,8

In adults, the major nutritional determinant of differences in serum
cholesterol
levels between countries appears to be the proportion of saturated fat in
the
diet.9-11 This also is observed in childhood populations.11-13 Total blood
cholesterol levels in children vary geographically. In countries such as the
Philippines, Italy, and Ghana, saturated fat constitutes approximately <10%
dietary intake, and the serum cholesterol level in boys 8 to 9 years of age
is
generally below 160 mg/dL.13-15 In boys from countries such as the
Netherlands,
Finland, and the United States, the saturated fat intake varies from 13.5%to
17.7% of energy intake, and serum cholesterol levels are generally >160
mg/dL.
Although blood cholesterol levels are lowest in countries in which nutrition
is
not optimal and growth is delayed, there are many industrialized countries
in
which children have lower cholesterol levels than children in the United
States
and in which normal growth is maintained (eg, Portugal, Israel, and Italy).
A
range of serum cholesterol levels is found in industrialized countries, with
the
United States in the top half of the range.13,15-23

CLINICAL TRIALS

Clinical trials in adult populations have shown that lowering cholesterol
levels
reduces coronary risk.2,24-26 Aggregate analysis of many clinical trials
shows
that lowering cholesterol levels by diet or drugs and by primary or
secondary
prevention reduces fatal and nonfatal myocardial infarction.27 Initially,
some
controversy occurred about the effectiveness of lowering cholesterol levels
because a number of trials did not find a significant reduction in total
mortality after treatment to lower the cholesterol level.2 These findings
have
been clarified recently by several studies with large samples of subjects
and of
long duration showing a decrease not only in the incidence of coronary heart
disease but also in mortality from all causes.28,29

In addition, the Dietary Intervention Study in Children, a recent study of
the
safety and efficacy of lower fat diets in pubertal children, was reported by
a
collaborative multicenter group. In this study of 663 children 8 to 10 years
of
age who were followed for 3 years, an intervention group receiving a diet
with
28% of calories from total fat, ~10% of calories from saturated fat, and 95
mg
per day of cholesterol was compared with a group that consumed 33% to 34% of
calories as total fat, 12.7% of calories as saturated fat, and 112 mg per
day of
cholesterol. There were no differences in height, weight, or serum ferritin
levels in the two groups, and the intervention group had significant, but
modestly lower, levels of LDL-cholesterol levels and maintained psychologic
well-being.30

SIGNIFICANCE OF BLOOD CHOLESTEROL LEVELS IN CHILDREN AND ADOLESCENTS

High blood cholesterol levels clearly play a role in the development of
premature coronary heart disease in adults. This has been established by
many
laboratory, clinical, pathological, and epidemiologic studies. It has also
been
shown that lowering blood cholesterol levels in adults results in a
significant
lowering of coronary heart disease rates and mortality. Because no long-term
studies of the relationship of blood cholesterol levels measured in
childhood to
coronary heart disease in later life have been conducted, the relationship
of
childhood cholesterol levels to the atherosclerotic process must be inferred
from less direct evidence.

These lines of evidence are summarized as follows:

1.. Compared with their counterparts in many other countries, US children
and
adolescents have higher blood cholesterol levels and higher intakes of
saturated
fatty acids and cholesterol, and US adults have higher rates of coronary
heart
disease morbidity and mortality.[13,15]

2.. Autopsy studies demonstrate that early coronary atherosclerosis or
precursors of atherosclerosis often begin in childhood and adolescence and
are
related to high serum total cholesterol levels, LDL-cholesterol plus very
low-density lipoprotein-cholesterol levels, and low high-density lipoprotein
levels.

3.. Children and adolescents with elevated serum cholesterol levels,
particularly LDL-cholesterol levels, often come from families in which there
is
a high incidence of coronary heart disease in the adult relatives.32,33

4.. A strong familial aggregation of total, LDL-, and HDL-cholesterol levels
exists in children and parents.34,35 Familial aggregation of blood
cholesterol
levels results because of shared environments and genetic factors.36 The
monogenetic factors that cause high cholesterol levels include familial
hypercholesterolemia and familial-combined hypercholesterolemia. Polygenic
disorders that result from the expression of a number of genes, each with a
small but additional effect, combined with environmental contributions such
as a
diet high in saturated fat and cholesterol are likely the most frequent
causes
of high cholesterol levels during childhood.37,38

5.. Children and adolescents with high cholesterol levels are more likely
than
the general population to have high levels as adults.39-45 However, a
substantial number of children with high cholesterol levels become adults
with
desirable cholesterol levels without intervention.46
STRATEGIES TO LOWER CHOLESTEROL LEVELS IN CHILDREN AND ADOLESCENTS
To lower blood cholesterol levels in children and adolescents, two
complementary
approaches are recommended: a population approach and an individualized
approach.

The Population Approach
The population approach is designed as the primary means for preventing
coronary
heart disease. It aims to lower the average level of blood cholesterol in
all
children and adolescents through population-wide changes in nutrient intake
and
eating patterns. These recommendations are directed to groups that influence
the
eating patterns of children and adolescents, including schools, health
professionals, government agencies, the food industry, and the mass media.
The
advantage of this approach is that even a small reduction of the mean total
and
LDL-cholesterol levels in children and adolescents, if carried into adult
life,
could decrease substantially the incidence of coronary heart disease.

The US Department of Agriculture 1987 to 1988 Food Consumption Survey
indicated
that children and adolescents consume 35% to 36% of calories from total fat;
14%
from saturated fat, and 193 to 296 mg per day of cholesterol.47,48 More
recent
US population-based data from the National Health and Nutrition Examination
Survey III for persons 2 to 19 years of age indicate that mean intakes of
total
fat and saturated fat are 34% and 12%, respectively, and the mean
cholesterol
intake is ~270 mg per day.49

Nutrient Recommendations *(See 4/98 Errata)
No restriction of fat or cholesterol is recommended for infants <2 years
when
rapid growth and development require high energy intakes. A precise
percentage
of dietary intake from fat that supports normal growth and development while
maximally reducing atherosclerosis risk is unknown. Therefore, a range of
appropriate values, averaged over several days for a child or adolescent, is
recommended based on the scientific information available. Because concerns
have
been expressed that some parents and their children may overinterpret the
need
to restrict their fat intakes, a lower limit of fat intake is suggested by
this
Committee. The Committee recognizes that children 2 to 5 years of age are
selective in their food choices. After 2 years of age, children and
adolescents
should gradually adopt a diet that, by ~5 years of age, contains <30% of
calories and <20% from fat. As they begin to consume fewer calories from
fat,
children should replace these calories by eating more grain products,
fruits,
vegetables, low-fat milk products or other calcium-rich foods, beans, lean
meat,
poultry, fish, or other protein-rich foods. These recommendations are for
average intakes over several days, so that if foods high in total fat,
saturated
fat, and cholesterol are eaten, they can be compensated for by eating less
of
these nutrients at other times. Because no single food item provides all the
essential nutrients in the amounts needed, choosing a wide variety of food
from
all the food groups will ensure an adequate diet.

Specific nutrient recommendations are as follows: 1) nutritional adequacy
should
be achieved by eating a wide variety of foods; and 2) caloric intake should
be
adequate to support growth and development and to reach or maintain
desirable
body weight. For a child or adolescent (2 to 18 years of age), the following
pattern of nutrient intake is recommended: 1) saturated fatty acids <10% of
total calories; 2) total fat over several days of <30% of total calories and
no
less than 20% of total calories; and 3) dietary cholesterol <300 mg per day.

Because saturated fatty acids raise blood cholesterol levels,50 a major
emphasis
should be placed on reducing saturated fat intake to <10% of calories. A
sufficiently low saturated fat intake can be achieved with a total fat
intake of
~30% of calories from fat. A lower fat intake is usually not necessary and,
for
some children and adolescents, may make it difficult to provide enough
calories
and minerals for optimal growth and development.

THE INDIVIDUALIZED APPROACH

The individualized approach to lowering cholesterol levels calls on the
cooperative effort of health care professionals to identify and treat
children
and adolescents at highest risk of having high blood cholesterol levels as
adults and increased risk of coronary heart disease.

Selective Screening
Figures 1 and 2 present the algorithms for selective screening.

Children and adolescents who have a family history of premature
cardiovascular
disease or have at least one parent with a high blood cholesterol level are
at
increased risk of having high blood cholesterol levels as adults and
increased
risk of coronary heart disease and, therefore, are recommended for selective
screening in the context of regular health care. This focus is supported by
strong evidence of familial aggregation of coronary heart disease, high
blood
cholesterol levels, and other risk factors.

The following are specific recommendations for selective screening of
children
and adolescents in the context of their continuing health care.

1.. Screen children and adolescents whose parents or grandparents, at <55
years of age, underwent diagnostic coronary arteriography and were found to
have
coronary atherosclerosis. This includes those who have undergone balloon
angioplasty or coronary artery bypass surgery.

2.. Screen children and adolescents whose parents or grandparents, at <55
years of age, had a documented myocardial infarction, angina pectoris,
peripheral vascular disease, cerebrovascular disease, or sudden cardiac
death.

3.. Screen the offspring of a parent with an elevated blood cholesterol
level
(240 mg/dL or higher).

4.. For children and adolescents whose parental history is unobtainable,
particularly for those with other risk factors, physicians may choose to
measure
cholesterol levels to identify those in need of nutritional and medical
advice.
Optional cholesterol testing by practicing physicians may be appropriate for
children who are judged to be at higher risk for coronary heart disease
independent of family history (Table 1). For example, adolescents who smoke,
consume excessive amounts of saturated fats and cholesterol, or are
overweight
may also be tested at the discretion of their physician. For parents who do
not
know their cholesterol levels, pediatricians should strongly encourage them
to
have their levels measured.
What Should Be Measured
The focus of the individualized approach is to detect and treat the child or
adolescent with hypercholesterolemia whose elevated LDL-cholesterol level is
likely to indicate increased risk in adulthood. The screening protocol
varies
according to the reason for testing. This protocol is suggested to limit the
need for more sophisticated analyses. If screening is performed because a
parent
has a cholesterol higher than 240 mg/dL, the initial test should be a
measurement of total cholesterol. If the child's level is higher than 200
mg/dL,
a fasting lipoprotein analysis should be obtained to measure HDL-cholesterol
and
LDL-cholesterol levels. If the total cholesterol is borderline (170 to 199
mg/dL), a second measurement should be obtained and averaged with the first
result. If the average is borderline or high, a fasting lipoprotein analysis
should be obtained.

If the patient is being tested because of a documented family history of
premature cardiovascular disease, the initial test should be a lipoprotein
analysis that requires a 12-hour fast to obtain accurate triglyceride
levels,
which are necessary for the computation of LDL-cholesterol levels. The
acceptable borderline and high levels for total and LDL-cholesterol are
given in
Table 2

Management Because there is considerable variability in some children, once
a
lipoprotein analysis is obtained, it should be repeated so that an average
LDL-cholesterol level can be calculated. The average LDL-cholesterol level
determines the steps for risk assessment and treatment. Follow-up of the
averaged LDL-cholesterol determinations is as follows:

1.. Acceptable LDL-cholesterol level (<110 mg/dL) - Provide education on the
eating pattern recommended for all children and adolescents and on other
risk
factors; repeat lipoprotein analysis in 5 years.

2.. Borderline LDL-cholesterol (110 to 129 mg/dL) - Provide advice about
risk
factors for cardiovascular disease; initiate the American Heart Association
Step-One diet and other risk factor intervention; reevaluate in 1 year.

3.. High LDL-cholesterol (>130 mg/dL) - Examine for secondary causes
(thyroid,
liver, and renal disorders) and familial disorders, screen all family
members,
initiate Step-One diet, followed by the Step-Two diet, if necessary.
Step-One and Step-Two Diets
The Step-One diet calls for the same nutrient intake recommended for the
population approach to lower cholesterol levels, ie, <30% and no less than
20%
of calories from total fat; <10% of total calories from saturated fat; <10%
of
calories from polyunsaturated fat; and no more than 300 mg per day of
cholesterol. What makes the diet therapeutic is prescription in a medical
setting with monitoring and follow-up by a health professional. If careful
adherence to this diet for at least 3 months does not result in a lower
LDL-cholesterol level to the acceptable range, the Step-Two diet should be
prescribed. Often children who have been determined to have high
LDL-cholesterol
levels have instituted a diet similar to the Step-One diet and require
counseling to adopt the Step-Two diet.[51]
The Step-Two diet requires detailed assessment of current eating patterns
and
instruction by a physician, registered dietitian, registered nurse,
nutritionist, or other appropriately trained health professional. It aims to
induce an eating pattern that includes no more than 30% and no less than 20%
of
calories from total fat; <7% of total calories from saturated fat; <10% of
calories from polyunsaturated fat; and no more than 200 mg per day of
cholesterol. This eating pattern requires careful planning to ensure
adequacy of
nutrients, vitamins, and minerals, and often requires the services of a
registered dietitian or other qualified nutrition professional.

Drug Therapy
Drug therapy should be considered only for children >10 years of age after
an
adequate trial of diet therapy (for 6 to 12 months) and whose
LDL-cholesterol
level remains >190 mg/dL or whose LDL-cholesterol level remains >160 mg/dL
and
there is a family history of premature cardiovascular disease (<55 years of
age)
or two or more other risk factors (Table 1) are present in the child or
adolescent after vigorous attempts have been made to control these risk
factors.

The recommended drugs for the treatment of hypercholesterolemia and high
LDL-cholesterol levels in children are the bile acid sequestrants
cholestyramine
and colestipol, which bind bile acids in the intestinal lumen. They have
documented efficacy, relative freedom from adverse effects, and are
apparently
safe when administered to children. Other pharmacologic agents are not
recommended for routine use in children and adolescents except in
consultation
with a lipid specialist.

CONCLUSION

To promote lower cholesterol levels in all healthy children (2 to 18 years
of
age) in the United States, the following pattern of nutrient intake is
recommended.

1.. Saturated fatty acids <10% of total calories.

2.. Total fat over several days of no more than 30% of total calories and no
less than 20% of total calories. *(See 4/98 Errata)

3.. Dietary cholesterol <300 mg per day.
Pediatricians should identify children at highest risk for the development
of
accelerated atherosclerosis by screening cholesterol levels in children who
have
a parental or grandparental history ( <55 years of age) of a documented
myocardial infarction, angina pectoris, peripheral vascular disease,
cerebrovascular disease, or sudden cardiac death, or a parent with a high
blood
cholesterol level ( >240 mg/dL). In addition, for children and adolescents
whose
parental history is unobtainable, particularly those with other risk
factors,
physicians may measure cholesterol levels to determine those in need of
nutritional and medical advice.
A precise percentage of dietary intake from fat that supports normal growth
and
development while maximally reducing atherosclerosis risk is unknown.
Therefore,
a range of appropriate values, averaged over several days for a child or
adolescent, is recommended based on the scientific information available.

TABLE 1 Other Risk Factors That Contribute to Earlier Onset of Coronary
Heart
Disease

Family history of premature coronary heart disease, cerebrovascular
disease, or occlusive peripheral vascular disease (definite onset before the
age
of 55 years in siblings, parent, or sibling of parent)
Cigarette smoking
Elevated blood pressure
Low HDL-cholesterol concentration (<35 mg/dL)
Severe obesity (< 95th precentile weight for height)
Diabetes mellitus
Physical inactivity

TABLE 2. Classification of Total and LDL-Cholesterol Levels in Children and
Adolescents From Families With Hypercholesterolemia or Premature
Cardiovascular
Disease
Category Total Cholesterol (mg/dL) LDL-Cholesterol (mg/dL)
Acceptable <170 <110
Borderline 170-199 110-129
High 200 130

Fig 1 Risk assessment. Positive family history is defined as a history of
premature (<55 years of age) cardiovascular disease in a parent or
grandparent
(from the National Cholesterol Education Program52).

Fig 2 Classification, education, and follow-up based on low-density
lipoprotein-cholesterol (from the National Cholesterol Education Program52).
HDL
indicates high-density lipoprotein; LDL, low-density lipoprotein.

COMMITTEE ON NUTRITION, 1996 TO 1997
William J. Klish, MD, Chair
Susan S. Baker, MD
William J. Cochran, MD
Carlos A. Flores, MD
Michael K. Georgieff, MD
Marc S. Jacobson, MD
Alan Lake, MD

Fats: The good and the bad

You're ready to saute fresh vegetables for dinner, but you face a weighty
decision. Do you cook your vegetables in butter or margarine? Or would
canola
oil or olive oil be better? Maybe you should avoid fat altogether and use a
nonfat cooking spray instead.

First, know that not all fats are created equal. Many foods contain several
different kinds of fat - including saturated, polyunsaturated,
monounsaturated
and trans fat - and some types are better for your health than others. In
addition, it's not necessary that you completely eliminate all fats from
your
meals. Rather, choose the best types of fat and enjoy them in moderation.

Role of fats in nutrition

Your body needs fat to function properly. Besides being an energy source,
fat is
a component used in the production of several hormone-like compounds called
prostaglandins that help regulate blood pressure, heart rate, blood vessel
constriction, blood clotting and the nervous system. In addition, dietary
fat
carries fat-soluble vitamins - vitamins A, D, E and K - from your food into
your
body. Fat also helps maintain healthy hair and skin, protects vital organs,
keeps your body insulated, and provides a sense of fullness after meals
(satiety).

But clearly, too much fat can have a negative impact on your health. A
high-fat
diet can increase your risk of heart disease, high blood cholesterol,
diabetes
and some kinds of cancer. It may also lead to obesity, a risk factor for
several
diseases, including cancer, gallstones, diabetes, liver disease and
osteoarthritis.

Know your fats

Since fat plays a significant role in health, choose your foods - and the
types
of fat you use - wisely. Here's a primer on the common types of fat found in
food:

Saturated fat
When you think of "bad" fats, think saturated. Most saturated fats can
increase
your blood cholesterol levels and risk of coronary artery disease. Usually
solid
or waxy at room temperature, saturated fat is most often found in animal
products - such as red meat, poultry, butter and whole milk. Other foods
high in
saturated fat include coconut, palm and other tropical oils.

Trans fat
Along with saturated fat, trans fat may raise your blood cholesterol levels
and
increase your risk of heart disease. Trans fat - also referred to as
trans-fatty
acids - comes from adding hydrogen to vegetable oil through a process called
hydrogenation. This makes the fat more solid and less likely to turn rancid.
Hydrogenated fat is a common ingredient in commercial baked goods - such as
crackers, cookies and cakes - and in fried foods such as doughnuts and
french
fries. Shortenings and some margarines are high in trans fat. Look for the
words
hydrogenated or partially hydrogenated in the list of ingredients to see if
trans fat is included. Some margarine labels state if the product has no
trans-fatty acids.

Polyunsaturated fat
Usually liquid at room temperature and in the refrigerator, polyunsaturated
fats
- when used instead of saturated fats - help lower blood cholesterol levels.
In
addition, they may help reduce the amount of cholesterol deposits on your
arteries. Foods high in polyunsaturated fats include vegetable oils such as
safflower, corn, sunflower, soy and cottonseed oils.

One type of polyunsaturated fat - omega-3 fatty acids - may be especially
beneficial to your health. Omega-3 fat appears to decrease your risk of
heart
attack, protect against irregular heartbeats and lower blood pressure
levels. It
may even protect against some cancers. You'll find omega-3s mainly in fish -
particularly in fatty, cold-water fish, such as salmon, mackerel and
herring.
Lesser amounts are in flaxseeds, soybeans and canola oil.

You can get sufficient omega-3 fatty acids by consuming two to three
servings of
fish per week. Pregnant women and women who plan to become pregnant during
the
next few years should limit their weekly intake of cold-water fish because
of
possible mercury contamination.

Monounsaturated fat
If used in place of other fats, monounsaturated fat can lower your risk of
heart
disease by reducing your blood cholesterol level. In addition,
monounsaturated
fat, unlike polyunsaturated fat, is more resistant to oxidation - a process
that
leads to cell and tissue damage in your body.

This type of fat is usually liquid at room temperature but may start to
solidify
in the refrigerator. Foods high in monounsaturated fat include olive, peanut
and
canola oils. Avocados and most nuts also have high amounts of
monounsaturated
fat.

Cholesterol
Your body manufactures all of the cholesterol it needs, but you also get
cholesterol from eating foods derived from animal sources, such as meat,
poultry, seafood, eggs, dairy products, lard and butter. Cholesterol is
vital to
the structure and function of all cells in your body, but it's also the main
substance in fatty deposits (plaques) that can develop in your arteries.
Plaques
that build up can reduce blood flow, increasing your risk of heart disease
and
stroke.

Including fat in your diet

Guidelines from the National Academy of Sciences' Institute of Medicine
recommend that fat make up no more than 35 percent of your daily calories.
This
means that if you consume 1,800 calories a day, you should have no more than
70
grams of fat a day. To figure: Multiply 1,800 by 0.35 to get 630 calories,
and
divide that by 9, the number of calories per gram of fat, to get 70 grams of
total fat. Keep in mind, however, that this is an upper limit and that most
of
these fat calories should come from monounsaturated and polyunsaturated
sources.

In addition to your total fat calories, monitor how much and what types of
fat
you eat. Here are suggestions for daily limits for each type:

Type of fat
Recommendation

Saturated fat plus trans fat
10 percent or less of your total calories

Polyunsaturated fat
10 percent or less of your total calories

Monounsaturated fat
10 percent to 15 percent of your total calories

Cholesterol
Less than 300 milligrams a day

Be aware that many foods contain different kinds of fat and varying levels
of
each type. For example, butter contains unsaturated fats, but a large
percentage
of the total fat is saturated fat. And canola oil has a high percentage of
monounsaturated fat, but also contains smaller amounts of polyunsaturated
fat
and saturated fat.

Choose your dietary fats wisely

Limit fat in your diet, but don't cut it out completely. Focus on reducing
foods
high in saturated fat and select more foods made with unsaturated fats.
Consider
these tips when making your choices:

a.. Saute with olive oil instead of butter.
b.. Use olive oil instead of vegetable oil in salad dressings and marinades.
Use canola oil when baking.
c.. Sprinkle slivered nuts or sunflower seeds on salads instead of bacon
bits.
d.. Snack on a small handful of nuts rather than potato chips or processed
crackers. Or try peanut butter or other nut-butter spreads - nonhydrogenated
-
on celery, banana, or rice or popcorn cakes.
e.. Add slices of avocado, rather than cheese, to your sandwich.
f.. Prepare fish such as salmon or mackerel, which contain monounsaturated
and
omega-3 fats, instead of meat a couple of times a week.
Unsaturated fats have few adverse effects on blood cholesterol levels, but
you
still need to consume all fats in moderation. Eating large amounts of any
fat
adds excess calories. Fat contains 9 calories per gram, compared with 4
calories
per gram for protein and carbohydrates. In addition, make sure that fatty
foods
don't replace more nutritious options, such as fruits, vegetables or whole
grains.

[Non-text portions of this message have been removed]

21.

Pelangi 6: PRUDC

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:54 pm (PST)

PELANGI 6 : PRUDC
Dear all
Karena isi surat ini campuran dari hati dan otak,
heart and brain, love and science, maka saya putuskan
utk disampaikan dalam bentuk Pelangi.
Lagi2 minta maaf soal numeriknya ... mungkin moderator
bisa mengoreksinya

Workshop yang disponsori WHO ini adalah Promoting RUD
in the community dan diselenggarakan pertama kali
tahun yl di India juga (semua kegiatan WHO perihal RUD
untuk wilayah Asia diselenggarakan kalau tdk di
Thailand ya di India).

Saya merasa sangat berbahagia bisa menghadiri workshop
ini meski tadinya nyaris tdk berangkat karena anak2
protes keras. Anxious .. tapi saya ,emgucapkan beribu
janji .. dan ketika hari ke3 "sakit" ... saya putuskan
tdk mengikuti kegiatan kultural di luar acara workshop
(jalannya kecil, berlubang, kadang supirnya ngebut,
bisnya kecil, shockbreaker gak bagus, so very bad for
my spinal problem).

Ada beberapa hal penting dan menarik yg ingin saya
share dengan kalian.

Pertama, GERAKAN RUD AKAN JAUH LEBIH EFEKTIF MELALUI
PROGRAM EDUKASI KONSUMEN.
Konsep RUD pertamakali dicanangkan th 1985 di Nairobi
(in fact, RUD is the biggest contribution of WHO in
public health)
Namun demikian, para pakar sangat prihatin akan masa
depan implementasinya. Selama ini gerakan RUD
ditujukan bagi provider (pemberi jasa layanan
kesehatan) dan dianggap hasilnya hampir nihil.
Public education merupakan salah satu indikator (dari
12 indikator implementasi RUD) ... dan dianggap justru
amat sangat penting sejak beberapa tahun terakhir.
Oleh karena itu salah satu outcome dari workshop ini
adalah munculnya berbagai proyek edukasi konsumen
perihal RUD.

Kedua ... KONDISI RUD DI NEGARA KE3 ASIA ...
Prof Krisantha .. dari WHO regional ... dalam
presentasinya perihal WHO perspective on RUD
mengungkapkan kondisi RUD yg memperihatinkan.
Di jentreng lah kondisi RUD based on those 12
indicators. Saat mengjentreng Indonesia ... dia bilang
di Indonesia selain payah ke 12 indikator tsb, juga
tdk ada regulasi harga obat. Pas perihal Indo... dia
singkat aja... INDONESIA IS ... DISASTER. Sedih, tapi
mau apalagi, kan begitu ya kenyataannya.

Bangladesh. Bagus banget. Mereka punya NDP (National
Drug Policy yg ketat). Semua obat yg ada di Bangladesh
hanya yg sesuai daftar obat esensial. Providers gak
bisa meresepkan obat lain (artinya ... menutup
kemungkinan kolusi dg industri obat). Di Indonesia?
Amoksisilin aja lebih dari 150 macam!!
Makin banyak oabt, makin sulit pengendalian dan
monitoringnya!!
Kedua, Di Bangladesh, semua bentuk vitamin .. BANNED!!
Gak ada cerita stimuno, imboost, elkana, dll dll dll
Ketiga, Tidak ada OTC alias obat bebas!!

India. NDP nya bagus. EDLnya mulai jalan (Indonesia
punya daftar obat esensial tetapi implementasinya?
Pemakaian generik amat sangat rendah dan peresepan
umumnya obat bermerek yg mahal)
Institusi pendidikan nya sangat memperhatikan etika.
Misalnya, mereka terus mendengungkan bahw pemberian
antibiotika pada kondisi yg tidak membutuhkannya
merupakan salah satu bentuk pelanggaran etika.
Indonesia? Institusi pendidikan nya teoritis bisa dan
tahu ngomong soal RUD tapi pada prakteknya??? Kita
tidak punya journal untuk para dokter perihal good
prescribing, perihal RUD. India punya journal yg
terbit regular utk para dokter. Di Bengal, mereka
bahkan sudah menerbitkan journal untuk masyarakat awam
perihal RUD.

Saya sangat tertarik ketika saya menyempatkan
menghadiri kongres nasional IDI nya sana.
Venue? Bukan hotel bintang 5 seperti di Indo melainkan
di ruang pertemuan kampus FKUI nya sana hehehe. Tidak
ada satupun banner pabrik obat. Tidak ada stand
pameran (di Indo biasanya bejubel sampai peserta
umumnya sibuk mengumpulkan cindera mata dari berbagai
stand instead of duduk mendengarkan ceramah)
makanan? Bukan catering hotel bintang lima yg per
orang at least 200 ribuan.
Kami makan di kebun di tengah api unggun (saya gak mau
bergeming dari api unggun sampai bercucuran air mata
hehehe yapi suasanaya cozy banget). Makanan ya
sederhana
Di Indo, kegiatan ilmiah apalagi skala nasional,
sponsor abis pabrik obat.... Saya pernah usul ketika
masih jadi pengurus ...tapi kayaknya saya "ada
kelainan" hehehe
Kegiatan sponsor mensponsor ini berakibat ekonomi
biaya tinggi... gak heran kalau harga obat di Indo
selangiiitt. Tidak sedikit orang kita beli obat di
malaysia atau singapur kan

Implementasi di masyarakat? Di India, Puskesmasnya 2
rupee sudah mencakup pemeriksaan dokter, obat sesuai
EDL. kalau perlu lab atau ronsen, 5 rupee.
Memang suasana masih kayak di Indo alias saking
banyaknya pasien di puskesmas, periksanya sambil
duduk, kecuali ada suatu kecurigaan baru dibaringkan
dan diperiksa. Dokternya masih kuat aroma
"arogansi"nya alias kedudukannya amat sangat tinggi
sehingga pasien juga takut banyak bertanya. Pemberian
multivitamin tonik suplemen masih marak.
Praktek swasta juga masih marak ketimbang public
servicenya tapi untungnya puskesmas buka 2 kali. Jam 9
- 11 dan jam 16 - 18.
Apotik swasta masih banyak.
TAPI.... DI INDIA GAK ADA PUYER!!! DI SEMUA NEGARA
PESERTA WORKSHOP GAK ADA PUYER... nanti saya kembali
ke topik yang satu ini
Kesimpulannya... penyelewengan masih banyak di India
tetapi proses menuju perbaikan terasa dan memang ada.
Indo? Bisakah kita mengandalkan pada pemerintah dan
institusi pendidikan?
Prof Krisantha memanggil saya secara pribadi. katanya
beliau banyak mendengar kegiatan saya ... saya diberi
buku ...
Lalu kami bicara lama. salah kesimpulannya (lainnya
off the record) ... bagus sekali kalau Indonesia tdk
mengandalkan ke2 institusi di atas melainkan
menggalakkan kegiatan edukasi konsumen!! hehehe muter
ya bahasanya

Ketiga ... Saya diminta presentasi kegiatan saya di
Indo. By the end of the session, applause and bows.
Prof Goran Tomson (Swedia) staf ahli WHO utk RUD ...
ini pengejawantahan agar Wati tidak NATO katanya
hehehe (No action talk only)
Kedua, amazing kata mereka ... ini movement
revolutionary - drug information services yang
mempergunakan modern IT

Keempat ... saya mesti menjalin network dengan LB
diberi beberapa badan yg perlu dihubungi. dst dst
tetapi intinya... jangan sendirian. Aduuhhh saya
keopinginn banget gak sendirian tetapi Prof Roy
bilang..
This field (RUD)... is a very lonely path... the only
friends you have are the customers themselves... nah
lho!! padahal beberapa pihak suggest .. mesti cari
support dari sesama dokter (terutama DSA) dan dari
pemerintah hehehe .. lagi sibuk Tsunami saya bilang.

Kelima... saya diminta memberikan demo praktek
dispensing obat di Indo. Lalu saya memberikan contoh
resep untuk anak batuk pilek
Mereka bingung ... kok obatnya banyak banget!! Gimana
cari kasihnya?
Saya ambil cawan obat, masukkan semua obat ...
gerus!!! Heeehhhh!! Ternyata dari semua negara
participants ... Indo satu2nya yg punya puyer
hehehehe. Peserta yg pharmacist pada protes... aduh
kan pabrik obat bikin penelitiab susah2 untuk
menemukan bentuk obat yg terbaik kayak apa kok malah
digerus, dijadikan satu lagi, interaksinya gimana,
pharmakokineticnya gimana? Kok ahli farmasinya mau
sihhhh
Saya bilang kan instruksi di resep, farmasi gak bisa
ubah selain mereka sendiri juga pola pikirnya memang
puyer yg terbaik!!
Lalu mereka komentar lagi .. The way you write the
prescription is so ancient!!
Seorang teman berkomentar di jakarta kemarin ... tapi
puyer tuh yg terbaik buat anak, bisa di desain
individual. Bulshit (maappp) saya bilang. kalau ini
yng terbaik, yg teraman, yang termurah ... pasti sudah
diadopt negara lain. WHO dan Unicef pasti gak tinggal
diam. pasti disosialisasikan agar dimanfaatkan negara
lain seperti ketika mensosialisasikan pemberian ORS
untuk anak diare karena itu yg paling tepat selain
murah.

Kesimpulannya
Apa yg kita kerjakan sudah benar... konsumen punya
daya untuk melakukan perubahan
In fact .. it is individuals that make changes
Apalagi
kata M Gandhi .. knowledge without devotion is like a
misfire... so please spread your knowledge
Tempo hari saya ngobrol sama Widowati (alhamdulillah
gak jadi operasi appendix) ... tahap berikuitnya
selain menyebarkan ilmu pada keluarga dan teman dekat
adalah nicely inform you DSA bahwa selama ini obat nya
gak ditebus... beritahu juga bahwa SAYA MENOLAK PUYER
(pakai seribu strategi tapi jangan ketus dan jangan
mengghurui ... saya yakin kalian very2 smart and wise)

Ok sekian dulu
Mudahan nanti bisa nyicil lagi tapi mau meeting dulu
dan selasa mesti meeting report.

Love u all
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

22.

Pelangi 7: Let's Do the Tango

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:54 pm (PST)

PELANGI 7 : Let's Do the Tango

Jakarta 21 Maret 2005
(01.28)

Ahhh kalau semua sudah lelap tidur ... hening ... enak
nulis, bikin slide buat
Batam (soalnya tadi sore my body ....) ditemani suara
dengkur dari kamar depan
dan ruang tengah hehehe (suami kalau saya belum tidur
kok tidurnya di sofa atau
di lantai ya hehehe)

The Scent of a Woman. Pernah lihat kan film ini...
Bintang utamanya Al Pacino.
Berperan sebagai veteran Perang Dunia ke II yang buta
... konon sang veteran
(sedang frustasi dan desperate) berencana untuk
menyenangkan dirinya ... memakai
semua persediaan uangnya dengan ditemani seorang
"pengawal" sewaan temporer ...
sebelum "tamat" riwayat hidupnya

Si pengawal .. anak muda SMA yang lugu dan dari latar
belakang keluarga yang
tidak harmonis ... baru menyadari "rencana asli" sang
veteran saat mereka sudah
berada
di New York berakhir pekan di suatu suite mewah hotel
super mewah.
Makan malam di restoran mewah terasa menyekat
kerongkongan si anak muda ...
Padahal musik mini orchestra mengalun indah ...
Tiba2 saja hidung sang "bapak" mencium harum minyak
wangi ... ia berasumsi ...
perempuan yang duduk di sebelah mereka adalah
perempuan muda yang menarik
Berdirilah ia .. menegur sopan sang gadis belia ...
saat musik mengalun berirama
tango

"Would you like to have a dabce with me?" Gitu kira2
sapanya
"Sir, I do not know how to tango"
Leave it to me ... I will guide you through the dance
floor"

Dear all
Sabtu kemarin .. saya mencoba mengajak peserta Pesat3A
untuk kontemplasi perihal
pola layanan kesehatan yang terbaik ... yaitu pola
layanan kesehatan yang cost
effective (cost di sini artinya luas ... semua bentuk
"harm" tergolong dalam
cost). Kedua ... layanan kesehatan yang terbaik adalah
ketika kunjungan ke
dokter ... terjadi proses advocacy atas dasar sharing
information dan berakhir
pada shared decision making

Intinya ... pola layanan kesehatan yang baik merupakan
suatu kerjasama kemitraan
antara pasien dengan dokternya
Pada hakikatnya ... hibungan antara pasien dengan
dokter laiknya dua orang yang
sedang berdansa
Dua pihak yang sepakat untuk bekerjamasa, menyesuaikan
langkah dan irama
sehingga tercipta suatu harmoni yang indah

Dokter membimbing si pasien (seperti Al Pacino yg
meski buta ... membimbing si
gadis di lantai dansa)
Di lain pihak, kalau mau jadi mitra .. si pasien harus
berusaha untuk belajar...
menguasai masalah kesehatan dasar ... mau bertanya dan
mau memberikan asupan
(kalau partner dansanya terlalu cepat misalnya ...
kita beri asupan ... pelan2
dong hehehe

Ok selamat bermitra
kalian sudah mulai banyak belajar
satu tahapan lagi yang perlu dilakukan
beri dokternya asupan
misalnya
dok .. tempo hari waktu dikasih antibiotika ... saya
gak tebus resepnya karena
kan flunya karena virus
atau
dok .. saya tidak mau diberi puyer .. sirup aja deh,
generik ya dok .. pleaseee

Intinya ... jangan pula kalian belajar tango sendirian
... mahir dan piawai
sedangkan partnernya gak bisa tango
kan repot ya
Oleh karena itu, wisely and nicely
tell your doctor ... inform him/her
kalau resepnya gak ditebus,
kalau punya rtikel bagus .. tinggal di mejanya ...
tanda cinta dok .. sambil
senyum manis mengerling
pasti luluh hati sang dokter ya gak siiih

Percayalah .. kalian akan bermitra dengan indah
Dansa kalian berdua akan sangat harmonis daN elegant
Butuh waktu dan kesabaran .. tapi bukan tak mungkin

You and your doctor
It takes two to tango

wati

[Non-text portions of this message have been removed]

23.

Pelangi 8: Hak Konsumen Kesehatan

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:55 pm (PST)

PELANGI 8 : Sedikit Oleh-oleh - Hak Konsumen Kesehatan
Dear all
selamat malam ... hujan ya sore ... senangnya saya
kalau hujan (terutama ketika hujan sudah tiba di rumah
hehehe).
Tadi ikut seminar future nursing karena ada satu
pembicara lawyer dari Ausie yang berbicara tentang
consumers' rights ... menarik meski kurang menggigit
mungkin karena beliau belum mengenal Indonesia ...
akibatnya ..para perawat kurang menangkap isi dan
pesan bahwasanya ... layanan kesehatan yang
berkualitas adalah yang aman .. public protection
intinya
Menarik ketika ia berbicara tentang PERAN KONSUMEN
DALAM LAYANAN KESEHATAN .. ada 3 katanya

1. Sebagai COMPLAINANTS (secara kasar ... boleh
dibilang bahwa salah satu tugas konsumen adalah ...
MENGAJUKAN KELUHAN ... karena dari keluhan ini tenaga
medis bisa belajar banyak ... tetapi tentunya bukan
asal mengeluh ... tetap harus bijak

2. Sebagai PARTICIPANTS dalam suatu regulatory regime
berpartisipasi di badan pembuat kebijakan, di
organisasi profesi .. misalnya .., asosiasi perawat di
Ausie .. menyediakan kursi bagi konsumen sehingga
duduk sama2 membuat kebijakan, standardisasi dll ..
sebagai pengamat lah

3. Sebagai RECIPIENTS OF INFORMATION ... harus mau dan
mampu menyerap informasi .. baik informasi ilmiah
kesehatan maupun informasi kebijakan

Nah .. organisasi konsumen kesehatan australia
mempunyai one charter of rights and responsibilities
... ada 8 yang intinya sbb:

1. The right to satisfaction of basic needs - salah
satunya adalah kesehatan

2. The right to safety (hak dilindungi akan produk,
proses produksi serta layanan/services yang bisa
mengancam kesehatan
Note saya: bagaimana perlindungan terkait produk
makanan (pewarna, pengawet, antibiotikanya???)
Mengapa barang yang diekspor jauh lebih bagus
ketimbang barang yang dipasarkan di dalam negeri?
Industri makanan kita bangga kala produknya bisa masuk
di jepang misalnya meski produknya untuk bangsa
sendiri produk kelas 2.

3. The right to be informed ... diberi data dan fakta
.. protected against dishonest or misleading
advertising and labelling
Contohnya .. ketika harus menanda tangani surat ijin
tindakan (informed consent) .. harus disertai
kesadaran sepenuhnya perihal proses yang akan
dilaksanakan
Note: Persetujuan pasien hanya efektif bila ybs
sepenuhnya memahami dan menyetujui apa yg
ditandatangani

4. The right to choose - boleh memilih dari berbagai
jenis produk serta services yang tersedia dengan harga
yang kompetitif tentunya serta jaminan kualitas
Note saya:
1. Boleh minta generik dong
2. Boleh menolak pengobatan ... misalnya ... beberapa
bulan lalu curhat dan sharing orang tua perihal paket
konsultasi medis yang mencakup peresepan yang sudah on
line
INI SUNGGUH MELANGGAR ... kita harus tahu obat yang
diberikan kepada kita baik isi, efektivitas maupun
risiko efek sampingnya ...
kita berhak meminta waktu berpikir mau tebus atau
tidak obatnya

5. The right to be heard -
Note: tugas tenaga medis memang mendengar ...
mendengar merupakan bagian amat penting dalam
menegakkan diagnosis
Mendengar di sini juga terkait representasi pihak
konsumen di pemerintahan dan organisasi profesi ketika
mereka membuat suatu kebijakan

6. The right to redress
Berhak akan ganti rugu ketika memang dirugikan

7. The right to consumer education

8. The right to a healthy environment

Nah ... selamat merenung
sudahkah kita menjadi konsumen yang menjalankan ke 3
peran kita
sudahkah kita menjalankan kewajiban kita sehingga hak
kita terpenuhi

selamat tidur ... dah menjelang dini hari
maaf ya belum sempat buat bunga rampai
love
wati

PELANGI 9 : Peran konsumen kesehatan di Indonesia?
Posisinya?
Jakarta, 6 November 2005 jam 1.57 am

Dear all,
Selamat dini hari ... Semua sudah lelap ... hening
sekali ... waktu yang tepat untuk menulis hehehe ...
karena sebenarnya .... sudah lama ada niatan untuk
menulis Pelangi tetapi berhubung satu dan lain hal
terutama kesibukan dan ketahanan fisik (hehehe) ...
selalu tertunda. Pada dasarnya ... saya ingin sharing
pengalaman saya sehari-hari termasuk di ruang
konsultasi

Niat ini muncul seiring dengan semakin banyaknya
sharing perihal pola layanan kesehatan di Indonesia
... Semakin kuat setiap membaca email mengenai
obat-obatan yang diberikan kepada anak yang tidak
jarang diikuti dengan pertanyaan dari kalian ..
mengapa??? mengapa??
Termasuk Churchart... (cp) sehabis sharing perihal
anak temannya (subject RADANG) ...ternyata
...responsnya ramai sekali (28 Oktober 2005) .... luar
biasa ...
Dan ketika bermunculan email mempertanyakan
dasar/alasan peresepan yang kalian istilahkan sebagai
pola pengobatan yang "menyeramkan" ... (dimana saya
mingkem hehehe) ... muncul beberapa email ibarat upaya
"rescue" ... yang mengemukakan banyaknya faktor yang
berperan terhadap pola peresepan dan salah satu
diantaranya adalah "patient demand" ... saya sangat
bangga ... kalian benar-benar bijak bukan sekedar
"smart"

Hal yang senada berulang kali dilontarkan SP lainnya
ketika ada yang bertanya dokter yang RUD ... beberapa
SP pun lalu mengingatkan agar kitanyalah yang sedapat
mungkin berupaya agar menjadi pasien yang RUD ...

Tahukah kalian .. di tengah malam .. ketika kantuk dan
lelah menyerang ... email kalian mampu menggugah
sejuta rasa ... mulai dari mesem-mesem geli sendiri
... bersyukur karena kagum .... tetapi kadang ..
nyesss ... pedih dan sedih ....
Nah ... kalian kan sering sharing pengalaman kalian,
sering mengajukan pertanyaan ... ijinkan saya juga
sharing pengalaman saya ya ... siapa tahu kalian punya
jawabannya ...Mohon maaf sebelumnya karena email ini
akan suangat puanjang ... anggap cerpen saja ya hehehe

ahhhh seperti biasa ... mau berangkat praktek rasanya
bueraaat banget ... dasar orang rumahan (lagian
pasien2 saya mah dah pinter2 begitu senantiasa
jawaban saya kepada banyak pihak yang mem[pertanyakan
mengapa saya begitu sering mangkir) ....
Di lain pihak ...tidak banyak yang sebenarnya bisa
dilakukan di ruang konsultasi 3x3 m ... ada
keterbatasan waktu sehingga upaya edukasi (sebagai
bagian dari komponen layanan kesehatan) menjadi sangat
terbatas pula ... tapi ... saya sudah terlalu sering
mangkir ... malu dan tak enak hati ... yang punya RS,
klinik pasti nelongso meski gak pernah ngomong hehehe
... yang justru sering memarahi saya ... ya para orang
tua ... gimana sih ... kemana aja sih ... susah amat
dicari ... dst dst ... biasanya mesem aja saya ..
pasrah!!! ...

KASUS 1. pasien baru
Bayinya batuk pilek ... demam sejak subuh ... nah
pasti bukan anggauta milis sehat nih ... saya mbatin
... (ada rasa bersalah ..kasihan si ibu ... ngapain
juga mesti capek2 datang dan buang uang dan tenaga
untuk suatu kondisi yang sebenarnya self care) ...
Mulailah acara "ngobrol" (tepatnya anamnesis alias
upaya memperoleh informasi), lalu pemeriksaan fisik,
ldan akhirnya penjelasan serta rencana tatalaksana..
Mulailah saya menerangkan makna colds, infeksi virus
serta manajemen nya hehehe berbuih lah pokoknya sih
Ibu tak puas ... "dok anak saya biasanya dikasih
puyer" ...
"wah bu ... gak usah makan puyer ... (common colds
mesti dikasih puyer apa ya hehehe)"
"tapi kalau makan puyer biasanya cespleng dok"
"bu ... kalau sudah waktunya sembuh .. pasti sembuh
... bukan karena puyernya anak ibu sembuh"
... Ibu tetap duduk dan tetap tak puas (batin saya
... mungkin si ibu nih kesel buanget sama saya dan
merasa ":rugi" bayar saya hehehe) ...
Pendek kata .. pingpong di antara kami terus
berlangsung untuk waktu lumayan lama ... jawaban saya
persis kayak kaset rusak hehehe di ulang2 lengkap
dengan lakon bintang film India karena saya
gedeg-gedeg kepala terus ...

KASUS 2: juga pasien baru
Sepasang suami istri masuk ... sang ayah memegang
tangan anak perempuannya berusia 5 tahun .. Wajah ibu
"panik"
"dok .. saya panik dok, periksa lab dong anak saya ...
demam sudah 3 hari (padahal belum 72 jam lho dan
anaknya masih oke keadaan umumnya) .. ngeri saya"
"tenang bu ... ibu takut apa kok minta periksa
darah?"
"pokoknya periksa aja deh dok kali DB atawa gejala
tifus.."
engingngennnnngggggg ....

"coba ibu cerita ... sakitnya Q" ...
"Q batuk pilek 2 hari lalu demam. malam itu juga saya
bawa ke dokter ... dapat obat 3 macam .. (AB, puyer,
dan "peningkat daya tahan tubuh" hehehe)
Keesokam harinya demam tetap aja naik turun dok. 3 jam
habis makan obat pasti demamnya naek lagi. Sorenya
saya bawa lagi ke DSA langganan ... obat suruh
diterusin tapi ditambah obat panas P sama satu lagi
puyer (jebulnya another AB) ... tapi masih demam juga
nih dok makanya saya bawa sekarang ...(memasuki hari
ke 3)"
"Nafsu makan?" "masih mau makan dok" (hehehe anaknya
overweight)
Muntah? tidak .. Diare? tidak .. Tidur oke ..
selama anamnesis anak nya beberapa kali tanya sama
bapaknya .. pak habis ini beli nasi goreng ya ...
siomay juga ya ...
Meski geli ... ini kan good sign .. . kesadaran baik,
nafsu makan baik rasanya sih bukan DB atau tifus ...

pas periksa ... suhu 36.9 hehehe ... nothing
significantly wrong ...
"tenggorokannya merah ya dok .., aduh anak saya nih
kenapa ya dok sering sekali radang tenggorokan" ....
(jadi ingat komentar Junice ketyika dengar radang
tenggorokan hehehe ... benar kamu Junice ... label
radang tenggorokan sudah terpateri erat baik di
kalangan medis maupun di orang tua .,.. lengkap dengan
miskonse3psi harus terapi AB)
"Oh iya dok ... anak saya sedang dalam perawatan
alergi ... obatnya 3, puyer
(salbutamol-teofilin-steroid dll), AB dan R" .... Wah
... pusing kepala saya

Mulailah saya menerangkan soal demam, soal DB, soal
tifus dan soal alergi ... ditutup dengan kesimpulan,
banyak minum, observasi, dan keep in touch. ehhh sang
ibu justru terus mendesak ... "dok kalau besok panas
gimana?" "Dokter praktek dimana aja sih selain
disini?" teruus diulang2 hehe ...
"Bu .. saya juaaaraaang sekali praktek" ... message
saya ... bu be smart pleae ... jangan dependent dan
pasif pasrah seperti itu ... terbayang di benak saya
... jika esok dia shopping lagi ke dokter ... entah
apa obat apa lagi yang akan dikonsumsi si anak besok
"Pak... coba browse situs bla bla bla ... kalau bapak
sibuk .. minta bantuan staf bapak atau sekretarus"
...hehehe ... saya tak tahu lagi mesti gimana sih ....

KASUS 3: pasien lama yang sudah lama "menghilang"
Anak ini pernah untuk jangka aktu cukup lama menjadi
pasien saya tetapi sudah berpindah DSA karena DSA ini
ABnya kuat ... makan 1 - 2 kali sudah sembuh ... meski
katanya ABnya muahalll (kalau ibu ini bilang mahal ...
mestinya memang luar biasa mahal)
Anaknya demam sejak kemarin lalu dibawa ke ER ...
diberi obat al Abbotic (AB) ... nah karena hari ini
masih demam, ibu meminta dengan sangat ketemu saya
sambil membawa hasil lab yang semuanya normal termasuk
widal (nah di milis ini kita sudah sering membahas
soal widal ya). Explanation .. tak ada obat ... saya
minta nanti 72 jam kalau masih demam kontak saya
kembali (jatuhnya hari rabu malam)
Nah keesokan harinya kan masih demam ... ibu sms ...
menanyakan apakah dosis ABnya biaa ditingkatkan?
tentunya another explanation dilayangkan
Nah rabu pagi .. mereka sudah di lab .. hasilnya?
within normal limits ... saya anjurkan untuk second
opinion ke dr X ... (GP tetapi very smart and wise,
ilmunya juga up dated banget) ... singkat kata ...
sama... suruh stop AB dan observasi
Sorenya .. karena masih demam ... ke dokter lain ..
ABnya diganti Bactrim hehehe (jadi total 3 AB ya
karena kelomnpok bactrim, septrim ... dianggap sebagai
combned antibiotics)
Besok paginya ... ibu sms .. sebenarnya meski belum
normal, pola demam sudah jauh membaik ... katanya
disuruh ganti dengan urfamycin oleh DSA lain ... wah
bingung saya ...

KASUS 4:
telp ... ada konsul di RS X ... dengan kelainan fungsi
hati. SGOT SGPT di atas 1400
Demam memasuki minggu ke2. Di poliklinik berobat 4
kali
Kali pertama .. diberi AB dan puyer batuk pilek ...
2 hari kemudian .. di rumah menggigil, ibu cemas ...
dibawa lagi ke DSA ... radang tenggorokan katanya ...
ABnya diganti dengan AB untuk radang tenggorokan
hehehe ...Besoknya ... sedikit mimisan ... dibawa ke
UGD ... lab normal ... disuruh kembali ke DSAnya saja
Datang ke DSA lain ... diperiksa lab .. ketemu hasil
lab di atas ... ke DSA pertama lagi ... lalu rawat
inap
AB lagi, dll dll ... obat demamnya 3 macam ... N, P, T
Nah kalau fever of unknown origin atau prolong fever
... kan ada SOPnya (coba deh kalian buka AAP) ...
antara lain, singkirkan kemungkinan autoimmune.
yang menambah sedih ...
1 tahun yl pernah rawat inap karena demam 39.5 ...
diberi AB ... tantenya yang DSA menyatakan bahwa dosis
ABnya ketinggian ... lalu ibu diskusikan hal ini
dengan DSAnya dan menurut DSAnya ... ABnya tidak boleh
diturunkan mendadak ... nah akhirnya selama 1 tahun
diberi AB yang bertahap diturunkan ... ibu tak tahu
diagnosisnya apa ...

Nah ... saat ini anak demam tinggi serta menggigil
hebat tetapi pasca pemberian AB infus ...
Agak sesak, agak "bengkak"
Saya khawatir overload cairan ..
bingung ... kenapa diagnosisnya jadi DB ...

KASUS 5:
Ada telp .. konsul ... diagnosis bronkopneumonia dan
kelainan hati (SGOT SGPT di atas 1500)
Ada ruam tetapi tidak khas ruam campak ... yang jelas
nfeksi virus (ternyata lab nya .. jumlah sel darah
putihnya normal bahkan cenderung turun dan yang
lainnya normal) ... Saat saya periksa anaknya sudah
tak demam.
Obatnya? Banyak ... maaf saya sebut ya .. kan untuk
pelajaran kita semua ... stimuno, imboost, vistrum,
isoprinosin, cefspan, septrin, vometa, 2 obat demam,
infus cairan dan asam amino dan antibiotik ... sedih
saya ... buat apa ya obat sebanyak itu? Nah ... bulan
depan topik PESAT adaalah RUD ...semoga kita bisa
belajar lebih lanjut ya soal RUD ...
Ibu memperlihatkan 2 kresek obat dengan mimik biasa
... tanpa rasa jengah sedikitpun .. saya tak habis
pikir menduga apa yang ada di benaknya ... adakah
terbersit di benak ibu ... anakku serius ya .,.. kok
obatnya banyak banget ... infusnya bergelantungan 2
buah dan tampaknya sudah overload juga ... hiks
(soal kelebihan cairan infus nih ... ahhh bisa satu
pelangi tersendiri)

KASUS 6: OOT
hehehehe ... memangnya kalian saja yang bisa OOT
hehehe
sudah lama tak baca koran .. tapi berita di TV hampir
rutin baik DN maupun LN ...
tetapi ... belakangan ini saya baca lagi .. kenapa ya?
hehehe ... baca analisis ekonomi ... (salah jurusan
mungkin ya ... dulu sih memang hari H Sipenmaru ..
saya pegang 2 "tiket" .. satu untuk FK satu untuk FE
.. terus 1 jam sebelumnya masih sibuk FE FK FE FK FE
FK ... kayak tokek ... doaaaa terus ... kok duduk di
section FK ... padahal dulu kepngiiin banget
makroekonomi ... hehehe nasib pasti beda yaaaaa ...
Prihatin sekali dengan kondisi hiperinflasi ... ah
mingkem ah saya ...
Yang jelas .. kualitas hidup semakin menurun begitu
yang saya baca (ya lah ... ) ... lapangan kerja?
Aduuuh ....
ngobrol2 sama para dokter muda ... ngobrol2 juga sama
yang baru jadi spesialis anak ... prihatiiin saya ..
sedih nelangsa
Mengurus penempatan suasaahhh .., PTT misalnya .,..
haaahhhh jalan panjang berlikuuuu
Mau spesialisasi? Uangnya dari mana?
Semntara ... nabung deh .. praktek sana sini ... kalau
dokter umum .. di klinik 24 jam, di RS (mungkin
mulainya dari RS2 kecil;)
Tahukah kalian ... ada yang membayar dokter per pasien
kurang dari 2500 rupiah ... alhasil .. dokternya
mesti kerja rodi dan/atau ... dapat uang dari obat ...
katanya ...
Tapi ini soal dokter yang masih baru lho ... bukan
yang senior ... mesti OOT lain lagi ....hehehehe

LESSONS LEARNED:
Kasus 1 - 3 sedikit banyak mencerminkan konsumen yang
demanding ... konsumen yang turut berperan mencetak
blue print pola peresepan ...
Jujur saja ... saya beberapa kali "ketakutan"
menghadapi pasien seperti ini ... takut menyerah pada
pressure hehehe ... kasihan kan dokternya ...
Di lain sisi .. sedih sekali rasanya ketika mencoba
bersikap sesuai guideline, mencoba menerapkan konsep
RUD ... justru malah dilabel sebagai dokter anti obat
atau anti antibiotik ... helpppp hehehehe

Kasus 4 - 5 .... apakah bisa dianggap turut
menyuburkan iklim paternalistik dalam layanan
kesehatan; semua ditelan ...
bagaimana dengan upaya berbagi responsibility?
bagimana dengan proses berbagi informasi, hak atas
informasi
Disini .. kondisinya belum memasuki taraf diskusi;
Diskusi kan muncul ketika kita mengajukan 3 pertanyaan
dasar: apa penyebab gangguan kesehatan anak saya; apa
yang harus dilakukan/apa rencana tatalaksananya;
apakah anak saya benar2 membutuhkan obat? Apa kerja
obat dan apa risiko efek sampingnya

Antibiotik setahun baru bisa distop dan diturunkan
bertahap .. ahhh .... kalau maksudnya TBC kok 1 tahun
ya.... apa dasar diagnosisnya ya? Mengapa diturunkan
bertaha ya? dst dst tetapi intinya .. tak ada
komunikasi ...
Idealnya .. transparan .. anak sakit apa .. obatnya
apa ...
nah ... siapa tahu dokternya sudah melakukan itu ...
tetapi ibunya lupa? Ketika saya tanya obatnya apa ..
lupa katanya ... Sakitnya apa? ... tak tahu katanya
...
kalau kita harus mengkonsumsi suatu zat terus menerus
selama 1 tahun .. apakah mungkin kita tak tahu apa
yang kita telan .. apakah mungtkin kita tak mau tahu
penyakit kita? dst dst ...

Lama saya membuat pelangi ini (4 etape) ... banyak
"gamang"nya
editing nya berkali-kali
tolong jangan diartikan sebagai suatu upaya
menyalahkan suatu pihak tertentu ...
anggap saja ini bentuk lain dari tulisan saya tahun
2003 tempo hari yang intinya .. doctors cry too...

Selamat dini hari
Jakarta 11 Nov 2005 jam 2.20

wati

[Non-text portions of this message have been removed]

24.

Pelangi 10: Mekanisme Kontrol

Posted by: "HUT Milis Sehat" hutmilissehat@gmail.com

Tue Dec 18, 2007 6:55 pm (PST)

Jakarta, 3 November 2006 - jam 15.27

Dear all

selamat sore
hehehe ... dah luamaaaaa buanget gak bikin pelangi ya
alasan sih banyak hehehe ... dan saya tak mau berkelit ... jadi ... saya
cuma
bisa minta maaf yang sebesar-besarnya (padahal dah di "himbau" terus oleh SP
hehehe; padahal yang ada di kepala dan di hati buanyaaak banget hehehe)

Mumpung masih kental di tengah suasana saling bermaafan, mumpung masih
syawal
... saya kepingin urun rembug soal mekanisme kontrol dalam layanan
kesehatan.
Khususnya ditinjau dari peran konsumen nya.

Coba buka Pelangi 8 hehehe tentang hak dan peran konsumen kesehatan

Perannya: sebagai complainants, sebagai participants, dan sebagai recipient
of
information

tempo hari ada yang mengeluh soal layanan di suatu rumah sakit bersalin ...
lalu
ada yang menanggapi ... coba buat surat ke manajemen ...
Surat tsb (sepanjang obyektif dan sopan) menjadi asupan berharga buat si RS
Nah itu cuma salah satu contoh dari peran sebagai complainants

Sebagai partisipan
Dalam setiap kesempatan ... YOP selalu menyatakan bahwa konsumen kesehatan
yang
rasional, yang bijak, akan sangat membantu pola layanan kesehatan agar
semakin
hari semakin baik (sesuai QUM - quality use of medicine)

Partisipasi seperti apa?
Banyak kok
mengupdate pengetahuan dasar kesehatan
membaca dan memahami guidelines / panduan tatalaksana gangguan kesehatan
....
meminta waktu untuk diskusi saat berkonsultasi medis
mencatat no batch vaksin dan memastikan belum expired .. dst dst

selama ini saya sangat puas melihat perkembangan mind set anak-anak muda
Ketika anaknya mengalami gangguan kesehatan
mis diare ... pertanyaan pertama ... kenapa ya?
Kalau duluuuu /.... pertanyaan pertama yang muncul adalah ... obatnya apa ya
....
Ini sudah suatu kemajuan luar biasa.
semoga mind set problem based ini tetap dipeluk erat

Khusus di pelangi ini .... saya ingin mengusulkan satu mekanisme sederhana
Sebelumnya, terimakasih banyak kepada Dr Faustinus yang kemarin mengusulkan
hal
ini kepada saya. Hebat banget nih
Orangnya hebat ... konsepnya hebat

\Apa sih:
"biasakan ... ketika ke dokter
selain menanyakan penyebabnya
ketika memperoleh resep tanyakan

1. Dok ini obat apa?
Dengan catatan ... kita bukan mengharap jawaban ..."oh ini obat batuk"....
Ini
obat radang" ...

Bukan ... bukan begitu
melainkan "oh ini obat batuk"

2. Dok yang mana obat batuknya?
lalu tunjuk deh puyernya
tanyakan setiap baris di puyer tsb
dari atas sampai bawah

jangan lupa bilang terimakasih banyak ya

semoga bisa menjadi renungan di penghujung minggu ini

salam sehat
wati

[Non-text portions of this message have been removed]

25.

( Tanya ) Bengkak Karena Gigitan Serangga

Posted by: "vilza_fahrezi vilza" vilza_fahrezi@yahoo.co.id   vilza_fahrezi

Tue Dec 18, 2007 6:56 pm (PST)

Dear All, juga Dokter

Salam kenal yach..aku anggota baru nich..baru pertama kali gabung, biasanya aku hanya baca file milis aja..mau nanya dong..? Aku maminya Vilza ( 20 bulan )..vilza kalau habis digigit nyamuk baik di wajah , tangan or kaki..selalu bengkak..setelah bengkaknya kempes, bekas gigitannya merah ada nanahnya..kalo digaruk akan pecah..walaupun sudah mengering bertanda hitam juga masih gatal&suka digaruk...gimana dong penanganannya & obat apa yang bisa aku gunakan..untuk mengurangi bengkak & rasa gatal tersebut soalnya kalau tidur jadi gelisah karena gatal.. thanks yach..

---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Health

Looking for Love?

Find relationship

advice and answers.

FruitaBü Group

A Parent´s Place

to share ideas on

family cooking.

Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
==========================================================================
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Paket Edukasi Orang Tua Sehat)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT (Paket Edukasi Orang Tua Sehat)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

No comments: